| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0812214294104000 | Rp 268,404,652 | - | |
| 0027064807104000 | Rp 267,233,606 | Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) tidak sesuai Dokumen Pemilihan | |
| 0910215961102000 | Rp 271,331,846 | - Surat Perjanjian Sewa Peralatan Antara PT. Bohana Jaya Nusantara dengan cv. Inovasi Mandiri, tetapi yg bertanda tanggan dibawah antara CV. Aulia Niaga dengan CV. Inovasi Mandiri. | |
CV Amerta Indonusa Pratama | 04*0**5****04**0 | Rp 262,662,621 | Bukti kepemilikan peralatan dari pemberi sewa yaitu BPKB, invois, surat perjanjian jual beli, atau bukti kepemilikan lainnya Tidak ada |
| 0032585143104000 | - | - | |
| 0030303267104000 | - | - | |
| 0729787317101000 | - | - | |
CV Jaman Now | 09*3**5****01**0 | - | - |
CV Hanna Sandika Taura | 00*5**8****04**0 | - | - |
| 0025816372101000 | - | - | |
| 0026895185101000 | - | - | |
CV Mata Beulisek | 09*0**3****04**0 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PEKERJAAN : REHABILITASI PUSKESMAS PEMBANTU KRUENG MEUSEUGOP
KEC. SP. MAMPLAM
SUMBER DANA : DAK 2024
HPS : 274.100.000
1. LatarBelakang
Puskesmas dan jaringannya sebagai institusi yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan
di jenjang pertama yang terlibat langsung dengan masyarakat menjadi sangat penting. Puskesmas
bertanggungjawab dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya.
Dengan demikian, akses terhadap pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas dapat ditingkatkan
melalui peningkatan kinerja Puskesmas dan jaringannya.
Peran Puskesmas Pembantu (Pustu) sangat strategis dan vital dalam meningkatkan akses
dan jangkauan pelayanan kesehatan dasar di wilayah kerja Puskesmas, untuk mendukung
pelaksanaan pelayanan kesehatan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan terutama Upaya
Kesehatan Masyarakat (UKM), mendukung pelaksanaan kegiatan Posyandu, Imunisasi, KIA,
penyuluhan kesehatan, surveilans, pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan, serta mendukung
pelayanan rujukan, dan pelayanan promotif dan preventif. Pustu sebagai jaringan pelayanan
Puskesmas yang paling dekat pada masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan secara
permanen di desa/kelurahan dalam wilayah kerja Puskesmas, termasuk juga Pustu yang ada di
wilayah Kabupaten Bireuen.
Kabupaten Bireuen sejak pemekarannya tahun 2009 sampai saat ini telah memiliki fasilitas
kesehatan strata pertama berjumlah 20 Puskesmas di 17 Kecamatan, dan 51 Pustu yang
memberikan pelayanan kesehatan strata pertama pada 609 desa/kelurahan, dengan melayani
penduduk yang berjumlah sebesar 453.224 jiwa (BPS Kab.Bireuen, 2017). Dari jumlah Pustu
yang tersedia, jika dibandingkan dengan jumlah desa, yaitu 1 : 12,18 (1 Pustu melayani 12 – 13
Desa).
Berdasarkan perbandingan tersebut, seharusnya pelayanan kesehatan dasar sudah cukup
dilakukan di fasilitas kesehatan setingkat Pustu. Sehingga untuk mewujudkan desa yang sehat bisa
tercapai, dan pada akhirnya bisa membantu Puskesmas untuk menjadikan kecamatan yang sehat
akan lebih mudah.
Namun kenyataannya pemanfaatan Pustu masih sangat rendah. Berbagai hambatan yang
terjadi, diantaranya kurang berfungsinya Pustu sehingga kinerja Pustu menjadi rendah. Selama ini
Pustu yang ada di Kabupaten Bireuen terkesan mati suri, tidak menjalankan aktivitas sebagaimana
mestinya. Pustu saat ini lebih terkesan sebagai rumah dinas saja. Selain itu, masalah kurangnya
SDM Kesehatan dan sebagian besar bangunan rusak sedang sampai rusak berat menjadikan faktor
penguat kurang diminatinya pelayanan kesehatan dasar di Pustu.
Melihat kondisi ini Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen secara bertahap akan melakukan
Revitalisasi Pelayanan Kesehatan Dasar di Pustu. Salah satu landasan penting yang dianggap
memiliki daya ungkit besar untuk meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan pada masyarakat di
desa, yaitu melalui penataan ulang yang dimulai dari revitalisasi Pustu sebagai ujung tombak
pembangunan kesehatan masyarakat di desa.
Renovasi / Revitalisasi ini nantinya juga akan sejalan dengan perbaikan Pustu yang selama
ini terbengkalai. Perbaikan yang akan dilaksanakan akan membuat Pustu mampu untuk
melaksanakan pelayanan kesehatan yang optimal. Pelayanan kesehatan yang dilakukan akan sama
seperti pelayanan Puskesmas pada umumnya. Pustu akan menjadi pilihan utama masyarakat untuk
dimanfaatkan, karena Pustu merupakan satu-satunya pelayanan kesehatan dasar yang terdekat dan
sangat mudah untuk di jangkau oleh masyarakat.
2. Alasan Kegiatan dilaksanakan dan uraian singkat pekerjaan
Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Krueng Meuseugop yang terletak di Kec. Sp. Mamplam yang
ada sekarang di nilai sudah tidak layak lagi digunakan disebabkan kondisi bangunan yang sudah
rusak dan tidak memadai lagi untuk melakukan pelayanan kesehatan yang optimal. pustu tersebut
direncanakan direnovasi dengan menggantikan sebagian atap, memperbaiki loteng, memperbaiki
kamar mandi, pergantian kosen jendela dan pintu, pengecetan dan sebagian pekerjaan.