URAIAN SINGKAT
PEKERJAAN
REHABILITASI RUANG KELAS SMPN
08 KOTA BENGKULU
LOKASI
SMP NEGERI 08 KOTA BENGKULU
TAHUN ANGGARAN
2024
BAB I
URAIAN SINGKAT
REHABILITASI RUANG KELAS SMPN 08 KOTA BENGKULU
I. LINGKUP PEKERJAAN
I DIVISI 1. PERSIAPAN LAPANGAN
I.A UMUM
1 Pembersihan Lokasi
2 Pek. Papan Nama Pekerjaan
3 Pek. Pembongkaran atap
4 Pek. Pembongkaran Lantai/Beton/pasangan
5 Sewa Direksi Keet + Gudang
6 Pengadaan Listrik dan Air kerja
7 Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi
Alat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri
Topi Pelindung
Sepatu Keselamatan
Rompi keselamatan
Asuransi dan Perizinan Terkait Keselamatan Konstruksi
Asuransi
Fasilitas, Sarana dan Prasarana Kesehatan
Peralatan P3K
II DIVISI 2. STRUKTUR
II.A PEKERJAAN PASANGAN PONDASI
II.C PEKERJAAN PAS KUDA-KUDA
1 Pek. Konstruksi Kuda-kuda
III DIVISI 3. ARSITEKTUR
III.A PEKERJAAN DINDING
1 Pas Dinding Batu Bata 1:2
2 Pas Dinding Batu Bata 1:4
3 Plesteran 1:2
4 Plesteran 1:4
III.B PEKERJAAN LANTAI
1 Cor beton lantai f'c 15
2 Acian Lantai
2 Pas Keramik Lantai 40.40
3 Pas Plint Keramik 10.40
III.C PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN JENDELA
1 Pintu Besi Pelat Rangka besi Hollow
III.D PEKERJAAN ATAP DAN PLAFOND
1 Rangka Plafond Holllow 40.40
2 Pas Plafond PVC
3 Pas List Plafond PVC
4 Pas Atap Seng Gelombang Warna
5 Nok Seng Plat Warna
6 Lisplank GRC
7 Jalusi atap baja ringan + kawat ram
III.E PEKERJAAN FINISHING CAT
1 Cat Kayu
2 Cat Listplank GRC
3 Pengikisan bidang tembok lama
4 Cat Tembok
V DIVISI 5. MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL
1 Pasangan Kabel TC
2 Pas Box MCB
3 Pas Saklar Ganda
4 Pas Stop Kontak
5 Pas Titik Instalasi Stop Kontak
6 Instalasi Titik Lampu
7 Pas. Fitting E27 + 19 Watt LED
VI PEKERJAAN LAIN-LAIN
1 Administrasi dan pelaporan
2 Pembersihan akhir pekerjaan
II. SUMBER PENDANAAN
Sumber dana : APBD Pemerintah Daerah Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2024
Kegiatan : Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama
Pekerjaan : REHABILITASI RUANG KELAS SMPN 08 KOTA BENGKULU
Pagu Dana : Rp. 200.000.000,00 (Dua ratus juta rupiah)
MAK : 1.01.02.2.02.0012.5.2.03.01.01.0010
III. NAMA ORGANISASI PENGADAAN BARANG/JASA
1. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)
Nama : DENNY APRIANSYAH, SSTP, M.E.
NIP : 19820403 200012 1 001
Jabatan : Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar
2. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)
Nama : JULI ANDONO, ST.
NIP : 19830701 201501 1 002
Jabatan : Sub Koordinator Kelembagaan dan Sarana Prasarana
IV. JANGKA WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN
Kontrak harga satuan dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan terhitung sejak
penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK), diperkirakan selama 60 (Enam
Puluh) hari kalender.
V. DATA DASAR
Adapun beberapa data dasar yang ada :
1. Gambar Rencana
2. Spesifikasi Teknis
3. Rencanan Anggaran Biaya (RAB)
VI. PERSYARATAN KUALIFIKASI
Persyaratan kualifikasi bagi Penyedia Jasa :
a. Memiliki NIB
b. Memiliki SBU Jasa Pelaksana Untuk Konstruksi Bangunan/Gedung
Pendidikaan (BG006) atau (BG007)
c. Memiliki NPWP – KSWP Valid
d. Memenuhi persyaratan kualifikasi lainnya untuk pekerjaan ini sebagaimana
yang diatur oleh peraturan perundangan terkait pengadaan barang/jasa
pemerintah
VII. PERSYARATAN TEKNIS
Persyaratan dokumen penawaran teknis (data teknis):
Persyaratan Teknis Personil
Pengalaman
Kerja Sertifikat
Profesional Kompetensi Keterangan
No Jabatan
minimal Kerja
(Tahun)
SKK Pelaksana
Lapangan
1 Pelaksana 0 Tahun 1 Orang
Pekerjaan
Gedung
Petugas
Petugas Keselamatan dan
2 Keselamatan 0 Tahun Kesehatan Kerja 1 Orang
Konstruksi (K3)
Konstruksi
Persyaratan Teknis Peralatan Utama
Nama Peralatan Status
No Kapasitas Jumlah Kondisi Ket.
