| 0011065059442000 | Rp 393,297,728 | |
| 0906802251425000 | - | |
| 0946002599955000 | - | |
PT Wijoksono Jaya Sakti | 03*5**6****45**0 | - |
CV Tunas Prima Darsa | 00*2**7****21**0 | - |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - |
| 0016347403442000 | - | |
| 0024460099424000 | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN Berikut ini adalah tahapan pekerjaan yang akan dilakukan dalam pekerjaan ini : 1. Persiapan Pekerjaan a. Mobilisasi Tenaga Kerja Sebelum melaksanakan pekerjaan, persiapan yang harus dilakukan dalam proyek adalah mempersiapkan tenaga kerja yang profesional yang diperlukan dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan. Selain dari pekerja-pekerja lapangan, dalam pelaksanaannya juga harus mempersiapkan staf pengawas lapangan baik dari proyek itu sendiri, konsultan, maupun kontraktor. b. Mobilisasi Peralatan Dalam pelaksanaan pekerjaan penyedia fasilitas-fasilitas yang berfungsi dapat mendukung terlaksananya dan kelancaran kegiatan proyek mutlak diperlukan. Oleh karena itu alat-alat berat digunakan sebagai salah satu fasilitas dalam pekerjaan dapat menunjang kelancaran dan terlaksananya kegiatan pelaksanaan pekerjaan di lokasi proyek, mulai dari tahap pelaksanaan sampai akhir tahap pelaksanaan. Alat-alat berat tersebut harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan, kondisi lapangan dan kemampuan pekerjaan yang mampu dilaksanakan, dimana sejumlah alat berat perlu dikoordinasikan dengan secermat mungkin untuk mendapatkan efisiensi pekerjaan yang sebaik- baiknya. 2. Mobilisasi Material Material yang dipergunakan dalam pekerjaan ini harus disesuaikan dengan kondisi lapangan aktivitas jual beli di pasar Ciamis 3. Pelaksanaan Lapangan Pelaksanaan pekerjaan untuk proyek ini meliputi pekerjaan tanah dasar yaitu berupa galian dan timbunan. Kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan perkerasan berbutir yang terdiri dari pekerjaan penghamparan Urugan Pilihan (Urpil) untuk lapis pondasi bawah ( LPB ).Setelah itu pekerjaan perkerasan beraspal yaitu pekerjaan lapis penetrasi macaddam ( Lapen ). 3.1 Pekerjaan Tanah Pekerjaan awal dari pengerjaan emplacement adalah pekerjaan pemadatan tanah dasar, karena lapisan tanah dasar merupakan lapisan akhir yang menerima beban, baik baban mati maupun beban bergerak.Tanah timbunan (urugan) yang dipergunakan untuk tanah dasar dibagi menjadi dua macam yaitu tanah timbunan biasa dan tanah timbunan pilihan. Pada proyek ini digunakan tanah timbunan biasa. A. Penyiapan Tanah Dasar (Sub Grade) Pembersihan pekerjaan ini meliputi pembersihan segala macam tumbuhan, akar pohon- pohon, semak- semak, sampah, akar pohon.dan bangunan semi permanen pos jaga. B. Pekerjaan Timbunan Setelah lahan terbentuk, maka tahap selanjutnya adalah melakukan penimbunan pada bagian empacement yang ketinggiannya rendah sehingga diperoleh ketinggian badan jalan yang sama (rata). Penimbunan juga dilakukan untuk mendapatkan lahan sesuai dengan rencana. Pekerjaaan tanah dasar harus diselesaikan sepenuhnya terlebih dahulu, setelah itu baru dilanjutkan dengan pekerjaan perkerasan lapis pondasi bawah (sub base).Pada engerjaan lapisan pondasi bawah, lapis pondasi tersebut tidak boleh ditempatkan, dihamparkan, atau dipadatkan sewaktu turun hujan dan pemadatan tidak boleh dilakukan setelah hujan. Lapis pondasi dari bahan sirtu dibawa menggunakan dump truck ke sekitar lokasi, kemudian dihamparkan dirapikan. Setelah itu lapisan pondasi tersebut dipadatkan menggunakan alat seperlunya agar bahan sirtu tertanam kuat pada tanah dasar dan tingkat kepadatan yang sesuai dapat tercapai. 