| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0018173179013000 | Rp 44,786,760,553 | - | |
| 0023715675003000 | Rp 46,105,819,417 | - | |
| 0210209136051000 | Rp 50,491,076,265 | - | |
| 0018504894007000 | - | 1. Tidak memenuhi ketentuan secara keseluruhan, dalam hal peserta melakukan KSO, maka peserta harus memiliki Perjanjian Kerja Sama Operasi yang mencantumkan/ditandatangani sebagaimana tercantum dalam BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) huruf A. UMUM, angka 3. Peserta Kualifikasi, angka 3.3 ; 2. Tidak memiliki/menyampaikan data/dokumen Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Besar serta disyaratkan sub bidang klasifikasi/layanan Konstruksi Gedung Lainnya kode Subkualifikasi BG009 - KBLI 41019; 3. Tidak memiliki / menyampaikan data / dokumen pengalaman untuk memenuhi persyaratan memiliki paling kurang 1 (satu) Pekerjaan Konstruksi dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah atau swasta termasuk pengalaman subkontrak; 4. Tidak memiliki / menyampaikan data / dokumen pengalaman untuk memenuhi persyaratan memiliki Kemampuan Dasar (KD) sesuai persyaratan dalam dokumen kualifikasi, 5. Tidak Memiliki Sertifikat Manajemen Mutu, Sertifikat Manajemen Lingkungan, serta Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang masih berlaku; 6. Tidak memiliki Keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) dengan status Valid; 7. Tidak memenuhi ketentuan dalam BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) huruf D. PENYAMPAIAN DATA KUALIFIKASI, angka 15. Penyampaian Data Kualifikasi, angka 15.1.b Dalam hal KSO, leadfirm KSO menyampaikan data kualifikasi dengan dilengkapi formulir isian kualifikasi seluruh anggota KSO-nya; 8. Tidak memenuhi secara keseluruhan persyaratan pada BAB IV LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK huruf D. Persyaratan Kualifikasi, angka 12. Dalam hal peserta melakukan KSO | |
| 0020467510051000 | - | - | |
| 0013927744061000 | - | - | |
| 0439928995428000 | - | - | |
PT Surya Perdana Elektrika | 06*6**3****03**0 | - | - |
Chanel | 00*8**4****21**0 | - | - |
| 0022980841655000 | - | - | |
Luthfi Arya Tekhnik | 08*2**7****25**0 | - | - |
| 0014908453525000 | - | - | |
CV Memayu Hayuning Bawana | 06*7**2****11**0 | - | - |
Elsicom Engineering | 00*3**0****28**0 | - | - |
PT Wahana Mandiri Prima | 07*1**8****45**0 | - | - |
| 0026711382307000 | - | - | |
| 0313605941531000 | - | - | |
| 0017046673323000 | - | - | |
| 0947226668416000 | - | - | |
| 0021405139322000 | - | - | |
| 0017462037005000 | - | - | |
| 0210528915426000 | - | - | |
PT Alhambra Inti Gemilang | 08*4**5****52**0 | - | - |
| 0318014214422000 | - | - | |
| 0022000228123000 | - | - | |
| 0016535015542000 | - | - | |
| 0015193782322000 | - | - | |
| 0660392770086000 | - | - | |
| 0030272785701000 | - | - | |
| 0011067824511000 | - | - | |
| 0018528232214000 | - | - | |
| 0021545033511000 | - | - | |
| 0950795112101000 | - | - | |
| 0025084500941000 | - | - | |
PT Varia Usaha Beton | 00*4**2****41**0 | - | - |
| 0026804245002000 | - | - | |
| 0026529842331000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PEMBANGUNAN GARDU TRAKSI DELANGGU
Pekerjaan Elektrifikasi jalur KA segmen Yogyakarta - Solo dibangun menggunakan
