Akuisisi Data Full Tensor/Airborne Gravity Gradiometry Dan Magnetik Daerah Lariang Dan Enrekang

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10073033000
Date: 18 August 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral
Work Unit: Pusat Survey Geologi
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 92,095,575,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 90,592,650,000
Winner (Pemenang): PT Elnusa Tbk.
NPWP: 010000503051000
RUP Code: 60272486
Work Location: wilayah Kabupaten Mamuju, Kabupaten Majene, Kabupaten Mamasa, Kabupaten Poliwali Mandar di Provinsi Sulawesi Barat, serta Kabupaten Luwu Utara, Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kota Parepare, Kabupaten Wajo, Kabupaten Barru, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Bone di Sulawesi Selatan - Enrekang (Kab.)
Participants: 13
Applicants
0010000503051000Rp 90,568,785,000
0021449053081000-
0810835702063000-
PT Oseanland Survei Indonesia
09*0**0****35**0-
0610219800411000-
PT Rubotori Petrotech Indonesia
03*2**2****14**0-
0017763160411000-
CV Multi Mitra Integra
02*0**2****29**0-
PT Nawala Agastya Selaras
00*8**3****21**0-
0016468944019000-
PT Peppas Karya Bersama
02*5**6****17**0-
0033037854022000-
Ardana Langgeng Raharjo
02*3**5****16**0-
Attachment
URAIAN SINGKAT  PEKERJAAN AKUISISI DATA SURVEI UMUM MIGAS FULL           
                                                                          
    TENSOR/AIRBORNE GRAVITY-GRADIOMETRY DAN MAGNETIK  DAERAH              
                     LARIANG  DAN ENREKANG                                
                                                                          
                                                                          
                                                                          
a) A.2 Gambaran Umum                                                      
     Pada tahun 2024, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah
                                                                          
berhasil mengidentifikasi 128 cekungan sedimen yang berpotensi memiliki keterdapatan
                                                                          
kandungan minyak dan gas bumi. Dari sekian banyak cekungan yang teridentifikasi tersebut, lebih
dari 70 cekungan belum diidentifikasi potensi cekungan sedimennya. Kendala utama pelaksanaan
                                                                          
kegiatan penyelidikan di cekungan ini adalah belum tersedianya data – data geologi dan geofisika
yang cukup untuk menjamin keberhasilan pengindentifikasian potensi cekungan sedimen.
                                                                          
     Sesuai dengan salah satu tugas fungsi Badan Geologi dalam upaya mengatasi menurunnya
                                                                          
cadangan dan produksi migas nasional antara lain adalah dengan melakukan survei umum migas
salahsatunya akuisisi data Full Tensor/Airborne Gravity Gradiometry dan Magnetik serta
                                                                          
menyediakan informasi sistem petroleum beserta potensinya bagi kepentingan umum dan daya
tarik investasi. Oleh karena itu pada sejak tahun 2023, Badan Geologi berupaya untuk melakukan
                                                                          
pengumpulan data dan informasi potensi cekungan sedimen melalui akuisisi data permukaan dan
bawah permukaan.                                                          
                                                                          
     Full Tensor/Airborne Gravity Gradiometry dan Magnetik semakin banyak dilakukan di
                                                                          
berbagai tempat di seluruh dunia. Di Indonesia hal tersebut juga sudah mulai dilakukan terutama
di daerah frontier yang dianggap memiliki prospek khususnya hidrokarbon. Presentasi ini
                                                                          
dimaksudkan untuk memberi gambaran mengenai prinsip dasar dari metode yg relatif baru di
Indonesia. Pengukuran dan pemrosesan data gravitasi yang menghasilkan besaran gradien, baik
                                                                          
secara horizontal maupun vertikal sebenarnya bukan hal yang baru. Namun selama ini pengukuran
                                                                          
gradien masih terbatas pada satu arah, yaitu gradien vertikal dengan cara mengukur percepatan
gravitasi di satu titik pengamatan pada minimal dua ketinggian yang berbeda. Gradien horizontal
                                                                          
diperoleh dari selisih hasil pengukuran pada dua atau lebih titik pengamatan yang pada dasarnya
sudah merupakan fungsi spasial. Besaran gradien diharapkan dapat memperjelas batas-batas benda
                                                                          
anomali dan memudahkan interpretasi data gravitasi. Secara matematik, gradien gravitasi pada
                                                                          
berbagai arah (komponen) dapat dilakukan melalui proses pemfilteran baik dalam domain spasial
maupun dalam domain frekuensi spasial. Namun proses tersebut berakibat pada penguatan
(amplifikasi) anomali gravitasi frekuensi tinggi, termasuk noise sehingga menimbulkan kesulitan
                                                                          
dalam interpretasi hasilnya. Rencana lokasi kegiatan akuisisi data Full Tensor/Airborne Gravity
Gradiometry dan Magnetik pada tahun 2025 dapat dilihat pada gambar berikut:
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
Gambar 1 Peta Lokasi Rencana Akuisisi Data Full Tensor/Airborne Gravity Gradiometry dan
        Magnetik daerah Lariang dan Enrekang                              
                                                                          
