Kajian Dan Perencanaan Basic Design (Bd) Simpang Tak Sebidang (Sts) Raya Bogor - Mayjen Sutoyo - Dewi Sartika

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10031131000
Date: 6 May 2025
Year: 2025
KLPD: Provinsi DKI Jakarta
Work Unit: Dinas Bina Marga
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 979,394,781
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 959,409,502
Winner (Pemenang): PT Konsulindo Citra Ernala
NPWP: 015902836121000
RUP Code: 59162569
Work Location: Jl. Raya Bogor, Jl. Mayjen Sutoyo, Jl. Dewi Sartika - Jakarta Timur (Kota)
Participants: 40
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0015902836121000Rp 863,047,20074.5794.57-
0760088872002000Rp 892,221,33072.892.14-
0012573754424000Rp 897,812,40071.8191.04-
0030475891211000Rp 956,820,00072.3190.35-
Bharata Multi Utama
09*9**6****42**0---Tidak Lulus Ambang Batas Sub Unsur
0907890271625000---Tidak hadir pembuktian kualifikasi
0011188893423000---Klasifikasi SBU Tidak sesuai yang dipersyaratkan
0023331226441000---Tidak memberikan informasi terkait dengan sertifikat standar sesuai dengan KBLI SBU yang dipersyaratkan
PT Mitra Skala Utama
09*7**3****13**0---Tidak memberikan informasi terkait dengan Sertifikat Standar sesuai dengan KBLI SBU yang dipersyaratkan
0012107470429000---Tidak hadir pembuktian kualifikasi
0012169470428000---Tidak memberikan informasi sertifikat standar sesuai dengan KBLI SBU yang dipersyaratkan
0017634601121000---Tidak hadir pembuktian kualifikasi
0019752427123000---Kualifikasi usaha pada SBU tidak Sesuai dengan persyaratan
PT Perkasa Sarana Propertindo
03*6**3****55**0---Tidak Lulus Ambang Batas
0312981533542000---Tidak hadir pembuktian kualifikasi
0015491558061000---Kualifikasi SBU tidak sesuai.
0017089699429000---Tidak Lulus Ambang Batas
0025584624216000---Tidak hadir pembuktian kualifikasi
0014683551424000----
0423929074652000---Tidak hadir pembuktian kualifikasi
0025642984429000----
0030077846015000----
CV Rekayasa Geomatika Indonesia
09*5**3****14**0----
0017974734017000----
0731144473401000----
0021855986017000----
0032005415015000----
0708986195429000----
CV Sukses Bersama
0032844375214000----
0021083787429000----
0027023449017000----
0030149744008000----
0023192289005000----
0013737945015000----
PT Sentrabina Nugraha Pratama
00*2**1****16**0----
PT Nauli Utama Konsultan
09*3**1****13**0----
0760587576424000----
Media Indonesia Bersinar
04*3**5****07**0----
0022415145423000----
0316778711322000----
Attachment
URAIAN      SINGKAT      PEKERJAAN                   
                                                                          
                                                                          
                             JASA   KONSULTANSI                           
                 KAJIAN  DAN  PERENCANAAN    BASIC  DESIGN  (BD)          
                  SIMPANG   TAK SEBIDANG   (STS) RAYA BOGOR   -           
                                                                          
                        MAYJEN   SUTOYO  - DEWI SARTIKA                   
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
               ORGANISASI       : 1.03.0.00.0.00.01.0000 DINAS BINA MARGA 
               PROGRAM          : 1.03.10   Program Penyelenggaraan Jalan 
               KEGIATAN         : 1.03.10.1.01 Penyelenggaraan Jalan Provinsi
               SUB KEGIATAN     : 1.03.10.1.01.0041 Penyusunan Rencana,   
                                                                          
                                  Kebijakan, Strategi dan Teknis Pengembangan
                                  Jaringan Jalan serta Perencanaan Teknis 
                                  Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan      
               PAKET PEKERJAAN  : Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)
                                  Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor - 
                                  Mayjen Sutoyo - Dewi Sartika            
               NILAI PAGU PAKET : Rp 979.394.781,-                        
                                                                          
