| Administrative Score (SA) | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0011452042121000 | Rp 32,999,888,222 | 95.5 | 96.85 | |
| 0316965870429000 | - | - | - | |
PT Media Telekomunikasi Mandiri | 00*8**4****13**0 | - | - | - |
| 0906674791015000 | - | - | - | |
PT Sokka Global Mandiri | 00*1**6****63**0 | - | - | - |
PT Duta Dirgantara Citra | 0033466434077000 | - | - | - |
| 0018137802043000 | - | - | - | |
| 0010633055051000 | - | - | - | |
| 0026488718411000 | - | - | - | |
PT Cakra Muda Persada | 04*2**5****01**0 | - | - | - |
| 0018282046013000 | - | - | - | |
| 0720556976027000 | - | - | - | |
PT Mukti Lintas Media | 00*0**7****05**0 | - | - | - |
Roy Abadi Sejahtera | 05*8**1****25**0 | - | - | - |
| 0800921264411000 | - | - | - | |
PT Valtekindo Global Intertek | 08*0**5****29**0 | - | - | - |
| 0908421415101000 | - | - | - | |
PT Wijoksono Jaya Sakti | 03*5**6****45**0 | - | - | - |
| 0031175391031000 | - | - | - | |
| 0032552044023000 | - | - | - | |
| 0025665589044000 | - | - | - | |
| 0413300641402000 | - | - | - | |
PT Teknologi Lintas Strategi | 09*4**1****11**0 | - | - | - |
| 0949050397036000 | - | - | - | |
| 0030433981404000 | - | - | - |
SPESIFIKASI TEKNIS
PENGADAAN SISTEM RADAR CUACA DUAL POLAR C-BAND
DAN RENOVASI TOWER RADAR CUACA SURABAYA,
1 PAKET
TAHUN ANGGARAN 2024
BALAI BESAR METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
WILAYAH III DENPASAR
Jl. Raya Tuban, Kuta, Badung, Bali
Page 1 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
PAKET PENGADAAN SISTEM RADAR CUACA DUAL POLAR C-BAND
PENGADAAN DAN RENOVASI TOWER RADAR CUACA SURABAYA, 1 PAKET
PPK BALAI BESAR MKG WILAYAH III
T/PL.01.01/020.a/KBB3/II/2024
ID RUP 44938798
NO DOKUMEN
PERHATIAN!!!
Setelah prosePsrTe-eAnwdaerr,dsMebeeeltuinmg diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia
Barang/Jasa (SPPBJ) Pemenang Tender ataPurec-aAlownaprdelMakeseatinnagkegiatan wajib
mengikuti / Rapat persiapan Penunjukan Penyedia
Barang/Jasa. Adapun tujuan diadakannya adalah untuk
meneguhkParneh-Aawl-haradl yMaenegtimngasih perlu dikonfirmasPirsee-AbwagaaridhMaseieltkinlagrifikasi dan
evaluasi penawaran (sesuai dengan berita acara klarifikasi). Adapun output dari
adalah Berita Acara .
Page 2 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
KERANGKA SPESIFIKASI TEKNIS
Latar belakang
Tujuan
Spesifikasi
Output kegiatan
fungsi/umum
Ruang lingkup
Spesifikasi waktu
Spek teknis
kegiatan
Spek kegiatan jasa
Spek Kinerja
Standar
kemampuan radar
Konfigurasi
Spek Sistem Radar
peralatan
Cuaca
Spek teknis
peralatan
Spek sistem
Spesifikasi barang
pendukung
Spek Software &
Spek tenaga teknis
output
Sistem komunikasi
data
Spesifikasi
Instalasi
Spesifikasi jumlah
pelayanan
Page 3 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
isakifisepS
Latarbelakang
Tujuan
Spesifikasifungsi/umum
Outputkegiatan
Ruanglingkup
Spesifikasiwaktu
Spektekniskegiatan
Spekkegiatanjasa
SpekKinerja
Standarkemampuanradar
Konfigurasiperalatan
SpekSistemRadarCuaca
Spekteknisperalatan
Speksistempendukung
Spektestequipment
Spesifikasibarang
SpekSoftware&output
Spektenagateknis
Sistemkomunikasidata
Instalasi
Insfrastrukturpendukung
Kelistrikan
PekerjaanPersiapan
PekerjaanPerbaikanStruktur
PekerjaanArsitektur
SpekKegiatanJasa
PekerjaanPerbaikanSanitair
PekerjaanPerbaiakanElektrikal
PekerjaanPerbaiaknMekanikal
SpekDismantleRadarCuaca
Persiapan
Struktur
Arsitektur
SpekBarang
Sanitair
SpekKegiatanJasa
Eletrikal
SpekRenovasiTowerGedungRadarCuaca
SpekBarang
Mekanikal
SpekTenagaTeknis
SpesifikasiKegiatanJasa
SpesifikasiPerjalananDinasBiasa
SpesifikasiBarang
SpesifikasiTenagaTeknis
SpesifikasiKegiatanJasa
SpesifikasiKonsultanPerencana
SpesifikasiBarang
SpesifikasiTenagaTeknis
SpesifikasiKegiatanJasa
SpesifikasiKonsultanPengawas
SpesifikasiBarang
SpesifikasiTenagaTeknis
Spesifikasijumlah
Spesifikasipelayanan
SPESIFIKASI Indonesia adalah negara tropis yang memiliki topografi
FUNGSI / UMUM beragam, letak geografis diantara benua Asia-Australia dan
samudera Hindia-Pasifik secara alamiah menyebabkan berbagai
interaksi atmosfer. Dengan meningkatknya pemanasan global,
secara ilmiah telah dibuktikan juga turut memicu terjadinya
peningkatan kejadian cuaca ekstrem. Kondisi ini menjadi sebuah
indikasi agar Indonesia sebagai negara tropis yang telah memiliki
curah hujan tinggi, perlu meningkatkan kemampuan antisipasi
dan mitigasi terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
Peringatan dini terhadap ancaman cuaca ekstrem dapat
disampaikan kepada masyarakat dengan cepat dan akurat jika
didukung dengan peralatan pengamatan yang rapat dan
berkualitas. Radar cuaca adalah alat yang paling efektif dalam
memonitor potensi ancaman cuaca ekstrem dengan
kemampuannya memonitor perkembangan cuaca secara real time.
Keberadaan Radar cuaca di suatu wilayah dapat membantu
mempercepatan pengambilan keputusan untuk peringatan dini
cuaca sehingga dapat cepat disampaikan kepada masyarakat
untuk mengurangi dampak kerugian akibat bencana
hidrometeorologis.
Kegiatan Pembangunan Sistem dan Radar Cuaca dilakukan
guna meningkatkan kualitas data serta memperbaiki lingkungan
sistem radar cuaca sehingga dapat memenuhi UU No. 31 Tahun
2009, tentang MKG pada pasal IX yang terkait dengan sarana dan
prasarana, dimana setiap peralatan pengamat cuaca harus
dipastikan laik operasi.
Pengadaan terpasang Radar Cuaca Badan Meteorologi
Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mempunyai 2 (dua) tujuan,
yaitu:
1. Peningkatan akurasi pelayanan publik
2. Peningkatan akurasi pelayanan penerbangan
Pelayanan publik mencakup informasi keadaan cuaca saat ini
dan kedepan, serta keadaan cuaca ekstrem yang dapat
menimbulkan bencana. Sedangkan untuk pelayanan
landing
penerbangan, meliputi keadaan cuaca di bandara pada saat akan
lepas landas dan/ atau , serta cuaca selama penerbangan
maupun fenomena cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan
kecelakaan pesawat.
Spesifikasi yang disebutkan dalam dokumen ini adalah
spesifikasi yang sesuai standar ketepatan barang/ jasa yang wajib
dipenuhi oleh pengembang sistem radar, ketersediaan fitur, dan
produk yang melebihi spesifikasi sistem akan menjadi nilai tambah
dalam penawaran.
Lingkup pekerjaan meliputi:
1.Dismantle system radar eksisting
2.Renovasi Gedung radar
3.Pembangunan Radar Cuaca Dual Polarisasi C-Band
Magnetron
Sehingga menghasilkan data radar cuaca yang valid dan stabil
Page 4 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
serta terintegrasi dengan sistem pengolahan data radar cuaca
yang ada di BMKG.
Page 5 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
SPESIFIKASI MUTU/ KUALITAS
A. SISTEM RADAR CUACA
1. Antenna System
SPESIFIKASI Mendapatkan data pengamatan/ observasi radar cuaca yang
1.
FUNGSI BARANG berkualitas dan stabil.
SPESIFIKASI Sistem radar harus memiliki kemampuan mengamati fenomena
KINERJA meteorologi dan potensi cuaca di wilayah sekitar lokasi
2.
BARANG pengamatan radar.
Mampu menghasilkan data pengamatan/ observasi radar cuaca
Reflectivity (Z), Spectral Width (W),
yang stabil dan valid. Sistem radar harus mampu menyediakan
Radial Velocity (V), Differential Reflectivity (Zdr), Differential
data dan informasi tentang
Propagation Phase (PhiDP), Spesific Differential Phase (KDP)
Correlation Coefficient (RhoHV)
, dan
dengan resolusi dan akurasi
scanning strategy
maksimum pada semua mode operasional pemindaian
3.
( ).
Sistem radar yang terpasang harus beroperasi di range
4.
frekuensi C-Band (5600 – 5650 MHz).
Pengukuran parameter cuaca dan analisanya (arah &
kecepatan angin hujan, termasuk profil angin terhadap
5.
ketinggian) beserta tampilannya.
Pengukuran parameter cuaca dan analisanya serta warning
6.
potensi cuaca buruk di sekitar bandara.
Sistem radar mampu melakukan azimuth scan, elevasi scan,
rapid scan dan lebih diutamakan mampu melakukan sectoral
scan.
SYSTEM
SPESIFIKASI
TEKNIS BARANG Mode Doppler, Dual-Polarization C-Band
Data Output UZ (hv), Z(hv), V, W, Dual-Polarization
(Zdr, RhoHV, PhiDP, KDP, LDR)
µs
Operating Frequency ≥ 5200 up to ≤ 5800 MHz (C-Band)
Pulse Width ≤ 0.5 up to ≥ 2.0
Pulse Repetition ≤ 250 up to ≥ 2400 Hz, minimal 2
Frequency (PRF) (dual) PRF, user selectable
Operational 120 Km / 240 Km
Range/Technical Range
Maximum Velocity ≥ 64 m/s
Page 6 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
TRANSMITTER
Transmitter Type Magnetron
Peak Power ≥250 kW single channel
Page 7 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
RECEIVER
Type Super Hetero-dyne, Dual Down
Conversion with Image Reject Mixing
Noise Figure ≤ 2 dB
built-in
Sensitivity ≤ -114 dBm
Component and Reciever harus dengan
noise image frequency
Technology menggunakan teknologi terbaru,
rejection adjustable
dilengkapi , dan
yang disesuaikan
kondisi lingkungan operasional radar.
REFLECTOR
Type Parabolic, Prime-focus Reflector
Diameter ≥ 4.2 m
Minimum Gain ≥ 44 dB
0
Beam Width ≤1.0
Polarization Horizontal dan Vertikal
0 0
Angel Span Azimuth: 0 – 360
0 0
Elevasi: ≤ -2 up to ≥ 90
Feed-horn Type Rectangular/ circular corrugated Horn
Maximum Scanning ≥ 6 rpm
PEDESTAL
Angular Positioning
≤ 0.1˚
Accuracy
Motor Pedestal Long Life
Safety Devices Pedestal Safe Switch on Pedestal and Servo
Control Panel, Access Door Interlock,
Emergency Stop
RADOME
minimal
Type Sandwich, Fiberglass with foam Core,
Quasi Radom Panel Cut
Size 5.5 – 6.7 m
Transmission Losses- ≤ 0.5 dB
transmiter receiver
one-way, Dry surface
cover
1. Unit dan berada dalam sistem kabinet
dengan standar industri yang dilengkapi rak guna
meminimalisir potensi radiasi dari sistem transmisi radar
cuaca sebagai kelengkapan standar keselamatan dan
antenna mounting
keamanan operator. Atau transmitter dan receiver terpasang
pada antenna ( ).
radome
2. Sistem peralatan dan antena harus tahan terhadap kondisi
cuaca di Indonesia dan menggunakan pelindung yang
sesuai dengan frekuensi kerja radar tanpa merubah
performansi radar.
Page 8 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
3. Sistem radar cuaca yang ditawarkan harus menggunakan
Waveguide bukan menggunakan kabel coaxial atau kabel
Obstacle Lamp
lainnya.
4. Sistem radar harus disertai dengan ,
menggunakan lampu berwarna merah dengan intensitas
sedang (<1600 cd) serta menyala berkedip dalam rentang
waktu tertentu. (SNI 03-7051-2004)
2. Signal Processing dan Control System
raw control
SPESIFIKASI Sebagai perangkat pengolah data radar dan pengatur ( )
1. computer signal processing
FUNGSI BARANG Sistem Radar.
signal
SPESIFIKASI Sistem harus mampu mengolah dan
filtering
KINERJA menyimpan data pengamatan radar cuaca ≥4000 bins,
smart
BARANG dengan kemampuan yang mampu membuang sinyal
filtering.
gangguan tanpa menghilangkan informasi dengan teknik
signal
processing filtering
2. Terkait gangguan interferensi di C-Band, maka
echo
harus memiliki algoritma khusus untuk
echo
interferensi guna memaksimalkan pengamatan radar
cuaca, sehingga interferensi dapat dihilangkan dan
menghasilkan kualitas data pengamatan yang lebih akurat.
3. Sistem radar yang ditawarkan memiliki kemampuan
memberikan alert dan warning apabila terjadi akumulasi curah
hujan tertentu dalam durasi tertentu dan/ atau kecepatan
auto scan change mode
angin tertentu yang dapat diatur oleh pengguna. Sistem
severe weather
dilengkapi dengan dari mode
trigger
pengamatan normal ke mode pengamatan saat
yang dimasukkan pengguna sesuai potensi cuaca
ekstrem di wilayah pengamatan terpenuhi, serta mampu
kembali ke mode pengamatan normal saat potensi cuaca buruk
mereda.
4. Radar cuaca harus mampu bekerja untuk memenuhi
kebutuhan beroperasinya suatu sistem radar untuk keperluan
penyajian informasi cuaca secara efisien dan fleksibel yang
meliputi:
rawdata
a. Akuisisi data, prosesing dan diseminasi hasil pengamatan
Alert and auto correction scanning strategy
radar dan produk.
b. saat konfigurasi
pada parameter input yang tidak sesuai dengan batasan
dan spesifikasi teknis sistem.
5. Sistem radar cuaca yang dipasang, minimal mempunyai fitur-
wajib
fitur produk sebagai berikut:
Plan Position Indicator
Note: Produk nomor 1 – 25 tersedia.
1) PPI –
Produk PPI merupakan produk yang paling cepat
dihasilkan karena hanya berisi data dari satu elevasi.
Produk PPI dapat dikembangkan menjadi produk Multi
PPI.
Page 9 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
2) Range Height Indicator
RHI –
scanning vertical azimuth
Produk RHI merupakan produk yang dihasilkan dengan
melakukan pada tertentu
3) Constant Altitude Plan Posistion
(ditentukan oleh pengguna).
Indicator
CAPPI & Pseudo-CAPPI-
Produk CAPPI merupakan produk berisi data pada lapisan
ketinggian tertentu yang ditentukan pengguna. Ketinggian
yang dinyatakan dalam produk ini merupakan ketinggian
di atas permukaan laut. Produk CAPPI dapat dilengkapi
Flight Level
dengan Multi CAPPI, yang berisi beberapa data lapisan
ketinggian tertentu dalam satu produk. CAPPI
Flight Level
merupakan produk turunan dimana pengguna
memberikan input ketinggian sesuai , yaitu
4) Maximum Reflectivity
dalam hFt.
Maximum Reflectivity
Produk
Produk merupakan produk radar
scan volume
yang menggambarkan nilai reflektifitas maksimum antara
dua ketinggian untuk setiap sel dari . Dengan
echo
kata lain, produk ini mampu menunjukkan reflektivitas
maksimum ( ) dari setiap pixel antara ketinggian yang
dipilih, termasuk profil Timur-Barat dan Utara-Selatan
Flight Level.
pada panel di samping atas dan kanan. Produk termasuk
5) Vertical Cut ( Cross Section
MAX
Produk VCUT) atau
Start Stop
Merupakan produk radar yang menampilkan sebuah irisan
mouse
tegak lurus dari suatu polar volume set. Titik dan
dapat dipilih dengan menggunakan tetikus ( ) secara
interaktif. Produk VCUT harus memungkinkan pengguna
melihat struktur tegas lurus pada lokasi yang sama pada
6) Echo Height
waktu yang berbeda.
Produk
Merupakan produk radar yang dapat menunjukkan
user defined
misalnya ketinggian paling atas dimana pengukuran nilai
Echo Height
lebih besar dari suatu ambang batas . Produk
turunan :
Echo Topp
Echo Base
Layer Thickness
max
Height of Z
low
7) Produk BASE atau sejenisnya
elevasi
Produk Base dapat menghasilkan nilai reflektifitas di
yang berguna untuk penentuan jumlah intensitas
presipitasi di permukaan.
8) Produk Angin Horisontal atau sejenisnya
Merupakan produk radar yang menunjukkan arah angin
horizontal pada proyeksi image bagian atas yang lain
sebagai perlapisan dinamis.
Page 10 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
9) Produk Angin UWT atau sejenisnya
Merupakan produk radar yang menunjukkan arah angin
overlay
horizontal pada setiap proyeksi image bagian atas sebagai
Velocity Azimuth Display
yang dinamis.
azimuth
10) Produk (VAD) atau sejenisnya
Menampilkan kecepatan radial terhadap sudut
untuk ketinggian tetap dan jarak kemiringan tetap.
11) Produk Intensitas Curah Hujan Permukaan atau
sejenisnya
Merupakan produk hidrologi yang menghasilkan image
intensitas curah hujan pada lapisan permukaan yang
dipilih oleh pengguna dengan ketinggian tetap di atas
permukaan tanah. Lapisan ini mengikuti rentangan tanah
yang ada. SRI digunakan sebagai input bagi hampir semua
produk hidrologi yang lain.
12) Produk Akumulasi Curah Hujan atau sejenisnya
Merupakan produk hidrologi yang mengakumulasi tingkat
curah hujan pada produk SRI yang berurutan. Akumulasi
dengan waktu dilakukan untuk interval waktu yang dapat
dikonfigurasikan pengguna (1 jam, 3 jam, 6 jam, 12 jam,
24 jam, 48 jam). Jumlah curah hujan untuk interval waktu
itu diberikan dalam unit.
13) Produk Intensitas Curah Hujan per Titik
import
Merupakan produk radar cuaca yang dapat digunakan
untuk meng- data curah hujan eksternal yang
berasal dari penakar hujan. Apabila pengguna memiliki
data lokasi penakar curah hujan permukaan di area
pengamatan radar, maka akumulasi curah hujan di lokasi
tersebut dapat dihitung. Pengguna dapat menambahkan
maupun mengurangi lokasi titik penakar hujan.
14) Produk Grafik Intensitas Curah Hujan
time series
Produk grafik intensitas curah hujan merupakan produk
yang menyediakan data intensitas hujan untuk
lokasi yang diinginkan oleh pengguna. Sebagai tambahan,
jumlah total curah hujan untuk lokasi tersebut
intensitas curah hujan
ditampilkan pada jendela alat bantu informasi. Hal ini
permukaan
didasarkan pada jumlah data
yang terkumpul pada interval waktu yang
15) Horisontal Shear
terkonfigurasi (per jam).
wind shear
Produk
Merupakan produk yang dihitung dan
dikombinasikan dari perubahan kecepatan angin pada
arah Utara-Selatan dan Timur-Barat pada satu lapisan
16) Vertical Shear
pada ketinggian tetap di atas rata-rata tinggi muka laut.
wind shear
Produk
Merupakan produk yang didapat dari nilai
shear
kecepatan dihitung untuk dua lapisan Cartesian. Nilai
ditetapkan sebagai perbedaan kecepatan absolut
Page 11 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
bin
Vertical Integrated Liquid
diantara Cartesian berdampingan dari dua lapisan.
(
17) Produk Kandungan Uap Air -
VIL) atau sejenisnya
Merupakan produk hidrologi untuk memberikan prakiraan
kandungan air yang cepat pada tempat/ lapisan atmosfer
yang diinginkan pengguna untuk mengindikasikan potensi
curah hujan pada contohnya badai yang sangat besar.
18) Produk Analisis Struktur Badai
Merupakan salah satu produk pendeteksi fenomena
scan
kejadian cuaca ekstrem. Produk ini menganalisa data Z, V,
W pada pembacaan ( ) yang sama. Struktur pada
masing-masing badai yang signifikan telah ditentukan.
Bentuk dari badai tersaji dan karakteristik dari badai
terdaftar pada jendela alat bantu.
19) Produk Profil Volume Vertikal - VVP – Volume Vertical
Profile atau sejenisnya
Merupakan produk radar berupa simbol arah angin yang
menampilkan kecepatan dan arah angin mendatar dari
kolom vertikal di atas lokasi radar pada sumbu waktu.
20) Produk Profil Reflektifitas Vertikal
Merupakan produk radar yang menampilkan profil
reflektifitas pada sebuah kolom vertikal di atas radar site.
Strom Track
Produk ini juga mampu menampilkan gradient reflektifitas.
tracking
21) Produk atau sejenisnya
Produk merupakan produk radar yang dapat
melacak beberapa fenomena diantaranya melacak dan
memprakirakan pergerakan inti sel badai, prakiraan
lokasi curah hujan, dan prakiran petir.
22) Produk Indikasi Cuaca Buruk
Merupakan produk radar yang digunakan untuk
menganalisa data volume radar dalam mendeteksi:
Mesocyclones
Wilayah badai/pusat
Divergence/convergence
Microburst
Bentukan yang teridentifikasi akan disajikan dengan
simbol. Karakteristik bentukan-bentukan tersebut
cross section
terdapat pada jendela alat bantu.
rotations
3D atau sejenisnya
23) Echo Tracking
3D atau sejenisnya
Produk Klasifikasi dan
hail
Produk berfungsi untuk mendeteksi jenis partikel, seperti;
debu vulkanik, asap, dan sejenisnya. Kemudian
tracking cell
setelah informasi tersebut diperoleh, selanjutnya
scan
digunakan untuk melakukan / partikel,
cell
melacak gambar yang mengandung kontur sel dari
echo
terakhir, dan perkiraan gambar jejak / partikel.
Produk klasifikasi merupakan produk radar yang
Page 12 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
echo meteorological
echo non-meteorological echo
dapat mengklasifikasikan menjadi
echo
dan . Produk ini akan
memudahkan pengguna untuk mengidentifikasi
yang berisi informasi cuaca.
24) Produk Kecepatan Relatif Badai atau sejenisnya
Merupakan produk radar yang digunakan untuk
menunjukkan nilai kecepatan radial lokal relatif terhadap
badai yang bergerak. Algoritma produk ini dapat
volume data
diterapkan pada data kecepatan radial multi-elevasi pada
Warning Alert
setiap .
25) Produk atau atau Peringatan
Produk ini merupakan produk yang diaplikasikan
menggunakan beberapa jenis produk sebagai masukan
fill factor
yang simultan. Produk ini memerlukan masukan berupa
warning
nilai ambang batas, , dan diameter minimum
sebuah area berdasarkan fenomena yang
disesuaikan dengan kondisi local site radar, berdasarkan
Layer Mean
potensi angin kencang dan hujan.
Reflectivity
26) Produk Lapisan Reflektivitas Rata-rata -
atau sejenisnya
Merupakan produk radar yang menunjukkan estimasi
reflektifitas rata-rata di lapisan atmosfer yang ditentukan
pengguna. Nilai reflektifitas rata-rata pada lapisan
ketinggian yang dipilih pengguna akan ditransformasi
kembali ke nilai dBz yang akan ditampilkan pada produk
berupa tampilan tampak atas.
27) Produk Lapisan Turbulensi
(spectral-
Produk ini sangat berguna untuk mendeteksi turbulensi
width)
diantara dua lapisan menggunakan data W
turbulence
. Hal tersebut dapat digunakan untuk
mengobservasi , sebagai contoh ketinggian pada
Overlay Radar Moment
penerbangan.
28) Produk atau sejenisnya
Merupakan produk radar yang dapat menampilkan ketiga
momen radar Doppler (Z, V, dan W) untuk dianalisa secara
simultan dalam satu tampilan. Data Z, V dan W yang
overlay
ditampilkan merupakan data pada waktu scanning yang
sama. Tampilan disajikan dalam bentuk yang
bersifat dinamis.
Flight Level, warning Aerodrome Aproach
29)Produk-produk radar yang mampu memberikan informasi
Position runway
dan di area dan
pada berdasarkan data lokasi bandara/
ICAO yang dapat dimodifikasi oleh user.
30)Produk - produk yang menggambarkan informasi
akumulasi curah hujan di daerah tangkapan air atau
basin.
Page 13 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
DATA DUAL-POLARIZATION
pre and post processing
generate moment data dual-
Dilengkapi dengan fitur yang aktif dan
polarisasi
berfungsi yang di- berdasarkan
Uncorrected Reflectivity (Uz)
, yaitu:
Reflectivity (HZ, VZ)
Radial Velocity (HV, VV)
Spectral Width (HW, VW)
Differential Reflectivity (Zdr)
Differential Propagation Phase (Phidp)
Specific Differential Phase (Kdp)
Correlation Coefficient (Rhohv)
DIGITAL RECEIVER/SIGNAL PROCESSOR
SPESIFIKASI
TEKNIS BARANG Type 16 Bit, Modular, Multi-chanel Digital
Receiver, Signal Processor
Intermediate Frequency
60 MHz
(IF)
Number of Processed
≥ 4000
Range Bins
Minimum processing
≤ 25 meter
Resolution
Processing Mode PPP (Pulse Pair Processing),
DFT (Discrete Fourier Transform)/
FFT (Fast Fourier Transform), Second
Trip Recovery and Filtering
Clutter Filters Advance noise / clutter reduction and
Interference filtering dengan berbagai
level kekuatan filter (misal: 1-10).
3. Server Workstation (Local)
Full radar control function
product scheduling function
SPESIFIKASI 1. , yaitu pengendali seluruh fungsi radar
Unit Server Workstation
FUNGSI BARANG Doppler dual-polarisasi dan .
display
2. merupakan satu kesatuan sistem
raw
yang memiliki fungsi mengolah, menyimpan,
menampilkan data dan atau produk radar cuaca antara
manual regenerate product
lain:
Manual saving convert
Auto dan .
standard data exchange
dan baik data maupun produk radar
dalam ODIM FORMAT.
Menampilkan citra radar baik data maupun produk dalam
online (realtime)
format 2 dan 3 dimensi.
offline
Semua proses dapat dilakukan secara
maupun .
raw
SPESIFIKASI 1. Mampu melakukan pengolahan, penyimpanan, menampilkan
KINERJA data dan produk radar cuaca sesuai dengan kecepatan yang
BARANG dibutuhkan.
Page 14 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Display volumetric rawdata
2. Dapat menjalankan aplikasi radar cuaca secara optimal.
3. dan analisis 3 dimensi (3D) dari
yang mampu menggambarkan data setiap elevasi dalam satu
Time lapse animation saving image
tampilan display.
5. customized geographical display maps
4. (display dan ).
Mampu melakukan
dilengkapi dengan nama-nama lokasi.
6. Rawdata harus dalam format umum, tidak terenkripsi, dapat
diolah di semua versi aplikasi radar yang ditawarkan, dan dapat
dikonversi ke dalam format lain.
7. Semua Produk dapat disimpan dengan nama spesifik sesuai
Alert display
dengan parameter yang dimasukkan oleh pengguna.
8. pada produk untuk potensi cuaca buruk yang
parameternya dapat disesuaikan/dirubah oleh operator
berdasarkan potensi cuaca buruk di setiap site.
9. Mengirim dan menampilkan informasi kondisi sistem di dalam
display secara fleksibel berbasis grafis.
10.Sistem peralatan radar cuaca beroperasi sesuai dengan
spesifikasi fungsi operasional dan spesifikasi teknis yang
port
disesuaikan dengan standar operasional WMO-CIMO 2014, dan
menyediakan komunikasi yang siap diintegrasikan dengan
peralatan observasi lainnya seperti AWOS, AWS, ARG, LD dan
LLWAS dalam meningkatkan standar pelayanan keselamatan
baik masyarakat pada umumnya maupun keselamatan
informasi bandara pada khususnya.
11.Sistem konversi data dan produk ke dalam format standar
Converter
HDF5, NETCDF, KML, UF, dan BUFR Format sesuai dengan
online offline mode converter rawdata
ODIM Format. harus dapat dilakukan baik pada
Library
maupun dengan dan
produk. Dengan menyertakan dan dokumentasi
algoritma dari masing-masing format secara detail.
No. CONVERSIONS FORMAT VOLUME PRODUK
Y Y
1 HDF5 Y Y
2
NETCDF & NETCDF-4
Y Y
(Cartesian)
Y Y
3
Universal Format (UF)
Y Y
4
KML/KMZ
Y Y
5
Comma-Separated (CSV)
Y Y
6
BUFR Opera 2 +
7 XML - Y
8
Graphics Format (PNG, JPG,
Y Y
GIF, TIF, SHP, etc)
9 ASCII Y -
10
Export/Import From Previous
Version
Page 15 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
post prosesing correction
Pre and post prosesing correction)
12. Mampu menerapkan dan fitur QC data.
Fitur QC data ( berfungsi
untuk menjaga kualitas data yang dihasilkan sehingga
a. Clutter Map Filtering
diperlukan fitur – fitur berikut:
b. Occultation Correction
c. Z-Rainfall attenuation
d. Attenuation Correction
e. Sea Clutter Detection
f. Bright Band Correction
g. Interference filtering
h. Standart dual polarization QC
14. Tersedianya dua type rawdata, yaitu sebelum dan setelah
13. Rawdata dan product archiving and retrieval.
diterapkan proses filtering.
15. Fasilitas untuk diagnostik dan maintenance (sistem pakar)
serta sistem back-up untuk konfigurasi dan aplikasi radar
cuaca, baik aplikasi sistem radar maupun aplikasi meteorologi.
redundant system
SPESIFIKASI 1. Server radar cuaca terdiri dari 2 (dua) buah PC server yang
Automatic Failover Controller
TEKNIS BARANG bersifat dan harus menyediakan fasilitas
saat server utama mengalami
kerusakan. Hal ini diperlukan untuk menjamin operasional
sistem radar dalam menunjang akurasi layanan peringatan
Display radar data color
dini.
software
2. 64 bit, 2D dan 3D.
3. Harus menggunakan sistem operasi dan aplikasi yang
umum atau standar untuk keperluan pengolahan data/
software
informasi cuaca.
4. Konfigurasi atau arsitektur harus dapat
dikembangkan secara modular sehingga akan mudah bila
hardware obsolete
suatu saat ada perubahan pada kebutuhan operasional, atau
software
karena mengalami pergantian atau .
maintenance
5. Harus menggunakan perangkat-perangkat sistem
yang terbuka untuk memudahkan dan inter-
Software
operasi antar komputer.
6. yang digunakan harus berlisensi dengan masa pakai
upgrade update
tidak terbatas dengan jaminan kemudahan untuk melakukan
software
dan sesuai dengan kebutuhan dan
Update software
perkembangan yang dikembangkan oleh vendor.
bugs software upgrade
7. versi sebagai penyempurnaan fitur dan
radar
perbaikan akibat wajib dilakukan dan
controller/ radar control processor, radar digital receiver
aplikasi perangkat lunak pada sistem radar seperti
radar signal processor free tanpa biaya tambahan
dan
bersifat , .
Page 16 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
selama masa garansi
8. Jika ditemukan produk-produk dan fitur
pgrade update software
pada aplikasi tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sistem
dan pada server dan client
radar yang dibutuhkan, maka u dan
produk dilakukan tanpa biaya
upgrade hardware server
tambahan.
workstation, license untuk software
9. Saat atau penggantian pada
tidak dikenai biaya yang
lay unit, log
melekat.
alarm system ystem back-up, safety emergency
10. Unit kontrol juga harus dilengkapi dengan disp
tools
dan s serta /
.
11. Inter-koneksi/ komunikasi dan protokol standar TCP/ IP untuk
keperluan komunikasi remote dan internal.
12. Back-up tools baik software maupun konfigurasi sistem.
13. Meliputi perangkat keras, seperti server, monitor, mouse,
keyboard, memory dan driver-nya, printer, serta piranti lunak
yang meliputi sistem operasi dan program aplikasi untuk fungsi
Dengan spesifikasi minimal
radar cuaca dan pengoperasian radar, external storage (NAS)
sebagai berikut:
untuk penyimpanan data.
Minimal Intel® Xeon® Gold 6430
Workstation / HPC Processor
64 GB DDR5-4800 DIMM ECC Registered
RAM
Memory
Hard drive Minimal SSD 4 Tb dan 8 TB SATA
Merk sejenis dengan PC Workstation,
Display monitor Minimum 2 X 24-inch LCD/TFT colour
monitor (1280 x 1024).
GPU Minimal NVIDIA® RTX™ A6000
Keyboard
Multimedia keyboard dengan merk yang
Pointing device sama dengan workstation.
2-button mouse dengan merk yang sama
dengan workstation.
I / O ports Network
USB 3.1, USB 2.0, SATA, Serial, 2xRJ45
, PS2, Audio Line out, Audio Line
Operating sistem in.
Can operate application program basic on
LINUX/UNIX and/ or Windows.
Application
Use for information usage meteorology
software
basic and control monitoring on LINUX/
UNIX and/ or Windows.
Page 17 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
External Minimum NAS 16 TB External Storage
Data included (Intel Core i5, 8x3,5-inch, 16
Storage Gb memory (2x8 Gb), 2xPCIe Slot,
2xGigabit Ethernet Port (RJ45),USB 3.0,
Tower).
4. Client Workstation (Remote)
Unit Remote Client display
raw
SPESIFIKASI merupakan satu kesatuan sistem yang
FUNGSI BARANG memiliki fungsi mengolah, menyimpan, menampilkan data dan atau
manual regenerate product
produk radar cuaca antara lain:
Manual saving convert
Auto dan .
standard data exchange
dan baik data maupun produk radar
dalam ODIM FORMAT.
Menampilkan citra radar baik data maupun produk dalam
online (realtime)
format 2 dan 3 dimensi.
offline
Semua proses dapat dilakukan secara
Maupun .
raw
SPESIFIKASI 1. Mampu melakukan pengolahan, penyimpanan, menampilkan
KINERJA data dan produk radar cuaca sesuai dengan kecepatan yang
BARANG dibutuhkan.
Display volumetric rawdata
2. Dapat menjalankan aplikasi radar cuaca secara optimal.
3. dan analisis 3 dimensi (3D) dari
yang mampu menggambarkan data setiap elevasi dalam satu
Time lapse animation saving image
tampilan display.
5. customized geographical display maps
4. (display dan ).
Mampu melakukan
dilengkapi dengan nama-nama lokasi.
6. Rawdata harus dalam format umum, tidak terenkripsi, dapat
diolah di semua versi aplikasi radar yang ditawarkan, dan dapat
dikonversi ke dalam format lain.
7. Semua Produk dapat disimpan dengan nama spesifik sesuai
Alert display
dengan parameter yang dimasukkan oleh pengguna.
8. pada produk untuk potensi cuaca buruk yang
parameternya dapat disesuaikan/dirubah oleh operator
berdasarkan potensi cuaca buruk di setiap site.
9. Mengirim dan menampilkan informasi kondisi sistem di dalam
display secara fleksibel berbasis grafis.
10.Sistem peralatan radar cuaca beroperasi sesuai dengan
spesifikasi fungsi operasional dan spesifikasi teknis yang
port
disesuaikan dengan standar operasional WMO-CIMO 2014, dan
menyediakan komunikasi yang siap diintegrasikan dengan
peralatan observasi lainnya seperti AWOS, AWS, ARG, LD dan
LLWAS dalam meningkatkan standar pelayanan keselamatan
baik masyarakat pada umumnya maupun keselamatan
informasi bandara pada khususnya.
11.Sistem konversi data dan produk ke dalam format standar
Converter
HDF5, NETCDF, KML, UF, dan BUFR Format sesuai dengan
online offline mode converter rawdata
ODIM Format. harus dapat dilakukan baik pada
maupun dengan dan
Page 18 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Library
produk. Dengan menyertakan dan dokumentasi
algoritma dari masing-masing format secara detail.