Utama Kepemilikan
Mesin Gerinda Milik
1 350 Watt 1 Unit Baik -
Tangan Sendiri/Sewa
Milik
2 Bor Tangan 350 Watt 1 Unit Baik -
Sendiri/Sewa
VIII. KONTRAK DAN CARA PEMBAYARAN
Jenis Kontrak Harga satuan dengan cara bayar sistem TERMIN
IX. REFRENSI HUKUM
1. Peraturan menteri pekerjaan. Umum dan perumahan rakyat. Nomor : 8 tahun
2023 Tentang Pedoman Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi
Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
2. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan UU Nomor
2 Pelaksanaan Bangunan Gedung, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor
: 22/PRT/M/2018 tanggal 14 September 2018 dan Perpres nomor 73 tahun 2011
tentang Bangunan Gedung Negara
3. Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Perubahan atas Peraturan
Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
dan turunannya
BAB II
SPESIFIKASI BAHAN BANGUNAN KONTRUKSI
A. BAHAN BANGUNAN
Pekerjaan sipil meliputi kontruksi-kontruksi pengaman seperti fondasi, kolom,
balok, sloof, dan lantai beton. Persyaratan bahan harus sesuai dengan standard SNI
yang berlaku serta gambar rencana. Secara umum bahan-bahan kontruksi dalam
pekerajaan ini adalah sebagai berikut;
Uraian Bahan Spesifikasi/Merk TKDN
Air Bening Tidak Berwana 100 %
Bata Merah Persegi Empat, Lokal 100 %
Digunakan harus dalam kondisi
Koral Bersih 100 %
bersih
Splite/Split 1/2 -
Stone Crusher 100 %
2/3
pasir sungai tidak mengandung
garam, tanah, atau batu bara atau
Pasir Pasang 100 %
material lain yang dapat merusak
kualitas adukan
pasir sungai tidak mengandung
garam, tanah, atau batu bara atau
Pasir Beton 100 %
material lain yang dapat merusak
kualitas adukan
Pasir Urug Lokal 100 %
43,26 %
Besi beton Besi KSTY Berlebel SNI
Cat Tembok Decolith 25,11 %
Exterior Metrolite 26,39 %
Cat Tembok Decolith 39,65 %
Interior Metrolite 39,45 %
- Avian 39,49 %
Cat Kayu
- Bee Brand 39,55 %
Seng Gelombang Kenzo, G-Net
54,07 %
Warna Tebal 0.22 – 0.25 mm
Rangka baja Ringan
Tasso 65.10 %
C.75
Reng Atap Baja
Tasso 65,10 %
Ringan
- Semen Dynamix - 92,16 %
Semen Portland
- Semen Merah Putih - 89,25 %
- G-Net - 69,62 %
Keramik 40x40 cm
- Mulia - 71,45 %
- Shunda - 84.89%
Plafond PVC - Huarun - 54.91%
- Elegant - 56.23%
-Tunas 85,06%
Plafond Triplek
- Palm 79,55%
Floor drain Stainless Steel 42.48%
Jendela Naco Rayben 41.27%
Kaca tebal 5 mm Asahimas 42.48%
Kabel Instalasi Kabel NYA 1x2,5 mm Eterna 94,24%
Fitting Lampu PDN (Produk Dalam Negeri) 36,42%
Lampu LED 19 - Philips 39,15 %
Watt - Hannoch 38,52 %
Saklar Tunggal,
- Brocco 33,13 %
Saklar Ganda dan
- Panasonic 44,51%
Stop Kontak
Kusen Jendela,
Ventilasi Kayu, Bawang, Bambang, Meranti,
100 %
Pintu Panel Merambung, Merawan, Balam
Daun Jendela
Kayu Begisting Kayu Lokal 100 %
Besi Hollow SNI 40.00
Listplank GRC Flat Board 60,24%
Rangka Hollow
35x35 – 40x40 60.32%
Galvalum
BAB III
SPESIFIKASI PROSES KEGIATAN
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
1) Langkah awal yang harus dilakukan Penyedia Jasa adalah menyiapkan Metode,
Time Schedule Pekerjaan Pendukung dan Kedatangan alat dan dibahas pada saat
PCM
2) Metodelogi Pekerjaan Harus Mengikuti Time Schdule yang telah direncanakan.
3) Tenaga kerja yang dipekerjakan Penyedia Jasa harus bekerja dihari pertama sesuai
dengan jadwal pelaksanaan yang telah direncanakan.
4) Penyediaan alat dan bahan harus telah tersedia dilapangan.
5) Penyedia harus memastikan sumber air dan sumber listrik yang akan digunakan
saat pengerjaan proyek.
6) Penyedia Jasa harus memastikan lapangan bersih dari hal-hal yang akan
mengganggu jalannya pekerjaan termasuk Pekerjaan Pembongkaran.
7) Penyedia Jasa Menyediahkan Kelengkapan K3 seperti Helm Proyek, Sepatu safety,
Rompi Proyek, Sarung Tangan Pekerja dan Kelengkapan Lain-lain sesuai
Perencanaan K3.