               KODE REKENING    : 5.1.02.02.08.0009 Belanja Jasa Konsultansi
                                  Perencanaan Rekayasa-Jasa Desain Rekayasa
                                  untuk Pekerjaan Teknik Sipil Transportasi
  TAHUN                                                                   
               TAHUN ANGGARAN   : 2025                                    
ANGGARAN                                                                  
               LOKASI           : Provinsi DKI Jakarta                    
    2025                                                                  
                               DINAS   BINA  MARGA                        
                                 PROVINSI DKI JAKARTA                     
                      Gedung Dinas Teknis Jatibaru – Jl. Taman Jatibaru No.1
                                                                          
                                     Jakarta Pusat                        
      Lingkup       a. Ketentuan Umum                                     
      Pekerjaan        1. Lingkup kegiatan ini meliputi:                  
                          a) Formulasi kebijakan perencanaan yang meliputi
                             kajian terhadap kebijakan dan sasaran        
                             perencanaan, lingkungan, dan penataan ruang, 
                                                                          
                             serta pengadaan tanah;                       
                          b) Kajian terhadap kondisi eksisting pada wilayah
                             studi;                                       
                          c) Pengambilan data  fisik, ekonomi, dan        
                                                                          
                             lingkungan;                                  
                          d) Prediksi hasil analisis kuantitatif untuk setiap
                             alternatif solusi;                           
                          e) Kajian penggunaan alternatif teknologi dan   
                             standar yang berkaitan dengan kebutuhan      
                                                                          
                             proyek;                                      
                          f) Studi komparasi alternatif solusi pada koridor
                             yang terpilih dalam pra studi kelayakan.     
                                                                          
                                                                          
                          Dengan hasil kegiatan studi kelayakan, meliputi:
                          a) Formulasi sasaran proyek;                    
                          b) Merupakan urutan unggulan, atas dasar        
                             indikator kelayakan yang teliti dari alternatif
                             solusi yang distudi, sebagai masukan bagi pihak
                                                                          
                             pengambil keputusan;                         
                          c) Penajaman  rencana  dan   rekomendasi        
                             alinyemen yang cocok, serta standar-standar  
                             yang akan digunakan;                         
                                                                          
                          d) Rekomendasi waktu optimum (timing optimum)   
                             dan program konstruksi;                      
                          e) Rekomendasi investigasi lingkungan dan sosial;
                          f) Kerangka acuan Amdal atau UKL-UPL, jika      
                             dibutuhkan;                                  
                                                                          
                          g) Kebutuhan survei untuk Detailed Engineering  
                             Design (DED);                                
                          h) Estimasi biaya.                              
                                                                          
                       2. Metode  pendekatan analisis kegiatan studi      
                                                                          
                          kelayakan. Melalui pendekatan dengan adanya     
                          proyek (with project) dan tanpa proyek (without 
                          project), berikut tahapan analisis yang dilakukan:
                          i) Formulasi dari sasaran proyek, monitoring dan
                                                                          
                             evaluasi manfaat proyek di masa mendatang    
                             akan merujuk pada sasaran ini;               
                          j) Formulasi dari satu atau lebih alternatif solusi
                             yang potensial;                              
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                1         
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                          k) Analisis ekonomi   untuk  memperoleh/        
                             membandingkan  kelayakan ekonomi dari        
                             seluruh alternatif solusi                    
                          l) Analisis kelayakan  menyeluruh  yang         
                             menggabungkan hasil analisis ekonomi dengan  
                                                                          
                             aspek non ekonomi yang relevan.              
                                                                          
                       3. Periode analisis yang digunakan dalam studi     
                          kelayakan adalah 10 tahun, atau sesuai dengan   
                                                                          
                          rencana tata ruang dari wilayah studi, dengan aspek
                          yang ditinjau meliputi:                         
                          a) Aspek teknis;                                
                          b) Aspek lingkungan dan keselamatan;            
                          c) Aspek ekonomi;                               
                                                                          
                          d) Aspek lain-lain.                             
                                                                          
                       4. Fungsi studi kelayakan untuk menilai tingkat    
                          kelayakan suatu alinyemen pada koridor yang terpilih
                                                                          
                          pada pra studi kelayakan dan untuk menajamkan   
                          analisis kelayakan bagi satu atau lebih alternatif
                          solusi yang unggul. Apabila tahapan pra studi   
                          kelayakan belum dilaksanakan, maka fungsi       
                          kegiatan untuk mengidentifikasi alternatif solusi
                                                                          
