PEMERINTAH KABUPATEN BONE
DINAS PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN
Jalan R. W. Monginsidi Nomor 5, Watampone, Bone, Sulawesi Selatan,
Telepon (0481) 21023, Laman https://disperkimtan.bone.go.id/, Pos-el
[email protected]
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
KEGIATAN :
PENINGKATAN KUALITAS KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH
DENGAN LUAS DIBAWAH 10 Ha
PEKERJAAN :
PEMBANGUNAN JALAN LINGKUNGAN
Pekerjaan ini merupakan proyek pembangunan atau rehabilitasi jalan lingkungan
dengan menggunakan paving block tebal 8 cm, mutu beton K-300, yang dipasang
di atas lapisan pasir urug setebal 9 cm. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan
kualitas infrastruktur lingkungan, mempermudah akses mobilitas warga, serta
menciptakan lingkungan yang lebih tertata, aman, dan nyaman.
I. Sumber Dana Dan Perkiraan Biaya
1. Sumber dana untuk pekerjaan ini adalah berasal dari Anggaran
APBD DAU Kabupaten Bone tahun 2025.
2. Total perkiraan biaya disesuaikan dengan kemampuan
anggaran APBD DAU Kab. Bone Tahun 2025
II. Lingkup Pekerjaan
1. Pekerjaan Persiapan
• Membersihkan lokasi proyek dari semak, sampah, dan material
yang mengganggu.
• Pengukuran dan pemasangan bowplank untuk menentukan
dimensi dan elevasi jalan.
• Mobilisasi alat dan bahan ke lokasi pekerjaan.
2. Pekerjaan Galian dan Pemadatan
• Melakukan galian tanah sesuai ketebalan konstruksi yang
direncanakan.
• Pemadatan tanah dasar menggunakan stamper atau baby roller
hingga mencapai kepadatan optimal.
1. Pemasangan Alas Pasir Urug 9 cm
• Sebaran pasir urug setebal 9 cm diratakan di atas tanah dasar yang
sudah dipadatkan.
• Alas pasir berfungsi sebagai bedding layer yang membantu
distribusi beban dan meratakan permukaan.
4. Pemasangan Paving Block 8 cm K-300
• Paving block dipasang mengikuti pola sesuai desain (zig-zag, bata,
anyaman, dll).
• Ketebalan 8 cm dan mutu K-300 memungkinkan jalan menahan
beban kendaraan ringan hingga sedang.
• Pemasangan dilakukan secara manual dengan benang acuan
agar rapi dan memiliki kemiringan drainase yang baik.
5. Pengisian Nat (Celah antar Paving)
• Pasir kering disapu ke seluruh permukaan paving untuk mengisi
celah (nat) agar paving terkunci secara stabil.
• Proses ini juga mencegah pergeseran antar paving block.
6. Pemadatan Akhir
• Setelah pengisian nat, seluruh permukaan paving dipadatkan
dengan baby roller atau stamper plate.
• Pemadatan ini memastikan kestabilan permukaan jalan dan
memperkuat sistem penguncian antar paving block.
7. Pekerjaan Tepi (Opsional)
• Pemasangan kansteen di sisi kiri/kanan sebagai pembatas jalan dan
penahan pergeseran paving.
8. Pemasangan Kansteen (Jika Ada)
• Kansteen dipasang di sisi jalan sebagai pembatas dan pengunci
tepi untuk menjaga kestabilan paving block.
III. Spesifikasi Umum.
• Paving Block: Tebal 8 cm, mutu beton K-300
• Alas Pasir Urug: Tebal 9 cm
• Pola Pemasangan: Disesuaikan (zig-zag, bata, dll)
• Kemiringan Drainase: ±2% untuk aliran air
• Pemadatan: Menggunakan baby roller atau stamper
• Perkuatan Tepi: Kansteen atau beton pinggir
IV. Manfaat Pekerjaan
• Memperbaiki akses jalan warga lingkungan secara permanen.
• Meminimalkan genangan air dengan sistem drainase alami melalui
celah paving.
• Struktur jalan yang kuat dan tahan lama berkat paving K-300 dan
pemadatan yang baik.
• Estetika lingkungan meningkat, ramah lingkungan, serta mudah
perawatan.
PEMERINTAH KABUPATEN BONE
DINAS PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN
Jalan R. W. Monginsidi Nomor 5, Watampone, Bone, Sulawesi Selatan,
Telepon (0481) 21023, Laman https://disperkimtan.bone.go.id/, Pos-el
[email protected]
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
KEGIATAN :
PENINGKATAN KUALITAS KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH
DENGAN LUAS DIBAWAH 10 Ha
PEKERJAAN :
PEMBANGUNAN / REHABILITASI DRAINASE
1.Pengertian
Pekerjaan drainase dalam kota adalah kegiatan perencanaan,
pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan sistem saluran air untuk
mengalirkan air hujan dan limpasan permukaan secara terkendali, sehingga
tidak menimbulkan genangan atau banjir di lingkungan perkotaan.
2. Tujuan
• Mencegah terjadinya genangan air dan banjir.
• Menjaga kondisi jalan dan infrastruktur kota agar tidak cepat rusak akibat air.
• Mendukung kesehatan dan kebersihan lingkungan.
• Meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
I. Sumber Dana Dan Perkiraan Biaya
1. Sumber dana untuk pekerjaan ini adalah berasal dari Anggaran
APBD DAU Kabupaten Bone tahun 2025.
2. Total perkiraan biaya disesuaikan dengan kemampuan
anggaran APBD DAU Kab. Bone Tahun 2025
II. Ruang Lingkup Pekerjaan
• Survei dan pemetaan saluran eksisting.
• Perencanaan teknis drainase baru atau rehabilitasi.
• Pembersihan saluran dari sampah, lumpur, dan sedimen.
• Pembangunan saluran baru, seperti saluran U-ditch, box culvert, atau
gorong-gorong.
• Perbaikan saluran rusak, seperti penggantian tutup saluran,
perkuatan dinding, atau perbaikan fondasi.
• Peninggian dan pelebaran saluran sesuai kebutuhan kapasitas alir.
• Pemasangan sumur resapan, bila diperlukan untuk mengurangi
limpasan.
• Pemeliharaan berkala, termasuk pembersihan dan inspeksi saluran
secara rutin.
III. Jenis Pekerjaan Drainase Dalam Kota.
• Drainase permukaan (surface drainage): saluran air di permukaan
seperti selokan pinggir jalan.
• Drainase bawah tanah (subsurface drainage): jaringan pipa atau
saluran tertutup yang mengalirkan air di bawah permukaan tanah.
• Saluran sekunder dan tersier: menghubungkan saluran lingkungan
dengan saluran utama kota.
• Drainase lingkungan pemukiman, komersial, dan industri.
IV. Material yang digunakan
• Beton pracetak (U-ditch, box culvert)
• Pipa PVC / HDPE (untuk saluran tertutup)
• Pasangan batu kali / bata beton
• Besi penutup saluran (grill)
V. Peralatan yang Digunakan
• Excavator mini dan besar
• Dump truck (pengangkut lumpur/sampah)
• Pompa air (untuk pengurasan)
• Alat manual (sekop, cangkul, dll)
VI. Tantangan Dilapangan
• Lokasi padat penduduk
• Gangguan utilitas bawah tanah (pipa, kabel)
• Kurangnya kesadaran masyarakat soal kebersihan saluran
• Pembebasan lahan bila saluran harus diperlebar.