PEMBANGUNAN RUANG TERBUKA HIJAU WONOSARI A.1. RINGKASAN PEKERJAAN A.1.1. URAIAN PEKERJAAN YANG TERMASUK DALAM SPESIFIKASI Ruang lingkup pekerjaan meliputi semua dari pekerjaan yang berikut ini : − PEKERJAAN PERSIAPAN − PEKERJAAN TANAH DAN HALAMAN − PEKERJAAN PASANGAN BATU MORTAR − PEKERJAAN BETON − PEKERJAAN BESI DAN ALUMUNIUM − PEKERJAAN DINDING PASANGAN − PEKERJAAN PLESTERAN − PEKERJAAN PENUTUP ATAP − PEKERJAAN PENGECATAN A.2. PERATURAN TEKNIS KHUSUS DAN SYARAT – SYARAT PELAKSANAAN PEKERJAAN Pekerjaan harus diselesaikan menurut dan sesuai : − Peraturan dan Syarat-syarat yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Syarat –syarat ini. − Gambar –gambar bestek , Detail dan Instalasi. − Perubahan – perubahan dan penambahan yang tercantum dalam Berita Acara Aanwijzing. − Gambar-gambar kerja yang dibuat oleh Kontraktor pada waktu pekerjaan berlangsung dan telah mendapat persetujuan dari Direksi / Pimpinan Kegiatan. − Petunjuk-petunjuk dan keterangan yang diberikan Direksi pada waktupelaksanaan. A.2.1. DASAR UKURAN TINGGI DAN UKURAN-UKURAN POKOK Sebagai dasar peraturan tinggi lantai dasar 0,00 (titik duga) dipakai tinggi pada denah bangunan yang akan dilaksanakan. Selanjutnya titik ditentukan secara Permanen dan oleh Kontraktor diberi tanda jelas dengan noit beton yang kokoh dan baru boleh dibongkar setelah pekerjaan selesai untuk penyerahan pertama. Ukuran – ukuran tinggi ini diambil diatas ketinggian sumbu jalan dimuka bangunan. Ukuran-ukuran pokok dan ukuran-ukuran detail tertera pada gambar Bestek dan Detail Kontraktor hendaknya meneliti kembali ukuran – ukuran tersebut . Jika ada perbedaan dan ketidak cocokan. A.2.2. PENGUKURAN DAN PAPAN BOWPLANK − Pelaksana wajib meneliti ukuran-ukuran dilapangan dan melaporkan segala sesuatu kepada Direksi. − Pemasangan Patok –patok untuk menentukan situasi harus dilakukan bersama dan atas persetujuan Direksi. − Segala pekerjaan pengukuran persiapan (Uitzet) adalah tanggung jawab Pelaksana. − Pengukuran – pengukuran sudut siku, ketinggian peil, panjang lebar dapat menggunakan teropong, waterpass, theodolit, prisma penyiku dan lain- lain. Pengukuran siku dengan benang secara prinsip segitiga phitagoras hanya dibolehkan pada bagian-bagian yang kecil dan tidak penting saja. − Ketidak cocokan yang mungkin ada dilapangan antara gambar dan kenyataan harus segera dilaporkan kepada Direksi. − Pekerjaan pemasangan bowplank adalah termasuk pekerjaan Pelaksana dan harus dibuat dari kayu, tidak diperkenankan menggunakan bambu − Pekerjaan tidak boleh dimulai sebelum papan bowplank dipasang, tinggi dasar (0,00), sumbu sumbu dinding dan sumbu-sumbu kolom ditetapkan dengan persetujuan Direksi dan Pemimpin Kegiatan. A.2.3. PEKERJAAN GALIAN TANAH A.2.3.1. Umum Lingkup pekerjaan Pekerjaan galian tanah akan mencakup tetapi tidak terbatas pada : − Tahapan untuk mendapatkan peil yang sesuai dengan peil permukaan lantai yang tertera dalam gambar. − Konstruksi Pondasi. − Bak septic tank. − Pekerjaan galian tanah yang nyata-nyata diperlihatkan pada gambar. − Pekerjaan seksi lain yang berkaitan. − Dasar ukuran tinggi dan ukuran-ukuran pokok. A.2.3.2. Bahan Tidak ada bahan yang digunakan untuk pekerjaan ini. A.2.3.3. Pelaksanaan : − Penggalian harus dilakukan untuk mencapai garis elevasi permukaan dan kedalamankedalaman yang disyaratkan atau ditentukan dan diindikasikan dalam gambar dengan cara yang sedemikian rupa, sehingga