                          dengan   menilai tingkat kelayakan, dan         
                          membandingkan kinerja ekonomis suatu alternatif 
                          terhadap alternatif yang lain tetap dilakukan.  
                                                                          
                                                                          
                    b. Lingkup Pekerjaan Kajian/Studi Kelayakan           
                       1. Kajian Kebijakan Perencanaan                    
                          a) Kajian Kebijakan dan Sasaran Perencanaan     
                          b) Kajian Lingkungan dan Tata Ruang             
                          c) Kajian Pengadaan Tanah                       
                                                                          
                          d) Formulasi Alternatif Solusi                  
                                                                          
                       2. Survei dan Pengumpulan Data                     
                          a) Lalu Lintas                                  
                             1) Pengambilan Data pada lokasi terkait      
                                                                          
                                dengan pola arus pergerakan kendaraan     
                                pribadi dan umum/ sirkulasi arus lalu lintas
                                (menerus dan lokal), bangkitan lalu lintas,
                                karakterisitik pemakai jalan (hambatan    
                                                                          
                                samping, komposisi moda angkutan dan      
                                perilaku pemakai jalan serta fasilitas/   
                                prasarana jalan), bisa berupa foto maupun 
                                video;                                    
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                2         
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                             2) Pengumpulan data-data yang dibutuhkan,    
                                dengan  terlebih dahulu berkoordinasi     
                                dengan Dinas Perhubungan Provinsi DKI     
                                Jakarta guna mendapatkan arahan. Adapun   
                                data-data yang dikumpulkan:               
                                                                          
                                a. Pengamatan lapangan dengan cara        
                                   visual atau menggunakan peralatan      
                                   teknis seperti kamera dan peralatan    
                                   lainnya;                               
                                                                          
                                b. Data masukan laporan dari instansi     
                                   terkait atau masyarakat disampaikan    
                                   langsung secara tertulis ke instansi yang
                                   bertanggungjawab di bidang sarana dan  
                                   prasarana lalu lintas dan angkutan jalan;
                                                                          
                                c. Data historis dapat berupa:            
                                   1. Laporan Pemerintah;                 
                                   2. Hasil kajian dari Pemerintah atau   
                                      swasta;                             
                                                                          
                                   3. Data statistik; atau                
                                   4. Data spasial dari media elektronik  
                                      maupun non elektronik.              
                                                                          
                                d. Data Inventarisasi situasi arus lalu lintas:
                                                                          
                                   1. Volume lalu lintas;                 
                                   2. Komposisi lalu lintas;              
                                   3. Variasi lalu lintas;                
                                   4. Distribusi arah;                    
                                                                          
                                   5. Pengaturan arus lalu lintas;        
                                   6. Kecepatan lalu lintas (kecepatan    
                                      setempat, kecepatan  tempuh,        
                                      kecepatan arus bebas);              
                                   7. Tundaan lalu lintas (tundaan pada   
                                                                          
                                      simpang ber APILL, tundaan pada     
                                      simpang tidak dilengkapi APILL;     
                                   8. Kinerja perlengkapan jalan (APILL,  
                                      rambu lalu lintas, marka jalan, alat
                                      penerangan jalan, alat pengedali    
                                                                          
                                      pemakai jalan, alat pengaman        
                                      pemakai jalan, fasilitas pendukung  
                                      kegiatan lalu lintas dan angkutan   
                                      jalan, dan fasilitas pendukung      
                                                                          
                                      penyelenggaraan lalu lintas dan     
                                      angkutan jalan.                     
                                   Traffic counting dan travel time dilakukan
                                   di ruas & persimpangan jalan yang      
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                3         
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                                   mencakup      wilayah     yang         
                                   mempengaruhinya.                       
                                                                          
                                e. Inventarisasi ketersediaan dan daya    
                                   tampung jalan pada ruang manfaat jalan 
                                                                          
                                   (rumaja), yaitu:                       
                                   1. Badan jalan yang meliputi jalur lalu
                                      lintas dan bahu jalan;              
                                   2. Saluran tepi;                       
                                                                          
                                   3. Ambang pengaman.                    
                                                                          
                                f. Data lainnya terkait dengan lalu lintas
                                   yang dibutuhkan.                       
                          b) Topografi                                    
                                                                          
                             1) Melakukan Pengukuran di area rumija       
                                (ruang milik jalan) di sepanjang rencana STS
                                termasuk  jalan  pendekatnya  dan         
                                penggambaran kondisi eksisting;           
                                                                          