Detail Engineering Desain (DED) Elektrifikasi Jalur KA Lintas Yogyakarta – Solo tahun
2012. Ruang lingkup hasil studi DED tersebut meliputi pembangunan jaringan LAA
segmen Yogyakarta - Solo dan pembangunan Gardu Traksi 11 unit. Pada saat
pembangunan Elektrifikasi Jalur KA segmen Yogyakarta – Solo tahun 2019 hanya
dibangun sejumlah 8 Gardu Traksi Kereta Api yaitu Gardu Lempuyangan, Gardu
Maguwo, Gardu Brambanan, Gardu Srowot, Gardu Klaten, Gardu Ceper, Gardu Gawok
dan Gardu Purwosari. Pelayanan dari 8 gardu yang telah dibangun, terdapat indikasi
bahwa pelayanan elektrifikasi yang kurang maksimal. Adapun temuan tersebut
dikarenakan jarak pelayanan elektrifikasi antara Gardu Listrik Ceper ke Gardu Listrik
Gawok berjarak ± 11,8 km. Jarak tersebut berpotensi mengakibatkan penurunan
tegangan pada supply listrik untuk KRL. Potensi penurunan tegangan terjadi ketika Gardu
PLN Ceper mengalami off/gangguan maka supply Gardu Listrik Stasiun Klaten s.d Gardu
Listrik Stasiun Gawok yang berjarak ± 21 km mengakibatkan penurunan tegangan yang
berdampak ke penurunan tegangan pada supply listrik untuk KRL. Selain itu, jika Gardu
PLN Gawok mengalami off/gangguan maka supply Gardu Listrik Stasiun Ceper s.d Gardu
Listrik Stasiun Purwosari yang berjarak ± 19 km mengalami penurunan tegangan yang
berdampak ke penurunan tegangan pada supply listrik KRL.
Penurunan supply tegangan menyebabkan hal-hal sebagai berikut:
a. Terhambatnya perjalanan KRL di segmen Yogyakarta – Solo – Palur sehingga
dapat menurunkan tingkat mobilitas pengguna transportasi KRL;
b. Penurunan pada kehandalan sarana KRL;
c. Menurunkan pelayanan ketepatan waktu perjalanan KRL.
Untuk mengantisipasi penurunan tegangan tersebut diperlukan pembangunan
gardu tambahan di Stasiun Delanggu. Lokasi pembangunan Gardu Delanggu berada
diantara Gardu Ceper dan Gardu Gawok dengan jarak 5,5 km dari Gardu Delanggu ke
Gardu Gawok dan dengan jarak 6,3 km dari Delanggu ke Ceper. Lokasi pembangunan
tersebut dapat dilihat pada gambar 2. Penambahan gardu juga dapat mengantisipasi
penurunan tegangan ketika ada penambahan jumlah perjalanan KRL untuk memenuhi
pelayanan.
Dikarenakan DED Elektrifikasi Jalur KA Lintas Yogyakarta – Solo dibuat pada
tahun 2012, secara teknis umur DED tersebut sudah tidak bisa digunakan. Dengan
kendala tersebut, Direktorat Prasarana Perkeretaapian melakukan reviu DED Elektrifikasi
khususnya untuk Gardu Delanggu pada tahun 2023 dan dalam pelaksanaannya selesai
pada awal tahun 2024.
Untuk mempertahankan tingkat mobilitas pengguna transportasi KRL, menjaga
kehandalan sarana KRL, dan meningkatkan pelayanan perjalanan KA, maka
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Balai Teknik
Perkeretaapian Kelas I Semarang akan melaksanakan pekerjaan Pembangunan Gardu
Traksi Delanggu.
Maksud dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan pelayanan pengguna jasa kereta
api khususnya penumpang KRL.
Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Terciptanya dukungan operasional KRL segmen Yogyakarta – Solo Balapan –
Palur;
2. Terciptanya peningkatan pelayanan penumpang KRL segmen Yogyakarta – Solo
Balapan – Palur sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum;
3. Terciptanya keselamatan perjalanan kereta api bagi pengguna jasa KRL.