PEMERINTAH KOT A BENGKULU
DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN KOT A BENGKULU
JI. Hafmahera Kefurahan Surabaya Kota Bengktnu 38119
PEMELIHARAAN/REHABILITASI SARANA DAN PERASARANA
PENDUKUNG GEDUNG KANTOR ATAU BANGUNAN LAINYA
(Rehab Halaman Dan Gedung Kantor
Gedung Kantor UPTD Metrologi)
Nilai Kontrak;
Rp.174.999.930,00
(Seratus Tujuh Empat Ribu Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Ribu
Sembilan Ratus Tiga Puluh Rupiah)
TAHUN ANGGARAN 2024
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
1.1. LATAR BELAK.ANG
Infrastruktur pemerintah adalah suatu penunjang dari setiap element kegiatan sehingga
meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur merupakan tujuan utama bagi
Pcmerintah Kota Bengkulu, pcmbangunan dari berbagai sektor ini pun adalah sebagai
wujud untuk mcncapai layanan dan kincrja yang prima bagi masyarakat.
Pcngembangan sarana dan prasarana aparatuur dilakukan dalam rangka meningkatkan
aktifitas dan kcnyamanan dalam mclaksanakan tugas pokok dun fungsi termasuk
pclayanan kcpada masyarakat. Dalam peranan untuk pelayanan kepada masyarakat dan
mendukung program kcrja, pada tahun anggaran 2024 ini Pemerintah Kota Bengkulu
melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu akan rnelaksanakan
pcmbangunan sarana dan prasarana pendukung infrastruktur berupa : Rehab Gedung
Kantor UPTD Metrologi yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan dalam bentuk
memberikan kenyaman dan Peningkatan SOP Aparatur
1. 2. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud Spesifikasi teknis ini adalah sebagai pedoman arahan untuk mewujudkan: Rehab
Gedung Kantor UPTD Metrologi dan mewujudkan pembangunan berdasarkan masukan,
kriteria dan proses yang harus dipenuhi sehingga mendapatkan hasil yang ekonomis,
berkualitas dan berfungsi secara optimal dan melaksanakan rancang bangun/konstruksi
.khususnya yang berhubungan dengan pekerjaan pembangunan sarana utama dengan
mengikuti standar-standar/kctentuan yangdiberikan.
1.3. TARGET / SASARAN
Target / sasaran yang ingin dicapai dalam pengadaan pekerjaan konstruksi adalah
tercapainya kualitas, kuantitas dan spesifikasi teknis bangunan yang sesuai dengan
perencanaan, tercapainya pembangunan sesuai dengan waktu pelaksanaan yang
direncanakan serta sesuai dengan ketentuan pengadaan yang berlaku.
1.4. NAMA ORGANJSASI PENGADAAN BARANG/.JASA
Numa organisasi yang menyelenggarakan / melaksanakan pengadaan jasa
konstruksi adalah:
Organisasi Pcrangkat Daerah Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kota Bengkulu
Pengguna Anggaran Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian
Kota Bengkulu
1.5. SUMBER DANA DAN PERKIRAAN BIAYA
Sumbcr dana yang dipcrlukan untuk mernbiayai pengadaan jasa konstruksi: Rehab
Gcdung Kantor Uptd Metrologi, APBD Kota Bengkulu TahunAnggaran 2024.
DPPA/A.1/3.31.3.30.0.00.24.0000/001/2024, MAK : 5.1.02.03.03.0001, Dengan
PAGU Anggaran yang tersedia adalah Rp. 174.999.930,-
1.6. RUANG LINGKUP, LOKASI PEKERJAAN DAN FASILITAS PENUNJANG
Ruang lingkup pekerjaan/ batasan lingkup pengadaan jasa konstruksi
Rehab Gedung Kantor Uptd Metrologi Tahun Anggaran 2024 ini adalah sebagai
berikut:
a. PEKERJAAN PERSIAPAN
b. PEKERJAAN ARSITEKTUR
1. PEKERJAAN PERSIAPAN
2. PEKERJAAN TANAH DAN PASIR
3. PEKERJAAN PONDASI
4. PEKERJAAN BETON
5. PEKERJAAN PASANGAN
6. PEKERJAAN KUSEN PINTU DAN JENDELA
7. PEKERJAAN ATAP
8. PEKERJAAN KUNCI DAN PENGGANTUNGAN
9. PEKERJAAN PENERANGAN
10. PEKERJAAN PENGECATAN
11. PEKERJAAN LAIN-LAIN
Lokasi pekerjaan berlokasi di wilayah Kota Bengkulu Yaitu Kawasan Nakau Kota
Bengkulu
1.7. JANG KA WAKTU PELAKSANAAN
Jangka waktu yang diperlukan untuk pelaksanaan/pengadaan jasa konstruksi
Rehab Gedung Kantor Uptd Metrologi ini sampai selesai 100% (Seratus Persen) dengan
waktu pelaksanaan selambatnya selama 120 ( Seratus Dua Puluh ) hari kalender.
