PENJELASAN TEKNIS
Pekerjaan Pemeliharaan jalan
URAIAN UMUM
Pekerjaan yang dilakukan adalah Pemeliharaan Jalan Desa Jembungan Kecamatan Banyudono
Kabupaten Boyolali
DIVISI 1. Umum
a. Mobilisasi**
Lingkup kegiatan mobilisasi yang di lakukan dalam paket pekerjaan meliputi :
1. Sewa atau membuat brak penyimpanan barang matrial dan peralatan.
2. Mobilisasi dan demobilisasi semua personil penyedia jasa sesuai dengan kebutuhan serta
alat kerja pendukung kegiatan.
3. Pembuatan papan informasi kegiatan uk 1.5 m x 1.2 m bahan MMT Printing dan tiang
kayu kasso.
4. Uitset, pengukuran ulang dan stackout rencana.
b. Administrasi dan dokumentasi
Kegiatan administrasi dan dokumentasi merupakan suatu kegiatan dimana penyedia jasa
mengambil, menyimpan, menghitung dan melaporkan segala perubahan yang terjadi di
lapangan dalam bentuk dokumen yang sesuai dengan ketentuan, Semua harus dikumpulkan
dan diserahkan secara lengkap 7 (tujuh) hari sebelum serah terima pertama pekerjaan
(PHO), berikut dokumen yang harus diserahkan :
1. Administrasi pekerjaan sesuai dengan ketentuan, Laporan, Request mingguan, Back up
volume mingguan, Progres pekerjaan (Time Scadule) dan perhitungan tambah kurang
volume pekerjaan.
2. Dokumentasi semua tahapan kegiatan meliputi 0% 50% dan 100% yang di kerjakan.
3. Menyusun dan Mengumpulkan Laporan harian, mingguan dan bulanan sesuai
ketentuan.
4. Surat menyurat terkait perijinan dan permohonan untuk menunjang semua kegiatan
yang akan di lakukan.
5. Pembuatan gambar acuan kerja shop drawing dan gambar hasil pekerjaan asbuild
drawing.
DIVISI 2. Sistem Menejemen Keselamatan Konstruksi
“ Tidak ada Pekerjaan Sistem Menejemen Keselamatan Konstruksi”
DIVISI 3. Drainase
“ Tidak ada Pekerjaan Drainase”
DIVISI 4. Pekerjaan Tanah dan Geosintetik
“ Tidak ada Pekerjaan Tanah dan Geosintetik”
DIVISI 5. Pekerjaan Preventif
a. Latasir kelas A (SS-A) (hampar manual)
Pekerjaan ini mencakup pengadaan, pengakutan dan penghamparan, sebelum melakukan
pengadaan penyedia jasa harus memberikan Job mix formula dan hasil pengujian matrial
yang di setujui oleh direksi, pengendali teknis dan pengawas, campuran beraspal di produksi
dengan alat mekanis di Aspal Mixing Plant, matrial aspal panas di angkut ke lokasi pekerjaan
menggunakan dump truk yang memiliki penutup yang dapat menahan panas dan oksidasi
bahan.
Penghamparan di lakukan secara manual di tujukan untuk kegiatan yang memiliki kuantitas
tergolong kecil, lokasi yang tidak memungkinkan, kebutuhan leveling skala kecil dan
patching perkerasaan lama.
Sebelum penghamparan penyedia jasa harus memberikan Job Mix formula dan hasil
pengujian bahan penyusun campuran aspal panas dan di setujui direksi, pengendali teknis
dan pengawas. Penyedia jasa harus bersedia memperbaiki hasil hamparan apabila terjadi
kekurangan, kecacatan dan kerapian secara langsung
Pemadatan di utamakan menggunakan alat mekanis sesuai perintah direksi, pengendali
teknis atau pengawas yang menyesuaikan kondisi lahan, kebutuhan dan efektifitas kerja
Perhitungan pembayaran sesuai dengan hasil luasan terhampar, ketebalan relatif , dan berat
jenis relatif yang dapat dimungkinkan dengan pengambilan sampel kepadatan di lapangan,
asumsi pekerjaan ini sesuai dengan analisa 5.6.(1.a)
DIVISI 6. Pekerjaan Berbutir dan Perkerasaan Beton Semen
“ Tidak ada Pekerjaan Berbutir dan Perkerasaan Beton Semen
DIVISI 7. Pekerjaan Aspal
a. Lapis Perekat - Aspal Cair
Pekerjaan ini harus mencakup penyediaan, pembersihan, penyiapan lahan dan
penghamparan bahan aspal pada permukaan yang akan di lakukan pelapisan dengan
campuran aspal struktur jalan di atasnya
Penyedia jasa harus memiliki ijin dari pengawas sebelum melakukan penghamparan aspal
lapis perekat, dengan di semprot pada permukaan yang kering tanpa ada genangan air, tidak
di perbolehkan di lakukan penyemprotan pada saat angin kencang, hujan dan akan turun
hujan, dengan keadaan perkerasaan di bawahnya sudah siap sesuai elevasi rencana ataupun
leveling rencana yang di syaratkan dalam kontrak.
