| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0023520836328000 | Rp 13,562,053,690 | - | |
| 0906808506311000 | Rp 13,451,763,507 | Tidak menyampaikan jaminan penawaran | |
| 0720761394328000 | Rp 12,688,468,793 | Tidak menyampaikan jaminan penawaran | |
| 0417373065311000 | - | - | |
| 0032997843311000 | - | - | |
CV Sinar Jaya Engineering | 01*6**6****28**0 | - | - |
| 0015274095327000 | - | - | |
| 0015320526122000 | - | - | |
| 0016335440311000 | - | - | |
Gradasi Konsultan | 08*9**1****11**0 | - | - |
| 0662607951203000 | - | - | |
CV Cingauak Mandiri | 07*2**2****01**0 | - | - |
| 0030245245202000 | - | - | |
| 0810671396311000 | - | - | |
| 0660923038311000 | - | - | |
PT Mazmur Karya Jaya | 04*3**4****23**0 | - | - |
| 0028659522311000 | - | - | |
| 0652541640328000 | - | - | |
CV Himataengineering | 08*3**0****28**0 | - | - |
| 0023521792311000 | - | - | |
CV Kinan Jaya Mandiri | 10*0**0****72**0 | - | - |
| 0824761092311000 | - | - | |
| 0810938126311000 | - | - |
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
15. SPESIFIKASI METODE PELAKSANAAN
Satuan Kerja : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota
Bengkulu
Nama Paket Pekerjaan : PEMBANGUNAN JALAN HOTMIX PAKET 1
Propinsi : Bengkulu
Sumber Dana : DAU 2025
Waktu Pelaksanaan : 120 (Tiga Puluh) Hari Kalender
Lingkup Pekerjaan
DIVISI 1. UMUM
DIVISI 2. DRAINASE
DIVISI 3. PEKERJAAN TANAH DAN GEOSINTETIK
DIVISI 5. PERKERASAN BERBUTIR DAN PERKERASAN BETON SEMEN
DIVISI 6. PERKERASAN ASPAL
DIVISI 7. STRUKTUR
DIVISI 1. UMUM
- Mobilisasi
Lingkup kegiatan mobilisasi yang diperlukan tergantung
pada jenis dan volume pekerjaan yang harus dilaksanakan,
sebagaimana disyaratkan di bagian-bagian lain dan secara
umum harus memenuhi berikut:
a) Ketentuan Mobilisasi
a. Penyewaan atau pembelian sebidang lahan yang
diperlukan untuk base camp Penyedia Jasa dan
kegiatan pelaksanaan.
b. Mobilisasi semua Personil Penyedia Jasa sesuai dengan
struktur organisasi pelaksana yang telah disetujui oleh
Direksi Pekerjaan termasuk para pekerja yang
diperlukan dalam pelaksanaan dan penyelesaian
pekerjaan dalam Kontrak termasuk, tetapi tidak
terbatas, Koordinator Manajemen dan Keselamatan
Lalu Lintas (KMKL) Personil Ahli K3
c. Mobilisasi dan pemasangan peralatan sesuai dengan
daftar peralatan yang tercantum dalam Penawaran, dari
suatu lokasi asal ke tempat pekerjaan dimana peralatan
tersebut akan digunakan.
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
d. Penyediaan dan pemeliharaan base camp Penyedia
Jasa, jika perlu termasuk kantor lapangan, tempat
tinggal, gudang, dan sebagainya.
e. Perkuatan jembatan lama untuk pengangkutan alat-alat
berat.
f. Mobilisasi personil dan peralatan dapat dilakukan secara
bertahap sesuai dengan kebutuhan lapangan namun
ketentuan ini hanya berlaku untuk pentahapan mobilisasi
peralatan utama dan personel terkaitnya dan harus sudah
diatur jadwalnya terlebih dahulu saat tahap pengadaan
jasa pemborongannya.
Setiap tahapan Mobilisasi Peralatan Utama harus terlebih dulu
diajukan permohonan mobilisasinya oleh Penyedia jasa kepada
Direksi pekerjaan paling sedikit 30 hari sebelum tanggal
rencana awal mobilisasi setiap peralatan utama tersebut. Direksi
pekerjaan perlu melakukan monitoring/ harian atas rencana
mobilisasi hingga terlaksananya mobilisasi peralatan utama
beserta personil operator terkait dengan lengkap dan baik.