persyaratan dari pekerjaan selanjutnya terpenuhi. − Galian mencakup pemindahan tanah serta batu-batuan dan bahan lain yang dijumpai dalam pelaksanaan pekerjaan. − Galian untuk pondasi harus mempunyai lebar yang cukup untukmembangun maupun memindahkan /bekisting yang diperlukan, dan juga untuk mengadakan pembersihan. No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 6 orang 2 Waktu Pekerjaan 2 hari No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 6 Orang A.2.4. PEKERJAAN URUGAN A.2.4.1. Umum − Lingkup Pekerjaan Pekerjaan urugan mencakup tetapi tidak terbatas pada : • Urugan lahan • Urugan pasir di bawah pasangan batu mortar • Urugan tanah pengisi • Urugan pasir di bawah kanstin − Pekerjaan Seksi Lain Yang Berkaitan • Dasar ukuran tinggi dan ukuran-ukuran pokok • Pengukuran dan papan bangunan A.2.4.2. Bahan − Seluruh material yang digunakan harus bebas dari kandungan garam- garaman yang berlebihan A.2.4.3. Pelaksanaan : − Urugan tanah dan pasir dilaksanakan seperti tertera pada gambar, dan pelaksanaannya harus lapis demi lapis dengan batas maksimum 30 cm untuk hamparan setiap lapisan. Dalam setiap lapisannya, urugan harus dipadatkan dengan alat pemadat yang disetujui sampai dicapai tingkat kepadatan lapangan yang cukup baik, sesuai dengan petunjuk Direksi Teknik. A.2.5. PEKERJAAN PASANGAN BATU DPT DAN TANGGA A.2.5.1. Umum Pekerjaan ini meliputi penyediaan tenaga, bahan-bahan, peralatan dan alat-alat bantu yang dibut uhkandalam melaksanakan pekerjaan ini untuk mendapatkanhasil yang baik. pondasi batu kali ini meliputi seluruh detail yang disebutkan / ditunjukkan dalam gambar.Bahan A.2.5.2. Pekerjaan yang berhubungan Pekerjaan Pasangan Batu DPT dan tangga A.2.5.3. Standar PUBI : Peraturan Umum Bahan Bangunan Indonesia 1982 (NI-3) Peraturan Portland Cement Indonesia 1973 (NI-8). A.2.5.4. Pelaksanaan Sebelum pelaksanaan pekerjaan, Kontraktor harus memberikan contoh- contoh material : batu kali, pasir untuk mendapat persetujuan dari Konsultan Pengawas. No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 3 Orang Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Konsultan Pengawas akan dipakai sebagai standar/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor ke site. Kontraktor diwajibkan membuat tempat penyimpanan contoh-contoh yang telah disetujui di Bangsal Konsultan Pengawas. B.2.6 PASANGAN DINDING BATA POT DAN BANGKU B.2.6.1 Dinding bata B.2.6.1.1. Umum − Lingkup Pekerjaan Bagian pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan, pemasangan untuk semua pasangan bata untuk pot bunga dan bangku seperti yang tertera pada gambar, pelaksanaan pemasangannya harus benar-benar mengikuti garis- garis ketinggian dan bentuk-bentuk yang terlihat pada gambar dan disebutkan dalam spesifikasi ini. − Pekerjaan seksi lain yang berkaitan • Dasar ukuran tinggi dan ukuran-ukuran pokok • Pengukuran dan papan bangunan. B.2.6.1.2. Bahan − Batu bata yang digunakan batu bata lokal dengan kualitas terbaik yang disetujui Perencana/Konsultan. B.2.6.1.3. Pelaksanaan − Pasangan batu bata merah, dengan menggunakan aduk MU-300, PM-100 atau setara. − Setelah bata terpasang dengan aduk, nad/siar-siar harus dikerok rata dan dibersihkan dengan sapu lidi dan kemudian disiram air. − Pasangan bata merah harus di letakkan di atas beton kanstin sesuai petunjuk gambar No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 12 orang 2 Waktu Pekerjaan 7 hari