URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Salah satu upaya untuk menjaga ketersediaan pakan ternak adalah mendorong
kemandirian pakan di kelompok ternak. Dengan pembuatan pakan ternak silase secara mandiri
yang dapat dijaga kualitasnya sehingga dapat memenuhi kebutuhan ternak sesuai dengan
standar pada musim kemarau khususnya. Dalam pembuatan pakan silase dibutuhkan gedung
pengolahan yang memenuhi standar bakunya. Proses Pengadaan dilaksanakan secara E - PL.
Pembangunan Gedung olahan pakan konsentrat dilaksanakan selama 90 (sembilan puluh) hari
kalender dengan spesifikasi dan rab sesuai kak.
Misi Pembangunan Daerah Kabupaten Boyolali berdasarkan RPJMD Tahun 2021-2026
adalah Boyolali Kota Susu, Lumbung Pangan Nasional.
Penjabaran Misi ke-3 yaitu Boyolali Kota Susu, Lumbung Pangan Nasional adalah:
1. Mempertahankan tradisi Boyolali kota susu, penghasil daging, pengembangan produksi
perikanan darat, serta sektor peternakan lainnya adalah sesuatu yang prioritas.
2. Boyolali lumbung pangan sebagai aplikasi dari konsep ketahanan pangan (food security)
lokal dan nasional terus dipertahankan dan dikembangkan, dengan prinsip pertanian
yang maju, lestari, budaya saing internasional, dan berkontribusi penting bagi
perekonomian bangsa dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial dan budaya untuk
mensejahterakan masyarakat yang berperadaban.
3. Meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, perikanan darat termasuk sektor sejenis
lainnya. Aplikasi good farming practices, fasilitasi kebutuhan modal, pengembangan
kemitraan yang sehat, kredit pengembangan kelompok/perorangan, pendampingan
sampai dengan konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan serta
memberi nilai lebih pada pasca produksi.
Budidaya ternak yang baik meliputi aspek perbibitan, pakan, managemen, kesehatan
hewan dan pemasaran hasil produksi ternak.
Pakan merupakan factor penting dalam budidaya ternak sapi perah/potong, dimana tingkat
produksi dan produktifitas sangat bergantung pada kualitas dan kuantitas pakan, selain itu
pakan ternak mendominasi struktur biaya terbesar dalam usaha peternakan yaitu mencapai 70
sd 80% struktur biaya.
Pakan ternak sapi terdiri atas hijauan pakan ternak dan konsentrat. Ketersediaan
hijauan pakan ternak sangat tergantung dari kondisi musim, sehingga kuantitas dan kualitasnya
fluktuatif yang sangat berpengaruh kepada produktifitas ternak sapi.
Salah satu upaya untuk menjaga ketersediaan pakan ternak adalah melalui pengawetan
hijauan pakan ternak dengan dibuat silase. Pembuatan silase yang baik diperlukan alat mesin
peternakan berupa chopper (alat pemotong rumput), mesin press hydraulic . Dalam pembuatan
pakan konsentrat dibutuhkan mixer (alat pencampur konsentrat) sehingga diperolah pakan
konsentrat yang lebih homogeny dengan kualitas dan kapasitas produksi yang lebih baik.