Dalam segala hal, mobilisasi personil dan peralatan utama yang
dilakukan secara bertahap dan terjadwal tidak boleh melampaui dua
pertiga periode pelaksanaan konstruksinya.
b) Ketentuan Mobilisasi Kantor Lapangan dan Fasilitasnya untuk Direksi
Pekerjaan
c) Kegiatan Demobilisasi
Pembongkaran tempat kerja oleh Penyedia Jasa pada saat
akhir Kontrak, termasuk pemindahan semua instalasi, peralatan
dan perlengkapan dari tanah milik Pemerintah dan pengembaJian
kondisi tempat kerja menjadi kondisi seperti semula sebelum Pekerjaan
dimulai.
Identifikasi Bahaya :
Kecelakaan dan gangguan kesehatan pekerja akibat
penyimpanan peralatan dan bahan atau material kurang
memenuhi syarat.
Resiko :
Terluka
Pengendalian Awal:
Pemakaian peralatan perlindungan kerja standar seperti helm,
sepatu, kaca mata,masker dan sarung tangan.
- Sistem Manajemen dan Keselamatan Konstruksi (SMKK)
Pekerjaan ini meliputi penanganan keselamatan dan kesehatan kerja
(K3) setiap orang yang terlibat pada pelaksanaan pekerjaan.
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
Penanganan mulai dari kantor lapangan dan fasilitasnya yang memiliki
fasilitas pencucian, sanitasi, toilet yang layak dan berfungsi dengan
baik. Sarana air minum, fasilitas pertolongan pertama pada kecelakaan
(P3K), alat pelindung diri seperti helm, sepatu, sarung tangan, pakaian
pelindung, dll disiapkan kontraktor untuk keselamatan dan kesehatan
kerja para personil.
Identifikasi Bahaya :
Gangguan kesehatan akibat pekerja tidak memakai peralatan
dan perlengkapan kerja standar
Resiko :
Terluka
Pengendalian Awal:
Pemakaian peralatan perlindungan kerja standar seperti helm,
sepatu, kaca mata,masker dan sarung tangan.
DIVISI 2. DRAINASE
1. Pekerjaan Galian untuk Selokan Drainase dan Saluran Air
Pekerjaan ini mencakup pekerjaan penyedia menyediakan drainase yang
lancar tanpa terjadinya genangan air dengan menjadwalkan pembuatan
selokan yang sedemikian rupa agar drainase dapat berfungsi dengan baik
sebelum pekerjaan timbunan dan strukstur perkerasan dimulai.
Alat yang digunakan:
- Excavator - Rompi Keselamatan
- Dump Truck - Sepatu Keselamatan
- Alat Bantu - Sarung Tangan
Identifikasi Bahaya :
• Terkena alat bantu (penggali, parang dan alat tajam lainnya)
• Bahaya akibat lereng galian longsor
Resiko :
• Terluka
• Tertimbun
Pengendalian Awal:
• Jarak antara penggali harus dijaga agar selalu pada jarak yang
aman.
• Membuat dan mempertahankan kemiringan yang stabil
2. Pasangan Batu dengan Mortar
Pasangan batu dengan mortar mencakup pelapisan sisi kanan dan kiri
saluran serta dasar saluran, baik bentuk, ukuran, garis ketinggian dan
dimensi mengacu kepada gambar kerja dan cara kerja mengacu kepada
RKS dari pekerjaan ini. Pada sisi saluran dibuat pengaliran air dari pipa
dengan membubuhi ijuk pada bagian sisi dalam pipa. Pemasangan
dengan manual dan menggunakan alat bantu secukupnya. Sedangkan
untuk pengadukan mortal dengan menggunakan alat Concrete Mixer.
Pemasangan batu harus dimulai dari dasar saluran menuju keatas
permukaan sampai rata dengan ketinggian tidak melebihi permukaan
bahu jalan agar drainase lancar dan bahu tidak tergerus oleh aliran air.
Batu dipasang satu persatu dengan ketebalan spasi ± 3 cm dengan tetap
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
mempertahankan tegak lurus terhadap diding saluran. Sedangkan untuk
lantai saluran agar tidak terjadi sendimen / air tergenang tetap
mempertahankan kelandaian air bebas mengalir.