1.8. KELUARAN / PRODUK YANG DIHASlLKAN
a) Keluaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah terwujudnya Bangunan Kantor Uptd
Metrologi Kota Bengkulu berupa bangunan yang memenuhi kualitas, kuantitas dan
spesifikasi yang sesuai, rencana kerja dan syarat dengan jangka waktu yang telah
dipersyaratkan.
b) Tersusunnya administrasi proyek (Laporan harian, laporan mingguan, laporan bulanan,
backup data, As Built Drawing serta dokumen pendukung lainya) yang tertib dan harus
dilaporkan secara berkala (Perminggu) kepada Pcngguna Anggaran dan PPK.
-
SPESIFIKASI TEKNTS
BAB I
DAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN
SPESIFIKASI B AHAN BANGUNAN KONSTRUKSI
a. Kuscn Pintu Jcndcla
• Kayu yang digunakan untuk kuscn adalah jenis kayu kelas II yang dibudidayakan
yang sudah dikcringkan
b. Kunci dun Penggantungan
• Untuk scluruh item kunci dan penggantung menggunakan bahan yang her
Standart Nasional Indonesia (SNI).
• Untuk Engsel dan Grendel Casement Jendela menggunakan rnerk Dekson
• Untuk rel sliding pintu menggunakan merk Dekson
• Handle Pintu Double Menggunakan Stainlees
• Kunci Silinder Merk Dekson
c. Cat Beton, Dinding, Plafond dan cat kayu
• Cat Exterior menggunakan Mowilex sedangkan Cat Plafond Menggunakan
Cendana
• Cat Kayu yang digunakan yaitu cat kayu Avian
d. Papan Gypsum untuk Plafond
• Papan gypsum yang digunakan adaJah papan gypsum lndoBoard
• Ukuran 2440 mm x 1220 mm x 9 mm
e. Elektrikal
• Penambahan daya dari 5500 VA menjadi I 0600 VA
• Instalasi Ac
• Pemasangan Ac
f. Mekanikal
• Pompa Booster
• Sumbersible
• Pasangan Pipa Pvc J/2 inch
• Perbaikan Instalasi Air Bersih
• Perbaikan Jnstalasi Air Kotor
g. Rangka Baja Ringan
• Untuk rangka kuda-kuda menggnakan Canal 75.75 dan reng menggunakan
ukuran 32.45 Bluescope
• Aksesoris yang digunakan anti karat (paku skrup baja ringan)
• Baja ringan yang digunakan scsuai Standart Nasional Indonesia (SNJ)
• Merk yang dipakai Bluescope
h. Atap Spandek Zincalum
= = =
• Ukuran P 600 cm, L I 00 cm, T 0.35 cm
• Merk yang digunakan Sinar Harapan Truss
BAB II
SPESIFIKASI PERALATAN KONSTRUKSI DAN PERALAT AN BANGUNAN
2.1. Peralatan Minimal
Memiliki kemampuan untuk menyediakan Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan utama
minimal yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini tidak ada,
BAB III
SPESIFIKASI PROSES/KEGIATAN
A. DAFT AR PEKERJAAN UTAMA
I. Pekerjaan Persiapan
a). Langkah awal yang harus dilakukan Kontraktor adalah mcmbuat time schedule
kurva S / jadwal pclaksanaan pekerjaan konstruksi.
b). Metodologi pckcrjaan harus mcngikuti time schedule yang telah direncanakan
c), Penyediaan alat dan bahan sudah tersedia pada saat tenaga kerja akan memulai
pekerjaan pembuatan fasilitas penunjang proyek
d). Kontraktor harus memastikan Jokasi proyek bersih dari sampah yang akan
mengganggujalannya proyek.
e). Papan nama proyek harus dipasang pada ternpat yang bisa dilahat semua
kalangan.
