| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0025951781404000 | Rp 3,542,398,500 | 74.77 | 79.82 | - | |
| 0010004893093000 | Rp 3,884,445,000 | 82.5 | 84.24 | - | |
| 0858799125018000 | - | - | - | - | |
| 0013643309061000 | - | - | - | - | |
PT Kandis Mahardika Konsultan | 08*6**8****17**0 | - | - | - | - |
| 0669612608424000 | - | - | - | - | |
| 0021606967013000 | - | - | - | - | |
| 0316100940013000 | - | - | - | - | |
| 0015725617061000 | - | - | - | - | |
| 0010694743093000 | - | - | - | - | |
| 0025413436013000 | - | - | - | - | |
| 0026236869013000 | - | - | - | - | |
| 0033185869013000 | - | - | - | - | |
| 0722869930013000 | - | - | - | - | |
| 0013943766017000 | - | 57.83 | - | nilai dibawah ambang batas minimal | |
| 0016779563428000 | - | - | - | - | |
| 0722837234013000 | - | - | - | - | |
| 0017972415017000 | - | - | - | - | |
| 0831137294911000 | - | - | - | - | |
PT Frontier Sentratama Indonesia | 00*4**6****43**0 | - | - | - | - |
CV Idea Kreatif Nusantara | 05*3**9****04**0 | - | - | - | - |
| 0013009923093000 | - | - | - | - | |
| 0013456629017000 | - | - | - | - | |
| 0813032372404000 | - | - | - | - | |
| 0015961139015000 | - | - | - | - | |
PT Bina Persada Kinerja (Bpxcellence) | 00*0**6****71**0 | - | - | - | - |
| 0019211119542000 | - | - | - | - | |
| 0018698233058000 | - | - | - | - | |
| 0015673247015000 | - | - | - | - | |
| 0013639422062000 | - | - | - | - | |
| 0015721806016000 | - | - | - | - | |
| 0023140650009000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT
Pengadaan Jasa Konsultan Kegiatan Pengembangan Realisasi Investasi di
Wilayah - Wilayah Tertentu Tahun Anggaran 2025 (PRA- DIPA)
A. Gambaran Umum
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 184 Tahun 2024 dan
Peraturan Presiden Nomor 185 Tahun 2024, Kementerian Investasi dan
Hilirisasi/BKPM merupakan lembaga pemerintah yang berada di bawah dan
bertanggungjawab kepada Presiden, Kementerian Investasi dan
Hilirisasi/BKPM bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang
investasi dan suburusan pemerintahan hilirisasi yang merupakan lingkup
urusan pemerintahan di bidang investasi untuk membantu Presiden dalam
menyelenggarakan pemerintahan negara. Sebagai penghubung utama antara
dunia usaha dan pemerintah, Kementerian Investasi/BKPM diberi mandat
untuk mendorong investasi langsung, baik dari dalam negeri maupun luar
negeri, melalui penciptaan iklim investasi yang kondusif.
Dalam rangka pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%,
dibutuhkan investasi PMA dan PMDN sebesar Rp.13,032,8 Trilyun selama
Tahun 2025- 2029, dengan pertumbuhan rata-rata per tahun sebesar 15,67
per tahun dan penyerapan tenaga kerja selama tahun 2025 – 2029 sebesar
15,67% per tahun.
Untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% per tahun,
pemerintah Indonesia akan fokus menarik investasi di sembilan sektor
prioritas yaitu energi baru terbarukan, industri hilirisasi, ketahanan pangan,
semikonduktor, ekonomi digital dan dan data center, industri manufaktur
berorientasi ekspor, sektor Kesehatan, investasi di ibukota Nusantara, serta
pendidikan dan kejuruan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan realisasi
investasi di wilayah – wilayah tertentu untuk mendorong penguatan struktur
ekonomi suatu wilayah, agar tercapainya realisasi investasi sebesar
Rp.13,032,8 Trilyun selama Tahun 2025- 2029.
A. PENERIMA MANFAAT
Aparatur Pemerintah Daerah;
Pelaku Usaha PMDN dengan skala Kecil, Menengah, dan Besar di daerah;
Pelaku Usaha PMA di daerah; dan
Organisasi dan/atau asosiasi pelaku usaha di daerah.
B. LINGKUP PEKERJAAN
1. Lingkup Wilayah
Maksud dari kegiatan ini adalah untuk mendorong pertumbuhan
ekonomi di wilayah-wilayah tertentu melalui peningkatan realisasi investasi
serta mengharapkan kepatuhan pelaku usaha besar dan UMKM.di Wilayah
yang ditentukan tentative seperti di: Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta,Jambi, NTT, Papua Barat Daya, dan Kep. Bangka Belitung
2. Lingkup Substansi
Tujuan utama kegiatan ini:
Mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan realisasi
investasi di daerah;
Mengupayakan terciptanya multiplier effect dari realisasi
investasi di daerah;
C. MANAJEMEN PELAKSANAAN KEGIATAN
Output dan Outcome / Manfaat kegiatan
5 (lima) Dokumen portofolio pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan
realisasi investasi untuk setiap daerah penerima manfaat; dan Laporan
Kegiatan Pengembangan Realisasi Investasi Di Wilayah-Wilayah Tertentu.
D. PENGADAAN BARANG/JASA
Pengadaan Seleksi Barang/Jasa ini merupakan seleksi PRA DIPA. Sehingga
Calon Penyedia bersedia membuat Surat Pernyataan Tertulis, kesediaan
untuk tidak menuntut ganti rugi, apabila dikemudian hari calon penyedia
ditetapkan menjadi pemenang Lelang, namun DIPA belum disetujui oleh
Kementerian Keuangan yang menyebabkan dibatalkannya Tender/Seleksi.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 3 March 2021 | Fasilitasi Relokasi Dan Diversifikasi Perusahaan Asing Ke Indonesia | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 66,588,505,000 |
| 3 April 2017 | Verifikasi Dan Validasi Data Tahun 2017 | LPSE Pusat Kementerian Sosial | Rp 39,819,674,000 |
| 29 April 2019 | Pekerjaan Verifikasi Dan Validasi Data | Kementerian Sosial | Rp 37,658,800,000 |
| 10 October 2016 | Sertifikasi Kapal Perikanan | Kementerian Kelautan Dan Perikanan | Rp 22,000,000,000 |
| 14 June 2020 | Monitoring Kualitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (Dtks) | Kementerian Sosial | Rp 21,202,000,000 |
| 5 April 2024 | Pengadaan Jasa Konsultan Eksekusi Realisasi Investasi Bagi Perusahaan Penerima Fasilitas Penanaman Modal Tahun Anggaran 2024 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 16,083,623,000 |
| 30 August 2016 | Verifikasi Dan Validasi Data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Tahun 2016 Di Wilayah Pulau Jawa | LPSE Pusat Kementerian Sosial | Rp 15,100,000,000 |
| 5 April 2024 | Pengadaan Jasa Konsultan Kegiatan Satuan Tugas Percepatan Investasi Tahun Anggaran 2024 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 13,256,201,000 |
| 27 July 2017 | Sertifikasi Kapal Perikanan | Kementerian Kelautan Dan Perikanan | Rp 9,108,720,000 |
| 12 November 2021 | Pemeliharaan Alat Non Medik 015/2021 | Kementerian Kesehatan | Rp 6,500,000,000 |