Bahan penyusun yang di gunakan aspal cair dengan penguapan cepat atau sedang ataupun
aspal keras pen 60-70 yang di encerkan bensin atau kerosin sesuai dengan spesifikasi umum.
Besaran kuantitas aspal perekat yang digunakan setiap liter/m2nya sesuai dengan kontrak,
Penyedia jasa di haruskan melakukan pembersihan lahan sebelum penyemprotan dilakukan
dengan alat semi mekanis (aspal distributor) yang dapat di atur kuantitas, pemanas dan
penyebaran penyemprotannya (nossel),
Setelah di lakukan penyemprotan di usahan lahan untuk di tunggu hingga aspal melakukan
setting sesuai dengan tipe yang digunakan, dan dapat di bantu dengan lintasan tire roller
secukupnya agar permukaan aspal cair perekat dapat merata pada permukaan dibawahnya.
penyedia jasa di wajibkan memperbaiki dan melakukan penyemprotan ulang apabila ada
kecacatan, ketidak rataan ataupun kekurangan area sesuai dengan perintah pengawas.
Semua lahan penyemprotan harus di ambil sampel dengan asumsi per 200 m panjang lahan
terdapat 3 tiga titik penempatan sampel paper test yang tidak boleh di tempatkan kurang
0.5m dari tepi jalur atau 10 m dari titik awal penyemprotan serta setiap titik minimal
memiliki jarak 5 x semprotan melintang .
Perhitungan pembayaran sesuai dengan spesifikasi umum yaitu rata – rata kuantitas aspal
dari seluruh pengujian paper test dengan tidak adanya simpangan hasil yang melibihi 5%
rata rata keseluruhan, tidak ada pembayaran tambahan yang dilakukan untuk pekerjaan
tambahan atau perbaikan, asumsi pekerjaan ini sesuai dengan analisa 7.1 (2a).
b. Lapis Penetrasi Macadam
Pekerjaan ini mencakup pengadaan matrial , penghamparan dan pemadatan, sebelum
melakukan pengadaan matrial penyedia jasa di haruskan melakukan pengujian bahan
material penyusun dan telah di setujui oleh direksi, pengendali teknis dan pengawas agar
dapat di gunakan
Jenis dan ukuran matrial menyesuaikan ketebalan rencana yang dimana ketebalan nominal
lapis penetrasi makadam terdiri dari 4 – 7 cm . aspal perekat yang digunakan merupakan
jenis aspal padat yang di cairkan .
Penyedia jasa di wajibkan melakukan permohonan sebelum memulai penghamparan dengan
memperhatikan ketersediaan matrial , kesesuaian matrial , alat pemadata dan kesiapan lahan
yang akan di kerjakan
Susunan dan kadar aspal perekat harus di sesuaikan dengan rencana dan kontrak, pengawas
harus selalu melakukan pengkontrolan pelaksanaan, untuk jenis overlay pengambilan
sampel dapat di ambil 2 titik di setiap 100 meter panjang dan untuk patching penambalan
dapat di sesuaikan dan mengikuti perintah dari pegawas
Pemadatan menggunakan bantuan alat mekanis setara tandem roller dengan kapasitas yang
telah di tentukan sesuai kontrak dan anjuran pengawas
Perhitungan dan pembayaran berdasarkan luas area, tebal dan memperhatikan parameter
hasil pengujian kadar aspal yang tercapai. Asumsi pekerjaan ini sesuai dengan analisa 7.7.(1)
DIVISI 8. Struktur
“ Tidak ada Pekerjaan Struktur”
DIVISI 9. Rehabilitasi Jembatan
“ Tidak ada pekerjaan rehabilitasi jembatan”
DIVISI 10. Pekerjaan Harian dan Pekerjaan Lain – Lain
“ Tidak ada Pekerjaan Harian dan Pekerjaan Lain – Lain
DIVISI 11. Pekerjaan Pemeliharaan
“ Tidak ada Pekerjaan Pemeliharaan”