Alat yang digunakan:
- Concrete Mixer - Rompi Keselamatan
- Helm Pelindung - Sepatu Keselamatan
- Alat Bantu - Sarung Tangan
Bahan yang digunakan:
- Batu - Semen
- Pasir
Identifikasi Bahaya :
• Terkena mortar dan batu jatuh
Resiko :
• Terluka
Pengendalian Awal:
• Menempatkan batu pada jarak yang sesuai untuk kerja.
DIVISI 3. PEKERJAAN TANAH & GEOSINTETIK
1 Timbunan Pilihan dari Sumber Galian
Pekerjaan ini mencakup pengadaan, pengangkutan, penghamparan dan
pemadatan Timbunan Pilihan dari Sumber Galian. Material Timbunan
Pilihan harus memenuhi syarat spesifikasi teknis., dihampar dengan
menggunakan alat Motor Grader dan alat bantu pada saat cuaca cerah.
Sebelum dilakukan penimbunan Timbunan Pilihan permukaan lokasi harus
disiapkan terlebih dahulu. Pemadatan dilakukan lapis demi lapis dengan
menggunakan alat Tandem Roller yang sesuai dan disetujui dewan
direksi. Pemadatan dilakukan bilamana kadar air bahan berada dalam
rentang 3 % dibawah kadar air optimum sampai 1% diatas kadar air
optimum. Proses pemadatan dimulai dari tepi luar dan bergerak menuju
kearah sumbu jalan sedemikian rupa sehingga setiap ruas akan menerima
jumlah usaha pemadatan yang sama. Tidak diperkenankan untuk
menggunakan Water Tanker dengan kapasitas lebih dari 3000 – 4500
Liter dikarenakan akan mengakibatkan rusaknya jalan- jalan lingkungan
yang dilalui dan akses lokasi yang akan dikerjakan sempit. Tidak
diperkenankan untuk menggunakan Dump Truck dengan kapasitas lebih
dari 3 – 4 M3 / 3900 - 4010 cc dikarenakan akan mengakibatkan
rusaknya jalan- jalan lingkungan yang dilalui dan akses lokasi yang akan
dikerjakan sempit
Alat yang digunakan:
- Wheel Loader - Helm Pelindung
- Motor Grader - Sepatu Keselamatan
- Tandem - Sarung Tangan
- Water Tanker - Alat Bantu
- Dump Truck
Bahan yang digunakan:
- Bahan pilihan
Identifikasi Bahaya :
Tertimbun material Batu
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
Resiko :
Terluka
Pengendalian Awal:
Membuat dan mempertahankan kemiringan yang stabil
2. Penyiapan Badan Jalan
Pekerjaan ini mencakup penyiapan, penggaruan, dan pemadatan
permukaan tanah dasar atau permukaan jalan kerikil lama untuk
penghamparan lapis pondasi agregat. Penyiapan dilakukan pada daerah
galian atau timbunan sampai didapatkan daya dukung sekurang –
kurangnya CBR 6%. Adapun alat yang digunakan pada pekerjaan ini
adalah Motor Grader untuk meratakan dan Vibro Roller untuk
memadatkan sehingga dicapai elevasi dan daya dukung sesuai rencana
yang disyaratkan dalam spesifikasi teknis.
Alat yang digunakan:
- Motor Grader - Helm Pelindung
- Tandem / Vibro Roller - Sepatu Keselamatan
- Alat Bantu - Sarung Tangan
Identifikasi Bahaya :
Kecelakaan akibat metode pemasangan patok
Resiko :
Terluka
Pengendalian Awal:
Pemasangan patok harus benar dan sesuai dengan syarat
DIVISI 5. PERKERASAN BERBUTIR & PERK. BETON SEMEN
1. Lapis Pondasi Aggregat Kelas A
- Bahan sirtu batu kali diambil dan disaring. Sirtu batu kali diangkut
memakai Dump Truk ke Base Camp kemudian disaring, yang
diletakan satu tempat untuk mempermudah proses pencampuran
(Blending).
- Batu glondong dipecah menggunakan Stone Crusher di Base Camp
menjadi batu pecah sesuai kebutuhan.