No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 6 orang B.2.7 PEKERJAAN PLESTERAN / PENGHALUS ACIAN B.2.7.1.1. Umum − Lingkup pekerjaan − Bagian ini meliputi seluruh pekerjaan plesteran dan kebutuhan persyaratan yang tercantum dibawah ini : − Untuk semua plesteran batu bata merah − Pekerjaan seksi lain yang berkaitan. − Dasar ukuran tinggi dan ukuran-ukuran pokok. − Pengukuran dan papan. − Pasangan Bata ringan. − Syarat-Syarat Plesteran Tembok Dinding Batu bata merah : Tembok dinding batu bata merah yang akan diplester harus datar. Sebelum memulai memplester tembok harus digaruk dengan sapu lidi dan dibersihkan dengan air tawar (air minum). Tebal lapis plester dengan semen instan hanya 8 mm – 10 mm Adukan yang dipakai : semen instan type plasteran dan hanya perlu ditambahkan air secukupnya tanpa material lainnya seperti pasir dan lain-lainnya. B.2.7.1.2. Pelaksanaan Memplester bidang Dinding Batu bata : − Bidang yang akan diplester dibagi dalam beberapa bagian (petakpetak). − Pada keempat sudut petak tembok dipasang paku dengan kepala menonjol ± 3 cm dari bidang, untuk merentangkan benang. − Jarak benang dari sisi tembok 1,5 cm dan bila ada tembok yang menempel pada benang, maka temboknya harus dipahat dulu supaya didapat plester sama tebal dan rata. − Di tempat-tempat tertentu yaitu pada paku dan rentangan benang dibuat plester utama yang berhimpit dengan benang-benang tadi, sebagai standar tebal plester. − Plester utama yang vertikal ini dibuat tiap-tiap jarak 1,00 meter. Setelah ini selesai, benang dapat dilepas. B.2.8 PEKERJAAN BESI NON STRUKTURAL B.2.8.2 Lingkup pekerjaan − Pekerjaan ini Meliputi penyedian secara lengkap akan tenaga, alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan pemasangan besi yang dilaksanakan dibengkel pada tahap pra konstruksi termasuk alat bantu dan alat angkut yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan sehingga dapat dicapai hasil pekerjaan yang bermutu baik. − Mengutamakan keselamatan kerja dengan menyediakan peralatan No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 3 orang keselamatan dan keamanan kerja. B.2.8.3 Bahan dan ketentuan umum − Pekerjaan baja struktural antara lain : − Pekerjaan Tiang Gazebo menggunakan besi galvanis 4 inch medium B lengkap finishing cat besi sesuai gambar. − Pelaksanaan dan pekerjaan rangka baja dan hasilnya harus bermutu baik, dimana semua pekerjaan harus bebas dari puntiran dan tekanan khusus hubungan terbuka. − Semua bagian harus mempunyai ukuran yang tepat, sehingga dalam pemasangan tidak memerlukan bahan pengisi / tambahan, kecuali yang tercantum dalam gambar untuk maksud tersebut. B.2.9 RANGKA ATAP BESI HOLLOW B.2.9.2 Umum − Pasal ini mengatur pelaksanaan pekerjaan baja berikut segala peralatan pendukung yang dibutuhkan seperti tercantum dalam gambar struktur dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari spesifikasi lainnya. − Pekerjaan ini harus dilaksanakan oleh kontraktor yang berpengalaman untuk pekerjaan ini dan harus disetujui oleh konsultan Pengawas. Kontraktor harus mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman sehingga dapat mengatasi seluruh masalah lapangan dengan cepat dan benar B.2.9.3 Lingkup pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengiriman material ke site, perangkaian (assembling) dan ereksi (erection) seluruh pekerjaan pemasangan rangka hollow seperti tercantum dalam gambar kerja meliputi : − Pekerjaan