                             2) Sebelum   melaksanakan pengukuran,        
                                penyedia terlebih dahulu berkoordinasi    
                                dengan  bagian pengukuran DCKTRP          
                                Provinsi DKI Jakarta, rencana pengukuran  
                                topografi sebelumnya harus memperoleh     
                                                                          
                                persetujuan tertulis/tidak tertulis dari  
                                PPK/PPTK,   dan   hasil  koordinasi       
                                disampaikan ke PPK/PPTK;                  
                             3) Lingkup pekerjaan pengukuran/topografi    
                                                                          
                                adalah sebagai berikut:                   
                                a. Pemasangan  BM/CP   Pemasangan         
                                   Bench Mark (BM) dan Control Point (CP) 
                                   di lapangan;                           
                                b. Pengukuran   Kerangka   Kontrol        
                                                                          
                                   Horisontal dan Vertikal;               
                                c. Pengukuran/Pemetaan Situasi;           
                                d. Pengukuran penampang melintang dan     
                                   memanjang;                             
                                e. Penggambaran peta dan potongan-        
                                                                          
                                   potongan memanjang serta melintang.    
                                                                          
                          c) Geoteknik                                    
                             Penyelidikan tanah dilakukan untuk mengetahui
                                                                          
                             daya dukung tanah di lokasi sekitar proyek.  
                             1) Mobilisasi dan demobilisasi alat serta    
                                sumber daya manusia;                      
                             2) Melakukan Penyelidikan Tanah meliputi tes 
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                4         
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                                Sondir sebanyak 4 titik dan Bor Dalam     
                                sebanyak 4 titik;                         
                             3) Pelaksanaan bor dalam sebanyak 4 titik    
                                dilakukan s/d  kedalaman mencapai         
                                maksimal 50 m atau s/d tanah keras (N-SPT 
                                                                          
                                >60). Pastikan posisi tanah keras bukan   
                                berada pada lapisan lensa;                
                             4) Pelaksanaan tes sondir sebanyak 4 titik   
                                hingga minimal mencapai tahanan konus     
                                                                          
                                500 kg/cm2 atau paling dalam 50 m;        
                             5) Pelaksanaan penyelidikan tanah perlu      
                                melampirkan dokumentasi pelaksanaan       
                                kegiatan;                                 
                             6) Penyelidikan tanah pada lokasi rencana    
                                                                          
                                pondasi sebelumnya harus memperoleh       
                                persetujuan tertulis/tidak tertulis dari  
                                PPK/PPTK. Denah lokasi boring dan sondir  
                                tergambar dalam laporan penyelidikan      
                                                                          
                                tanah.                                    
                                                                          
                          d) Hidrologi dan Drainase                       
                             1) Survei kondisi hidrologi (curah hujan, aliran
                                air permukaan);                           
                                                                          
                             2) Survei kondisi drainase eksisting yang    
                                berada di sekitar lokasi.                 
                                                                          
                          e) Lingkungan & Keselamatan                     
                                                                          
                          f) Data lainnya yang diperlukan untuk mendukung 
                             kegiatan seperti:                            
                             1) Rencana/laporan, meliputi database        
                                jaringan jalan, Rencana Tata Ruang        
                                Wilayah  (RTRW),  studi-studi terkait     
                                                                          
                                terdahulu;                                
                             2) Data statistik/publikasi;                 
                             3) Data peta lainnya, meliputi peta jaringan 
                                jalan, Peta Rencana Tata Ruang dan        
                                Wilayah, dan peta lain yang dibutuhkan;   
                                                                          
                             4) Data pengambilan foto udara baik foto     
                                maupun video.                             
                                                                          
                       3. Analisis Teknis                                 
                                                                          
                          a) Analisis Lalu Lintas;                        
                          b) Perancangan Geometri STS;                    
                          c) Analisis Kapasitas dan Kinerja Simpang;      
                          d) Analisis Keselamatan;                        
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                5         
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                          e) Perencanaan Drainase;                        
                          f) Analisis Geologi dan Geoteknik;              
                          g) Perencanaan Perkerasan Jalan;                
                          h) Perencanaan Struktur STS;                    
                                                                          