No. CONVERSIONS FORMAT VOLUME PRODUK
Y Y
1
HDF5
Y Y
2
NETCDF & NETCDF-4
Y Y
(Cartesian)
3
Universal Format (UF) Y Y
4
KML/KMZ Y Y
5
Comma-Separated (CSV) Y Y
6
BUFR Opera 2 + Y Y
7
XML
- Y
8
Graphics Format (PNG, JPG,
Y Y
GIF, TIF, SHP, etc)
9
ASCII
Y -
10
Export/Import From Previous
Version
post prosesing correction
Pre and post prosesing correction)
12. Mampu mercaptan dan fitur QC data.
Fitur QC data ( berfungsi
untuk menjaga kualitas data yang dihasilkan sehingga
a. Clutter Map Filtering
diperlukan fitur – fitur berikut:
b. Occultation Correction
c. Z-Rainfall attenuation
d. Attenuation Correction
e. Sea Clutter Detection
f. Bright Band Correction
g. Interference filtering
h. Standart Dual Polarization QC
13. Rawdata dan product archiving and retrieval.
14. Tersedianya dua type rawdata, yaitu sebelum dan setelah
diterapkan proses filtering.
15. Fasilitas untuk diagnostik dan maintenance (sistem pakar) serta
sistem back-up untuk konfigurasi dan aplikasi radar cuaca, baik
aplikasi sistem radar maupun aplikasi meteorologi.
16. Lokasi client: 1. BMKG Pusat, 2. Forecaster 3. Observer 4. Site
Radar.
Page 19 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Unit Remote Client client
workstation client workstation
SPESIFIKASI 1. dapat terdiri dari beberapa PC
TEKNIS BARANG terpisah atau terdiri dari satu
sesuai dengan desain sistem yang ada di masing-masing sistem
Display radar data color
radar.
software
2. 64 bit, 2D dan 3D.
maintenance
3. Harus menggunakan perangkat-perangkat sistem
yang terbuka untuk memudahkan dan inter-
Software
operasi antar komputer.
4. yang digunakan harus berlisensi dengan masa pakai
upgrade update
tidak terbatas dengan jaminan kemudahan untuk melakukan
software
dan sesuai dengan kebutuhan dan
Update software
perkembangan yang dikembangkan oleh vendor.
bugs software upgrade
5. versi sebagai penyempurnaan fitur dan
radar
perbaikan akibat wajib dilakukan dan
controller/ radar control processor, radar digital receiver
aplikasi perangkat lunak pada sistem radar seperti
radar signal processor free tanpa biaya tambahan
dan
selama masa garansi
bersifat , .
6. Jika ditemukan produk-produk dan fitur
pgrade update software
pada aplikasi tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sistem
dan pada server dan client
radar yang dibutuhkan, maka u dan
produk dilakukan tanpa biaya
upgrade hardware client
tambahan.
workstation, license untuk software
7. Saat atau penggantian pada
tidak dikenai biaya yang
melekat.
8. Inter-koneksi/ komunikasi dan protokol standar TCP/ IP untuk
keperluan komunikasi remote dan internal.
9. Back-up tools baik software maupun konfigurasi sistem.
10. Meliputi perangkat keras, seperti server, monitor, mouse,
keyboard, memory dan driver-nya, printer, serta piranti lunak
Dengan spesifikasi
yang meliputi sistem operasi dan program aplikasi untuk fungsi
minimal sebagai berikut:
radar cuaca dan pengoperasian radar.
Minimal Intel® Xeon® Gold
Workstation / HPC 6430 Processor
64 GB DDR5-4800 DIMM ECC
RAM
Registered Memory
Hard drive Minimal SSD 4 Tb dan 8 TB
SATA
Display monitor
Merk sejenis dengan PC
Workstation, Minimum 2 X
24-inch LCD/TFT colour
GPU Minimal NVIDIA® RTX™
monitor (1280 x 1024).
A6000
Keyboard
Multimedia keyboard dengan
merk yang
Pointing device
sama dengan PC workstation.
2-button mouse dengan merk
Page 20 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
yang sama
dengan PC workstation.
I / O ports
USB 3.1, USB 2.0, SATA,
Network
Serial, 2xRJ45
, PS2, Audio Line out,
Operating sistem
Audio Linein.
Can operate aplication
program basic on
LINUX/UNIX and/ or
Windows.
Application software
Use for information usage
meteorology basic and control
monitoring on LINUX/
External Data Storage Minimum NAS 16 TB External
UNIX and/ or Windows.
Storage included (Intel Core
i5, 8x3,5-inch, 16 Gb memory
(2x8 Gb), 2xPCIe Slot,
2xGigabit Ethernet Port
(RJ45),USB 3.0, Tower).
5. Network dan Communication (Local)
raw site
site (client).
SPESIFIKASI Mengirimkan data dan produk radar dari ke Kantor Pusat
FUNGSI BARANG BMKG dan ke UPT
1. Komunikasi Radar Site
SPESIFIKASI
client
KINERJA BARANG Merupakan sistem komunikasi data antara tower/ radar
site dengan radar di ruang operasional (forecaster dan
realtime
observer). Topologi yang dibangun harus mampu menyediakan
kualitas layanan komunikasi sehingga dapat
menunjang operasional MEWS dengan menjamin update data
Network
radar secara berkesinambungan.
wireless Multiprotocol Label Switch
yang dibangun dapat menggunakan teknologi
dedicated line
atau komunikasi internet
client workstation
( ) dengan mengedepankan jaminan ketersediaan
realtime
data bagi di ruang operasional secara
wireless
. Dalam membangun sistem komunikasi berbasis
maka pemasangan perangkat harus dilakukan dengan
terencana dan teruji.
Desain topologi dan teknologi komunikasi yang
dipergunakan disesuaikan dengan kondisi topografi yang ada
di setiap site dengan mengedepankan efisiensi dan reliabilitas
jaringan komunikasi data yang didesain. Desain komunikasi
data radar terlebih dahulu dikonsultasikan kepada Tim BMKG
Pusat untuk dikaji kelayakan implementasinya.
2. Komunikasi Data Terpusat
a) Mensentralisasi data radar ke Kantor Pusat BMKG di
realtime
Jakarta. Data radar dari lokasi radar (site) tersebut
Multiprotocol Label
dikirimkan ke Kantor Pusat BMKG secara
menggunakan komunikasi internet
Page 21 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Switch dedicated
( ).
rawdata
b) Sistem yang terbangun harus mengirimkan basis radar
data ( dan produk) dari site radar. Data tersebut
client workstation
dari site radar dikirim melalui sistem komunikasi yang
tersedia agar dapat diterima di radar
cuaca di Kantor Pusat BMKG.
c) Data radar pada setiap site diakuisisi dari sistem radar,
network switch
kemudian diproses melalui sistem file transfer yang ada dan
dikirim melalui dan TCP/ IP protokol ke
sistem transmisi MPLS/ VSAT ke Sub Bidang Pengelolaan
dedicated
Citra Radar Cuaca di Kantor Pusat BMKG.
SPESIFIKASI Jaringan komunikasi dcelniegnatn bandwidth d(1ed:1ic)amteidnimal
TEKNIS BARANG
15 mbps untuk koneksi dari Site ke Kantor PusatfBibMerKGo,psteicdangkan
untuk Site ke UPT ( ) dengan bandwidth (1:1)
minimal sebesar 10 mbps. Apabila jaringan belum
tersedia di lokasi, maka jaringan komunikasi disesuaikan dengan
jaringan yang ada. Jaringan komunikasi tersebut harus dipastikan
berjalan dengan lancar dan data radar dapat diterima serta
dimanfaatkan di ruang operasional (client) untuk mendukung
kinerja forecaster UPT, kinerja observer dan Kantor Pusat BMKG di
Jakarta.
Page 22 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
6 Test Equipment
6.1. Signal Generator For C-Band
SPESIFIKASI FUNGSI Menghasilkan signal atau gelombang baik gelombang sinus, persegi
BARANG ataupun segitiga yang mana frekuensi dan amplitudonya dapat
diubah-ubah.
SPESIFIKASI 1. Menghasilkan signal atau gelombang baik gelombang sinus,
KINERJA BARANG persegi ataupun segitiga yang mana frekuensi dan amplitudonya
dapat diubah-ubah yang sesuai dengan keperluan radar C-band
dengan hasil yang akurat.
2. Memiliki kesesuaian/ kompatibel dengan sistem radar cuaca
dan digunakan saat SAT.
SPESIFIKASI TEKNIS Signal Generator For C-Band harus memenuhi spesifikasi sebagai
a.
BARANG berikut :
b.
Frequency Range (kHz) at 8 kHz - 6 GHz
Maximum Specified Output Power (PEP) 10 MHz < f ≤ 6 GHz at
c.
-127 dBm to +18 dBm
d.
Modulation Types (generator) AM, CW, FM, Other, PM
e.
Rise/fall time at 10% to 90% of RF amplitude, f > 80 MHz
f.
On/off ratio ≥80 dB
g.
Minimum pulse width at 50%/50% of RF amplitude,
6.2. Spectrum Analyzer
Transition type: fast ≤20 ns
SPESIFIKASI Mengukur kekuatan (ampiltudo) dan menunjukan bentuk
spektrum dari gelombang/ sinyal yang diukur.
SPESIFIKASI 1. Mampu mengukur kekuatan (ampiltudo) dan menunjukan bentuk
KINERJA BARANG spektrum dari gelombang/ sinyal yang diukur yang sesuai dengan
keperluan radar C-Band dengan hasil yang akurat.
2. Memiliki kesesuaian/ kompatibel dengan sistem radar cuaca dan
digunakan saat SAT.
a.
SPESIFIKASI TEKNIS Spectrum Analyzer harus memenuhi spesifikasi sebagai berikut :
b.
BARANG Frequency range 9 kHz to 6 GHz
c.
Resolution bandwidths 10 Hz to 3 MHz
High sensitivity <-141 dBm (1 Hz), with opt. preamplifier ≤161
d.
dBm (1 Hz)
e.
High third order intercept (>10 dBm, typ. 15 dBm)
f.
Low measurement uncertainty (<1 dB)
g.
Internal tracking generator
h.
Storage of measurement results on USB stick
i.
LAN and USB interface for remote control and transfer ofdata
j.
Low power consumption (12W)
k.
RF Preamplifier Gain 20dB 9kHz to 6GHz
6.3. Oscilloscope
Probe Set for E and H near field emissions 30 MHz to 3GHz
Page 23 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
SPESIFIKASI FUNGSI Digunakan untuk mengukur frekuensi sinyal yang dapat berisolasi,
BARANG mengukur tegangan listrik serta relasinya terhadap waktu,
membedakan arus AC dan DC sebuah komponen elektronika,
mengecek sinyal dalam sebuah rangkainelektronik,
dan mengecek sinyal dalam sebuah rangkaian elektronik.
SPESIFIKASI 1. Mampu memproyeksikan bentuk sinyal yang dihasilkan oleh
KINERJA BARANG signal generator yang sesuai dengan keperluan radar C-Band
dengan hasil yang akurat.
2. Memiliki kesesuaian/ kompatibel dengan sistem radar cuaca
dan digunakan saat SAT.
a.
SPESIFIKASI TEKNIS Oscilloscope harus memenuhi spesifikasi sebagai berikut :
b.
BARANG 100 MHz Bandwidth
c.
2-Channel
d.
Sample Rates up to 1.25 GS/s Real-time on All Channels
e.
10 k Standard Record Length on All Channels
f.
3,600 wfms/s Continuous Waveform Capture Rate
g.
Suite of Advanced Triggers
h.
Front Panel USB HostPort
i.
25 Automatic Measurements
j.
FFT Standard
6.4. Digital Multimeter
Multiple Language UserInterface
electricity
SPESIFIKASI Mengukur dua atau lebih nilai misalkan: voltage (volts),
FUNGSI BARANG arus (Ampere), dan tahanan (ohms).
SPESIFIKASI 1. Memiliki kesesuaian/ kompatibel dengan sistem radar cuaca
electricity
KINERJA dan digunakan saat SAT.
BARANG Mengukur dua atau lebih nilai , digital multimeter terdiri
a. Amperemeter
dari:
b. Volt meter
(mengukur arus listrik).
c. Ohm meter
(mengukur level tegangan listrik).
(mengukur nilai resitansi sebuah resistor atau
d. Hfe meter
komponen elektronika).
e. scalar
(mengukur nilai faktor penguatantransistor).
Kapasitansi meter (sebagai selekter untuk batas ukur
f.
maksimum).
Frekuensi meter (mengukur frekuensi sebuah sinyal dalam
2. rangkaian elektronika).
a.
SPESIFIKASI TEKNIS Digital Multimeter harus memenuhi spesifikasi sebagai berikut :
BARANG VoltageDC(MaximumVoltage1000V; Accuracy ±(0.05% +1);
b.
Maximum Resolution 10 µV)
Voltage AC (Maximum Voltage 1000 V; Accuracy ±(0.7% +
c.
2); True RMS)
AX-Bandwidth (20 kHz with low pass filter; 3 db @ 1 kHz,
d.
Maximum Resolution 0.1 mV)
Current DC (Maximum Amps 10 A (20 A for 30 seconds maximum),
Page 24 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Amps Accuracy ±(0.2% + 2), Maximum Resolution
e.
0.01 µA)
Current AC (Maximum Amps 10 A (20 A for 30 seconds maximum),
Amps Accuracy ±(1.0% + 2); True RMS); Maximum Resolution 0.1
f.
µA)
Resistance (Maximum Resistance 50 MΩ; Accuracy ±(0.2% +
g.
1) ; Maximum Resolution 0.1Ω)
Capacitance (Maximum Capacitance 9,999 µF; Accuracy±(1%
h.
+ 2); Maximum Resolution 0.01 nF)
Frequency (Maximum Frequency 200 kHz; Accuracy ±(0.005%
i.
+ 1); Maximum Resolution 0.01 Hz)
Duty Cycle (Maximum Duty Cycle 99.9%; Accuracy ±(0.2% per
j.
khz +0.1%); Maximum Resolution 0.1%)
Temperature Measurement (-200.0°C - 1090°C; -328.0°F -
k.
1994.0°F)
Conductance (Maximum Conductance 60.00 nS; Accuracy
l.
±(1.0% + 10); Maximum Resolution 0.01 nS
m.
Diode Range (3 V; Resolution 1 mV; Accuracy ±(2% + 1))
.6.5. Power meter dan Power Sensor (peak dan average)
Duty Cycle Range (Accuracy within ± (02% per kHz +0.1%)
6.6.1. Power Meter
microwave
SPESIFIKASI Mengukur kekuatan Radio Frekuensi dan sinyal secara
FUNGSI BARANG akurat
microwave
SPESIFIKASI 1. Mengukur kekuatan Radio Frekuensi dan sinyal secara
KINERJA BARANG akurat yang sesuai dengan keperluan radar C-Band dengan hasil
yang akurat.
2. Memiliki kesesuaian/ kompatibel dengan sistem radar cuaca
dan digunakan saat SAT.
SPESIFIKASI Power meter harus memenuhi spesifikasi sebagai berikut :
TEKNIS BARANG a. Simultaneous peak, average and peak-to-average ratio power
b.
measurements
c.
Time-gated power measurements
d.
Up to 1,000 corrected readings per second over the GPIB
20 Msamples per second sampling rate for reliable continuous
e.
and single shot measurements on wide bandwidth signals
Easy-to-read display - large 1-line or 4-line numeric display, or
f. wireless
trace display, or an analog display
8 pre-defined configurations (GSM, EDGE, NADC, iDEN,
CDMA
Bluetooth, IS-95 CDMA, W-CDMA and 2000)
g. GPIB, RS-232/422
6.6.2. Power Sensor
h. Garansi 3 Tahun
Page 25 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
microwave
SPESIFIKASI Sebagai sensor yang digunakan untuk mengukur kekuatan Radio
FUNGSI BARANG Frekuensi dan sinyal secara akurat
microwave
SPESIFIKASI 1. Mengukur kekuatan Radio Frekuensi dan sinyal secara
KINERJA BARANG akurat yang sesuai dengan keperluan radar C-Band dengan hasil
yang akurat.
2. Memiliki kesesuaian/ kompatibel dengan sistem radar cuaca
dan digunakan saat SAT.
a.
SPESIFIKASI TEKNIS Power Sensor harus memenuhi spesifikasi sebagai berikut :
b.
BARANG 300 kHz, 1.5 MHz and 5 MHz video (modulation) bandwidths
c.
Provides peak and average power measurements
d.
Calibration factors stored inEEPROM
Fast measurement speed over the GPIB (up to 1,000 readings
e.
per second)
f.
Two frequency ranges 50 MHz to 18 GHz
g.
Wide dynamic range sensors
h.
Power Sensor harus kompatibel dengan Power Meter
6.6. Coaxial Attenuator Set
Garansi 3Tahun
SPESIFIKASI Untuk memperkecil/ melemahkan kekuatan sinyal tanpa
FUNGSI BARANG mengurangi bentuk gelombang dari sinyal yang diukur.
SPESIFIKASI 1. Mampu memperkecil/ melemahkan kekuatan sinyal tanpa
KINERJA BARANG mengurangi bentuk gelombang dari sinyal yang diukur yang
sesuai dengan keperluan radar C-Band dengan hasil yang akurat.
2. Memiliki kesesuaian/ kompatibel dengan sistem radar cuaca
dan digunakan saat SAT.
SPESIFIKASI TEKNIS Coaxial Attenuator Set harus memenuhi spesifikasi sebagai
a.
BARANG berikut :
b.
DC to 12.4 GHz, Type N
6.7. Kit, Cable dan Accesories
Attenuator Sets include 3, 6, 10, and 20 dB
SPESIFIKASI Membantu pekerjaan pengkabelan
FUNGSI BARANG
SPESIFIKASI Membuat pekerjaan pengkabelan menjadi lebih mudah dan sesuai
KINERJA dengan standar (PUIL).
BARANG
Accessories
SPESIFIKASI Kit, Cable dan harus kompatibel dengan system radar
TEKNIS BARANG cuaca dan alat ukur.
Page 26 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
6.8. Current Probe dan Accesories
SPESIFIKASI Mengukur arus kontrol untuk relay disirkuit elektronik dan dalam
FUNGSI BARANG pengujian evaluasi karakteristik arus kapasitor.
SPESIFIKASI Mampu mengukur arus kontrol untuk relay disirkuit elektronik dan
KINERJA dalam pengujian evaluasi karakteristik arus kapasitor yang
BARANG sesuai dengan keperluan radar C-Band dengan hasil yang akurat..
Current Probe Accessories
SPESIFIKASI dan harus kompatibel dengan system
TEKNIS BARANG radar cuaca dan alat ukur.
6.9. High Frequency RF (Radio Frequency) Radiasi Meter
SPESIFIKASI Mengukur radiasi dari gelombang tinggi RF
FUNGSI BARANG
SPESIFIKASI 1. Mampu mengukur radiasi dari gelombang tinggi RF yang sesuai
KINERJA BARANG dengan keperluan radar C-Band dengan hasil yang akurat.
2. Memiliki kesesuaian/ kompatibel dengan sistem radar cuaca
dan digunakan saat SAT.
a.
SPESIFIKASI TEKNIS HF Radiasi Meter harus memenuhi spesifikasi sebagai berikut :
b.
BARANG Frequency range 2.4 - 10.0 GHz
c.
Measurement range Power flux density: 0.01 - 19,990 µW/m²
d.
Precision Basic accuracy including linearity tolerance: +/- 3 dB
e.
Zero offset and rollover +/- 5 digits
Signal rating (Display of peak value as well as average value of
f.
the modulated signal part)
Signal output ports: AC (demodulated signal, calibrated) and
g.
scalable DC output.
h.
Power supply Rechargeable Battery
i.
Low-Batt. indication
6.10. Universal Tool Set (Mechanical, Electrical dan Safety)
Auto-power-off function
6.11.1. Tools
SPESIFIKASI Untuk membantu melakukan pekerjaan pemasangan, instalasi
FUNGSI BARANG radar Cuaca C-Band
maintenance
SPESIFIKASI Membuat pekerjaan radar cuaca menjadi lebih mudah
KINERJA dan sesuai dengan standar.
BARANG
Page 27 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Tools
Standard electronic mechanical tools kit standard
SPESIFIKASI TEKNIS harus sesuai dengan pabrikan, minimal terdiri dari :
maintenance Radome, Pedestal
BARANG a. dan vendor
b. Anti- magnetic spanner
untuk dan sistem radar
c. Anti- magnetic hexagonal spanner
e. Connector SMA tools
d. Alat pemadam kebakaran
f. Magnetron tools
6.11.2. Safety Tools
maintenance
SPESIFIKASI Untuk melindungi pekerja dalam melakukan pekerjaan
FUNGSI BARANG radar cuaca C-Band.
maintenace
SPESIFIKASI Mampu melindungi pekerja dalam melakukan pekerjaan
KINERJA BARANG radar cuaca C-Band (pedestal dan antenna, radome dan obstacle
lamp, kabinet dan kalibrasi) sesuai dengan standar
Safety Tools
keselamatan kerja (K3) yang berlaku dan memiliki SNI.
a. Full Body hearnes
SPESIFIKASI TEKNIS , minimal terdiri dari:
b. Helm Safety
BARANG
c.
d.
Tali temali
e. safety
Tangga
Kaca mata, Masker, Sepatu , Sarung tangan (minimal 5
7. Electrical dan MechanicalWorks
set)
7.1. Panel Distribution
SPESIFIKASI Sebagai tempat untuk membagi daya listrik yang diperlukan untuk
FUNGSI BARANG Radar C-Band Dual Polarisasi.
SPESIFIKASI Mampu melindungi dan mengamankan perangkat yang ada di
KINERJA runag server dari gangguan distribusi listrik atau saat perpindahan
BARANG sumber listrik utama.
SPESIFIKASI Menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan dilakukan instalasi.
TEKNIS BARANG
7.2. Cabling System untuk System Radar
SPESIFIKASI Keperluan kabel untuk instalasi Sistem Radar dan Pendukungnya
FUNGSI BARANG
Page 28 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
SPESIFIKASI Menghubungkan kabel dalam Instalasi Sistem Radar dan
KINERJA Pendukungnya
BARANG
SPESIFIKASI Menyesuaikan dengan kondisi di lapangan saat proses instalasi
TEKNIS BARANG system radar cuaca, minimal terstandar SNI.
7.3. UPS 3 KVA untuk Client Workstation
client workstation
SPESIFIKASI Sebagai sumber daya Listrik pada perangkat
FUNGSI BARANG ketika terjadi kegagalan sumber daya listrik utama.
SPESIFIKASI Menjaga dan memastikan ketersediaan sumber daya Listrik pada
KINERJA perangkat workstation ketika terjadi kegagalan sumber daya listrik
BARANG utama atau pada saat pergantian dari PLN ke Genset.
Output Power Capacity
Max Configurable Power
SPESIFIKASI 3 kVA
Output Frequency
2.4kWatts
TEKNIS BARANG
Output Voltage
50/60 Hz ± 3 Hz Sync to mains
Configurable for 220: 230 or 240
Output Volatge Note 230V
nominal output
Input Voltage
voltage
Input Voltage range for main
230V
operations
Input Frequency
160 – 280 V
Efficiency at Full Load
40 - 70Hz
Typical recharge time
88 %
Operating Temperature
4 hour(s)
Interface Port(s)
0 - 40° C
Multifunction LCD status and
Control Panel DB-9, RS-232, USB
control console
Surge energy rating 600 Joules
2 years repair or replace (excluding
Standard warranty battery) and 2 year for battery
7.4. Lightning Protection
SPESIFIKASI FUNGSI Pelindung perangkat Sistem Radar Cuaca C-Band dan Perangkat
BARANG Pendukung ketika terjadi kelebihan beban terhadap sambaran
petir.
SPESIFIKASI 1. Menjaga perangkat Sistem Radar Cuaca C-Band dan Perangkat
KINERJA BARANG Pendukung dari sambaran petir sesuai dengan standar dan
kebutuhan.
2. Penangkal petir harus memenuhi syarat sesuai dengan
peraturan yang berlaku dan harus mendapatkan ijin dari Dinas
Keselamatan Kerja.
Page 29 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Lightning Protection/Over
Voltage Protection
SPESIFIKASI
Minimum 3 (tiga) Rodsterpasang
TEKNIS BARANG
di Radome dan terhubung
Lightning/ over VoltageProtection
dengan basering Radome.
pada sistem Kabinet.
Dan 4 (Empat) Rods terpasang di
grounding
sekeliling radome terintegrasi
dengansistem gedung,
sistem radar dan komunikasi
data.
Emergency Switch-OFF
Sistem radar dilengkapi dengan
Sistem
Pedestal
yang terintegrasi di MPDB,
System
Sistem Kabinet, dan
Ground resistance
.
grounding
Tahanan ≤1 ohm, diintegrasikan
dengan sistem yang
ada. Beda potensial dengan
nGerouutrnadlin≤g0.s8ysVtoelmt.
harus
terintegrasi dengan seluruh
grounding
komponen operasional radar
cuaca baik gedung
7.5. Grounding System maupun telekomunikasi data.
SPESIFIKASI FUNGSI Mengalirkan arus berlebih atau arus bocor ke dalam tanah/ bumi
BARANG melalui penghantar ketika terjadi sambaran petir atau terjadi
kesalahan pada jaringan listrik
SPESIFIKASI Menjaga instalasi perangkat sistem Radar Cuaca C-Band dari arus
KINERJA berlebih dan arus bocor.
grounding
BARANG
grounding
SPESIFIKASI TEKNIS Pentanahannya ( ) yang sesuai dengan kondisi tempat
ground
BARANG radar akan dipasang, serta diintegrasikan dengan sistem
yang ada dengan tahanan ≤1 Ω, tegangan antara netral dan
7.6. System Monitoring dan Alert untuk power supply
≤0.8 Volt.
preventive corrective power supply
SPESIFIKASI FUNGSI Sebagai sistem dan untuk yang
BARANG dipasang untuk memudahkan perawatan dan menjaga
ketersediaan fungsi perangkat.
SPESIFIKASI Mampu menampilkan informasi secara realtime ketersediaan
power supply
KINERJA bahan bakar, genset operation hour, output dayanya, tekanan oli
BARANG dan status teknis lainnya.
customizable
SPESIFIKASI TEKNIS 1. Monitoring berbasis web atau aplikasi desktop
BARANG 2. Memungkinkan untuk dilakukan sesuai
kebutuhan di lapangan.
Page 30 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
8. Sarana Pendukung
8.1. NAS
SPESIFIKASI NAS berfungsi sebagai ruang penyimpanan tambahan tersambung
back-up
FUNGSI BARANG jaringan
SPESIFIKASI Mampu menyediakan ruang penyimpanan tambahan ( ) dari
KINERJA Sistem Radar Cuaca ketika ruang penyimpanan utama penuh serta
minimal
BARANG memiliki kecepatan transfer data yang tinggi.
SPESIFIKASI NAS dapat memenuhi spesifikasi teknis berikut:
TEKNIS BARANG
Tipe Desktop NAS
Processor Minimal Intel Core i7, 64 bits
System Memory Minimum 4GB DDR4
Interface 2xPCIe Slot Gen 3, 2xGigabit
External
Port, USB 3.2, IR sensor, HDMI
Out, LCDDisplay, LED
indicator.
Minimal 4 x 3.5-inch
Internal Bays
8.2. Laptop SATA 6Gb/s, 3Gb/s
SPESIFIKASI
Untuk melakukan kegiatan monitoring Sistem Radar Cuaca dan
FUNGSI BARANG
Produk memiliki TKDN
SPESIFIKASI
Memiliki kemampuan/ peforma yang baik dan cepat dalam
KINERJA
menjalankan aplikasi radar cuaca dan memiliki kapasitas
BARANG penyimpmainnainmyaalng besar.
SPESIFIKASI
Laptop dapat memenuhi spesifikasi sebagai berikut :
TEKNIS BARANG
Processor Intel Core i7, 12M Cache
Ukuran Layar 14” 2.8K (2880x1800)
Memori 16GB LPDDR4
Kapasitas 1TB SSD
Penyimpanan
Tipe Grafis NVIDIA® GeForce® 2GB
Konektifitas Wireless Wifi 6
Bluetooth 5
Interface 2 USB
1 Headphone/ mic combo
Sistem Operasi Windows 10 Home
Microsoft Office Home Student 2019
8.3. Printer
Page 31 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
SPESIFIKASI Untuk mencetak dokumen terkait operasional radar cuaca.dan
Produk memiliki TKDN
FUNGSI BARANG
SPESIFIKASI Memiliki kemampuan/ peforma yang baik dan cepat dalam
KINERJA mencetak dokumen.
minimal
BARANG
SPESIFIKASI Printer dapat memenuhi spesifikasi sebagai berikut:
TEKNIS BARANG Technology Printer Ink Tank
Functions Print, Scan, Copy with ADF
Print speed (ISO 24734) Simplex Up to 15.5 ipm for black
8.5 ipm for color
Print Max Resolution 4800 x 1200 dpi
Connectivity USB, Wifi, Wifi Direct, Ethernet
Paper Capasity (ADF) 30 sheets
8.4 Eksternal Hardsik 2 TB
Media Sizes A4
SPESIFIKASI Eksternal Hardisk SSD berfungsi sebagai ruang penyimpanan
back-up
FUNGSI BARANG tambahan secara eksternal.
SPESIFIKASI Mampu menyediakanruang penyimpanan tambahan ( ) dari
KINERJA Sistem Radar Cuaca ketika ruang penyimpanan utama penuh serta
minimal
BARANG memiliki kecepatan transfer data yang tinggi.
SPESIFIKASI Eksternal Hardisk 2 TB dapat memenuhi spesifikasi
TEKNIS BARANG sebagai berikut :
Tipe Portable SSD
Kapasitas 2 TB
Interface USB3.0 (USB2.0 Kompatibel)
Compatible PC & Mac Computer (no driver needed)
Windows & Mac Support
Kecepatan transfer 400MB/s
8.5 Hardisk NAS
SPESIFIKASI Hardisk NAS berfungsi sebagai media perangkat keras untuk
FUNGSI BARANG menyimpan data non – volatile berbagai konten digital.
SPESIFIKASI Mampu menyimpan, membackup, mengarsipkan data Radar Cuaca
KINERJA yang dapat diakses streaming secara bersamaan dengan bekerja
minimal
BARANG nonstop 24 jam.
SPESIFIKASI Hardisk NAS dapat memenuhi spesifikasi sebagai berikut:
TEKNIS BARANG Kapasitas 8 TB
Interface SATA 512e / 4KN
Cache 256 MB
Speed 7200 RPM
Technology HAMR
8.6 Battery UPS APC RBC140
APC RBC140
SPESIFIKASI Battery UPS (Uninterruptible Power Supply) berfungsi
FUNGSI BARANG untuk menyediakancadangan energi ketika terjadi pemutusan arus
listrik atau penurunan daya.
Page 32 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
SPESIFIKASI Mampu menyediakan dan stabilizer listrik untuk Komputer Client
KINERJA Radar ketika supply listrik dari Genset terjadi kendala atau
BARANG perpindahan sesaat PLN dan ke Genset.
SPESIFIKASI
BATTERIES & RUNTIME
TEKNIS BARANG Battery type : Maintenance-free sealed Lead-Acid battery with
suspended electrolyte : leakproof
Battery mounting : Enclosed battery cartridge
Expected Battery Life (years) : 3 - 5
s
Replacement battery cartridge note : Each APCRBC140 consists of
2 battery modules as hown in the product image.
RBC Quantity : 1
9. Training dan Acceptance Test
Page 33 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
training
SPESIFIKASI 1. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas
FUNGSI JASA SDM di bidang radar cuaca. Dalam operasional radar cuaca
diperlukan training di pabrikan yang disebut Factory Training
Factory Acceptance Test
(FT) dantraining di site yang dinamakan On-Site Training (OST).
2. Kegiatan FAT ( ) merupakan tahapan
pengujian Operasional system radar yang dilakukan di pabrikan
terhadap peralatan yang dipesan dan telah di uji operasional
selama FT dengan tersedianya data untuk memastikan
peralatan berfungsi sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan
meliputi pengujian terhadap Spesifikasi teknis, fungsi dan
Site Acceptance Test
kinerja barang secara menyeluruh.
3. SAT ( ) merupakan proses pengujian
Operasional system radar yang dilakukan di lokasi Instalasi
4. Commisioning Test
System.
merupakan kegiatan pemeriksaan dan
rangkaian pengujian fungsi dan kinerja sistem radar cuaca yang
5. Final Hand over
terpasang/terinstall di lokasi.
merupakan kegiatan pemeriksaan yang
dilakukan setelah Berita Acara Serah Terima (BAST) Kontrak dan
sebelum masa garansi pemeliharaan berakhir, sebagai penilaian
terhadap kinerja penyedia terkait pelaksanaan kewajiban
penyedia selama masa garansi pemeliharaan dan kinerja system
sepanjang pemanfaatan peralatan.
Page 34 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
factory training
hardware software
SPESIFIKASI 1. Pelaksanaan (FT) wajib menggunakan sistem
KINERJA JASA radar yang dipesan baik maupun termasuk
PC server yang diadakan dalam kegiatan ini, sehingga kondisi
dan performa sistem radar yang akan dikirim teruji selama
On-Site Training
proses training berlangsung.
2. Pelaksanaan (OST) dilaksanakan setelah
instalasi radar sistem dan infrastruktur pendukung di site
selesai dilaksanakan dan telah beroperasi dengan baik
sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari atau dengan minimal 97%
dari 1008 data volume (1 volume data per 10 menit) dari
pengamatan di site radar sebagai bahan praktek dan analisis
factory acceptance test
citra radar.
Pelaksanaan (FAT) dilaksanakan di
pabrikan radar dan dilakukan setelah atau di akhir kegiatan
FT, dengan menggunakan sistem radar cuaca (software dan
hardware) yang diadakan dalam kegiatan ini, sehingga bila
terdapat permasalahan pada sistem radar cuaca dapat
diketahui sejak awal sebelum radar dikirimkan ke site radar.
4. Metode pelaksanaan FAT dengan melakukan pemeriksaan
kesesuaian dengan dokumen penawaran penyedia secara
menyeluruh pada komponen sistem yang meliputi pengukuran
dan kalibrasi, kelengkapan komponen System Hardware,
Software dan produk-produk radar yang dituangkan dalam
dokumen:
a. Pengukuran dan Kalibrasi Sistem.
b. Kelengkapan Komponen Sistem Radar Cuaca
Factory Training
c. Kelengkapan data dan produk serta kinerja Sistem radar
d. Laporan Pelaksanaan dan Rekomendasi
pelaksana.
Dokumen tersebut di atas menjadi Data Dukung lampiran
Berita Acara Pelaksanaan FAT dengan/tanpa catatan sebagai
dasar pengiriman ke Indonesia.
Site Acceptance Test
On-Site Training
5. Pelaksanaan SAT ( ) dilaksanakan setelah
Factory
pelaksanaan , untuk menguji kesesuaian
Acceptance Test
system radar yang terpasang dengan berita acara
, dan kelengkapan serta fungsi sistem
Site Acceptance Test
pendukung operasional radar cuaca.
Metode pelaksanaan SAT ( ) dengan
melakukan pemeriksaan kesesuaian penawaran penyedia
secara menyeluruh pada komponen system meliputi
pengukuran dan kalibrasi, kelengkapan komponen System
Hardware, Software dan Produk-produk radar selama test
operasional yang dituangkan dalam Dokumen:
a. Pengukuran Dan Kalibrasi System Radar Cuaca On-Site.
b. Kelengkapan Komponen System Radar Cuaca.
c. Kelengkapan data dan produk serta kinerja system
radar.
d. Kelengkapan fungsi dan kinerja system pendukung radar
Page 35 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
cuaca.
e. Laporan Pelaksanaan onsite Training dan Rekomendasi
pelaksana.
Dokumen tersebut di atas menjadi Data Dukung lampiran
Berita Acara Pelaksanaan SAT dengan/tanpa catatan sebagai
dasar Commisioning Test.
Comissioning test
6. Pelaksanaan menggambarkan tingkat kinerja
system yang harus dipenuhi penyedia antara lain:
a. Operasional system 97 %
b. Data Availibilty 97 %
Verifikasi pengamatan hujan yang terjadi dengan produk
curah hujan permukaan di lokasi pemasangan harus
memenuhi minimum 95% dengan metode dikotomi (tabel
kontingensi) dan memperhatikan ketersediaan data
banding.
c. Apabila poin (c) belum dapat dilaksanakan karena kondisi
cuaca belum memungkinkan maka tetap dibayarkan
adjustment
100%. Dan apabila ternyata hasil dari poin (c) tidak sesuai,
d.
maka penyedia harus melakukan untuk
memperbaiki sistem hingga poin (c) terpenuhi.
Dokumen tingkat kinerja sistem tersebut di atas menjadi data
dukung lampiran Berita Acara Serah Terima Pekerjaan Pertama
Final Hand Over
(PHO).
7. (FHO) dengan pemeriksaan dan rangkaian
pengujian fungsi dan kinerja system radar dengan
melaksanakan uji validasi data output pengamatan radar cuaca
dengan data pengamatan cuaca dan prakiraan serta peringatan
dini yang tersedia di lokasi radar cuaca terpasang sejak di
operasionalkan hingga sebelum masa pemeliharaan berakhir.