3.2 Pekerjaan Lapisan Pondasi (Base) Setelah lapisan pondasi dihampar dan dipadatkan, maka proses selanjutnya adalah penghamparan batu pokok ukuran 3 – 5 cm sebagai lapis pondasi (base). Sebelum batu pokok dihampar, permukaan pondasi bawah dibersihkan dari kotoran dan debu dengan sapu lidi dan diratakan. Kemudian Batu Pokok disebar/dihampar secara merata di atas permukaan lapis pondasi bawah hingga mencapai ketebalan yang sesuai. Sebelum dipadatkan dengan vibrating compactor, lapisan pondasi tersebut disiram dengan air agar mudah dalam pemadatan dan batu pokok dapat melekat dengan lapisan pondasi bawah sehingga tidak mudah lepas.Penyiraman dengan air ini tentunya tetap memperhatikan kadar air yang tepat. 3.3 Pekerjaan Lapisan Permukaan (Lapisan Penetrasi) Pekerjaan lapis permukaan terdiri dari beberapa item pekerjaan, antara lain adalah Lapis Resap Pengikat, Lapis Pengisi rongga. Lapis resap pengikat (prime coat) adalah lapis tipis aspal cair yang diletakkan di atas lapis pondasi atas sebelum lapis berikutnya dihampar. Aspal cair ini dapat meresap ke dalam lapis pondasi mengisi rongga dan memperkeras permukaan serta mengikat lapis pondasi dan lapis permukaan. Hal pertama yang dilakukan pada pekerjaan lapisan penetrasi ini adalah memanaskan aspal yang ada di dalam drum yang telah dibuka di bagian badan atau tutup dari drum tersebut. Pemanasan aspal ini tidak boleh terlalu panas karena dapat menyebabkan kebakaran dan sifat kelengketan dan kelenturan aspal menjadi rusak. Selanjutnya aspal yang sudah cair atau lapis resap pengikat (prime coat) disemprotkan/disiramkan ke permukaan batu pokok sebanyak kira-kira 3,7 liter setiap meter persegi. Lapis resap pengikat harus disemprot pada permukaan yang kering atau mendekati kering dan pelaksanaan penyemprotan tidak boleh dilaksanakan pada saat angin kencang, hujan, atau akan turun hujan. Sebelum aspal disiramkan, permukaan lapis pondasi terlebih dahulu di bersihkan dengan sapu lidi. Setelah lapis resap pengikat disiramkan ke permukaan lapis pondasi, batu pengunci ukuran 2 – 3 cm dihamparkan diatas lapis resap pengikat secara merata sebanyak 0,017 meter kubik setiap meter persegi (seperti dalam tabel) dan buat kemiringan melintang lebih kurang 3 %. Batu pengunci yang sudah dihampar kemudian dipadatkan dengan vibrating compactor minimal 6 kali lintasan sampai padat, atau seperti prosedur pemadatan pada lapisan pondasi.Yaitu dimulai dari bagian tepi dan bergeser ke tengah sampai padat. Setelah batu pengunci dipadatkan, aspal cair kembali disiramkan secara merata di atas lapisan batu pengunci sebanyak 1,5 liter setiap meter persegi. Kemudian lapisan penutup (pasir) ditebarkan secara merata pada permukaan lapisan batu pengunci yang sudah disiram aspal sebanyak 0,01 meter kubik setiap meter persegi dan buat kemiringan melintang menyesuaikan.
| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 2 June 2021 | Revitalisasi Sarana Dan Prasarana Pendidikan Smpn 4 Panawangan | Kab. Ciamis | Rp 609,247,000 |
| 29 October 2025 | Pembuatan Bangunan Pelengkap Pasar Ciamis | Kab. Ciamis | Rp 50,000,000 |