Pengadaan Pembangunan Fisik Bangunan Stasiun Pasang Surut Ina-Tews Pulau Sulawesi

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 2042399
Date: 21 December 2023
Year: 2024
KLPD: Badan Informasi Geospasial
Work Unit: Sekretariat Utama Badan Informasi Geospasial
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 995,502,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 995,502,000
Winner (Pemenang): Ferolan Mitra Konstruksi
NPWP: 708959135832000
RUP Code: 45542922
Work Location: Badan Informasi Geospasial - Bogor (Kab.)
Participants: 45
Applicants
Reason
0708959135832000Rp 796,401,600-
0014104079813000--
CV Rufay Agronindo
05*3**2****06**0--
0016582348101000--
0029954039005000--
0827115353444000--
0020512257805000--
0631236437322000--
PT Sudewa Putra Arthomoro
06*2**9****34**0Rp 796,401,600Tidak Lulus evaluasi teknis karena tidak ada Tanggal dan tandatangan pada dokumen Pakta Komitmen Keselamatan Konstruksi
0415032176952000--
0950614560952000--
0753053255805000--
0840546295027000Rp 796,401,600Tidak Dievaluasi
CV Nafara Karya Consultant
05*4**7****23**0Rp 958,660,000Tidak Dievaluasi
0900913609801000Rp 793,130,000Tidak Lulus evaluasi kualifikasi karena: 1. Peserta menyampaikan NIB Berbasis Resiko untuk KBLI 41019 Klasifikasi Risiko Menengah Tinggi namun tidak menyampaikan sertifikat standar. Tidak sesuai dengan dengan ketentuan dalam PP No. 05 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko 2. setelah dilakukan klarifikasi tidak dapat menunjukan dokumen legalitas asli perusahaan berupa Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) yang tercantum dalam LPSE
CV Alam Jaya
00*1**8****22**0Rp 786,450,000Tidak Lulus evaluasi teknis karena 1. Personil manajerial posisi pelaksana atas nama Fajar Liputo: - Sertifikat SKK tidak sesuai - Tidak melampirkan referensi kerja Tanggal Pakta Komitmen Keselamatan Konstruksi yaitu 5 Januari 2023
0016908683807000Rp 796,400,000Tidak Lulus evaluasi teknis karena Tanggal Pakta Komitmen Keselamatan Konstruksi yaitu 5 Januari 2023 semestinya Tahun 2024
0439363805807000--
0811948520102000--
0759202898805000--
0905326088447000--
0432869543419000--
PT Cipta Jaya Piranti
03*2**5****11**0--
CV Kusuma Jaya
07*8**3****22**0--
0954241774807000--
PT Prasetya Mulya Abadi
00*6**9****27**0--
0027551035543000--
0026038737804000--
0024154528017000--
0024699977805000--
0211395868513000--
PT Pijar Cemerlang Konstruksi
06*1**6****09**0--
0937879013805000--
0758732044429000--
0868222126009000--
0761762541943000--
0031485964808000--
CV Solusi Inti Pembangunan
08*2**3****06**0--
0602251597822000--
0018137802043000--
0634405997805000--
0840448211643000--
0800938128429000--
0425076965805000--
0711230243831000--
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                            
                                                                       
                                                                       
            PENGADAAN PEMBANGUNAN  FISIK BANGUNAN                      
         STASIUN PASANG SURUT INA-TEWS PULAU SULAWESI                  
                                                                       
                                                                       
         PUSAT JARING KONTROL GEODESI DAN GEODINAMIKA                  
                          TAHUN 2024                                   
                                                                       
                                                                       
    Pembangunan Informasi geospasial yang mengacu kepada referensi yang tunggal
sangat diperlukan dalam penyediaan data dasar untuk perencanaan pembangunan
                                                                       
nasional maupun penanggulangan kebencanaan. Salah satu informasi geospasial dasar
adalah Jaring Kontrol Geodesi (JKG). Data JKG diperoleh melalui infrastruktur JKG berupa
                                                                       