                                                                          
                       4. Analisis Ekonomi                                
                          a) Perhitungan biaya proyek                     
                          b) Perhitungan manfaat proyek                   
                             1) Penghematan Biaya Operasi Kendaraan       
                                                                          
                             2) Penghematan nilai waktu perjalanan        
                             3) Penghematan biaya kecelakaan              
                             4) Reduksi perhitungan total penghematan     
                                biaya                                     
                             5) Pengembangan ekonomi                      
                                                                          
                             6) Penghematan dan pemeliharaan jalan        
                                                                          
                       5. Evaluasi Kelayakan Ekonomi                      
                           a) Analisis Benefit Cost Ratio (B/C-R);        
                                                                          
                           b) Analisis Net Present Value (NPV);           
                           c) Analisis Economic Internal Rate of Return   
                             (EIRR);                                      
                           d) Analisis First Year Rate of Return (FYRR);  
                           e) Anlisis Kepekaan                            
                                                                          
                           f) Analisis-analisis lainnya yang sesuai dengan
                             perkembangan studi terkait dengan kelayakan  
                             proyek ini.                                  
                                                                          
                                                                          
                       6. Pemilihan Alternatif dan Rekomendasi, serta     
                          Kesimpulan dan Saran                            
                          a) Pemilihan alternatif dan rekomendasi dilakukan
                             dengan  menggabung  indikator kelayakan      
                             ekonomi dengan aspek non ekonomi untuk       
                                                                          
                             analisis terpadu                             
                          b) Analisis multi kriteria dapat dipakai sebagai alat
                             bantu                                        
                          c) Buat kesimpulan dan saran atas dasar         
                             kelayakan secara menyeluruh                  
                                                                          
                                                                          
                    c. Lingkup Pekerjaan Penyusunan Dokumen Desain        
                       Awal (Basic Design)                                
                       Lingkup kegiatan penyusunan Dokumen Desain Awal    
                                                                          
                       (Basic Design):                                    
                       1. Kajian Teknis                                   
                          Kajian Teknis dilakukan dengan rincian sebagai  
                          berikut:                                        
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                6         
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                          a) Kajian aspek  topografi, berupa kajian       
                             komprehensif terhadap data topografi dan peta
                             situasi (peta topografi hasil survei/peta dasar,
                             termasuk peta utilitas dan pengembangannya); 
                          b) Kajian aspek geologi dan geoteknik, berupa   
                                                                          
                             kajian komprehensif terhadap data geologi dan
                             geoteknik (data kondisi tanah hasil soil     
                             investigation, geologi, dan data sumber quarry);
                          c) Kajian aspek  hidrologi, berupa kajian       
                                                                          
                             komprehensif terhadap data primer sub aspek  
                             hidrologi (kondisi hidrologi dan kondisi badan
                             air/sungai/saluran);                         
                                                                          
                          d) Kajian aspek  geometri, berupa kajian        
                                                                          
                             komprehensif dengan rujukan teknis SE Dirjen 
                             Bina Marga Nomor 20/SE/Db/2021 tentang       
                             Pedoman  Geoometrik Jalan dan Peraturan      
                             Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan         
                                                                          
                             Rakyat Nomor  5  Tahun  2023  tentang        
                             Persyaratan Teknis Jalan dan Perencanaan     
                             Teknis Jalan;                                
                          e) Kajian aspek struktur STS, berupa kajian     
                             komprehensif terhadap bangunan struktur STS, 
                                                                          
                             dari mulai struktur atas hinga pondasi, termasuk
                             aspek arsitektur dan juga mekanikal/elektrikal
                             (menggunakan data topografi, data geoteknik  
                             dan data hidrologi);                         
                                                                          
                          f) Kajian aspek transportasi, jaringan jalan, dan lalu
                             lintas, berupa kajian komprehensif terhadap data
                             transportasi, jaringan jalan, dan lalu lintas (data
                             jaringan jalan, data LHR, data kecepatan     
                             perjalanan);                                 
                                                                          
                          g) Kajian aspek perkerasan jalan, berupa kajian 
                             komprehensif dengan rujukan teknis Peraturan 
                             Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan         
                             Rakyat Nomor  5  Tahun  2023  tentang        
                             Persyaratan Teknis Jalan dan Perencanaan     
                                                                          
                             Teknis Jalan dan Manual Desain Perkerasan    
                             Jalan No. 03/M/BM/2024                       
                                                                          
