URAIAN PEKERJAAN
Lingkup pekerjaan yang harus dikerjakan adalah :
-
Pekerjaan Sumur Dangkal
Sebagaimana yang dimaksud dalam Lingkup pekerjaan ini adalah sesuai dengan Gambar Kerja pada lampiran
kontrak, Berita Acara Rapat Penjelasan Pekerjaan dan Addendum yang disampaikan selama pelaksanaan pekerjaan.
A. Pekerjaan Persiapan dimaksud adalah semua kegiatan yang dilakukan dalam upaya mempersiapkan
pelaksanaan kegiatan agar dapat berjalan dengan lancar. Yang termasuk dalam Spesifikasi Pekerjaan ini adalah
tersebut dibawah ini dan atau yang lain menurut petunjuk Direksi/ Pengawas Lapangan.
1. Persiapan Awal/Pengukuran
2. Mobilisasi
3. Papan nama kegiatan
4. Pengujian Bahan/Material Bangunan
5. Pengendalian Lingkungan
B. Pekerjaan Tanah
1. Galian Tanah dan urugan tanah kembali
Galian tanah dan urugan tanah kembali dilaksanakan sesuai Gambar Rencana Kerja dan Syarat-syarat
atau sesuai petunjuk pengawas. Galian tanah dilakukan setelah pekerjaan pasang patok/profil (Bouwplank)
selesai dilaksanakan dan disetujui Direksi. Ukuran kedalaman dan lebar galian menurut yang tertera dalam
gambar bestek dan atau menurut yang ditentukan Direksi/Pengawas Lapangan. Kesalahan penggalian
yang terjadi yang menurut pertimbangan Direksi dapat mengurangi kualitas konstruksi harus dilakukan
perbaikan menyangkut stabilitas tanah dasar yang diperlukan. Untuk kondisi tanah yang labil perlu
dibuatkan penopang agar tidak menganggu pelaksanaan penggalian dan juga pompa air dengan kapasitas
yang memadahi apabila terdapat air tanah/ rembesan yang besar.
C. Pekerjaan Pasangan Batu Belah
a. Pasangan Batu Belah digunakan untuk pekerjaan pondasi dan pekerjaan lainnya sesuai yang tercantum
dalam bestek, termasuk dalam spesifikasi ini;
b. Pasangan Batu Belah dilaksanakan setelah pekerjaan pasir alas selesai dikerjakan;
c. Pemasangan Batu dilakukan satu per satu sehingga didapat celah yang cukup untuk spesi. Ukuran batu
relatif seragam menurut spesifikasi ini untuk persyaratan bahan;
d. Spesi terpasang padat (dijojoh) agar tidak terdapat rongga antara batu dengan batu;
e. Setelah pemasangan batu selesai, sisi pasangan samping diberaben dengan spesi 1 Pc : 4 Psr atau
menurut ketentuan lain dalam Bestek.
D. Pekerjaan Beton
a. Penuangan Adukan Beton dapat dilakukan bila seluruh lokasi pengecoran terpasang dengan baik sesuai
Bestek dan disetujui oleh Direksi / Pengawas Lapangan.
b. Semua kotoran yang ada pada lokasi pengecoran harus dibersihkan.
c. Penuangan dilakukan terus menerus (tidak terputus) agar diperoleh beton yang seragam.
d. Selama penuangan dan pemadatan harus dijaga agar posisi cetakan tidak berubah.
e. Pengecoran tidak boleh dilakukan pada waktu turun hujan.
f. Adukan beton yang baru saja dituang harus segera dipadatkan dengan ditusuk-tusuk dengan tongkat besi
Vibrator
atau dengan alat getar ( ).
g. Setelah selesai pengecoran dan pemadatan, dilakukan perataan permukaan dan perawatan dengan
maksud agar kelembaban beton dapat terjaga.
E. Pemasangan Sumur Buis Beton
a. Tahap Persiapan Pemasangan Buis Beton
Pada tahap persiapan yang pertama ini, hal yang harus disiapkan dengan matang adalah sketsa
perencanaan dan survey lokasi. Pengukuran adalah awal dari semua rencana pemasangan Buis Beton.
Apabila telah menemukan lokasi yang tepat dan lahan untuk digali, proses selanjutnya adalah
mempersiapkan semua yang dibutuhkan seperti peralatan dan tata letak material.
b. Tahap Penggalian Area Pemasangan Buis Beton
Tahap selanjutnya adalah tahap penggalian, tahap ini dilakukan setelah pengukuran dan penggambaran
sudah selesai. Pada tahap ini, penggalian harus dilakukan dengan benar sehingga tidak menimbulkan
resiko.
c. Tahap Pemasangan Buis Beton
Menuju tahapan ketiga yaitu tahap pemasangan. Cara pemasangan buis beton harus dilakukan dengan
hati-hati, buis beton dipasang satu per satu dan saling disambungkan antara satu dengan yang lainnya.
Buis beton ditempatkan sesuai dengan kedalaman gambar rencana dan atau yang lain menurut petunjuk
Direksi/ Pengawas Lapangan.
d. Tahap Finishing Dari Pemasangan Buis Beton
Setelah pemasangan selesai, pekerjaan terakhir adalah finishing atau pengisian dasar sumur. Pengisian
dasar sumur menggunakan material batu belah hitam, pasang batu kosong dan ijuk sebagai media resapan.
Ruang kosong antara tanah galian dan buis beton dapat diisi kembali dengan tanah bekas galian atau
dengan material lain. Hal ini tentunya bertujuan agar buis beton yang telah ditempatkan tidak bergeser.
Namun perlu diperhatikan dalam proses penimbunan, jangan sampai buis beton yang sudah dipasang
bergeser karena terdorong pada saat penimbunan dan pemadatan.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 10 July 2020 | Pembangunan Sanitasi Air Limbah Setempat (Individual) Desa Bandungharjo, Desa Sindurejo Kec. Toroh | Kab. Grobogan | Rp 650,000,000 |
| 21 April 2022 | Perluasan Jaringan Perpipaan Desa Temurejo Kecamatan Blora | Kab. Blora | Rp 475,000,000 |
| 30 May 2022 | Pembangunan Sanitasi Air Limbah Setempat (Individual) Desa Kronggen Kec. Brati | Kab. Grobogan | Rp 405,000,000 |
| 4 July 2023 | Hibah Air Limbah Setempat Desa Karangharjo Kecamatan Pulokulon | Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan | Rp 400,000,000 |
| 11 March 2025 | Pemeliharaan Rutin Jembatan Paket II | Kab. Grobogan | Rp 198,372,000 |
| 14 March 2024 | Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Atribut Kelengkapannya | Kab. Grobogan | Rp 169,715,200 |
| 10 March 2025 | Pengadaan Logistik Pangan | Kab. Grobogan | Rp 113,400,000 |
| 18 November 2024 | Pengadaan Logistik Pangan Korban Bencana (Dif) | Kab. Grobogan | Rp 70,624,000 |