- Setelah material siap, dilakukan pencampuran (blending) sirtu
saring dan batu pecah memakai Wheel Loader untuk Agregat Klas
A dengan komposisi berdasarkan Job Mix Formula (JMF)
- Selanjutnya bahan Agregat Klas A hasil blending diangkut memakai
Dump Truk ke lokasi penghamparan, sesampai
timbunan/penghamparan bahan diatur dengan baik sesuai
kebutuhan, sehingga :
Tumpukan material tidak menggangu arus lalu lintas.
Jarak tumpukan disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga
memudahkan proses penghamparan.
Material tidak terbuang/keluar dari badan jalan pada waktu
dilaksanakan penghamparan memakai Motor Grader.
- Proses selanjutnya bahan dihampar rata seusai ketebalan dan
kemiringan/levelling dengan menggunakan Motor Grader.
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
- Setelah hamparan mencapai ketebalan yang diisyaratkan,
hamparan disiram dengan tangki air, dimana banyaknya air
ditentukan dengan melakukan beberapa kali percobaan, sehingga
didapatkan kadar air yang optimum didalam bahan Agregat Klas A.
- Hamparan yang kadar airnya telah mencapai optimum, dipadatkan
dengan menggunakan Tandem Roller sampai didapatkan/dicapai
kepadatan seperti yang diisyaratkan didalam spesifikasi.
- Untuk mengetahui kepadatan yang dicapai dilakukan tes kepadatan
menggunakan Metode Kerucut Pasir (Sand Cone Method).
- Selama penghamparan dan pemadatan, Tidak diperkenankan
untuk menggunakan Dump Truck dengan kapasitas lebih dari 3 – 4
M3 beberapa pekerja merapikan tepi hamparan, menambah
kekurangan bahan untuk mencapai elevasi permukaan dengan
menggunakan alat bantu. Tidak diperkenankan untuk
menggunakan Dump Truck dengan kapasitas lebih dari 3 – 4 M3 /
3900 - 4010 cc dikarenakan akan mengakibatkan rusaknya jalan-
jalan lingkungan yang dilalui dan akses lokasi yang akan dikerjakan
sempit. Stone crusher meningkatkan efisiensi dan produktivitas
dalam pengolahan material konstruksi, menghemat waktu dan
biaya proyek
Alat yang digunakan:
- Wheel Loader - Helm Pelindung
- Motor Grader - Sepatu Keselamatan
- Tandem - Sarung Tangan
- Vibratory Roller - Alat Bantu
- Dump Truck
Bahan yang digunakan:
- Agregat A
Identifikasi Bahaya :
Tertimbun material agregat pada saat penurunan material dari
dump truk.
Resiko :
Terluka
Pengendalian Awal:
Pengoperasian dump truck harus dilakukan oleh tenaga terampil
dan berpengalaman, dan dijaga agar tidak ada orang lain yang
berkepentingan berada di dekat dump truck yang sedang
menurunkan agregat.
DIVISI 6. PERKERASAN ASPAL
1. Lapis Resap Pengikat - Aspal Cair/Emulsi
Pekerjaan lapis resap pengikat aspal cair/emulsi terdiri dari pekerjaan
penyiapan permukaan dan penghamparan bahan aspal yang dihampar
diatas permukaan bahan pengikat semen atau Asphalt (Sperti semen
Tanah, RCC, CTB, Perkerasan Beton / Lantai Jembatan Beton, Lapis
Penetrasi Macadam, Laston, Lataston dll.) dengan komposisi seperti
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
disyaratkan dalam Spesifikasi untuk setiap Jenis Bahan Asphalt dan
kondisi permukaan yang sesuai.
