No. Gambar I - 08
Jml. Gambar 03
Galian Biasa
Mobilisasi Manajemen dan Keselamatan Lalu Lilntas
Kegiatan pengaturan lalu lintas dilakukan dengan tujuan untuk
Dalam waktu 7 hari setelah Penandatangan Kontrak,
1 PEMBONGKARAN / PENGGALIAN 2 LOADING MATERIAL GALIAN 3 HANDLING
menjamin akses lalu lintas pada jalan lama selama masa
Kontraktor harus melaksanakan Rapat Pra
konstruksi pekerjaan jalan atau jembatan baru. Jalan harus
Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri
terbuka untuk lalu lintas dan dalam kondisi yang aman dan dapat
Pemilik, Direksi Pekerjaan, Wakil Direksi Pekerjaan
digunakan, termasuk keamanan pemukiman yang terletak di
(bila ada) dan Kontraktor untuk membahas semua hal
sepanjang lokasi dan yang berdekatan dengan lokasi pekerjaan
baik yang teknis maupun yang non teknis dalam
Urutan pekerjaan pada Galian Biasa adalah sebagai berikut :
pembangunan jalan atau jembatan.
proyek
1.Penggalian dilakukan dengan menggunakan Excavator,
Pekerjaan ini menjaga keselamatan umum serta kelancaran lalu lintas yang melalui sepanjang dan di
Program mobilisasi harus menetapkan waktu untuk 2.Selanjutnya Excavator menuangkan material hasil galian ke dalam Dump Truck,
sekitar lokasi pekerjaan, memasang dan memelihara rambu-rambu lalu lintas, penghalang dan
semua kegiatan mobilisasi yang disyaratkan.
3.Dump Truck membuang material hasil galian keluar lokasi jalan.
fasilitas-fasilitas lainnya. Selain itu petugas bendera juga akan ditempatkan untuk mengatur lalu lintas
pada semua tempat kegiatan pelaksanaan pekerjaan yang berpotensi untuk mengganggu lalu lintas,
terutama pada lokasi-lokasi persimpangan dan pada ruas jalan satu arah.
1 MOBILISASI PERALATAN
Galian Batu
Pengamanan Lingkungan Hidup
1 PEMBONGKARAN / PENGGALIAN 2 LOADING MATERIAL GALIAN 3 HANDLING
Pengamanan lingkungan hidup untuk proyek pembangunan jalan
dan jembatan ini yang dimaksud adalah akibat dampak penting
yang diperkirakan akan timbul setelah pelaksanaan proyek dapat
2 PEMBUATAN DIREKSI KEET
terjadi pada berbagai komponen lingkungan yang meliputi
Direksi Keet digunakan sebagai tempat bekerja bagi para staf baik
komponen fisika-kimia, biologi serta sosial ekonomi, sosial
staf dari kontraktor, pengawas, maupun pemilik proyek di Urutan pekerjaan pada Galian Batu adalah sebagai berikut :
budaya dan kesejahteraan masyarakat, yang berupa dampak
lapangan. Tidak dibangun secara permanen dengan berbagai 1.Penggalian dilakukan dengan menggunakan kombinasi Excavator dan Breaker.
positif maupun negatif baik yang bersifat langsung dan tidak
fasilitas berupa meja rapat, meja kerja, kursi lipat, sanitasi/MCK, 2.Selanjutnya Excavator menuangkan material hasil galian ke dalam Dump Truck,
langsung dalam skala ruang dan waktu yang berbeda sesuai
lemari dokumen, komputer, pendingin udara, mesin fotocopy dan
dengan tahapan pelaksanaan proyek. 3.Dump Truck membuang material hasil galian keluar lokasi jalan.
Fax, white board, lemari penyimpanan alat K3, jas hujan/payung,
dan genset.
Dampak negatif yang diperkirakan akan terjadi dapat diminimalkan atau diperkecil melalui pelaksanaan
pengelolaan lingkungan hidup yang berupa tindakan atau upaya-upaya mencegah, mengendalikan dan
3 PEMBUATAN BARAK KERJA
Galian Struktur
menanggulangi dampak penting yang bersifat negatif dan meningkatkan dampak positif dan
Barak Kerja dibuat pada tempat strategis dilokasi area kerja yang
pelaksanaan pemantauan lingkungan hidup yang berupa tindakan pemantauan terhadap perubahan
dapat dengan mudah ditempuh oleh pekerja. Sedangkan untuk gudang
1 PEMBONGKARAN / PENGGALIAN 2 LOADING MATERIAL GALIAN 3 HANDLING
komponen atau parameter lingkungan hidup sebagai dampak penting yang akan timbul sebagai akibat
akan dibuat berdekatan tempatnya dengan Barak tersebut dengan
pelaksanaan proyek.
ukuran yang cukup untuk menyimpan bahan material yang di tumpuk
digudang sebelum dipergunakan, Barak kerja dan gudang terbuat dari
dinding papan dan atap seng dan lantai beton cor sesuai luas
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
bangunan tersebut serta dilengkapi juga dengan cahaya penerangan.