                       2. Penyusunan gambar ROW plan berdasarkan hasil    
                                                                          
                          kajian, yaitu:                                  
                          a) Batas-batas ROW jalan utama;                 
                          b) Batas-batas ROW STS;                         
                          c) Batas-batas ROW untuk JPO dan bangunan       
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                7         
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                             pelengkap lainnya (apabila ada).             
                                                                          
                       3. Penyusunan gambar desain awal (basic design)    
                          a) Bagian A Umum;                               
                          b) Bagian B Alinyemen Layout;                   
                                                                          
                          c) Bagian C Plan dan Profil;                    
                          d) Bagian D Potongan Melintang;                 
                          e) Bagian E Detail;                             
                          f) Bagian F Struktur;                           
                                                                          
                          g) Bagian G Arsitektur;                         
                          h) Bagian H Gambar 3D;                          
                                                                          
                                                                          
                       4. Penyusunan estimasi Rencana Anggaran Biaya      
                                                                          
                          (RAB) konstruksi                                
                          RAB konstruksi termasuk daftar kuantitas dan jenis
                          pekerjaan beserta harga satuan setiap jenis     
                          pekerjaan yang digunakan untuk keperluan        
                                                                          
                          perkiraan biaya konstruksi. Selain itu, konsultan juga
                          melakukan estimasi biaya konstruksi apabila     
                          dibangun 1 s/d 5 tahun ke depan dengan sudah    
                          memperhitungkan biaya eskalasi dan/atau inflasi per
                          tahunnya.                                       
                                                                          
                                                                          
                       Dengan hasil berupa                                
                       1. Deskripsi hasil kajian teknis;                  
                       2. Gambar ROW Plan;                                
                                                                          
                       3. Gambar Desain Awal (Basic Design);              
                       4. Estimasi Rencana Anggaran BIaya (RAB) konstruksi
                       5. Gambar 3D dan Video 3D rencana STS maupun       
                          rencana penanganan kemacetan di sepanjang       
                          koridor dimaksud.                               
                                                                          
                                                                          
                    d. Koordinasi Program Terpadu                         
                       1. Berkoordinasi secara rutin selama proses kegiatan
                          dalam  kajian ini yang diantaranya meliputi     
                          pengembangan kerangka acuan kerja, penelaahan   
                                                                          
                          hasil survei lapangan, penentuan lokasi untuk   
                          keperluan traffic counting dan soil investigation,
                          verifikasi data, penyusunan laporan, proses     
                          penelitian metode dan analisa serta program     
                                                                          
                          kegiatan selanjutnya.                           
                       2. Konsultan wajib menindaklanjuti hasil rapat maupun
                          koordinasi. Melalui tahapan ini diharapkan hasil akhir
                          yang    diperoleh dapat    optimal  dan         
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                8         
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                          dipertanggungjawabkan.                          
                       3. Walaupun masa kontrak telah berakhir, koordinasi
                          dengan konsultan maupun tenaga ahli tetap       
                          dilaksanakan sesuai kebutuhan / perkembangan    
                          yang terjadi. Dalam hal ini konsultan dan tenaga ahli
                                                                          
                          bersedia tetap berkoordinasi dengan Dinas Bina  
                          Marga.                                          
                                                                          
    2.  Keluaran    a. Laporan Pendahuluan                                
                                                                          
                       Laporan Pendahuluan didiskusikan dan dipresentasikan
                       dengan Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta dan   
                       instansi terkait lainnya. Isi Laporan Pendahuluan  
                       mencakup antara lain:                              
                       -  Pengembangan terhadap KAK (Kerangka Acuan       
                                                                          
                          Kerja / Terms of Reference);                    
                       -  Kajian Kebijakan Perencanaan;                   
                       -  Survei dan Pengumpulan Data;                    
                       -  Study literatur (gambar dan kriteria desain);   
                                                                          
                       -  Kondisi umum wilayah studi;                     
                       -  Analisis teknis;                                
                       -  Rencana Kerja selanjutnya.                      
                                                                          
                    b. Laporan Antara                                     
                                                                          
                       Laporan Antara didiskusikan dan dipresentasikan    
                       dengan Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta dan   
                       instansi terkait lainnya. Laporan Antara meliputi antara
                       lain:                                              
                                                                          