Pekerjaan dilaksanakan sedemikian rupa sehingga masih
memungkinkan lalu lintas satu lajur tanpa merusak pekerjaan yang
sedang dilaksanakan dan hanya menimbulkan gangguan yang minimal
bagi lalu lintas. Bangunan dan benda- benda lain disamping tempat
kerja (struktur, kerb lantai dan lain-lain) harus dilindungi agar tidak
menjadi kotor karena percikan aspal. Bahan yang digunakan untuk
pekerjaan ini adalah aspal semen pen 60/70 atau 80/100 (memenuhi
standar ASTM D946/946M-15) yang dapat diencerkan dengan minyak
Tanah (kerosene), dengan membandingkan pemakaian minyak tanah
pada rentang 80 - 85 bagian minyak per 100 bagian aspal (80 pph - 85
pph). Pemilihan alat asphalt Distributor dilihat dari kondisi jalan yang
dikerjakan, hal ini dilakukan agar pekerjaan yang dikerjakan lebih
efisien
Pekerjaan dilakukan secara mekanik (memakai alat berat) dengan
urutan pekerjaan sebagai berikut :
1. Menyiapkan permukaan yang akan dihampar dengan
menggunakan mesin kompresor yang dibantu dengan alat manual
seperti : sikap dan sapu lidi. Menyiapkan material yang digunakan
dengan mencampur Aspal dan Korosene sesuai komposisi yang
ditentukan, dan kemudian dipanaskan sehingga menjadi aspal
cair. Penghamparan diolakukan dengan menggunakan aspal
Sprayer secara seksama, dengan mengacu pada rentang suhu
yang disyaratkan dalam Spesifikasi. Perapihan dilakukan setelah
penyemprotan selesai dilakukan.
2. Peralatan yang digunakan adalah : compressor, asphalt
Distributor yang di gandeng Dump Truck dan alat bantu.
Alat yang digunakan:
- asphalt Distributor - Helm Pelindung
- Compressor - Sepatu Keselamatan
- Alat Bantu - Sarung Tangan
Bahan yang digunakan:
- Aspal Pen 60 atau Pen 80
- Kerosene
Identifikasi Bahaya :
Terkena oleh percikan aspal panas,
Terkena oleh api pembakaran,
Terjadi kebakaran,
Terjadi iritasi terhadap mata, kulit dan paru-paru akibat asap
dan panas dari api pembakaran dan aspal,
Kecelakaan atau terluka akibat kayu pengaduk terlalu pendek
Resiko :
Terluka
Melepuh
Iritasi, Melepuh dan Sesak Nafas
Terluka
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
Pengendalian Awal:
Petugas pembakar harus berpengalaman pada bidangnya dan
harus mengenakan pakaian kerja standar.
Petugas pembakar harus berpengalaman dan terampil
dibidangnya
Melakukan pembakaran pada lokasi yang aman dari bahaya
kebakaran dan menghindari pembakaran dekat dengan bahan-
bahan yang mudah terbakar serta menyediakan sejumlah alat
pemadam kebakaran harus selalu disiapkan di tempat
pekerjaan, termasuk paling sedikit dua buah ditempatkan pada
spreader
Menggunakan kacamata dan masker untuk mencegah iritasi
mata dan paru-paru akibat asap dan panas dari api pembakaran
dan aspal
Pengadukan menggunakan kayu yang panjang.
2. Laston Lapis Antara (AC-BC)
- Aspal dicairkan dan dipanaskan dalam ketel sampai suhu max 165
‘C dan dipompa kedalam termos AMP beserta aditif anti
pengelupasan.
- Maksimum Jarak AMP ke Lokasi Pekerjaan 80 Km.
- Material agregat kasar dan agregat halus (pasir, abu batu, dan
filler tambahan/semen) ditempatkan terpisah dalam Cold
bin/hopper masing-masing yang selanjutnya dibawa ke dryer
dengan menggunakan conveyor untuk proses pemanasan sampai
dengan suhu 145’C – 155’C.
- Jumlah material yang dikeluarkan dari hopper/cold bin ditentukan
dalam JMF yang dilakukan dengan meyetel bukaan hopper, dimana
sebelumnya terlebih dahulu dilakukan kalibrasi.
- Setelah bahan dipanaskan dalam dryer dengan suhu 145’C – 150’C
material dibawa dengan hot elevator ke screen vibrator untuk
dipisahkan berdasarkan besarnya yang kemudian
ditampung/dimasukan kedalam hot bin masing-masing material
sesuai takarannya.
- Sebelum material dimasukan dalam unit pencampuran, kebutuhan
masing-masing material ditimbang dengan menggunakan
timbangan AMP seusai JMF.