rangka atap Besi hollow Lingkup pekerjaan tidak meliputi : − Pemasangan rangka penutup atap − Pemasangan penutup kap / atap solar tuff flat − Pelaksanaan − Modul mengikuti keterangan pada gambar rencana. − Atap dipasangkan ke rangka atap dengan paku rivet. − Setelah Rangka atap selesai dipasang sesuai petunjuk gambar rencana dalam keadaan baik, kuat dan kokoh, pelaksana harus memberitahukan dan meminta persetujuan dari konsultan pengawas sebelum dipasangi penutup atap. No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 3 orang B.2.10 PENUTUP ATAP SOLAR TUFF FLAT B.2.10.2 Umum − Lingkup Pekerjaan disini meliputi : Pemasangan atas penutup atap lengkap dengan segala acesoriesnya paku, skrup, atau pengait lainnya dan pekerjaan-pekerjaan lain yang berhubungan, sesuai gambar. B.2.10.3 Bahan/ Material. − Bahan Utama adalah solar tuff flat tebal 3mm. B.2.10.4 Pelaksanaan. − Bahan-bahan yang digunakan sebelum dipasang terlebih dahulu harus diserahkan contoh-contohnya kepada Pengawas/Direksi untuk mendapatkan persetujuannya, baik type maupun warna finishingnya. − Sebelum dikerjakan, semua bahan harus ditunjukkan kepada Pengawas/ Direksi mendapatkan persetujuan. Material yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. B.2.11 PENGECATAN B.2.11.2 Umum Lingkup Pekerjaan − Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja, bahan-bahan, biaya, peralatan dan alat-alat bantu yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan ini, hingga dapat tercapai hasil pekerjaan yang bermutu baik dan sempurna. − Semua permukaan permukaan yang tampak (exposed) seperti tercantum dalam Gambar Kerja. Pekerjaan seksi lain yang berkaitan − Pekerjaan plesteran dan acian. − Pekerjaan besi B.2.11.3 Bahan − Bahan : − Cat tembok eksterior : Bahan dasar dari resin emulsi acrylic kualitas baik, yang cocok untuk pemakaian eksterior, dengan formula anti weather Technology, Warna tahan lama dengan colour protect, tahan terhadap lumut dan jamur serta tahan kelupas dan anti kapus. Produk ex-Niipon Paint atau setara. • Lapisan Pertama : • Cat dasar jenis Alkali Penetrating Primer (EASYPRIME). Setara dengan wall sealer 5400 produk Nippon Paint. • Pelaksanaan pekerjaan dengan kuwas. • Ketebalan lapisan 25–40 micron atau daya sebar per liter 13–15 m2. • Tunggu selama minimum 24 jam sebelum pelaksanaan pelapisan berikutnya. No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 4 orang C PEKERJAAN BETON C.2 PEKERJAANBETON C.1.1.Lingkup pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan dan pemasangan semua macam beton biasa termasuk bekisting. Finishing dan pekerjaan-pekerjaan lain sesuai dengan gambar dan persyaratan yang ditentukan − Pekerjaan seksi lain yang berkaitan − Bahan-bahan dan penyimpanan − Dasar ukuran tinggi dan ukuran-ukuran pokok − Pengukuran dan papan bangunan C.1.2. Bahan − Agregat • Agregat untuk pekerjaan beton harus terdiri dari campuran agregat kasar dan halus, berisi batu pecah yang bersih, keras dan awet atau kerikil sungai alam atau kerikil dan pasir dari sumber yang disaring, semua agregat alam harus dicuci. − Semen • Semen yang dipergunakan dalam pekerjaan harus Portland Cement, harus sesuai dengan SK SNI T-15 1991, Kontraktor harus menyediakan contoh semen apabila diminta oleh Direksi, keduanya yaitu contoh dari gudang Kontraktor di lapangan dan dari pabrik. Portland cement yang disimpan dalam gudang lapangan harus memenuhi persyaratan teknis