2. Pckerjaan Akhir
a). Unluk pekerjaan Arsitektur (Finishing) menjelaskan sesuai tahapan pekerjaan
yang mencapai I 00 % dengan basil maksimal
b). Pekerjaan Pcmbcrsihan Akhir meliputi pembersihan sclama pelaksanaan,
pcmbcrsihan akhir scluruh limbah proyck.
BAB IV
SPESIFIKASI METODE PELAKSANAAN METODE KERJA UMUM
PEKERJAAN PERSIAPAN
A.
1. Pemasangan Papan nama proyek
a) Syarat dan metode pelaksanaan
• Kontraktor wajib membuat dan memasang papan nama proyek dibagian depan
halaman proyek sehingga mudah dilihat umum. Kontraktor tidak diijinkan
menempatkan atau memasang reklame dalam bentuk apapun di halaman dan
disekitar proyek tanpa ijin dari Pemberi Tugas.
b ). Bahan yang digunakan
1. Papan
2. Kayu Dolken
3. Paku
c). Peralatan yang digunakan
I. Gergaji
2. Pukul besi
3. Meteran
d). Jdentifikasi Bahaya
I. Tcrgorcs Benda Tajam, Alat tukang
e). Resiko
). Terluka
2.
Mcmar
t).
Pengcndalian :
Mcnycdiakan obat-obatan yang bersifat scbugui pcnugunnn tahap pcrtama, wajib
menggunakan alat pelindung diri (APD)
PEKERJAAN GEDUNG I BANGUNAN UTAMA
I. PEKERJAAN PLAFOND
1. Pekerjaan Pemasangan Rangka Plafond a. Syarat dan
metode pelaksanaan
1 Pemasangan Rangka dan Penggantung Plafond sesuai dengan ukuran plafond
yang direncanakan
2 Untuk mendapatkan bidang langit-langit yang rapi dan rata maka bidang rangka plafon
bagian bawah harus dibenang dan ditimbang air hingga rata.
3 Rangka plafon harus dipasang kokoh dan kuat.
b. Bahan yang digunakan
• Besi hollow rangka plafond dengan ketebalan0,3 mm
• Sekrup I baut
c. Peralatan yang digunakan
• Steager/ scafolding, mesin bor listrik, alat pemotong besi, Meteran dan benang.
d. IdentifikasiBahaya
• Terkena alat kerja,
• Tertimpa material
• Terjatuh dari Ketinggian e. Resiko
• Terluka
• Mernar
f:
Penanggulangan Kecelukaan Kcrjn
• Selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APO)
2. Pekerjaan Plafon
a System metode pelaksanann
1. Setelah permukaan yang akan dipasang plafond diperiksa, maka pemasangan penutup
plafond dapat dilaksanakan.
2. Pemotongan Gypsum board (sesuaikan ukuran)
3. Gypsum Board dipakukan/ dibaut ke rangka plafond dengan hati- hati
dan cukup untuk menghindari lengkungan I lendutan.
4. Pada sambungan papan Gypsum dan lubang skrup akan
dilaksanakan pelabarandengan adukan compound dengan air dan
disebarkan dengan sekrap plastik yang lebar
5. Hasil pemasangan hams sesuai dengan ketepatan jalur dan detail
6. gambar pelaksanaan. b. Bahan yang digunakan
• Gypsum boar d 9 mm merk lndoboard
• Baut sekrup
• Compound
c. Peralatan yang digunakan
• Steager/ scafolding, mesin bor Iistrik, alat pemotong gypsum I
Gypsum board,
• Mctcran dan benang nylon, alat pertukangan
d. Jdcntifikasi Bahaya
• Terkena alat kcrja,
• Tertirnpa material pccahan Gypsum
• Terjatuh dari Ketinggian
c. Resiko
• Terluka
• Memar
11. PEKER,JAAN PENUTUP ATAP
1. Pek. Pemasangan Rangka Atap
a). Syarat dan metode pelaksanaan
1. Spesifikasi teknis yang dipersyarat.kan seperti reng dan canal yang
sesuai, skrup disesuaikan dengan kebutuhan.
2. Pemasangan rangka atap disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan
dengan panduan ukuran dan sudut atap sesuai garnbar kerja
pcrencanaan.
b). Bahan yang digunakan:
1. Rangka Atap Baja ringan Canal 75.75 dan reng rnenggunakan
ukuran 32.45
2. Skrup
3. Baut dinabolt
c). Peralatan yang digunakan
1. Alat Potong I gunting baja
2. Bor Sekrup
3. Kabel penyambung Listrik
d). Jdcntifikasi Bahaya
1. Tcrkena bcnda tajam I peralatan tukang
2. Jatuh dari kctinggian
e). Resiko
1. Tcrluka,
2. Mcmar
f). Pcngcndalian
• wajib mcnggunakan Alat Pclindung Diri (APO) .