8) Papan nama proyek harus dipasang pada tempat yang bisa dilihat kalangan orang.
B. PEKERJAAN BANGUNAN PENUNJANG
1. Metodologi pekerjaan tanah (galian/urugan/timbunan) menjelaskan tahapan
galian dan urugan pemadatan dan hal-hal lainnya.
2. Pekerjaan Struktur harus mengacu pada rencana kerja dan syarat (RKS) yang ada.
3. Pekerjaan Pasangan Dinding dan Lantai mendeskripsikan pekerjaan pasangan
batu bata. Plasteran, acian dan pekerjaan lainnya.
4. Pekerjaan pengecatan menjelaskan tentang spesifikasi bahan dan cara
pelaksanaan
5. Pekerjaan Kontruksi atap meliputi pekerjaan, pengendalian pekerjaan, spesifikasi
bahan dan cara pelaksanaan pemasangan atap.
C. RKK
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
BENTUK RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI
................. RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI
[Logo & Nama Perusahaan] [digunakan untuk usulan penawaran]
DAFTAR ISI
A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi
A.1. Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal
A.2. Komitmen Keselamatan Konstruksi
B. Perencanaan keselamatan konstruksi
B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang.
B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)
B.3. Standar dan peraturan perundangan
C. Dukungan Keselamatan Konstruksi
C.1. Sumber Daya
C.2. Kompetensi
C.3. Kepedulian
C.4. Komunikasi
C.5. Informasi Terdokumentasi
D. Operasi Keselamatan Konstruksi
D.1. Perencanaan dan Pengendalian Operasi
D.2 Kesiapan dan tanggapan terhadap kondisi darurat
E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi
E.1. Pemantauan dan evaluasi
E.2. Tinjauan manajemen
E.3. Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi
Penjelasan mengenai isi Komitmen Keselamatan Konstruksi poin (A.2) sesuai dengan
format di bawah ini:
PAKTA KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : …………… [nama wakil sah badan usaha]
Jabatan : .............
Bertindak untuk : PT/CV/Firma/atau lainnya ………… [pilih yang
dan atas nama sesuai dan cantumkan nama]
dalam rangka pengadaan ......................................................pada Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu [isi sesuai dengan nama Pokja
Pemilihan] berkomitmen melaksanakan konstruksi berkeselamatan demi
terciptanya Zero Accident, dengan memastikan bahwa seluruh pelaksanaan
konstruksi:
1. Memenuhi ketentuan Keselamatan Konstruksi;
2. Menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat;
3. Menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan;
4. Menggunakan material yang memenuhi standar mutu;
5. Menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan; dan
6. Melaksanakan Standar Operasi dan Prosedur (SOP);
7. Memenuhi 9 (Sembilan) komponen biaya penerapan SMKK.
………… [tempat], ….. [tanggal] ………… [bulan] 20…. [tahun]
[Nama Penyedia]
[tanda tangan],
[nama lengkap]
B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang.
TABEL 1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, PENETAPAN
PENGENDALIAN RISIKO K3
Nama Perusahaan : ..................
Kegiatan : ..................
Lokasi : ..................
Tanggal dibuat : .................. halaman : ….. / …..
Tabel Tabel IBPRP*
DESKRIPSI RISIKO PENILAIAN TINGKAT RISIKO
NIL
JENIS
IDENTIFIKASI KEP AI TINGK
URAIAN BAHAYA KEMUN
NO BAHAYA ARA RISI AT
PEKERJAA (Type GKINAN
(Skenario HAN KO RISIK
N Kecelaka (F)
Bahaya) (A) (FX O (TR)
an)
A)
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Pekerjaan Terjatuh,Tertimpa Jatuh Dari 2 2 4 KECIL
Plafond Material, Terluka Ketinggian
Karena Alat Kerja
Maka dengan ini menetapkan bahwa Tingkat Resiko Keselamatan Konstruksi untuk
Paket Pekerjaan sebagaimana dimaksud di atas adalah :
RESIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI : TINGKAT RESIKO KECIL
Dibuat oleh,
Kepala Pelaksanaan
Pekerjaan Konstruksi
B.2. Rencana tindakan (sasaran khusus & program khusus)
Tabel Format Tabel Sasaran Khusus dan Program Khusus
Nama Perusahaan : ..................
Kegiatan : ..................
Lokasi : ..................
Tanggal dibuat : ..................
Sasaran Program
Pengendalia
Uraia Indikato
n Risiko Ur Tol Sum Jadwal Bentuk Penangg
n r
(Sesuai aia ok ber Pelaksa Monito ung
N Kegiat Pencapa
Kolom Tabel n uku Daya naan ring Jawab
o. an ian
6 IBPRP) r
Dibuat oleh,
Kepala Pelaksanaan
Pekerjaan Konstruksi
C. Dukungan Keselamatan Konstruksi
Tabel. Jadwal Program Komunikasi
NO Jenis Komunikasi PIC Waktu Pelaksanaan
1 Induksi Keselamatan
Konstruksi (Safety Induction)
2 Pertemuan pagi hari
(safety morning)
3 Pertemuan Kelompok Kerja
(toolbox meeting)
4 Rapat Keselamatan
Konstruksi
(construction safety meeting)
D. Operasi Keselamatan Konstruksi
Tabel Contoh Analisis Keselamatan Pekerjaan (Job Safety Analysis)
Nama Pekerja : [ I s i n a m a pekerja]
Nama Paket
Pekerjaan : …….
