| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0010000503051000 | Rp 6,713,399,880 | - | |
PT Geosciences Indonesia Servis | 07*6**7****08**0 | Rp 7,505,999,998 | - |
| 0010694743093000 | Rp 8,260,091,640 | - | |
Sintech Indonesia Power | 04*4**4****32**0 | - | - |
Aghnia Bumi Anugerah | 05*2**5****27**0 | - | - |
PT Bgp Indonesia | 00*4**5****81**0 | - | - |
Trimitra Manunggal Energi | 00*3**4****61**0 | Rp 9,503,990,496 | Tidak dilakukan evaluasi karena telah didapatkan 3 (tiga) calon pemenang tender |
| 0031896608403000 | - | - | |
| 0610219800411000 | - | - | |
CV Lenteq Jaya | 04*7**2****15**0 | - | - |
| 0415531250432000 | - | - | |
PT Terminal Jaya Propertyndo | 08*7**9****01**0 | - | - |
| 0420487969432000 | - | - | |
Geodwipa Teknika | 08*4**4****41**0 | - | - |
PT Tortuga Xcel Dynamics | 03*4**0****21**0 | - | - |
Arkhon Engineering Solution | 06*6**2****31**0 | - | - |
| 0023889272061000 | - | - | |
| 0016628174014000 | - | - | |
| 0019320191102000 | - | - | |
PT Teralab Jaya Sentosa | 09*1**4****15**0 | - | - |
URAIAN SINGKAT
KEGIATAN PEMROSESAN ULANG DATA SEISMIK UNTUK AREA
VIBROSEISMIK PULAU JAWA
TAHUN ANGGARAN 2025
KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
BADAN GEOLOGI
PUSAT SURVEI GEOLOGI
KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE)
Pusat Survei Geologi akan melaksanakan kegiatan reprocessing data seismik
pada Area Vibroseismik Pulau Jawa, dengan masing-masing memiliki volume
sepanjang 1.080 Km diharapkan data seismik hasil pengolahan ulang dapat menjadi
acuan penting bagi perencanaan eksplorasi migas lanjutan oleh pemerintah maupun
badan usaha, serta mendukung peningkatan nilai keekonomian wilayah kerja
potensial.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk dengan harapan data seismik hasil
reprocessing dapat digunakan secara lebih optimal dalam menunjang kegiatan
eksplorasi dan evaluasi sumber daya minyak dan gas bumi, baik di wilayah kerja
eksisting maupun di area prospektif lainnya.
Dengan tersedianya data seismik berkualitas tinggi hasil reprocessing, proses
pengambilan keputusan teknis dan strategis dalam kegiatan eksplorasi dapat
dilakukan dengan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Hal ini selaras dengan
tujuan pemerintah dalam meningkatkan investasi di sektor hulu migas serta
mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.
Gambar 1. Lokasi data seismik yang dilakukan reprocessing seismic.
Maksud dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pengolahan ulang (reprocessing)
terhadap data seismik eksisting pada Area Vibroseismik Pulau Jawa, guna
memperoleh citra bawah permukaan yang lebih akurat dan berkualitas tinggi.
Reprocessing dilakukan dengan menggunakan teknologi dan metode terkini agar data
yang semula memiliki keterbatasan teknis dapat dioptimalkan untuk kebutuhan
eksplorasi dan evaluasi potensi sistem petroleum.
Adapun tujuan dari kegiatan reprocessing data seismik ini adalah sebagai berikut:
a) Meningkatkan kualitas dan resolusi data seismik eksisting, sehingga
mampu memberikan gambaran bawah permukaan yang lebih jelas dan
detail.
b) Mengoptimalkan pemanfaatan data lama, yang sebelumnya belum
sepenuhnya mendukung interpretasi geologi atau eksplorasi migas.
c) Mendukung kegiatan evaluasi potensi sistem petroleum pada wilayah-
wilayah yang memiliki indikasi struktur geologi prospektif.
d) Menyediakan data geofisika yang akurat dan mutakhir sebagai bagian
dari basis data geosains nasional yang dapat digunakan oleh pemerintah,
akademisi, dan pelaku industri migas.
e) Mendorong efektivitas dan efisiensi eksplorasi migas di wilayah kerja
prioritas dengan memanfaatkan kembali data yang telah tersedia, sehingga
dapat mengurangi kebutuhan akuisisi data baru yang berbiaya tinggi.
