| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0318213378411000 | Rp 5,369,485,092 | - | |
| 0014479380428000 | - | - | |
| 0317080711424000 | Rp 6,334,900,979 | 1. tidak melampirkan bukti pajak yang dipersyaratkan 2. tidak melampirkan laporan keuangan 1 tahun terakhir 3. tidak melampirkan seluruh dokumen kualifikasi teknis sesuai KAK yang dipersyaratkan | |
| 0014859961024000 | - | - | |
| 0013678800061000 | Rp 5,800,462,100 | - | |
| 0030649859015000 | - | - | |
| 0749438966811000 | - | - | |
| 0964217665018000 | Rp 6,284,520,844 | - | |
| 0017496118017000 | - | - | |
| 0661799312012000 | - | - | |
| 0811610070034000 | Rp 5,327,043,000 | - | |
PT Cayapata Global Solusi | 08*9**4****61**0 | Rp 2,586,693,000 | - |
| 0937474187401000 | Rp 5,100,015,500 | - | |
| 0313043465424000 | - | - | |
| 0314523374407000 | - | - | |
| 0909541385003000 | - | - | |
| 0029070620015000 | - | - | |
| 0857006241453000 | - | - | |
PT Avatara Lintas Media | 09*4**5****72**0 | - | - |
PT Pandita Bumi Kalimasada | 09*7**5****05**0 | - | - |
| 0030187645017000 | - | - | |
| 0016785743017000 | - | - | |
PT Arya Dipa Delapan | 06*1**8****13**0 | - | - |
| 0628045247002000 | - | - | |
| 0739181147429000 | - | - | |
PT Gema Media Promosindo | 07*2**2****05**0 | - | - |
| 0013751763017000 | - | - | |
| 0030223960024000 | - | - | |
| 0018070078005000 | - | - | |
PT Swarnadwipa Media Nusantara | 07*2**9****13**0 | - | - |
| 0845788587023000 | - | - | |
| 0312278872411000 | - | - | |
| 0013255989062000 | - | - | |
| 0021007752812000 | - | - | |
| 0838462257453000 | - | - | |
| 0013009923093000 | - | - | |
| 0746201698453000 | - | - | |
| 0710595778011000 | - | - | |
| 0029071529015000 | - | - | |
| 0712037530411000 | - | - | |
| 0013082797001000 | - | - | |
PT Probuwana Wira Leksana | 04*0**4****42**0 | - | - |
| 0029801917404000 | - | - | |
| 0019455427062000 | - | - | |
| 0011185816428000 | - | - | |
| 0027791680423000 | - | - | |
PT Abhista Semesta Jaya | 09*8**8****17**0 | - | - |
| 0941279242811000 | - | - | |
| 0316547967015000 | - | - | |
| 0803888387416000 | - | - | |
| 0312752710411000 | - | - | |
| 0316953231411000 | - | - | |
Angkasa Hobi Kreatif | 09*8**3****12**0 | - | - |
PT Aktivasi Media Indonesia | 04*1**9****22**0 | - | - |
| 0030886030063000 | - | - | |
| 0013667639026000 | - | - | |
PT Sukses Karya Sentosa | 07*9**3****77**0 | - | - |
| 0314669292013000 | - | - | |
| 0024450918017000 | - | - | |
| 0428551147905000 | - | - |
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
MELAKSANAKAN PELATIHAN MANAJEMEN PUSDALOPS
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN DAN KAPASITAS RESPON PUSDALOPS PB
(3882. FAC.001)
KERANGKA ACUAN KERJA
(Term Of Reference)
MELAKSANAKAN PELATIHAN MANAJEMEN PUSDALOPS PB
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN DAN KAPASITAS RESPON PUSDALOPS PB
Kementerian/ Lembaga : Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Negara
Unit Eselon I : Deputi Bidang Pencegahan
Unit Eselon II : Direktur Kesiapsiagaan
Program : Ketahanan Bencana
Kegiatan : Pelatihan Manajemen Pusdalops PB
Sasaran Kegiatan : Terselenggaranya Pelatihan Manajemen Pusdalops
PB
Indikator Sasaran Kegiatan : Jumlah SDM yang mendapatkan pelatihan
peningkatan kapasitas manajemen Pusdalops
disusun
Peningkatan Kapasitas Aparatus Negara
Klasifikasi Rincian Output :
Indikator Klasifikasi Rincian : Jumlah SDM yang mengikuti peningkatan kapasitas
Output aparatur negara
Rincian Output : Melaksanakan Pelatihan manajemen Pusdalops
Volume Rincian Output : 900 (Sembilan Ratus)
Satuan Ukur Rincian Output : Orang
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Indonesia sebagai negara kepulauan berada pada posisi geografis, geologis,
hidrologis, dan demografi yang rawan bencana. Sebagai negara yang berada pada
pertemuan tiga lempeng. Indonesia memiliki tingkat kerawanan gempa yang cukup
tinggi. Begitupun dengan gunung berapi. Sebagai negara yang terkenal dengan
julukan cincin api, potensi bencana gunung berapi di Indonesia juga cukup tinggi.
Gempa dan gunung berapi adalah faktor pemicu terjadinya bencana Gempa
Bumi dan Tsunami. Terlebih lagi dengan kondisi geografis Indonesia yang adalah
negara kepulauan dengan diapit 2 samudra besar, maka kerentanan terhadap
bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Indonesia juga jadi cukup tinggi. Dari 514
kota/kabupaten yang ada di Indonesia, tercatat 189 kabupaten/kota memiliki
indeks risiko bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang tinggi. Dari lokasi tersebut
dipilih 30 lokasi kabupaten kota yang terdampak gempa bumi tsunami tahun 2018
dan merupakan daerah Kawasan Ekonomi Khusus serta Daerah Pariwisata.
Bencana Gempa Bumi dan Tsunami telah menimbulkan banyak korban baik
jiwa, kerusakan, dan kerugian di berbagai bidang. Perlu ada upaya menurunkan
risiko dengan meningkatkan kemampuan para personil dalam menghadapi
kejadian Gempa Bumi dan Tsunami agar korban dan kerugian bisa diminimalisir.
Kemampuan tersebut dapat dibangun dalam bentuk pemberian pengetahuan dan
pelatihan kepada para personil penanggulangan bencana mulai dari fase mitigasi
bencana hingga pemulihan korban bencana.
Dalam undang-undang nomor 24 tahun 2007 pasal 3 dan pasal 4 disebutkan
bahwa penanggulangan bencana berasaskan kebersamaan, ilmu pengetahuan,
dan teknologi, memenuhi prinsip-prinsip koordinasi serta keterpaduan, kemitraan
yang bertujuan menjamin terselenggaranya penanggulangan bencana secara
terencana, terpadu, terkoordinasi, menyeluruh serta menghargai budaya lokal.
Disebutkan pula dalam pasal 35 huruf g, bahwa penyelenggaraan
penanggulangan bencana dalam situasi tidak terjadi bencana meliputi pendidikan
dan pelatihan.
Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia berusaha mewujudkan
pendekatan yang lebih komprehensif untuk memperkuat ketangguhan Indonesia
terhadap kejadian bencana, berdasarkan perjanjian pinjaman antara Pemerintah
dengan Bank Dunia (Loan Agreement No: 8980-ID) untuk dukungan Proyek
Prakarsa Ketangguhan Bencana (Indonesia Disaster Resilience Initiatives
Project/IDRIP) mulai tahun 2021 sampai dengan tahun 2024.
