Perum Damri | 0010016335901001 | Rp 5,454,311,000 |
CV Cemerlang Abadi | 09*3**0****01**0 | - |
PT Mitra Skala Utama | 09*7**3****13**0 | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
LAYANAN ANGKUTAN JALAN PERINTIS PROVINSI BALI
TAHUN ANGGARAN 2025
Pelayanan angkutan keperintisan di wilayah daerah terisolir dan perbatasan sangat diperlukan untuk
membuka dan menghubungkan aksesbilitas serta menunjang kegiatan sehari-hari yang cukup tinggi.
Terdapat beberapa tuntutan pemakai kendaraan angkutan perintis antara lain peningkatan kapasitas;
penumpang menghendaki tingkat pelayanan memadai meliputi; waktu tempuh, waktu tunggu, dan keamanan
yang terjamin selama dalam perjalanan.
Transportasi merupakan salah satu aspek yang paling berpengaruh pada keberhasilan pembangunan di
berbagai sektor. Semua sendi pembangunan akan sangat tergantung pada kinerja sektor transportasi.
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi terutama di kota-kota besar secara langsung meningkatkan pertumbuhan
penduduk. Pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk yang tinggi secara langsung akan meningkatkan
kebutuhan akan mobilitas dan pergerakan baik orang maupun barang dan secara langsung pula berdampak
pada kebutuhan sarana dan prasarana transportasi.
Dilihat dari pentingnya faktor aksesbilitas, maka dianggap sangat perlu adanya pelayanan angkutan
jalan perintis, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tidak terkecuali untuk Provinsi Bali. Berikut adalah
uraian trayek angkutan jalan perintis yang akan dilaksanakan di Provinsi Bali sebanyak 5 (lima) trayek.
Kegiatan Layanan Angkutan Jalan Perintis Tahun 2025 di Provinsi Bali, sebagai berikut :
1) Trayek Trunyan - Bayung Gede – Tenten (23 km);
2) Trayek Terminal Loca Crana – Demaga Kedisan - Hulundanu (35 km);
3) Trayek Terminal Loca Crana – Catur (46 km);
4) Trayek Terminal Loca Crana - Kubutambahan - Terminal Panarukan (73 km);
5) Terminal Loca Crana - Suter - Kintamani (usulan baru 36 km).
Kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud untuk membuka daerah terisolir; membuka kawasan
baru dan bantuan angkutan pelajar sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah dan
peningkatan aksesbilitas dalam melayani pelajar. Selain itu diindikasikan dapat mendorong peran para
operator swasta agar dapat melayani trayek tersebut setelah bangkitan/permintaan perjalanan mengalami
kondisi feasible.
Tujuan dari kegiatan ini adalah dapat tersedianya angkutan yang laik untuk mengangkut para
penumpang di daerah tersebut :
a. Penyediaan angkutan umum dengan kondisi keperintisan;
b. Pelayanan angkutan dengan peningkatan aksesbilitas masyarakat sekitar;
c. Pelayanan angkutan pelajar dalam peningkatan SDM;
d. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah;
e. Mendorong peran swasta dalam penyelenggaraan angkutan umum secara keperintisan.