Tanggal Pekerjaan : … . . s / d … …
Urutan Langkah Identifikasi Pengendalian Penanggung
Pekerjaan Bahaya Jawab
E. Evaluasi Keselamatan Konstruksi
E.1 Pemantauan dan Evaluasi
Tabel Jadwal Inspeksi dan Audit
Bulan Ke-
No Kegiatan PIC
Inspeksi Keselamatan
1
Konstruksi
Patroli Keselamatan
2
Konstruksi
3 Audit internal
C. PEKERJAAN AKHIR
1. Pelaporan & Dokumentasi berisi prestasi pekerjaan serta foto-foto yang
berhubungan dengan item-item pekerjaan terutama pekerjaan yang tertutup
sehingga dapat dibuktikan dengan foto dokumentasi.
2. Asbuilt drawing merumuskan gambar-gambar dilapangan dan disesuaikan
dengan back up data.
3. Pekerjaan pembersihan akhir meliputi pembersihan selama pelaksanaan
pembersihan akhir seluruh limbah proyek.
BAB V
SPESIFIKASI METODE PELAKSANAAN KONTRUKSI
Jangka waktu yang diperlukan untuk pelaksanan kontruksi REHABILITASI RUANG
KELAS SMPN 08 KOTA BENGKULU dengan waktu pelaksanaan 60 (Enam Puluh) hari
kerja.
1. PEMBERSIHAN LOKASI PEKERJAAN
Metode Kerja
Pembersihan lahan lokasi pekerjaan merupakan pembersihan semak belukar
yang harus ditebas.
Perataan Tanah lokasi pekerjaan yang kurang dari 30 cm kontraktor wajib
melakukan learn clearing.
Tidak diperkenankan menebang pohon dengan diamater batang lebih besar dari
15 cm tanpa seizin Direksi, kecuali pohon tersebut terletak dilokasi yang akan
dibangun.
Sampah dan bahan buangan lainnya hasil dari pembersihan lahan harus
dibuang pada tempat pembuangan yang telah ditentukan.
Jika Harus ada Air yang dibuang dalam Pekerjaan ini tidak boleh menimbulkan
gangguan pada fasilitas umum yang sudah ada serta tidak boleh mengganggu
jalannya pekerjaan.
Peralatan
Alat pembongkaran
Bahan
Tidak ada
Pekerja
Mandor
Pekerja
Identifikasi Bahaya
Tertimpa Bongkaran Material
Tertusuk Paku
Terjatuh
Resiko
Mata Perih
Terluka
Pengendalian
Mengadakan pencegahan dengan mengingatkan bahaya yang akan terjadi
Penggunaan APD (Alat Pelindung Diri)
2. MOBILISASI PERALATAN DAN BAHAN
Metode
Pekerjaan ini meliputi semua kegiatan mobilisasi peralatan, Bahan dan personil
yang di perlukan dan semua fasilitas pendukung selama dalam masa
pelaksanaan pekerjaan serta melaksanakan demobilisasi kembali terhadap
semua terhadap semua peralatan dan personil pada ketika pekerjaan selesai.
Peralatan
Alat angkut
Bahan
Tidak Ada
Pekerja
Sopir
Pekerja Pengatur Jalan
Identifikasi Bahaya
Kecelakaan di Jalan
Resiko
Terluka
Pengendalian
Mengadakan pencegahan dengan mengingatkan bahaya yang akan terjadi
Mengadakan pencegahan dengan mematuhi aturan dan rambu-rambu lalu
lintas
4. P3K DAN PENGADAAN AIR BERSIH
Pemborong wajib menyediakan P3K dan air bersih selama pekerjaan berlangsung
menggacu dengan peraturan pemerintah mengenai keselamatan pekerjaan,
kesehatan pekerja dan kebutuhan pekerja.
5. ADMINISTRASI DAN DOKUMENTASI
Pemborong harus menyiapkan administrasi pelaksanaan pekerjaan antara lain :
gambar shop drawing, laporan harian pelaksanaan, laporan mingguan, prestasi
fisik pekerjaan, laporan bulanan, prestasi fisik pekerjaan time schedule pekerjaan
dan foto-foto kemajuan pekerjaan dibuat sesuai dengan laporan prestasi
pekerjaan, sekurang-kurangnya pada saat dilakukan opname kemajuan
pekerjaan. Yang tidak termasuk pekerjaan persiapan akan tetapi pemborong wajib
menyiapkan dan menyediakan.
6. PEKERJAAN PEMBONGKARAN
Pek.Pembongkaran Atap Lama
Pada pekerjaan pembongkaran ini dimulai dari pembongkaran penutup atap,
dimulai dari pembongkaran perabung dan lembaran atap dari atas menggunakan
lingis, paku pengikat atap harus dicabut dahulu kemudian lembaran atap bisa
ditutunkan menggunakan katrol dan taliatau bisa langsung dilamparkan kebawah.