Tingkat kinerja system yang harus dipenuhi penyedia antara
lain:
a. Operasional sistem 97%
b. Data availibility 97%
c. Verifikasi pengamatan hujan yang terjadi dengan produk
curah hujan permukaan di lokasi pemasangan harus
memenuhi minimum 95% dengan metode dikotomi (tabel
kontingensi) dan memperhatikan ketersediaan data
banding.
Dokumen tingkat kinerja sistem tersebut di atas menjadi data
dukung lampiran Berita Acara Serah Terima FHO.
8. Dokumen FAT dan SAT yang dibuat oleh pabrikan harus dapat
menggambarkan hasil tes atau pengujian fungsi dan kinerja
dari masing - masing item yang tercantum pada dokumen
, , Commisioning
spesifikasi teknis ini dan penawaran dari penyedia.
9. Seluruh perjalanan dinas FT OST FAT, SAT, dan
(termasuk akomodasi) terhitung selama proses keberangkatan
hingga kembali, dibebankan pada Penyedia melalui kegiatan
Page 36 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
ini.
10.Penghitungan nominal, jumlah hari, serta pemenuhan hak dari
peserta kegiatan FT dan FAT dihitung berdasarkan pada
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor
164/PMK.05/2015, Tentang: Tata Cara Pelaksanaan
11.
Perjalanan Dinas Luar Negeri.
Penyedia wajib memberikan pendampingan pada personil
BMKG yang akan mengikuti kegiatan FT Forcaster maupun FT
Teknisi.
Page 37 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
training
Factory Training (FT) untuk teknisi
SPESIFIKASI Kegiatan terdiri dari 3 jenis traning yaitu:
minimal 20 (dua puluh)
TEKNIS JASA a) yang dilaksanakan di
hari kerja overseas)
pabrik produsen radar cuaca selama
tidak termasuk perjalanan ( , dengan
hardware system 3
tujuan meningkatkan kapasitas SDM terutama teknisi di
(tiga) orang teknisi
bidang radar cuaca. Peserta merupakan
di lokasi pembangunan radar cuaca
Factory Training (FT) untuk forecaster
BMKG.
minimal 14 (empat
b) yang dilaksanakan di
belas) hari kerja overseas)
pabrik produsen radar cuaca selama
tidak termasuk perjalanan ( , dengan
3 (tiga) orang
tujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM operator dan
forecaster user
analis data radar. Peserta merupakan
On-Site Training (OST) Teknisi dan Forecaster
dari pengguna ( ) radar cuaca.
c) yang
hardware software
dilaksanakan di lokasi pemasangan radar cuaca dengan tujuan
forecaster teknisi
memberikan pemahaman mengenai dan
forecaster
radar cuaca kepada dan radar di lokasi
pembangunan radar cuaca, serta dan teknisi dari
minimal sebanyak 5 (lima) orang
BMKG. Dengan jumlah peserta untuk masing-masing kegiatan
minimal 10 (sepuluh) orang
adalah dari BMKG dan
dari peserta lokal.
minimal 7 (tujuh) hari kerja untuk
Kegiatan training on site; teknisi dan forecaster dilaksanakan
Training Teknisi dan minimal 5 (lima) hari kerja untuk
masing – masing selama
Training Forecaster On-Site Training
. Kegiatan teknisi dan
minimal 7 (tujuh) hari
forecaster dilaksanakan setelah proses instalasi selesai dan
melewati uji operasional .
Modul dan silabus untuk pelatihan sesuai Dukungan Teknis
Pelaksanaan Proyek. Materi training mencakup sekurang-
kurangnya:
Basic radar system
Untuk Teknisi:
hardware
teknologi radar cuaca (prinsip kerja radar
software
dan fungsi serta hubungan antar komponen radar).
Instalasi dan konfigurasi sistem radar dan aplikasi/
radar.
Penguasaan dasar tentang komputer, sistem operasi dan
jaringan.
Standar Operasi Prosedur (SOP) Radar Cuaca.
maintenance trouble shooting
Pengenalan dan pengoperasian alat ukur.
Penguasaan tentang dan dari
sistem radar cuaca.
Penguasaan tentang manajemen operasional radar cuaca
Standar Operasi Prosedur (SOP) Radar Cuaca.
Page 38 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Basic radar system
Untuk Operator dan Analis:
.
software
Standar Operasi Prosedur (SOP) Radar Cuaca.
filtering
Konfigurasi standar pada aplikasi/ radar.
Penguasaan tentang konsep dan algoritma dasar,
definisi dan konsep produk, serta interpretasi data radar dan
turunannya.
Penguasaan dasar pengolahan data radar untuk aplikasi
prakiraan khusus.
Studi kasus analisis kejadian ekstrem di bidang meteorologi
dan penerbangan.
Penguasaan tentang manajemen operasional radar cuaca.
Factory Acceptance Test 3 (tiga) orang
Standar Operasi Prosedur (SOP) Radar Cuaca.
user selama 5 (lima) hari
d) (FAT) diikuti dari
overseas)
pengguna barang ( ), tidak termasuk
perjalanan ( . Dengan biaya perjalanan dinas terhitung
Site Acceptance Test
selama proses keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
minimal 3 (tiga) orang minimal 3
e) (SAT) dan Commissioning dilaksanakan
(tiga) hari di luar perjalanan
dengan waktu pelaksanaan
.
f) Segala biaya perjalanan dinas (antara lain namun tidak
terbatas pada: Uang harian, tiket, transport lokal, hotel,
FT, FAT, OST, SAT commissioning
pengurusan dokumen perjalanan yang dikeluarkan dalam
test persiapan pelaksanaan setelah
rangkaian kegiatan , dan
Penyedia
pada saat , , dan kegiatan
ditanggung oleh .
SPESIFIKASI PELAKSANAAN PEKERJAAN
INSTALASI DAN 1. Pelaksanaan instalasi dilaksanakan setelah seluruh sistem
KONFIGURASI pendukung operasional radar sistem dinyatakan laik digunakan
SISTEM RADAR tanpa kekurangan apapun dengan standar kualitas yang
expert vendor
CUACA C-BAND memenuhi standar kelayakan sistem radar cuaca yang
dinyatakan dengan surat pernyataan dari
wajib expert vendor
pelaksana instalasi.
2. Instalasi sistem radar dilakukan oleh radar
yang memiliki kemampuan dan pengalaman melakukan
expert vendor
instalasi sistem, merujuk spesifikasi tenaga teknis.
3. Jika ditemukan radar pelaksana instalasi yang
batal
dikirimkan tidak memenuhi persyaratan dan tidak menguasai
sistem, maka pelaksanaan instalasi dinyatakan . Dan
pelaksana pekerjaan wajib melakukan penjadwalan ulang
pelaksanaan Instalasi dengan menanggung semua biaya yang
diperlukan tanpa ada keringanan dan tanpa tambahan waktu
pekerjaan. Keterlambatan penyelesaian pekerjaan dihitung
sebagai wan prestasi dan dikenakan pinalti sesuai hukum yang
berlaku
Page 39 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
commissioning
4. Instalasi dan Instalasi Sistem Radar Cuaca
didampingi oleh Tim BMKG Pusat, BBMKG Wil. III dan Tim
Teknis UPT.
5. Pelaksana pekerjaan (kontraktor) harus memberikan akses
seluas-luasnya kepada teknisi BMKG terhadap sistem yang
diinstal, sehingga memungkinkan teknisi BMKG untuk
melakukan perbaikan awal ketika terjadi kerusakan.
6. Pemenang tender harus menyerahkan peralatan radar cuaca
dalam kondisi baru dan baik yang didahului dengan uji coba di
pabrik (Factory Acceptance Test) yang dihadiri wakil dari BMKG
dan perusahaan pemenang tender.
7. Sistem konfigurasi radar cuaca yang ditawarkan, sudah
termasuk sistem software aplikasi radar dan komunikasi data
antara peralatan radar cuaca dengan workstation server radar
di ruang control operator (local monitoring), dan workstation
remote client di ruang analisa (remote monitoring).
8. Pemenang tender harus dapat menyesuaikan sistem Radarnya
dengan tower radar existing dan apabila ada biaya yang timbul
maka menjadi tanggung jawab penyedia.
INFRASTRUKTUR 1. Sistem radar secara umum terdiri dari namun tidak terbatas
SISTEM RADAR pada:
CUACA a. Antenna
b. Transmitter
c. Receiver
d. Signal Processor
e. Server
f. Client
2. Antenna radar dilengkapi dengan radome sebagai pelindung
antenna dari gangguan.
3. Server dan client sistem radar cuaca baik di pusat maupun di
daerah berada pada satu jaringan komunikasi.
4. Meteorological radar display dan scan capability dengan fitur
modifikasi parameter dan akuisisi data pengamatan (raw data
dan product).
5. Semua unit-unit processing seperti radar controller/ radar
control processor, radar digital receiver dan radar signal
processor harus dapat mendukung software aplikasi yang di
download dan di upgrade dari luar melalui sistem remote.
6. Informasi yang diperoleh dari sistem radar berbasis GIS
(Geographical Information System) yang dilengkapi dengan
fasilitas pengukur jarak yang dapat dimodifikasi sesuai
kebutuhan user. Fitur ini dilengkapi dengan panduan
maintenance console
modifikasi peta dasar hasil olahan aplikasi GIS yang umum.
Realtime monitoring radar status diagnostic
INFRASTRUKTUR 1. Memiliki yang terhubung dengan sistem
PENDUKUNG radar. dan
Page 40 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
maintenance
alert, alarm system
OPERASIONAL / kalibrasi yang dilengkapi dengan sistem pakar,
RADAR CUACA dan operasional radar.
2. Peralatan radar cuaca yang ditawarkan harus sudah dilengkapi
dengan sistem komunikasi data radar yang terhubung dengan
sistem integrasi radar di kantor BMKG Jakarta sehingga
terhubung dengan NTP Server BMKG.
3. Pembangunan sistem komunikasi data radar cuaca, meliputi:
client
a. Membangun jaringan komunikasi antar site pengamatan
radar cuaca antara radar site/ tower dengan radar
sesuai dengan kebutuhan operasional dengan
client
menggunakan teknologi komunikasi data yang handal
realtime
sehingga menjamin ketersediaan data pada sisi radar
engineering
secara .
b. Pekerjaan sistem komunikasi data radar, yang
mencakup pekerjaan:
Set-up general processing software dan realtime data
flow; time synchronize antar sistem radar dan client
radar cuaca.
Customized software untuk akuisisi dan mengolah data
radar.
Instalasi perangkat keras dan perangkat lunak.
Inisiasi sistem komunikasi dan data transfer.
4. Biaya jaringan komunikasi selama 1 (satu) tahun masa garansi
ditanggung oleh penyedia.
KELISTRIKAN 1. Syarat Khusus Instalasi wiring Panel Distribusi ke Sistem
Radar
a. Instalasi kabel material kabel type NYY.
b. Pemasangan warna kabel harus standar sesuai PUIL
scund
2000.
c. Konektor pada panel menggunakan kabel yang
sesuai dengan ukuran kabel.
d. Kabel power menggunakan produk berstandar SNI (misal
kabel Supreme, kabel Metalindo, Kabelindo dan Tranka
kabel).
tray
e. Instalasi pengkabelan harus menggunakan tray kabel
atau protektor kabel, harus terikat secara rapi pada
atau protector.
2. Dokumentasi dan Label Wiring Sistem Radar
a. Seluruh pekerjaan instalasi wajib didokumentasikan dalam
bentuk wiring diagram.
list
b. Seluruh pengkabelan wajib diberi tanda pengenalan
(labeling) dan didokumentasikan dalam bentuk wiring.
Page 41 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
3. Instalasi Listrik
a. Pekerjaan Listrik
a) Lingkup pekerjaan:
Pekerjaan yang harus dilaksanakan meliputi
penyambungan instalasi panel distribusi ke
sistem Radar Cuaca.
baik tercantum dalam gambar
Menyediakan peralatan serta material yang
maupun tidak
diperlukan
, yang secara umum perlu untuk
suatu instalasi yang baik serta memenuhi
persyaratan instalasi listrik sesuai standar PUIL.
b) Standar
Pelaksana instalasi listrik harus memenuhi
peraturan-peraturan yang berlaku seperti:
peraturan umum untuk instalasi listrik di
Indonesia (PUIL).
c) Gambar dan Label
Kontraktor harus membuat gambar revisi, yaitu
gambar instalasi yang sesuai dengan instalasi
yang sebenarnya.
Tiap-tiap panel dan papan pembagi harus diberi
label yang jelas mengenai fungsi tiap-tiap
bagiannya.
test commissioning back-up
b. Test
Wajib dilakukan dan sistem
grounding
daya listrik yang di instal, termasuk sistem monitoring, dan
commisioning Test
disaksikan oleh tim teknis dari BMKG yang
commisioning
hasilnya dituangkan dalam berita acara .
output back up
dan dilakukan dengan menguji fungsi dan
sistem operasional - daya listrik mampu
power supply
memenuhi kebutuhan operasional radar cuaca sebagai
cadangan dengan melakukan beberapa
simulasi sebagai berikut:
Input PLN Down
Input PLN UP
SPESIFIKASI TENAGA TEKNIS
TENAGA TEKNIS Untuk melaksanakan pekerjaan ini peserta tender harus memiliki
SISTEM RADAR kemampuan menyediakan tenaga ahli nasional yang cukup
CUACA berkompeten di bidang radar cuaca sekurang-kurangnya sebagai
berikut:
sekurang-kurangnya 2
1. Didukung Tenaga Ahli Radar dari produsen radar khususnya
(dua) orang
radar cuaca dual polarisasi berjumlah
Satu (1) orang tenaga ahli perangkat keras
tenaga ahli, terdiri dari:
a.
Page 42 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
(hardware)
radar yang akan melaksanakan instalasi
Satu (1) orang tenaga ahli perangkat lunak
system radar cuaca baik mekanikal maupun eletrikal
(software)
b.
sistem radar yang menguasai aplikasi
on-site training
system radar yang ditawarkan dan sebagai pemateri
c.
aplikasi meteorologi dalam .
Tenaga ahli pada poin (a) dan (b) mempunyai
minimal 5 (lima) tahun
pengalaman menangani sistem radar yang ditawarkan
curriculum vitae
yang dibuktikan dengan CV
( ) dan memiliki pengalaman instalasi
sistem yang sama minimal 1 (satu) kali yang dibuktikan
expert.
dengan laporan SAT atau sejenisnya yang dilakukan
oleh
Minimal 1 (satu) orang
Sarjana (S1) jurusan Elektronika/ Elektro/
2. tenaga Ahli Radar Indonesia lulusan
Instrumentasi/ Teknik Informatika/ Teknik Mesin
minimal
minimal 3 (tiga) tahun
yang
berpengalaman sejak kepemilikan
sertifikat training sistem radar cuaca dibuktikan dengan
Sertifikat Training Radar System Dual Polarisasi yang
ditawarkan dan Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae).
Sertifikat training radar yang berlaku adalah Full Technical
Training yang dilakukan di pabrikan radar cuaca.
Minimal 1 (satu) orang
S1) jurusan Elektronika/ Elektro/
3. tenaga ahli Aplikasi Radar Indonesia
Instrumentasi/ Teknik Informatika
lulusan minimal Sarjana (
minimal 3 (tiga) tahun
yang berpengalaman
Curriculum Vitae
dibuktikan dengan Surat Keterangan,
Daftar Riwayat Hidup ( ) dan Sertifikat
Training Aplikasi Radar Cuaca Dual Polarisasi yang
Full Technical Training
ditawarkan. Sertifikat training aplikasi radar cuaca yang
berlaku adalah yang dilakukan di
Memiliki minimal tenaga
pabrikan radar cuaca.
Jurusan
4. 1 (satu) orang ahli/teknisi bidang
Elektronika/Elektro/Instrumentasi/Teknik Informatika
elektronika/listrik lulusan minimal DIII
dan memiliki Sertifikat SKA Ahli Madya Kelistrikan
minimal 1 tahun
berdasarkan aturan yang terbaru yang dikeluarkan oleh
Memiliki sekurang-kurangnya 1 (satu) Tenaga
kementrian ESDM, yang berpengalaman
Networking S1) jurusan
5. Ahli di bidang
Elektronika/ Elektro/ Instrumentasi/ Teknik Informatika
/ Jaringan lulusan minimal Sarjana (
minimal 3 tahun
Networking microtik Curriculum Vitae
yang berpengalaman dibuktikan dengan
Sertifikat (CCNA, ) dan .
Page 43 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
TENAGA TEKNIS
1. Untuk melaksanakan tujuannya, pemenang tender harus
RENOVASI menyediakan Tenaga Ahli yang memenuhi ketentuan dari
DEDUNG RADAR Pengguna Anggaran / Kuasa Pengguna Anggaran dan Pejabat
Pembuat Komitmen, baik ditinjau dari segi lingkup kegiatan
maupun tingkat kompleksitas pekerjaan. Tenaga Ahli yang
dilibatkan adalah tenaga ahli yang cukup berpengalaman
dibidangnya masing-masing. Personel manajerial konstruksi,
untuk lebih lanjut nanti bisa berkoordinasi dengan user (Kepala
B. DISMANTLE RADAR CUACA
Stasiun Meteorologi Juanda)
Kegiatan dismantle (pembongkaran) radar cuaca lama dilakukan
SPESIFIKASI
sebelum proses renovasi Gedung untuk mengamankan sistem radar
FUNGSI
lama ke dalam tempat penyimpanan (container).
Penyedia jasa dismantle radar cuaca mampu untuk membongkar
SPESIFIKASI
sistem radar cuaca lama dan pendukungnya dengan
KINERJA
mempertahankan kondisi radar lama untuk disimpan denganbaik.
Dalam kegiatan Dismantle Radar Cuaca dilakukan pekerjaan:
SPESIFIKASI
1. Pelepasan sistem radar cuaca dan pendukungnya.
TEKNIS exhaust
2. Pengadaan container dengan ukuran 1 x 40 feet atau 2 x 20
feet yang telah dilengkapi sarana pendukung (AC dan )
yang berfungsi dengan baik untuk menjaga suhu ruangan
penyimpanan.
3. Melakukan penyimpanan suku cadang sistem radar cuaca yang
sudah dilepas ke dalam container.
Ketentuan yang harus dipenuhi dalam pembongkaran sistem radar
PELAKSANAAN
cuaca dan pengadaan container adalah sebagai berikut:
PEKERJAAN
1. Pelaksana kegiatan pelepasan system radar cuaca harus dilakukan oleh
DISMANTLE
tenaga ahli dengan pengalaman sebagaimana disebutkan pada klausul
tenaga ahli lokal.
2. Pekerjaan pelepasan sistem radar cuaca harus sesuai dengan
ketentuan umum yang berlaku dan dikeluarkan oleh Instansi
Pemerintah terutama tentang Undang-Undang Keselamatan Kerja
termasuk segala kelengkapan dan perubahannya.
3. Penyimpanan seluruh sistem radar cuaca lama dan pendukungnya
menggunakan container dengan ukuran yang telah ditentukan.
C. RENOVASI TOWER4R. APDeAleRtakCaUnACcoAnStaUinReArBhAaYruAs dikoordinasikan dengan BMKG Pusat
dan UPT setempat.
A. KONSULTAN PERENCANAAN
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
PEKERJAAN PERENCANAAN
PERENCANAAN RENOVASI GEDUNG RADAR BMKG
Uraian Pendahuluan
Page 44 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
1. Latar Belakang
Gedung BMKG yang dipakai saat ini tidak memadai untuk
operasional BMKG terutama perbandingan luas ruangan dengan
jumlah pegawai. Dalam rangka memperlancar kinerja dan
operasional BMKG, maka menjadi penting merenovasi ruangan
dengan merenovasi gedung BMKG. Setiap pembangunan gedung
pemerintah wajib adanya perencanaan yang matang dan detail
karena itu diperlukan adanya penyusunan Detail Engineering
Design (DED) Gedung Radar BMKG. Dalam rangka pengadaan jasa
konsultansi perencanaan teknis tersebut, Kerangka Acuan Kerja
(KAK) ini disajikan sebagai dasar acuan bagi para penyedia jasa
konsultansi dalam mengajukan penawaran
2. Maksud dan Tujuan
A. Maksud
Menyusun perencanaan teknis Renovasi Gedung Radar BMKG
di Kabupaten Sidoarjo
1.
B. Tujuan
Mengoptimalkan fungsi gedung dan ruang, sehingga
mampu mewadahi kebutuhan dan menunjang kinerja
2.
pengguna ;
Meningkatkan kenyamanan & estetika ruang melalui
perubahan fasade yang lebih menarik dan representatif.
3. Sasaran
A. Mengimplementasikan ruang untuk melaksanakan kegiatan
sesuai fungsi yang direncanakan, untuk memenuhi kebutuhan
dan fungsi secara menyeluruh dalam keterpaduan yang
optimal;
(Equipment And Requirement)
B. Memanfaatkan perlengkapan bangunan beserta
persyaratannya secara efisien
dan efektif, sesuai dengan system yang paling memungkinkan
tanpa menimbulkan gangguan.
4 Lokasi Pekerjaan
Kabupaten Sidoarjo
Sumber Pendanaan
5. Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan:
Dibiayai dari Anggaran Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan
Geofisika Wil. III dengan HPS : Rp. 100.000.000 (seratus juta
rupiah)
6. Nama dan Organisasi
Pejabat Pembuat
Pejabat Pembuat Komitmen: -
Komitmen
-
Proyek/ Satuan Kerja : Balai Besar Meteorologi, Klimatologi
Page 45 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 45 HK (empat puluh lima) hari kalender
dan Geofisika Wil. III.
Data Penunjang
1. Data Dasar
2. Standar Teknis
Tidak ada
SNI (Standar Nasional Indonesia) atau standar teknis lainnya yang
3. Studi-Studi
berlaku di Wilayah Republik Indonesia
Terdahulu
Tidak ada
4. Referensi Hukum
1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa
2.
Konstruksi;
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Buku III tentang
3.
Perikatan);
Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2020 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017
4.
tentang Jasa Konstruksi
Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan
5.
Barang/Jasa Pemerintah;
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pembangunan Bangunan
6.
Gedung Negara;
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Nomor 14/PRT/M/2020 tentang Standar dan Pedoman
7.
Pengadaan Jasa Konstruksi melalui Penyedia;
Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.
02/IN/M/2020 tanggal 27 Maret 2020 tentang Protokol
Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-
8.
19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi; dan
Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 18 Tahun 2020 tentang
Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam
Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di
Provinsi Jawa Timur.
Ruang Lingkup
1. Lingkup Kegiatan
(Scope Of Service).
Lingkup Kegiatan ini, adalah :
A. Lingkup Pelayanan
Page 46 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Lingkup pelayanan pekerjaan perencanaan ini adalah
penyusunan dokumen perencanaan teknis (disain) bangunan
gedung negara, membantu Pengguna Jasa dalam
melaksanakan proses pengadaan dan melakukan pengawasan
berkala terhadap hasil karya perencanaannya pada saat
(Scope Of Work).
pelaksanaan konstruksi fisik.
B. Lingkup Pekerjaan
1. Tahap Konsepsi Perancangan
Penyusunan Dokumen Perencanaan Teknis meliputi :
digunakan untuk:
a. Membantu pengguna jasa dalam memperoleh
gambaran atas konsepsi rancangan;
b. Mendapatkan gambaran pertimbangan bagi penyedia
2. Tahap Pra Rancangan,
jasa dalam melakukan perancangan.
digunakan untuk:
a. Mendapatkan pola dan gubahan bentuk rancangan
yang tepat, waktu pembangunan yang paling singkat,
serta biaya yang paling ekonomis;
b. Memperoleh kesesuaian pengertian yang lebih tepat
atas konsepsi perancangan serta pengaruhnya
terhadap kelayakan lingkungan dan
c. Menunjukkan keselarasan dan keterpaduan konsepsi
perancangan terhadap ketentuan Rencana Tata Ruang
3. Tahap Pengembangan Rancangan (Laporan
untuk perizinan.
Antara)
, digunakan untuk:
a. Kepastian kejelasan ukuran serta wujud karakter
bangunan secara menyeluruh, pasti dan terpadu;
b. Mematangkan konsepsi rancangan secara keseluruhan,
terutama ditinjau dari keselarasan sistem yang
terkandung di dalamnya baik dari segi kelayakan dan
fungsi, estetika, waktu dan ekonomi bangunan;dan
4. Tahap Rancangan Detail (Laporan akhir)
c. Penyusunan rencana detail.
, digunakan
untuk penyusunan dokumen teknis pada dokumen
5. Tahap Pemilihan Penyedia Jasa Pelaksana
pengadaan konstruksi fisik.
Konstruksi
,
a. Membantu kepala satuan kerja atau pejabat
pembuat komitmen didalam menyusun dokumen
pengadaan, dan membantu pejabat pengadaan
dalam menyusun dokumen pengadaan, dan
membantu pejabat pengadaan dalam menyusun
program dan pelaksanaan pengadaan;
b. Membantu pejabat pengadaan pada waktu
penjelasan pekerjaan, termasuk menyusun Berita
Page 47 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Acara Penjelasan Pekerjaan, membantu pejabat
pengadaan ddalam melaksanakan evaluasi
penawaran, menyusun kembali dokumen
pengadaan, dan melaksanakan tugas-tugas yang
6. Tahap Pengawasan Berkala
sama apabila terjadi proses pemilihan ulang.
, seperti memeriksa
kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan rencana
secara berkala, melakukan penyesuaian gambar dan
spesifikasi teknis pelaksanaan bila ada perubahan,
memberikan penjelasan terhadap persoalan-persoalan
yang timbul selama masa konstruksi, memberikan
rekomendasi tentang penggunaan bahan, membuat
7. Penyusunan laporan akhir pekerjaan perencanaan
laporan pengawasan berkala.
yang terdiri atas perubahan perencanaan pada masa
pelaksanaan konstruksi, petunjuk penggunaan,
pemeliharaan, perawatan bangunan gedung, termasuk
petunjuk yang menyangkut peralatan dan perlengkapan
2. Keluaran
mekanikal elektrikal bangunan.
Konsultan perencana menyiapkan dokumen perencanaan teknis
A. Laporan Pendahuluan
yang meliputi :
Laporan Pendahuluan disusun berdasarkan pelaksanaan
kegiatan penyusunan rencana teknis pada tahapan konsepsi
1. Tahap Konsepsi Perancangan,
perancangan dan pra rancangan.
meliputi :
a. Data dan informasi lapangan (termasuk penyelidikan
Zoning
tanah (bila ada))
Zoning
i. Peruntukan;
ii. Site;
iii. Peil Banjir;
iv. Drainase Kawasan;
v. Sumber Air;
vi. Sumber Listrik;dan
vii. Pengelolaan Air Limbah dan Sampah Kawasan.
b. Analisis.
2. Tahap Pra Rancangan,
c. Dasar pemikiran dan pertimbangan perancangan.
meliputi:
a. Pola, gubahan, dan bentuk arsitektur yang
diwujudkan dalam gambar pra rancangan yaitu:
i. Denah yang menggambarkan susunan tata ruang
dan hubungan antar ruang dalam bangunan pada
setiap lantai dan menerangkan peil atau
ketinggian lantai;
ii. Tampak bangunan gedung yang menunjukan
Page 48 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
pandangan ke empat sisi atau arah bangunan;
iii. Potongan bangunan gedung secara melintang dan
memanjang untuk menunjukan secara garis besar
penampang dan sistem struktur dan utilitas
bangunan;dan
iv. Visualisasi desain tiga dimensi dalam bentuk
gambar dan/atau animasi komputer.
b. Aspek kualitatif serta aspek kuantitatif, baik dalam
bentuk laporan tertulis dan gambar seperti :
i. Biaya dan waktu pelaksanaan pembangunan /
(bila
konstruksi;
BGN diwajibkan/ direkomendasikan sebagai
ii. Penerapan prinsip Bangunan Gedung Hijau
Gedung Hijau)
.
c. Tahap ini diikuti dengan diskusi dan pembahasan
owner user
yang melibatkan pihak konsultan perencana,
pengguna jasa ( ) dan pengguna bangunan ( )
.
dengan notulensi dilampirkan dalam Laporan
Pendahuluan
B. Laporan Antara
Laporan Antara disusun berdasarkan pelaksanaan kegiatan
penyusunan rencana teknis pada tahapan pengembangan
rancangan. Laporan Antara dapat disusun dengan sistematika
1.
sebagai berikut :
Pengembangan Arsitektur, penjelasan konsep arsitektur
dilengkapi rencana arsitektur dalam visualisasi 2D berupa
gambar rencana arsitektur bangunan gedung khususnya
2.
terkait pekerjaan interior;
Membuat Denah yang menunjukkan eksisting bangunan
3.
dan rencana pembangunan;
Membuat Tampak bangunan yang menunjukkan eksisting
bangunan dan rencana perbaikan/ perubahannya serta
dilengkapi dengan visualisasi desain dua dimensi
4.
dan/atau tiga dimensi bila diperlukan;
Membuat Potongan bangunan, secara melintang dan
memanjang yang menjelaskan eksisting bangunan dan
5.
rencana perbaikan/ perubahannya;
Menyusun penggunaan spesifikasi teknis bahan bangunan
secara garis besar (outline specifications) dengan
mempertimbangkan nilai manfaat, ketersediaan bahan,
6.
konstruksi, nilai ekonomi, dan rantai pasok;
Menyusun perkiraan biaya konstruksi berdasarkan sistem
bangunan yang disajikan dalam bentuk gambar, diagram
sistem, dan laporan tertulis;dan
Page 49 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
7.
Tahap ini diikuti dengan diskusi dan pembahasan yang
melibatkan pihak konsultan perencana, pengguna jasa
(owner) dan pengguna bangunan (user) dengan notulensi
dilampirkan dalam Laporan Antara.
C. Laporan Akhir
Laporan Akhir disusun berdasarkan pelaksanaan kegiatan
penyusunan rencana teknis pada tahapan rancangan detail
untuk kebutuhan Dokumen Pengadaan. Laporan Akhir harus
1. Gambar Perencanaan Detail/ Detail Engineering
dilengkapi dengan dokumen sebagai berikut :
Design (DED)
yang terdiri dari gambar arsitektur,
gambar struktur, gambar utilitas dan gambar lansekap
(bila ada), dan detailnya.
a. Gambar Denah
Dengan persyaratan teknis sebagai berikut :
Untuk pekerjaan renovasi
dilengkapi dengan keterangan dan
ketinggian lantai. ,
terdapat eksisting bangunan dan rencana perbaikan/
perubahan, letak dan jenis kerusakan serta
cakupannya harus terlihat jelas dalam gambar
rencana dan dibuat notasi yang berbeda untuk
Untuk pekerjaan interior
bagian yang dihilangkan ataupun yang ditambahkan.
, dilengkapi dengan
penataan perabot. Gambar denah dibuat dalam skala
b. Gambar Potongan
1 : 100 (satu banding seratus);
Untuk bangunan
dapat menunjukkan hubungan
sederhana
antar ruang dalam yang utama.
, minimum dibuat 2 (dua) potongan.
Gambar potongan dibuat dalam skala 1 : 100 (satu
c. Gambar Tampak
banding seratus);
dapat menunjukkan bentuk dan
massa strukturnya, pintu dan jendela, termasuk
tekstur dan lingkupnya. Gambar tampak dibuat
d. Gambar Kelengkapan Rencana Bangunan
dalam skala 1 : 100 (satu banding seratus);
menunjukkan kelengkapan gambar kerja sesuai
identifikasi kebutuhan pekerjaan. Gambar
kelengkapan rencana bangunan dibuat dalam skala
e. Gambar Detail Arsitektural
1 : 100 (satu banding seratus);
menunjukkan bagian
tertentu dari bangunan yang penting dan memiliki
fasade
kekhususan, meliputi
: detail , detail kusen-pintu-jendela, detail
septic tank
plafon, detail partisi, detail tangga dan railing, detail
, detail saluran dan bak kontrol, detail
Page 50 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
menyesuaikan
kebutuhan masing-masing paket pekerjaan
talang, detail ramp, detail KM/WC, dll (
). Gambar
detail arsitektural dibuat dalam skala 1 : 20 (satu
banding dua puluh) atau 1 : 50 (satu banding lima
2. Rencana Kerja dan Syarat (RKS)
puluh).
yang meliputi:
a. Persyaratan umum;
b. Persyaratan administratif;dan
c. Persyaratan teknis termasuk spesifikasi teknis
(Lingkup Spesifikasi Teknis mengacu pada Pasal 21
ayat (1) dan (2) Peraturan Menteri PUPR Nomor 14
Tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan
3.
Jasa Konstruksi melalui Penyedia)
Rencana
Perhitungan biaya pelaksanaan konstruksi fisik, dalam
Anggaran Biaya (RAB)
bentuk Rincian volume pelaksanaan pekerjaan,
yang terperinci dan lengkap
engineering estimate
dengan Analisa Biaya Rencana Anggaran Biaya (RAB),
4. Bill of Quantity (BQ)
pekerjaan konstruksi ( ).
Dalam pelaksanaan kontrak lumpsum, khusus
atau Daftar Kuantitas (volume dan
untuk pelaksana konstruksi, Bill of Quantity (BQ) atau
harga)
Daftar Kuantitas (volume dan harga) bersifat tidak
mengikat dalam kontrak sehingga tidak dapat dijadikan
dasar perhitungan untuk melakukan pembayaran.
D. Laporan Pengawasan Berkala
Laporan Pengawasan Berkala disusun berdasarkan
pelaksanaan kegiatan yang dilakukan Penyedia Jasa
Perencanaan Konstruksi selama masa Pengawasan Berkala,
mulai dari tahapan Tender Konstruksi sampai dengan masa
pelaksanaan konstruksi berakhir dengan diterbitkannya
Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan Pertama
Pelaksanaan Konstruksi (PHO). Laporan Pengawasan Berkala
berisi laporan mengenai kesesuaian atau perubahan
pelaksanaan konstruksi dengan rencana selama masa
pelaksanaan berupa gambar penyesuaian dan spesifikasi
teknis pelaksanaan bila ada perubahan, penjelasan terhadap
persoalan-persoalan yang timbul selama masa konstruksi dan
memberikan rekomendasi tentang penggunaan bahan serta
.
melampirkan berita acara rapat koordinasi pelaksanaan
konstruksi
E. Softcopy seluruh laporan mulai dari Tahap Perencanaan
Teknis sampai dengan Tahap Pengawasan Berkala dalam
1 (Satu) Flash Disk 8 Gigabyte,
dengan rincian sebagai
Page 51 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
1.
berikut :
File gambar karya perencanaan dalam format file
2.
AUTOCAD dan PDF;
3.
File RAB dalam format file Microsoft Excel;
4.
File BQ dalam format file Microsoft Excel;
5.
File RKS dalam format file Microsoft Word;
File Laporan-laporan (Pendahuluan, Antara, Akhir,
Pengawasan Berkala) dalam format file PDF atau
6.
Microsoft Word;dan
File Laporan Perencanaan dalam format file PDF atau
Microsoft Word.
Softcopy
diserahkan pada saat berakhirnya Tahap
Perencanaan Teknis atau selambat lambatnya 14 (empat
belas) hari kalender setelah Surat Perintah Mulai Kerja
(SPMK) atau pada saat Serah Terima Hasil Pekerjaan 80%
Perencanaan (tahap kemajuan pekerjaan perencanaan 80%),
sedangkan laporan pengawasan berkala softcopy diserahkan
pada saat Serah Terima Hasil Pekerjaan 100% perencanaan
atau Serah Terima Pertama (ST-1) pelaksanaan konstruksi.
Segala pengeluaran biaya yang ditimbulkan untuk pekerjaan
ini harus dapat dipertanggung jawabkan pula secara
administrasi.
3. Peralatan, Material,
Personil dan Fasilitas
A. Laporan dan data terkait dengan administrasi teknis.
dari Pejabat Pembuat
B. Tim Pengelola Teknis Kegiatan dari Stasiun Meteorologi
Komitmen
Kelas I Juanda Surabaya Badan Meteorologi, Klimatologi,
Dan Geofisika dan Jasa Konstruksi sebagai staf pendamping
pekerjaan ini.
4. Peralatan dan
Penyedia jasa harus memelihara semua fasilitas dan peralatan
Material dari
yang
Penyedia Jasa
dipergunakan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan
Konsultansi
perencanaan.
5. Lingkup Kewenangan
Penyedia Jasa
Diatur dalam Persyaratan Kontrak.
6. Jangka Waktu
Penyelesaian
A. Tahap Perencanaan Teknis (kemajuan pekerjaan perencanaan
Pekerjaan
80%) Menyelesaikan dokumen perencanaan teknis (Laporan,
Gambar, RKS, RAB dan BQ) untuk kebutuhan pengadaan
sejak SPMK diterbitkan sampai dengan 21 (dua puluh satu)
hari kalender.
Page 52 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
B. Tahap Pemilihan Penyedia Jasa Pelaksana Konstruksi
(kemajuan pekerjaan perencanaan 85%)
aanwijzing.