Secara umum, IDRIP bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan
Pemerintah Pusat dan daerah prioritas dalam menghadapi bencana di masa
depan. Hal ini dapat dilakukan melalui pemahaman tentang 4 (empat) kuadran
Sisperdimana yakni peningkatan pengetahuan risiko, peningkatan sistem
pemantauan dan layanan peringatan, peningkatan sistem dan kapasitas
manajemen bencana, serta memberikan layanan peringatan dini yang tepat waktu,
akurat dan inklusif.
Ditingkat nasional, IDRIP akan membantu BNPB, BMKG, dan mitra
institusionalnya untuk memperkuat Sisperdimana dalam upaya pengembangan
investasi lebih lanjut, terkait peningkatan tata kelola Risiko Bencana dan
Kesiapsiagaan Terhadap Bencana dan Perluasan Jaringan, Penguatan Sistem
Monitoring serta Peningkatan Kualitas Layanan Informasi terkait ancaman
Geofisika.
IDRIP dikelompokkan menjadi 3 (tiga) komponen kegiatan utama yang akan
dilaksanakan dalam kurun waktu 4 (empat), yaitu sebagai berikut:
a. Komponen 1: Peningkatan Tata Kelola Risiko Bencana dan Kesiapsiagaan
Terhadap Bencana, dibawah pengelolaan BNPB;
b. Komponen 2: Perluasan Jaringan, Penguatan Sistem Monitoring serta
Peningkatan Kualitas Layanan Informasi terkait ancaman Geofisika, di bawah
pengelolaan BMKG; dan
c. Komponen 3: Dukungan Pelaksanaan Proyek, dibawah pengelolaan BNPB
selaku Executing Agency IDRIP.
Komponen 1: Peningkatan Tata Kelola Risiko Bencana dan Kesiapsiagaan
terhadap Bencana.
Bertujuan untuk mendukung desain rencana induk MHEWS yang
terkoordinasi; melaksanakan program kesiapsiagaan bencana tingkat kota dan
desa; meningkatkan Pusdalops dan membangun Pusdalops di kabupaten/kota.
Komponen 1 terdiri dari 4 sub komponen, yaitu:
1) Sub Komponen 1.1: Peningkatan Pengetahuan Risiko Bencana. Sub
komponen 1.1 ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman
tentang ancaman dan risiko bencana kepada masyarakat, Pemerintah/pemerintah
daerah, dunia usaha dan pemangku kepentingan terkait dengan mendorong riset
kebencanaan.
2) Sub Komponen 1.2: Peningkatan Kualitas Layanan Sistem Multi Ancaman
Bencana. Sub komponen ini didesain yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas
layanan terhadap hasil pemantauan ancaman dari Kementerian/Lembaga (K/L),
khususnya terkait platform, melalui perluasan sistem jaringan, peningkatan
kualitas Analisa serta pembangunan platform terintegrasi untuk penyebaran
informasi peringatan dini.
3) Sub Komponen 1.3: Penyebaran Informasi dan Diseminasi. Sub Komponen
ini bertujuan untuk memberikan informasi peringatan bencana yang cepat, akurat,
inklusif, dapat dipahami serta dapat digunakan sebagai dasar untuk pengambilan
keputusan oleh masyarakat secara umum, pemerintah dan pemangku
kepentingan lainnya. Informasi peringatan dini yang akan dihasilkan dapat
melayani tidak hanya masyarakat, tetapi juga dapat digunakan oleh para
pemangku kepentingan lain, seperti manajemen fasilitas publik (seperti;
telekomunikasi, listrik dan transportasi), dunia usaha dan lainnya, guna dapat
mengambil tindakan dalam mengurangi dampak risiko bencana.
4) Sub Komponen 1.4: Peningkatan Kemampuan Respon. Sub komponen ini
bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen tanggap darurat bencana
untuk dapat menganalisa dan menggunakan informasi risiko dan informasi
peringatan multi- ancaman untuk pengambilan keputusan, serta untuk
memperkuat kapasitas pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan risiko
ancaman tsunami tinggi, berdasarkan data InaRisk.
Komponen 2: Layanan Peringatan Dini Geofisika.
Bertujuan untuk meningkatkan layanan BMKG dengan mengembangkan
layanan informasi, produk peringatan, dan inisiatif pengembangan kapasitas
kelembagaan; serta meningkatkan dan memperluas jaringan pemantauan seismic,
sistem telekomunikasi dan TIK, dan sistem pemrosesan data.
1) Sub Komponen 2.1: Layanan Sistem Pengiriman, dengan kegiatan peralatan
yang diusulkan sesuai dengan blueprint InaTEWS yang merupakan target jangka
panjang yang harus dilakukan dan dicapai dimasa datang sehingga InaTEWS
dapat berperan sebagai global Player khususnya lingkup geofisika.
2) Sub Komponen 2.2: Jaringan Pemantauan dan Kapasitas Peringatan Dini,
yang bertujuan untuk memberikan dukungan teknologi, termasuk penggunaan
High Performance Computer (HPC) dan Big Data yang mendukung percepatan
peran BMKG dalam era 4.0 dengan disruptive innovation.
3) Sub-Komponen 2.3 : Penguatan Kelembagaan dan Pengembangan
Kapasitas Pada sub-komponen ini, BMKG akan membentuk Project Management
yang berguna untuk mendetailkan tugas masing-masing pelaksana yang dibagi
per unit management berdasarkan kebutuhan dan fungsinya, baik dari sisi
administratif maupun sisi teknis.
Komponen 3: Pengelolaan Proyek.
BNPB selaku Executing Agency IDRIP bertanggung jawab terhadap
koordinasi dan pengelolaan IDRIP secara keseluruhan, termasuk dalam
penyusunan rencana secara menyeluruh, pelaksanaan monitoring dan evaluasi,
serta pelaporan kepada Bank Dunia, Bappenas dan Kementerian Keuangan
sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam perjanjian Kerjasama IDRIP.
Salah satu target program pada Komponen 1 adalah peningkatan tata kelola risiko
bencana dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, yang akan dicapai melalui
peningkatan kapasitas SDM Pusat dan daerah dalam kesiapsiagaan bencana dan
pengurangan risiko bencana, melalui penguatan peran Pusdalops, Kegiatan untuk
penguatan ini meliputi berbagai pelatihan, pembekalan, baik teknis maupun
manajemen pemeliharan dan perawatan asset dan peralatan untuk mendukung
operasional Pusdalops.
Untuk kegiatan Peningkatan Kapasitas Manajemen Pusdalops, beberapa kegiatan
direncanakan untuk dilaksanakan pada tahun 2023, termasuk Analisis Kebutuhan
Pengembangan Kompetensi (AKPK), Kurikulum dan Bahan Ajar pelatihan
Manajemen Pusdalops PB. Sebagai salah satu persiapan dalam pelaksanaan
pelatihan teknis untuk pengembangan kapasitas manajemen Pusdalops, beberapa
kegiatan direncanakan untuk dilaksanakan pada bulan Oktober 2023, bertepatan
dengan Bulan Peringatan Bencana. BNPB setiap tahun mengadakan kegiatan
Bulan PRB, yang tahun ini acara puncaknya akan dilaksanakan di Kota Kendari,
Sulawesi Tenggara. Pelaksaanan kegiatan dengan mengambil momen Bulan PRB
ini diharapkan akan memberikan nilai tambah berupa exposure kepada staff BPBD
Kota, Kabupaten dan Provinsi mitra IDRIP terhadap praktik praktik baik terkait
kesiapsiagaan dan pengurangan bencana yang akan dibagikan BPBD dari wilayah
lain di Indonesia, juga mitra Pembangunan, CSO, dunia usaha dan lainnya.
