PEMERINTAH KABUPATEN BONE
DINAS PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN
Jalan R. W. Monginsidi Nomor 5, Watampone, Bone, Sulawesi Selatan,
Telepon (0481) 21023, Laman https://disperkimtan.bone.go.id/, Pos-el
[email protected]
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
KEGIATAN :
PENINGKATAN KUALITAS KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH
DENGAN LUAS DIBAWAH 10 Ha
PEKERJAAN :
PEMBANGUNAN / REHABILITASI DRAINASE
1.Pengertian
Pekerjaan drainase dalam kota adalah kegiatan perencanaan,
pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan sistem saluran air untuk
mengalirkan air hujan dan limpasan permukaan secara terkendali, sehingga
tidak menimbulkan genangan atau banjir di lingkungan perkotaan.
2. Tujuan
• Mencegah terjadinya genangan air dan banjir.
• Menjaga kondisi jalan dan infrastruktur kota agar tidak cepat rusak akibat air.
• Mendukung kesehatan dan kebersihan lingkungan.
• Meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
I. Sumber Dana Dan Perkiraan Biaya
1. Sumber dana untuk pekerjaan ini adalah berasal dari Anggaran
APBD DAU Kabupaten Bone tahun 2025.
2. Total perkiraan biaya disesuaikan dengan kemampuan
anggaran APBD DAU Kab. Bone Tahun 2025
II. Ruang Lingkup Pekerjaan
• Survei dan pemetaan saluran eksisting.
• Perencanaan teknis drainase baru atau rehabilitasi.
• Pembersihan saluran dari sampah, lumpur, dan sedimen.
• Pembangunan saluran baru, seperti saluran U-ditch, box culvert, atau
gorong-gorong.
• Perbaikan saluran rusak, seperti penggantian tutup saluran,
perkuatan dinding, atau perbaikan fondasi.
• Peninggian dan pelebaran saluran sesuai kebutuhan kapasitas alir.
• Pemasangan sumur resapan, bila diperlukan untuk mengurangi
limpasan.
• Pemeliharaan berkala, termasuk pembersihan dan inspeksi saluran
secara rutin.
III. Jenis Pekerjaan Drainase Dalam Kota.
• Drainase permukaan (surface drainage): saluran air di permukaan
seperti selokan pinggir jalan.
• Drainase bawah tanah (subsurface drainage): jaringan pipa atau
saluran tertutup yang mengalirkan air di bawah permukaan tanah.
• Saluran sekunder dan tersier: menghubungkan saluran lingkungan
dengan saluran utama kota.
• Drainase lingkungan pemukiman, komersial, dan industri.
IV. Material yang digunakan
• Beton pracetak (U-ditch, box culvert)
• Pipa PVC / HDPE (untuk saluran tertutup)
• Pasangan batu kali / bata beton
• Besi penutup saluran (grill)
V. Peralatan yang Digunakan
• Excavator mini dan besar
• Dump truck (pengangkut lumpur/sampah)
• Pompa air (untuk pengurasan)
• Alat manual (sekop, cangkul, dll)
VI. Tantangan Dilapangan
• Lokasi padat penduduk
• Gangguan utilitas bawah tanah (pipa, kabel)
• Kurangnya kesadaran masyarakat soal kebersihan saluran
• Pembebasan lahan bila saluran harus diperlebar.