Membantu pengguna jasa dalam proses pengadaan yaitu
menyiapkan dokumen pengadaan dan
C. Tahap Pengawasan Berkala (kemajuan pekerjaan
perencanaan 100%)
Melakukan pengawasan berkala sejak diterbitkan SPMK
pekerjaan konstruksi sampai dengan Serah Terima Pertama
(ST-1) pekerjaan konstruksi atau Serah Terima Hasil
Pekerjaan Perencanaan 100%.
7. Personel
Kebutuhan personil minimal yang dibutuhkan untuk pekerjaan ini
A. Tenaga Profesional.
adalah sebagai berikut :
1. Ketua Tim/ Ahli Teknik Bangunan Gedung
: 1 (satu)
orang.
a. Pendidikan minimal Strata Satu (S1) Sipil, lulusan
universitas atau perguruan tinggi negeri atau
perguruan tinggi swasta yang telah diakreditasi atau
yang telah lulus ujian Negara atau perguruan tinggi
luar negeri yang telah diakreditasi.
b. Memiliki sertifikasi keahlian sesuai dengan bidang
keahlian dikeluarkan oleh Asosiasi yang telah
disahkan oleh LPJK : SKA Ahli Teknik Bangunan
Gedung - Muda.
c. Berpengalaman profesional minimal 3 (Tiga) tahun
untuk S1 sesuai bidang keahlian dilengkapi dengan
referensi kerja dan pernah berpengalaman menjadi
ketua tim.
d. Lingkup tugas Ketua Tim:
i. Memimpin dan mengkoordinir seluruh kegiatan
anggota tim kerja / tenaga perencana dalam
pelaksanaan pekerjaan selama waktu
pelaksanaan sampai dengan pekerjaan
dinyatakan selesai;
ii. Memimpin rapat koordinasi dengan pihak
pelaksana koordinasi lapangan;
iii. Menetapkan metode kerja untuk menyesuaikan
waktu konstruksi;
iv. Menginventarisasi kebutuhan perbaikan
arsitektural ruangan dan menyusun skala
prioritas bagian-bagian yang perlu segera
mendapatkan perbaikan;
v. Menyelaraskan desain perbaikan arsitektural
Page 53 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
dengan bidang lainnya; dan
vi. Memastikan progres perencanaan sesuai dengan
B. Tenaga Sub Profesional :
jadwal.
1. Spesial Technician / Estimator,
1 (satu) orang memiliki
pendidikan minimal Strata Satu (S1) Sipil,
berpengalaman professional minimal 3 (tiga) tahun dan
dilengkapi dengan referensi kerja.
Lingkup tugas Technician / Estimator :
i. Menginventarisasi kebutuhan perbaikan struktur
bangunan dan menyusun skala prioritas bagian-
bagian yang perlu segera mendapatkan perbaikan;
ii. Menyelaraskan desain perbaikan struktur dengan
bidang lainnya; dan
iii. Melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya kepada
2. Operator CAD
Ketua Tim.
, 1 (satu) orang memiliki pendidikan
minimal Strata Satu (S1) Arsitektur, berpengalaman
professional minimal 3 (tiga) tahun dan dilengkapi
dengan referensi kerja.
Lingkup tugas Operator CAD :
i. Berkoordinasi dengan tenaga ahli/asisten tenaga ahli
dalam menyiapkan gambar kerja agar sesuai dengan
RAB dan RKS yang telah disusun oleh masing-masing
personil tenaga ahli/asisten tenaga ahli; dan
ii. Melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Ketua
C. Tenaga Pendukung
Tim.
1. Operator Kompter
, 1 (satu) orang memiliki pendidikan
minimal D3 / Strata Satu (S1), berpengalaman
professional minimal 3 (tiga) tahun.
Lingkup tugas Administrator :
i. Berkoordinasi dengan Ketua Tim dalam menyiapkan
dokumen pertanggung jawaban pelaksanaan
pekerjaan; dan
ii. Membantu menyiapkan laporan - laporan, invoice
dan berita acara pencairan termin.
8. Persyaratan dan :
Klasifikasi
Konsultan adalah Perusahaan konstruksi yang memiliki
Perusahaan
A. Nomor Induk Berusaha (NIB) kualifikasi Resiko Menengah
Tinggi dengan KBLI 71102 AKTIVITAS KEINSINYURAN DAN
KONSULTASI TEKNIS YBDI
B. Sertifikat Badan Usaha (SBU) kualifikasi kecil dengan
klasifikasi bidang usaha sebagai berikut :
1. Jasa Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung Hunian dan
Page 54 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Non Hunian (RK001).
9. Jadwal Tahapan S
pelaksanaan Kegiatan
esuai dengan pelaksanaan subkontrak
Laporan
1. Laporan
Pendahuluan
Laporan Pendahuluan dapat disusun dengan sistematika sebagai
berikut :
BAB I LATAR BELAKANG
BAB II MAKSUD DAN TUJUAN
a. Maksud
b. Tujuan
BAB III RUANG LINGKUP KEGIATAN
a. Lingkup pekerjaan (scope of work)
b. Lingkup pelayanan (scope of service)
c. Potensi dan Kendala Pelaksanaan Kegiatan
BAB IV TINJAUAN PUSTAKA
a. Dasar Hukum
b. Standar Teknis
BAB V KONSEPSI PERANCANGAN
a. Dasar Pemikiran dan Pertimbangan
Perancangan
b. Data dan Informasi Lapangan
c. Program Ruang dan Skematik Rencana Teknis
BAB VI PRA RANCANGAN
a. Analisis Pola Gubahan Bentuk Ruang dan
Bangunan.
b. Perhitungan Nilai Fungsional Bangunan Gedung
(diagram)
c. Aspek Kualitatif dan Kuantitatif.
BAB VII PENUTUP
Laporan Pendahuluan dibuat dan ditandatangani oleh Konsultan
Perencana dan telah disetujui oleh Pejabat Pembuat Komitmen.
Penjelasan lebih lengkap mengenai materi Laporan Pendahuluan
mengacu pada angka 8 Keluaran.
Laporan harus diselesaikan selambat-lambatnya 14 (empat belas)
hari kalender sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja
hardcopy, 3 (tiga) rangkap
(SPMK) dan jumlah laporan yang harus diserahkan dalam bentuk
softcopy.
dokumen sebanyak yang dijilid dalam
bentuk buku dan
2. Laporan Antara
Laporan Antara dapat disusun dengan sistematika sebagai
Page 55 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
berikut :
BAB I LATAR BELAKANG
BAB II MAKSUD DAN TUJUAN
a. Maksud
b. Tujuan
BAB III RUANG LINGKUP KEGIATAN
scope of service
a. Lingkup pekerjaan (scope of work)
b. Lingkup pelayanan ( )
BAB IV TINJAUAN PUSTAKA
a. Dasar Hukum
b. Standar Teknis
BAB V PENGEMBANGAN RANCANGAN
a. Pengembangan Arsitektur Bangunan Gedung
- Penjelasan konsep arsitektur dilengkapi analisis
dan gambar rencana arsitektur dalam visualisasi
2D dan 3D
b. Sistem Struktur
- Penjelasan konsep struktur dilengkapi analisis
dan perhitungan
Plumbing
c. Sistem Mekanikal, Elektrikal, Informasi dan
Teknologi (IT), Pemipaan ( ), dan
Tata Lingkungan
- Penjelasan konsep dilengkapi perhitungannya
d. Bahan Bangunan
- Pemilihan penggunaan bahan bangunan secara
garis besar dengan mempertimbangkan nilai
manfaat, ketersediaan bahan, konstruksi, nilai
ekonomi, dan rantai pasok
e. Perkiraan Biaya Konstruksi
- Berdasarkan sistem bangunan yang disajikan
dalam bentuk gambar, diagram sistem, dan
laporan tertulis.
BAB VI PENUTUP
Laporan Antara dibuat dan ditandatangani oleh Konsultan
Perencana dan telah disetujui oleh Pejabat Pembuat Komitmen.
Penjelasan lebih lengkap mengenai materi Laporan Antara
mengacu pada angka 8 Keluaran.
Laporan harus diselesaikan selambat-lambatnya 20 (Dua puluh)
hari kalender sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja
hardcopy 3 (tiga) rangkap
(SPMK) dan jumlah laporan yang harus diserahkan dalam bentuk
softcopy.
dokumen sebanyak yang dijilid dalam
bentuk buku dan
Page 56 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
3. Laporan Akhir
Laporan Akhir dapat disusun dengan sistematika sebagai berikut :
BAB I LATAR BELAKANG
BAB II MAKSUD DAN TUJUAN
a. Maksud
b. Tujuan
scope of work
BAB III RUANG LINGKUP KEGIATAN
scope of service
a. Lingkup pekerjaan ( )
b. Lingkup pelayanan ( )
BAB IV TINJAUAN PUSTAKA
a. Dasar Hukum
b. Standar Teknis
-
BAB V RANCANGAN DETAIL
Gambar detail arsitektur, detail struktur, detail
-
utilitas dan lansekap (format ukuran kertas F4)
Rencana Kerja dan Syarat (RKS) yang meliputi:
1. Persyaratan umum;
2. Persyaratan administratif; dan
3. Persyaratan teknis termasuk spesifikasi
-
teknis.
Rincian volume pelaksanaan pekerjaan dan
Engineering Estimate
Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan
konstruksi ( )
BAB VI PENUTUP
Laporan Akhir dibuat dan ditandatangani oleh Konsultan
hardcopy, 3 (tiga)
Perencana dan telah disetujui oleh Pejabat Pembuat Komitmen,
rangkap softcopy
diserahkan dalam bentuk dokumen sebanyak
dalam bentuk buku dan .
Dokumen-dokumen yang menjadi bagian dari Laporan Akhir,
A. Gambar Perencanaan Detail / Detail Engineering Design
sebagai berikut :
(DED)
1. Gambar Siteplan (bila ada);
yang meliputi :
2. Gambar Layout;
3. Gambar Denah;
4. Gambar Potongan;
5. Gambar Tampak;
6. Gambar Kelengkapan Rencana Bangunan;
7. Gambar Detail Arsitektural;
1 (satu) rangkap
Diserahkan dalam bentuk dokumen kalkir dengan format
blueprint 4
ukuran kertas A2 sebanyak dan dokumen
(empat) rangkap
copy ( ) dengan format ukuran kertas A2 sebanyak
yang dijilid dalam bentuk buku dan
Page 57 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
softcopy
;
B. Rencana Kerja dan Syarat (RKS)
hardcopy,
5 (lima) rangkap
Diserahkan dalam bentuk dokumen sebanyak
softcopy
minimal berkas yang dijilid dalam bentuk
buku dan .
C.
Rencana
Perhitungan biaya pelaksanaan konstruksi fisik, dalam
Anggaran Biaya (RAB)
bentuk rincian volume pelaksanaan pekerjaan,
hardcopy, 2 (dua) rangkap
Diserahkan dalam bentuk dokumen
softcopy
sebanyak yang dijilid dalam
bentuk buku dan .
D. Bill of Quantity (BQ)
hardcopy, 5
(lima) rangkap softcopy
Diserahkan dalam bentuk dokumen sebanyak
yang dijilid dalam bentuk buku dan .
Penjelasan lebih lengkap mengenai materi Laporan Akhir
mengacu pada angka 8 Keluaran.
Laporan Akhir dan kelengkapannya diserahkan pada saat
berakhirnya Tahap Perencanaan Teknis, selambat lambatnya 30
(Tiga puluh) kalender setelah Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
atau pada saat serah terima hasil pekerjaan 80% perencanaan
(tahap kemajuan pekerjaan perencanaan 80%).
4. Laporan Pengawasan
Berkala
Laporan Pengawasan Berkala dapat disusun dengan sistematika
sebagai berikut:
II
BAB I LATAR BELAKANG
BAB MAKSUD DAN TUJUAN
a. Maksud
b. Tujuan
scope of work
BAB III RUANG LINGKUP KEGIATAN
scope of service
a. Lingkup pekerjaan ( )
IV
b. Lingkup pelayanan ( )
BAB PERUBAHAN SELAMA MASA
PELAKSANAAN KONSTRUKSI
a. Kondisi Awal Perencanaan Konstruksi
b. Kondisi Akhir Pelaksanaan Konstruksi
BAB V PENUTUP
Laporan Pengawasan Berkala dibuat dan ditandatangani oleh
Konsultan Perencana dan telah disetujui oleh Pejabat Pembuat
Komitmen. Penjelasan lebih lengkap mengenai materi Laporan
Pengawasan Berkala mengacu pada angka 8 Keluaran.
Page 58 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Diserahkan pada saat berakhirnya Tahap Pengawasan Berkala
atau selambat-lambatnya pada saat Serah Terima Pertama (ST-1)
hardcopy, 3
pekerjaan pelaksanaan konstruksi (tahap kemajuan pekerjaan
(tiga) rangkap softcopy
perencanaan 100%) dalam bentuk dokumen sebanyak
dalam bentuk buku dan .
Hal – Hal Lain
1. Produksi dalam
Negeri
Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus
dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali
ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan
keterbatasan kompetensi dalam negeri.
2. Pedoman
Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan
Pengumpulan Data
berikut :
Lapangan
data harus akurat dan terukur.
3. Alih Pengetahuan
Jika diperlukan, Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk
menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih
pengetahuan kepada Pengguna Jasa yang terkait dengan pekerjaan
ini
.
B. PELAKSANAAN KONSTRUKSI
Spesifikasi teknis untuk kegiatan Renovasi Gedung Tower Radar Cuaca didapat
berdasarkan hasil analisa dari Tim Konsultan Perencana dan Tim PUPR. Spesifikasi teknis
wajib
tersebut digunakan sebagai acuan estimasi harga renovasi gedung tower radar cuaca.
Sebelum melakukan renovasi Gedung tower radar cuaca pemenang tender
melakukan investigasi struktur bangunan untuk menentukan tingkat renovasi struktur
bangunan yang diperlukan. Untuk melakukan investigasi struktur tersebut pemenang
tender wajib berkoordinasi dengan pihak Tim PUPR dan melibatkan tenaga ahli dari pihak
terkait yang memiliki sarana dan prasarana untuk mengeluarkan dokumen rekomendasi
kondisi struktur. Renovasi Gedung Tower Radar Cuaca BMKG di Stasiun Meteorologi Klas I
Juanda Sidoarjo ditetapkan oleh BMKG Pusat dalam Tahun Anggaran 2024, yaitu kegiatan
perbaikan gedung tower radar cuaca yang berupa bangunan tidak sederhana memiliki 4
lantai, dengan total luas lantai bangunan dasar 250 m2. Tower radar yang diperbaiki
berupa Bangunan Beton Solid yang menanggung beban minimum 20-ton, dengan
asumsi beban saat pergerakan maksimum antena saat operasional dengan kecepatan
antena minimum 6 rpm dengan luas lantai radome minimal 100m2 (10 x 10 m). dengan
jangka waktu pelaksanaan 180 HK (hari kalender)
Page 59 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Pekerjaan Utama
No. Jenis Pekerjaan Utama
1. Pekerjaan beton Plat lantai
2. Pekerjaan Rangka dan Penutup Atap
Kebutuhan K3
No. Kategori K3 Uraian Kebutuhan K3 Jumlah
Kebutuhan
1. Pembuatan prosedur dan 1 ls
Penyiapan RKK
instruksi kerja
2. Spanduk/Banner 2bh, 1 ls
Sosialisasi, promosi dan
Pengarahan keselamatan
pelatihan
konstruksi, papan informas K3
3. Alat Pelindung Kerja Jaring pengaman 5 Roll
4. Safety belt/ Sabuk Keselamatan 20 bh
5. Sefety Helmet / Helm pelindung 20 buah
Alat Pelindung Diri
kepala
Safety Shoes/Sepatu 20 psg
pengaman
Safety gloves/ Sarung tangan 20 psg
pengaman
Safety vest/Rompi kerja 20 buah
Safety belt/Sabuk pengaman 20 Buah
Masker 5 Box
Kacamata Pengaman 10 Buah
6 Asuransi dan Perijinan BPJS Ketenagakerjaan 1 ls
7 Personil Keselamatan Petugas K3 2 org/bln
Konstruksi (1 org selama
pelaksanaan)
8 Fasilitas sarana, Peralatan P3K (Kotak P3K, 1 ls
prasarana dan alat Tandu,obat luka ,perban, dll)
kesehatan
9 Rambu- Rambu Rambu Peringatan; 6 Buah
10 Kegiatan dan peralatan Alat Pemadam Api Ringan 3 bh
terkait dengan (APAR) 3 Kg 3 bh,KIP;
pengendalian resiko
Keselamatan Konstruksi
Identifikasi Bahaya
Identifikasi bahaya dituangkan dalam Lampiran B. SSKK Rencana
No Uraian Pekerjaan Identifikasi Bahaya
1. Pekerjaan Persiapan 1. Kecelakaan akibat metode pengangkutan peralatan dan
Page 60 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
pembongkaran peralatan kerja yang tidak tepat
2. Kecelakaan dan gangguan kesehatan tenaga kerja akibat tempat
kerja kurang memenuhi syarat
3. Kecelakaan dan gangguan kesehatan pekerja akibat penyimpanan
peralatan dan bahan atau material kurang memenuhi syarat.
4. Kecelakaan akibat dari metode kerja dan penggunaan alat untuk
pembongkaran dan pembuangan bagian bangunan lama yang tidak
tepat
2. Pekerjaan struktur 5. Pembesian beton bertulang : Kecelakaan akibat tangan terkena alat
pemotong besi pada saat pekerjaan pembesian
6. Fabrikasi Baja : Kecelakaan akibat tangan terkena alat pemotong baja
pada sata fabrikasi rangka baja
7. Pekerjaan Baja : Kecelakaan dan gangguan pada mata pada saat
pekerjaan pengelasan
8. Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja secara umum, terluka akibat
penggunaan alat ukur yang salah,
3. Pekerjaan Arsitektur 9. Pemasangan Bata dan Plesteran : Kecelakaan akibat Tertimpa
Bata/Hebel pada saat pengangkutan dan pemasangan,
kecelakaan akibat kesalahan penyimpanan stok bahan material.
10. Pengukuran Kusen : Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja
secara umum terluka akibat akibat dan cara penggunaan
peralatan, kecelakaan akibat metode pemasangan tidak sesuai
acuan.
11. Pemasangan Kusen : Kecelakaan akibat Tertimpa kusen pada
saat pengangkutan dan pemasangan, kecelakaan akibat
kesalahan penyimpanan stok bahan material terutama
penempatan kusen yang tidak terpakai
12. Pekerjaan atap : Kecelakaan akibat metode yang kurang tepat
saat setting scafolding untuk pekerjaan – pekerjaan pada
ketinggian tertentu
13. Pekerjaan atap : Kecelakaan jatuh dari ketinggian tertentu akibat
pemasangan savety belt dan savety helmet yang tidak tepat
14. Pemotongan granit/batu alam/material pelapis lantai dan dinding
lainnya : Kecelakaan pada tangan akibat kesalahan saat
penggunaan alat pemotong.
15. Pemotongan granit/batu alam/material pelapis dinding lainnya :
Kecelakaan pada kaki dan anggota badan lainnya akibat
kesalahan dalam metode pemasangan.
4. Pekerjaan Site11. Pengukuran Site : Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja
Development secara umum terluka akibat dan cara penggunaan peralatan,
kecelakaan akibat metode pemasangan tidak sesuai acuan.
5. Pekerjaan Interior 12. Pengukuran Interior : Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja
secara umum terluka akibat dan cara penggunaan peralatan,
kecelakaan akibat metode pemasangan acuan.
13. Pemasangan Interior : Kecelakaan akibat Tertimpa kusen pada saat
pengangkutan dan pemasangan, kecelakaan akibat kesalahan
penyimpanan stok bahan material terutama penempatan kusen yang
tidak terpakai
Page 61 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
6. Pekerjaan Mekanikal 14. Pemotongan Material Plumbing : Tangan terluka akibat kena alat
potong pipa
7. Pekerjaan Elektrikal 15. Pemotongan Material Listrik : Tangan terluka akibat kena alat
potong kabel dan aluminium
16. Pemasangan Listrik : Kecelakaan akibat kena stroom aliran listrik,
tertimpa bahan material di area lokasi pekerjaan
OUTLINE SPESIFIKASI MATERIAL
Pembangunan Gedung Kantor Pengadilan Agama Bengkayang
No. Pekerjaan Spesifikasi Material Keterangan
I. PEK. UMUM
Air Air yang akan dipergunakan untuk semua pekerjaan-pekerjaan di lapangan
adalah air bersih, tidak berwarna, tidak mengandung bahan-bahan kimia
(asam alkali) tidak mengandung organisme yang dapat memberikan efek
merusak beton, minyak atau lemak. Memenuhi syarat-syarat Peraturan
Beton Indonesia (SNI 2847:2019) dan diuji oleh Laboratorium yang diakui
sah oleh yang berwajib dengan biaya ditanggung oleh pihak Kontraktor.
Air dengan nilai TKDN 100 %
A. Semen
Semen khusus perekat bata ringan @ 40 kg (Top Mortar, Uzin mortar)
Semen khusus plester bata ringan @ 50 kg (Top Mortar, Uzin mortar)
Semen khusus acian bata ringan @ 40 kg (Top Mortar, Uzin mortar)
Semen PPC "Semen Indonesia"
(Semen Tonasa, Dynamix, Semen Merah Putih)
Semen warna ( MU )
Pasir dan Pasir Pasang lokal kwalitas 1
material Pasir
tanah Pasir Analisa TKDN 100%
lainnya
Pasir Beton/Cor lokal kwalitas 1
Pasir
Pasir Urug lokal kwalitas 1
Pasir
Urugan tanah timbunan timbunan pilihan / Kwalitas 1
Urugan sirtu Sirtu lokal kwalitas 1
Urugan tanah
Tanah urug nilai TKDN 100%
Kayu Multipleks ketebalan minimal 9 mm Merk/Poduksi PALM, TATA Lestari, TUNAS
Bekisting
Batu buatan / - Bata ringan uk. 10x20x60 cm (CITICON, BRICON)
pabrikan - Kerikil / Koral dan Batu Produksi lokal kw. 1
/alam - Bata merah Batu Produksi lokal kw. 1
II. PEK.STRUKTUR
B. PEK.
BETON
Mutu beton Ready Mix mutu beton Fc 21,7 Mpa atau mutu beton K 250
struktural
Site Mix campuran manual dengan komposisi campuran sesuai hasil mix design,
Mutu beton minimal Fc 21,7 Mpa (harus melalui Mix Design dan uji material)
Page 62 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Mutu beton Ready Mix mutu beton Fc 7,4 Mpa Ready Mix mutu beton K 175
non
struktural
Site Mix campuran manual dengan komposisi campuran sesuai hasil mix design,
Mutu beton minimal K 175 (harus melalui Mix Design dan uji material)
Mutu besi Besi beton yang berstandart SNI Produksi Krakatau Steel,
beton - Untuk besi beton polos mutu besi = Fy 240 Hanil Jaya Steel,
Mpa atau U- 24
Master Steel
- Untuk besi beton ulir mutu besi = Fy 390 Mpa
atau U- 39
Minipile Minipile 25x25 cm mutu beton K 500 Semua pabrikan Tiang Pancang yang telah
memenuhi sertifikat ISO 9002 Tahun 2000 dan bersertifikat Petugas
Keselamatan Konstruksi.
C. PEK.
RANGK
A ATAP
- Konstruk - Hollow galvanished dan pipa galvanished untuk semua ukuran memakai Produksi
si rangka Spindo
atap
kaca
- Konstruk - Rangka galvalume / Baja ringan Merk/produksi KENCANA
si
Rangka
atap baja
ringan/g
alvalume
D. PEK. ATAP
Penutup atap - Penutup atap zincalum gelombang erserat kayu uk. 300x30x12 mm
Merk/produksi KALSI, GRC Board, Elephant
III. PEK. ARSITEKTURAL
Pekerjaan - Granit tile Polished 60 x 60 cm type Liner White (Valentino Gress)
Lantai - Granit tile Polished 60 x 60 cm type Apolion Black (Valentino Gress)
dan - Keramik 30 x 30 cm motif / warna (Esensa)
pelapis - Batu alam andhesit
dinding - Aluminium Composit Panil PVDF tb. 4 mm merk/produk SEVEN,
ALUCOPAND, DECOBOND,ALUSTAR Mutu 1/ Grade A/ KW 1
- HPL (High Presure laminated) - (Taco, Omega, Toplam, Artform, Milano)
- Wallpaper Vinyl (Starwall, Aurora, Avenue, Bella, 3D Museum)
- Melaminto / MDF 3 mm (Palm, Tata Lestari, Tunas)
- Sticker Kaca Sandblast terpasang (Taki Kosai, Kikey, Ritrama)
- Sticker Kaca Sandblast cutting sticker logo BMKG terpasang (Taki Kosai,
Kikey, Ritrama)
Pekerjaan - Penutup plafond Gypsumboard t. 9, Merk/produk JAYABOARD, KNAUFF,
Plafond GYPROCK, YOSHINO
dan - Penutup Partisi Gypsumboard t. 12, Merk/produk JAYABOARD, KNAUFF,
Dinding GYPROCK, YOSHINO
partisi - Papan plafond Fiber cement t. 4 mm, Merk/produk KALSI, GRC, KNAUFF
- Plafond PVC Merk Shunda Plafond, Plafonesia.
Rangka - Rangka plafond hollow galvalume 40/40 mm produksi IGGI, MULCINDO,
plafond KENCANA
dan - Rangka partisi Metal studd 76/77 mm produksi IGGI, MULCINDO, KENCANA
partisi
Pekerjaan - Cat dinding bagian dalam / interior produk NIPPON PAINT VYNILEX, DULUX
Pengeca CATYLAC, JOTUN MAJESTIC
tan
Page 63 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
- Cat dinding bagian luar/exterior merk/produksi JOTUN Jotashield, NIPPON
PAINT Weatherbond, DULUX Weathershield
- Membran bakar Merk/produksi Casali
- Cat Besi / Cat Kayu Cat Minyak merk EMCO, AVIAN, ASIAPAINT, PRIMTOP
- Meni besi / kayu merk EMCO, AVIAN, ASIAPAINT, PRIMTOP
- Coating batu alam merk PROPAN, ARCA
- Material melamin IMPRA
Pekerjaan - Kusen dan selimar pintu/jendela aluminium framing system (warna) dari tebal
Kusen, 0,18 cm ukuran 4’’ merk/produksi ALEXINDO, INDALEX, SUPEREX
Pintu
(Gedung - Kusen dan Pintu Kayu Jati Kwalitas 1
)
- Pintu WPC Produksi Duma, Angzdoor, Tulus door
Jendela Dan - Handle pintu steinless + kunci (Deckson, Handerson, Solid, Kend,
Assesor Dorma)
is - Floor hinge dorma BTS 84 (Deckson, Handerson, Solid, Kend, Dorma)
(Gedung terpasang
)
- Patch Fitting (Deckson, Handerson, Solid, Kend, Dorma) terpasang
- Engsel jendela steinless (Deckson, Handerson, Solid, Kend, Dorma)
- Casement (Deckson, Handerson, Solid, Kend, Dorma)
- Rambuncis (Deckson, Handerson, Solid, Kend, Dorma)
- Grendel Jendela (Deckson, Handerson, Solid, Kend, Dorma)
- Grendel Pintu Tanam (Deckson, Handerson, Solid, Kend, Dorma)
- Grendel Pintu Biasa (Deckson, Handerson, Solid, Kend, Dorma)
- Engsel pintu (Deckson, Handerson, Solid, Kend, Dorma)
- Door closer TS 77 (Deckson, Handerson, Solid, Kend, Dorma)
Pekerjaan - Kunci tanam laci 2x putar (Huben, Elco)
Kusen, - Engsel hidrolik / soft closed (Huben, Elco)
Pintu, - Engsel koboy (Huben, Elco)
Jendela
Dan
Assesor
is
(Interior)
Railling tangga dan railling void (desain sesuai gambar) Merk/produksi Raillingku
Semua jenis kaca merk/produksi ASAHI MAS, MULIA
IV. PEK. SANITAIR
Pek.
Sanitasi
Page 64 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Asesoris - Wastafel gantung LW247CJ ( TOTO )
Toilet - Wastafel gantung LW248JT1 ( TOTO )
- Wastafel L568V3 ( TOTO )
- Closed jongkok CE9 (TOTO)
- Closed duduk monoblok CW702J / SW784JP ( TOTO )
- Urinoir U57M ( TOTO )
- Sekat Urinoir A100 ( TOTO )
- Shower set TX492SUN (TOTO)
- Shower spray / jet washer THX20NB warna putih ( TOTO )
- Kran wastafel TX108LHBR ( TOTO )
- Kran wastafel TX101LB ( TOTO )
- Krain air stainless T23B13 ( TOTO )
- Floor Drain TX1EA ( TOTO )
- Tempat sabun porselen warna putih S11N ( TOTO )
- Roof drain H01 4" ( SAN EI )
Pipa PVC Pipa PVC baik untuk air bersih, air kotor, air kotoran dan air hujan baik type/ jenis AW atau
D menggunakan merk MASPION, RUCIKA WAVIN,POWER
V. PEK. LISTRIK
Kabel listrik - Semua jenis kabel listrik memakai merk SUPREME
-
Instalasi - Semua jenis lampu merk/produksi PHILLIPS
Peneran
gan - Armeteur, Fitting plafond merk/produksi PHILLIPS
Semua jenis saklar dan stop kontak memakai merk
PANASONIC
Semua unit AC (Air Conditioner) Merk/produksi Daikin
I. PEK INTERIOR DAN MEBELAIR
Pelapis dinding Semua Multiplek Merk/Poduksi PALM, TATA Lestari,
TUNAS
HPL (High Pressure Merk/produksi TACO, MILANO,
Laminated) ARTFORM
BAB. 2
PERSYARATAN TEKNIS UMUM
LINGKUP PEKERJAAN
1. DATA
PEKERJAAN
Pekerjaan : Renovasi Gedung Radar
ID Paket SIRUP :
Lokasi : Perum BMKG
Page 65 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Jl. Wagir, Sedati, Sidoarjo
Pemilik Proyek :
Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran 2023
2. JENIS 3.1. Uraian dalam SPESIFIKASI TEKNIS ini menyangkut segi
PEKERJAAN lingkup pekerjaan Pemeliharaan Gedung Radar pada Stasiun
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Juanda yang
terdiri dari :
A. PEKERJAAN PERSIAPAN/ SARANA DAN
PRASARANA
I Biaya K3
PEKERJAAN GEDUNG
PEKERJAAN LANTAI 1
I Pekerjaan Persiapan
II Pekerjaan Pasangan
III Pekerjaan Beton
IV Pekerjaan Plesteran
Pekerjaan Lantai dan Pelapis
V
Dinding
Pekerjaan Kusen, Daun Pintu dan
VI
Jendela
VII Pekerjaan Partisi, dan Railling
Pekerjaan Rangka dan Penutup
VIII
Atap
IX Pekerjaan Plafond
X Pekerjaan Pengecatan
XI Pekerjaan Instalasi Listrik
XII Pekerjaan Sanitair
PEKERJAAN LANTAI 2
I Pekerjaan Pasangan
II Pekerjaan Beton
III Pekerjaan Plesteran
Pekerjaan Lantai dan Pelapis
IV
Dinding
Pekerjaan Kusen, Daun Pintu dan
V
Jendela
VI Pekerjaan Partisi
VII Pekerjaan Plafond
VIII Pekerjaan Pengecatan
IX Pekerjaan Instalasi Listrik
PEKERJAAN LANTAI 3
Page 66 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
I Pekerjaan Pasangan
II Pekerjaan Beton
III Pekerjaan Plesteran
Pekerjaan Lantai dan Pelapis
IV
Dinding
Pekerjaan Kusen, Daun Pintu dan
V
Jendela
VI Pekerjaan Partisi
VII Pekerjaan Plafond
VIII Pekerjaan Pengecatan
IX Pekerjaan Instalasi Listrik
PEKERJAAN LANTAI 4
I Pekerjaan Pasangan
II Pekerjaan Beton
III Pekerjaan Plesteran
Pekerjaan Lantai dan Pelapis
IV
Dinding
Pekerjaan Kusen, Daun Pintu dan
V
Jendela
VI Pekerjaan Partisi
VII Pekerjaan Plafond
VIII Pekerjaan Pengecatan
IX Pekerjaan Instalasi Listrik
3. BATASAN / 4.1. Dalam melaksanakan pekerjaannya Penyedia harus tunduk
PERATURAN kepada :
1. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Republik Indonesia No. 22/PRT/M/2018 tentang Pembangunan
Bangunan Gedung Negara;
2. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Nomor 28/PRT/M/2016 tentang Pedoman Analisis Harga
Satuan Pekerjaan Bidang Pekerjaan Umum;
3. Peraturan umum Pemeriksaan Bahan-bahan Bangunan (PUPB
NI-3/56);
4. Peraturan Beton Bertulang Standar Nasional Indonesia (SNI 03
– 2847 Tahun 2002);
5. Peraturan Umum Bahan Nasional (PUBI 982);
6. Peraturan – Peraturan lain yang masih berlaku.
4. JENIS DAN MUTU 5.1. 1. Jenis dan mutu bahan yang akan dilaksanakan harus
BAHAN diutamakan bahan-bahan produksi dalam negeri sesuai dengan
perpres no 16 tahun 2018 dan peraturan menteri perindustrian
nomor 15/M-IND/PER/2/2011.
2. Bahan-bahan bangunan/tenaga kerja setempat, sesuai dengan
lokasi yang ditunjuk,bila bahan-bahan bangunan dari semua
jenis memenuhi syarat teknis, sesuai dengan peraturan yang
ada dianjurkan untuk dipergunakan dengan mendapatkan ijin
dari Kuasa Pengguna Anggaran / Direksi (secara tertulis).
3. Bila bahan-bahan bangunan yang telah memenuhi spesifikasi
Page 67 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
teknis terdapat beberapa/bermacam-macam jenis (merk)
diharuskan untuk memakai jenis dan mutu bahan satu jenis.
4. Bila Penyedia telah menandatangani/melaksanakan jenis dan
mutu bahan untuk pekerjaan atau bagian pekerjaan tidak
sesuai dengan yang telah ditetapkan bahan-bahan tersebut
harus ditolak dan dikeluarkan dari lokasi pekerjaan paling
lambat 24 jam setelah ditolak dan biaya menjadi tanggung
jawab Penyedia.
5. Bila dalam uraian dan syarat-syarat yang disebutkan nama
pabrik pembuatan dari suatu barang, maka ini hanya
dimaksudkan untuk menunjukan kualitas dan tipe dari barang-
barang yang memuaskan Pemberi Tugas.
5. URAIAN 6.1. 1.1. Penyediaan
PEKERJAAN Penyedia harus menyediakan segala yang diperlukan
untuk melaksanakan pekerjaan secara sempurna dan
efisien dengan urutan yang teratur, termasuk semua alat-
alat pembantu yang dipergunakan seperti andang-
andang, alat-alat pengangkat, mesin-mesin, alat-alat
penarik dan sebagainya yang diperlukan oleh Penyedia
dan untuk semua alat-alat tersebut pada waktu pekerjaan
selesai karena sudah tidak berguna lagi, dan untuk
memperbaiki kerusakan yang diakibatkannya.
1.2. Kuantitas dan kualitas pekerjaan
1.2.1. Kuantitas dan kualitas pekerjaan yang termasuk dalam
harga kontrak harus dianggap seperti apa yang tertera
dalam gambar kontrak atau diuraikan dalam uraian dan
syarat-syarat. Tetapi kecuali yang disebut diatas apa
yang tertera dalam uraian dan syarat-syarat dalam
kontrak itu bagaimanapun tidak boleh menolak,
merubah atau mempengaruhi penerapan dari apa yang
tercantum dalam syarat-syarat ini.
1.2.2. Kekeliruan dalam uraian pekerjaan atau kuantitas atau
pengurangan bagian bagian dari gambar dan uraian
dan syarat-syarat tidak boleh merusak (membatalkan)
kontrak ini, tetapi hendaknya diperbaiki dan dianggap
suatu perubahan yang dikehendaki oleh pemberi tugas.
6. GAMBAR- 7.1. 1. Gambar perencanaan
GAMBAR Gambar-gambar rencana pekerjaan yang terdiri dari
PEKERJAAN gambar bestek, gambar detail konstruksi, gambar situasi
dan sebagainya yang telah dilaksanakan oleh perencana
telah disampaikan kepada Penyedia beserta dokumen-
dokumen lain. Penyedia tidak boleh mengubah atau
menambah tanpa mendapat persetujuan tertulis dari
Kuasa Pengguna Anggaran. Gambar-gambar tersebut
tidak boleh diberikan kepada pihak lain yang tidak ada
hubungannya dengan pekerjaan Penyediaan ini atau
dipergunakan untuk maksud-maksud lain.
2. Gambar-gambar tambahan
Bila Kuasa Pengguna Anggaran / Direksi menganggap
perlu, maka Konsultan Perencana harus membuat
gambar detail (gambar penjelasan) bersifat prinsip yang
disyahkan oleh Direksi, gambar-gambar tersebut menjadi
milik Direksi.
