| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0014828438423000 | Rp 1,251,410,670 | 81.25 | 85 | - | |
| 0019752427123000 | - | - | - | Tidak hadir pada saat pembuktian kualifikasi | |
| 0013943766017000 | - | - | - | Tidak hadir pada saat pembuktian kualifikasi | |
| 0024487167014000 | - | - | - | Tidak hadir pada saat pembuktian kualifikasi | |
| 0805022373541000 | - | - | - | Tidak hadir pada saat pembuktian kualifikasi | |
| 0027446947121000 | - | - | - | - | |
| 0210691812017000 | - | 78.09 | - | Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli tidak memenuhi nilai ambang batas, yang dipersyaratkan yakni nilai sebesar 35 sedangkan PT ARDI WIDYA UTAMA hanya memperoleh nilai sebesar 32 | |
PT Prima Senja Perkasa | 06*0**3****11**0 | - | - | - | Skor Kualifiaksi tidak memenuhi ambang batas |
| 0211469507061000 | - | - | - | Tidak hadir pada saat pembuktian kualifikasi | |
| 0016779563428000 | - | - | - | Tidak hadir pada saat pembuktian kualifikasi | |
| 0011188893423000 | - | - | - | - | |
| 0312981533542000 | - | - | - | - | |
| 0019121904013000 | - | - | - | - | |
| 0019998343013000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Kajian Peningkatan Utilisasi Jalur KA Pelayanan Angkutan
Barang yang Terhubung dengan Pusat Logistik (JK.01-24)
Lelang Tidak Mengikat
Melakukan:
a. Persiapan, dengan melakukan inventarisasi dan mereviu studi-studi yang
terdahulu terkait Kajian Peningkatan Utilisasi Jalur KA Pelayanan Angkutan Barang
yang Terhubung dengan Pusat Logistik dan Kawasan Industri;
b. Melakukan koordinasi yang intensif dengan Direktorat Jenderal
Perkeretaapian maupun stakeholder terkait lainnya dalam pelaksanaan kegiatan ini;
c. Melakukan benchmark atau Best Practice adanya interkoneksi jalur KA
angkutan barang yang dapat masuk hingga ke wilayah lini 1 Pelabuhan di negara
lain, serta reviu atas regulasi terkait di bidang angkutan barang yang berlaku di
Pusat dan Daerah;
d. Melakukan survei dan wawancara dengan pihak terkait penyelenggaraan
angkutan barang dengan kereta api untuk mengkaji persektif dari konsumen atau
calon pengguna angkutan logistik dengan KA, serta analisa terhadap potensi
demand angkutan barang yang memungkinkan untuk diangkut dengan kereta api
dan menginventarisasi kendala di lapangan;
e. Menginventarisir fasilitas dan peralatan pendukung angkutan barang kereta
api dan melakukan kajian terhadap manajemen resiko yang dihadapi;
f. Melakukan kajian terhadap aksesibilitas jalur KA eksisting dan
pengembangan wilayah untuk mendukung angkutan barang, serta konektivitas jalur
KA akses mana yang paling layak menuju ke Pelabuhan, pusat distribusi dan pusat
logistik lainnya;
g. Melakukan kajian terhadap SDM, kompetensi, dan keterampilan yang
dibutuhkan dalam mendukung angkutan barang, menginventarisir standar-standar
yang dibutuhkan dalam pelayanan logistik, serta kajian terhadap kebutuhan sarana
dan prasarana yang ada;
h. Mengidentifikasi jalur KA eksisting yang layak dalam pengoperasian angkutan
barang, kebutuhan terminal angkutan barang yang paling baik, serta kondisi terminal
bongkar/muat, termasuk identifikasi potensi dan kendala di lapangan;
i. Mengkaji adanya keunggulan kompetitif yang dimiliki angkutan KA dari aspek
green technology, keunggulan biaya logistik, keunggulan waktu (misalnya dengan
studi kasus untuk membandingkan antara moda truk dengan KA);
j. Mengkaji dan mensinergikan adanya keterkaitan dengan program, rencana
pembangunan dan rencana pemerintah lainnya (misalnya: RPJMN, RIPNas, RIP
Pelabuhan, program green financing, NLE, digitalisasi, dll);
k. Mengkaji adanya perbedaan perlakuan atas angkutan barang berdasarkan
komoditas, volume, musim dan kekhususan kebutuhan logistik lainnya;
l. Mengkaji keterkaitan proses bisnis yang ada di moda KA dengan moda
angkutan lainnya untuk kemudahan konsumen;
m. Menyusun Grand Desain dilengkapi dengan rencana Timeline yang perlu
diselaraskan dengan tahapan perencanaan di lingkungan Kementerian
Perhubungan, serta pihak penanggung jawab;
n. Menyelenggarakan Forum Diskusi untuk meningkatkan potensi dan menjaring
informasi dalam upaya meningkatkan kinerja angkutan barang serta menyelaraskan
rencana Timeline yang telah disusun;
o. Lokasi kegiatan studi ini dilaksanakan pada seluruh wilayah kerja
pengoperasian angkutan barang dengan KA (Jawa dan Sumatera).