| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0017519745912000 | Rp 289,999,710 | - | |
PT Bersaudara Integritas Kerja | 05*5**9****47**0 | Rp 315,617,400 | Tidak melampirkan bukti kepemilikan gudang |
| 0925833295655000 | - | - | |
Oemah Quanza | 32*1**6****70**4 | - | - |
CV Fauzta Rengganis | 10*1**1****37**7 | - | - |
| 0921752648913000 | - | - | |
| 0923323489912000 | - | - | |
| 0623638657912000 | - | - | |
CV Dahliana Perkasa | 08*9**2****17**0 | - | - |
| 0667475016912000 | - | - | |
| 0922354410331000 | - | - | |
CV So Sanau | 00*6**2****12**0 | - | - |
PT Anugerah Gemilang Cahaya Ilahi | 01*5**5****55**0 | - | - |
| 0969434794912000 | - | - | |
| 0751748856543000 | - | - | |
Nariski | 0029678679643000 | - | - |
| 0315692772418000 | - | - |
Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2025
URAI AN SI NGK AT PE KE RJ AAN
Program : Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian
Kegiatan : Pengawasan Penggunaan Sarana Pertanian
Sub Kegiatan : Pengawasan Penggunaan Sarana Pendukung Pertanian Sesuai dengan
Komoditas,Teknologi dan Spesifik Lokasi
Pekerjaan : Pengadaan Pupuk Non Subsidi Mendukung Budidaya Tembakau
A. LATAR BELAKANG
Pengembangan pertanian di lahan kering sering kali menghadapi berbagai kendala
antara lain miskin unsur hara esensial seperti N, P, K, Ca dan nilai tukar kation (KTK)
rendah sehingga unsur hara mudah lepas dan tercuci, bersamaan dengan itu terjadi
peningkatan hara toksik seperti Al, Fe dan Mn (Sutrisno, 2010). Salah satu upaya yang
dilakukan oleh petani untuk meningkatkan produktivitas lahan kering dan produksi tembakau
adalah dengan pemupukan. Pemupukan merupakan kegiatan pemeliharaan tanaman yang
bertujuan untuk memperbaiki kesuburan tanah melalui penyediaan hara dalam tanah yang
dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk yang biasa digunakan untuk tembakau yaitu pupuk
anorganik atau pupuk kimia seperti UREA, ZA, ZK dan SP-36 serta pupuk organik
(Hariyadi, Huda, Ali, & Wandik, 2019).
Sebenarnya ada 12 unsur hara yang dapat membantu pertumbuhan tembakau dan
mampu mempercepat pertumbuhan tembakau, seperti: N (Nitrogen), F (Fosfor), K (Kalium),
Ca (kalsium), Mg (Magnesium), S (Belerang), Fe (Besi), Mn (Mangan), Zn (Seng), Tembaga
(Cu), B(Boron), Cl (Klor). Dari 12 unsur hara tersebut, ada 5 jenis yang sangat berpengaruh
dan banyak dimanfaatkan untuk penanaman tembakau, antara lain :
1. N (Nitrogen) yang berfungsi untuk menyusun asam amino dan menyusun nikotin
sehingga tembakau mempunyai rasa khas.
2. P (Fosfor) yang sangat diperlukan dalam proses metabolisme seperti fotosintesis,
fosforilasi dan proses siklus krebs lainnya.
3. K (Kalium) yang berfungsi untuk penyerapan air, penahan air dalam jaringan sel,
pertumbuhan sel meristematis dan pengiriman melalui xilem atau floem.
4. Ca (Kalsium) yang berperan pemanjangan, pembelahan sel dan menjaga keutuhan sel.
Ketika tembakau kekurangan Ca maka akan tumbuh melambat, warna cokelat dan mati.
5. Mg (Magnesium) yang berfungsi sebagai molekul pendukung atau kofaktor untuk semua
enzim yang aktif selama proses fosforilasi.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Maksud
Kerangka Acuan Kerja ini dimaksudkan sebagai pedoman bagi semua pihak dalam
melaksanakan Pengadaan Pupuk Non Subsidi Mendukung Budidaya Tembakau pada
sub kegiatan Pengawasan Penggunaan Sarana Pendukung Pertanian Sesuai dengan
Komoditas, Teknologi dan Spesifik Lokasi.
2. Tujuan
Tersedianya pupuk SP26, Urea, ZA dan ZK Non Subsidi sesuai jumlah dan spesifikasi
untuk mendukung kegiatan budidaya tembakau.
C. TARGET DAN SASARAN
Target yang ingin dicapai adalah diperolehnya tanaman tembakau yang sehat dan seragam,
berkualitas, berbatang keras, berakar banyak dan tersedia dalam jumlah yang cukup.
DINAS PERTANIAN KOTA BIMA PAGE 1
Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2025
Sasaran yang menjadi penerima manfaat bantuan pupuk SP26, Urea, ZA dan ZK Non
Subsidi adalah petani dan kelompok tani yang melakukan usaha budidaya tembakau di Kota
Bima.
D. SUMBER DANA DAN PERKIRAAN BIAYA
1. Sumber Dana = Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bima (Dana Bagi
Hasil Cukai Hasil Tembakau/DBHCHT) Tahun Anggaran 2025.
2. Pagu Anggaran = Pagu anggaran dari pekerjaan ini adalah sebesar Rp. 341.045.250
(tiga ratus empat puluh satu juta empat puluh lima ribu dua ratus
lima puluh rupiah)
3. Perkiraan Biaya = Total perkiraan biaya/ Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah Rp.
319.486.860 (tiga ratus sembilan belas juta empat ratus delapan
puluh enam ribu delapan ratus enam puluh rupiah)
E. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan Pengadaan Pupuk Non Subsidi Mendukung Budidaya
Tembakau adalah selama 75 (tujuh puluh lima) hari kalender.
F. SPESIFIKASI TEKNIS :
Jumlah
No. Nama Pupuk Parameter Teknis/Data Teknis
(Kg)
1. Pupuk SP26 Non S (Sulfur) : 5% 3.150
Subsidi P2O5 (Fosfat) : 26%
P2O5 (Larut Air) : 12%
Bentuk : Granul
Warna : Abu Kecoklatan
Sifat : Larut Dalam Air
Dalam Kemasan Isi 25/50 kg.
2. Pupuk Urea Non Kadar Nitrogen Minimal 46% 4.200
Subsidi Kadar Air Maksimal 0,50%
Kadar Biuret Maksimal 1%
Bentuk Butiran Tidak Berdebu
Warna Putih
Dalam Kemasan Isi 25/50 kg.
3. Pupuk ZA Non Nitrogen Minimal 20,8% 16.800
Subsidi Belerang Minimal 23,8%
Kadar Air Maksimal 1%
Kadar Asam Bebas sebagai H2SO4 Maks. 0,1%
Bentuk Kristal
Warna Putih
Dalam Kemasan Isi 25/50 kg.
4. Pupuk ZK Non Kalium (K20) : 50% 6.300
Subsidi Sulfur (S) : 17%
Bentuk/Warna : Serbuk/Putih
Kelarutan Dalam Air : 9,205gr / 100ml H20
Dalam Kemasan Isi 25/50 kg.
Kota Bima, 29 April 2025
Pejabat Pembuat Komitmen
Dinas Pertanian Kota Bima TA. 2025,
ABDUL NAJIR, S.Pt.,M.M
NIP. 19741124 200312 1 007
DINAS PERTANIAN KOTA BIMA PAGE 2