Adapun kegiatan yang didukung oleh IDRIP dalam bulan PRB ini berupa
Bimbingan Teknis terkait Peningkatan Kapasitas Manajemen Darurat, Simulasi
Evakuasi Mandiri yang akan dikemas dalam bentuk olahraga lari, serta sharing
session dan koordinasi antara BNPB dan BPBD khususnya terkait persiapan
pelaksanaan dukungan penguatan Pusdalops di Kota, Kabupaten dan Provinsi. .
Kegiatan ini melibatkan BNPB, 34 BPBD Provinsi dan 30 BPBD Kabupaten/Kota
yang menjadi sasaran IDRIP, pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tenggara,
pemerintah daerah Kota Kendari serta masyarakat umum sekitar Kota Kendari,
Sulawesi Tenggara.
1.2 LANDASAN HUKUM
a. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana;
b. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah;
c. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang penyelenggaraan
Penanggulangan Bencana;
d. Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2019 tentang Badan Nasional
Penanggulangan Bencana;
e. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2008 tentang Organisasi
dan Tata Kerja Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah;
f. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 83/PMK.02/2022
tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2023;
g. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 3
Tahun 2008 tentang Pedoman Pembentukan Badan Nasional
Penanggulangan Bencana Daerah.
h. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 4
Tahun 2016 tentang Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan
Bencana;
i. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 4
Tahun 2014 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengelolaan dan
Pertanggungjawaban Keuangan Atas Beban Anggaran Pendapatan Belanja
Negara di Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
j. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 1
Tahun 2012 Tentang Pedoman Umum Desa/ Kelurahan Tangguh Bencana
k. Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 94
Tahun 2021 tentang Standar Biaya Langsung Personil untuk Jasa
Konsultansi Selain Konstruksi di Lingkungan Badan Nasional
Penanggulangan Bencana
1.3 MAKSUD DAN TUJUAN
Kegiatan peningkatan kesiapsiagaan dan peningkatan kapasitas respon
Pusdalops dalam rangka Bulan Pengurangan Risiko Bencana tahun 2023
dilaksanakan dengan maksud untuk meningkatkan kapasitas sumber daya
manusia aparatur khususnya dalam peningkatan kesiapsiagaan bencana dan
peningkatan pengelolaan manajemen Pusdalops PB pada 18 (delapan belas)
BPBD Provinsi dan 30 (tiga puluh) BPBD Kabupaten/Kota yang menjadi sasaran
program IDRIP, Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah
Daerah Kota Kendari serta masyarakat umum di wilayah Kota Kendari Provinsi
Sulawesi Tenggara.
Adapun tujuan kegiatan ini adalah:
1. Mengembangkan kemampuan dalam melakukan kesiapsiagaan terhadap
ancaman bencana gempa bumi dan tsunami;
2. Mengembangkan kemampuan manajemen Pusdalops (Emergency
Operation Center/EOC) bencana gempa bumi dan tsunami;
3. Meningkatkan kemampuan personil Pusdalops di level manajer dalam
mengimplementasikan sistem Peringatan Dini Multi Bahaya (MHEWS) pada
saat peringatan dini bencana;
4. Meningkatkan kemampuan personel pusdalops daerah untuk bertindak pada
saat penanganan darurat serta pengelolaan data dan informasi bencana
gempa bumi dan tsunami sehingga dapat meningkatkan pelayanan
pusdalops pada saat tanggap darurat bencana;
5. Meningkatkan budaya pengurangan risiko bencana dan kesiapsiagaan, serta
menyehatkan bangsa untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh;
6. Meningkatkan sinergitas antara BNPB, BPBD, Masyarakat, Dunia Usaha,
Akademisi, Kementerian/Lembaga Terkait, dan Media;
7. Meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran untuk mendukung
produktivitas yang aman COVID-19.
Kegiatan ini juga mendukung IDRIP dalam mememenuhi komitmen proyek yang
dijabarkan dalam dokumen PAD (Project Appraisal Document) serta PDO (Project
Development Objective) yaitu :
1. Kegiatan ini akan mendukung pembangunan kapasitas melalui pelatihan BPBD
setempat, EOC dan para pemangku kepentingan setempat yang terlibat dalam
tanggap bencana;
2. Memperkuat manajemen darurat untuk tanggap bencana yang lebih cepat dan
lebih efektif;
3. Melakukan outreach (penjangkauan) kepada Masyarakat terkait informasi
informasi yang berkaitan dengan risiko bencana dan kesiapsiagaan.
MANFAAT KEGIATAN DAN KEBERLANJUTAN
Kegiatan pelatihan kesiapsiagaan bencana mendukung IDRIP memiliki manfaat dan
keberlanjutan khususnya bagi aparatur BPBD yang dalam kesiapsiagaan dan tanggap
darurat, khususnya melalui optimalisasi peran pusdalops.
Selain itu, sebagai nilai tambah pada waktu pelaksanaan yang dibuat bersamaan
dengan Acara Puncak Bulan Pengurangan Risiko Bencana, terdapat beberapa manfaat
tambahan, berupa:
1. Memberikan exposure dan kesempatan berbagi pengalaman kepada personel
BPBD terkait praktik praktik baik dalam penanggulangan bencana khususnya yang
terkait kesiapsiagaan dan tata laksana manajemen pusdalops.
2. Mengembangkan kemampuan manajemen Pusdalops (Emergency Operation
Center/EOC) bencana gempa bumi dan tsunami;
3. Meningkatkan kesadaran dan pemahaman pemerintah daerah dan masyarakat
tentang pentingnya evakuasi yang cepat dan aman saat terjadi bencana.
4. Menguji kesiapan dan keterampilan pemerintah daerah dan masyarakat dalam
melakukan evakuasi dalam situasi darurat.
1.4 SASARAN
Sasaran dari kegiatan Peningkatan Kesiapsiagaan dan Kapasitas Manajemen
Pusdalops dalam rangkaian Bulan PRB ini adalah Aparatur BPBD di 18 (delapan belas)
Provinsi dan 30 (tiga puluh) Kabupaten/ Kota yang menjadi lokus program IDRIP.
Adapun kriteria calon peserta antara lain:
1. Bertugas di bidang Pusat Pengendalian Operasi PB atau bidang
Pencegahan, Penanganan Darurat dan Logistik dari seluruh wilayah
Indonesia dengan dibuktikan SK Penempatan Jabatan terakhir;
2. Mendapatkan ijin dari atasan langsung untuk mengikuti pelatihan dibuktikan
dengan surat pernyataan persetujuan atasan;
3. Melakukan registrasi sesuai dengan ketentuan dari panitia;
4. Selama mengikuti pendidikan dan pelatihan ini peserta dibebas tugaskan
dari pekerjaannya dan mengisi lembar komitmen mengikuti kegiatan secara
penuh;
5. Peserta terbiasa menggunakan aplikasi microsoft, canva, kuis dan
videografi pembelajaran;
6. Peserta membawa kartu asuransi Kesehatan (BPJS atau asuransi
kesehatan lainnya);
7. Wanita dan penyandang disabilitas sangat didorong untuk dapat
berpartisipasi.
Calon peserta diusulkan oleh BPBD sebagaimana kriteria tersebut di atas kepada
Pusdiklat PB BNPB, untuk selanjutnya diproses sebagai peserta kegiatan ini. Disamping
itu pada rangkaian kegiatan lainnya, dapat diikuti oleh masyarakat, termasuk dari BPBD
Kota/Kabupaten lain di Indonesia, Lembaga Usaha, Akademisi, LSM dan pelaku usaha.
