| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0018021204017000 | Rp 2,042,130,548 | 57.1 | 87.1 | - | |
PT Yodya Karya (Persero) Cabang Bandung | 0010016160423001 | Rp 2,061,603,000 | 57.44 | 87.15 | - |
| 0012531083517000 | Rp 2,209,344,000 | 51.98 | 79.71 | - | |
| 0312017361422000 | - | - | - | Sesuai dengan Dokumen Kualifikasi No. 005/DK/PL.01.03/05/2023 Tanggal 19 Mei 2023 BAB III A.3.4 Peserta pada paket pekerjaan Jasa Konsultansi Konstruksi dengan nilai HPS diatas Rp2.500.000.000,00 (Dua Miliar Lima Ratus Juta Rupiah), dipersyaratkan hanya untuk pelaku usaha Jasa Konsultansi Konstruksi dengan kualifikasi Usaha Besar. | |
| 0013095203062000 | - | - | - | Sesuai dokumen kualifikasi Nomor: 005/DK/PL.01.03/05/2023 tanggal 19 Mei 2023 Bab IX Lembar Kriteria Evaluasi Kualifikasi pada 2. Evaluasi Persyaratan Kualifikasi Teknis poin b. Persyaratan kualifikasi teknis mengenai Pengalaman mengerjakan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir memiliki ambang batas minimal 30 atau setara dengan 3 (tiga) paket pekerjaan sejenis perencanaan laboratorium atau museum. Namun PT Perentjana Djaja hanya dapat membuktikan 2 (dua) paket pekerjaan sejenis saja sehingga tidak memenuhi nilai ambang batas sub unsur yang dipersyaratkan. | |
| 0014556161441000 | - | - | - | Penyedia tidak menyampaikan SBU AR 003 Jasa desain interior pada bangunan gedung dan bangunan sipil atau KBLI 74120. | |
| 0016118911441000 | - | - | - | - | |
| 0011185816428000 | - | - | - | Setelah diundang untuk menghadiri pembuktian kualifikasi PT. BIRO ARSITEK DAN INSINJUR SANGKURIANG tidak menghadiri pembuktian kualifikasi sesuai dengan jadwal yang telah diberikan tanpa memberikan alasan kepada pokja pemilihan. Oleh karena ketidakhadiran tersebut maka peserta dinyatakan Gugur atau mengundurkan diri. | |
| 0011395571517000 | - | - | - | - | |
PT Nagara Multi Niaga | 04*5**3****13**0 | - | - | - | - |
| 0020682076215000 | - | - | - | - | |
| 0833753734421000 | - | - | - | - | |
| 0020021226046000 | - | - | - | - | |
| 0843001181009000 | - | - | - | - | |
PT Lamelia Unggul Pratama | 08*0**0****01**0 | - | - | - | - |
| 0016384356061000 | - | - | - | - | |
| 0012162202441000 | - | - | - | - | |
| 0669612608424000 | - | - | - | - | |
| 0016654113012000 | - | - | - | - | |
| 0021927017071000 | - | - | - | - | |
| 0807755970528000 | - | - | - | - | |
| 0015711062031000 | - | - | - | - | |
| 0016876682101000 | - | - | - | - | |
| 0026894527101000 | - | - | - | - | |
| 0938026036421000 | - | - | - | - | |
| 0013282173013000 | - | - | - | - | |
| 0664633591429000 | - | - | - | - | |
PT Rekayasa Teknologi Indonesia | 00*2**3****28**0 | - | - | - | - |
| 0840542179609000 | - | - | - | - | |
| 0010004836093000 | - | - | - | - | |
| 0025147893631000 | - | - | - | - | |
| 0010016160093000 | - | - | - | - | |
| 0012169256422000 | - | - | - | - | |
| 0010004851093000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
JASA KONSULTANSI PERENCANAAN PEMBANGUNAN
DETAIL ENGINEERING DETAIL (DED)
BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL-BRIN
TAHUN ANGGARAN 2023
I. PENDAHULUAN
1. Data Proyek
Nama Kegiatan : Jasa Konsultansi Perencanaan
Nama Pekerjaan : Perencanaan Detail Engineering Design (DED)
Infrastruktur Fasilitas Display Koleksi Arkeologi dan
Sejarah Alam Manusia
Sumber Dana : Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Deputi
Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi -BRIN Nomor
: DIPA-124.01.1.690495/2023, Tanggal 30
November 2022;
Tahun Anggaran : 2023
Waktu Pelaksanaan : 150 (Seratus lima puluh) Hari Kalender
2. Latar Belakang
Melalui Peraturan Presiden nomor 33 tahun 2021, dibentuklah Badan Riset dan
Inovasi Nasional (BRIN) sebagai badan otonomi yang bertujuan untuk
mengintegrasikan penelitian dan inovasi di Indonesia, yang akan melaporkan
langsung kepada Presiden. Institusi penelitian di Indonesia sebagaimana lembaga
penelitian dan pengembangan di kementerian, akan berintegrasi dalam satu kesatuan
BRIN. Dalam hal ini, intergrasi badan penelitian akan melingkupi keseluruhan
proses manajemen, anggaran dan sumber daya manusia. BRIN memiliki tugas
melakukan konsolidasi sumber daya, terutama anggaran dan sumber daya manusia.