penyimpanan, bilamana Portland Cement telah mengeras, maka tidak boleh dipakai untuk campuran. • Semen ini harus dibawa ke tempat pekerjaan dalam kemasan standard dari pabrik dan terlindung. • Penyimpanannya harus dilaksanakan pada tempat yang tidak lembab dan tidak terkena air (diberi lapisan pada bahagian bawahnya dengan bahan yang kedap air), dan penumpukannya harus sesuai dengan urut- urutan pengiriman. • Tinggi penumpukan tidak boleh lebih dari 2 meter. Semen yang rusak atau tercampur apapun tidak boleh dipakai. − Air Air yang dipakai untuk membuat, merawat beton dan membuat bahan adukan harus dari sumber yang disetujui oleh Direksi dan memenuhi standard SK SNI T-15 1991. − Zat Tambahan − Bekisting • Bekisting harus berbahan dasar kayu minimal kelas kuat III • Dalam kondisi kering udara, tanpa cacat dan dapat menjamin kekokohan struktural selama proses pengecoran dan perawatan beton. − Adukan • Untuk semua pekerjaan konstruksi dan pekerjaan beton utama, perbandingan- perbandingan bahan untuk perencanaan campuran harus ditentukan menggunakan cara yang ditetapkan dalam SNI T-15-1991- 03 dengan gradasi yang sesuai. • Semua beton yang digunakan dalam pekerjaan harus memenuhi persyaratan kekuatan tekan dan slump seperti ditetapkan dalam berikut atau yang disetujui Direksi Teknik, bilamana contoh bahan, perawatan dan pengujian pengujian sesuai dengan pengujian yang disebutkan dalam spesifikasi ini. • Beton yang tidak memenuhi persyaratan slump, pada umumnya akan dianggap di bawah standar dan tidak boleh digunakan dalam pekerjaan, terkecuali Direksi Teknik dapat menyetujui penggunaan terbatas beton tersebut untuk pekerjaan dengan kelas rendah. C.1.3. Pelaksanaan − Bekisting • Bekisting harus dibuat tetap kaku selama pengecoran dan pengerasan dari beton dan untuk memperoleh bentuk permukaan yang diperlukan Kontraktor harus menyerahkan rencana-rencana dan penjelasan tentang bekisting dan harus membuat contoh-contoh bekisting untuk mendapat pengesahan Direksi. C.3 PEKERJAAN PENANAMAN BUNGA DAN POHON C.3.6 Persyaratan Umum Pekerjaan Penanaman bunga − Pemborong harus meminta persetujuan direksi untuk jenis bunga dan pohon yang akan di tanam,tidak di perkenankan menyediakan/mengadakan bunga tanpa persetujuan direksi. C.3.7 Pelaksanaan − Sebelum pelaksanaan penyediaan/penanaman harus kordinasikan dengan direksi untuk jenis dan ukuran bunga dan pohon. C.4 PEKERJAAN PEMBERSIHAN LOKASI Pekerjaan pembersihan adalah usaha untuk membersihkan area proyek dari hal-hal yang tidak termasuk dalam pekerjaan atau barang yang sudah tidak terpakai. Lokasi proyek harus sudah dalam keadaan bersih pada saat penyerahan pertama maupun dalam waktu pemeliharaan sampai waktu penyerahan secara administrative dari segala hal yang dapat mengganggu operasional Area. No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 12 orang 2 Waktu Pekerjaan 10 hari No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 2 orang C.5 PEKERJAAN LAIN- LAIN Hal – hal yang belum masuk ataupun belum diatur dalam persyaratan teknis ini akan dibahas lebih lanjut pada saat pelaksanaan pekerjaan di lapangan atas dasar persetujuan Direksi Teknis – Konsultan Perencana – Konsultan Pengawas dan Pelaksana yang akan dituangkan di dalam Berita Acara Lapangan. No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 8 orang 2 Waktu Pekerjaan 1 hari No. Keterangan 1 Jumlah Pekerja 8 orang 2 Waktu Pekerjaan 1 hari