3. As Built Drawing (Gambar yang sesuai sebagaimana yang
dilaksanakan)
Page 68 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Untuk semua pekerjaan yang belum terdapat dalam
gambar-gambar baik penyimpangan atas perintah
pemberi Tugas atau tidak, penyedia harus membuat
gambar-gambar yang sesuai dengan apa yang telah
dilaksanakan (As Built Drawing) yang jelas
memperhatikan perbedaan antara gambar-gambar
kontrak dan pekerjaan yang dilaksanakan. Gambar-
gambar tersebut harus diserahkan dalam rangkap 3 (tiga)
dan semua biaya pembuatannya ditanggung oleh
Penyedia.
4. Gambar detail pelaksanaan ( Shop Drawing)
4.1. Sebelum proses pemasangan, Gambar Detail
Pelaksanaan (Shop Drawing) yang meliputi semua
pekerjaan detail, harus disediakan oleh Penyedia dan
harus diserahkan ke Konsultan Pengawas untuk
mendapatkan persetujuan.
4.2. Semua dimensi harus disesuaikan di lapangan dan harus
ditunjukkan dalam Gambar Data Pelaksanaan (Shop
Drawing).
4.3. Penyedia harus bertanggung jawab terhadap segala
perbedaan dimensi dan semua bagian pekerjaan,
koordinasi dengan pekerjaan lain, dan semua pekerjaan
yang diperlukan untuk mengakomodasi pekerjaan yang
termasuk didalamnya mewujudkan tujuan disain.
4.4. Shop Drawing (Gambar Kerja) harus dibuat oleh
Penyedia sebelum suatu komponen konstruksi
dilaksanakan bila :
4.4.1. Gambar detail yang tertuang di dalam dokumen
kontrak tidak ada atau kurang memadai.
4.4.2. Terjadinya penyimpangan pelaksanaan (tetapi
masih dalam batas toleransi yang diijinkan) pada
detail pelaksanaan yang mendahuluinya.
4.4.3. Konsultan Pengawas memerintahkan secara
tertulis untuk itu, demi kesempurnaan konstruksi.
4.4.4. Shop Drawing harus sudah mendapatkan
persetujuan Konsultan Pengawas sebelum
elemen konstruksi yang bersangkutan
dilaksanakan.
5. Gambar-gambar ditempat pekerjaan
Penyedia harus menyimpan ditempat pekerjaan satu rangkap
gambar kontrak lengkap termasuk rencana Kerja dan Syarat-
syarat, Berita Acara Aanwijzing, Time Schedule dalam keadaan
baik (dapat dibaca dengan jelas) termasuk perubahan-
perubahan terakhir dalam masa pelaksanaan pekerjaan, agar
tersedia jika pemberi tugas atau wakilnya sewaktu-waktu
memerlukan.
6. Gambar Arsitek dan Gambar Struktur
Gambar dan notasi dalam gambar struktur mengikat,
sedangkan gambar dan notasi arsitek mengikuti.
7. TEMPAT 8.1. 1. Adapun kebangsaan Penyedia, Sub Penyedia, leveransir atau
TINGGAL penengah (Arbitrase) dan dimanapun mereka bertempat tinggal
(DOMISILI) /menetap (domisili) atau dimanapun pekerjaan atau bagian
pekerjaan berada Undang-undang Republik Indonesia adalah
Undang-undang yang melindungi kontrak ini.
2. Untuk memudahkan komunikasi demi untuk mempermudah
jalannya pelaksanaan pekerjaan Penyedia Penyedia
berkewajiban memberikan alamat yang tetap dan jelas dengan
nomor telpon yang bisa dihubungi kepada Kuasa Pengguna
Anggaran.
3. Bila domisili kantor penyedia berada di luar kota maka penyedia
wajib mempunyai kantor perwakilan yang tidak jauh dari lokasi
Page 69 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
pekerjaan baik itu milik sendiri atau sewa (dengan
menunjukkan bukti sewa dari pemilik rumah dengan
menyebutkan jangka waktu sewa), disurvey kebenarannya
untuk mendapat persetujuan dari Kuasa Pengguna Anggaran
atau Pejabat Pembuat Komitmen.
8. PENJELASAN 9.1. 1. Bila terdapat perbedaan gambar, antara gambar rencana dan
SPESIFIKASI gambar detail maka gambar detail yang dipakai/diikuti.
TEKNIS DAN 2. Bila skala gambar tidak sesuai dengan angka ukuran, maka
GAMBAR ukuran dengan angka yang diikuti, kecuali bila terjadi kesalahan
penulisan angka tersebut yang jelas akanmenyebabkan
ketidaksempurnaan / ketidaksesuaian konstruksi, harus
mendapatkan keputusan Konsultan Pengawas lebih dahulu.
3. Bila tedapat perbedaan antara spesifikasi teknis dan gambar,
maka spesifikasi teknis yang diikuti kecuali bila hal tersebut
terjadi karena kesalahan penulisan, yang jelas mengakibatkan
kerusakan/kelemahan konstruksi, harus mendapatkan
keputusan KonsultanPengawas.
4. Spesifikasi teknis dan gambar saling melengkapi bila di dalam
gambar menyebutkan lengkap sedang spesifikasi teknis tidak,
maka gambar yang harus diikuti demikian juga sebaliknya.
5. Yang dimaksud dengan spesifikasi teknis dan gambar di atas
adalah spesifikasi teknis dan gambar pada SPSE.
6. Penyedia berkewajiban untuk mengadakan penelitian tentang
hal-hal tersebut diatas. Setelah Penyedia menerima dokumen
dari Kuasa Pengguna Anggaran dan halter sebut akan dibahas
dalam rapat penjelasan.
7. Sebelum melaksanakan pekerjaan Penyedia diharuskan
meneliti kembali semua dokumen yang ada untuk disesuaikan
dengan Kontrak.
9. SARANA DAN 10.1. 1. Penyedia wajib memeriksa kebenaran dari kondisi pekerjaan
CARA KERJA meninjau tempat pekerjaan, melakukan pengukuran-
pengukuran dan mempertimbangkan seluruh lingkup pekerjaan
yang dibutuhkan untuk penyelesaian dan kelengkapan dari
proyek.
2. Penyedia harus menyediakan tenaga kerja serta tenaga ahli
yang cakap dan memadai dengan jenis pekerjaan yang
dilaksanakan, serta tidak akan mempekerjakan orang orang
yang tidak tepat atau tidak terampil untuk jenis-jenis pekerjaan
yang ditugaskan kepadanya. Penyedia harus selalu menjaga
disiplin dan aturan yang baik diantara pekerja/karyawannya.
3. Penyedia harus menyediakan alat-alat kerja dan perlengkapan
yang berhubungan dengan proses pekerjaan dan peralatan lain
yang diperlukan untuk pekerjaan ini. Peralatan dan
perlengkapan itu harus dalam kondisi baik.
4. Penyedia wajib mengawasi dan mengatur pekerjaan dengan
perhatian penuh dan menggunakan kemampuan terbaiknya.
Penyedia bertanggung jawab penuh atas seluruh cara
pelaksanaan, metode, teknik, urut-urutan dan prosedur, serta
pengaturan semua bagian pekerjaan yang tercantum dalam
Kontrak.
5. Shop Drawing (gambar kerja) harus dibuat oleh Penyedia
sebelum suatu komponen konstruksi dilaksanakan.
6. Shop Drawing harus sudah mendapatkan persetujuan
Konsultan Pengawas dan PPTK sebelum elemen konstruksi
yang bersangkutan dilaksanakan.
7. Sebelum penyerahan pekerjaan kesatu, Penyedia Pelaksana
sudah harus menyelesaikan gambar sesuai pelaksanaan yang
terdiri atas :
7.1. Gambar rancangan pelaksanaan yang tidak mengalami
Page 70 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
perubahan dalam pelaksanaannya.
7.2. Shop drawing sebagai penjelasan detail maupun yang
berupa gambar-gambar perubahan.
8. Penyelesaian yang dimaksud pada ayat 7 harus diartikan telah
memperoleh persetujuan Konsultan Pengawas setelah
dilakukan pemeriksaan secara teliti.
9. Gambar sesuai pelaksanaan dan buku penggunaan dan
pemeliharaan bangunan merupakan bagian pekerjaan yang
harus diserahkan pada saat penyerahan kesatu, kekurangan
dalam hal ini berakibat penyerahan pekerjaan kesatu tidak
dapat dilakukan.
10. Pembenahan/perbaikan kembali yang harus dilaksanakan
Penyedia, bila :
10.1. Komponen-komponen pekerjaan pokok/konstruksi yang
pada masa pemeliharaan mengalami kerusakan atau
dijumpai kekurang sempurnaan pelaksanaan.
10.2. Komponen-komponen konstruksi lainnya atau keadaan
lingkungan diluar pekerjaan pokoknya yang mengalami
kerusakan akibat pelaksanaan konstruksi (misalnya
jalan, halaman, dan lain sebagainya).
Pembenahan lapangan yang berupa pembersihan lokasi dari
bahan-bahan sisa-sisa pelaksanaan termasuk bowkeet dan
direksikeet harus dilaksanakan sebelum masa kontrak
berakhir, kecuali akan dipergunakan kembali pada tahap
selanjutnya.
10. PERSIAPAN DI 11.1. Selama pelaksanaan pekerjaan di lapangan Penyedia harus
LAPANGAN menyediakan / menyiapkan :
1. KANTOR PENGAWAS / DIREKSI KEET
Penyedia harus menyediakan untuk Direksi di tempat
pekerjaan ruang kantor sementara beserta seperangkat
furniture termasuk kursi, meja dan lemari. Penyedia harus
selalu membersihkan dan menjaga keamanan kantor
tersebut beserta peralatannya.
2. KANTOR PENYEDIA, LOS DAN HALAMAN KERJA, GUDANG
DAN FASILITAS LAIN
Penyedia harus juga menyediakan untuk
pekerja/buruhnya fasilitas sementara (tempat mandi dan
peturasan) yang memadai untuk mandi dan buang air.
Penyedia harus membuat tata letak/denah halaman
proyek dan rencana konstruksi fasilitas-fasilitas tersebut.
Penyedia harus menjamin agar seluruh fasilitas itu tetap
bersih dan terhindar dari kerusakan. Dengan seijin
Pimpinan Pelaksana Kegiatan, Penyedia dapat
menggunakan kembalikantor, los kerja, gudang dan
halaman kerja yang sudah ada.
3. AIR DAN DAYA
3.1. Penyedia harus menyediakan air atas tanggungan/biaya
sendiri yang dibutuhkanuntuk melaksanakan pekerjaan
ini, yaitu :
3.2. Air kerja untuk pencampur atau keperluan lainnya yang
memenuhipersyaratan sesuai jenis pekerjaan, cukup
bersih, bebas dari segala macamkotoran dan zat-zat
seperti minyak, asam, garam, dan sebagainya yang
dapatmerusak atau mengurangi kekuatan konstruksi.
3.3. Air bersih untuk keperluan sehari-hari seperti minum,
mandi/buang air dankebutuhan lain para pekerja.
Kualitas air yang disediakan untuk keperluantersebut
harus cukup terjamin.
3.4. Penyedia harus menyediakan daya listrik atas
Page 71 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
tanggungan/biaya sendirisementara yang dibutuhkan
untuk peralatan dan penerangan serta keperluanlainnya
dalam melaksanakan pekerjaan ini. Pemasangan sistem
listrik sementaraini harus memenuhi persyaratan yang
berlaku. Penyedia harus mengatur danmenjaga agar
jaringan dan peralatan listrik tidak membahayakan para
pekerja dilapangan. Bila diperlukan (atas petunjuk
Konsultan Pengawas) Penyedia haruspula menyediakan
penangkal petir sementara untuk keselamatan.
4. SALURAN PEMBUANGAN
Penyedia harus membuat saluran pembuangan
sementara untuk menjaga agar daerah bangunan selalu
dalam keadaan kering/tidak basah tergenang air hujan
atau air buangan. Saluran dihubungkan ke parit/selokan
yang terdekat atau menurut petunjuk Konsultan
Pengawas
5. PEMBERSIHAN HALAMAN
5.1. Semua penghalang di dalam batas tanah yang
menghalangi jalannya pekerjaanseperti pepohonan,
batu-batuan atau puing-puing bekas bangunan harus
dibongkar dan dibersihkan serta dipindahkan dari tanah
bangunan kecualibarang-barang yang ditentukan harus
dilindungi agar tetap utuh.
5.2. Pelaksanaan pembersihan harus dilakukan dengan
sebaik-baiknya. Bila terdapatbahan-bahan bekas
bongkaran tidak diperkenankan untuk
dipergunakankembali dan harus diangkut keluar dari
halaman proyek.
6. PAPAN BANGUNAN (BOUWPLANK)
6.1. Bouwplank dibuat dari kayu terentang (kayu hutan kelas
IV) ukuran minimum 2/20 cm yang utuh dan kering.
Bouwplank dipasang dengan tiang-tiang darikayu sejenis
ukuran 5/7 cm dan dipasang pada setiap jarak satu
meter. Papan harus lurus dan diketam halus pada bagian
atasnya.
6.2. Bouwplank harus benar-benar datar (waterpas) dan
tegak lurus. Pengukuranharus memakai alat ukur yang
disetujui Pengawas Lapangan.
6.3. Bouwplank harus menunjukkan ketinggian ±0.00. Letak
dan ketinggian permukaan bouwplank harus dijaga dan
dipelihara agar tidak berubah selama pekerjaan
berlangsung.
7. KOORDINASI
7.1. Sebelum pekerjaan dimulai, Penyedia harus menyiapkan
bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan
pekerjaan dan harus ditempatkan pada tempat yang
sudah disediakan oleh User / Pemberi Tugas dan
Penempatan barang-barang tersebut harus rapi sehingga
tidak mengganggu lingkungan sekitarnya dan aktifitas
kerja dilingkungan lokasi pembangunan.
Berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan ini, jika Penyedia
memanfaatkan /memakai fasilitas yang ada dilingkungan
kantor harus ada Ijin tertulis dari Pejabat Pembuat Komitmen
atau pejabat lainnya yang ditunjuk dan harus mentaati segala
peraturan-peraturan/aturan-aturan yang ada.
11. JADWAL 12.1. 1. Penyedia Pelaksana berkewajiban menyusun dan membuat
PELAKSANAAN jadwal pelaksanaan dalam bentuk barchart yang dilengkapi
dengan grafik prestasi yang direncanakan berdasarkan butir-
Page 72 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
butir komponen pekerjaan sesuai dengan penawaran.
2. Pembuatan rencana jadwal pelaksanaan ini harus diselesaikan
oleh Penyedia Pelaksana selambat-lambatnya 10 hari setelah
dimulainya pelaksanaan di lapangan pekerjaan. Penyelesaian
yang dimaksud ini sudah harus dalam arti telah mendapatkan
persetujuan Konsultan Pengawas.
3. Bila selama 10 hari setelah pelaksanaan pekerjaan dimulai,
Penyedia Pelaksana belum menyelesaikan pembuatan jadual
pelaksanaan, maka Penyedia Pelaksana harus dapat
menyajikan jadual pelaksanaan sementara minimal untuk 2
minggu pertama dan 2 minggu kedua dari pelaksanaan
pekerjaan.
4. Selama waktu sebelum rencana jadual pelaksanaan disusun,
Penyedia Pelaksana harus melaksanakan pekerjaannya
dengan berpedoman pada rencana pelaksanaan mingguan
yang harus dibuat pada saat dimulai pelaksanaan. Jadwal
pelaksanaan 2 mingguan ini harus disetujui oleh Konsultan
Pengawas.
12. KUASA 13.1. 1. Pengawasan dan Prosedur Pelaksanaan
PENYEDIA DI Penyedia harus mengawasi dan memimpin pekerjaan
LAPANGAN dengan menggunakan kecakapan dan perhatian
sepenuhnya. Ia harus bertanggung jawab untuk semua
alat-alat konstruksi, cara-cara teknik urutan dan prosedur
dan untuk mengkoordinasikan semua bagian pekerjaan
yang berada didalam kontrak.
2. Pegawai Penyedia yang melaksanakan :
2.1. Sebagai pemimpin pelaksanaan proyek sehari-hari pada
pelaksana pekerjaan Penyedia harus dapat
menyerahkan kepada seorang pelaksanaan ahli, cakap
sesuai bidang keahliannya, yang diberi kuasa dengan
penuh tanggung jawab dan selalu berada ditempat
pekerjaan.
2.2. Sebagai penanggung jawab di lapangan pekerjaan
pelaksanaan harus mempelajari dan mendalami semua
isi gambar, bestek dan Berita Acara Aanwijzing sehingga
tidak terjadi kesalahan-kesalahan konstruksi maupun
kualitas bahan-bahan yang harus dilaksanakan.
2.3. Perubahan konstruksi maupun perubahan bahan-bahan
bangunan dapat dilaksanakan apabila ada izin tertulis
dari Pengawas/ Kuasa Pengguna Anggaran berdasarkan
rapat Direksi. Menyimpang dari hal tersebut menjadi
tanggung jawab Penyedia, untuk melaksanakan sesuai
gambar dan bestek.
2.4. Direksi berhak menolak penunjukan seorang pelaksana
(Uitvoerder) dari Penyedia berdasarkan pendidikan,
pengalaman tingkah laku dan kecakapan,dalam hal ini
Penyedia harus segera menempatkan pengganti lain
dengan persetujuan Direksi.
13. PENJAGAAN 14.1. 1. Keamanan dan kesejahteraan
KEAMANAN Selama pelaksanaan pekerjaan Penyedia Penyedia diwajibkan
LAPANGAN mengadakan segala hal yang diperlukan untuk keamanan para
PEKERJAAN pekerja dan tamu, seperti pertolongan pertama, sanitasi, air
minum, dan fasilitas-fasilitas kesejahteraan. Juga diwajibkan
memenuhi segala peraturan dan tata tertib, ordonansi
Pemerintah atau Pemerintah Daerah setempat.
2. Terhadap wilayah orang lain
Penyedia diharuskan membatasi daerah operasinya disekitar
tampak dan harus mencegah para pekerjanya melanggar
Page 73 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
wilayah orang lain yang berdekatan.
3. Terhadap milik umum
Penyedia harus menjaga agar jalan umum, jalan kecil dan hak
pemakai jalan, bersih dari bahan-bahan bangunan dan
sebagainya dan memelihara kelancaran lalu lintas, baik bagi
kendaraan maupun pejalan kaki selama kontrak berlangsung.
Penyedia juga bertanggung jawab atas gangguan dan
pemindahan yang terjadi atas perlengkapan umum (fasilitas)
seperti saluran air, listrik dan sebagainya yang disebabkan oleh
kegiatan Penyedia, maka biaya pemasangan kembali dan
segala perbaikan kerusakan menjadi tanggung jawab
Penyedia.
4. Keamanan Terhadap Pekerjaan
Penyedia bertanggung jawab atas keamanan seluruh pekerjaan
termasuk bahan-bahan bangunan dan perlengkapan instalasi
ditapak, hingga kontrak selesai dan diterima baik oleh Direksi.
Penyedia harus menjaga perlengkapan bahan-bahan dari
segala kemungkinan kerusakan, kehilangan dan sebagainya
untuk seluruh pekerjaan termasuk bagian-bagian yang
dilaksanakan oleh pekerja-pekerja dan menjaga agar pekerjaan
bebas dari air hujan dengan melindungi memakai tutup yang
layak,memompa atau menimba seperti apa yang dikehendaki
atau diinstruksikan.
14. JAMINAN DAN 15.1. 1. Air Minum dan Air untuk Pekerjaan
KESELAMATAN 1.1. Penyedia harus senantiasa menyediakan air minum yang
BURUH cukup bersih ditempat pekerjaan untuk para pekerjanya.
1.2. Air untuk keperluan bangunan selama pelaksanaan,
dapat mempergunakan atau menyambung pipa air yang
telah ada dengan meteran air tersendiri (guna
memperhitungkan pembayaran) atau air sumur yang
bersih/jernih dan tawar,bila hal ini meragukan pengawas
harus diperiksa di laboratorium.
2. Kecelakaan
Apabila terjadi kecelakaan untuk tenaga kerja yang
melaksanakan pekerjaan tersebut pada waktu
pelaksanaan, Penyedia harus segera mengambil tindakan
yang perlu untuk keselamatan si korban dengan biaya
pengobatan dan lain-lain menjadi tanggung jawab
Penyedia dan harus segera melaporkan kepada Instansi
yang berwenang dan Direksi.
Dilokasi pekerjaan harus disediakan kotak obat-obatan untuk
pertolongan pertama yang selalu tersedia dalam setiap saat
dan berada ditempat Direksi Keet.
15. ALAT-ALAT 16.1. Selama pelaksanaan pekerjaan, Penyedia harus
PELAKSANAAN menyediakan/menyiapkan alat-alat baik untuk sarana
/PENGUKURAN peralatan pekerjaannya maupun peralatan-peralatan yang
diperlukan untuk memenuhi kualitas hasil pekerjaan antara
lain : pompa air, beton mollen, waterpas,theodolit, lampu
penerangan dan sebagainya.
16. SYARAT-SYARAT 17.1. 1. Penyedia harus selalu memegang teguh disiplin keras dan
CARA perintah yang baik antara pekerjanya dan tak akan
PEMERIKSAAN mengerjakan tenaga yang tidak sesuai atau tidak mempunyai
BAHAN keahlian dalam tugas yang diserahkan kepadanya.
BANGUNAN 2. Penyedia menjamin bahwa semua bahan bangunan dan
perlengkapan yang disediakan menurut kontrak dalam keadaan
baru dan bahwa semua pekerjaan akan berkualitas baik bebas
Page 74 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
dari cacat. Semua pekerjaan yang tidak sesuai dengan standart
ini dapat dianggap defiktif.
3. Dalam pengajuan penawaran Penyedia harus
memperhitungkan biaya-biaya pengujian/ pemerikasaan
berbagai bahan pekerjaan.
4. Diluar jumlah tersebut Penyedia tetap bertanggungjawab atas
biaya-biaya pengiriman yang tidak memenuhi syarat-syarat
yang dikehendaki.
17. PEKERJAAN 18.1. 1. Pemberi tugas berhak mengeluarkan instruksi agar Penyedia
TIDAK BAIK membongkar pekerjaan apa saja yang telah ditutup untuk
diperiksa, atau mengatur untuk mengadakan pengujian bahan-
bahan atau barang-barang baik yang sudah maupun yang
belum dimasukkan dalam pekerjaan atau yang sudah
dilaksanakan. Ongkos untuk pekerjaan dan sebagainya
menjadi beban Penyedia untuk disempurnakan dengan kontrak.
2. Pemberi tugas berhak mengeluarkan instruksi untuk
menyingkirkan dari tempat pekerjaan, pekerjaan-pekerjaan,
bahan-bahan atau barang apa saja yang tidak sesuai dengan
kontrak.
Pemberi tugas berhak (tetap tidak dengan cara tidak adil atau
menyusahkan) mengeluarkan perintah yang menghendaki
pemecatan siapa saja dari pekerjaan.
18. PEKERJAAN 19.1. 1. Penyedia berkewajiban sesuai dengan pekerjaan yang diterima
TAMBAH DAN menurut ketentuan dan menurut gambar-gambar detail yang
KURANG telah disahkan oleh Direksi melaksanakan secara keseluruhan
atau dalam bagian-bagian menurut persyaratan-persyaratan
teknis untuk mendapatkan pekerjaan yang baik. Penyedia
selanjutnya berkewajiban pula tanpa tambahan biaya
mengerjakan segala sesuatu demi kesempurnaan pekerjaan
atau memakai bahan-bahan yang tepat walaupun satu dan lain
hal tidak dicantumkan dalam gambar dan bestek.
2. Pekerjaan tambah dan kurang hanya dapat dikerjakan atas
perintah atau persetujuan secara tertulis dari Direksi.
Selanjutnya perhitungan penambahan atau pengurangan
pekerjaan dilakukan atas dasar harga yang disetujui oleh kedua
belah pihak jika tidak tercantum dalam daftar harga upah dan
satuan pekerjaan.
3. Pekerjaan tambah dan kurang yang dikerjakan tidak seizin
direksi secara tertulis adalah tidak sah dan menjadi tanggung
jawab Penyedia sepenuhnya.
19. PAPAN NAMA 20.1. 1. Penyedia wajib membuat dan memasang papan nama proyek
PROYEK di bagian depan halaman proyek sehingga mudah dilihat
umum. Ukuran dan redaksi papan nama tersebut 90 x 150 cm
ditopang dengan tiang setinggi 250 cm atau sesuai dengan
petunjuk Pejabat Pembuat Komitmen melalui Konsultan
Pengawas dan atau sesuai tata aturan Pemerintah Daerah
setempat. Penyedia tidak diijinkan menempatkan atau
memasang reklame dalam bentuk apapun di halaman dan di
sekitar proyek tanpa ijindari Pemberi Tugas.
2. Penyedia tidak diizinkan membuat iklan dalam bentuk apapun,
dalam batas-batas lapangan pekerjaan atau ditanah yang
berdekatan tanpa tanpa ijin Direksi.
20. PENGAMANAN 21.1. Penyedia bertanggungjawab atas keamanan seluruh lokasi
LOKASI pekerjaan hingga penyerahan yang ke – 2 diterima dengan
baik, untuk itu Penyedia berhak melarang orang-orang yang
tidak berkepentingan masuk ke lokasi pekerjaan.
Page 75 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
21. IKLAN DAN 22.1. Penyedia Barang dan Jasa tidak diijinkan membuat iklan
PAPAN NAMA dalam bentuk apapun, dalam batas-batas lapangan pekerjaan
atau ditanah yang berdekatan tanpa ijin pengawas.
PROYEK
22.2. Penyedia Barang dan Jasa harus melarang siapapun yang
tidak berkepentingan memasuki lapangan pekerjaan.
22.3. Penyedia Barang dan Jasa harus memasang papan nama
proyek dilokasi pekerjaan dengan ukuran minimal 0,8 x 1,2
m2 berwarna dasar putih dengan tulisan hitam, selambat-
lambatnya 1 (satu) bulan terhitung sejak tanggal diterbikannya
SPK (Surat Perintah Kerja).
CONTOH ISIAN PAPAN NAMA PROYEK
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
BALAI BESAR METEOROLOGI, KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA WIL. III
Pekerjaan : Renovasi Gedung Radar
Lokasi : Perum BMKG
Jl. Wagir Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, Provinsi
Jawa Timur
Kontrak : Nomor……………………….
Tanggal……………………..
Pelaksana / :
Penyedia
Barang/Jasa
Jangka waktu :
pelaksanaan
Serah terima I : Tanggal……………………..
Konsultan : ......................................
Pengawas
A. SYARAT KHUSUS PELAKSANAAN
1. PEKERJAAN K3 1.1 Pekerjaan RK3K
1.Secara umum Alat Pelindung Diri (APD) ini sudah
seharusnya digunakan oleh seluruh pekerja dalam
kaitannya sebagai tindakan preventif dari potensi terjadinya
kecelakaan kerja. Alat pelinding diri ini juga harus
memenuhi standart teknis yang ditentukan oleh pemerintah,
secara garis besar sebenarnya penggunaan APD ini tidak
dapat melindungi tubuh secara sempurna, akan tetapi
Page 76 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
penggunaan APD ini lebih ditujukan kepada tindakan
preventif terjadinya kecelakaan kerja dan dapat
meminimalisir keluhan atau penyakit yang berpotensi
terjadi .
2.Pekerjaan ini meliputi penyediaan sarana dan prasarana
dalam rangka menjaga keselamatan kerja bagi para pekerja
dan semua yang terlibat didalam pelaksanaan kegiatan
tersebut.
3. Semua peralatan untuk keselamatan kerja harus digunakan
selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung.
4.Kontraktor bertanggung jawab penuh akan kepatuhan dan
ketaatan para pekerjanya dalam rangka keselamatan
pekerjanya.
5.Konsultan pengawas dan PPK berhak menegur petugas K3,
kontraktor atau pelaksana lapangan apabila didalam
pelaksanaan ada pelanggaran terhadap sistem
keselamatan kerja yang telah disepakati.
6.Adapun peralatan RK3K yang dibutuhkan didalam
pelaksanaan kegiatan ini antara lain :
- Safety Helmet : Safety Helmet atau lebih dikenal
dengan helm pelindung kerja merupakan sarana
yang umum didalam suatu pekerjaan konstruksi,
namun helm ini sangat berguna untuk mencegah
atau meminimalisir akibat dari suatu kecelakaan
kerja terutama pada bagian kepala, Helm pelindung
ini harus dilengkapi dengan tali pengikat yang bisa
disesuaikan dengan kondisi pemakainya, Helm ini
haruslah barang baru, tidak retak, pecah atau cacat
lainnya.
- Safety Shoes : Atau yang lebih dikenal dengan
Sepatu kerja safety, sepatu ini merupakan sarana
yang harus dipakai didalam melaksanakan semua
pekerjaan, spesifikasi safety shoes adalah yang
bersifat umum, fungsi dari safety shoes ini sebagai
pelindung terutama pada bagian kaki dari benda –
benda yang tajam atau keras seperi paku, mur, kayu
atau benda – benda lain didalam proyek yang bisa
melukai pekerja dan seluruh bagian personil
pekerjaan.
- Safety Gloves : Adalah sarung tangan kerja yang
harus dipakai oleh seluruh pekerja hal ini untuk
melindung pekerja dari kecelakaan yang bisa
berakibat luka pada tangan, seperti terkena gergaji,
bekas serutan kayu dan lain-lain
- Safety Vest : Safety vest atau yang lebih dikenal
dengan rompi kerja adalah sebagai identitas yang
bisa membedakan antara para pekerja proyek
dengan yang bukan dari bagian proyek, sehingga
didalam manajemen pelaksanaan dan pengawasan
baik dari pelaksana ataupun dari konsultan
pengawas bisa membedakannya, sehingga lebih
mudah untuk mengidentifikasi suatu pekerjaan yang
ada.
- Safety Belt : Lebih dikebal dengan Sabuk pengaman,
peralatan ini lebih difokuskan untuk para pekerja
yang sedang melakukan pekerjaan dengan
ketinggian diatas 2 m, seperti pemasangan rangka
Page 77 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
atap, pemsangan atap, plafond dan lain-lain, hal ini
dilakukan untuk mencegah para pekerja dari
kecelakaan fatal bila terjatuh dari ketinggian diatas 2
m.
- Masker / Respirator : Masker ini digunakan sebagai
pelindung hidung dan penyaring udara yang dihirup
saat bekerja mengingat dalam kegiatan banyak
pekerjaan yang bisa menimbulkan polusi udara
seperti memotong batuan, memotong keramik/
grani, memotong besi dan lainnya.
- Kaca Mata / Safety Glasses : Sebagai pelindung
mata saat dilakukan pekerjaan – pekerjaan yang
riskan terhadap kesehatan mata seperti pengelasan,
pemotongan material besi / baja / aluminium, batu
dan lain lain.
- Ear Plug / Penutup Telinga : Hal ini digunakan
sebagai pelindung telinga dari sumber suara yang
cukup tinggi / bising mengingat telinga tidak mampu
menahan suara dalam intensitas yang tinggi dan
memekakkan telinga
- Rambu-Rambu Keselamatan : Rambu – rambu ini
harus terbuat dari material yang tahan terhadap
panas dan hujan dengan penempatan masing-
masing rambu sesuai kondisi pekerjaan, seperti :
didepan akses masuk proyek, dibagian yang mudah
terbaca, dibagian pekerjaan yang sedang dikerjakan
dan lain – lain.
- Jaring Pengaman : Pemasangan jaring pengaman
didalam suatu proyek merupakan hal yang sangat
diperlukan terutama untuk pengerjaan gedung
bartingkat hal ini untuk menghindari kecelakaan
kerja yang fatal bagi para pekerja, Menahan benda
yang jatuh dari ketinggian, menutup ketidak rapian
bagian luar proyek, mengurangi terpaan angin
secara langsung disamping itu juga sebagai saran
pengaman agar tidak mengganggu atau
membahayakan keselamatan masyarakat disekitar
proyek, pemasangan jaring pengaman ini bisa
dilakukan dengan cara pemasangan vertikal atau
horisontal sesuai kebutuhan.
- Rambu – Rambu Peringatan : Rambu – rambu
Kesehatan Dan Keselamatan Kerja merupakan alat
bantu yang bermanfaat untuk membantu
menginformasikan bahaya dan untuk melindungi
kesehatan dan keselamatan kerja para pekerja atau
pengunjung yang berada ditempat kerja tersebut,
adapun rambu – rambu minimal yang harus
dipasang dalam kegiatan ini secara umum antara
lain :
Dapat menarik perhatian setiap orang akan
bahaya keselamatan dan kesehatan kerja.
Menunjukkan kemungkinan potensi bahaya
yang terjadi
Memberikan informasi secara umum serta
pengarahannya.
Menginformasikan pada para pekerja dimana
mereka harus memakai alat pelindung diri.
Page 78 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Menginformasikan dimana peralatan darurat
keselamatan diletakkan.
Memberikan peringatan waspada terhadap
beberapa tindakan atau perilaku yang tidak
diperbolehkan dilakukan ssat bekerja.
- APAR : Alat pemedam kebakaran didalam suatu
pekerjaan konstruksi sangatlah penting hal ini untuk
menghindari bila terjadi kebakaran disuatu bagian
proyek agar tidak merambat ke bagian lain sehingga
korban baik material maupun jiwa minimal bisa
tereliminir cukup baik.
- BPJS : Merupakan suatu jaminan dari kontraktor
terhadap pekerjanya apabila dalam pelaksanaan
terjadi kecelakaan baik ringan atau sampai terjadi
kematian maka BPJS ini akan berfungsi sebagai alat
untuk atau sarana penjamin pengobatan dan
semacam asuransi kematian.
- Petugas K3 : Petugas K3 merupakan bagian dari
personil kontraktor yang bertugas untuk mengawasi,
meneliti dan menjaga ketertiban dalam
melaksanakan K3 sesuai yang telah ditetapkan
didalam kontrak.
2. PEKERJAAN 2.1 Pekerjaan Persiapan
PERSIAPAN LAHAN 1. Kontraktor yang akan untuk mengikuti pelelangan
pekerjaan ini wajib melakukan peninjauan lapangan
sebelum memasukkan penawaran dan lain - lain,
mengingat lokasi atau medan yang akan dikerjakan adalah
area yang memerlukan persiapan khusus sehingga
pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik dan sesuai
kontrak.
2. Sebelum pekerjaan dimulai, Penyedia barang/jasa harus
menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam
pelaksanaan pekerjaan dan harus ditempatkan pada
tempat yang sudah ditentukan/ dikoordinasikan oleh
Pemberi Tugas/ User dan penempatan barang harus rapi
sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitarnya dan
aktivitas kerja pegawai/ penghuni yang ada disekitarnya.
3. Direksi Keet (Bouwkeet/ Barak)
Penyedia barang/jasa harus menyediakan kantor untuk
Pengawas Lapangan, suatu Ruang kantor sementara
beserta peralatannya sebagai berikut :
Ruang : 3,00 x 4,00 m2
Peralatan/ Fasilitas : - Meja Tulis
- Kursi
- Papan Tulis 100 x 100 cm 2
- Buku tamu/ buku direksi, Gambar
kerja, Time Schedule dll.
4. Penyedia barang/jasa harus membersihkan dan menjaga
keamanan dari Kantor tersebut beserta peralatannya,
dengan catatan pembuatan Direksi Keet tersebut atas
biaya Penyedia barang/jasa tanpa dimasukkan dalam
penawaran.
5. Berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan ini jika Penyedia
barang/jasa memanfaatkan/ memakai fasilitas yang ada
seperti listrik, PDAM maupun fasilitas lainnya yang ada
dilingkungan Kantor harus ada Ijin dari Pihak terkait tentang
aturan-aturan yang harus dipenuhi.
Page 79 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
6. Pekerjaan persiapan ini juga termasuk pembuatan pagar
pengaman dari bahan seng gelombang (baru/ bekas layak
pakai) difinish dengan cat dengan rangka kayu meranti.
2.2. Pekerjaan Pembersihan/ Pembongkaran
1. Sebelum pekerjaan dilaksanakan Penyedia barang/jasa
harus menyiapkan segala peralatan dan tenaga kerja yang
dibutuhkan untuk pelaksanaan pekerjaan dan Penyedia
barang/jasa harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan
pihak-pihak yang berkait/ User sehubungan dengan
pelaksanaan pekerjaan pembersihan lokasi.
2. Pembersihan lokasi ini adalah mulai dari penebangan dan
pemotongan batang tanaman seluas area pekerjaan yang
disyaratkan termasuk pembuangan bekas tebangan
tersebut keluar dari lokasi pekerjaan minimal sejauh 3 Km.
3. Selama pelaksanaan pembersihan Penyedia barang/jasa
harus bertanggung jawab serta menjaga kebersihan
lingkungan dan keamanan barang. Pelaksanaan
pembersihan ini berkoordinasi dengan Pengawas
Lapangan, Kuasa Pengguna Anggaran/ user.