1.5 BENTUK KEGIATAN
Peningkatan Kesiapsiagaan dan Kapasitas Manajemen Pusdalops dalam rangkaian
Bulan Pengurangan Risiko Bencana terdiri dari beberapa kegiatan, dengan agenda
sebagai berikut :
Tanggal/Waktu Agenda Peserta Lokasi
09 Oct 2023 Registrasi Perwakilan 34 Provinsi dan Hotel/Akomodasi
Peserta 30 Kota/Kabupaten IDRIP
(2 orang per wilayah)
10 Oct 2023 Arahan - Perwakilan 34 Provinsi Meeting Room at
09:00 -12:00 CPMU/PMU dan 30 Kota/Kabupaten Hotel
terkait IDRIP (2 orang per
penyelenggaraan wilayah+1 Kalaksa)
IDRIP dan - 9 PIU BNPB (2 per PIU)
peningkatan - Sekretariat CPMU (3 pax)
manajemen - Sekretariat PMU (4 pax)
Pusdalops - PMC (3 pax)
di Kota - World Bank (2pax)
Kabupaten - Bappenas (2 pax)
- Kemkeu 2 pax
- BMKG (2 pax)
10 Oct 2023 Sharing Session - Perwakilan 34 Provinsi Meeting Room at
13:30 – 17:00 IDRIP dan 30 Kota/Kabupaten Hotel
- Kajian Risiko IDRIP (2 orang per
Bencana wilayah)
- Disaster - 9 PIU BNPB (2 per PIU)
Management - Sekretariat CPMU (3 pax)
Knowledge - Sekretariat PMU (4 pax)
System - PMC (3 pax)
- MHEWS - World Bank (2pax)
- Bappenas (2 pax)
- Kemkeu 2 pax
- BMKG (2 pax)
11 Oct 2023 Pembekalan - OPD Provinsi/Kota Meeting Room at
09:00 -17:00 Tabletop Kendari Hotel
Exercise 30pax
- Pusdalops - Perwakilan 34 Provinsi
SOP dan 30 Kota/Kabupaten
- SKPBD IDRIP (2 orang per
wilayah)
- 9 PIU BNPB (2 per PIU)
- Sekretariat CPMU (3 pax)
- Sekretariat PMU (4 pax)
- PMC (3 pax)
- World Bank (2pax)
- Bappenas (2 pax)
- Kemkeu 2 pax
- BMKG (2 pax)
- 2 Simex Facilitators
12 Oct 2023 Tabletop - OPD Provinsi/Kota Meeting Room at
Exercise Kendari Hotel
09:00 – 17:00 (Gladi Ruang) - 20pax
- Perwakilan 34 Provinsi
dan 30 Kota/Kabupaten
IDRIP (2 orang per
wilayah)
- 9 PIU BNPB (2 per PIU)
- Sekretariat CPMU (3 pax)
- Sekretariat PMU (4 pax)
- PMC (3 pax)
- World Bank (2pax)
- Bappenas (2 pax)
- Kemkeu 2 pax
- BMKG (2 pax)
- 2 Simex Facilitators
11-12 Oct 23 • Pameran • Pameran diikuti oleh Eks MTQ Area
09:00 -17:00 Pengurangan kurang lebih 45 peserta dari Kendari
Risiko Bencana BNPB, BPBD, K/L, NGO
• Talkshow dan dan Swasta
Ignite Stage
• Cerdas Cermat • Talkshow dan Ignite Stage
Kebencanaan akan diisi oleh kurang lebih
(Rangking 1) 30 partisipan di level
internasional, nasional dan
regional
• Kegiatan Ranking 1 akan
dilaksanakan di area
pameran diikuti peserta
usia sekolah di Kota
Kendari
15 Oct 23 Run For Your Life
06:00 -11:00 (Simulasi
Evakuasi Mandiri
yang dikemas
dalam event fun
run 3 and 5 k)
1.6 RENCANA ANGGARAN BIAYA
Pendanaan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapaitas Manajemen Pusdalops
(Emergency Operation Center/EOC) Bencana mendukung IDRIP bersumber dari
Pinjaman Bank Dunia “Indonesia Disaster Resilience Initiative Project” (IDRIP) yang
tercatat dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pada BNPB Tahun Anggaran
2023 sebesar Rp 6,354,326,250 (Enam Milyar Tiga Ratus Lima Puluh Empat Juta Tiga
Ratus Dua Puluh Enam Ribu Dua Ratus Lima Puluh Rupiah).
BAB II RUANG LINGKUP
2.1. RUANG LINGKUP KEGIATAN
Kegiatan Peningkatan Kesiapsiagaan dan Peningkatan Kapasitas Respon Pusdalops
(Emergency Operation Center/EOC) dalam mendukung program IDRIP dilaksanakan
dengan mekanisme pengadaan jasa lainnya. Rangkaian kegiatan ini meliputi workshop,
pameran, simulasi kebencanaan dan run for your life, yang dilaksanakan di Kota Kendari
Provinsi Sulawesi Tenggara bertepatan dengan acara Peringatan Bulan Pengurangan
Risiko Bencana (PRB).
1) Kegiatan Workshop Peningkatan Manajemen Pusdalops PB
Kegiatan ini akan melibatkan 18 (delapan belas) BPBD Provinsi dan 30 (tiga puluh)
BPBD Kabupaten/ Kota yang menjadi sasaran program IDRIP. Kegiatan Workshop
Peningkatan Manajemen Pusdalops PB akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari
dengan fasilitas fullboard meeting di hotel, yang dibagi menjadi 3 (tiga) kelas. Peserta
datang ke lokasi pelatihan pada H-1 kegiatan dan kembali ke daerah masing-masing
1 (satu) hari setelah kegiatan selesai.. Adapun kriteria peserta yang akan dilibatkan
dalam kegiatan ini adalah:
a. Kepala Bidang pada BPBD Provinsi dan BPBD Kabupaten/Kota yang
membawahi Pusdalops atau Manajer Pusdalops (1 orang)
b. Operator Pusdalops BPBD Provinsi dan BPBD Kabupaten/Kota ( 2 orang).
Adapun materi yang disampaikan pada kegiatan workshop manajemen Pusdalops
PB adalah sebagai berikut :
Hari Ke-1. Pembukaan, Sosialisasi IDRIP dan Materi Dasar
Kegiatan workshop hari pertama akan diawali dengan acara pembukaan, kemudian
dilanjutkan dengan sosialisasi program IDRIP. Hal ini ditujukan untuk
mensosialisasikan program kegiatan IDRIP kepada pemerintah daerah dan sekaligus
meminta komitmen dari pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan dan
keberlanjutan program IDRIP di daerah masing-masing. Adapun materi yang akan
disampaikan pada hari pertama ini antara lain :
- Pengetahuan Dasar PB
- Peta Kajian Risiko Bencana
- SOP Pusdalops PB
Hari Ke-2. Bimbingan Teknis Manajemen Pusdalops
Pelaksanaan Bimbingan Teknis manajemen Pusdalops kepada manajerial, supervisor
dan operator Pusdalops dengan materi tidak terbatas pada fungsi dan peran Pusdalops,
organisasi, kebijakan, regulasi, sistem pelaporan Pusdalops dan mekanisme feedback.