Pendekatan metodologi yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan ini terdiri
dari beberapa tahap yang tergantung kepada posisi dari data seismik vintage
tersebut. Posisi data seismik yang akan dilakukan reprocessing seperti darat/onshore
akan menentukan tahapan-tahapan dan penyesuaian parameter data seismik yang
akan dilakukan reprocessing seismik. Tahapan dalam kegiatan Reprocessing
Seismik ini terbagi ke dalam beberapa kategori (setara atau dengan metode yang
lebih baik dan termutakhir) yaitu:
Tabel 1 Spesifikasi Teknis dan tahapan pekerjaan pada kegiatan reprocessing seismic
No 2D Land PSTM-PSDM Processing
1 Seismic Data Import (SEG-Y or SEG-D)
2 Geometry Assignment and Binning
3 Perform First Break Picking to obtain refracted
wave arrival time data and tomo static
computation
4 Perform First Pass Velocity Analysis (each 500
meters)
5 Spherical Divergence Correction
6 Apply low cut filter for debiasing
7 Apply Despiking in Common Shot to remove
detected spikes
8 Apply Groundroll Attenuation
9 Apply Refraction Static Correction to reduce
static effect due to low velocity layers
(weathering layer)
10 Apply 2D Surface Consistent Amplitude
Correction (SCAC) to estimates and adjusts the
relative amplitude contributions of sources,
receivers, offset bins CDPs and channels, on as
surface consistent basis
11 Attenuate anomalous amplitude such as spike
noise, swell noise, and trace noise with 2D
multidomain noise attenuation
12 Apply 2D Surface Consistent Deconvolution by
using any combination of source, receiver,
offset, and CDP for power
spectrum and deconvolution
13 Apply Residual Static Correction to reduce static
effects
14 Apply Random Noise Attenuation on Pre- Stack
Data (CDP gathers)
15 Perform Second Pass Velocity Analysis
(each 250 meters)
16 Apply Regularization
17 PSTM Kirchhoff Pre-Stack Time Migration
18 Apply High Resolution Radon Multiple
Attenuation using final stacking velocity
19 Perform Final Velocity Analysis (each 250
meters)
20 Apply Normal Moveout (NMO) Correction
21 Apply Muting to Amplitude Stretch after NMO
correction
22 Mute & CDP Stack, Q-compensation
23 Apply Random Noise Attenuation on Post-Stack
Data
24 Apply Time Variant Filter and Miss Tie Analysis
25 SEG-Y PSTM Output with Final CMP Gather
and RMS Velocity
26 Well data and Horizon data loading, processing,
and QC
27 Iteration 0 / Initial velocity model building and
final PSDM - VBM0
28 Iteration 1 Tomography and final PSDM - VBM1
29 Iteration 2 Tomography and final PSDM - VBM2
30 Iteration 3 Tomography and final PSDM - VBM1
31 High resolution Radon Demultiple
32 Mute and stack
33 RNA
34 Time variant filter
35 Time variant scaling
36 SEG-Y output with final PSDM
Sasaran dari kegiatan reprocessing data seismik ini adalah tersedianya data dan
informasi geofisika yang telah diolah ulang dengan kualitas tinggi dan siap digunakan
untuk keperluan eksplorasi minyak dan gas bumi. Secara khusus, sasaran kegiatan
ini meliputi:
1. Tersedianya hasil reprocessing data seismik 2D dan/atau vibroseismik
dari wilayah Pulau Jawa (vibroseismik)
2. Tersusunnya data hasil reprocessing dalam format standar industri
(SEG-Y dan file pendukung lainnya), disertai dokumentasi teknis lengkap
dengan format kedalaman.
3. Tersedianya laporan teknis kegiatan yang mencakup alur kerja (processing
flow), parameter reprocessing, hasil QC, analisis hasil akhir, serta
rekomendasi teknis.
4. Peningkatan kualitas interpretasi data geologi dan geofisika pada area
kerja yang menjadi fokus kegiatan, guna mendukung evaluasi sistem
petroleum dan potensi prospek migas.
Keluaran dari kegiatan ini antara lain:
1. Laporan Akhir Kegiatan Pemrosesan Ulang Data Seismik Untuk Area
Vibroseismik Pulau Jawa dalam bentuk hardcopy sebanyak 5 (lima) eksemplar
dan softcopy dengan format .docx/.doc, dan .pdf yang disampaikan melalui
media penyimpanan CD-ROM, LTO, dan harddisk.
