| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0018103812015000 | Rp 710,472,000 | 81.78 | - | |
| 0019260538655000 | Rp 772,688,000 | 88.4 | - | |
| 0031783004015000 | Rp 812,784,000 | 93.39 | - | |
| 0841963499427000 | - | - | - | |
| 0030475891211000 | - | - | Tidak Hadir Pembuktian Kualifikasi | |
| 0032606972061000 | - | - | - | |
| 0021834023002000 | - | - | - | |
PT Azteca Graha Konsulindo | 09*8**3****05**0 | - | - | Tidak dilakukan Pembuktian Kualifikasi |
| 0316574813015000 | - | - | Tidak dilakukan Pembuktian Kualifikasi | |
| 0015715519015000 | - | - | Tidak dilakukan Pembuktian Kualifikasi | |
| 0936437631015000 | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas Kualifikasi | |
PT Rekan Solusi Utama | 08*6**1****43**0 | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas Kualifikasi |
| 0021609383061000 | - | - | - | |
Cikal Transparansi Konsultan | 07*6**1****02**1 | - | - | Tidak dilakukan Pembuktian Kualifikasi |
| 0016884868008000 | - | - | - | |
| 0711574053922000 | - | - | SBU yang disampaikan sudah habis masa berlakunya | |
PT Ocean Engineering Indonesia | 06*3**2****15**0 | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas Kualifikasi |
| 0032005415015000 | - | - | Tidak dilakukan Pembuktian Kualifikasi | |
| 0904093366416000 | - | - | - | |
CV Aldreen Kara Wyasa | 06*3**4****01**0 | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas |
| 0862484714031000 | - | - | - | |
| 0959043316541000 | - | - | Tidak dilakukan Pembuktian Kualifikasi | |
| 0948420203417000 | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas Kualifikasi | |
| 0750567125401000 | - | - | - | |
PT Bangun Rancang Engineering | 07*7**5****12**0 | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas Kualifikasi |
CV Shufrun Indonesia | 06*7**1****42**0 | - | - | Tidak Memiliki SBU sesuai yang dipersyaratkan |
| 0817783046401000 | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas Kualifikasi | |
| 0760587576424000 | - | - | Tidak dilakukan Pembuktian Kualifikasi | |
| 0023023112621000 | - | - | Tidak dilakukan Pembuktian Kualifikasi | |
| 0020913257404000 | - | - | - | |
PT Alto Dwi Putra | 0030986251027000 | - | - | - |
| 0031899586009000 | - | - | - | |
| 0023192289005000 | - | - | - | |
| 0021422357017000 | - | - | - | |
| 0413553603427000 | - | - | - | |
| 0017106444017000 | - | - | - | |
| 0016467284015000 | - | - | - | |
| 0018071084005000 | - | - | - | |
PT Arah Cipta Konsultan | 02*7**4****12**0 | - | - | - |
PT Pcg Partono Fondas Engineering Consultant | 00*3**5****28**0 | - | - | - |
| 0013218458008000 | - | - | - | |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - | - |
PT Fatek Engineering Consultant | 06*5**8****31**1 | - | - | - |
CV Dunia Forensik Enjiniring | 04*1**1****21**0 | - | - | - |
| 0026550533412000 | - | - | - | |
PT Aldabi Sarana Jaya | 02*1**0****63**0 | - | - | - |
| 0021836754016000 | - | - | - | |
| 0027489038009000 | - | - | - | |
| 0031950884801000 | - | - | - | |
| 0026591073833000 | - | - | - | |
| 0314755570833000 | - | - | - | |
| 0013990874014000 | - | - | - | |
| 0822625638803000 | - | - | - | |
Rebekka Gemilang | 0021438759009000 | - | - | - |
| 0029863859023000 | - | - | - | |
Monang Jaya Konsultan | 02*0**5****01**0 | - | - | - |
Ruang Lingkup
K. Lingkup Pekerjaan Ruang lingkup pekerjaan Jasa Konsultansi Pengawasan Pekerjaan
Konstruksi Pembangunan Puskesmas di Kelurahan Rambutan,
sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat Republik Indonesia, nomor: 16/SE/M/2022.
Penyedia Jasa Konsultansi Pengawasan Konstruksi yang
selanjutnya disebut Konsultan Pengawas merupakan Penyedia Jasa
Konsultansi Konstruksi yang memberikan layanan usaha
pengawasan.
Tanggung Jawab Konsultan Pengawas meliputi:
a. pelaksanaan pengawasan pekerjaan konstruksi dalam rangka
mendukung terwujudnya tertib penyelenggaraan Jasa
Konstruksi;
b. pelaksanaan pengawasan pekerjaan konstruksi berdasarkan
kontrak; dan
c. pemeriksaan kesesuaian proses dan hasil pekerjaan konstruksi
dengan persyaratan mutu, waktu, biaya dan keselamatan
konstruksi yang tercantum dalam kontrak pekerjaan konstruksi.