Setelah seluruh permukaan penutup atap selesai dibongkar dilanjutkan dengan
membongkar lisplang. Metode pembongkaran lisplang sama seperti pembongkaran
penutup atap yaitu dicabut paku terdahulu denggan menngunakan linggis pada
pangkal palu. Setelah semua material bongkaran dibawah dilnjutkan dengan
melakukan pembersihan sisa material bongkaran menuju gudang sementara dan
disusun dengan rapi.
Pek.Pembongkaran Daun Plafond
Setelah permukaan penutup atap selesai dibongkar dilanjutkan dengan
membongkar plafond. Metode pembongkaran yaitu denga menggunakan
perancah sementara yang daat digeser agar memudahkan pekerja saat melakukan
pembongkaran. Proses pembongkaran dimulai dari membongkar penutup plafond
dengan cara ngongkel paku pengikat penutup plafond hingga penutup plafond
terlepas dari rangka plafond. Setelah seluruh penutup plafond selesai dibongkar
kemudian dilanjutkan dengan membongkar rangka plafond dimulai dari
melepaskan sambungan rangka plafond dengan cara mencongkel paku dengan
linggis atau memukul sambungan kayu dengan menggunakan palu hingga
sambungan kayu terlepas keseluruhan. Kemudian dilanjutkan dengan
membersihkan puing-puing sisa pembongkaran menuju gudang sementara dan
disusun sedemikian rupa agar tidak mengganggu pekerjaan
Pek.Pembongkaran Keramik Existing/Perbaikan Kolom/ dinding yang Retak
dan Pintu.
Pembongkaran dilaksanakan secara manual oleh beberapa orang pekerja dengan
diawasi oleh mandor menggunakan peralatan seperti Breker, Godam, Linggis,
Martil dan alat bantu lainya. Hasil bongkaran dibuang keluar lokasi pekerjaan jika
tidak dibutuhkan menggunakan mobil pick up.
Demi menjaga keselamatan pekerja, setiap pelaksanaan pekerjaan pembongkaran,
pekerja diwajibkan menggunakan peralatan K3 seperti sepatu bot, kaca mata, helm,
sarung tanggan, masker dan lain-lain. Serta menyiapkan kotak P3K dilokasi
pekerjaan sebagai pertolongan pertama.
Peralatan
Breker, Godam, Linggis, Martil
Dan Lain-lain
Mobil pick up
Bahan
-
Pekerja
Mandor
Pekerja
Identifikasi Bahaya
Tertimpa Bongkaran Material
Tertusuk Paku
Resiko
Terluka
Pengendalian
Mengadakan pencegahan dengan mengingatkan bahaya yang akan terjadi
Penggunaan APD (Alat Pelindung Diri)
7. PAPAN NAMA PROYEK
Metode
Papan Nama Proyek boleh dari kertas/Kain yg di Sablon yang dipesan sesuai
dengan nama kegiatan yg ada pada lembar depan kontrak
Pasang papan nama tersebut dengan bantuan kaso berukuran 5/7 sebagai
tiang-tiang penyangga.
Letakan pada tempat yang mudah dilihat, sehingga memudahkan dalam
mengidentifikasi suatu proyek.
Peralatan
Alat Tukang
Bahan
kertas/Kain yg di Sablon
Kaso dengan ukuran 5/7 cm
Paku berukuran 5 cm dan 7 cm
Cat kayu warna sesuai tema yang di sepakati
Pekerja
Mandor
Pekerja
Identifikasi Bahaya
Terluka karena alat kerja.
Resiko
Terluka
Pengendalian
Mengadakan pencegahan dengan mengingatkan bahaya yang akan terjadi
Penggunaan APD (Alat Pelindung Diri)
8. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN JENDELA
Metode.
Pintu Pembuatan mengunakan bahan besi Hollow dan Plat besi sudah lengkap
beserta assesories seperti engsel Kunci Tanam, serta Finishing Cat sesuai shop
drawing.
Persiapan lahan kerja.
Pintu Pembuatan mengunakan bahan besi Hollow dan Plat besi sudah lengkap
beserta assesories seperti engsel Kunci Tanam, serta Finishing Cat sesuai shop
drawing.
Persiapan lahan kerja.
Persiapan material kerja, antara lain : Kayu, Besi Hollow 4.4 & 3.6 cm Besi Plat
1.2 mm dll
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : Peralatan Pemotong dan Finisiing
Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang akan
dipasang kusen Kayu apakah sudah sesuai dengan gambar kerja atau belum
Peralatan
bor,
gergaji,
waterpass,
meteran,
cutter
Pekerja
Mandor
Kepala Tukang
Tukang
Pekerja
dentifikasi Bahaya
Terluka Karena Alat Kerja & Serpihan Material
Resiko
Terluka karena alat kerja
Terkena serpihan material
Pengendalian
Mengingatkan dan mengecek kekuatan/kelayakan alat bantu yang akan
digunakan
Menggunakan APD (alat pelindung diri)
9. PEKERJAAN PLESTERAN
Metode
Plesteran
Bahan-bahan seperti pasir, semen dan air adukan untuk pekerjaan
plesteran mengikuti ketentuan yang digunakan dalam pekerjaan beton
Sebelum pelaksanaan plesteran dimulai, semua permukaan supaya
dibersihkan terlebih dahulu dari bekas-bekas kotoran spesi kemudian
disiram air sampai jenuh.