- Setelah masing-masing material telah ditimbang sesuai JMF,
material agregat tersebut dicampur dalam unit pencampur sampai
campuran homogen.
- Campuran agregat yang telah homogen ditambahkan aspal yang
telah ditimbang terlebih dahulu untuk kemudaian diaduk/dicampur
hingga didapatkan cmpuran yang homogen dengan menggunakan
unit pencampuran di AMP.
- Agregat dan aspal yang telah dicampur secara homogen telah
dituangkan dalam Dump Truk untuk kemudian dibawa ke lokasi
penghamparan dengan suhu 135’C – 150’C.
- Sesampainya dilokasi penghamparan hotmix dihampar dengan
ketebalan sesuai yang diisyaratkan dengan menggunakan Asphalt
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
Finisher, sementara itu sekelompok pekerja merapikan tepi
hamparan.
- Hotmix yang telah dihampar dan telah bersuhu antara 125’C 145’C
dipadatkan dengan Tandem Roller sebanyak 4 Lintasan (Break
Down = 0 – 10 mnt), Tidak diperkenankan untuk menggunakan
Dump Truck dengan kapasitas lebih dari 3 – 4 M3 / 3900 - 4010 cc
dikarenakan akan mengakibatkan rusaknya jalan- jalan lingkungan
yang dilalui dan akses lokasi yang akan dikerjakan sempit.
- Selanjutnya setelah suhu mencapai 100’C – 125’C hamparan
dipadatkan dengan Tire Roller, sebanyak 12 Lintasan (Intermeddt
= 10 – 20 mnt).
- Hotmix yang telah dipadatkan dengan Tire Roller setelah bersuhu
antara > 95’C dipadatkan kembali dengan Tandem Roller sebanyak
4 Lintasan (Finishing < 45 mnt)
- Pemilihan alat Asphalt Finisher dilihat dari kondisi jalan yang
dikerjakan, hal ini dilakukan agar pekerjaan yang dikerjakan lebih
efisien
Semua proses pemadatan dimulai dari tepi hamparan menuju
tengah hamparan. Tidak diperkenankan untuk menggunakan
Dump Truck dengan kapasitas lebih dari 3 – 4 M3 / 3900 - 4010 cc
dikarenakan akan mengakibatkan rusaknya jalan- jalan lingkungan
yang dilalui dan akses lokasi yang akan dikerjakan sempit. Asphalt
Mixing Plant (AMP) merupakan tempat dimana campuran aspal
diaduk, dipanaskan dan dicampurkan. Kapasitas produksi AMP
sudah ditentukan berdasarkan kapasitas komponen pencampur
(pugmill), yaitu 1000 kg untuk satu kali pencampuran yang
membutuhkan waktu ± 1,0 menit (45 detik waktu pencampuran +
15 detik waktu lain lain).
Alat yang digunakan:
- Wheel Loader - Helm Pelindung
- AMP - Sepatu Keselamatan
- Genset - Sarung Tangan
- Dump Truck - Rompi Keselamatan
- Asphalt Finisher - Alat Bantu
- Tandem Roller
- P. Tyre Roller
Bahan yang digunakan:
- Agr Pch Mesin 5-10 & 10-15 - Semen
- Agr Pch Mesin 0 – 5 - Aspal
Identifikasi Bahaya :
Terkena mesin penghampar aspal (Finisher)
Resiko :
Cidera
Pengendalian Awal:
Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja lain berada
di tempat penghamparan ketika mesin penghampar aspal
(Finisher) bekerja menghampar Hotmix di lokasi pekerjaan.
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
3. Bahan Anti Pengelupasan
Aditif kelekatan dan anti pengelupasan (anti striping agent)
dipesan/dibeli pada pabrik yang berlisensi dan disetujui Direksi
Pekerjaan. Bahan aditif ditambahkan dalam bentuk cairan kedalam
campuran agregat dengan menggunakan pompa penakar (dozing
pump) pada proses pencampuran dalam rentang 0,2% - 0,4%
terhadap berat aspal.