Ruang lingkup tugas konsultan Pengawas meliputi :
I. Pengawasan Tahap Persiapan
a) Koordinasi awal terkait penyamaan persepsi metode
pelaksanaan pekerjaan keseluruhan, uraian dan spesifikasi
yang digunakan, peralatan dan perlengkapan yang
digunakan oleh Penyedia jasa konstruksi (termasuk
membuat jadwal pengawasan sampai dengan pekerjaan
selesai);
b) Memroses perizinan, memobilisasi personel dan
kelengkapan yang diperlukan dalam pelaksanaan
pengawasan;
c) Memeriksa dan mempelajari dokumen Kerangka Acuan
Kerja (KAK) kegiatan Pengawasan dan dokumen penerapan
Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK);
d) Menyusun Program Mutu Pengawasan;
e) Memberikan penjelasan dan rekomendasi terkait
pelaksanaan pekerjaan konstruksi dalam Rapat Persiapan
Pelaksanaan Pekerjaan;
f) Membantu penyiapan dokumen perizinan bangunan sampai
dengan diterbitkannya , Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
II. Pengawasan Tahap Pelaksanaan Konstruksi
a) Melakukan pengawasan mobilisasi personel, peralatan,
material dan pemenuhan persyaratan perizinan pelaksanaan
pekerjaan konstruksi;
b) Melakukan reviu terhadap gambar kerja dan spesifikasinya;
c) Melakukan pengawasan penggunaan tenaga kerja, material,
dan peralatan serta penerapan metode pelaksanaan
pekerjaan konstruksi;
d) Melakukan pengawasan ketepatan waktu, biaya,
pemenuhan persyaratan mutu dan volume serta penerapan
keselamatan konstruksi;
e) Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk
memberikan rekomendasi teknis tentang alternatif
pemecahan masalah yang terjadi selama pekerjaan
konstruksi;
f) Memberikan rekomendasi kepada PPK terhadap perubahan-
perubahan pelaksanaan pekerjaan;
g) Membantu PPK dalam mempersiapkan penyelenggaraan
rapat lapangan secara berkala dan merekomendasikan rapat
insidental;
h) Membantu PPK dalam penyusunan berita acara persetujuan
kemajuan pekerjaan;
i) Membuat catatan harian, menyusun laporan mingguan dan
bulanan pelaksanaan pekerjaan pengawasan;
j) Menyusun daftar cacat mutu dan mengawasi perbaikannya
sebelum serah Terima Pertama/Provisional Hand Over
(PHO).
III. Pengawasan Tahap Serah Terima Pertama Pekerjaan
Konstruksi
Pada tahap serah terima Pekerjaan Konstruksi, ruang lingkup
Penyedia sebagai berikut:
a) Menyusun daftar kekurangan-kekurangan dan cacat-cacat
pekerjaan (defect list) selama masa pemeliharaan beserta
pengawasan tindak lanjutnya;
b) Memeriksa dan melakukan evaluasi terhadap kelengkapan
dokumen dan gambar as built sesuai dengan pelaksanaan
pekerjaan dilapangan sebelum serah terima pertama (PHO);
c) Melakukan pengawasan demobilisasi personel dan
peralatan sesuai jadwal penugasan dan jadwal mobilisasi
d) Membantu penyusunan Berita Acara Pekerjaan 100%
(seratus persen) sebelum serah terima pertama (provisional
hand over);
e) Membantu PPK dalam penyusunan Berita Acara Serah
Terima Pertama (Provisional Hand Over); dan
f) Menyusun laporan akhir kegiatan pekerjaan pengawasan.
IV. Pengawasan Tahap Serah Terima Akhir (Final Hand Over)
Pekerjaan Konstruksi
a) Tahap Serah Terima Akhir (Final Hand Over) hanya dapat
dilaksanakan oleh Konsultan Pengawas apabila dinyatakan
pada kontrak.
b) Tugas Konsultan Pengawas Konstruksi pada Tahap Serah
Terima Akhir (Final Hand Over) sebagaimana dimaksud
pada hurud d, paling sedikit:
1) Melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan
pemeliharaan;
2) Mengarahkan dan mengawasi perbaikan pekerjaan
kontraktor pelaksana (apabila ada) sesuai daftar cacat
mutu (defect list); dan
3) Memberikan rekomendasi kepada PPK terkait
penerbitan Berita Acara Serah Terima Akhir (Final Hand
Over).
c) Tahap serah terima akhir Akhir (Final Hand Over) yang dapat
melewati tahun anggaran dan merupakan layanan purna
jasa konsultan, meliputi:
1) Melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan
pemeliharaan;
2) Mengarahkan dan mengawasi perbaikan pekerjaan
kontraktor pelaksana (apabila ada) sesuai daftar cacat
mutu (defect list); dan
3) Memberikan rekomendasi kepada PPK terkait
penerbitan Berita Acara Serah Terima Akhir (Final Hand
Over)
d) Bersedia sepenuhnya untuk menjelaskan segala sesuatu
mengenai pelaksanaan pekerjaan dari awal sampai akhir,
bilamana diperlukan oleh pihak-pihak yang berwenang,
berkaitan dengan pemeriksaan.
V. Wewenang Konsultan Pengawas Konstruksi
Pada tahap serah terima Pekerjaan Konstruksi, ruang lingkup
Penyedia, meliputi:
a) Pemberian persetujuan izin kerja (request of work) atas
rencana pelaksanaan pekerjaan yang telah memenuhi
persyaratan; dan/atau;
b) Pemberian rekomendasi kepada PPK untuk menghentikan
setiap pekerjaan di lapangan yang tidak sesuai dengan
dokumen kontrak dan dokumen SMKK.