2.3. Pekerjaan Pagar Pengaman/ Pagar Sementara
Penyedia barang/jasa harus membuat pagar sementara yang
sifatnya melindungi dan menutupi lokasi yang akan
dibangun dengan persyaratan kualitas sebagai berikut :
1. Sewa Pagar sementara rangka dari kayu + penutup dari
seng gelombang layak pakai difinish cat.
2. Tinggi pagar minimum 2 m.
3. Ruang gerak selama pelaksanaan dalam lokasi berpagar
harus cukup leluasa untuk lancarnya pekerjaan.
4. Pada tahap selanjutnya Penyedia barang/jasa harus
menyediakan/ memasang pengaman secukupnya
disekeliling konstruksi bangunan untuk mencegah
jatuhnya bahan-bahan bangunan dari atas yang
membahayakan baik pekerja maupun aktivitas lain
disekitar bangunan.
5. Penyedia barang/jasa bisa menggunakan kembali pagar
yang sudah ada dengan melakukan perbaikan-perbaikan
terlebih dahulu bila diperlukan.
2.4. Pekerjaan Pengukuran
1. Pengukuran awal harus dilakukan guna mengecek
kebenaran batas existing dilapangan dengan gambar
perencanaan, serta duga tinggi muka tanah existing.
2. Setelah titik-titik dan garis-garis existing betul sesuai
gambar perencanaan maka bisa dilanjutkan dengan titik-
titik ukur batu.
3. Hasil pengukuran di lapangan harus dinyatakan dengan
tanda-tanda berupa gambar segitiga dengan sisi panjang
dating maupun tegak pada titik-titik elevasi dan koordinat
yang dimaksud serta diberi tanda duga tingginya (peil +
0,00) dengan Cat.
4. Tanda-tanda cat harus cukup jelas dan tidak mudah rusak
atau berubah tempat atau hilang, bergeser, miring atau
terangkat maka Penyedia barang/jasa Pelaksana harus
menggantinya dengan melakukan pengukuran kembali
sebagaimana mestinya.
5. Pengukuran awal ini akan dituangkan dalam Berita Acara
Page 80 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Pengukuran Awal (Uitzet) yang ditanda tangani semua
pihak yang terlibat dalam pelaksanaan konstruksi
bangunan ini untuk dipakai sebagai pedoman bagi
pengukuran selanjutnya.
6. Pengukuran ini harus dilakukan dengan teliti bersama-
sama dengan Pengawas lapangan.
7. Pengukuran selanjutnya dilaksanakan bertahap sesuai
dengan tahapan pekerjaan yang membutuhkannya yang
antara lain adalah :
Untuk penetapan, pemasangan bouplank dan titik-titik as
dinding.
Untuk pengecekan kebenaran kedudukan elemen-
elemen konstruksi selama pengerjaanya.
Bouwplank tidak boleh dibongkar/ dilepas sebelum
pekerjaan pasangan dinding batu bata mencapai
ketinggian minimal 1 meter dan harus diketahui atau
disetujui/ mendapat persetujuan dari Pengawas
8. Berdasarkan keperluan diatas maka Kontrakator Pelaksana
harus senantiasa menyediakan pesawat ukur Theodolit ini
di Lapangan selama masa pelaksanaan konstruksi
berlangsung.
9. Bila oleh karena sesuatu hal Penyedia barang/jasa
Pelaksana tidak dapat menyediakan dilapangan pekerjaan,
maka Konsultan Pengawas berwenang mengadakannya
dengan biaya sewa alat dan biaya personel surveyor harus
ditanggung oleh Penyedia barang/jasa Pelaksana. Hal ini
sudah harus dianggap sebagai faktor-faktor yang
diperhitungkan didalam penawaran pekerjaan.
3. PEKERJAAN 3.1. Ketentuan Umum
GALIAN DAN 1. Bagian ini mencakup seluruh pekerjaan tanah,
URUGAN sebagaimana dituntut oleh gambar.
2. Sebelum pekerjaan tanah ini dimulai kontraktor
berkewajiban untuk meneliti semua dokumen kontrak, dan
memeriksa kebenaran dari kondisi tempat pekerjaan dan
kondisi yang ada dan dilakukan bersama-sama dengan
Pengawas Lapangan dari Konsultan.
3.2. Bahan
1. Pasir urug, digunakan pada bawah pondasi, bawah
rabat lantai
2. Urugan tanah pilihan termasuk dengan
pemadatannya digunakan untuk peninggian elevasi
3.3. gedung dan halaman .
Syarat Pelaksanaan Pekerjaan
1. Masing-masing bahan Urugan sebagaimana tercantum
dalam gambar kerja, dilaksanakan dengan ketebalan
sesuai gambar dan dipadatkan sampai mencapai
kepadatan yang yang cukup sempurna dan disetujui
Pengawas.
2. Urugan tanah pilihan sebagai bahan utama dalam
pekerjaan pengurugan gedung dan halaman secara
keseluruhan dipadatkan secara bertahap / perlayer
dengan setiap layernya setebal 20 cm dan disiram
dengan air kemudian dipadatkan dengan alat berat /
Buldozer atau sesuai kebutuhan sampai mencapai
kepadatan yang sempurna dan disetujui oleh
Page 81 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
konsultan pengawas.
3. Khusus pemadatan pada bagian – bagian tertentu alat
berat yang berukuran besar tidak dapat menjangkau
maka bisa menggunakan stamper atau baby roller.
4. PEKERJAAN 4.1. Keterangan umum
PASANGAN Pekerjaan meliputi pekerjaan pasangan dari batu bata merah
biasa dan trasram, pasangan rolag batu bata trasram dan
pasangan batu kali sebagaimana yang tertera dalam gambar.
4.2. Bahan
1. Batu Bata Ringan
Batu bata ringan yang dipakai adalah batu bata ringan
dengan kwalitas baik dengan metode pemasangan dan
spesi yang digunakan sesuai dengan syarat dari pabrikan
yang akan dipakai didalam pekerjaan ini.
2. S e m e n
Untuk pemasangan batu bata ringan dipakai semen khusus
sesuai yang direkomendasikan oleh pabrik pembuat Batu
Bata ringan yang bersangkutan.
a. Persyaratan Semen
Penyimpanan semen sebelum digunakan harus
terlindung dari pengaruh cuaca sepanjang waktu dan
perletakannya harus terangkat dari lantai untuk
menghindari kelembaban.
b. Pemeriksaan
Konsultan Pengawas dapat memeriksa semen
yang disimpan dalam gudang pada setiap waktu
sebelum dipergunakan. Penyedia barang/jasa harus
bersedia untuk memberi bantuan yang dibutuhkan
oleh Konsultan Pengawas untuk pengambilan
contoh-contoh tersebut.
Semen yang tidak memuaskan tersebut telah
dipergunakan atau diafkir.
Jika semen yang dinyatakan tidak memuaskan
tersebut telah dipergunakan untuk beton, maka
Konsultan Pengawas dapat memerintahkan untuk
membongkar beton tersebut dan diganti dengan
memakai semen yang telah disetujui atas beban
Penyedia barang/jasa. Penyedia barang/jasa harus
menyediakan semua semen-semen dan beton
yang dibutuhkan untuk pemeriksaan atas biaya
Penyedia barang/jasa.
c. Tempat Penyimpanan
Penyedia barang/jasa harus menyediakan tempat
penyimpanan yang sesuai untuk semen, dan
setiap saat harus terlindung dengan cermat
terhadap kelembaban udara.
Tempat penyimpanan tersebut juga harus
sedemikian rupa agar memudahkan waktu
pengambilan.
Gudang penyimpanan harus berlantai kuat dibuat
dengan jarak minimal 30 cm dari tanah, harus cukup
luas untuk dapat memuat semen dalam jumlah cukup
besar sehingga kelambatan atau kemacetan dalam
pekerjaan dapat dicegah dan harus mempunyai
ruang lantai yang cukup untuk menyimpanan tiap
muatan truck semen secara terpisah-pisah dan
menyediakan jalan yang mudah untuk mengambil
contoh, menghitung sak - sak dan memindahkannya.
Semen dalam sak tidak boleh ditumpuk lebih tinggi
dari 2 meter.
Page 82 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Untuk mencegah semen dalam sak disimpan
terlalu lama sesudah penerimaan, Penyedia
barang/jasa hendaknya mempergunakan semen
menurut urutan kronologis yang diterima ditempat
pekerjaan. Tiap kiriman semen harus disimpan
sedemikian sehingga mudah dibedakan dari
kiriman lainnya. Semua sak kosong harus
disimpan dengan rapi dan diberi tanda yang telah
disetujui oleh Konsultan Pengawas.
Penyedia barang/jasa harus menyediakan penjaga
yang cakap, untuk mengawasi gudang-gudang
semen dan mengadakan catatan-catatan yang
cocok dari penerimaan dan pemakaian semen
seluruhnya.
Tembusan dari catatan-catatan harus disediakan
untuk Pengawas/ Owner bila dikehendakinya,
jumlah dari semen yang digunakan selama hari
itu ditiap bagian pekerjaan.
3. A i r
a. Air yang dipakai untuk semua pekerjaan beton,
spesi/ mortar dan plesteran harus bebas dari jamur,
lumpur, minyak, asam bahan organik basah, garam dan
kotoran-kotoran lainnya dalam jumlah yang dapat
merusak.
b. Air tersebut harus diuji di Laboratorium pengujian
yang ditetapkan oleh Konsultan Pengawas untuk
menetapkan sesuai tidaknya dengan ketentuan-
ketentuan yang ada di dalam PBI-1971 untuk bahan
campuran beton.
4. Batu Kali
Batu Kali yaitu dari bahan batu kali berwarna abu-abu
kehitaman yang permukaannya tajam dan keras serta
bebas dari tanah maupun lumpur atau hal lain yang
dapat mengurangi mutu pekerjaan.
.
4.3. Syarat Pelaksanaan Pekerjaan Pasangan
1. Sebelum pelaksanaan pasangan batu bata dilaksanakan
batu bata terlebih dahulu direndam dengan air agar tidak
mudah retak atau pecah dan campuran spesi untuk
masing- masing pekerjaan disesuaikan dengan bestek
2. Adukan yang dipakai yaitu 1 Pc: 4 Ps untuk rollag batu
bata, pasangan batu kali, dan pasangan batu bata
trasram menggunakan campuran 1 PC : 3 Ps, sedangkan
pasangan batu bata biasa menggunakan campuran 1 PC :
5 Ps.
3. Semua jenis adukan harus dicampur dg baik, merata dan
menggunakan molen, pengadukan dengan tangan harus
sesuai petunjuk PPKdan tempat adukan tidak boleh
langsung ada diatas tanah tapi harus ada alas papan/
sejenisnya.
4. Pelaksanaan pekerjaan ini harus dilakukan oleh pekerja
yang cakap dan terampil.
5. PEKERJAAN 5.1. Ketentuan Umum
BETON 1. Pekerjaan ini mencakup semua pekerjaan beton yang
BERTULANG diminta menurut dokumen kontrak kecuali ditentukan lain,
maka untuk ketentuan pekerjaan beton ini dipakai SNI
2847 .
2. Mutu beton yang disyaratkan untuk konstruksi yang
bersifat structural adalah Ready Mix dengan mutu beton
Fc 21,7 Mpa atau K 250 sedangkan untuk beton non
Page 83 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
structural adalah Ready Mix dengan mutu beton Fc 7,4
Mpa atau K 175
3. Apabila memakai beton Site Mix maka campuran beton
yang dipakai bahan dasarnya adalah material yang ada
dilokasi, dikondisikan sedemikan rupa dengan formula
takaran tertentu dan disetujui konsultan pengawas serta
PPK untuk dilakukan pengetesan kuat tekan beton pada
benda uji , hasil test kuat tekan beton minimal harus
mencapai beton dengan Fc 21,7 Mpa atau K 250 untuk
Beton Structural dan Fc 7,4 atau K 175 Mpa untuk Beton
Non Structural
5.2. Bahan Untuk Adukan Beton
1. Semen, Pasir dan air
Ketentuan tentang, Pesyaratan, pemeriksaaan, tempat
penyimpanan sama dengan untuk pekerjaan pasangan
2. Bahan Agregat Kasar ( Kerikil )
a. Agregat kasar harus didapat dari sumber yang telah
disetujui. Ini dapat berupa kerikil sebagai hasil
disintegrasi alami dari batu-batuan atau berupa batu
yang diperoleh dari pemecahan batu.
b. Kebersihan dan Mutu Agregat kasar harus bersih dan
bebas dari bagian-bagian yang halus, mudah pecah.
tipis atau yang berukuran panjang, bersih dari
alkali, bahan - bahan organis atau dari substansi
yang merusak dalam jumlah yang merugikan.
c. Besarnya persentase dari semua substansi yang
merusak tidak boleh mencapai tiga persen dari
beratnya. Agregat kasar harus berbentuk baik,
keras, padat, kekal dan tidak berpori. Apabila kadar
lumpur melampaui 1 %, maka Agregat kasar harus
dicuci.
d. Gradasi
- Agregat kasar harus bergradasi baik dengan
ukuran butir berada antara 5 mm, sampai 25
mm dan harus memenuhi syarat-syrat berikut :
Sisa diatas ayakan 31,5 mm, harus 6 %
berat
Sisa diatas ayakan 4 mm, harus berkisar
antara 90 % dan 98 % berat
Selisih antara sisa-sisa kumulatif
diatas dua ayakan yang berurutan,
adalah maksimum 60 % dan minimum
10 % berat harus menyesuaikan dengan
semua ketentuan-ketentuan yang
terdapat di NI-2PBI-1971.
- Agregat kasar harus sesuai dengan
spesifikasi ini dan jika diperiksa oleh
Konsultan Pengawas ternyata tidak sesuai
dengan ketentuan gradasi, maka Penyedia
barang/jasa harus menyaring kembali atau
mengolah kembali bahannya atas bebannya
sendiri, untuk menghasilkan Agregat yang
dapat disetujui Konsultan Pengawas.
3. Bahan Baja Tulangan
a. Semua baja tulangan beton harus baru dan tidak
berkarat, Besi beton yang digunakan adalah baja
tulangan dengan mutu Fy 240 atau U 24 (besi polos)
dan Fy 340 atau U 39 (besi ulir) dengan diameter seperti
yang tertera dalam gambar. Penggunaan diameter lain
yang diperkenankan apabila ada justifikasi teknis dan
mendapat persetujuan dari PPK.
b. Besi beton yang dipakai adalah berstandart SNI .
c. Konsultan Pengawas berhak meminta kepada
Penyedia barang/jasa, surat keterangan tentang
Page 84 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
pengujian oleh pabrik dari semua baja tulangan beton
yang disediakan, untuk persetujuan Konstruksi seperti
tercantum didalam gambar rencana.
d. Baja tulangan beton sebelum dipasang, harus bersih
dari serpih-serpih, karat, minyak, gemuk dan zat
kimia lainnya yang dapat merusak atau mengurangi
daya lekat antara baja tulangan dengan beton.
e. Ukuran diameter baja tulangan, harus sesuai dengan
gambar rencana, dan tidak diperkenankan adanya
toleransi bentuk ukuran. Diameter besi ulir adalah
diameter dalam.
4. Cetakan ( Bekisting )
a. Kayu untuk beton dipakai kayu kelas II sesuai syarat
dalam PPKI 70 atau dipakai kayu meranti/ kayu tahun.
b. Papan bekisting dari kayu meranti merah merah/ kayu
tahun tebal 2 cm/ multiplek 9 mm dan pemakaiannnya
maksimum 2 kali.
c. Sebelum pengecoran bidang bagian dalam bekisting
dilapis cairan mud oil sampai rata agar pada waktu
pembongkaran, beton tidak menempel pada bagian
papan bekisting, perancah bekisting dipakai kayu
meranti minimum ukuran 5/7.
d. Bahan untuk bekisting harus dari kayu meranti sesuai
persyaratan kayu struktural, yang terdiri atas :
Papan bekisting minimal tebal 2 cm / multiplek 9
mm.
Klem bekisting minimal berpenampang 4/6 cm.
Perancah dan penyangga lainnya minimal
berpenampang 5/7 cm.
e. Bekisting harus dipotong dan dirangkai sedemikian
rupa sehingga :
Kokoh, tidak rusak atau berubah bentuk akibat
beban adukan beton dan atau tekanan lateralnya
pada saat pengecoran.
Tidak menyebabkan adukan beton terurai, dalam
hal ini khusus untuk bekisting kolom disyaratkan
tinggi penuangan maksimum adalah 2 mm dari
permukaan dasar yang telah mengeras.
Mudah pembongkarannya tanpa membahayakan
konstruksi. Untuk dapat memenuhi hal ini,
Penyedia barang/jasa pelaksana harus membuat
gambar pelaksanaan (shop drawing) nya lebih
dahulu beserta perhitungan konstruksinya, dan
telah mendapatkan persetujuan PPK(Konsultan
pengawas) sebelum bekisting dilaksanakan.
5. Bonding Agent
a. Dipergunakan pada elemen-elemen beton yang
disambungkan/ dicor secara terputus, untuk
mendapatkan sistem struktur yang kokoh sesuai dengan
desain dan perhitungannya.
b. Bonding Agent yang digunakan adalah kwalitas 1
dicampur dengan air dan semen.
c. Cara pemakainnya harus sesuai petunjuk pabrik.
6. Admixture
a. Admixture dipergunakan apabila keadaan memaksa
untuk mempercepat pengerasan beton. Dengan sesuai
prosedur pabrik yang dipakai.
5.3. Adukan beton.
1. Adukan beton harus memenuhi yang disyaratkan untuk itu
Page 85 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
harus dilakukan dengan Mix Design lebih dahulu guna
penetapan perbandingan campuran di lapangan.
2. Sebelum mix design dilakukan Penyedia barang/jasa
pelaksana melaksanakan pengujian agregat
dilaboratorium. Bahan agregat yang dipakai untuk
perencanaan campuran beton (mix design) harus
mendapatkan relomendasi dari laboratorium dan dipakai
sebagai tolak banding pemeriksaan untuk agregat yang
didatangkan di lapangan.
3. Hasil dari perencanaan campuran yang akan dipakai
pedoman didalam pelaksanaan pekerjaan ini harus
dikalibrasikan dalam perbandingan campuran dengan
seatuan volume (bahan berat) yang selanjutnya
dinyatakan dalam takaran bahan lapangan.
4. Selain persyaratan diatas, Penyedia barang/jasa
pelaksana diperkenankan menggunakan beton siap tuang
(Ready Mix Concrete) dari perusahaan yang tersedia :
Memenuhi persyaratan pegujian adukan
dilapanganoleh Konsultan Pengawas.
Menyediakan benda-benda uji dalam jumlah yang
ditetapkan Konsuktan Pengawas.
Diuji benda-benda dilaboratorium lain diluar
laboratorium sendiri.
5. Adanya Surat dukungan Ready Mix dari Batching Plan
Beton
5.4. Perencanaan Beton.
1. Apabila Penyedia barang/jasa pelaksana hendak memulai
pekerjaan pengecoran beton maka Penyedia barang/jasa
harus memberitahukan secara tertulis kepada PPK kapan
pengecoran akan dilaksanakan.
2. Pengecoran hanya boleh dilaksanakan bila :
a. Penyedia barang/jasa telah menyelesaikan pekerjaan
penulangan dan bekisting serta pemasangan beton
decking secara sempurna dan bersih serta telah
mendapatkan persetujuan Konsultan Pengawas.
b. Penyedia barang/jasa telah menyediakan bahan,
peralatan dan persiapan tenaga serta dinyatakan
dalam daftar bahan, alat dan tenaga kerja.
c. Penyedia barang/jasa telah membuat schedule
rencana pengecoran dan strategi pengecoran berupa
gambar tata letak bahan serta arah pengecoran.
d. Seluruh persiapan yang tersebut didalam 1) sampai
dengan 3) diatas telah mendapatkan pembenaran dari
Konsultan Pengawas. Seluruh persiapan diatas,
apabila tidak disetujui Konsultan Pengawas
berdasarkan pemeriksaaan dan penilaian dilapangan
pekerjaan kontrktor tidak dapat melaksanakan
pengecoran.
3. Selama pekerjaan pengecoran Penyedia barang/jasa
harus melaksanakan hal-hal sebagai berikut :
a. Pengujian kekentalan setiap kali penuangan campuran
beton dari beton molen. Angka kekentalan yang
diperoleh harus sesuai dengan yang disyaratkan PBI
1971, dan harus sesuai dengan rekomendasi
laboratorium yang membuat mix design.
Page 86 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
b. Pembuatan benda-benda uji, kubus beton atau silinder
beton dengan rasio sesuai yang diatur da dalam PBI
1978 (kecuali bila mengunakan beton ready mix, maka
rasio benda uji akan ditetapkan oleh Konsultan
Pengawas). Setelah mencapai umur yang cukup,
benda-benda uni ini harus di test dilaboratorium
dengan biaya Penyedia barang/jasa.
c. Bila hasil laboratorium ternyata mutu beton yang telah
dilaksanakan tidak memenuhi syarat maka dilakukan
test-test selanjutnya di lapangan sesuai prosedur yang
telah diatur di dalam Pbi 1971 da SNI 1991.
Bila pengetasan dilapangan inipun masih
mendapatkan hasil mutu beton da bawah K-250 maka
Penyedia barang/jasa berkewajiban membongkar
pekerjaan ini dana melaksanakan kembali tanpa
mendapatkan ganti rugi apapun.
d. Pemadatan beton dengan menggunakan vibrator,
pelaksanaanya harus dilakukan secar semestinya
yakni pencelupan Vibrator harus diusahakan tegak
lurus secara perlahan-lahan demikian juga penarikan
vibrator. Selama pengecoran, vibrator tidak boleh
disentuhkan tulangan dan bekisting. Penyedia
barang/jasa pelaksana harus menyediakan sedikitnya
1 (satu) buah vibrator cadangan semasa pekerjaan
pengecoran berlangsung.
e. Dalam hal menggunakan ready mix, maka harus
mematuhi "RETENTION TIME" yang telah ditentukan.
4. Bila Penyedia barang/jasa bertindak menyimpang dari
ketentuan-ketentuan di atas. Konsultan Pengawas berhak
menghentikan pekerjaan ini dan semua resiko
sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penyedia
barang/jasa pelaksana
5.5. Pemeliharaan Beton.
1. Penyedia barang/jasa pelaksana diwajibkan melindungi
beton yang baru dicor terhadap sinar matahari langsung,
angin dan hujan sampai beton sempat mengeras secara
wajar.
2. Penyedia barang/jasa pelaksana diwajibkan
menghindarkan pengeringan yang terlalu cepat dengan
cara-cara sebagai berikut :
Semua bekisting yang melingkupi beton yang baru
dicor harus dibasahi secara teratur sampai dibongkar.
Semua permukaan beton yang tidak terlindungi oleh
bekisting (misalnya permukaan plat lantai) harus
ditutup dengan karung goni basah selama perkiraan
pengikatan awal berlangsung dan selanjutnya
digenangi air selama 14 (empat belas) Hari sejak saat
pengecoran, kecuali ditentukan lain oleh Konsultan
Pengawas.
3. Pemeliharaan dengan penyiraman air minimal 2x sehari
harus dilaksanakan setelah bekisting dibuka selama 7
(tujuh) hari.
4. Tidak dibenarkan menimbun atau mengangkut barang
diatas beton atau memakai bagian beton terssebut belum
cukup mengeras.
5.6. Pembongkaran Bekisting.
1. Pembongkaran bekisting tidak dibenarkan bila :
Page 87 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Umur beton belum mencapai kekuatan sesuai PBI
1971 bab 5 ayat 8.
Umur beton belum mencapai kekuatan yang memadai
untuk mendukung beban kerja di atasnya bila hal
tersebut dilakukan.
2. Sebelum melaksanakan pembongkaran, Penyedia
barang/jasa pelaksana harus mengajukan ijin
pembongkaran secara tertulis kepada Konsultan
Pengawas.
Namun sebelum Konsultan Pengawas memberikan ijin
secara tertulis (baik melalui surat resmi maupun tertulis
dalam buku Konsultan Pengawas), Penyedia barang/jasa
pelaksana tidak dibenarkan melakukan pembongkaran.
3. Pembangkaran bekisting harus dilaksanakan secara hati-
hati sedemikian rupa sehingga :
Tidak menyebabkan kerusakan konstruksi baik bagi
betonnya sendiri maupun konstruksi lainnya.
Tidak membahayakan pekerjaan orang lain.
4. Bagian beton yang keropos setelah pembongkaran
bekisting harus segera diisi dengan mortar beton sesuai
campuran asal sepanjang kekeroposan masih tidak
membahayakan konstruksi.
5. Bahan-bahan bekisting bekas bongkaran harus
dikumpulkan disuatu tempat atas petunjuk Konsultan
Pengawas sehingga tidak menghambat jalannya
pelaksanaan selanjutnya.
6. Akibat-akibat kekhilafan Penyedia barang/jasa pelaksana
dalam hal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.
5.7. Pemasangan dan Sistem sparing ME
Semua instalasi baik listrik dan perpiapaan dan lain
sebagainya, terpasang secara in bouw. Untuk sparing bisa
dilihat perletakannya pada gambar yang berhubungan.
6. PEKERJAAN 6.1. Keterangan Umum
PLESTERAN DAN Lingkup pekerjaan yang dmaksud sebagaimana dintuntut
BENANGAN dalam gambar yaitu, plesteran biasa, plesteran trasram,
benangan, acian beton, tali air dan ban-banan.
6.2. Bahan
Ketentuan mengikuti pekerjaan pasangan
6.3. Syarat Pelaksanaan
1. Plesteran dinding biasa adukan semen mortar dan air.
kemudian plesteran baru saja selesai dilaksanakan/
dikerjakan tidak boleh langsung diselesaikan dengan acian
semen/ ondrongan.
2. Dinding yang akan diplester harus bersih dari kotoran dan
disiram dengan air, sebelumnya harus dibuatkan kepala
plesteran dengan tebal sama dengan ketebalan plesteran
yang direncanakan (1 cm), jika ketebalan melebihi 1 cm
harus diberi kawat ayam untuk membantu memperkuat
daya lekat dan mencegah keretakan dari plesteran pada
pekerjaan yang diijinkan Konsultan Pengawas.
3. Plesteran dinding yang akan dicat tembok, penyelesaian
terakhir harus di aci/ diondrong dengan semen dan
digosok dengan amplas nekas pakai atau kertas zak
semen, sedangkan untuk sponingan/ benangan sudut
harus rata, siku dan tajam pada sudutnya.
Page 88 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
4. Permukaan beton yang akan diplester harus dibuat kasar
dulu dengan menggunakan betel agar plesteran dapat
melekat, tebal plesteran beton minimal rata-rata 1 cm,
sedangkan untuk plesteran ini digunakan perbandingan
campuran 1 Pc:2Ps.
5. Sebelum pelaksanaan plesteran dilaksanakan jalur-jalur
instalasi air/ listrik yang masuk dalam beton/ dinding
tembok terlebih dahulu harus dipasang dan untuk
pasangan tembok diatas plafond harus diplester kasar
dengan perekat yang sama.
6. Pasangan kepalaan plesteran dibuat pada jarak 1 m,
dipasang tegak dan menerus menggunakan bilah-bilah
plywood/kayu sementara setebal yang diperlukan untuk
patokan kerataan bidang.
7. Perataan plesteran antar kepalaan plesteran harus
menggunakan bilah/jidar dari aluminium hollow yang
cukup kuat dan lurus sehingga dicapai kerataan plesteran
(tidak bergelombang) baik secara tegak maupun
mendatar.
8. Bilamana dicapai hasil yang bergelombang maka
Penyedia barang/jasa harus memperbaikinya sehingga
tidak bergelombang.
9. Setiap pertemuan yang datar terhadap lengkung atau
cembung bidang tidak boleh melebihi 5 mm untuk setiap
jarak 2 m. jika melebihi Penyedia barang/jasa
berkewajiban memperbaikinya dengan biaya atas
tanggungan Penyedia barang/jasa.
10. Kelembapan plesteran harus dijaga sehingga pengeringan
berlangsung wajar tidak terlalu tiba-tiba dengan
membasahi permukaan plesteran setiap kali terlihat dan
menutupi dari terik panas matahari dengan bahan penutup
yang bisa mencegah penguapan air secara cepat.
11. Jika terjadi keretakan sebagai akibat pengeringan yang
tidak baik, plesteran harus dibongkar kembali dan
diperbaiki sampai dinyatakan dapat diterima oleh
Konsultan Pengawas dengan biaya atas tanggungan
Penyedia barang/jasa. Selama 7 (tujuh) hari setelah
pengacian selesai Penyedia barang/jasa harus selalu
menyiram dengan air sampai jenuh sekurang-kurang 2 kali
setiap hari.
12. Hasil akhir dari pekerjaan ini harus bersih dari kotoran-
kotoran sisa spesi atau percikan-percikan semen maupun
spesi. Penyedia barang/jasa juga harus membersihkan
kotoran/sisa spesi pada lantai.
7. PEKERJAAN 7.1. Ketentuan Umum
LANTAI 1. Pekerjaan ini mencakup pekerjaan lantai dan pelapis
DAN PELAPIS dinding mulai dari pengadaan bahan, pemasangan sampai
DINDING finishing..
2. Pelaksanaan pekerjaan ini harus memenuhi syarat dan
ketentuan-ketentuan yang tertera dalam PUBB 70 NI-3 dan
NI-10.
7.2. Bahan
No Ukuran Bahan Lokasi Ket
1. 60x60 Granit Lantai Polished
cm Tile ruanga
n
Page 89 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
2. 60x60 Granit Lantai Unpolished
cm Tile ruanga
n
3. 30x60 Keramik Pelapis polished
cm tile dinding
km wc
1. Apabila terjadi perubahan warna keramik Penyedia
barang/jasa terlebih dahulu harus mengajukan contoh
untuk mendapatkan
2. Persetujuan dari PPK/ Kuasa Pengguna Anggaran/
Pejabat Pembuat Komitmen/ user.
3. Warna keramik harus merata, bila ternyata terdapat
perbedaan warna Penyedia barang/jasa harus
membongkar dan menggantinya kecuali diminta ada
pengaturan pola dan warna khusus.
7.3. Syarat Pelaksanaan
1. Keramik dan Granit dipasang dengan adukan 1 Pc : 3 Ps
dengan tebal adukan + 3 cm. Celah antar keramik lebarnya
minimal 2 mm diisi dengan air semen dan selama pemasangan
semua material harus dilindungi dan tidak boleh dikotori.
2. Pasangan ini harus dilaksanakan dengan rata dan dikerjakan
oleh tukang yang cakap dan mampu, pemotongan harus
dilakukan dengan alat potong khusus dan pada pertemuan
sudut harus dibuat dengan sambungan verstek dan campuran
apesi adukan yang dipakai 1 Pc : 3Ps.
8. PEKERJAAN 8.1. Lingkup Pekerjaan.
KUSEN, 1. Pekerjaan yang dilaksanakan disesuaikan dengan gambar,
DAUN PINTU, yaitu Kusen, Daun pintu, Bouvenlight dan selimar daun
DAUN JENDELA jendela dari bahan aluminium powder coating dan
DAN sebagin kayu, letak pemasangan sesuai gambar
BOUVENLIGHT 2. Pekerjaaan ini meliputi Penyedia barang/jasaan tenaga
kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat-alat bantu yang
dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
8.2. Persyaratan Bahan
1. Persyaratan bahan yang dipakai harus memenuhi uraian
dan syarat–syarat dari pekerjaan aluminium serta
memenuhi ketentuan–ketentuan dari pabrik yang
bersangkutan.
2. Kusen aluminium dari bahan aluminium framing system
(warna) dari tebal 0,18 cm ukuran 4’’ dengan rincian produk
yang memenuhi Aluminum extrusi sesuai SII extrusi 0695-
82.
3. Konstruksi aluminium yang dikerjakan seperti yang
ditunjukkan dalam detail gambar termasuk bentuk dan
ukurannya.
8.3. Syarat-syarat Pengiriman dan Penyimpanan Barang
1. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam
keadaan utuh dan tidak cacat/ rusak. Bahan harus
disimpan ditempat yang kering, berventilasi baik,
terlindung dari cuaca, benturan-benturan dan bersih.
2. Tempat penyimpanan bahan harus cukup luas, bahan
ditimbun dan lindungi sesuai dengan jenisnya.
3. Penyedia barang/jasa bertanggung jawab terhadap
kerusakan dalam pengiriman, penyimpanan dan
pelaksanaan. Bila ada kerusakan, Penyedia barang/jasa
Page 90 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
wajib menggantinya.
8.4. Syarat – syarat Pelaksanaan
1. Sebelum memulai pelaksanaan Penyedia barang/jasa
diwajibkan meneliti gambar – gambar dan kondisi di
lapangan.
2. Sebelum proses fabrikasi dimulai harus sudah dipersiapkan
terlebih dahulu material yang dimaksud untuk mendapat
persetujuan dari PPK/ Konsultan pengawas.
3. Angkur – angkur untuk rangka aluminium terbuat dari steel
plate setebal 2-3 mm dan ditempatkan pada interval 600
mm.
4. Sekeliling tepi kusen yang langsung berbatasan dengan
dinding diberi sealant supaya kedap air dan suara.
5. Pintu betul–betul siku sudut–sudutnya dan datar.
6. Permukaan–permukaan yang akan difinish harus lurus, rata
dan bersih. Tidak ada bekas–bekas mesin kotoran lainnya.
Permukaan yang bersentuhan dengan tembok harus
dibersihkan.
7. Semua pintu dan jendela harus bisa dibuka dan ditutup
dengan kunci bebas, tidak longgar, tanpa terjadi macet atau
terlambat dan semua kunci serta engsel cocok dan dapat
bekerja dengan baik.
9. PEKERJAAN 9.1. Lingkup Pekerjaan
ALUMINIUM 1. Pekerjaan ini meliputi tenaga kerja, bahan-bahan dan
COMPOSITE peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan
PANEL pekerjaan pemasangan panel alumunium composite panel
seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana, termasuk
Aluminium Composit Panel (ACP Custom)
2. Pekerjaan ini dilaksanakan sebagaiman disebutkan/
ditunjukkan dalam detail gambar dan petunjuk.
9.2. Ketentuan
1. Semua pekerjaan yang disebutkan dalam bab ini harus
dikerjakan sesuai dengan standar dan spesifikasi dari
pabrik
2. Bahan-bahan yang harus memenuhi standar-standar
antara lain :
a. AA The Alumunium Association
b. AAMA Architectural Alumunium Manufacts
Associations
c. ASTM E.84 American Standard for The Testing
Materials
d. DIN 4019 Isolasi Udara
e. DIN 53440 Pengurangan Getaran
f. DIN 17611/ BS 1651 Proses Anoda
g. DIN 476 Paanel Kerangka
h. AS 1530 Hasil Indikatif
9.3. Komponen Bahan
1. Bracket/angkur dari materials besi fin galvanish atau
material alumunium ekstrussion.
2. Rangka vertikal dan horizontal dari material alumunium
ekstrussion
3. Rangka tepi panel alumunium composite da reinforce dari
alumunium ekstrussion
4. Infill dari alumunium ekstrussion finish powder coating
warna ditentukan kemudian.
5. Sealant (antara panel alumunium dengan komponen lain)
Page 91 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
9.4. Persyaratan Bahan
1. Bahan : Alumunium Composite
2. Tebal : 4 mm terdiri dari 0,5 mm Aluminium, 3mm
Polyetylene dan 0,5 mm alumunium
3. Berat : 5-6 Kg / 5 m
4. Bending strengh : 45-50 Kg / 5 mm
5. Heat Deformation : 200 C
6. Sound insulation : 24-29 dB
7. Finished : Flourocarbond factory finished / PVDF Coating
8. Bahan composite panel harus dalam keadaan rata, warna
akan ditentukan kemudian.
9. Contoh-contoh material ACP harus diserahkan Penyedia
barang/jasa kepada PPKlapangan untuk mendapatkan
persetujuan pemberi tugas
10. Toleransi dimesi mill finish : stove difernish : + 0,2 mm
dionede : 0.4 / + 0,2 mm Lebar : - 0/+ 4 mm Panjang s/d
4 meter 0/+ 6 mm
9.5. Syarat-syarat Pelaksanaan
1. Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus
dalam pekerjaan ini dengan menunjukkan surat
keterangan referensi pekerjaan-pekerjaan yang pernah
dilakukan kepada PPKlapangan untuk mendapatkan
persetujuan.
2. Alumunium composite panel yang digunakan untuk
seluruh proyek harus satu macam saja.
3. Pelaksanaan pemasangan harus lengkap dengan
peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat
pemasangan dengan hasdil pemasangan akurat, teliti dan
tepat pada posisinya.
4. Rangka-rangaka pemegang transom dan mullion harus
dipersiapkan denagn teliti , tegak lurus dan tepat pada
posisinya.