Stasiun Pasang Surut dan Stasiun Kontinyu GNSS (CORS). Kedua infrastruktur JKG ini
juga merupakan bagian dari Indonesia Tsunami Early Warning System (Ina-TEWS).
                                                                       
    Dengan adanya kejadian bencana alam seperti gempa bumi di Lombok, gempa bumi
dan tsunami di Palu dan tsunami di Selat Sunda, berdasarkan hasil rapat yang dikoordinasi
                                                                       
oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) dan Rapat
terbatas Kepresidenan tahun 2018, disetujui untuk melaksanakan Penguatan Sistem
InaTEWS. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh BIG adalah pembangunan 150
                                                                       
stasiun pasut secara bertahap selama 5 tahun mulai tahun 2020 sampai dengan 2024.
Stasiun pasang surut yang telah dibangun sebanyak:                     
                                                                       
  ●  11 stasiun pasang surut pada tahun 2020                           
  ●  40 stasiun pasang surut pada tahun 2021                           
                                                                       
  ●  40 stasiun pasang surut pada tahun 2022                           
  ●  27 stasiun pasang surut pada tahun 2023                           
                                                                       
sehingga jumlah stasiun pasang surut yang telah terbangun dari tahun 2020
sampai dengan 2023 sejumlah 118 stasiun. Pada tahun 2024 ini akan dilakukan
                                                                       
pembangunan sejumlah 32 stasiun pasang surut. Dalam penentuan rencana lokasi
pembangunan ini didasarkan pada hasil kajian wilayah potensi bencana bersama
akademisi serta masukan dari para stakeholder dalam kegiatan Focus Group
                                                                       
Discussions (FGD)                                                      
    Kegiatan pembangunan 32 stasiun pasang surut tahun 2024 mengacu kepada
                                                                       
beberapa dasar hukum diantaranya adalah sebagai berikut :              
a). Undang-Undang tentang Informasi Geospasial Nomor 4 Tahun 2011 yang diubah
                                                                       
  dalam Undang-Undang Ciptaker Nomor 6 tahun 2023 yang bertujuan untuk menjamin
  ketersediaan dan akses IG yang dapat dipertanggungjawabkan serta mewujudkan
                                                                       
  kebergunaan dan keberhasilgunaan IG melalui kerjasama, koordinasi, integrasi, dan
  sinkronisasi. Undang-Undang ini mendorong penggunaan IG dalam pemerintahan dan
                                                                       
  kehidupan bermasyarakat dengan menggunakan referensi tunggal (single reference)
  yang mencakup Jaring Kontrol Geodesi (JKG) sebagai realisasi dari Sistem Referensi
                                                                       
  Geospasial Indonesia dan Peta Dasar.                                 
b). Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Informasi
  Geospasial. Peraturan ini mengamanatkan dalam penentuan garis pantai pada peta
                                                                       
  dasar terdiri pasang tertinggi, muka laut rata-rata dan surut terendah yang diperoleh
  melalui pengamatan pasang surut.                                     
                                                                       
c). Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2019 tentang Penguatan dan Pengembangan
  Sistem Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami. Pada Pasal 5 butir d,
                                                                       
  Pembangunan dan Pengoperasian Peralatan untuk observasi gempa bumi dan /atau
  tsunami dilakukan oleh lembaga pemerintah nonkementerian yang menyelenggarakan
                                                                       
  urusan pemerintahan di bidang informasi geospasial.                  
     Stasiun Pasang Surut adalah                                       
                                                                       
 sistem peralatan yang mencatat                                        
 pergerakan naik turunnya permukaan air                                
                                                                       
 laut setiap saat secara terus menerus dan                             
 terpantau secara online dari data center                              
 yang dapat digunakan untuk berbagai                                   
                                                                       
 keperluan secara terus menerus (real                                  
 time).                                                                
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                  Gambar 1.Stasiun Pasang Surut        
                                                                       
