| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0032360463009000 | Rp 179,130,000 | 70.41 | 90.41 | - | |
| 0020708764061000 | Rp 179,431,500 | 74.42 | 94.39 | - | |
| 0018071084005000 | Rp 184,815,000 | 70 | 89.38 | - | |
| 0017106444017000 | - | - | - | PT. GRANITINDO CIPTA SEJATI Tidak memenuhi undangan pembuktian kualifikasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan | |
| 0021609383061000 | - | - | - | - | |
| 0021855986017000 | - | - | - | PT. ABDI NUSA KREASI Tidak memenuhi ambang batas Persyaratan Kualifikasi Teknis | |
Gabe Jaya Fortuna | 02*5**7****43**0 | - | - | - | - |
| 0023192289005000 | - | - | - | PT. GIHON WAHANA CIPTA Tidak memenuhi undangan pembuktian kualifikasi sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan | |
| 0318164779429000 | - | - | - | PT. SYAPRIL JANIZAR Tidak memenuhi undangan pembuktian sesuai jadwal yang sudah ditetapkan | |
PT Arah Cipta Konsultan | 02*7**4****12**0 | Rp 333,000 | 52.93 | - | - |
| 0032005076015000 | - | - | - | Tidak Memenuhi persyaratan Kualifikasi Administrasi/ Legalitas (Tidak menyampaikan sertifikat standar telah terverifikasi). | |
| 0031783004015000 | - | - | - | - | |
PT Rajawali Arsitektur Prima | 10*0**0****88**7 | - | - | - | - |
| 0023140759019000 | - | - | - | - | |
PT Visi Wahana Nusa | 08*7**5****01**0 | - | - | - | - |
| 0022819189952000 | - | - | - | - | |
| 0862484714031000 | - | - | - | - |
Uraian Singkat Pekerjaan
Jasa Konsultansi Perencanaan Arsitektur-Jasa Desain Arsitektural Perencanaan Detail
Engineering Design (DED) Perbaikan Gedung Aula PSBNRW Cahaya Batin
Tahun Anggaran 2025
I. Uraian Singkat Pembuatan Detail Engineering Design (DED) Perbaikan Gedung Aula
PSBNRW Cahaya Batin terdiri dari:
a. Membantu PPK pada tahap konsepsi perancangan.
b. Membantu PPK pada tahap pra rancangan.
c. Membantu PPK pada tahap pengembangan rancangan.
d. Membantu PPK pada tahap rancangan detail meliputi Membuat Rancangan Detail
bangunan gedung berupa Gambar Detail Arsitektur, Gambar Detail Struktur, Gambar
Detail Utilitas dan Gambar Detail Lanskap dan penyusunan Rencana Kerja dan Syarat
(RKS), serta Rencana Anggaran Biaya (RAB).
e. Mendapatkan rancangan desain bangunan yang dapat memenuhi standar kualitas
yang optimal dan dengan metode perancangan yang efisien.
f. Sebagai acuan dalam pelaksanaan perancangan.
g. Penyajian hasil perancangan konstruksi.
II. Sehingga dari Uraian Singkat Pembuatan Detail Engineering Design (DED) Perbaikan
Gedung Aula PSBNRW Cahaya Batin menghasilkan:
a. Persiapan dan Penyusunan konsepsi perancangan meliputi:
1) Mengumpulkan data dan informasi lapangan;
2) Konsultasi dan mengumpulkan informasi mengenai regulasi/peraturan daerah
atau perizinan bangunan dengan pemerintah daerah setempat.
3) Membuat sketsa gagasan dan ide konseptual terhadap konsep desain terhadap
lokasi perencanaan;
4) Membuat analisa konsep desain secara garis besar terhadap lokasi
perencanaan;
5) membuat studi preseden, referensi serta interpretasi gagasan terhadap konsep
desain terhadap lokasi perencanaan.
6) Membuat program perencanaan dan perancangan yang mencakup:
a) Rancangan program ruang, menjelaskan susunan kebutuhan, besaran dan
jenis ruang serta analisa hubungan fungsi ruang.
b) Rancangan zonasi dan organisasi ruang yang menjelaskan susunan dan
organisasi hubungan zonasi antar ruang.