Adapun materi yang akan disampaikan pada hari kedua ini antara lain :
- Sistem Peringatan Dini Multi Ancaman Bencana (MHEWS)
- Penguatan Pusdalops PB
- Penguatan Kesiapsiagaan dan Kapasitas Respon Pusdalops
Hari Ke-3. Evaluasi, Rekomendasi dan Penutupan
Melaksanakan evaluasi untuk mengetahui efektivitas kegiatan dan menyusun
rekomendasi yang dapat digunakan untuk perbaikan dan peningkatan Pelatihan
Manajemen Pusdalops. Kegiatan ini akan melibatkan OPD dari Kota Kendari dalam
prosesnya.
1.1 PANITIA DAN SEKRETARIAT PMU
Panitia kegiatan workshop adalah personel dari BNPB sejumlah 10 (sepuluh orang).
Kegiatan ini akan didampingi oleh Sekretariat PMU IDRIP BNPB sejumlah 5 (lima)
orang, yang sekaligus melaksanakan monitoring program dan evaluasi kegiatan.
1.2 TENAGA PENGAJAR WORKSHOP
Tenaga pengajar workshop adalah profesional yang kompeten di bidang Pusdalops PB,
didampingi oleh tenaga pengajar dari BNPB.
1.3 NARASUMBER DAN MODERATOR
Narasumber workshop adalah praktisi di bidang Pusdalops PB dan Pejabat BNPB yang
kompeten di bidang Pusdalops PB. Moderator berasal dari luar BNPB.
1.4 PESERTA WORKSHOP
Peserta workshop berasal dari 17 BPBD Provinsi dan 30 Kabupaten/ Kota yang menjadi
sasaran Program IDRIP. Jumlah peserta workshop sebanyak 107 (seratus tujuh) orang
dengan rincian 90 (Sembilan puluh) orang dari BPBD Kabupaten/ Kota dan 17 (tujuh
belas) orang peserta dari BPBD Provinsi.
2) Pameran Kebencanaan,Talkshow, Ignite Stage dan Cerdas Cermat
Kebencanaan
Pameran kebencanaan ini adalah ajang dan media untuk berbagi informasi terkait
capaian dan pembelajaran upaya-upaya PRB. Harapannya dengan adanya
pameran informasi terkait PRB dapat disebarluaskan secara masif kepada seluruh
masyarakat yang datang berkunjung. Pameran ini diramaikan dengan konten yang
berkaitan dengan upaya PRB, bisa berbentuk buku, konten edukasi, peralatan
keselamatan, permainan edukasi dan produk-produk lainnya terkait PRB.
Pameran ini akan dilaksanakan di Lapangan ex-MTQ Kota Kendari pada tanggal 11-
12 Oktober 2023 dan pameran ini terbuka untuk umum. Pameran ini akan diisi oleh
kurang lebih 45 booth pameran yang diisi oleh banyak partisipan dari berbagai
perwakilan seperti:
1. Pemerintah daerah (daerah tuan rumah pelaksanaan Bulan PRB dan atau daerah
yang menjadi lokus IDRIP).
2. Kementerian / Lembaga
3. NGO / Komunitas PRB
4. Lembaga Usaha
5. Perguruan Tinggi
Pada pelaksanaannya Pameran Kebencanaan dimeriahkan juga dengan beberapa
kegiatan lain yang mendukung pelaksanaannya, antara lain Talkshow, Ignite Stage,
dan Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1). Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk
meramaikan dan menarik minat dari semua kalangan masyarakat. Sehingga semua
kalangan masyarakat dapat berkunjung ke pelaksanaan Pameran Kebencanaan.
Talkshow dan Ignite Stage adalah media untuk menyampaikan informasi, program,
capaian, bahkan produk barang dan atau jasa yang dimiliki oleh penggiat
penanggulangan bencana, terutama yang berkaitan dengan PRB. Talkshow dan
Ignite Stage ini dilaksanakan selama pameran berlangsung, yakni pada tanggal 11
– 12 Oktober 2023 di lokasi yang sama dengan tempat pelaksanaan Pameran.
Partisipan dari Talkshow dan Ignite Stage terdiri dari Kementerian/Lembaga,
NGO/Komunitas PRB, Lembaga Usaha dan Perguruan Tinggi.
Kegiatan Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1) dilaksanakan pada tanggal 11 - 12
Oktober 2023 pukul 09.00 WIT - selesai. Kegiatan berlokasi di Lapangan ex-MTQ,
Kota Kendari. Peserta kegiatan ini berasal dari siswa/i SD, SMP dan SMA dengan
jumlah peserta berkisar 300 orang. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menarik minat
dari kalangan pelajar agar datang berkunjung ke pameran kebencanaan.
Lingkup kegiatan terkait Pameran Kebencanaan, Talkshow, Ignite Stage dan Cerdas
Tangkas Tangguh (Rangking 1), sebagai berikut:
1. Melaksanakan koordinasi dengan Panitia Bulan PRB 2023 pada Direktorat
Mitigasi Bencana dan pemangku kepentingan terkait;
2. Mengkoordinasikan jadwal, lokasi, dan logistik yang diperlukan dalam Pameran
Kebencanaan, Talk Show, Ignite Stage dan Cerdas Tangkas Tangguh
(Rangking 1);
3. Mengidentifikasi partisipan yang akan berpartisipasi dalam pameran yang akan
di dukung oleh IDRIP;
4. Melaksanakan koordinasi dengan pemerintah daerah yang akan berpartisipasi
dalam pameran;
5. Berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Panitia Bulan PRB Tahun 2023 dan
Sekretariat PMU dalam menentukan jenis materi dan tema Pameran
Kebencanaan, Talk Show, Ignite Stage dan Cerdas Tangkas Tangguh
(Rangking 1) yang akan ditampilkan;
6. Berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Panitia Bulan PRB 2023 dan
Sekretariat PMU dalam menyusun dan menyiapkan materi dan konten yang
akan ditampilkan dalam Pameran Kebencanaan, Talk Show, Ignite Stage dan
Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1);
7. Berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Panitia Bulan PRB 2023 dan
Sekretariat PMU dalam menyusun dan mendesain materi dan konten Pameran
Kebencanaan, Talk Show, Ignite Stage dan Cerdas Tangkas Tangguh
(Rangking 1) yang informatif dan menarik;
8. Menyiapkan dan mendesain materi Pameran Kebencanaan, Talk Show, Ignite
Stage dan Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1), termasuk mencetak;
9. Loading dan unloading barang selama pelaksanaan pameran;
10. Menyusun tata letak dan booth Pameran Kebencanaan, Talk Show, Ignite Stage
dan Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1) untuk memastikan kelancaran alur
pengunjung dan penekanan pada informasi penting;
11. Melaksanakan sosialisasi dan promosi kegiatan Pameran Kebencanaan, Talk
Show, Ignite Stage dan Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1) kepada pihak-
pihak terkait dan masyarakat terkait kegiatan tersebut, baik melalui media surat
kabar, media sosial, radio, televisi atau saluran komunikasi lainnya;
12. Melakukan evaluasi terhadap keberhasilan Pameran Kebencanaan, Talk Show,
Ignite Stage dan Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1), meliputi jumlah
pengunjung, umpan balik, dan dampak yang dicapai.