5. Metode pemasangan antara lain :
a. Dijepit diantara bagian-bagian sungkup puncak ganda.
b. Panel-panel baki menggantung pada pin-pin dan
dipasang dengan sekrup.
c. Dinding pelapis yang dijadikan satu unit, sistem ikatan
pinggir.
6. Frekuensi pembersihan dan perawatan serta pemilihan
bahan pembersih yang cocok sangat bergantung pada
lokasi gedung dan kondisi permukaan. Pembersihan dapat
dilaksanakan denagn air dan spons atau sikat lembut. Apa
bila pengotoran lebih berat bisa ditambahkan deterjen
netral.
7. Setelah pemasangan dilakukan penutupan celah antara
panel dengan bahan caulking dan sealant hingga rapat
dan tidak bocor sesuai dengan uraian bab sealant dalam
persyaratan ini.
8. Penyedia barang/jasa harus melindungi pekerjaan yang
telah selesai dari hal-hal yang dapat menimbulkan
kerusakan. Bila hal ini terjadi Penyedia barang/jasa harus
memperbaiki tanpa biaya tambahan.
9. Hasil pemasangan pekerjaan aluminium composite panel
harus merupakn hasil pekerjaan yang rapi dan tidak
bergelombang.
10.Penyedia barang/jasa harus dapat menyertakan jaminan
mutu selama 10 tahun terhadap sinar matahari dan pabrik
Page 92 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
pembuatnya berupa serifikat jaminan.
10. PEKERJAAN 10.1. Keterangan Umum
DINDING PARTISI 1. Secara umum pekerjaan ini adalah pembuatan dinding
dari bahan gypsum dengan menggunakan rangka metal
stud.
2. Letak atau titik – titik pemasangan dinding partisi
disesuaikan dengan key plan pada gambar rencana.
10.2. Persyaratn Bahan
1. Dinding partisi dibuat dari rangka metal studd 76/77 mm
sedangkan Penutup dinding dipakai bahan gypsumboard
tebal 12 mm pada 2 sisi/ rangkap dan difinish dengan cat
dinding.
2. Material yang didatangkan tidak boleh ada cacat, rusak,
retak atau cacat lain yang bisa mempengaruhi kualitas.
10.3. Syarat-syarat Pelaksanaan Pekerjaan Partisi
1. Sebelum melaksanakan pekerjaan, Penyedia barang/jasa
diwajibkan untuk meneliti gambar-gambar yang ada dan kondisi
di lapangan (ukuran dan peil), termasuk mempelajari bentuk,
pola lay-out / penempatan, cara pemasangan, mekanisme dan
detail-detail sesuai gambar. Juga terlebih dahulu harus
memeriksa untuk dikoordinasikan dengan pekerjaan-pekerjaan
yang terkait dengan partisi dari bahan Kalsipart tebal 8mm,
diantaranya adalah :
a. Pekerjaan Instalasi pada dinding
b. Pekerjaan Kusen, dan lain sebagainya yang terkait dalam
terlaksananya pekerjaan ini.
2. Kalsipart yang dipasang adalah yang telah dipilih dengan
baik, bentuk dan ukuran masing-masing unit sama, tidak ada
bagian yang retak, gompal atau cacat-cacat lainnya dan telah
mendapat persetujuan dari Konsultan Pengawas.
3. Sebelum pemasangan metal runner, dibuat tanda/marking terlebih
dahulu di atas bidang lantai sesuai gambar rencana dan diajukan
untuk diperiksa terlebih dahulu oleh Konsultan Pengawas dan
Perencana.
a. Modul rangka vertikal besi hollow adalah setiap berjarak per
as 60 cm.
b. Rangka besi hollow dan metal runner harus siku, tegak,
kaku dan kuat, kecuali bila dinyatakan lain, misal :
permukaan merupakan bidang miring sesuai yang
ditunjukkan dalam gambar.
c. Bahan penutup langit-langit adalah gypsum dengan mutu
bahan seperti yang telah dipersyaratkan dengan pola
pemasangan sesuai yang ditunjukkan dalam gambar.
d. Kalsipart dipasang dengan sekrup khusus, dengan
menggunakan alat bor listrik dan setiap pemasangan masing-
masing sekrup sejajar minimal berjarak 300 mm.
4. Kepala sekrup yang terlihat diberi compund agar tertutup dan
diamplas
11. PEKERJAAN 11.1. Keterangan Umum
RAILING TANGGA, 1. Pekerjaan Railing Tangga, pembuatan tulisan/ letter dan
PEMBUATAN logo dilaksanakan dengan bentuk dan ukuran sesuai
HURUF /TULISAN dengan gambar.
DAN PAPAN NAMA 2. Pekerjaaan ini meliputi Penyedia barang/jasaan tenaga
kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat-alat bantu yang
Page 93 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
3. Untuk pekerjaan ini yang terkait dengan pekerjaan
sebelumnya ketentuan mengikuti pekerjaan sebelumnya
seperti galian urugan, beton, pasangan dan pekerjaan
listrik.
11.2. Bahan
1. Pekerjaan pembuatan Huruf / letter untuk identitas gedung
dipakai bahan plat steinless tebal 0,2 mm dengan ukuran
masing – masing sesuai dengan gambar dan BQ.
2. Bentuk, tinggi huruf dengan bentuk dan ukuran sesuai
gambar termasuk font huruf disesuaikan dengan gambar
3. Logo Instansi dengan ukuran sesuai detail gambar terbuat
dari plat besi tb. 0,2 mm difinish cutting sticker dengan
warna sesuai gambar.
4. Railing tangga, railing ramp dipakai bahan steinless steel
ukuran dan dimensi bahan disesuaikan dengan gambar.
12. PEKERJAAN 12.1. Keterangan Umum
RANGKA ATAP 1. Pekerjaan ini meliputi seluruh pekerjaan atap untuk kuda-
DAN PENUTUP kuda semua menggunakan bahan baja ringan.
ATAP 2. Pekerjaan rangka atap baja ringan termasuk kuda-kuda,
usuk dan reng, serta semua yang tercantum dalam gambar
baik ukuran bentuk dan dimensi.
3. Disamping meliputi hal tersebut pada butir a diatas juga
meliputi pengadaan dari semua bahan, tenaga, peralatan,
perlengkapan, serta pemasangan dari semua pekerjaan
baja yang bersifat structural.
4. Pekerjaan tersebut diatas harus dilaksanakan sesuai
dengan keterangan-keterangan yang tertera dalam gambar
rencana/ detail dan semua detail dan hubungan harus
dibuat dengan teliti dan diselesaikan dengan rapi, dan
dalam pelaksanannya.
5. Pekerjaan ini juga termasuk pemasangan/ pengadaan
ornamen atap .
12.2. Rangka Atap
1. Bahan
Pekerjaan Rangka atap baja ringan yang digunakan
adalah sebagai berikut :
-Z galvalume 95.75.1 mm
-Z galvalume 75.75.1 mm
-Web CN galvalume 65.75 mm
-Reng galvalume 32.45 mm
-Top Plate CN galvalume 75.75 mm
termasuk material baja lainnya sesuai dengan yang
disyaratkan didalam BQ.
a. Lisplank dari bahan fiber semen motif serat kayu
Ukuran. 300X30X1,2 cm
b. Kuda-kuda, Usuk dan reng, dipakai bahan Galvalume
kwalitas 1 spesifikasi bahan galvalume harus sesua
dengan standart pabrikan dari penutup atap yang
digunakan termasuk jarak dan ukurannya.
2. Syarat Pelaksanaan
a. Pekerjaan rangka atap harus baik, rapi dan kokoh
sehingga didapatkan bidang atap yang rata, rapi, dan
Page 94 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
rapat.
b. Bila gambar rencana tidak tertera, maka Penyedia
barang/jasa harus mengerjakan sesuai petunjuk PPK.
c. Penutup bidang atap tidak boleh dipasang, bila
keseluruhan komponen rangka atap belum dilakukan
berikut kelengkapannya seperti baut-baut, mur dan lain-
lain belum dipasang dengan baik dan sempurna dan
mendapat persetujuan PPK.
d. Penyedia barang/jasa memulai pelaksanaan pekerjaan
terlebih dahulu harus membuat/ mengajukan shop
drawing beserta perhitungan kontruksi yang diperlukan.
12.3. Penutup Atap
1. Bahan
a. Untuk penutup atap digunakan genteng dan bubungan
atap zincalum bergelombang
b. Seluruh penutup atap bentuknya teratur, tidak muntir,
melengkung, kaitannya harus cocok dan warnanya
sama.
c. Sebelum komponen penutup atap dipasang maka
terlebih dahulu Penyedia barang/jasa memberikan
contoh yang akan dipasang untuk mendapat persetujuan
dari Konsultan Pengawas.
2. Syarat Pelaksanaan
a. Atap harus dipasang hingga betul-betul tersusun rapi
dalam segala arah kaitan dan saling menutup, harus
cocok dan rapat.
b. Tidak diperkenankan ada lubang atau tidak saling terkait
antara genteng satu dengan lainnya.
c. Untuk menghindari hal tersebut maka dalam rencana
pemasangannnya harus disesuaikan dengan ukuran
atap dan jarak-jarak antara harus ditentukan supaya
cocok.
d. Sebelum dan seudah dilakukan pemasangan genteng
atau bubungan harus tetap bersih.
e. Pemasangan genteng ini harus dilakukan oleh tukang
yang cakap dan berpengalaman.
f. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka
seluruh pekerja haruss dilengkapi dengan sabuk
pengaman atau peralatan untuk keselamatan kerja
13. PEKERJAAN 13.1. Pekerjaan Rangka Plafond
PLAFOND 1. Yang termasuk pekerjaan rangka ini ialah rangka langit-
langit pada bangunan dari bahan hollow galvalum /
galvalum kotak yang ditunjukkan dalam gambar rencana/
Detail.
2. Rangka plafond disesuaikan dengan gambar ketinggian
plafond dan rencana detail pertemuan.
3. Penggantung rangka Plafond menggunakan bahan
sama dengan hollow galvalum dan tidak dibenarkan
menggunakan bahan kawat
13.2. Pekerjaan Penutup Plafond
1. Dipasang pada bagian sesuai yang ditunjuk dalam gambar
rencana/ Detail.
2. Material untuk penutup plafond bagian dalam ruangan
Page 95 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
digunakan papan dari Gypsumboard dengan ukuran tebal
9 mm , Lembar penutup plafond dikaitkan/dihubungkan
pada rangka futser, yang sebelumnya pada letak fitser
gypsum dibuat pahatan/lubang sedalam 5 mm dengan
diameter 25 mm. Dan setelah pemasangan filter ditutup
kembali dengan kompon dan paper tipe/plester khusus.
3. Semua pekerjaan ini mengikuti NI-5 ’61 dan NI-3 ’70 dan
pola pemasangan disesuaikan dengan gambar rencana
contoh terlebih dahulu harus mendapat persetujuan PPK/
Konsultan Pengawas.
4. Untuk semua penutup plafond ini pemasangannya
dilengkapi dengan lis gypsum, tipe menyesuaikan
gambar, khususnya yang berhubungan dengan bentuk
maupun motif dan teknis pemasangan sesuai dengan
gambar.
5. Untuk mendapatkan bidang langit-langit yang rapi dan rata
maka bagian bawah harus diukur elevasinya sesuai
dengan gambar.
6. Langit-langit penutup plafond baru boleh dipasang apabila
semua keperluan-keperluan/ kepentingan-kepentingan
yang akan ditutup selesai terpasang secara keseluruhan
seperti kabel listrik, pipa air talang dan sebagainya.
7. Pemasangan rangka ini harus sudah diperhitungkan
terhadap beban dan aktivitas lainnya.
14. PEKERJAAN 14.1. Keterangan Umum
PENGECATAN 1. Pekerjaan ini meliputi pengadaan pengecatan dari bagian
yang ditunjuk dalam gambar maupun bagian lain yang
memerlukan perlindungan dengan pengecatan.
2. Semua pekerjaan dinding yang kelihatan atau terekspose
harus dicat dengan baik yaitu 1 x plamur, 1x cat dasar dan
2 s/d 3 x cat penutup sampai baik.
3. Penyempurnaan dan pengulangan pengecatan maupun
meni karena belum merata, berubah warna atau sebab-
sebab kecacatan lainnya sampai saat serah terima
pekerjaan yang kedua kalinya menjadi tanggung jawab
Penyedia barang/jasa.
14.2. Cat Dinding dalam, Plafon dan beton
1. Bahan cat yang dipakai untuk finishing dinding dengan
memakai produk dan bahan plamur yang digunakan
dengan merk yang sama dengan merk cat yang dipakai.
2. Sebelum dicat permukaan dinding harus betul-betul rata
dan dibersihkan menggosok memakai kain yang dibasahi/
amplas basah. Setelah kering baru diplamur sehingga
permukaan menjadi rata dan licin.
3. Pengecatan dilakukan dengan Roller/kuas sesuai
dengan kondisi dilapangan sampai didapatkan hasil yang
merata warnanya minimal 3 (tiga) kali pengecatan dan
harus didapat warna putih yang merata dan semua
pengecatan harus diulang minimal 12 jam setelah
pengecatan seluruhnya selesai dilaksanakan.
Setelah pekerjaan cat selesai, bidang dinding merupakan
bidang utuh, rata, licin, tidak ada bagian yang belang dan
bidang dinding dijaga terhadap pengotoran-pengotoran.
14.3. Cat Dinding Luar
Page 96 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
1. Bahan cat yang dipakai untuk finishing dinding bagian luar
dipakai cat khusus untuk exterior / Anti jamur dengan
warna sesuai petunjuk User dan bahan plamur yang
digunakan Wall sealer dengan merk yang sama dengan
merk cat yang dipakai.
2. Pengecatan dilakukan dengan Roller sampai didapatkan
hasil yang merata warnanya minimal 3 (tiga) kali
pengecatan dan harus didapat warna putih yang merata
dan semua pengecatan harus diulang minimal 12 jam
setelah pengecatan seluruhnya selesai dilaksanakan.
3. Setelah pekerjaan cat selesai, bidang dinding merupakan
bidang utuh, rata, licin, tidak ada bagian yang belang dan
bidang dinding dijaga terhadap pengotoran-pengotoran.
14.4. Pekerjaan Water Proofing
1. Pekerjaan Waterprofing dilaksanakan pada bagian atap
beton atau bagian lain yang disyaratkan dalam dokumen
perencanan.
2. Bidang kerja harus dibersihkan dari kotoran sisa plesteran,
acian, atau kotoran lainnya hingga permukaan lantai beton
bersih dan kering.
3. Aplikasi dapat menggunakan kuas atau rol, untuk bidang
lebar disarankan menggunakan rol.
4. Penguasan harus dilakukan secara bertahap selapis demi
selapis dengan masa pengeringan minimal 3 jam.
5. Penguasan dilakukan lapis demi lapis dengan arah yang
berbeda (vertical-horisontal-vertikal atau horizontal-vertikal-
horisontal).
14.5. Pekerjaan Coating
1. Ketentuan Umum
1. Untuk pekerjaan dilaksanakan pada pelapisan batu
alam/ batu andhesit.
2. Pekerjaan ini meliputi pengadaan dari bagian-bagian
yang ditunjuk dalam gambar seperti pasangan dinding
dan lapisan batu alam maupun bagian-bagian lain yang
memerlukan perlindungan dengan Coating.
3. Penyempurnaan dan pengulangan Coating karena
belum merata, berubah warna atau sebab-sebab
kecacatan lainnya sampai saat serah terima pekerjaan
yang kedua kalinya menjadi tanggung jawab Penyedia
barang/jasa.
2. Syarat Pelaksanaan Pekerjaan Coating
1. Bahan coating dipakai untuk finishing batu andesit alur ,
dipakai adalah AM-52 Slate Seal Produksi. Sebelum
dicoating permukaan tembok harus betul-betul rata dan
dibersihkan menggosok memakai kain yang dibasahi/
amplas basah. Setelah kering baru dicoating sehingga
permukaan menjadi rata dan licin.
2. Coating dilakukan dengan kuas sampai diadapatkan
hasil yang merata warnanya minimal 3 (tiga) kali Coating
dan harus didapat hasil yang merata dan semua
Coating.
15. PEKERJAAN ALAT 15.1. 1. Alat penggantung yang dimaksud disini yaitu anak kunci
PENGGANTUNG asli, Grendel, handle, Engsel, door closer dan kunci
Page 97 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
DAN KUNCI yang merupakan satu kesatuan dalam hasil produk dari
pabrik,
2. Spesifikasi produk untuk asesoris pintu dan jendela
sesuai dengan outline spek.
3. Jenis perlengkapan ini terlebih dahulu diajukan kepada
PPKuntuk mendapatkan persetujuan .
16. PEKERJAAN KACA 16.1. Pekerjaan mencakup seluruh jenis pekerjaan kaca yang
tercantum dalam kontrak.
16.2. Kaca tidak bergelombang dan tidak ada cacat lain yang
merugikan, secara umum pekerjaan kaca dipasang pada
tempat sesuai yang tertera dalam gambar detail.
16.3. Cara Pemasangan
1. Pemasangan harus dilakukan oleh ahli dengan peralatan
yang lengkap dengan sudah memperhitungkan perubahan-
perubahan bentuk akibat cuaca dan seluruh bahan
tambahan lain yang dibutuhkan dalam pemasangan ini juga
tetap harus disediakan.
2. Ukuran kaca menurut ukuran lubang dengan kelonggaran
yang cukup agar tidak pecah waktu mengembang.
16.4. Pemasangan kaca menggunakan dempul akan tidak
menimbulkan suara waktu menerima getaran, dempul yang
digunakan berkwalitas baik.
17. PEKERJAAN 17.1. Keterangan Umum :
INSTALASI 1. Sesuai persyaratan pada umumnya, yang dimaksud pada
LISTRIK pasal ini adalah Pihak Penyedia barang/jasa yang
melaksanakan pekerjaan listrik harus mempunyai surat
pengesahan instalatur (SPI) dengan klas minimal C dan
SIKA.
2. Penyedia barang/jasa/ instalatr yang melaksanakan
instalasi listrik harus ahli serta berpengalaman
dibidangnya. Semua instalasi listrik yang terpasang harus
mengacu pada Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL
1997).
3. Penyedia barang/jasa harus menawar seluruh lingkup
pekerjaan yang dijelaskan baik dalam spesifikasi yang
tertera dalam gambar dimana bahan–bahan dan
peralatan yang digunakan sesuai dengan ketentuan pada
spesifikasi yang dipersyaratkan pada pasal ini,
merupakan kewajiban Penyedia barang/jasa untuk
mengganti dan merubah yang tidak sesuai dengan bestek
tanpa adanya tambahan biaya.
17.2. Lingkup Pekerjaan :
Sebagaimana tercantum pada gambar-gambar Rencana,
Pihak Penyedia barang/jasa wajib melakukan pengadaan,
pemasangan, pengujian serta menyerahkan pekerjaan dalam
keadaan baik dan siap digunakan semua dan dalam keadaan
menyala.
Instalasi listrik yang dilaksanakan meliputi :
a. Pasang Daya Listrik baru dari PLN sebesar 131.000 VA
yang meliputi beberapa komponen antara lain :
- Biaya Penyambungan daya PLN
- Jaminan pelanggan
- Panel AAP box PLN dan meter PLN
b. Biaya SLO
c. Instalasi kabel fedder semua ukuran pada gambar
Page 98 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
d. Instalasi kabel selain kabel fedder semua ukuran
e. Pasang Kabel Power dari PLN ke Panel Induk lantai 1.
f. Pemasangan Instalasi lampu dan stop kontak
g. Pemasangan saklar dan stop kontak
h. Pemasangan lampu (sesuai dengan Gambar dan BQ)
termasuk emergency lamp
i. Pemasangan Panel MCB lantai 1 dan lantai 2.
j. Pemasangan exhaust fan 10 “pada KM/WC termasuk
instalasi ceiling mountaded Fan NYM 3x2,5 mm.
17.3. Instalasi Listrik Penerangan/ Stop Kontak :
1. Untuk semua pekerjaan instalasi listrik (Penerangan +Stop
Kontak). Harus menggunakan Pipa PVC 5/8” yang
dipasang menempel pada plat struktur beton pada lantai
1, Sedangkan pada lantai 2 instalasi listrik yang terpasang
diatas plafon /rangka plafon harus diklem menggunakan
klem pipa.
2. Kabel yang digunakan untuk Instalasi penerangan dan
stop kontak menggunakan kabel jenis NYM 3 X2,5 mm2 .
3. Cara pemasangan instalasi listrik pada langit-langit diatas
plafon dan dibawah plat beton harus diatur serapi mungkin
bentuk penyilangan dan pertemuan menggunakan kontak
sambung yang ditutup dengan LASDOP.
4. Semua instalasi pengkabelan listrik harus masuk pada
Panel yang telah ditentukan pada gambar.
5. Dan yang masuk pada dinding harus menggunakan pipa
yang sesuai dengan kebutuhan kabel yang masuk pada
panel termasuk Penyedia barang/jasan pipa untuk
saklar/stop kontak.
6. Dalam pelaksanaan instralasi listrik, Pihak Penyedia
barang/jasaan harus melaksanakan sesuai dengan
gambar Rancangan /shof drawing, dimana shof drawing
tersebut sudah diketahui /disetujui oleh pihak pengawas.
7. Akhir dalam pelaksanaan instalasi listrik harus diadakan
pengujian MERGER TEST.
17.4. Pemasangan Lampu-lampu penerangan :
1. Pemasangan lampu penerangan harus disesuaikan
dengan rencana plafond dan sesuai dengan gambar
perencanaan penempatan titik lampu.
2. Jenis-jenis lampu yang digunakan adalah yang tertera
dalam gambar /BQ yaitu jenis LED .
3. Sebelum pemasangan lampu pihak Penyedia barang/jasa
diharuskan mengajukan contoh material yang akan
terpasang untuk mendapatkan persetujuan dari pihak
pengawas.
4. Seluruh armature dan komponen lampu harus baru dan
bukan barang bekas.
5. Jenis-jenis lampu yang digunakan disesuaikan dengan
rencana gambar,baik type dan jenis lampu.
6. Setelah terpasang lampu lampu tersebut harus diadakan
pengetesan yang disaksikan oleh pihak pengawas dan
owner serta dibuatkan Berita Acara Pengetesan dan
Serah Terima lampu.
7. Berita Acara Tersebut harus dibuat rangkap 3 (tiga) dan
ditanda-tangani oleh semua pihak.
17.5. Saklar dan Stop Kontak :
1. Stop kontak dan Saklar yang dipasang pada dinding bata/
dinding partisi adalah type inbow /rata dengan dinding.
Page 99 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
2. Saklar yang dipasang mempunyai rating 10 A atau
mengikuti standart VDE sedangkan stop kontak
mempunyai rating 16 A serta mempunyai lubang bulat.
3. Dan untuk Swicth socket outlet +Indikator lamp yang
dipasang untuk kebutuhan AC ratingnya 16A~20A.
4. Dalam pemasangan/ penempatan saklar dan stop kontak
dapat disesuaikan dengan gambar dengan ketinggian ;
Saklar = 150 cm
Stop kontak = 30 cm
Swicth socket = 270 cm
5. Stop kontak /Swicth socket yang terpasang harus
disambung dengan Arde/ Grounding.
6. Produk saklar /stop kontak /switch socket yang digunakan
dijelaskan dalam outline spek, dengan jenis/tipe saklar/
stop kontak sesuai yang ditunjuk dalam BQ..
18. PEKERJAAN 18.1. Lingkup Pekerjaan :
SANITAIR DAN 1. Meliputi pengadaan dan pemasangan alat – alat sanitair
RIOLLERING seperti yang tersebut dalam Bill Of Quantity
2. Jenis, merk dan type alat–alat sanitair yang digunakan
disampaikan dalam Daftar Spesifikasi Bahan.
3. Pemasangan instalasi air bersih dan kotor dari bahan pipa
PVC.
4. Pembuatan septictank biofilter kap 1&3 m3.
5. Pasang tandon bawah dari bahan beton bertulang
kapasitas 5 m3
6. Pasang pompa air tipe semi jet pump beserta rumah
pompa dengan ukuran dan spesifikasi sesuai gambar
7. Pasang pompa air type sentrifugal
8. Pembuatan tandon beton penampung air hujan
18.2. Bahan
1. Seluruh produksi / merk material untuk pekerjaan sanitair
dan riollering dijelaskan didalam outline spek.
2. Pipa-pipa sanitair dan fixture sampai bak kontrol luar-luar
bangunan digunakan Pipa PVC AW menurut standard
JIS-K 6741 sesuai dengan petunjuk PPK/ Pengawas
lapangan.
18.3. Persyaratan Pelaksanaan ;
1. Seluruh pemasangan untuk pekerjaan diatas tersebut
harus baik, rapi, waterpass, bersih serta penyambungan
instalasi plumbing tidak boleh ada kebocoran.
2. Pemasangan pompa harus dilaksanakan sesuai dengan
petunjuk dari pabrik yang mengeluarkan dengan perstujuan
PPK/ Konsultan Pengawas.
3. Pemasangan dan penyambungan pipa harus sesuai
dengan prosedur yang dikeluarkan oleh pabrik yang
bersangkutan termasuk material bantu yang dibutuhkan.
4. Pelaksanaan pembuatan tandon beton sebagai
penampung air hujan harus baik kedap air, tidak bocor dan
harus dikerjakan oleh tukang yang terampil.
5. Pekerjaan pada point 4. Setelah umur beton telah
memenuhi dan dilakukan test kuat tekan beton maka harus
Page 100 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
dilakukan comisioning tes untuk memastikan bahwa tandon
tersebut tidak bocor.
19. PEKERJAAN 19.1. Keterangan Umum
PENANGKAL 1. Pekerjaan penangkal petir harus dilaksanakan oleh
PETIR instalatir yang berpengalaman dalam bidang pekerjaan
tersebut. Hal ini dapat dibuktikan dengan Keterangan/
Referensi yang dimiliki serta sertifikat dari Instansi yang
berwenang (Depnaker).
2. Semua ketentuan yang dianggap sah dan mengikat
mengenai instalasi penyalur petir ini adalah :
Pedoman instalasi penyalur petir Nomor 8 Tahun 1978
dari Direktur Jendral Pembinaan Hubungan Perburuhan
dan Perlindungan Tenaga Kerja/ Depnaker RI ATAU
Peraturan lain yang diberlakukan.
Gambar rencana yang sudah disahkan oleh Instansi
yang berwenang (Kantor Depnaker setempat).
Pekerjaan ini harus diserahkan kepada PPK/ Pemberi
Tugas dalam keadaan selesai termasuk semua Perijinan
yang dikeluarkan dari pihak Depnaker.
Dan semua biaya yang timbul baik pelaksanaan maupun
pengetesan.
19.2. Lingkup Pekerjaan
Jenis/ Type Penangkal petir yang dipasang adalah System
convensional.
a. Bahan/ Material
1. Material yang digunakan dalam sistem penangkal petir
ini harus disetujui oleh PPK.
2. Daftar material, catalog data dan shop drawing harus
diinformasikan kepada PPKsebelum dilakukan
pemasangan.
b. Kepala Penangkal Petir (Finial)
Daftar detail finial ada di gambar perencanaan.
c. Konduktor Pentanahan
1. Setiap konduktor pentanahan harus tersambung
langsung dengan elektroda pentanahan.
2. Konduktor pentanahan menggunakan kabel BC 50 mm2,
lengkap dengan isolator PVC Ø 1,5”.
3. Konduktor pentanahan harus ditempatkan sedemikian
rupa sehingga tidak mudah terjangkau tangan atau
terkena gangguan mekanis.
d. Terminal Pentanahan
1. Setiap konduktor pentanahan harus dilengkapi dengan
terminal pentanahan.
2. Fungsi dari terminal pentanahan adalah untuk tempat
pengukuran atau pemeriksaan dari tahanan sistem
pentanahan.
3. Terminal pentanahan harus dapat dilepas dengan
mudah.
e. Elektroda Pentanahan/ Grounding
1. Elektroda pentanahan berfungsi sebagai kontak sistem
penangkal petir dengan bumi/ tanah.
2. Kedalaman elektroda pentanah minimum 6.00 m dan
Dipakai grounding yang sudah standart dipakai yaitu
grounding radial Singgle Rod ukuran minimal 5/ 8 Inch.
Page 101 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
3. Tahanan tanah yang didapat harus lebih rendah dari 5
Ohm setiap elektroda diukur dengan cara metode drop
tegangan atau metode ohm meter atau cara lain yang
biasa digunakan untuk mengukur sistem pentanahan.
4. Sambungan Antar rod dapat menggunakan clamp
tembaga atau Exotermic Velding.
5. Untuk memudahkan Maintenance pemasangan
Elektroda pentanahan harus dilengkapi dengan bak
kontrol ukuran 40 x 40 x 40 cm dengan letak
penempatan sesuai gambar.
f. Penyangga
1. Jarak maximum antara 2 penyangga yang berdekatan
Sesuai dengan yang dipersyaratkan.
2. Pemasangan penyangga sesuai gambar perencanaan.
20. PEKERJAAN AC 20.1. Keterangan Umum
Yang dimaksud dengan pekerjaan pengkodisian udara secara
keseluruhan adalah pengadaan, fabrikasi/ pemasangan
peralatan-peralatan bahan-bahan utama dan alat bantu
(termasuk support out door) serta pengujian, sehingga
diperoleh instalasi yang lengkap dan baik sesuai dengan
spesifikasi, gambar dan bill of quantity, sehingga sistem
secara keseluruhan berfungsi dengan baik.
20.2. Syarat Pelaksanaan
Secara garis besar lingkup pekerjaan pengkondisian udara
meliputi pengadaan, pemasangan pengujian peralatan-
peralatan sebagai berikut :
1. Instalsi pipa drain AC dari bahan PVC ¾”.
2. Kabel power AC NYM 3x2,5 mm + pipa PVC AW
3. Pengadaan unit-unit mesin AC split system baik indoor unit
maupun outdoor unit dengan Jumlah dan kapsitas sesuai
dengan yang tercantum dalam BQ.
4. Pembuatan/ pemasangan jalusi pengaman Out door AC.
5. Switch socket outlet dan indicator lamp
6. Pemipaan meliputi pipa refrigerant dan pipa drain.
7. Testing dan commisioning peralatan-peralatan.
20.3. 1. Pengadaan unit-unit mesin AC baik indoor unit maupun
outdoor unit.
a).Lingkup Pekerjaan :
Pihak Penyedia barang/jasa harus mengadakan
peralatan-peralatan unit AC yang sesuai dengan
gambar perencanaan dan Bill of Quantity.
Spesifikasi peralatan disesuaikan dengan gambar
perencanaan atau posisinya dapat disesuaikan
dilapangan.
Sedangkan untuk outdoor unitnya harus disesuaikan
dengan kondisi di lapangan dan diusahakan jarak
antara indoor unit dengan outdoor unit tidak terlalu
jauh maksimal 12 m.
Untuk pengadaan unit mesin AC pihak Penyedia
barang/jasa harus mengikuti spesifikasi yang ada
pada gambar dan Bill of Quantity, apabila dari pihak
Penyedia barang/jasa mengajukan alternatif lain
dalam pengadaan dan pemasangan sebelumnya
Page 102 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
pihak Penyedia barang/jasa harus mengajukan
terlebih dahulu kepada PPKLapangan untuk
mendapatkan persetujuan.
Apabila dalam pelaksanaan pekerjaan diatas
dilaksanakan oleh Sub Penyedia barang/jasa pihak
Penyedia barang/jasa Utama (Penyedia barang/jasa)
terlebih dahulu mengajukan kepada PPKLapangan
untuk pengklarifiksian bahwa Sub Penyedia
barang/jasa (Penyedia barang/jasa Bawahan) yang
diajukan pihak Penyedia barang/jasa mempunyai
profesionalitas dan kapabilitas yang cukup untuk
melaksanakan pos pekerjaan sebagaimana
dimaksud.
b).Spesifikasi Bahan/ Material :
Indoor unit type wall mounted model split single system
Indoor unit type wall mounted split single system akan
melayani ruang-ruang, seperti yang ditunjuk dalam
gambar desain.
Spesifikasi untuk pemasangan unit AC split single
system adalah type wall mounted dengan kapasitas
seseuai BQ dan Penempatan disesuaikan dengan
gambar.
Produk yang digunakan sesuai dengan outline spek.
Semua unit outdoor yang dipasang harus
menggunakan tumpuan/ support dari besi closs siku
atau dari pabrik pembuat.
Letak dan ketinggiannya dari outdoor unit harus
disesuaikan dengan gambar.
Setelah unit terpasang pihak Penyedia barang/jasa
harus menguji semua system pengkondisian udara.
Tebal isolasi sisi air on side minimal 25 mm dan sisi
air off side 50 mm
Dilengkapi dengan inspector door untuk fan
ukuran minimal 300 mm x 5000 mm.
2. Pemipaan pipa refrigrant meliputi
a. Isolasi pipa refrigrant menggunakan bahan
polyetheline foam/ starflex.
b. Tebal isolasi minimal 10 mm untuk diameter pipa lebih
kecil 25 mm dan minimal 15 mm untuk pipa lebih besar
25 mm.
3. Testing dan commisioning peralatan-peralatan :
a). Testing peralatan-peralatan :
Sesudah instalasi dipasang, Penyedia barang/jasa
harus menjalankan instalasi tersebut pada beban
normal dan melakukan penyetelan-penyetelan,
mesin-mesin pendingin sampai semua syarat
prestasi performance requirments dipenuhi.
Selama instalasi dijalankan dalam rangka
pengujian, suplier alat diwajibkan hadir untuk
memberikan petunjuk-petunjuk.
Semua sistem distribusi udara harus dijalankan
untuk jangka waktu yang cukup lama, untuk
memeriksa kecepatan aliran dan tekanan pada
setiap bagian yang penting dari sistem tersebut,
Penyedia barang/jasa harus melakukan
penyetelan-penyetelan yang perlu pada sistem
Page 103 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
distribusi udara yang merata dan baik, dan sesuai
dengan besaran-besaran aliran udara (low rate)
yang dinyatakan dalam gambar-gambar
perencanaan mekanik tanpa melalui batas
kebisingan (noice criteria) yang wajar.
Data pengujian tersebut yang memuat kondisi
operasi yang penting (misalnya jumlah aliran udara
yang keluar/masuk diffuser atau grille kecepatan
putaran dan lain-lain) harus diserahkan kepada
PPK Lapangan dan akan disimpan sebagai arsip
pemberi tugas.
Penyedia barang/jasa harus menguji dan
melakukan penyetelan yang perlu pada semua
alat-alat engaturan otomatik (aotomatic control
equipment & devides).
b). Commisioning :
Penyedia barang/jasa pekerjaan instalasi ini harus
melakukan semua pengujian dan pengukuran yang
dianggap perlu, untuk memeriksa/ mengetahui
apakah seluruh instalasi telah dapat berfungsi
dengan baik dan memenuhi semua persyaratan.
Semua tenaga, bahan dan perlengkapannya yang
perlu untuk pengujian tersebut merupakan
tanggung jawab Penyedia barang/jasa.
Peralatan Khusus yang perlu untuk pengujian dari
seluruh system ini, juga seperti dianjurkan oleh
pabrik, harus disediakan oleh Penyedia
barang/jasa
Penyedia barang/jasa harus menyerahkan kepada
PPKLapangan dalam rangkap 3 (tiga) hal-hal
berikut :
- Hasil pengujian pipa
- Hasil pengujian peralatan instalasi
- Hasil pengujian semua persyaratan operasi dan
instalasi.
20.4. Masa Pemeliharaan dan Serah Terima Pekerjaan :
1. Peralatan dan instalasi ini harus dijamin berfungsi dengan
baik selama 1 (satu) tahun terhitung sejak saat
penyerahan pertama pekerjaan.
2. Selama masa pemeliharaan ini, Penyedia barang/jasa
pekerjaan instalasi ini wajib mengatasi segala kerusakan
peralatan dan instalasi yang dipasangnya tanpa ada
tambahan biaya.
3. Selama masa pemeliharaan tersebut, Penyedia
barang/jasa masih harus menyediakan tenaga-tenaga
yang diperlukan.
4. Dalam masa ini, Penyedia barang/jasa masih bertanggung
Jawab penuh terhadap seluruh instalasi yang telah
dilaksanakan.
5. Pekerjaan baru dapat diterima setelah dilengkapi dengan
bukti-bukti hasil pemeriksaan, baik yang ditanda tangani
bersama oleh Penyedia barang/jasa dan PPK Lapangan.
6. Jika dalam masa pemeliharaan tersebut Penyedia
barang/jasa tidak melaksanakan teguran-teguran atas
perbaikan/penggantian/ kekurangan selama masa
pemeliharaan, maka PPKLapangan berhak menyerahkan
Page 104 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
pekerjaan perbaikan/ kekurangan tersebut kepada pihak
lain atas biaya Penyedia barang/jasa.
7. Selama masa pemeliharaan pekerjaan, Penyedia
barang/jasa harus mendidik/ melatih karyawan/ petugas
dari Pemberi Tugas sehingga mengenali sistem instalasi
dan dapat menjalankan (mengoperasikan) serta
melaksanakan pemeliharaanya.
