| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0031175193024000 | Rp 13,892,270,884 | - | |
| 0029854197211000 | Rp 13,914,522,608 | - | |
| 0016789083009000 | Rp 13,920,121,448 | - | |
PT Hazo Karya Pratama | 04*5**7****85**0 | - | - |
Cakra Bimantara Konstruksi | 06*4**4****28**0 | - | - |
PT Pelita Karya Perkasa | 06*9**1****12**0 | - | - |
| 0013223912007000 | Rp 16,973,097,317 | Tidak di evaluasi karena sudah mendapatkan 3 (tiga) peserta yang Lulus Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga | |
PT Cakrawala Energi Nusantara | 03*3**9****15**0 | Rp 0 | Tidak menyampaikan Sertifikat Standar serta Kualifikasi Sertifikat Badan Usaha (SBU) tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan |
| 0013041801027000 | Rp 15,000,000,000 | Tidak di evaluasi karena sudah mendapatkan 3 (tiga) peserta yang Lulus Evaluasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga | |
| 0013613815007000 | - | - | |
| 0013224928015000 | - | - | |
| 0018071084005000 | - | - | |
| 0016698888009000 | - | - | |
| 0868222126009000 | - | - | |
| 0018528232214000 | - | - | |
| 0023218159432000 | - | - | |
PT Mahakarya Duta Konstruksi | 04*6**9****35**0 | - | - |
| 0312717507071000 | - | - | |
CV Surya Sari Eltwo Mandiri | 03*4**2****05**0 | - | - |
Sesfranvio Putra Mandiri | 04*7**4****47**0 | - | - |
| 0834152480034000 | - | - | |
| 0834152480034000 | - | - | |
| 0834152480034000 | - | - | |
| 0730403375027000 | - | - | |
| 0013218458008000 | - | - | |
| 0021099312009000 | - | - | |
| 0312927205437000 | - | - | |
| 0019201516008000 | - | - | |
Penta Agung Persada | 09*7**3****03**0 | - | - |
PT Menembus Tanpa Batas | 04*1**9****31**0 | - | - |
PT Alto Dwi Putra | 0030986251027000 | - | - |
PT Masayu Sinar Abadi | 07*7**5****27**0 | - | - |
| 0013224894015000 | - | - | |
PT Nusantara Telematics Systems | 09*8**1****15**0 | - | - |
| 0933582082017000 | - | - | |
| 0016465023008000 | - | - | |
| 0020279246009000 | - | - | |
| 0016085078003000 | - | - | |
| 0029327525042000 | - | - | |
| 0742439615008000 | - | - | |
| 0032908949006000 | - | - | |
| 0317792604086000 | - | - | |
| 0021275086002000 | - | - | |
| 0315441527002000 | - | - | |
| 0821845351061000 | - | - | |
| 0029863859023000 | - | - | |
| 0026461913117000 | - | - | |
| 0725694020009000 | - | - | |
| 0013591243027000 | - | - | |
| 0662935360045000 | - | - | |
| 0719331431412000 | - | - | |
| 0029001443031000 | - | - | |
| 0902793728403000 | - | - | |
| 0013654421071000 | - | - | |
| 0317945673002000 | - | - | |
PT Asri Karya Lestari,tbk | 02*0**3****32**0 | - | - |
| 0941337925435000 | - | - | |
| 0020986790013000 | - | - | |
| 0021247218102000 | - | - | |
| 0032351421301000 | - | - | |
Roy Abadi Sejahtera | 05*8**1****25**0 | - | - |
| 0016402364013000 | - | - | |
PT Trico Wana | 03*5**3****15**0 | - | - |
| 0900401514911000 | - | - | |
Samuel Marpa Abadi | 05*1**2****43**0 | - | - |
| 0028528529728000 | - | - | |
| 0940880735003000 | - | - | |
CV Andalas Lestari | 0030328561323000 | - | - |
| 0015860661003000 | - | - | |
PT Tagama Suma Ivaro | 0317085983002000 | - | - |
| 0737943910722000 | - | - | |
| 0315580563009000 | - | - | |
| 0031899586009000 | - | - | |
| 0961246840009000 | - | - | |