                                                                       
    Sampai dengan akhir tahun 2023, jumlah stasiun pasang surut yang dikelola oleh
                                                                       
BIG adalah sebanyak 260 stasiun yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
       Gambar 2. Sebaran 260 Stasiun Pasang Surut (Status Tahun 2023)  
Sistem Stasiun Pasang Surut terdiri dari beberapa komponen utama sebagai berikut:
                                                                       
     ▪ Data Acquisition: Komponen ini terdiri atas bangunan fisik stasiun dan
       peralatan pengamatan pasang surut laut di lapangan              
                                                                       
     ▪ Data Communication: Komponen ini merupakan komunikasi data yang 
       digunakan untuk mengirimkan data dari lapangan ke data center   
     ▪ Data Center: Komponen yang digunakan untuk menerima data dari lapangan
                                                                       
       dan mendiseminasikan data kepada user                           
     ▪ Application: Merupakan aplikasi berbasis web atau service untuk pelayanan
                                                                       
       diseminasi data pasut, termasuk layanan data pasut untuk Ina-TEWS
    Kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bangunan fisik stasiun pasang
                                                                       
surut yang digunakan untuk menempatkan peralatan pengamatan pasang surut laut
berupa sensor untuk menangkap fenomena pergerakan pasang surut air laut, data logger
                                                                       
untuk menyimpan data pengamatan, dan peralatan komunikasi untuk pengiriman data ke
pusat data di BIG. Adapun fisik bangunan stasiun pasang surut ini berupa bangunan
                                                                       
permanen dengan spesifikasi dan ukuran tertentu yang dibangun menempel di atas
dermaga pelabuhan.                                                     
                                                                       
    Target / sasaran kegiatan ini adalah terbangunnya 6 (enam) fisik bangunan stasiun
pasang surut beserta 6 (enam) benchmark pasang surut guna mendukung Ina-TEWS.
Kegiatan pembangunan fisik bangunan stasiun pasang surut Ina-TEWS Pulau Sulawesi
                                                                       
tahun 2024 dilakukan tersebar pada 6 lokasi di wilayah seperti terlihat pada Tabel 1
dibawah ini.                                                           
                                                                       
   Tabel 1 Lokasi Pembangunan Stasiun Pasang Surut Ina-TEWS Pulau Sulawesi
     No       Provinsi            Satuan           Jumlah              
                                                                       
     1  Sulawesi Utara            Stasiun            2                 
     2  Sulawesi Barat            Stasiun            2                 
                                                                       
     3  Sulawesi Selatan          Stasiun            2
Tenders also won by Ferolan Mitra Konstruksi
Authority
26 April 2022Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (Spam )Kel.Buluri Kecamatan Ulujadi Tahap II ( Dak Reguler )Kota PaluRp 2,828,140,000
3 August 2022Pengadaan Konstruksi Renovasi Dan Pembangunan Gedung Kantor Imigrasi Kelas II Non Tpi Banggai T.A. 2022Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia RIRp 1,427,200,000
25 June 2018Belanja Modal Gedung Dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Gedung Pertokoan/Koperasi/Pasar.Pembangunan Pasar SembakoKab. Banggai LautRp 1,400,000,000
9 May 2019Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Gedung Balai Nikah Kecamatan Bulagi UtaraKementerian AgamaRp 1,240,000,000
1 September 2016Pembangunan Sanggar Kegiatan Belajar (Skb)Kab. Banggai KepulauanRp 1,098,203,000
2 July 2022Rehabilitasi Rumah Jabatan Bupati Bukit Halimun (Lanjutan)Kab. BanggaiRp 1,002,193,146
20 February 2020Rekonstruksi Talud Pengaman Sungai Desa Bonepuso Kec. Bulagi SelatanKab. Banggai KepulauanRp 1,000,000,000
1 August 2022Pengembangan Jaringan Distribusi Desa Bukit Mulya Kec. Luwuk TimurKab. BanggaiRp 1,000,000,000
19 June 2019Penambahan Ruang KantorKab. Banggai KepulauanRp 930,000,000
3 July 2018Pembangunan Mes Dan Rehab Kantor Kejaksaan Banggai KepulauanKab. Banggai KepulauanRp 832,760,000