                                                                          
  Penentuan lokasi area akuisisi data Full Tensor/Airborne Gravity Gradiometry dan Magnetik,
mempertimbangkan aspek – aspek berikut:                                   
                                                                          
  1. Keterdapatan rembesan hidrokarbon                                    
  2. Sumur produksi pada area dengan kondisi geologi regional yang serupa 
                                                                          
  3. Komponen petroleum system yang terbukti ada dan bekerja pada area penyelidikan
                                                                          
  4. Sudah ada penyelidikan keprospekan pada sebagian area penyelidikan   
  5. Rekomendasi dari Tim Kepmen KESDM                                    
                                                                          
                                                                          
A. LOKASI PEKERJAAN                                                       
                                                                          
Area lokasi akuisisi data Full Tensor/Airborne Gravity Gradiometry dan Magnetik ini akan
                                                                          
dilakukan di daerah :                                                     
1. Lariang yang meliputi wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamuju Tengah di
                                                                          
  Provinsi Sulawesi Barat yang terletak pada koordinat 1o 21’ 43.2” LS - 2o 28’ 19.2” LS dan
  119o 6’ 25.2” BT - 119o 15’ 54” BT (Gambar 2)                           
2. Enrekang yang meliputi wilayah Kabupaten Mamuju, Kabupaten Majene, Kabupaten Mamasa,
  Kabupaten Poliwali Mandar di Provinsi Sulawesi Barat, serta Kabupaten Luwu Utara, Kota
                                                                          
  Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten
  Enrekang, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kota Parepare, Kabupaten
                                                                          
  Wajo, Kabupaten Barru, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Bone di Sulawesi Selatan yang
                                                                          
  terletak pada koordinat 2o 32’2.4” LS - 4o 14’ 24” LS dan 118o 45’3.6” BT - 120o 27’ 39.6”
  BT (Gambar 2).                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
       Gambar 2 Rencana lokasi akuisisi Full Tensor/Airborne Gravity Gradiometry dan
                                                                          
                     Magnetik daerah Lariang dan Enrekang
Tenders also won by PT Elnusa Tbk.
Authority
8 July 2025Akuisisi Data Full Tensor Gravity Gradiometry (Ftg) Dan Magnetik Daerah Lariang Dan EnrekangKementerian Energi Dan Sumber Daya MineralRp 92,095,575,000
26 March 2013Pengambilan Dan Pengumpulan Serta Pengolahan Data Seismik 2D Sepanjang 2.950 Km Di Teluk CendrawasihPpsdm KebtkeRp 34,400,000,000
22 January 2018Akuisisi Data Seismik 2D Prospek Migas SelabangkaKementerian Energi Dan Sumber Daya MineralRp 29,040,965,000
9 April 2018Akuisisi Data Seismik 2D Prospek Migas SingkawangKementerian Energi Dan Sumber Daya MineralRp 29,040,965,000
10 January 2017Akuisisi Data 2D Seismik Marin SelaruKementerian Energi Dan Sumber Daya MineralRp 28,300,000,000
26 November 2020Akuisisi Data 2D Seismik Cekungan Pangkalanbuun SelatanKementerian Energi Dan Sumber Daya MineralRp 28,000,000,000
12 February 2015Pekerjaan Survei, Prosesing Dan Interpretasi Data Geologi-Geofisika Di Atambua (Ntt) Ppptmgb "Lemigas"Rp 20,590,800,000
15 July 2025Kegiatan Pemrosesan Ulang Data Seismik Untuk Area Vibroseismik Pulau JawaKementerian Energi Dan Sumber Daya MineralRp 10,011,236,000
15 July 2025Kegiatan Pemrosesan Ulang Data Seismik Untuk Area RangkasKementerian Energi Dan Sumber Daya MineralRp 9,269,663,000
15 July 2025Kegiatan Pemrosesan Ulang Data Seismik Untuk Area Jayapura OffshoreKementerian Energi Dan Sumber Daya MineralRp 7,415,731,000