| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0020091898429000 | Rp 813,408,000 | 92 | 93.6 | - | |
| 0025897588034000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0019564459429000 | - | - | - | Berlaku SBU habis s.d 13 Maret 2024" | |
| 0314359845028000 | - | - | - | - | |
| 0665322731015000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0313575284423000 | - | - | - | - | |
| 0754071009423000 | - | - | - | - | |
| 0848754271428000 | - | - | - | "Surat perjanjian sewa kantor berakhir s.d 1 Nopember 2022" | |
| 0027786813423000 | - | - | - | - | |
| 0015395072061000 | - | - | - | Kualifikasi usaha tidak sesuai dengan yang di persyaratkan | |
| 0729105304031000 | - | - | - | - | |
| 0019752427123000 | - | - | - | "- Tidak Memiliki Pekerjaan yang serupa (similar) berdasarkan jenis pekerjaan, kompleksitas pekerjaan, metodologi, teknologi, atau karakteristik lainnya yang bisa menggambarkan kesamaan, paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak; - Kualifikasi usaha tidak sesuai dengan yang di persyaratkan." | |
| 0011188190429000 | - | - | - | "- Tidak Memiliki Pekerjaan yang serupa (similar) berdasarkan jenis pekerjaan, kompleksitas pekerjaan, metodologi, teknologi, atau karakteristik lainnya yang bisa menggambarkan kesamaan, paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak; - Kualifikasi usaha tidak sesuai dengan yang di persyaratkan." | |
| 0013015995063000 | - | - | - | "- Tidak Memiliki Pekerjaan yang serupa (similar) berdasarkan jenis pekerjaan, kompleksitas pekerjaan, metodologi, teknologi, atau karakteristik lainnya yang bisa menggambarkan kesamaan, paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak; - Kualifikasi usaha tidak sesuai dengan yang di persyaratkan." | |
| 0025717059941000 | - | - | - | - | |
| 0024487167014000 | - | - | - | - | |
| 0018587162701000 | - | - | - | - | |
| 0011308590423000 | - | - | - | - | |
| 0015914963701000 | - | - | - | - | |
| 0312981533542000 | - | - | - | - | |
| 0964317960429000 | - | - | - | - | |
| 0537136426941000 | - | - | - | - | |
| 0013990874014000 | - | - | - | - | |
| 0030515597801000 | - | - | - | - | |
| 0651140162942000 | - | - | - | - | |
| 0019121904013000 | - | - | - | - | |
| 0027103373617000 | - | - | - | - | |
| 0022400436623000 | - | - | - | - | |
CV Kumala I-Construction Supervisi Dan Design | 03*1**5****04**0 | - | - | - | - |
STUDI EVALUASI MANFAAT PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR
TRANSPORTASI LAUT
LOKASI PELABUHAN WONRELI,
KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA, PROVINSI MALUKU
A. LATAR BELAKANG
1. Gambaran Umum
Dalam kajian ini, yang dimaksud dengan infrastruktur transportasi laut merupakan
infrastruktur yang erat kaitannya dengan kepelabuhanan yaitu infrastruktur pelabuhan
yang dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Berdasarkan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran,
menyebutkan istilah pelabuhan merupakan tempat yang terdiri atas daratan dan/
atau perairan dengan batas-batas tertentu sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan
kegiatan pengusahaan yang dipergunakan sebagai tempat kapal bersandar, naik turun
penumpang, dan/ atau bongkar muat barang, berupa terminal dan tempat berlabuh kapal
yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan pelayaran dan kegiatan
penunjang pelabuhan serta sebagai tempat perpindahan intra dan antar moda
transportasi.
Kebijakan pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana transportasi laut
yang penting salah satunya adalah penyediaan Fasilitas Pelabuhan Laut, yang di
dalamnya meliputi fasilitas dermaga, fasilitas akses jalan, fasilitas gudang ataupun
lapangan penumpukan dan dari sisi keselamatan memerlukan rambu-rambu guna lalu
lintas angkutan laut.
Terkait dengan kebijakan pemerintah dalam penyediaan infrastruktur, dengan
adanya kajian ini diharapkan ada sebuah hasil evaluasi dari nilai manfaat yang dimiliki
dalam pembangunan suatu pelabuhan, baik nilai manfaat yang dirasakan oleh
masyarakat, pemerintah maupun manfaat terhadap perkembangan suatu wilayah dan
juga untuk menilai tingkat keberhasilan pembangunan (pembangunan dan operasional)
fasilitas pelabuhan laut dengan melihat capaian-capaian outcome yang terukur.
Dalam melakukan evaluasi manfaat pembangunan pelabuhan ini dilaksanakan
dengan memperhatikan karakteristik lokasi pelabuhan serta evaluasi indikator
kemanfaatan pelabuhan yang mencakup aspek langsung maupun aspek tak langsung.