21. PEKERJAAN 21.1. Pembersihan tapak konstruksi dan semua pekerjaan yang
PEMBERSIHAN, termasuk dalam lingkup pekerjaan seperti yang tercantum
PENGAMAN dalam buku spesifikasi ini, dari semua barang atau bahan
SETELAH SELESAI bangunan lainnya yang dinyatakan tidak digunakan lagi
DAN PENUTUP setelah pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Penyedia
barang/jasa bersangkutan selesai.
21.2. Semua bekas bongkaran harus dikeluarkan dari tapak
Konstruksi dengan persetujuan PPK selambat-lambatnya
dalam waktu 3 (tiga) hari.
21.3. Selama pembangunan berlangsung, Penyedia barang/jasa
harus menjaga keamanan bahan/ material, barang maupun
bangunan yang dilaksanakannya sampai tahap serah terima.
21.4. Kerusakan dan pengamanan dari kecurian selama masa
pelaksanaan sampai tahap serah terima menjadi tanggung
jawab penuh Penyedia barang/jasa yang bersangkutan.
21.5. Guna mndapatkan hasil pekerjaan yang baik, maka bagian-
bagian yang nyata termasuk dalam pekerjaan tetapi tidak
dimasukkan dalam atau tidak disebut kata demi kata dalam
bestek ini haruslah diselenggarakan oleh Penyedia
barang/jasa dan diterima sebagai hal yang disebut.
21.6. Hal-hal lain yang tidak tercantum dalam peraturan ini akan
ditentukan lebih lanjut oleh pihak PPK/ Pemberi Tugas,
bilamana perlu akan diadakan perbaikan dalam peraturan ini.
C. KONSULTAN PENGAWASAN
KERANGKA ACUAN KERJA
( K A K )
PENGAWASAN RENOVASI GEDUNG RADAR BMKG
Page 105 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
1. LATAR Setiap pelaksanaan konstruksi fisik bangunan pemerintah yang dilakukan oleh
BELAKANG kontraktor pelaksana harus mendapatkan pengawasan secara teknis di
lapangan, agar rencana dan spesifikasi teknis yang telah disiapkan dan
digunakan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi dapat berlangsung
operasional efektif. Pelaksanaan pengawasan lapangan harus dilakukan secara
penuh dengan menempatkan tenaga-tenaga ahli pengawasan di lapangan
sesuai kebutuhan dan kompleksitas pekerjaan. Konsultan pengawas bertugas
secara umum mengawasi pekerjaan konstruksi, dari segi biaya, mutu, dan
waktu kegiatan pelaksanaan. Konsultan pengawas bertanggung jawab secara
profesional atas jasa pengawasan yang dilakukan sesuai ketentuan dan kode
tata laku profesi yang berlaku. Kinerja pengawasan lapangan sangat
ditentukan oleh kualitas, integritas, dan intensitas pengawasan, yang secara
menyeluruh dapat melakukan kegiatannya berdasarkan Kerangka Acuan Kerja
(KAK) yang telah disepakati.
2. MAKSUD DAN Kerangka acuan kerja (KAK) ini dimaksudkan sebagai petunjuk/pedoman
TUJUAN bagi konsultan pengawas dalam melaksanakan pekerjaan pengawasan yang
didalamnya memuat masukkan,keluaran, kriteria dan proses yang harus
dipenuhi atau diperhatikan dan diinterpretasikan dalam melaksanakan
tugasnya, dengan tujuan tercapai kualitas fisik jalan sesuai yang diharapkan
3. SASARAN Sasaran dari kegiatan ini adalah tercapainya pengendalian pengawasan
pekerjaan ditingkat operasional / tahap pelaksanaan fisik, baik ditinjau dari
segi mutu, kuantias, waktu maupun biaya.
4. LOKASI Lokasi kegiatan pengawasan adalah :
KEGIATAN Kabupaten Sidoarjo
5. SUMBER Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan :
PENDANAAN APBN Tahun Anggaran 2024, dengan nilai HPS sebesar Rp. 80.000.000,00
(delapan puluh juta rupiah)
6. NAMA DAN Nama : .........................................
ORGANISASI
Jabatan : ............................................
PEJABAT
Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
PEMBUAT
Alamat : .............................................
KOMITMEN
7. REFERENSI 1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi;
HUKUM
2. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Buku III tentang Perikatan);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2020 tentang Peraturan
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa
Konstruksi
4. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah;
5. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 22
Tahun 2018 tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara;
6. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor
14/PRT/M/2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa
Konstruksi melalui Penyedia;
7. Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.
02/IN/M/2020 tanggal 27 Maret 2020 tentang Protokol Pencegahan
Page 106 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dalam
Penyelenggaraan Jasa Konstruksi; dan
8. Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 18 Tahun 2020 tentang Pedoman
Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus
Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Jawa Timur.
8. RUANG a. Ruang Lingkup
LINGKUP Secara umum lingkup kegiatan yang akan dilakukan oleh Konsultan Pengawas
KEGIATAN, adalah sebagai berkut :
DATA DAN Persiapan :
FASILITAS Menyusun Program Pelaksanaan Pekerjaan Pengawasan Teknis
PENUNJANG a. Meneliti / menilai dan menyetujui program Kontraktor dan
SERTA ALIH 1. selanjutnya meneruskan kepada PPK yg bersangkutan untuk
PENGETAHUN 2. disetujui mengenai : NWP Curve S / Bar Chart, Schedule tenaga
kerja, Schedule bahan dan Schedule peralatan.
Menyediakan kantor dengan kelengkapan – kelengkapannya yang
bisa dijadikan sebagai tempat koordinasi.
3.
Pekerjaan Teknis
Melakukan pengawasan Rutin dilapangan, agar pelaksanaan teknis
b. maupun administrasi teknis yang dilakukan dapat bersambung terus
1. menerus sampai dengan serahkan terima pertama ( ST. I )
pelaksanaan fisik.
Mengawasi kebenaran ukuran, kualitas dan kuantitas bahan atau
komponen bangunan, peralatan dan lain-lain selama pelaksanaan
2. pekerjaan berlangsung.
Mengawasi kemajuan pelaksanaan dan mengambil tindakan yang
cepat dan tepat, agar batas waktu serta kondisi seperti yang
3. tercantum dalam Dokumen Pekerjaan terpenuhi.
Memberi petunjuk, perintah, penambahan atau pengurangan
pekerjaan dan harus menyampaikan terlebih dahulu kepada
4. Pembantu Teknis PPK untuk disarankan kepada Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK).
Petunjuk dan perintah dapat langsung disampaikan kepada
Kontraktor sepanjang tidak mengenai pengurangan/ penambahan
5. biaya dan waktu, serta tidak menyimpang dari kontrak yang berlaku
dengan pemberitahuan kepada PPK.
Memberikan bantuan dan petunjuk kepada Kontraktor dalam
mengusahakan perijinan - perijinan sehubungan dengan pelaksanaan
6. pembangunan.
Konsultasi
Melakukan konsultasi dengan Pembantu Teknis PPK dan Pejabat
c. Pembuat Komitmen (PPK) untuk membicarakan masalah dan
1. persoalan yang timbul selama masa pembangunan.
Mengadakan rapat berkala sedikitnya sekali dalam 1 x minggu
(disesuaikan dengan kebutuhan) dengan Pembantu Teknis PPK dan
2. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) , Perencana dan Kontraktor guna
membahas permasalahan yang timbul untuk kemudian membuat
risalah rapat yang ditandatangani semua pihak yang bersangkutan,
dan diterimakan kepada pihak yang bersangkutan paling lambat 1
minggu kemudian.
Laporan
Melaporkan dan mengevaluasi kemajuan pekerjaan yang nyata
d. dilaksanakan, dibandingkan dengan program / schedule yang telah
1.
Page 107 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
disetujui.
Memberikan laporan dan usulan alternatif pemecahan kepada
Pejabat Pembuat Komitmen melalui Pembantu Teknis PPK ,
2. mengenai volume prestasi dan nilai bobot nilai bagian pekerjaan
yang telah dilaksanakan dan membandingkan dengan apa yang
tercantum dalam dokumen kontrak.
Melaporkan bahan-bahan bangunan yang dipakai, jumlah tenaga
kerja dan alat yang dipergunakan.
3. Konsultan diwajibkan membuat laporan foto-foto dokumentasi
terhadap Konstruksi Fisik dengan prestasi 0%,50% dan 100%.
4.
Dokumen
Memeriksa gambar - gambar kerja tambahan yang dibuat oleh
e. Kontraktor, terutama yang mengakibatkan tambah atau kurangnya
1. pekerjaan, dan juga perhitungan serta gambar konstruksi yang dibuat
oleh kontraktor (Shop drawing).
Memeriksa pekerjaan sehubungan dengan penyelesaikan pekerjaan
di lapangan, serta pembayaran angsuran untuk pekerjaan
2. pengawasan.
Memeriksa dan menyiapkan daftar volume dan nilai pekerjaan,
penambahan / pengurangan pekerjaan guna keperluan pembayaran.
3. Menyiapkan formulir laporan harian / mingguan, Berita Acara Serah
Terima I dan II serta formulir-formulir lain yang diperlukan untuk
4. Dokumen Pembangunan (termasuk Dokumen pendaftaran).
b. Data dan Fasilitas Penunjang
Penyediaan oleh pengguna jasa
Data dan fasilitas yang disediakan oleh pengguna jasa yang dapat
1).
digunakan dan harus dipelihara oleh penyedia jasa :
Laporan dan Data (bila ada)
Kumpulan laporan dan data sebagai hasil studi terdahulu serta
a) photografi (bila ada).
Akomodasi dan Ruangan Kantor (bila ada)
Staf Pengawas/Pendamping
b)
Fasilitas yang disediakan oleh pengguna jasa yang dapat
c)
digunakan oleh penyedia jasa (bila ada)
d)
Penyediaan oleh penyedia jasa
Penyedia jasa harus menyediakan dan memelihara semua fasilitas dan
2). peralatan yang dipergunakan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan.
Dalam pekerjaan pengawasan seperti yang dimaksud dalam Kerangka
Acuan ini, Konsultan Pengawas harus memperhatikan persyaratan-
persyaratan sebagai berikut:
Persyaratan Umum Pekerjaan
Setiap pekerjaan Konsultan Pengawas harus dilaksanakan secara
1. benar dan tuntas sampai dengan memberikan hasil / keluaran yang
telah ditetapkan dan telah disusun baik oleh Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK).
Persyaratan Obyektif
Pelaksanaan Pekerjaan Pengawas harus dilakukan dengan obyektif
2. guna kelancaran pekerjaan secara keseluruhan baik yang
menyangkut macam, kualitas dari setiap pekerjaan.
Persyaratan Profesional
Pengawasan terhadap pekerjaan pelaksanaan yang menyangkut
3. waktu, kualitas, maupun biaya harus dilaksanakan secara
Page 108 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
profesioanal selaku Konsultan Pengawas.
Persyaratan Prosedural
Penyelesaian administrasi sehubungan dengan pekerjaan prosedur
4. dan peraturan yang berlaku. Selain kreteria umum diatas,untuk
pekerjaan Konsultan Pengawas berlaku pula ketentuan-ketentuan
seperti standart pedoman, dan peraturan-peraturan yang berlaku :
Ketentuan yang berlaku untuk pelaksanaan yang bersangkutan,
yaitu Surat Perintah Kerja dan ketentuan-ketentuan yang
a. dipakai sebagai dasar.
Peraturan-peraturan pembangunan Jalan dan peraturan
pendukung lainnya yang masih berlaku.
b.
c. Alih Pengetahuan
Apabila dipandang perlu oleh pengguna jasa, maka penyedia jasa harus
mengadakan pelatihan, kursus singkat, diskusi dan seminar terkait dengan
substansi pelaksanaan pekerjaan dalam rangka alih pengetahuan kepada staf
pengguna jasa.
9. KELUARAN Keluaran yang diminta dari Konsultan Pengawas dengan Kerangka Acuan
Kerja ini adalah :
Mengevaluasi dan mengendalikan / mengadakan pengawasan
terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh Kontraktor, yang
1. menyangkut segi kuantuitas, kualitas, biaya dan waktu pelaksanaan,
dan dapat diterima dengan baik oleh Pejabat Pembuat Komitmen
(PPK) yang didukung pula oleh kelancaran penyelesaian
administrasi yang berhubungan dengan pekerjaan dilapangan serta
kelengkapan dokumen pembangunan.
Dokumen yang harus dihasilkan Konsultan Pengawas selama proses
pelaksanaan terdiri dari atas :
2.
N.W.P (Net Work Planning) Curve S atau Bar-Chart, Schedule
tenaga kerja, Schedule bahan, Schedule peralatan serta
a. organisasi-organisasi pelaksanaan lapangan pekerjaan yang
dibuat oleh pemborong dan disetujui oleh Konsultan Pengawas
Buku harian, yang memuat semua kejadian, perintah/petunjuk
dan saran yang penting dari konsultan Pengawas (dan selalu
b. dimotori Pemborong Pelaksana) mengenai pelaksana pekerjaan
yang menimbulkan konsekwensi baik keuangan, keterlambatan
peyelesaian pekerjaan apapun
Laporan harian, berisi keterangan tentang :
- Tenaga kerja
c. - Bahan-bahan yang datang, diterima/ditolak.
- Alat-alat yang diselenggarakan
- Waktu pekerjaan efektif.
- Cuaca.
d. Laporan mingguan pekerjaan sebagai resume laporan harian
yang memuat tentang kemajuan fisik pelaksanaan, jumlah
tenaga yang dikerahkan dan jumlah bahan/peralatan yang telah
masuk.
e. Berita Acara Kemajuan Pekerjaan untuk pengambilan angsuran
(Termyn).
f. Surat Perintah Kerja, perubahan pekerjaan dan Berita Acara
Pemeriksaan Pekerjaan Tambah Kurang. Jika ada pekerjaan
Page 109 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
tambah kurang.
g. Berita Acara Pemeriksaan Akhir pekerjaan pelaksanaan.
h. Berita Acara serah Terima I pekerjaan pelaksanaan.
i. Berita Acara Pemeliharaan pekerjaan/Berita Acara Pernyataan
selesainya pekerjaan pemeliharaan.
j. Berita Acara serah Terima II pekerjaan pelaksanaan.
k. Berita Acara Rapat Dilapangan (Site meeting).
l. Gambar-gambar sesuai dengan pelaksanaan (As Build
Drawing).
m. Gambar-gambar perincian (Shop drawing).
3. Konsultan Pengawas diminta untuk menghasilkan keluaran yang
lengkap sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan. Kelancaran pelaksanaan
yang berhubungan dengan pengendalian pelaksanaan pekerjaan juga
menjadi tanggung jawab Konsultan Pengawas.
10. METODOLOGI Kualitas metodologi, penilaian terutama meliputi : ketepatan menganalisa
masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu
kepada persyaratan KAK, konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja,
apresiasi terhadap inovasi, tanggapan terhadap khususnya mengenai data yang
tersedia, orang bulan (man-month) tenaga ahli, uraian tugas, jangka waktu
pelaksanaan laporan-laporan yang disyaratkan, jenis keahlian serta jumlah
tenaga ahli yang diperlukan, program kerja, jadual pekerjaan, jadual
penugasan, organisasi, kebutuhan jumlah orang bulan, dan kebutuhan fasilitas
penunjang;
11. PERSYARATA Konsultan adalah Perusahaan konstruksi yang memiliki :
N DAN A. Nomor Induk Berusaha (NIB) kualifikasi Resiko Menengah Tinggi
KLASIFIKASI dengan KBLI 71102 AKTIVITAS KEINSINYURAN DAN
PERUSAHAAN KONSULTASI TEKNIS YBDI
B. Sertifikat Badan Usaha (SBU) kualifikasi kecil dengan klasifikasi bidang
usaha sebagai berikut :
1. Jasa Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung Hunian dan Non
Hunian (RK001).
12. JANGKA Jangka waktu pelaksanaan pengawasan teknis ini ditetapkan selama 180 HK
WAKTU (hari kalender) menyesuaikan waktu pelaksanaan konstruksi hari kalender
PELAKSANAA Konsultan sudah harus menyelesaikan dan menyerahkan semua hasil
N pekerjaan dalam bentuk Laporan Akhir Kepada Pemberi Tugas.
13. TENAGA SUB Tenaga Sub Profesional yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini
PROFESIONAL adalah :
Inspector
Inspector adalah seorang ahli dibidang Pengawasan berpendidikan minimal S1
Teknik Sipil/Arsitektur dengan pengalaman minimal 2 (Dua) Tahun.
14. LAPORAN Semua laporan ditulis dalam Bahasa Indonesia kecuali ditentukan lain oleh
Pemberi Tugas dengan ukuran kertas format F4 dan diserahkan kepada
Pemberi Tugas. Jenis laporan yang harus diserahkan kepada pengguna jasa
adalah :
a. Laporan Pendahuluan
Laporan pendahuluan merupakan panduan pengembangan konsep BMKG
yang dapat mengintegrasikan kepentingan semua pihak serta membentuk
keserasian lingkungan.
1. Laporan Mingguan
Page 110 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Laporan Mingguan pekerjaan sebagai resume Laporan Harian yang
memuat tentang kemajuan fisik pelaksanaan secara mingguan.
Laporan Mingguan Disertai dengan Dokumentasi Progress
Pekerjaan Mingguan.
2. Laporan Bulanan
Laporan Bulanan pekerjaan sebagai resume Laporan Mingguan yang
memuat tentang kemajuan fisik pelaksanaan secara Bulanan.
Laporan Bulanan Disertai dengan Dokumentasi Progress
Pekerjaan Bulanan.
b. Laporan Akhir
Laporan Akhir, berisi :
Laporan Akhir Pengawasan
Gambar-Gambar sesuai dengan pelaksanaan (As Build Drawing).
1). Gambar-Gambar perincian (Shop drawing).
2L)a.poran Akhir Disertai dengan Dokumentasi Pekerjaan Bulanan
3ya).ng sudah selesai dilaksanakan.
Semua Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya masa
pelaksanaan pengawasan berakhir sebanyak 3 (tiga) buku laporan.
D. Pengelola Kegiatan
72.000.000 (tujuh
Kegiatan pengelola kegiatan yang dalam hal ini adalah membantu user untuk membantu
puluh dua juta rupiah), seperti:
dalam hal teknis dengan instansi terkait : seperti PUPR dengan HPS :Rp
;
- Perjalanan dinas;
- Honorarium
- Transport lokal;
- Biaya rapat;
- Biaya pembelian/penyewaan bahan dan alat yang berkaitan dengan kegiatan;
SPESIFIKASI JUMLAH
NO URAIAN BARANG SATUAN VOLUME
1 RADAR CUACA C-BAND Unit 1
2 DISMANTLE RADAR CUACA LAMA Lot 1
3 RENOVASI TOWER RADAR CUACA Lot 1
Harga yang ditawarkan pada perangkat sistem di atas sudah harus memperhitungkan
URAIAN BARANG SATUAN VOLUME
komponen – komponen biaya secara lumsun berikut ini:
A. Sistem Radar Cuaca
1. Antenna System Set 1
2. Signal Processing and Control System Set 1
3. Server Workstation (Local) Unit 2
4. Client Workstation (Remote) Unit 4
Page 111 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
5. Network dan Communication System Paket 1
a.
6. Test Equiptment
Signal Generator C Band Radar set 1
b. Spectrum Analyzer 9kHz -6GHz set 1
c. Oscilloscope set 1
d. Digital Multimeter set 1
e. Power Meter set 1
f. Power Sensor set 1
g. Attenuator Set AS-20 AS-18 set 1
h. Kit cable Accessories set 1
i. Current Probe Accessories set 1
j. HF Radiasi meter set 1
k. Universal Tools Set Mechanical Electrical set 1
7. Electrical dan Mechanical Works
7.1. Panel Distribution Unit 1
7.2. Cabling System untuk System Radar set 1
7.3. UPS 3 KVA untuk Client Workstation Unit 6
7.4. Lightning Protection Unit 1
7.5. Grounding System set 1
7.6. System Monitoring dan Alert untuk set 1
power supply
8. Sarana Pendukung
8.1. NAS (Network Attached Storage) Unit 4
8.2. Laptop Unit 3
8.3. Printer Unit 3
8.4. Eksternal Hardisk 2 TB Unit 2
APC RBC140
8.5. Hardisk NAS Unit 8
8.6. Baterry UPS Unit 4
B. DISMANTLE RADAR CUACA LAMA
9. Training dan Acceptance Test Paket 1
1. Dismantle Radar Cuaca Lot 1
C. RENOVASI TOWER RADAR CUACA
a. Konsultan Perencanaan
No Uraian Satuan Volume Jumlah
1 Biaya Langsung OH
Personil
- Tenaga Ahli
- Tenaga Pendukung
2 Biaya Langsung Non
Personil
- Operasional Kantor LS
- Operasional
Kendaraan
- Laporan
b. Konstruksi Fisik
Page 112 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Page 113 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Page 114 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Page 115 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Page 116 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Page 117 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
c. Konsultan Pengawasan
No Uraian Satuan Volume Jumlah
1 Biaya Langsung OH
Personil
- Tenaga Ahli
Page 118 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Pengawas
2 Biaya Langsung Non
Personil
- Operasional Kantor LS
- Operasional
Kendaraan
- Laporan
d. Pengelola Kegiatan
No Uraian Satuan Volume Jumlah Total
1 Honorarium OH 3
Perjalanan dinas
Transport lokal;
2 LS 150
Biaya rapat;
3 LS 150
Biaya
4 Kali 20
pembelian/penyew
5 Unit 20
aan bahan dan
alat yang
berkaitan dengan
kegiatan
Total
SPESIFIKASI WAKTU
Waktu Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan sejak ditandatangani
Pelakasanaan kontrak kerja sampai dengan berakhir kontrak 20 Desember 2024.
Pekerjaan dengan Time line sebagai berikut :
Lokasi Lokasi kegiatan pembangunan radar cuaca C-Band Dual Polarisasi
Pelakasanaan Magnetron berlokasi di Surabaya
SPESIFIKASI PELAYANAN
Pekerjaan
Page 119 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
A. Syarat Penyedia
1.
a) Pabrikan
Peserta tender harus melampirkan:
Surat pernyataan dari bahwa Sistem Radar
minggu kedua bulan
Cuaca dapat dikirimkan dan telah tiba di lokasi
Oktober tahun pekerjaan berjalan
pembangunan paling lambat
. Untuk kemudian
dilakukan Instalasi oleh tim expert pabrikan dan
penyelesaian Instalasi di bulan Oktober tahun
b) Pabrikan
pekerjaan berjalan.
Surat keterangan dari radar terkait dengan
kapasitas dan rencana produksi radar pada tahun
Surat Tanda Pendaftaran
2024
Keagenan/Distributor Tunggal
sebagai
dari Kementerian
Perdagangan yang masih berlaku untuk peralatan
Antenna System Radar dan Signal Processing and
d)
Control System.
Surat referensi dari minimal Badan Meteorologi Negara
produsen dan/ atau Badan Meteorologi Negara
pengguna dan/ atau instansi pemerintah yang
berkaitan dengan meteorologi misal Hidrologi,
radar yang
kebencanaan, atau militer dari negara di luar negara
ditawarkan
produsen dan diluar BMKG bahwa
e)
telah digunakan secara operasional.
Semua aplikasi dan sistem radar cuaca yang ditawarkan
bukan
adalah versi terbaru dan stabil. Untuk aplikasi yang
ditawarkan merupakan aplikasi dalam tahap
pengembangan. Sedangkan untuk sistem radar yang
ditawarkan telah digunakan untuk operasional Badan
Meteorologi (Meteorological Services) dan/atau Lembaga
atau Instansi Pemerintah dan bukan digunakan untuk
tujuan penelitian. Dibuktikan dengan surat pernyataan
f) Wajib
populasi.
mengisi dan melampirkan kembali Form
Identifikasi Pabrikan sebagaimana terlampir dalam
Dokumen Spesifikasi ketika memasukkan Dokumen
B. Pendukung Teknis
Penawaran.
1.
Peserta tender wajib melampirkan surat kesanggupan
bahwa Radar cuaca yang ditawarkan memiliki dokumen
sertifikat perangkat sebagai kelengkapan Izin Siaran Radio
2.
(ISR) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Penyedia memiliki workshop/ ruang kerja yang berdomisili
di Indonesia/ di Jakarta, dibuktikan dengan foto/ gambar
dokumentasi dan juga bukti kepemilikan atau bukti sewa
3.
bangunan workshop/ ruang kerja tersebut.
Peserta tender harus menyertakan proposal teknis yang
a) Block Diagram
meliputi:
,
Page 120 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
b) System Diagram
c) Circuit Diagram
,
d)
,
Algoritma produk standar maupun turunan dari radar
e) Outline drawing workshop drawing radome
cuaca
antenna pedestal
dan dan
f) power supply
,
g) Timeline
Topologi sistem komunikasi data dan ,
Rencana Pelaksanaan Kegiatan (sejak
ditandatanganinya kontrak sampai dengan pelaksanaan
h)
test dan commissioning),
Pelabelan keseluruhan sistem dan alat pendukung harus
4.
terintegrasi dan sesuai standar yang berlaku.
Surat pernyataan kesanggupan bahwa radar yang
ditawarkan memiliki filter untuk mengatasi interferensi dari
perangkat lain sesuai dengan standar SDPPI KOMINFO,
dilengkapi dengan algoritma filtering khusus untuk
mengatasi echo interferensi guna memaksimalkan
5.
pengamatan radar cuaca.
data dari site ke kantor BMKG Pusat
Peserta tender harus melampirkan skema design
pengiriman , dengan
a)
melampirkan minimal:
b)
Alur pengiriman data
c)
Sistem komunikasi yang digunakan
converter
Format data seperti BUFR, NETCDF, KML, HDF5, DAN
UF/ASCII atau data lainnya sesuai standar
6.
WMO-UMETNET/ODIM.
Peserta tender melampirkan surat pernyataan terkait
7.
Unlimited license radar software di server dan Client.
Peserta tender melampirkan Surat pernyataan terkait
pengembangan sistem dan teknologi radar cuaca, yang
menyebabkan penggantian komponen secara permanen,
vendor wajib memberikan pemberitahuan secara detail
terkait pemberhentian/ discountinued/ obsolete dengan
menyertakan informasi komponen pengganti beserta
petunjuk teknis penggantian beserta jaminan
8.
kompatibilitas sistem.
Peserta tender melampirkan Surat kesanggupan dari
pabrikan terkait ketersediaan dokumen manajemen suku
cadang dan jaminan ketersediaan suku cadang 10 tahun
setelah masa garansi.
Dokumen manajemen suku cadang minimal terdiri dari
9. technical literature
daftar suku cadang, umur pakai, dan harga.
(Technical dan Mechanical)
Peserta tender harus menyerahkan
system part
yang mendukung konsep kerja
peralatan dan jaminan ketahanan radar dan -
10.
nya sesuai dengan kondisi iklim yang ada di Indonesia.
Peserta tender melampirkan Jadwal pelaksanaan pekerjaan
(sejak ditandatanganinya kontrak sampai dengan
pelaksanaan test dan commissioning).
Page 121 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
11.
Selama masa pelaksanaan pekerjaan penyedia wajib
menyampaikan bukti pemesanan sistem radar, melaporkan
perkembangan pemesanan sistem radar, proses instalasi
dan renovasi gedung radar setiap 1 minggu melalui email
12.
sebagai bahan evaluasi yang dilaksanakan setiap 2 minggu.
Peserta tender melampirkan Penawaran yang merupakan
harga pekerjaan pengadaan terpasang 1 (satu) unit Sistem
Radar Cuaca,Dismantle Radar dan Renovasi Gedung Radar
sebagaimana tertuang dalam Bill of Quantity (BQ) pada
13.
lampiran spesifikasi teknis.
Peserta tender melampirkan Surat kesanggupan
melaksanakan instalasi sistem radar cuaca dan sistem
telekomunikasi data dengan menyertakan personil dari
BMKG sebagai pelaksanaan monitoring dan evaluasi proses
14.
instalasi radar di setiap lokasi client.
Peserta tender melampirkan Surat pernyataan bahwa
sistem radar cuaca yang ditawarkan harus mempunyai
kemampuan built-in test equipment yang sangat diperlukan
untuk operasional radar. Aplikasi radar control dan built-in
test equipment (bite display) sistem radar cuaca harus
dilengkapi dengan sistem pakar yang memberikan pedoman
dan langkah troubleshooting saat terdapat kendala
15.
operasional pada radar cuaca.
Peserta tender harus menyerahkan lampiran Surat
kesanggupan menyediakan aplikasi radar control harus
memiliki fitur, controlling, monitoring, safety dan kalibrasi
baik pada sistem elektrikal maupun kontrol unit pada
C. Garansi dan Purna Jual
sistem radar.
commissioning
1. Periode garansi berlaku sejak peralatan diserahterimakan
pada saat / PHO hingga bulan Desember
2025.
2. Garansi meliputi jasa perbaikan dan penggantian
komponen pada setiap peralatan yang diserahkan bila
terjadi kerusakan.
3. Selama masa garansi penyedia wajib melakukan preventive
maintenance dan kalibrasi oleh expert pabrikan masing-
masing 1 kali.
4. Peserta tender memiliki layanan 24/7 dan apabila terjadi
dibuktikan dengan surat
kerusakan harus ditindaklanjuti maksimal 1x24 jam sejak
kesanggupan
diterimanya keluhan yang
14.
.
tidak operasional lebih dari 3X24 jam
Dalam hal terjadi kerusakan pada sistem radar yang
menyebabkan ,
maka masa garansi diperpanjang selama jangka waktu
tidak operasional.
Page 122 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
INFORMASI 1. Konfigurasi Sistem Radar Cuaca
LAINNYA a) Pemenang tender harus menyerahkan peralatan radar
menjadi
cuaca yang diproduksi sesuai dengan tahun berjalan,
dalam kondisi baru dan baik diperbolehkan
dengan maksimal waktu produksi adalah setahun sebelum
kegiatan berjalan tetap dilengkapi dengan sertifikasi
Factory Acceptance Test
produksi yang didahului dengan uji coba di pabrik
( ) yang dihadiri wakil dari BMKG
b)
dan perusahaanpemenang tender.
software
Sistem konfigurasi radar cuaca yang ditawarkan, sudah
workstation
termasuk sistem aplikasi radar dan komunikasi
server radar control operator local monitoring
data antara peralatan radar cuaca dengan
workstation remote client remote
diruang ( ), dan
monitoring)
di ruang analisa (
Di isi oleh pabrikan/ Full filled by manufacturer
JAWABAN PABRIKAN*/
KETERANGAN/
NO PERTANYAAN/ QUESTIONS ANSWER FROM
REMARKS
MANUFACTURER*
I Kapasitas Produksi/ Production
Capacity
I.1 Dalam satu tahun berapa a). 1 - 5 units
kapasitas perusahaan anda untuk
b). 6 - 10 units
memproduksi radar atau TDWR
atau alat sejenis? / How many
weather radar or TDWR or
c). > 10 units
similliar equipment can be
produced by your Factory
annually?
I.2 Sampai sejauh ini sudah berapa a). 1 - 5 units
unit radar atau TDWR atau alat
b). 6 - 10 units
Page 123 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
sejenisnya yang sudah masuk
dalam rencana produksi
perusahaan anda ditahun 2024? /
As of today how many weather c). > 10 units
radar or TDWR or similliar
equipment has been listed on your
2024 production plan?
Riwayat kontrak dua tahun
II terakhir/ History of contracts
on the last two year
II.1 Apakah dalam dua tahun terakhir Apabila dalam dua
(2022 dan 2023) anda ada tahun terakhir tidak
pekerjaan pembangunan radar ada kontrak di
cuaca atau TDWR atau alat Indonesia maka
sejenis di Indonesia melalui unsur ini tidak
a). Yes
perwakilan anda?/ Do your dinilai/ In case of no
Factory has a manufacturing contracts in Indonesia
works of Weather radar or TDWR in the last two years,
or similliar equipment in this question should
Indonesia through your not be answered
representative office in the last two
b). No
years (2022-2023)?
II.2 Jika Ya, bagaimana status
keberhasilan pekerjaan
dimaksud? / If Yes, what is the
completion status of those
manufacturing works?
a. Tahun 2022/ Year 2022 a) Seluruh Pekerjaan
selesai tepat waktu
(apabila lebih dari satu
Pekerjaan)/ All
manufacturing works has
timely completed (In case
of more than one
manufacturing works).
b) Salah satu atau lebih
Pekerjaan tidak selesai
tepat waktu (apabila
lebih dari satu
Pekerjaan)/ One or more
manufacturing works has
completed beyond the
schedule (In case of more
than one manufacturing
works).
c) Seluruh Pekerjaan tidak
selesai tepat waktu
(apabila lebih dari satu
Pekerjaan)./ All the
manufacturing works are
completed beyond the
schedule (In case of more
than one manufacturing
works).
Page 124 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
d) Salah satu Pekerjaan
terkena pemutusan
Pekerjaan (apabila lebih
dari satu Pekerjaan)./
One or more
manufacturing works has
been terminated (In case
of more than one
manufacturing works).
e) Seluruh Pekerjaan
terkena pemutusan
Pekerjaan (apabila lebih
dari satu Pekerjaan)/ All
the manufacturing works
has been terminated (In
case of more than one
manufacturing works)
b. Tahun 2023/ Year 2023 a) Seluruh Pekerjaan
selesai tepat waktu
(apabila lebih dari satu
Pekerjaan)/ All
manufacturing works has
timely completed (In case
of more than one
manufacturing works).
b) Salah satu atau lebih
Pekerjaan tidak selesai
tepat waktu (apabila
lebih dari satu
Pekerjaan)/ One or more
manufacturing works has
completed beyond the
schedule (In case of more
than one manufacturing
works).
c) Seluruh Pekerjaan tidak
selesai tepat waktu
(apabila lebih dari satu
Pekerjaan)./ All the
manufacturing works are
completed beyond the
schedule (In case of more
than one manufacturing
works).
d) Salah satu Pekerjaan
terkena pemutusan
Pekerjaan (apabila lebih
dari satu Pekerjaan)./
One or more
manufacturing works has
been terminated (In case
of more than one
manufacturing works).
Page 125 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
e) Seluruh Pekerjaan
terkena pemutusan
Pekerjaan (apabila lebih
dari satu Pekerjaan)/ All
the manufacturing works
has been terminated (In
case of more than one
manufacturing works)
III Status keagenan di Indonesia/
Status of Representative Office
or Agent in Indonesia
III.1 Apakah perusahaan anda a). Yes
memiliki Kantor Perwakilan atau
Agen di Indonesia? / Do your
b). No
Factory has a Representative Office
or Agent in Indonesia?
III.2 Jika Ya, ada berapa Kantor a) Satu Kantor Perwakilan
Perwakilan atau Agen di Indonesia atau Agen / Single
dan sebutkan? / If yes, how many Representative Office or
Representative Office or Agent in Agent
Indonesia and mention it? b) Lebih dari satu Kantor
Perwakilan atau Agen /
More than one
Representative Office or
Agent
III.3 Dalam hal perusahaan anda a). Yes
memiliki pengalaman pekerjaan
pembangunan radar atau TDWR
atau alat sejenis di Indonesia,
apakah dukungan yang anda
berikan hanya kepada satu Kantor
Perwakilan atau Agen? / Incase of
your factory has an experience of b). No
manufacturing work for weather
radar or TDWR or similliar
equipment in Indonesia, does your
supporting letter only granted to
one single Representative Office or
Agent?
Note:
*) Pilih salah satu jawaban yang sesuai/ Choose your suitable answer
Tanda tangan pabrikan/ Signed by Manufacturer
Page 126 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron
Pejabat Pembuat Komitmen
Balai Besar MKG Wil.III
TTD
Page 127 of 127
Dokumen Spesifikasi Teknis Pembangunan Radar Cuaca C-Band Dual Polarisasi Magnetron| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 15 May 2015 | Pembangunan Sistem Radar + Komunikasi Untuk Stasiun Binaka Gunung Sitoli | Rp 19,500,000,000 | |
| 21 February 2014 | Pengadaan Pembangunan Sistem Radar Cuaca (+Komunikasi ) Di Yogyakarta | BBMKG Wilayah 3 | Rp 17,250,000,000 |
| 16 April 2013 | Pembangunan Sistem Radar Cuaca (+Komunikasi) Stamet Pangkal Pinang | BBMKG Wilayah 3 | Rp 17,000,000,000 |
| 7 March 2014 | Pengadaan Peralatan Laboratorium Icao English Proficiency | Badan Peng. SDM Perhubungan | Rp 9,420,000,000 |
| 14 February 2017 | - Pemeliharaan Radar Cuaca Merk Baron (Pra Dipa) | Badan Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika | Rp 4,950,000,000 |
| 5 April 2016 | Pemeliharaan Radar Cuaca Baron Untuk 4 Lokasi | BBMKG Wilayah 3 | Rp 4,836,800,000 |