Buatkan kepala/kop plesteran dengan acuan benang lurus vertikal pada
jarak ± 2,50 m dengan ketebalan 15 mm.
Pekerjaan plesteran campuran 1 pc : 4 ps dan 1 pc : 2 ps dipasang pada
bangunan yang kedap air.
Pekerjaan plesteran 1 pc : 4 Ps dan 1 pc : 2 ps dipasang pada permukaan
tembok yang akan diaci dan permukaan lain yang tidak kedap air.
Pekerjaan bidang plester baru dapat dikerjakan setelah kepala plesteran
kering, minimal telah berumur 24 jam.
Bidang plester harus dijaga kelembabannya agar tidak mongering
terlalu cepat yang mengakibatkan keretakan dengan jalan membasahi
dengan air serta melindungi dari sinar matahari langsung.
Acian
Pekerjaan acian baru boleh dilaksanakan setelah plesteran sudah kering
Bahan-bahan seperti pasir halus, semen, mill tembok dan air adukan
mengikuti ketentuan yang digunakan dalam pekerjaan beton.
Tebal acian tidak boleh lebih dari 3 mm.
Gunakan jidar aluminium untuk meratakan acian
Setelah acian setengah kering gunakan kasut kecil untuk merapikan dan
menghaluskan acian secara merata dan tidak bergelombang.
Bidang acian harus tetap dibasahi dengan air minimal dalam waktu 7
hari, dan setelah itu acian baru dikeringkan.
Peralatan
Alat Tukang
Pekerja
Mandor
Kepala Tukang
Tukang
Pekerja
Bahan
Semen
Pasir
Air
Identifikasi Bahaya
Terkena Air Semen
Terjatuh
Resiko
Terluka
Pengendalian
Mengadakan pencegahan dengan mengingatkan bahaya yang akan terjadi
Penggunaan APD (Alat Pelindung Diri)
10. PEKERJAAN PLAFOND
Metode
Sebelum memasang lembaran PVC (Polyvinyl Chloride) kontraktor wajib
memeriksa bahwa kerangka Rangka Besi Hollow untuk tumpuan pemasangan
telah sesuai dengan gambar, baik itu letak, bentuk maupun ukurannya.
Semua bahan pada saat akan dipasang harus dalam keadaan bersih dan tanpa
cacat, kerusakan akibat pengangkutan/penyisipan sepenuhnya menjadi
tanggung jawab kontraktor.
Seluruh struktur rangka harus kuat hubungannya ditahan dengan baik oleh
struktur atap (Kuda-kuda) dan dinding sesuai ukuran pada gambar rencana.
Kerangka Rangka Besi Hollow harus rata pada sisinya yang akan ditempel
lembaran PVC (Polyvinyl Chloride) kerangka harus datar pada semua arah dan
tidak melengkung.
Kerusakan Plafond akibat penyambungan ruangan/Bangunan, dilakukan
penggantian sesuai gambar.
List plafond PVC dipasang keliling ruangan lepas dari dinding
Rangka Plafond
Rangka Plafond menggunakan Rangka Hollow atau disesuaikan dengan
gambar kerja.
Rangka Plafond yang digunakan harus terhindar dari bahan kimia yang dapat
merusak/ menurunkan mutu Rangka Plafond itu sendiri.
Pemotongan/penyambungan Rangka Plafond harus benar-benar rapi dan
tidak membuat Renggang/ berjarak.
Pengerjaannya/ pemasangan harus secara baik sehigga Rangka Plafond
melekat kokoh sesuai dengan petunjuk direksi/ pengawas.
Peralatan
Alat Tukang
Alat Potong
Mesin bor
Laser Timbang
Pekerja
Mandor
Kepala Tukang
Tukang
Pekerja
Bahan
Plafond PVC
Besi Hollow 35.35 - 40.40
List Plafond PVC
Paku Skrup
Identifikasi Bahaya
Terjatuh
Terkena Alat Kerja & Serpihan Material
Resiko
Terkilir pada bagian anggota tubuh
Terkena Alat Kerja & Serpihan Material
Pengendalian
Mengecek kekuatan dan kelayakan alat bantu yang akan digunakan
Menggunakan APD (alat pelindung diri)
11. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
Peraturan Pemasangan
P.U.I.L dan P.U.I.P.P
A.V.E
Petunjuk dari pabrik pembuat pelataran
peraturan dari instansi yang terkait sesuai dengan kebutuhan
Ketentuan PLN setempat
Gambar-gambar
Gambar-gambar rencana dan spesifikasi ini merupakan suatu kesatuan yang
saling melengkapi dan sama mengikatnya
Gambar-gambar system ini menunjukan secara umum tata letak dari
peralatan, sedang pemasangan harus dikerjakan dengan memperhatikan
kondisi dari bangunan yang ada
sebelum pekerjaan dimulai, pemborong harus mengajukan gambar kerja dan
detail kepada direksi untuk dapat diperiksa dan disetujui terlebih dahulu
Testing
Sebelum Penyerahan Pekerjaan, seluruh system pelumbing harus dicek
sebelumnya, apabila terdapat kerusakan system dan alat maka kontraktor,
wajib memperbaiki dengan biaya sendiri tanpa ada tambahan dana.