Aspek langsung (direct) yaitu aspek yang secara langsung dapat memberikan dampak
kepada kondisi sekitar pelabuhan akibat adanya suatu pembangunan pelabuhan beserta
fasilitas pokok dan penunjangnya. Sedangkan aspek tidak langsung (indirect) yaitu
merupakan aspek ikutan yang terjadi akibat adanya multiplier effect dari kegiatan
pembangunan pelabuhan beserta fasilitas pokok dan penunjangnya. Penilaian terhadap
aspek manfaat langsung dapat dilakukan berdasarkan indikator kemanfaatan yang
meliputi:
a. Aspek Ekonomi
b. Aspek Transportasi
c. Aspek Sosial dan Kependudukan
d. Aspek Finansial;
e. Aspek Pelayanan Pelabuhan
f. Aspek Sosial, Politik, Pertahanan dan Kemanan
Sedangkan aspek manfaat tidak langsung meliputi:
a. Aspek Ekonomi
b. Aspek Sosial Kependudukan
c. Aspek Kewilayahan
d. Aspek Lingkungan
2. Maksud dan Tujuan
a. Maksud
Maksud dari kegiatan ini adalah untuk melakukan evaluasi manfaat terhadap
hasil pembangunan infrastruktur transportasi laut yang telah dilaksanakan oleh
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, sekaligus melakukan pemetaan
permasalaan pemanfaatan pelabuhan yang belum/ kurang optimal, serta
menyusun alternatif solusi pemecahan permasalahan yang ada, sehingga dapat
digunakan untuk perencanaan dan program pembangunan selanjutnya.
b. Tujuan
Tujuan Evaluasi dari manfaat pembangunan infrastruktur transportasi laut:
1) Mengumpulkan serta mengolah data dan informasi mengenai deskripsi
kegiatan operasional, fasilitas serta hinterland yang dimiliki oleh pelabuhan
obyek studi;
2) Menyusun analisa awal terhadap review perencanaan awal dengan realisasi
pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur transportasi laut yang
telah dilaksanakan di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut;
3) Menyusun analisa lanjut evaluasi manfaat terhadap aspek ekonomi,
transportasi, sosial kependudukan, kewilayahan, finansial, pelayanan
pelabuhan, lingkungan serta, aspek lainnya;
4) Menyusun nilai manfaat yag diperoleh dari pembangunan pelabuhan;
5) Menyusun identifikasi potensi permasalahan serta upaya pemecahan
permasalahan dari hasil nilai manfaat yang didapat oleh pembangunan
pelabuhan tersebut;
6) Menyusun rekomendasi strategi serta arah pengembangan dan operasional
fasilitas pelabuhan laut ke depan agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
B. PENERIMA MANFAAT
Bagi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, kegiatan kajian ini diharapkan akan dapat
membantu dalam mengambil kebijakan untuk memperoleh deskripsi manfaat dari
kegiatan pembangunan infrastruktur transportasi laut yang telah di laksanakan di
lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang nantinya dijadikan sebagai salah
satu proyeksi penentu kebijakan kegiatan pembangunan di masa mendatang.
C. KELUARAN
1. Keluaran
Keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini, yaitu:
a. Terciptanya suatu mekanisme pengukuran manfaat pembangunan infrastruktur
transportasi laut yang dapat dijadikan acuan dalam menetapkan prioritas
pembangunan secara berkelanjutan;
b. Teridentifikasinya potensi-potensi dan permasalahan pemanfaatan
infrastruktur transportasi laut yang ada serta alternatif solusi permasalahan;
c. Rekomendasi arah pembangunan infrastruktur transportasi laut yang dapat
memberikan manfaat secara optimal dalam kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan
bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah studi.
2. Lokasi Studi
Lokasi pelaksanaan pekerjaan analisa terhadap data serta evaluasi akan
dilaksanakan terutama di Jakarta, namun selain itu dapat juga pekerjaan survei
lapangan pada obyek studi dan dilaksanakan di Lokasi Pelabuhan Wonreli,
Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.
3. Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung
a. Tenaga Ahli
1) Ketua Tim (Team Leader)
2) Ahli Manajemen Transportasi
3) Ahli Planologi/ Perencanaan Wilayah
4) Ahli Statistik
5) Ahli Ekonomi
6) Ahli Sosial Kemasyarakatan
b. Tenaga Pendukung
1) Operator Komputer
2) Administrasi Proyek/ Keuangan
3) Surveyor
4. Pelaporan
Hasil pekerjaan dilaporkan secara tertulis kepada pengguna jasa dalam bentuk buku
yang dilaporkan secara tertulis kepada pengguna jasa dalam bentuk buku yang dijilid
dengan baik dan disusun secara matematis dengan susunan sebagai berikut :
a. Laporan Pendahuluan (Inception Report)
b. Laporan Antara (Interim Report)
c. Laporan Semi Rampung (Draft Final Report)
d. Laporan Akhir
D. WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun anggaran 2024 dengan jangka waktu 6
(enam) bulan atau 180 (seratus delapan puluh) hari kalender sesuai dengan jadwal
waktu pelaksanaan pekerjaan terhitung sejak Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
ditandatangani.
E. BIAYA YANG DIPERLUKAN
Kegiatan Studi Evaluasi Manfaat Pembangunan Infrastruktur Transportasi Laut
pada lokasi Pelabuhan Kayuadi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi
Selatan dialokasikan sebesar Rp.824.600.000,00,- (Delapan Ratus Dua Puluh
Empat Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) yang akan dibiayai melalui DIPA Kantor
Pusat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Tahun Anggaran 2024.