BRIN sendiri dibentuk untuk menjadi penyedia infrastruktur penelitian di berbagai
bidang, terutama untuk meningkatkan nilai tambah dari kekayaan sumber daya
alami daerah demi untuk meningkatkan ekonomi nasional.
Dalam rangka melaksanakan agenda pembangunan RPJMN 2020-2024 dan
menjalankan amanah sesuai tugas dan fungsinya, pada tahun 2020-2024 Badan
Riset dan Inovasi Nasional menetapkan visi sebagai berikut:
“Badan Riset dan Inovasi Nasional yang andal, professional, inovatif dan
berintegritas dalam pelayanan kepada Presiden dan Wakil Presiden untuk
mewujudkan Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden : Indonesia Maju
yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan Gotong
Royong”
Kemampuan invensi dan inovasi dimaksudkan untuk menghasilkan produk
hasil riset yang dilaksanakan dan inovasi yang berpotensi , sedangkan
kemampuan iptek dan inovasi dimaknai sebagai keahlian SDM dan lembaga
litbang serta perguruan tinggi dalam melaksanakan kegiatan penelitian,
pengembangan, pengkajian dan penerapan iptek yang ditunjang oleh
pembangunan faktor input (kelembagaan, sumber daya, dan jaringan).
Sementara itu, makna daya saing bangsa adalah kontribusi iptek dan
pendidikan tinggi dalam perekonomian yang ditunjukkan oleh keunggulan
produk teknologi hasil litbang yang dihasilkan oleh industri/perusahaan yang
didukung oleh lembaga litbang (LPNK, LPK, Badan Usaha, dan Perguruan
Tinggi) dan SDM yang berkarakter unggul dan berwawasan kebangsaan.
Dalam mengintergasikan institusi penelitian yang tersebar di beberapa
kementerian, ada empat lembaga pemerintah non-kementerian yang akan membantu
kerja BRIN, yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Tenaga
Nuklir Nasional (BATAN), Lembaga Penerbangaan dan Antariksa Nasional
(LAPAN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Pusat Penelitian
Arkeologi Nasional, Balitbang Kesehatan dan Balitbang Pertanian. Salah satu
integrasi infrastruktur penelitian yang segera dilaksanakan adalah Melakukan
pembangunan gedung fasilitas infrastruktur penelitian yaitu Laboratorium-
Laboratorium, Co-Working Space, Musium untuk koleksi ilmiah.
Sebelum dilakukan pembangunan infrastruktur Gedung melalui Deputi Bidang
Infrastruktur Riset dan Inovasi akan dilakukan perencanaan Detail Engineering
Desain (DED) oleh Konsultan Perencana yaitu Perencanaan Detail Engineering
Design (DED) Pembangunan Infrastruktur Fasilitas Arkeologi Nasional. dengan
memperhatikan hal-hal sbb :
1) Setiap bangunan Gedung Negara harus diwujudkan dan dilengkapi dengan
mutu atau kualitas, sehingga mampu memenuhi secara optimal fungsi
bangunannya, dan dapat menjadi teladan bagi lingkungannya, serta memberi
kontribusi positif bagi perkembangan arsitektur.
2) Setiap Bangunan Negara harus direncanakan dan dirancang dengan sebaik-
baiknya, sehingga dapat memenuhi kriteria teknis bangunan yang layak dari
segi mutu, biaya, dan kriteria administrasi bagi bangunan negara.
3) Pemberi jasa perencanaan untuk bangunan Negara dan prasarana
lingkungannya perlu diarahkan secara baik dan menyeluruh, sehingga
mampu menghasilkan karya perencanaan teknis bangunan yang memadai
dan layak diterima menurut kaidah, norma serta tata laku profesional.
4) Bangunan Gedung merupakan bangunan gedung negara yang dalam
pelaksanaan pembangunannya harus memenuhi azas dan prinsip
kemanfaatan, keselamatan, keselarasan bangunan gedung dengan
lingkungan, efektif, efesien, terarah dan terkendali sesuai program dan
fungsinya.
5) Klasifikasi bangunan adalah bangunan tidak sederhana, kompleks dan
memerlukan teknologi yang tidak sederhana. Setiap fungsi bangunan yang
bersifat tidak sederhana dan kompleks atau lebih dari satu bangunan atau
dengan nilai yang cukup besar, maka penanganannya wajib memenuhi
Standard Operating Procedure yang baik dan terencana. Sehingga kegiatan
pekerjaan yang dimulai dari perencanaan pengawasan dan pembangunan
fisik pekerjaan, merupakan suatu untaian manajemen proses kegiatan
konstruksi, yang saling terkait, terpadu dan komprehensif sampai fisik
bangunan tersebut selesai, dan dapat diterima dengan baik oleh pihak
pengguna.
II. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dari kegiatan ini adalah Perencanaan Detail Engineering Design (DED)
Pembangunan Infrastruktur Fasilitas Display Koleksi Arkeologi dan Sejarah Alam
Manusia, adalah :
a. Melaksanakan perencanaan DED Gedung laboratorium dasar arkeologi;
b. Melaksanakan perencanaan DED untuk ruang display koleksi arkeologi dan
sejarah alam manusia;
c. Melaksanakan perencanaan DED untuk sarana dan prasarana infrastruktur site
development pada kawasan fasilitas display koleksi arkeologi dan sejarah alam
manusia.
Tujuannya adalah membuat dokumen Perencanaan Detail Engineering Design
(DED) dan mendapatkan gambaran mengenai Rencana Anggaran Biaya yang
dibutuhkan untuk pembangunan infastruktur, yaitu Perencanaan Detail Engineering
Design (DED) Pembangunan Infrastruktur Fasilitas Display Koleksi Arkeologi dan
Sejarah Alam Manusia.
III. SASARAN KEGIATAN
Sasaran kegiatan adalah terwujudnya penyusunan dokumen Perencanaan Detail
Engineering Design (DED) Pembangunan Infrastruktur Fasilitas Display Koleksi
Arkeologi dan Sejarah Alam Manusia Yang definitive, terukur, dan aplikatif yang
dapat dipergunakan sebagai sebagai dokumen lelang dan dokumen pelaksanaan
konstruksi.
IV. SUMBER PENDANAAN
Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan
Inovasi -BRIN Nomor : DIPA-124.01.1.690495/2023, Tanggal 30 November 2022;
V. LOKASI PEKERJAAN
Kawasan Science Technology Soekarno - Cibinong
Jalan Raya Jakarta-Bogor Km. 46 Cibinong-Kabupaten Bogor -Jawa Barat
VI. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Jangka waktu pelaksanaan Perencanaan Detail Engineering Design (DED) ini
adalah 150 (Seratus lima puluh) hari kalender terhitung sejak ditanda tangani Surat
Perintah Mulai Kerja (SPMK).
VII. DATA PENDUKUNG
1. Informasi tentang ijin lingkungan atau AMDAL;
2. Informasi yang diperlukan dan harus diperoleh untuk bahan pelaksanaan
pekerjaan jasa perencanaan diantaranya mengenai hal-hal sebagai berikut:
1) Informasi tentang lahan, meliputi :
a) Kondisi fisik lokasi serperti ukuran / luasan, batas-batas, bentuk
serta kondisi permukaan dan daya dukung tanah
b) Peruntukan lahan
c) Koefisien dasar bangunan
d) Koefisien lantai bangunan
e) Perincian penggunaan lahan, perkerasan, penghijauan dan lain-lain
terutama yang terkait dengan perijinan mendirikan bangunan dan
ketentuan lingkungan sekitarnya.
2) Pemakai bangunan
3) Kebutuhan bangunan
a) Program ruang
b) Keinginan tentang organisasi / pemanfaatan ruang serta
persyaratan lainnya sesuai dengan fungsi bangunan tersebut.
4) Keinginan dan ketentuan / persyaratan khusus tentang ruang-ruang
tertentu, baik yang berhubungan dengan pemakai atau perlengkapan
yang akan digunakan dalam ruang tersebut.
5) Kebutuhan tentang utilitas sarana bangunan seperti :
a) Air Bersih
b) Air Hujan dan Air Buangan
c) Air Kotor dan Sampah / Limbah
d) Tata Udara / AC
e) Penanggulan bahaya kebakaran
f) Pengaman dari bahaya pencurian atau perusakan
g) Jaringan Listrik
h) Jaringan Komunikasi
i) Jaringan Internet
3. Untuk melaksanakan tugasnya, konsultan perencana harus mencari
informasi yang dibutuhkan selain dari informasi yang diberikan oleh
Pemberi Tugas termasuk melalui Kerangka Acuan Kerja ini.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 29 June 2015 | Penyusunan Disain Prototype Pasar Rakyat | Rp 4,500,000,000 | |
| 21 June 2017 | Manajemen Konstruksi Pembangunan Gedung Pelayanan Perizinan Masyarakat | Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan | Rp 1,878,460,000 |
| 6 April 2016 | Manajemen Konstruksi Pembangunan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan Gedung 3 | Rp 1,800,000,000 | |
| 9 March 2015 | Manajemen Konstruksi Pengawasan Pembangunan Gedung Skpd 3 | Rp 1,638,240,000 | |
| 6 April 2016 | Manajemen Konstruksi Pembangunan Gedung Parkir Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan Tahap II | Rp 1,500,000,000 | |
| 31 May 2019 | Jasa Konsultan Manajemen Konstruksi Pekerjaan Penataan Dan Revitalisasi Situ Ciburuy | Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat | Rp 1,400,000,000 |
| 14 September 2015 | Ded Perluasan Masjid Dan Menara Pemda Kabupaten Bekasi | Rp 969,995,000 |