2. Pek, Pasangan Atap Spandck Zincalum
a). Syarat dan metode pelaksanaan
I. Yang dimaksud dari pekerjaan pasangan atap Spandek Zincalum
adalah pemasangan penutup atap menggunakan Spandek Zincalum.
2. Pertama kali yang dilakukan ialah mempersiapkan tenaga kerja,
bahan dan peralatan yang dibutuhkan selarna pekerjaan ini
berlangsung. Jumlahjenis dan mutu pekerjaan selalu mengacu pada
Spesifikasi Teknis yang di persyarat.kan
3. Pekerjaan pemasangan atap Spandek Zincalum dilaksanakan
..
setelah rangka siap
4. Pemasangan akan dilaksanakan pada saat cuaca cerah agar
mencegah terpelesetnya pijakan pekerja sehingga menycbabkan
jatuhnya pekerja dari atap.
5. Pemasangan Spandek Zincalum discsuaikan dengan gambar kerja.
b). Bahan yang digunakan:
1. Spandek Zincalum tebal O, 35mm ukuran 100 x 600 cm
2. Skrup
c). Peralatan yang digunakan
I . Bor Sekrup
2. Kabel penyambung Listrik
d). Jdentifikasi Bahaya
1. Terkena benda tajam I
2. Jatuh dari ketinggian
e). Resiko
I. Terluka,
2. Memar
3.
f). Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APO) , Sarung Tangan pekerja
bangunan dan Sabuk pengaman (safety belt).
Ill. PEKERJAAN KAYU
1. Pek, Kusen piotu Jendela
a) Syarat-syarat dan metode pelaksanaan Pelaksanaan
• Kontraktor terlebih dahulu harus menunjukkan bahan kusen yang akan
dipcrgunakan sebelum melakukan pelaksaan pekerjaan pembuatan dan
pemasangan.
• Dalam pekerjaan kusen ini, bahan yang digunakan kayu Kelas II yang
sudah kering.
• Bahan - bahan harus disesuaikan degan spesifikasi bahan yang sudah ada.
• Untuk dimensi, posisi danjumlah kusen disesuaikan dengan gambar kerja
atau sesuai instruksi dari pihak Direksi.
• Setiap pemasangan kusen harus dipasang angkur secukupnya agar dapat
menahan posisi kusen menjadi stabil. Posisi kasen harus tegak lurus
dengan dibantu alat lot (Unting-unting).
• Kontraktor harus mernbersihkan pcrmukaan kusen apabila ada bekas -
bekas catatau adukan yang menempcl pada pcrmukaan kusen.
b) Bahan Yang digunakan
• Kayu Kelas II
• Paku
• Angkur
c) Alat yang digunakan
• Alat Tukang Kayu
• Alat Ukur (Mctcran)
d) ldcntifikasi Bahaya
• Terkena alat kcrja
c) Rcsiko
• Tcrluka
f) Pcngcndalian
• wajib mcnggunakanAlat Pelindung Diri (APO)
IV. PEKERJAAN KUNCI
I. Pekerjaan Kunci dan pcnggantung
a) Syarat-syarat dan mctodc pclaksanaan Pclaksanaan
• Sernua kunci dan pcnggantung yang akan dipasang, terlebih dahulu minta
persctujuan dari Dircksi, kama bahan I alat-alat tersebut dipasangkan
dengankualitas yang tclah dipcrsyaratkan dalam spcsifikasi teknis
• Pcrnasangan kunci dan penggantung harus dipasang dengan kuat dan rapi
b) Bahan Yang digunakan
• Kunci dan pcnggantung (sesuai dcngan spcsifikasi teknis)
• Baul sekrup
c) Alat yang digunakan
• PahatKayu
• Mesin bor kayu
• Alat Ukur (Meteran)
• Alat tukang lainnya
.