7) Persetujuan Konsepsi perancangan dari Pengguna Jasa untuk dijadikan dasar
perencanaan tahap selanjutnya
b. Penyusunan Pra Rancangan meliputi:
1) Membuat konsep rancangan yang lebih terperinci serta memperoleh kesesuain
terhadap ketentuan regulasi;
2) Membuat rancangan sketsa pola, gubahan bentuk/massa rancangan yang tepat,
waktu pembangunan yang paling singkat, serta biaya yang paling ekonomis;
3) Membuat sketsa rancangan konsep denah, tampak dsn potongan bangunan
dengan memperkirakan luas lantai, informasi penggunaan bahan hingga sistem
konstruksi yang akan digunakan yang menunjukan keselarasan dan keterpaduan
konsepsi perancangan terhadap ketentuan RDTR atau RTBL untuk PBG;
4) Persetujuan Pra Rancangan dari Pengguna Jasa untuk dijadikan dasar
perencanaan tahap selanjutnya
c. Penyusunan Pengembangan Rancangan;
1) Memastikan ukuran serta wujud karakter bangunan secara menyeluruh, pasti
dan terpadu;
2) Mematangkan konsepsi racangan secara keseluruhan terutama ditinjau dari
keselarasan sistem yang terkandung didalamnya, baik dari segi kelayakan dan
fungsi, estetika, waktu dan ekonomi bangunan.
3) Membuat pengembangan arsitektur bangunan gedung berupa gambar rencana
arsitektur beserta uraian konsep dan visualisasi desain dua dimensi dan desain
tiga dimensi.
4) Membuat pengembangan sistem struktur, beserta uraian konsep dan
perhitungan yang menjelaskan sistem struktur, ukuran dan peil elemen bangunan
(fondasi, lantai, dinding, langit-langit dan atap) secara menyeluruh.
5) Membuat pengembangan sistem mekanikal elektrikal, termasuk informasi
teknologi, tata lingkungan, beserta uraian konsep dan perhitungannya.
6) Membuat Garis besar spesifikasi teknis (Outline Specifications) dengan
mempertimbangkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) nilai manfaat,
ketersediaan bahan konstruksi, nilai ekonomi dan rantai pasok ; dan
7) Membuat perkiraan biaya konstruksi berdasarkan sistem bangunan yang
disajikan dalam bentuk gambar, diagram sistem dan laporan tertulis.
d. Penyusunan Rancangan detail atau Detail Engineering Design (DED);
1) Membuat Rancangan Detail bangunan gedung berupa gambar detail arsitektur,
gambar detail struktur, gambar detail utilitas dan gambar detail lanskap.
2) Membuat Rencana Kerja dan Syarat meliputi; syarat umum, syarat administrasi
termasuk spesifikasi teknis.
3) Membuat Rincian Volume Pelaksanaan Pekerjaan, Rencana Anggaran Biaya
Pekerjaan Konstruski (engineering estimate), Perkiraan biaya pekerjaan
konstruksi dengan analisa harga satuan wajib mengacu pada Peraturan Menteri
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 8 Tahun 2023 tentang
Pedoman Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bidang Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina
Konstruksi Nomor 73/SE/Dk/2023 Tentang Tata Cara Penyusunan Perkiraan
Biaya Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta
memuat kebutuhan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi;
4) Membuat Laporan Perencanaan yang meliputi ;
a) Laporan Arsitektur; termasuk didalamnya membuat rancangan gambar
visualisasi desain tiga dimensi bangunan yang sudah menyesuaikan dengan
Gambar Detail dua dimensi dan membuat rancangan animasi visualisasi tiga
dimensi.
b) Laporan Perhitungan Struktur termasuk laporan penyelidikan tanah
(sondir/soil test);
c) Laporan Perhitungan Mekanikal, Elektrikal dan Perpipaan (Plumbing); dan
d) Laporan Tata Lingkungan.
5) Meminta Rekomendasi Teknis dari Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan
Pertanahan Provinsi DKI Jakarta.
6) Membantu PPK dalam menyiapkan Dokumen guna Proses Pengurusan
Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).