Pekerjaan ini mancakup ketentuan-ketentuan penanganan
Urutan pekerjaan pada Galian Struktur adalah sebagai berikut :
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi kepada setiap
1.Penggalian dilakukan dengan menggunakan Excavator dengan mempertimbangkan kemiringan
4 PENGUKURAN DAN GAMBAR PELAKSANAAN
orang yang berada di tempat kerja yang berhubungan dengan
lereng agar stabil,
Untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dilakukan
pemindahan bahan baku, penggunaan peralatan kerja konstruksi,
pengukuran terlebih dahulu, untuk pelaksanaan pekerjaan 2.Selanjutnya Excavator menuangkan material hasil galian ke dalam Dump Truck,
proses produksi dan lingkungan sekitar tempat kerja.
pengukuran tersebut harus disaksikan oleh Direksi yang akan
3.Dump Truck membuang material hasil galian keluar lokasi jalan.
Penanganan K3 mencakup penyediaan sarana pencegah
menunjukkan titik referensi. Patok-patok sementara yang dipasang
kecelakaan kerja dan perlindungan kesehatan kerja konstruksi 4.Scoring dan Bracing
dibuat dari kayu, dipasang pada setiap jarak antara 25 sampai 50
maupun penyediaan personil yang kompeten dan organisasi
meter atau ditentukan dalam jarak lain, menurut pertimbangan 5.Setelah bangunan bawah selesai dilaksanakan, pengurugan kembali dilakukan dengan bahan yang
pengendalian K3 konstruksi sesuai dengan tingkat risiko yang
teknis oleh Direksi. Patok-patok ini dipasang sedemikian rupa disetujui oleh Pengawas Pekerjaan (tanpa pemadatan).
ditetapkan oleh Pengawas Pekerjaan.
sehingga tidak mudah goyang atau hilang, dimana ketinggian
patok tersebut dapat diketahui dari hasil pengukuran. Agar mudah
terlihat patok tersebut dicat berwarna merah.
Membuat gambar pelaksanaan mulai dari awal
pelaksanaan hingga sampai akhir pelaksanaan Mc.0
- Mc.100. Setiap hasil pengukuran baik data ukur dan
gambar harus diketahui dan diparaf dan ditanda
tangani oleh Kontraktor, Direksi dan Konsultan.
No. Gambar I - 08
Jml. Gambar 03
Galian Perkerasan Beraspal tanpa Cold Milling Machine Penyiapan Badan Jalan Laston Lapis Aus (AC-WC) & Laston Lapis Antara (AC-BC)
1 PEMBONGKARAN / PENGGALIAN 2 LOADING MATERIAL GALIAN 3 HANDLING 1 PERATAAN 2 PEMADATAN 1 BASE CAMP
Urutan pekerjaan pada Penyiapan badan Jalan adalah sebagai berikut :
Urutan pekerjaan pada Galian Perkerasan Beraspal tanpa Cold Milling Machine adalah sebagai berikut :
2 PRODUKSI
1. Motor Grader merapikan dan meratakan permukaan eksisting yang sudah rusak,
1.Penggalian atau pembongkaran dilakukan dengan menggunakan Jack Hammer,
2.Tandem / Vibro Roller memadatkan permukaan yang telah disiapkan oleh Motor Grader,
2.Selanjutnya Excavator menuangkan material hasil galian kedalam Dump Truck,
3.Sekelompok pekerja akan membantu membersihkan top grade.
KAMAZ
3.Dump Truck membuang material hasil galian keluar lokasi jalan.