d) ldentifikasi Bahaya
• Terkena alat bendat tajam I alat kerja
e) Resiko
• Terluka
f) Pcngendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
V. PEKERJAAN PENGECATAN
1. Pengecatan Tembok
a. Syarat dan mctode pclaksanaan
• Pengccatan tcmbok baru dilaksanakan sctelah bidang plesteran
tcmbok benar-banar sudah rota dan kering,
• Pcrmukaan plcstcran yang bclum rata atau cacat harus diperbaiki tcrlebih
dahulu
• Bidang tembok yang sudah rata dan kering, kcmudian diplamur
sampai rata danmenutup pori-pori/ rengat-rengat plesteran I acian
• Setclah plamuran betul betul kering, maka plamuran diamplas sampai
halus dan dibersihkan dari debu bekas amplasan yang menempel
dcngan menggunakan kainbersih
• Pengecatan bertahap lapis demi lapis menggunakan cat encer sampai
betul-betulrata seluruh bidang yang dicat
• Setiap lapis ditunggu sampai kering, baru kemudian pengecatan lapis
berikutnya.
• Pengecatan dilaksanakan menggunakan kuas yang kualitasnya bagus.
• Setelah pengecatan selesai, bidang cat yang terbentuk harus utuh, rata
dan tidakada bagian-bagian yang belang dan dijaga dari pengotoran-
pengotoran
b. Bahan yang digunakan
• Plamur tembok yang berkualitas baik
• Cat penutup tembok menggunakan cat tembok berkualitas baik, merek
Mowilex untuk pengecatan tembok, balok, kolom dan bagian tembok
Jainnya
• Cat Dasar Tembok bagian luar bangunan/ eksterior
• Airkerja
c. Peralatan yang digunakan
• Steager/ scafolding
• Kuas kayu
• Kuas roll
• Bak cat
d. Jdentifikasi Bahaya
• Terjatuh dari Kctinggian
c. Rcsiko
• Mcmar
f. Penanggulangan Kecelakaan Kcrja
Selalu menggunakan Alat Pelindung Diri ( APO ) berupa sepatu
Kcsclamatan (SafctyShocs), Helm pclindung dan Sabuk pcngaman.
2. Pcngccatan Plafond
a. Syarat dan metode pclaksanaan
• Pengecatan plafond baru dilaksanakan setelah bidang plafond benar-
banar sudahrata dan kering.
• Permukaan plafond yang belum rata atau cacat harus diperbaiki terlebih
dahulu
• Bidang pJafond yang sudah rata dan kering, kemudian diplamur
sampai rata danmenutup pori-pori
• Setclah plamuran betul betul kering, maka plamuran diamplas sampai
halus dan dibersihkan dari debu bekas amplasan yang menempel
dengan rnenggunakan kainbersih
• Pcngccatan bertahap lapis demi lapis menggunakan cat encer sampai
betul-bctulrata seluruh bidang yang dicat
• Setiap lapis ditunggu sampai kering, baru kemudian pengecatan Japis
berikutnya.
• Pengecatan dilaksanakan mcnggunakan kuas yang kualitasnya bagus.
• Sctelah pcngccatan selcsai, bidang cat yang terbentuk harus utuh, rata
dan tidakada bagian-bagian yang bclang dan dijaga dari pengotoran-
pengotoran
b. Bahan yang digunakan
• Compond
• Cat penutup plaf ond menggunakan Cendana
• Air kerja
r
"
c. Peralatan yang digunakan
• Steager/ scafolding
• Kuas kayu
• Kuas roll
• Bak cat
d. ldentifikasi Bahaya
• Terjatuh dari Ketinggian
e. Resiko
• Memar
f. Penanggulangan Kecelakaan Kerja
Sclalu menggunakan Alat Pclindung Diri ( APO ) berupa sepatu
Keselamatan (SafetyShocs), Helm pclindung dan Sabuk pengaman
3. Pcngccatan Bidang Kayu
a. Syarat dan metode pelaksanaan
• Kayu ataupun besi yang akan dicat, terlebih dahulu dicat meni dan
didempul sarnpai rata seluruh bidang kayu I besi.
• Setelah dempul kering, kemudian digosok sarnpai rata dan halus.
• Jika setelah digosok terdapat permukaan kayu yang belum rata, maka
harus didempul ulang dan setelah dempul susulan kering digosok lagi
sampai rata dan halus.
• Bidang permukaan besi yang sudah bersih, rata dan halus, kemudian dicat
dasar dipoksi.
• Setelah cat dasar I cat poksi kering, kemudian dicat penutup 2-3 kali/ lapis
sampai seluruh bidang permukaan cat rata warnanya, halus, dan
mengkilap.