DIVISI 7. STRUKTUR
1. Beton , fc’15 Mpa
Pekerjaan ini juga sudah termasuk pembuatan perancah dan bekisting
untuk acuan pengecoran. Sebelum melakukan pekerjaan, terlebih
dahulu menunjukan semen usulan, agregat dan campuran yang
memadai berdasarkan hasil pengujian material dan campuran di
laboratorium berdasarkan kuat beton untuk umur 7 dan 28 hari, atau
umur yang lain yang telah ditentukan oleh Direksi Pekerjaan, yang
tertuang secara berurutan sesuai dalam spesifikasi teknik, mulai dari
pengujuian DMF hingga persetujuan JMF. Proporsi bahan dan berat
penakaran hasil perhitungan harus memenuhi kriteria teknis utama,
yaitu kelecakan, kekuatan, dan keawetan. (Ready mix)
Alat yang digunakan:
- Concrete Mixer - Water Tang Truck
- Concrete Vibrator
Bahan yang digunakan:
- Pasir Beton - Semen
- Agregat Kasar - Kayu Perancah
- Paku - Plastizier
- Air
Identifikasi Bahaya :
Terjadi iritasi pada kulit, mata dan paru-paru akibat debu semen
yang terhisap oleh para pekerja yang mengerjakan semen dan
beton
Resiko :
Gangguan Penglihatan, pernapasan
Pengendalian Awal:
Pekerja harus memakai baju kerja, sarung tangan, helm, dan
sepatu sesuai standar, bila perlu untuk mencegah bahaya
gangguan paru-paru pekerja juga harus memakai tutup mulut
(masks). Pengontrolan terhadap mesin yang memproses
semen, kapur dan bahanbahan berdebu lainnya harus dari
tempat yang bebas debu
2. Baja Tulangan Polos-BjTP 280
Pekerjaan ini mencakup besi Tulangan dengan diamter yang telah
ditentukan di gambar dan petunjuk dari tim direksi , untuk mencapai
kuat tarik yang diinginkan untuk memenuhi spesifikasi teknis yang ada
maka jarak antara besi akan di tentukan dalam pelaksanaan pekerjaan,
Pembangunan Jalan Hotmix Paket 1 2025
dalam pelaksanaan pekerjaan akan melibatkan tenaga manual baik
dalam menggunting besi ataupun menekukkan besi sesuai dengan
kebutuhan di lapangan pada saat pelaksanaan.
Alat yang digunakan:
Bahan yang digunakan:
- Baja Tulangan Polos BjTP 280 - Kawat Beton
Identifikasi Bahaya :
Kecelakaan pada saat pembuatan perancah atau pemasangan
besi.
Resiko :
Terluka
Pengendalian Awal:
Untuk menjaga resiko kecelakaan para pekerja yang melakukan
pemasangan Baja Tulangan dilengkapi dengan sarung tangan,
helm dan sepatu boot.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 27 February 2023 | Rehabilitasi/Peningkatan Jalan Poros Paket 2 | Kota Bengkulu | Rp 7,500,000,000 |
| 17 July 2025 | Peningkatan/Rehabilitasi Jalan Paket 1 | Kota Bengkulu | Rp 7,300,000,000 |
| 20 June 2019 | Jembatan Air Palik Desa Kota Lekat Tahap II | Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara | Rp 5,048,420,000 |
| 20 March 2025 | Jalan Tanjung Muara - Muara Santan (Dbh Sawit 2025) | Kab. Bengkulu Utara | Rp 4,236,990,000 |
| 2 March 2024 | Peningkatan/Rehabilitasi Jl. Kampung Bugis | Kota Bengkulu | Rp 3,670,188,000 |
| 26 September 2024 | Terminal Purwodadi - Karang Anyar 2 | Kab. Bengkulu Utara | Rp 2,838,000,000 |
| 23 March 2024 | Peningkatan Jalan Sidodadi - Bintang Selatan | Kab. Bengkulu Tengah | Rp 2,300,000,000 |
| 22 August 2025 | Peningkatan Jalan Poros / Jalan Penghubung Di Kawasan Transmigrasi Lokasi Desa Air Sebayur Kec. Pinang Raya Kab. Bengkulu Utara | Kementerian Transmigrasi | Rp 2,041,824,000 |
| 16 June 2017 | Simpang Kebun - Unit X | Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara | Rp 2,030,000,000 |
| 3 May 2023 | Jalan Air Sabai - Air Pandan | Kab. Bengkulu Utara | Rp 2,000,000,000 |