                       -  Analisis teknis;                                
                       -  Analisis ekonomi;                               
                       -  Evaluasi kelayakan ekonomi;                     
                       -  Pemilihan alternatif dan rekomendasi;           
                       -  Penyusunan studi kelayakan.                     
                                                                          
                                                                          
                    c. Laporan Akhir                                      
                       Laporan Akhir didiskusikan/dipresentasikan dengan  
                       Dinas Bina Marga DKI Jakarta dan instansi terkait  
                                                                          
                       lainnya. Laporan Akhir terdiri dari rangkuman dan  
                       penyempurnaan laporan sebelumnya, serta hal lain   
                       sebagai berikut:                                   
                       -  Rangkuman   dan   penyempurnaan  laporan        
                          sebelumnya;                                     
                                                                          
                       -  Penyusunan Dokumen Desain Awal (Basic Design),  
                          yang mencakup:                                  
                          •  Hasil perencanaan struktur berdasarkan analisa
                             perhitungan struktur;                        
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                9         
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                          •  Hasil perencanaan pondasi berdasarkan        
                             analisa perhitungan pondasi;                 
                          •  Hasil perencanaan  arsitektur, termasuk      
                             pekerjaan mekanikal dan elektrikal           
                                                                          
                          •  Hasil perencanaan geometrik STS;             
                          •  Hasil analisa dampak terhadap lingkungan;    
                          •  Hasil analisa sistem drainase;               
                          •  Hasil analisa kebutuhan  dan  analisa        
                                                                          
                             perhitungan pengadaan  lahan  (apabila       
                             diperlukan);                                 
                          •  Hasil perhitungan luas lahan yang terkena    
                             pembebasan, disertai biaya yang diperlukan   
                                                                          
                             untuk pembebasan;                            
                          •  Estimasi waktu pelaksanaan pekerjaan, disertai
                             jadwal yang lengkap (time schedule, barchart,
                             dll);                                        
                                                                          
                          •  Metode konstruksi;                           
                          •  Daftar kebutuhan alat (peralatan khusus) yang
                             dibutuhkan saat pelaksanaan;                 
                          •  Daftar kebutuhan tenaga ahli yang dibutuhkan 
                                                                          
                             saat pelaksanaan;                            
                          •  Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi      
                             dan penanggulangan bencana;                  
                          •  Hasil Rencana Anggaran Biaya (RAB) EE        
                                                                          
                             (Engineer Estimate) mencakup Rekapitulasi    
                             RAB, Pencantuman merk/jenis dan spesifikasi  
                             material, serta proyeksi estimasi biaya      
                             konstruksi apabila dibangun 1 s/d 5 tahun ke 
                                                                          
                             depan dengan sudah memperhitungkan biaya     
                             eskalasi dan/atau inflasi per tahunnya;      
                          •  Gambar desain dalam bentuk 3D.               
                                                                          
                    d. Laporan Teknis:                                    
                                                                          
                       1. Laporan Teknis 1 (A4)                           
                          a) Laporan hasil penyelidikan tanah;            
                          b) Laporan data Inventarisasi situasi arus lalu 
                             lintas;                                      
                                                                          
                          c) Laporan hasil perhitungan struktur;          
                          d) Laporan Rencana Anggaran Biaya (RAB) EE      
                             (Engineer Estimate) mencakup:                
                             1) Rekapitulasi RAB;                         
                             2) Analisa harga satuan;                     
                                                                          
                             3) Daftar survei harga pasar;                
                             4) Pencantuman merk/jenis dan spesifikasi    
                                material;                                 
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                10        
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                             5) Perhitungan backup volume/kuantitas;      
                             6) Proyeksi estimasi biaya konstruksi apabila
                                dibangun 1 s/d 5 tahun ke depan dengan    
                                memperhitungkan biaya eskalasi dan/atau   
                                inflasi.                                  
                                                                          
                                                                          
                       2. Laporan Teknis 2 (A3)                           
                          Laporan Gambar Topografi dan Gambar Basic       
                          Design (Layout, Potongan Memanjang, Potongan    
                                                                          
                          Melintang, Arsitektur, Struktur, ME dan gambar  
                          penunjang lainnya) dan gambar 3D STS. Desain    
                          dan gambar pra-rencana yang terdapat pada laporan
                          teknis meliputi:                                
                          a) Gambar desain rencana geometrik simpang tak  
                                                                          