3) Simulasi Kebencanaan Lomba lari penyelamatan diri (Run For Your Life)
Kegiatan peningkatan kapasitas manajemen Pusdalops dalam rangka bulan
pengurangan risiko bencana tahun 2023 juga akan dilaksanakan dalam bentuk
lomba lari penyelamatan diri (run for your life) yang diperuntukkan bagi sekitar 300
peserta yang berasal BNPB, BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten/Kota, pemda
provinsi Sulawesi Tenggara, pemerintah Kota Kendari dan masyarakat sekitar Kota
Kendari, dengan lingkup kegiatan:
1) Melaksanakan koordinasi dengan panitia Bulan PRB 2023 dalam menentukan
lokasi dan rute lomba simulasi evakuasi bencana gempabumi dan tsunamai,
dengan mempertimbangkan area yang berisiko tinggi terhadap bencana dan
aksesibilitas bagi peserta.
2) Mengkoordinasikan dengan pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait lainnya
untuk mendapatkan izin dan dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan lomba.
3) Melaksanakan koordinasi dengan pihak keamanan terkait untuk mendapatkan
dukungan pengamanan dalam penyelenggaraan kegiatan lomba.
4) Bertanggung jawab untuk merencanakan, mengatur, dan melaksanakan
kegiatan lomba.
5) Melaksanakan promosi dan sosialisasi tentang kegiatan lomba kepada
masyarakat dan peserta potensial melalui media sosial, surat kabar, poster,
brosur, radio, televisi atau saluran komunikasi lainnya.
6) Membuka pendaftaran peserta dan mengumpulkan informasi yang diperlukan,
termasuk data identitas dan pemahaman mereka tentang evakuasi.
7) Melaksanakan briefing kepada peserta tentang aturan, prosedur, dan tujuan
lomba.
8) Memberikan informasi tentang rute evakuasi, titik-titik aman evakuasi (check
point), dan rambu-rambu yang harus diperhatikan selama lomba.
9) Melaksanakan simulasi penyelematan diri sesuai dengan rute yang telah
ditentukan.
10) Melakukan evaluasi pasca-kegiatan untuk mengevaluasi kesuksesan dan
efektivitas lomba.
11) Melaksanakan dokumentasi selama penyelenggaraan kegiatan.
RUANG LINGKUP PENYEDIA JASA
Ruang lingkup pekerjaan penyedia jasa, antara lain meliputi :
- Mengkoordinasikan pemerintah daerah peserta workshop sosialisasi dan
bimbingan teknis manajemen Pusdalops;
- Menyusun dan mengirimkan surat undangan kepada peserta;
- Melaksanakan konfirmasi dan memastikan kehadiran peserta dan narasumber;
- Menyediakan tiket pesawat pergi pulang dari homebase ke lokasi
penyelenggaraan, akomodasi/penginapan, transport dan uang harian bagi
peserta dan narasumber sesuai peraturan yang berlaku;
- Mengkoordinasikan jadwal, tema dan materi dengan panitia bulan PRB dan
Sekretariat PMU IDRIP;
- Mengkoordinasikan dan memastikan ketersediaan narasumber dan pelatih
dengan panitia bulan PRB dan Sekretariat PMU IDRIP;
- Menyediakan tempat pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis serta tempat
penginapan serta, panitia dan narasumber minimal standar hotel bintang 3;
- Memastikan ketersediaan sarana dan prasarana ruangan (seperti sound system,
proyektor, dan lain-lain) tersedia dan berfungsi dengan baik;
- Menyusun evaluasi dan rekomendasi penyelenggaraan kegiatan;
- Melaksanakan dokumentasi selama penyelenggaraan kegiatan.
2.2. HASIL/ KELUARAN
1. Terlaksananya sosialisasi dan edukasi pengurangan risiko bencana kepada
pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk di dalamnya daerah yang menjadi
lokus program IDRIP;
2. Terlaksananya sosialisasi dan bimbingan teknis manajemen pemeliharaan dan
perawatan aset Pusdalops kepada 18 (delapan belas) BPBD Provinsi dan 30 (tiga
puluh) BPBD Kabupaten/Kota yang menjadi sasaran IDRIP;
3. Meningkatkan kemampuan SDM aparatur dalam pemeliharaan dan perawatan
aset Pusdalops di 18 (delapan belas) BPBD Provinsi dan 30 (tiga puluh) BPBD
Kabupaten/Kota yang menjadi sasaran IDRIP;
4. Meningkatkan kesadaran dan pemahaman pemerintah daerah dan masyarakat
tentang pentingnya evakuasi yang cepat dan aman saat terjadi bencana,
khususnya bagi aparatur BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota;
5. Meningkatnya kesiapan dan keterampilan pemerintah daerah dan masyarakat
dalam evakuasi situasi darurat bencana, khususnya bagi BPBD Provinsi dan
BPBD Kabupaten/ Kota dan masyarakat pada umumnya.
2.3. WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN
Jangka waktu pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas manajemen Pusdalops
dalam rangka bulan pengurangan risiko bencana tahun 2023 adalah 1 bulan pada bulan
Oktober 2023.
2.4. PERSONIL PENDUKUNG PELAKSANA KEGIATAN
1) Team Leader, 1 (satu) orang
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal Strata1 (S1) atau sederajat semua jurusan;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP;
- Memiliki sertifikat MICE.
Adapun tugas dan fungsi Team Leader adalah sebagai berikut :
• Mengkoordinasi seluruh kegiatan (Workshop Manajemen Pusdalops,
Pameran Kebencanaan termasuk Talk Show, Ignite Stage dan Cerdas Tangkas
Tangguh (Rangking 1), juga Simulasi Kebencanaan Lomba lari penyelamatan
diri (Run For Your Life). Mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan hingga
penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan;
• Melakukan koordinasi dan konsolidasi internal team maupun eksternal
terkait penyelenggaran seluruh kegiatan;
• Bersama dengan tim dari BNPB melakukan identifikasi dan konfirmasi
peserta seluruh kegiatan;
• Bertanggungjawab terhadap kelancaran seluruh pelaksanaan seluruh
kegiatan;
• Bertanggungjawab dan memastikan ketersediaan logistik terkait
pelaksanaan seluruh kegiatan;
• Menyusun laporan penyelenggaraan seluruh pelaksanaan seluruh
kegiatan;
2) Koordinator Bidang Workshop Manajemen Pusdalops, 3 (tiga) orang
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal Strata1 (S1) atau sederajat semua jurusan;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Berpengalaman dalam pelaksanaan kegiatan workshop skala nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP;
- Memiliki sertifikat MICE.
Tugas dan fungsi Koordinator Bidang Workshop Manajemen Pusdalops
adalah sebagai berikut :
• Melakukan koordinasi dan konsolidasi internal team maupun eksternal
terkait penyelenggaraan kegiatan Workshop dan Bimtek Manajemen
Pusdalops ;
• Bersama dengan Pusdiklat PB BNPB, melakukan identifikasi dan
konfirmasi peserta kegiatan;
• Bertanggungjawab dan memastikan ketersediaan logistik terkait
pelaksanaan kegiatan;
• Menyediakan kebutuhan operasionalisasi, transportasi, peralatan dan
perlengkapan pendukung kegiatan;
• Menyediakan tenaga pendukung untuk operasional kegiatan pada saat
persiapan dan pelaksanaan kegiatan;
• Bertanggungjawab terhadap kelancaran pelaksanaan kegiatan;
• Menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan kepada
team leader.
3) Koordinator Bidang Pameran Kebencanaan, Talk Show, Ignite Stage dan
Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1), 4 (empat) orang
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal Strata1 (S1) atau sederajat semua jurusan;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Berpengalaman dalam pelaksanaan kegiatan pameran skala nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP;
- Memiliki sertifikat MICE.