2. Data-data yang menjadi keluaran dari kegiatan ini yaitu:
a. Raw Gathers with Geometry Navigation Merge (Time Domain, SEGY
Format)
b. Pre-Migrated Gathers (Time Domain, SEGY format)
c. Raw PSTM Gathers (NMO applied, Time Domain, SEGY format)
d. Final PSTM Gathers (NMO applied, Time Domain, SEGY format)
e. Raw PSTM full and angle stack (Time Domain, SEGY format)
f. Final PSTM full and angle stack (Time Domain, SEGY format)
g. Raw PSDM Gathers (NMO applied, Time/Depth Domain, SEGY format)
h. Final PSDM Gathers (NMO applied, Time/Depth Domain, SEGY format)
i. Raw PSDM full and angle stack (Time/Depth Domain, SEGY format)
j. Final PSDM full and angle stack (Time/Depth Domain, SEGY format)
k. Final Velocity RMS (Time Domain, SEGY & ascii format)
l. Final Velocity Model Interval (Time/Depth Domain, SEGY & ascii format)
m. Data akhir yang dapat diterima adalah dengan kriteria:
● Reflektor terlihat jelas dan menerus terutama pada reflektor target dan
reflektor-reflektor formasi utama.
● Wiggle-wiggle kecil yang merupakan representasi dari sedimen-sedimen
berukuran tipis baik yang dekat dengan permukaan atau dalam terlihat
jelas.
● Multiple wavelet sudah tereleminasi.
● Analisa spectrum pada data menunjukkan data pada frekuensi normal
seismik (0-180 Hertz dengan frekuensi dominan 20-60 Hertz)
● Data tidak mengandung noise yang bisa mengakibatkan kesalahan
interpretasi
● Data memiliki informasi koordinat/navigasi yang sesuai dengan posisi
seharusnya sehingga data yang dimaksud dapat menggambarkan
kondisi geologi bawah permukaan yang baik khususnya struktur geologi
dan seismik stratigrafi pada posisi yang seharusnya.
● Data-data seismik yang diterima merupakan hasil sebelum dan final
processing dengan format Pre-Stack Time Migration dan Post Stack
Time Migration dengan kedalaman waktu/time dan Pre-Stack Depth
Migration dan Post Stack Depth Migration kedalaman/depth dengan
format SEG-Y.
● Data digital tersebut baik hasil sebelum pengolahan dan setelah
pengolahan disampaikan dalam media penyimpanan tape, catridge,
LTO dan harddisk (alih media).
Kegiatan Pemrosesan Ulang Data Seismik Untuk Area Vibroseismik Pulau
Jawa direncanakan akan dilaksanakan melalui mekanisme tender/seleksi secara
profesional sesuai aturan yang berlaku.
Kegiatan Kegiatan Pemrosesan Ulang Data Seismik Untuk Area Vibroseismik
Pulau Jawa pada Tahun 2025, akan dilakukan selama 130 (seratus tiga puluh) hari
kalender.
Tabel- Tim Pelaksana
Tingkat
No. Personel Pelaksana Jurusan/Spe Pengalaman
Pendidikan
sialisasi
Fisika/Geofisi
Ketua Tim seismic processing
1 S-2/S-3 ka/Teknik 10 Tahun
dan/atau reprocessing
Geofisika
Kepala Tenaga Teknis Pre- Fisika/Geofisi
2 stack Time Migration dan S-1/S-2 ka/Teknik 7 Tahun
Post-stack Time Migration Geofisika
Kepala Tenaga Teknis Pre- Fisika/Geofisi
3 stack Depth Migration dan S-1/S-2 ka/Teknik 7 Tahun
Post-stack Depth Migration Geofisika
Tenaga Teknis Bidang Fisika/Geofisi
Geofisika Pre-stack Time ka/Teknik
Migration, Post-stack Time
Geofisika
4 S-1/S-2 5 Tahun
Migration, Pre-stack Depth
Migration dan Post-stack
Depth Migration
Fisika/Geofisi
Tenaga Teknis Bidang
5 S-1/S-2 ka/Teknik 3 Tahun
Geofisika
Geofisika
2025
Area Metode Ket
Volume Budget (Rp)
Vibroseismik Jawa Repro
Rp
Barat - Jawa Tengah Vibroseismic 1.080 km SYC
10.011.235.955,05
- Jawa Timur (SYC)