                             sebidang lengkap dengan skala dan informasi  
                             sepanjang ruas rencana pembangunan simpang   
                             tak sebidang. Informasi yang dimaksud        
                             diantaranya titik koordinat dan BM (hasil    
                                                                          
                             pengukuran topografi), gambar eksisting      
                             bangunan, saluran, sarana dan prasarana jalan
                             lainnya.                                     
                          b) Desain geometrik yang dimaksud di atas       
                             merupakan desain perencanaan transportasi    
                                                                          
                             perkotaan, oleh karenanya diwajibkan untuk   
                             mengacu  kepada sumber  kriteria desain      
                             geometrik yang berlaku.                      
                          c) Potongan memanjang desain simpang tak        
                                                                          
                             sebidang yang  dilengkapi dengan hasil       
                             pengukuran (ketinggian eksisting, ketinggian 
                             rencana dan jarak) pada setiap interval jarak
                             tertentu (sta) sepanjang ruas rencana simpang
                             tak sebidang.                                
                                                                          
                          d) Potongan melintang eksisting dan desain      
                             simpang tak sebidang berikut dengan bangunan 
                             pelengkap pada setiap interval jarak tertentu
                             (sta) sepanjang ruas rencana simpang tak     
                             sebidang.                                    
                                                                          
                          e) Gambar-gambar rencana desain FO berikut      
                             bangunan  pelengkap jalan memiliki nilai     
                             arsitektur yang tinggi dan ikonik dengan     
                             mengambil unsur budaya Jakarta.              
                                                                          
                                                                          
                       3. Laporan Teknis 3 (A4)                           
                          Laporan Dokumen Rancangan Awal (Basic Design):  
                          a) Data peta geologi teknis lokasi pekerjaan;   
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                11        
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika      
                          b) Referensi data penyelidikan tanah/geoteknik  
                             untuk lokasi terdekat dengan pekerjaan;      
                          c) Penetapan lingkup pekerjaan secara jelas dan 
                             terinci, kriteria desain, standar pekerjaan yang
                             berkaitan, standar mutu, dan ketentuan teknis
                                                                          
                             PPK lainnya;                                 
                          d) Identifikasi dan alokasi risiko proyek;      
                          e) Identifikasi dan kebutuhan lahan;            
                          f) Gambar  dasar gambar skematik, gambar        
                                                                          
                             potongan, gambar tipikal, atau gambar lainnya
                             yang mendukung lingkup pekerjaan.            
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
    Kajian dan Perencanaan Basic Design (BD)                              
                                                                12        
    Simpang Tak Sebidang (STS) Raya Bogor-Mayjen Sutoyo-Dewi Sartika
Tenders also won by PT Konsulindo Citra Ernala
Authority
30 March 2015Biaya Konsultan Supervisi Drainase Wilayah 2 Dinas Bina Marga Kota MedanPemerintah Daerah Kota MedanRp 1,600,000,000
3 July 2017Penyusunan Rencana Pencegahan Dan Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan (Rp2kpkp) RantauprapatPemerintah Daerah Kabupaten Labuhan BatuRp 1,500,000,000
24 February 2023Biaya Supervisi Pembangunan Polder/Kolam Retensi Di Kecamatan Medan SelayangPemerintah Daerah Kota MedanRp 1,000,000,000
24 May 2019Survey Penggunaan Lahan EksistingPemerintah Daerah Kota MedanRp 1,000,000,000
13 April 2021Pengawasan Teknis Penyelenggaraan Jalan/Jembatan Provinsi (Paket 9)Provinsi Sumatera UtaraRp 950,000,000
24 February 2022Supervisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi Di. Kerasaan 5.000 Ha;kab. Simalungun; Sumatera Utara;1 Lap; 1 Lap; Nf;k;sycKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 900,000,000
23 March 2024Pengawasan Teknis Penyelenggaraan Jalan/Jembatan (Paket 3 Dak)Provinsi Sumatera UtaraRp 866,837,000
22 March 2022Jasa Konsultansi Pengawasan Kegiatan Konstruksi (Dak-Reguler)Kab. SimalungunRp 820,000,000
21 January 2022Biaya Supervisi Penanganan Jalan Wilayah 5Kota MedanRp 800,000,000
10 February 2023Biaya Supervisi Drainase Wilayah 3Pemerintah Daerah Kota MedanRp 800,000,000