.Dengan tugas sebagai berikut :
• Melakukan koordinasi dan konsolidasi internal team maupun eksternal
terkait penyelenggaraan kegiatan Pameran Kebencanaan, Talk Show,
Ignite Stage dan Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1);
• Beserta dengan Dit. Mitigasi Bencana BNPB, melakukan identifikasi dan
konfirmasi peserta kegiatan;
• Bertanggungjawab dan memastikan ketersediaan logistik terkait
pelaksanaan kegiatan;
• Menyediakan kebutuhan operasionalisasi dan transportasi peralatan dan
perlengkapan pendukung kegiatan;
• Menyediakan tenaga pendukung untuk operasional kegiatan pada saat
persiapan dan pelaksanaan kegiatan;
• Bertanggungjawab terhadap kelancaran pelaksanaan kegiatan.
• Menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan kepada
team leader.
4) Koordinator Bidang Simulasi Kebencanaan Lomba lari penyelamatan diri
(Run For Your Life!) 1 (satu) orang
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal Strata1 (S1) atau sederajat semua jurusan;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Berpengalaman dalam pelaksanaan event lari skala nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP;
- Memiliki sertifikat MICE.
Dengan tugas sebagai berikut :
• Melakukan koordinasi dan konsolidasi internal team maupun eksternal
terkait penyelenggaraan kegiatan Simulasi Kebencanaan Lomba lari
penyelamatan diri (Run For Your Life!);
• Melakukan survey lapangan dan menyusun rencana Bidang Simulasi
Kebencanaan Lomba lari penyelamatan diri (Run For Your Life!);
• Bersama dengan Direktorat Pengembangan Strategi Penanggulangan
Bencana BNPB melakukan identifikasi, publikasi dan memastikandan
konfirmasi peserta Pelatihan Penyelematan Diri (lomba lari Run for your
life) kegiatan;
• Bertanggungjawab dan memastikan ketersediaan logistik terkait
pelaksanaan kegiatan;
• Menyediakan kebutuhan operasionalisasi dan transportasi peralatan dan
perlengkapan pendukung kegiatan;
• Menyediakan tenaga pendukung untuk operasional kegiatan pada saat
persiapan dan pelaksanaan kegiatan;
• Bertanggungjawab terhadap kelancaran pelaksanaan kegiatan;
• Memastikan keamanan peserta lari saat penyelenggaraan kegiatan;
• Berkoordinasi dengan Direktorat Pengembangan Strategi
Penanggulangan Bencana BNPB mulai dari persiapan sampai dengan
pelaksanaan kegiatan;
• Menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan kepada
team leader.
5) Bidang Logistik 6 (enam) orang
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal Strata1 (S1) atau sederajat semua jurusan;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP.
Dengan tugas sebagai berikut :
• Menyediakan fasilitas dan logistik kegiatan Workshop dan Bimtek
Manajemen Pusdalops (1 orang), Pameran Kebencanaan, Talk Show, Ignite
Stage dan Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1) (3 orang) dan Simulasi
Kebencanaan Lomba lari penyelamatan diri (Run For Your Life!) (2
orang);
• Merancang lay out/zoning pelaksanaan seluruh kegiatan;
• Menyediakan dan memfasilitasi kebutuhan property seluruh kegiatan.
6) Bidang Desain Grafis 6 (enam) orang
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal Strata1 (S1) Desain grafis;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP.
Dengan tugas sebagai berikut :
• Merancang isi materi publikasi digital sebagai media komunikasi dan
media sosialisasi untuk kegiatan Workshop dan Bimtek Manajemen
Pusdalops (1 orang), Pameran Kebencanaan, Talk Show, Ignite Stage dan
Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1) (4 orang) dan Simulasi
Kebencanaan Lomba lari penyelamatan diri (Run For Your Life!) (1
orang);
• Membuat desain dan print out media printing indoor dan outdoor.
7) Bidang Keuangan 3 (tiga) orang
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal Strata1 (S1) Ekonomi/ Akuntansi;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP.
Dengan tugas sebagai berikut :
• Melaksanakan pengarsipan bukti-bukti pembelanjaan kegiatan Workshop
Manajemen Pusdalops (1 orang), Pameran Kebencanaan, Talk Show, Ignite
Stage dan Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1) (1 orang) dan Simulasi
Kebencanaan Lomba lari penyelamatan diri (Run For Your Life!) (1
orang);
• Inventarisasi kebutuhan pameran.
8) Sekretaris dan Administrator, 3 (tiga) orang
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal SMA/ SMK sederajat;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP.
Tugas sekretaris/ administrator keuangan adalah :
- Membantu administrasi persuratan, keuangan, logistic, dll untuk
mewujudkan tertib administrasi. Kegiatan Workshop dan Manajemen
Pusdalops (1 orang), Pameran Kebencanaan, Talk Show, Ignite Stage dan
Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1) (1 orang) dan Simulasi
Kebencanaan Lomba lari penyelamatan diri (Run For Your Life!) (1 orang).
9) Tenaga Pendukung Workshop Manajemen Pusdalops
• Operator Audio Visual (2 orang)
• Operator Komputer (2 Orang)
• Photo dan Videographer (2 orang)
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal SMA/ SMK sederajat;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP.
10) Tenaga Pendukung Pameran Kebencanaan termasuk Talk Show, Ignite
Stage dan Cerdas Tangkas Tangguh (Rangking 1)
• Master of Ceremony (3 orang)
• Operator Audio Visual (2 orang)
• Petugas SPG (10 orang)
• Petugas Keamanan (10 orang)
• Petugas Kebersihan (10 orang)
• Tekhnisi Lighting (3 orang)
• Operator Komputer (2 Orang)
• Landscape (2 orang)
• Photo dan Videographer (2 orang)
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal SMA/ SMK sederajat;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP.
11) Tenaga Pendukung Simulasi Kebencanaan Lomba lari penyelamatan diri
(Run For Your Life!)
• Master of Ceremony (2 orang)
• Operator Audio Visual (2 orang)
• Petugas SPG (10 orang)
• Petugas Keamanan (20 orang)
• Petugas Kebersihan (20 orang)
• Petugas Kesehatan (5 orang)
• Photo dan Videographer (2 orang)
Kualifikasi yang dibutuhkan :
- Pendidikan minimal SMA/ SMK sederajat;
- Memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun di bidang event organizer;
- Berpengalaman menangani event tingkat nasional;
- Melampirkan Dokumen KTP, CV, Ijazah dan NPWP.
2.5. SPESIKASI TEKNIS
Pameran, Talkshow dan Ignite Stage
Deskripsi Spesifikasi Tekhnis
No
Pameran
1 Tenda Rooder • Ukuran Luas: Lebar 40 m x Panjang 60
m = 1.400 m2, Tinggi Samping 4 m,
Tinggi Tengah 7 m
• Tiang rangka aluminium (kolom) terpal
warna putih, knock down, tahan terpaan
angin, minimal 2 pintu.
• Lampu : di 6 titik, Daya : 500 watt, Jenis
: Neon.
2 Genset (Generator Set) + Daya : 150 KVA (3 unit)
Solar Include BBM untuk 13 jam
3 Lighting Lampu Tembak 500 watt (50 unit), lighting
controler (1 unit).
4 Booth Pameran • Partisi aluminium
• Dinding partisi berwarna putih
• Tinggi partisi 2.5 m
• Nama Pascia/Lisplang lebar 30 cm
warna dasar putih, warna text biru.
• Daya listrik 450 watt (MCB 2 A, 1 unit)
• Meja 1 unit, kursi 2 unit
• Lampu TL 40 watt 2 unit
5 Flooring dan Karpet :
• Flooring Tebal: 18 mm, Bahan: Plywood, Rangka:
Kaso, Tinggi: 6 cm
• Karpet Warna : Biru atau Merah
6 Gerbang Utama Bahan: Plywood, dengan design dan tulisan
yang menarik.