Apabila dalam pengetesan muncul biaya dan kebutuhan lain yang ditentukan
akan menjadi tanggungan kontraktor
Pembobokan
Pembobokan tembok, dinding dan sebagainya yang diperlukan
dalam pelaksanaan instalasi ini serta mengembalikan seperti
kondisi semula menjadi lingkup pekerjaan ini.
Pembobokan harus hati-hati dan sedemikian rupa agae hasil bobokan hanya
harus cukup untu jalur instalasi electrical
Bahan-bahan
Kabel yang digunakan Jenis NYA dibungkus dengan pipa PVC, untuk
didalam tembok bangunan dengan ukuran yang disesuaikan
Untuk penerangan dan stop kontak digunakan kabel NYA serta harus
dipasang didalam pipa PVC
Pemasangan pipa kabel diatas plapond harus disusun rapih dan harus diklem,
diikat dengan kawat pada rak-rak kabel (trunking)
Kabel yang digunakan harus menggunakan kabel buatan papbrik kabel metal,
kabelindo atau supreme
Stop kontak atau saklar yang dipergunakan BROCO
Stop kontak dan saklar yang akan dipasang adalah type pemasangan
masuk (Flush Mounting) dan Floor Outlet
Jenis lampu yang digunakan sesuai gambar rencana
Apabila bahan-bahan yang digunakan dianggap tidak standar/tidak
memenuhi syarat maka kontraktor harus menggantibahan tersebut atas
persetujuan direksi
Metode
Semua hantaran (kabel) yang ditarik dalam pipa / cabelduct harus diusahakan
tidak tampak dari luar (tertanam)
Pemasangan pipa harus dilaksanakan sebelum pengecoran.
Pemasangan sparing-sparing listrik yang melintas di plat, balok, kolom beton
harus dipasang terlebih dahulu sebelum pengecoran, kabel diusahakan
dimasuk-
kan bersamaan dengan pemasangan sparing.
Pipa yang dipasang pada dinding dilaksanakan sebelum pekerjaan plesteran
dan acian dikerjakan.
Penempatan sambungan/percabangan harus ditempatkan di daerah yang
mudah
dicapai untuk perbaikan (perawatan).
Sambungan harus menggunakan klem / isolasi kabel supaya terlindung
dengan
baik sehingga tidak tersentuh atau menggunakan lasdop dan ditempatkan
padaTe Dos.
Lekukan/belokan pipa harus beradius > 3 kali diameter pipa dan harus rata
(untukmemudahkan penarikan kabel).
Jaringan arde harus dipasang tersendiri / terpisah dengan arde penangkal
petir.atau pada balok kayu rangka langit-langit.
Untuk hantaran/tarikan kabel yang menyusur dinding bata/beton pada shaft
harusdiklem atau dengan papan dan kabeltrey bila jaringan terlalu rumit
(banyak).
Stop kontak dan saklar. Pemasangan stop kontak setinggi > 40 cm dari lantai,
saklar dipasang setinggi 150 cm dari lantai (bila tidak ditentukan
spesifikasinya).
Pemasangan stop kontak dan saklar harus rata dengan dinding.
Peralatan
Peralatan listrik
Alat ukur ampere
Pekerja
Mandor
Kepala Tukang
Tukang
Pekerja
Bahan
Kabel
Pipa kabel
Saklar Tunggal
Saklar Ganda
Lampu LED
T Dust
Identifikasi Bahaya
Tersengat Listrik
Terjatuh
Resiko
Terkilir pada bagian anggota tubuh
Terkena Alat Kerja & Serpihan Material
Pengendalian
Mengecek kekuatan dan kelayakan alat bantu yang akan digunakan
Menggunakan APD (alat pelindung diri)
12. PEKERJAAN LANTAI
Metode
Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan lantai keramik.
Lantai keramik yang digunakan 40x40 cm berserta plint 10x40cm
Persiapan material kerja, antara lain : Lantai Keramik 40x40 cm dan Plint
10x40cm
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : Peralatan Pemotong keramik dan Palu.
Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang akan
dipasang lantai keramik apakah sudah sesuai dengan gambar kerja atau belum
Peralatan
Palu Karet,
Alat potong,
waterpass,
meteran,
Gerobak Dorong
Pekerja
Mandor
Kepala Tukang
Tukang
Pekerja
Identifikasi Bahaya
Terluka Karena Alat Kerja & Serpihan Material
Resiko
Terkilir pada bagian anggota tubuh
Terkena Alat Kerja & Serpihan Material
Pengendalian
Mengecek kekuatan dan kelayakan alat bantu yang akan digunakan dan
Menggunakan APD (alat pelindung diri)
13. PEKERJAAN PENGECATAN
Metode
Finishing tembok, beton dengan menggunakan cat tembok dengan
menyesuaikan.