3 PENGANGKUTAN 4 PENGHAMPARAN
Galian Perkerasan Berbutir Lapis Fondasi Agregat
1 PEMBONGKARAN / PENGGALIAN 2 LOADING MATERIAL GALIAN 3 HANDLING 1 BASE CAMP 2 LOADING MATERIAL 3 PENGANGKUTAN
5 PEMADATAN-1 6 PEMADATAN-2 7 PEMADATAN-3
(Breakdown Rolling) (Intermediate Rolling) (Finish Rolling)
Urutan pekerjaan pada Galian Perkerasan Berbutir adalah sebagai berikut :
4 PENGHAMPARAN 5 PEMADATAN
1.Penggalian atau pembongkaran dilakukan dengan menggunakan Excavator,
2.Selanjutnya Excavator menuangkan material hasil galian ke dalam Dump Truck,
Urutan pekerjaan pada Laston Lapis Aus (AC-WC) adalah sebagai berikut :
3.Dump Truck membuang material hasil galian keluar lokasi jalan.
1. Wheel Loader memuat Agregat ke dalam Cold Bin AMP,
Urutan pekerjaan pada Lapis Fondasi Agregat Kelas A adalah sebagai berikut :
2.Agregat, aspal, dan bahan anti pengelupasan dicampur dan dipanaskan dengan AMP untuk
1. Wheel Loader memuat material Lapis Fondasi Agregat ke dalam Dump Truk, dimuat langsung ke dalam Dump Truck dan diangkut ke lokasi pekerjaan,
Timbunan Biasa / Timbunan Pilihan
2.Dump Truck mengangkut Lapis Fondasi Agregat Kelas A dengan kadar air 3.Campuran panas AC dihampar dengan Finisher dan dipadatkan dengan Tandem (awal dan akhir)
& Pneumatic Tire Roller (antara),
yang memenuhi ke lokasi pekerjaan dan dihampar dengan Motor Grader,
4.Selama pemadatan, sekelompok pekerja akan merapikan tepi hamparan dengan menggunakan
3.Hamparan agregat dipadatkan dengan Vibratory Roller,
1 QUARRY 2 LOADING MATERIAL 3 PENGANGKUTAN Alat Bantu.
4.Selama pemadatan, sekelompok pekerja akan merapikan tepi hamparan dengan menggunakan
Alat Bantu,
5.Bahan yang tidak terjangkau mesin gilas, harus dipadatkan dengan alat mekanis atau pemadat lain
yang disetujui,
Beton Struktur (Mutu Rendah)
6.Pemadatan dilanjutkan sampai seluruh lokasi terpadatkan rata.
4 PENGHAMPARAN 5 PEMADATAN
1 PENGANGKUTAN MATERIAL 2 PENCAMPURAN DAN PENGHAMPARAN
Lapis Resap Pengikat - Aspal Cair/Emulsi & Lapis Perekat - Aspal Cair/Emulsi
1 PENGANGKUTAN 2 PEMBERSIHAN 3 PENYEMPROTAN
Urutan pekerjaan pada Timbunan Pilihan /Biasa dari Sumber Galian adalah sebagai berikut :
Urutan pekerjaan pada Beton Struktur adalah sebagai berikut :
1.Whell Loader memuat ke dalam Dump Truck di quarry,
1. Semen, pasir, batu kerikil dan air dicampur dan diaduk menjadi beton dengan menggunakan
2.Dump Truck mengangkut ke lokasi pekerjaan, Concrete Mixer,
2.Beton di-cor ke dalam bekisting yang telah disiapkan,
3.Material dihampar dengan menggunakan Motor Grader, Urutan pekerjaan pada Lapis Resap Pengikat atau Lapis Perekat - Aspal Cair/Emulsi adalah sebagai berikut :
3.Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan.
4.Hamparan material disiram air dengan Watertank Truck (sebelum pelaksanaan pemadatan)
1. Aspal Emulsi dimasukkan ke dalam distributor aspal,
dan dipadatkan dengan menggunakan Tandem Roller 2.Permukaan yang akan dilapis dibersihkan dari debu dan kotoran dengan Air Compressor,
3. Aspal emulsi disemprotkan dengan Asphalt Sprayer ke atas permukaan yang akan dilapis.
5.Selama pemadatan sekelompok pekerja akan merapihkan tepi hamparan dan level permukaan
dengan menggunakan alat bantu.