7 AC Standing 5 Pk 22 Unit
8 Misty Fan/Kipas Angin 300 Watt 15 Unit
Standing
9 Meja Meja Kayu
10 Kursi Future Cover
11 Seragam Penjaga Stand Bahan : Katun
IDRIP
12 Konsumsi Petugas Pameran Menyesuaikan
Talkshow dan Ignite Stage
1 Panggung Ignite Stage Luas : 7 m x 5 m, Bahan : Rangka besi,
Lantai Plywood 18 mm
2 Sound System 50.000 watt denga kelengkapan 4 mic untuk
panggung dan 4 mic untuk mobile
3 Video Wall Sleamless (3x3) Ukuran 3m x 3 m
4 Rekaman Video Videography multi sytem
5 Backdrop/Wall of Fame Backdrop 10m x 3m dan rigging untuk
pemasangan
6 Lighting Panggung Moving Beam 200 watt (4 unit), smoke
machine (2 unit), Follow spot (1 unit),
lighting controller (1 unit)
Media Printing
1 ID Card Ukuran : menyesuaiakan
2 Mug Souvenir Bahan : keramik
3 Ballpoint Souvenir Bahan : plastik
4 Tas Souvenir Menyesuaikan
5 Kaos Souvenir Bahan : katun
6 Spanduk Digital printing berbahan flexi
7 Umbul-umbul Berbahan kain, sablon
8 Baliho Digital printing beserta konstruksinya
9 Poster Printing offset, uk. A3
Stand IDRIP
1 Konstruksi Stand dan Ukuran : 6m x 3m
Perlengkapannya Spesifikasi Bahan :
• Booth special design
• Level & Backdrop
• Furniture Set
• Showcase
• Partisi Display
• Finishing cat duco dan HPL
• Branding huruf timbul
2.6. KELUARAN KEGIATAN
Keluaran dari pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkanya kapasitas
dan pengetahuan dari 128 orang peserta perwakilan Provinsi, Kota, dan
Kabupaten IDRIP dalam Manajemen Pusdalops, Kesiapsiagaan dan Pengurangan
Risiko Bencana
2.7. PELAPORAN PELATIHAN
a. Penyusunan laporan proses dan hasil kegiatan dilengkapi dengan lampiran
berupa dokumentasi foto, biodata peserta, biodata Narasumber/Tenaga
Pengajar, dokumen-dokumen persyaratan peserta, daftar hadir peserta,
daftar hadir Narasumber/Tenaga Pengajar, bahan ajar dan video kegiatan.
Laporan administrasi keuangan mulai dari kegiatan persiapan sampai
dengan pelaksanaan kegiatan kepada Pusdiklat PB.
BAB III METODA PENGADAAN
3.1 MEKANISME PENGADAAN
Untuk penyelenggaraan kegiatan pelatihan sebagaimana termaksud diatas,
Pusdiklat PB akan bekerjasama dengan perusahaan Event Organizer yang akan
ditunjuk melalui proses lelang.
3.2 KUALIFIKASI PENGADAAN JASA
Kriteria perusahaan yang dapat mendaftarkan adalah sebagai berikut:
a) Administrasi Kualifikasi
- Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
- Memiliki NIB Klasifikasi Kecil dengan KBLI 82301 (MICE) Jasa Lainnya;
- Memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Kecil untuk perusahaan
nasional;
- Memiliki izin usaha sebagai penyedia Jasa Penyelenggaraan
Pertemuan, Perjalanan Insentif, Konvensi, Pameran (KBLI 8230) untuk
perusahaan nasional;
- Memiliki status valid keterangan wajib pajak berdasarkan hasil
konfirmasi status wajib pajak untuk perusahaan nasional;
- Melampirkan Surat Pernyataan ketersediaan EO untuk menghadirkan
narasumber dari BNPB atau yang ditunjuk dari Pusdiklat BNPB di atas
materai;
- Melampirkan Surat Pernyataan ketersediaan EO untuk menghadirkan
dan memfasilitasi dari peserta kabupaten/kota yang sudah ditentukan
oleh Pusdiklat BNPB.
b) Persyaratan Teknis
- Penyelenggara pelatihan adalah perusahaan Event Organizer (EO)
yang telah terdaftar di LPSE dengan pengalaman menjadi
penyelenggaraan pelatihan minimal 5 (lima) tahun;
- Perusahaan harus melampirkan surat dukungan hotel minimal bintang 3
dan sertifikat CHSE dari hotel yang diusulkan;
- Mempunyai atau menguasai tempat usaha/kantor dengan beralamat
yang benar, tetap dan jelas berupa milik sendiri atau sewa dengan
melampirkan Surat Kepemilikan Tanah atau Sewa;
- Secara hukum mempunyai kapasitas untuk mengikatkan diri kepada
kontrak yang dibuktikan dengan akta pendirian perusahaan dan/atau
perubahannya. Dan KTP untuk perusahaan nasional;
- Laporan keuangan 1 (satu) tahun terakhir yang sudah diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik;
- Pengalaman pekerjaan serupa berdasarkan jenis pekerjaan,
kompleksitas pekerjaan, metodologi, teknologi, atau karakteristik lainnya
yang bisa menggambarkan kesamaan, paling kurang 3 (tiga) pekerjaan
dalam kurun waktu 3 (Tiga) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah
maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak yang dibuktikan
dengan bukti kontrak/referensi dari pengguna yang dilengkapi dengan
nilai pekerjaan;
- Melampirkan surat pernyataan kemampuan teknis dan manajerial
perusahaan yang kuat dalam hal: (i) tahun dalam bisnis inti (bantuan
teknis, layanan konsultasi, dan layanan fasilitasi, termasuk pelatihan
dan pengembangan kapasitas), dan (ii) ketersediaan sumber daya
teknis, termasuk staf tetap/tidak tetap dengan keterampilan dan keahlian
yang relevan untuk tugas ini;
- Biaya-biaya transport lokal, honor narasumber, dan uang harian sesuai
dengan persyaratan Standar Biaya Masukan (SBM) dari Kementerian
Keuangan Tahun Anggaran 2023;
- Mengusulkan barang dan jasa yang ditawarkan seperti Seminar Kit,
spanduk dan banner, ATK dan komputer supply, Sertifikat dan ID Card,
lisensi zoom dan maskapai penerbangan dilengkapi dengan gambar
dan brosur.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 10 June 2022 | Pelaksanaan Dukungan Pada Event Berskala Nasional Dan Internasional Di Jakarta (Promosi Kegiatan, Iklan / Reklame) | Provinsi DKI Jakarta | Rp 6,714,400,000 |
| 17 May 2024 | Pengadaan Jasa Placement Dan Blocking Materi Petty Corruption | Komisi Pemberantasan Korupsi | Rp 2,000,000,000 |
| 16 September 2019 | Kampanye Hidup Sehat Melalui Berbagai Media (Penyebarluasan Informasi Kesehatan Melalui Media Sosial Tahun 2019) | Kementerian Kesehatan | Rp 600,000,000 |
| 16 June 2021 | Pengadaan Placement Digital Ads Materi Pesan Sosialisasi Antikorupsi Khususnya Tema Antigratifikasi Dan Pencegahan Korupsi Pada Pelayanan Publik | Komisi Pemberantasan Korupsi | Rp 300,000,000 |