Sebelum dicat permukaan tembok harus diplamir hingga rata dengan plamir
yang sesuai dengan catnya.
Untuk pengecatan tembok lama yang rusak harus dikerok/dikikis terlebih
dahulu sebelum diplamir.
Untuk seluruh dinding tembok yang dicat dengan cat tembok, sebelum
memulai dengan plamir tembok maka tembok yang belum diplester dengan
rata dan sempurna harus diperbaiki terlebih dahulu (dihaluskan). Dengan cara
menggosok dengan kertas gosok, permukaan plesteran dan plamuran tersebut.
Sedangkan untuk finishing kayu menggunakan cat kilap yang sebelumnya
bahan yang akan dicat permukaannya harus dilapis cat dasar/meni dan di
dempul kayu.
Seluruh pekerjaan finishing harus dikerjakan rapi, teliti dan tidak mengotori
bahan lain didekat permukaaan bahan yang dicat
Pemborong harus mengajukan contoh warna dan tidak diijinkan memakai cat
diluar ketentuan dalam bestek ini.
Merk cat yang dipakai harus yang sejenis dan tidak diperbolehkan
penyampuran cat
Peralatan
Peralatan Cat Lengkap
Scafolding
Pekerja
Mandor
Kepala Tukang
Tukang
Pekerja
Bahan
Plamir
Cat Dasar
Cat Warna
Plitur
Lem Fox
Tiner
Identifikasi Bahaya
Terjatuh
Terkena Air Cat
Resiko
Terkilir pada bagian anggota tubuh
Terluka Karena Alat Kerja & Serpihan Material
Pengendalian
Mengecek kekuatan dan kelayakan alat bantu yang akan digunakan dan
Menggunakan APD (alat pelindung diri).
14. PEKERJAAN ATAP
Metode
Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan Atap.
Kuda-kuda yang digunakan yaitu Sesuai Existing
Atap yang digunakan Seng Gelombang Warna tebal 0.22-0.25 mm berlabel SNI.
Persiapan material kerja, antara lain : Reng Beserta Baut screw dan atap Seng
gelombang warna yang akan dipasang
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : Gerinda dan Bor Tangan.
Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang akan
dipasang atap apakah sudah sesuai dengan gambar kerja atau belum
Peralatan
Gerinda Potong,
Bor Tangan,
waterpass,
meteran,
Pekerja
Mandor
Kepala Tukang
Tukang
Pekerja
Identifikasi Bahaya
Jatuh Dari Ketinggian
Resiko
Terluka karena alat kerja
Terkilir bagian anggota tubuh
Pengendalian
Mengecek kekuatan/kelayakan alat bantu yang akan digunakan
Menggunakan APD (alat pelindung diri).
15. PEMBERSIHAN AKHIR
Pada saat penyelesaian Pekerjaan, tempat kerja harus ditinggal dalam keadaan bersih
dan siap untuk dipakai Pemilik. Kontraktor juga harus mengembalikan bagian-bagian
dari tempat kerja yang tidak diperuntukkan dalam Dokumen Konstruksi kekondisi
semula.
Bengkulu, September 2024
KPA / PPK
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kota Bengkulu
DENNY APRIANSYAH, SSTP, M.E.
NIP. 19820403 200012 1 001| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 8 April 2014 | Pembangunan Dan Perbaikan Drainase/Jalan Lingkungan Kota Bengkulu Lokasi Jalan Melinjo Kelurahan Kandang | Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu | Rp 4,980,928,000 |
| 3 October 2013 | Pengadaan Buku Pengayaan Dan Buku Referensi | Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu | Rp 4,738,094,400 |
| 3 April 2015 | Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Air Nokan Rama Agung Kab. Bengkulu Utara | Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu | Rp 2,355,830,000 |
| 31 March 2015 | Peningkatan Jalan Padang Serai - Pasar Ngalam (Arau Bintang) | Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu | Rp 2,315,860,000 |
| 27 April 2023 | Pembangunan Kolam Pelabuhan | Provinsi Bengkulu | Rp 1,700,000,000 |
| 1 July 2014 | Rehabilitasi Saluran Sekunder Jaringan Irigasi Air Kayu Angus | LPSE Kota Bengkulu | Rp 945,945,000 |
| 3 June 2022 | Pembangunan Drainase Jalan Masat - Gedung Agung | Provinsi Bengkulu | Rp 850,000,000 |
| 16 May 2023 | Revitalisasi Sdn 200 Bengkulu Utara | Kab. Bengkulu Utara | Rp 805,571,000 |
| 14 April 2021 | Jalan Lingkungan Wonoharjo-Manganyau | Kab. Bengkulu Utara | Rp 799,994,448 |
| 28 June 2025 | Revitalisasi Sdn 046 Bengkulu Utara | Kab. Bengkulu Utara | Rp 540,000,000 |