No. Gambar I - 08
Jml. Gambar 03
Beton Struktur (Mutu Sedang) Bronjong dengan Kawat yang Dilapisi Galvanis
1 PRODUKSI 2 PENGANGKUTAN
1 PENGANGKUTAN MATERIAL 2 PEMASANGAN BATU BRONJONG
KAMAZ
Urutan pekerjaan pada Bronjong dengan kawat yang dilapisi Galvanis adalah sebagai berikut :
1.Keranjang bronjong dibentangkan dengan kuat untuk memperoleh bentuk serta posisi yang
3 PEMBENTUKAN DAN PERAPIHAN
benar dengan menggunakan batang penarik
2.Batu dimasukkan satu demi satu sehingga diperoleh kepadatan maksimum dan rongga
seminimal mungkin,
3.Setelah pengisian, tepi dari tutup atas harus dibentangkan dengan batang penarik pada
permukaan atasnya dan diikat,
Urutan pekerjaan pada Beton Struktur adalah sebagai berikut :
4.Bilamana keranjang dipasang satu di atas yang lainnya, sambungan vertical harus dibuat
1. Semen, pasir, batu kerikil dan air dicampur dan diaduk menjadi beton dengan menggunakan
berselang-seling.
Concrete Mixing Plant,
2.Campuran beton diangkut ke lokasi pekerjaan dengan menggunakan Truk Mixer,
Marka Jalan Termoplastik
3.Beton di-cor ke dalam bekisting yang telah disiapkan kemudian digunakan concrete vibrator
untuk membantu pemadatan beton.
4.Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan.
Baja Tulangan
Urutan pekerjaan pada Marka Jalan Termoplastik adalah sebagai berikut :
1.Pembersihan permukaan jalan dari debu atau kotoran dengan menggunakan compressor,
2.Selanjutnya dilakukan Pre marking dengan menggunakan tali/tambang kemudian di marking
Urutan pekerjaan pada Baja Tulangan adalah sebagai berikut : dengan menggunakan cat yang bukan permanen untuk menandai panjang maupun jenis dari
marka jalan,
1.Pabrikasi besi beton mengacu pada gambar desain yang ada dengan terlebih dahulu membuat
3.Pencampuran bahan-bahan marka jalan dengan menggunakan unit Preheater,
daftar potong bengkok besi,
4.Pengecatan marka jalan dengan menggunakan,
2.Besi yang sudah dipabrikasi disimpan berdasarkan dengan urutan pemasangannya, supaya
5.Glass bit diberikan/ditebarkan dengan tenaga manusia segera setelah cat marka disemprotkan,
pada saat pemasangan tidak tercecer ataupun salah pemasangan nomor besinya,
6.Penyelesaian dan perapihan.
3.Setelah lokasi siap kemudian besi disetel atau dirangkai sesuai dengan gambar rencana
pembesian dan telah diperiksa.
Pasangan Batu
1 PENGANGKUTAN MATERIAL 2 PEMASANGAN BATU DAN MORTAR
Urutan pekerjaan pada Pasangan Batu adalah sebagai berikut :
1. Semen, pasir dan air dicampur dan diaduk menjadi mortar dengan menggunakan Concrete
Mixer dan alat bantu,
2.Batu dibersihkan dan dibasahi seluruh permukaannya sebelum dipasang,
3.Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 8 June 2018 | - Pembangunan Pasar Ikan Modern Di Kab Bandung | Kementerian Kelautan Dan Perikanan | Rp 27,869,850,000 |
| 17 June 2016 | Pembangunan Sarana Dan Prasarana Pabrik Rumput Laut | Ukpbj Kabupaten Bone | Rp 16,209,590,000 |
| 13 May 2019 | Peningkatan D.I. Waru-Waru Kab. Bone | Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan | Rp 14,240,700,000 |
| 19 June 2020 | Pembangunan Jembatan Paket 01 | Kab. Bone | Rp 13,000,000,000 |
| 15 April 2020 | Pembangunan Jembatan Paket 03 | Kab. Bone | Rp 10,500,000,000 |
| 23 November 2020 | Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bone ( Ta. 2021 ) | Kab. Bone | Rp 9,800,000,000 |
| 5 April 2018 | Peningkatan D.I. Waru - Waru Kab. Bone | Provinsi Sulawesi Selatan | Rp 9,000,000,000 |
| 26 March 2017 | Pembangunan Jembatan Sungai Cege Kec. Mare | Pemerintah Daerah Kabupaten Bone | Rp 8,000,000,000 |
| 23 May 2016 | Pembangunan Pasar Rakyat Balle Kecamatan Kahu Kab. Bone | Ukpbj Kabupaten Bone | Rp 7,430,000,000 |
| 3 August 2015 | Pembangunan Pasar Rakyat Parigi Kec. Lappariaja | Ukpbj Kabupaten Bone | Rp 6,970,300,000 |