• Untuk menghasilkan pengecatan yang halus dan rata, setiap pengecatan
mulai cat dasar sampai cat penutup harus menggunakan cat yang benar-
benar encer
• Setelah pengecatan selesai, bidang cat yang terbentuk harus utuh, rata dan
tidak ada bintik-binti atau gelembung udara, serta serat bekas bulu kuas,
dan dijaga dari pengotoran-pengotoran
b. Bahan yang digunakan
• Cat Kayu Merk Avian
c. Pcralatan yang digunakan
• Stcagcr/ scafolding
• Kuas kayu
d. Idcntifikasi Dahaya
• Tcrjatuh
e. Resiko
• Mcmar
f. Penanggulangan Kecclakaan Kerja
Selalu mcnggunakan Alat Pclindung Diri ( APO ).
VL PEK.ERJAAN SANITAIR
1. Pekerjaan Pemasangan Pipa Paralon
a. Syarat dan Mctode Pelaksanaan
Pcmasangan Pipa dipasang scsuai denganjenis kegunaan dan dimensi pipa
(disesuaikandcngan gambar). Pipa dipasang dengan Kuat dan rapih
mcnggunakan lcm pipa.
b. Bahan yang digunakan
• Pipa Paralon dcngan bcrbagai macam ukuran, AW Rucika
• Lem pipa
c. Peralatan yang
digunakan
• Gcrgaji besi,
Gunting
d. ldentifikasi Bahaya
• Terhirup uap lem pipa
e. Resiko
• Gangguan pemapasan
f. Penanggulangan Kecelakaan Kerja
Selalu menggunakan Alat Pelindung Diri ( APO ) berupa masker
2. Pekcrjaan Pemasangan Mesin Air
a Syarat dan Mctode Pclaksanaan
Mcmasang Mcsin Air Booster dan Sumbcrsible Pada Sumur yang sudah ada.
submersible bcserta instalasi lainnya agar dapat mcndorong dan
membawa air ketendon I tanki air pada tempat yang telah ditentukan
b. Bahan yang digunakan
• Pompa Booster
• Pompa submersible
c. Peralatan yang digunakan
• Gergaji besi, Gunting
d. Identifikasi Bahaya
• Terkena bcnda tajam I Peralatan tukang
e. Resiko
• Terluka
f. Penanggulangan Kecelakaan Kerja
Selalu menggunakan Alat Pelindung Diri ( APO .
BABV
SPF.SI Fl KASI JABAT AN KERJA
KONSTRUKSI
5.1. Jnfonnasi.
a. Untuk rnelaksanakan tugasnya, kontraktor pelaksana harus mencari
informasi yang dibutuhkan selain dari informasi yang diberikan oleh pejabat
pelaksana teknis kcgiatan termasuk melalui spesifikasi teknis.
b. Kontraktor pelaksana harm memeriksa kebenaran informasi yang digunakan
dalam pclaksanaan tugasnya, baik yang bemsal dari pejabat pelaksana teknis
kegiatan, maupun yang dicari sendiri. Kcsalahan/ kclalaian pekerjaan
sebagai akibat dari kesalahan informasi mcnjadi tanggung jawab penyedia
jasa.
5.2. Persyaratan Kualiflkasi
a. Bidang Bangunan Gedung dengan Sub Klasifikasi Jasa Pelaksana untuk
Konstruksi Bangunan Gedung (BG) dan Sub Jasa Pelaksana Konstruksi
Bangunan Perkantoran ( BG 002)
b. Memiliki NIB
5.3. Tenaga Ahli
Untuk melaksanakan tujuannya, penyedia jasa harus menyediakan tenaga ahJi
yang memenuhi ketentuan dari dokumen ini, baik ditinjau dari segi lingkup
kegiatan maupun tingkat kompleksitas pekerjaan;
Tenaga ahli dan tenaga pendukung yang dibutuhkan oleh kontraktor pelaksana
adalah sebagai berikut :
No Jabatan Jumlah Pengalarnan Keahlian
Pelaksana Lapangan 1 3 Tahun
Pelaksana
1
Madya
Bangunan
Gedung
-
2 Ahli K3 Konstruksi 1 Ahli K3
Konstruksi
Demikian Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini dibuat, untuk dapat dijadikan acuan
dalam pelaksanaan pekerjaan
Bengkulu, Juni 2024
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian
Kota Bengkulu
Pengguna Anggaran
Drs, BUJANG HR, MM
NIP. 19660608 199403 1 008