| 0012668406202000 | - | - | |
| 0827387473202000 | - | - | |
CV Gitang Care | 00*7**7****42**0 | - | - |
Rebekka Gemilang | 0021438759009000 | - | - |
| 0920061694001000 | - | - |
URAIAN SINGKAT
JASA KONSTRUKSI PEMBANGUNAN RUMAH NEGARA
GOLONGAN I TIPE A (JALAN DENPASAR)
UNIT KERJA : 1.03.0.00.0.00.03.0000 DINAS CIPTA KARYA, TATA
RUANG DAN PERTANAHAN
PROGRAM : 1.03.08 PROGRAM PENATAAN BANGUNAN
GEDUNG
KEGIATAN : 1.03.08.1.01 PENETAPAN DAN
PENYELENGGARAAN BANGUNAN GEDUNG
UNTUK KEPENTINGAN STRATEGIS DAERAH
PROVINSI
SUB KEGIATAN : 1.03.08.1.01.0016 PENGUBAHSUAIAN
BANGUNAN GEDUNG UNTUK KEPENTINGAN
Tahun
STRATEGIS DAERAH PROVINSI
Anggaran
RINCIAN AKTIVITAS : REHABILITASI RUMAH DINAS SEKRETARIS DAERAH
2024 PAKET PEKERJAAN : JASA KONSTRUKSI PEMBANGUNAN RUMAH
NEGARA GOLONGAN I TIPE A (JALAN DENPASAR)
KODE REKENING : 5.2.03.01.01.0001 BELANJA MODAL BANGUNAN
GEDUNG KANTOR
NILAI PAGU : Rp. 17.395.867.545,-
Ruang Lingkup Pekerjaan
Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Gedung mencakup pekerjaan Pekerjaan Jasa
Konstruksi Pembangunan Rumah Negara Golongan I Tipe A (Jalan Denpasar) yaitu
Pekerjaan Struktur, Pekerjaan Arsitektur, Pekerjaan Mekanikal, Elektrikal, dan
Plambing, Pekerjaan Interior, dan Pekerjaan Site Development (Lansekap).
A. Tahap Persiapan Konstruksi
1. Membuat interpretasi secara garis besar terhadap SPESIFIKASI TEKNIS,
pengumpulan data dan informasi lapangan (termasuk penyelidikan tanah)
termasuk gambar rencana tapak, perijinan-perijinan, pra-rencana bangunan
dan gambar detail bangunan yang akan dilaksanakan, serta konsultasi
dengan Pemerintah Daerah setempat mengenai peraturan daerah/perijinan
bangunan;
2. Melaksanakan Rapat Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan (Pre Construction
Meeting/ PCM); dan
3. Pelaksanaan pekerjaan persiapan meliputi: pembersihan lapangan dan
perataan, pembuatan papan nama proyek, pembuatan direksi keet,
pembuatan gudang, pembuatan bedeng pekerja, pembuatan pos jaga,
pengukuran dan pemasangan bouwplank, penyambungan listrik dan air kerja
selama proyek, foto/dokumentasi proyek, pengadaan perlengkapan K3,
sewa/pengadaan peralatan kerja, pembuangan puing sampah.
B. Tahap Pelaksanaan Konstruksi
1. Pelaksanaan pekerjaan site development meliputi: pekerjaan taman,
pekerjaan perkerasan paving block, pekerjaan gerbang utama, pekerjaan
pagar, pekerjaan saluran, pekerjaan tiang bendera, pekerjaan bak sampah
dan lain-lain (sesuai gambar perencanaan, Spesifikasi Teknis, RAB, dan
RKS);
2. Pelaksanaan pekerjaan struktur meliputi: pekerjaan fondasi borepile, struktur
bawah, struktur atas (pekerjaan kolom, balok, pelat lantai, tangga, dan lantai
atap), konstruksi atap, struktur GWT, dan lain-lain (sesuai gambar
perencanaan, Spesifikasi Teknis, RAB, dan RKS);
3. Pelaksanaan pekerjaan arsitektur meliputi: pekerjaan dinding, pekerjaan
kusen, pintu/jendela termasuk finishing dan accessories, pekerjaan langit-
langit, pekerjaan finishing lantai dan dinding, pekerjaan sanitair, pekerjaan
pengecatan, pekerjaan atap canopy, pekerjaan facade, pekerjaan interior,
dan lain-lain (sesuai gambar perencanaan, Spesifikasi Teknis, RAB, dan
RKS);
4. Pelaksanaan pekerjaan mekanikal meliputi: pekerjaan ventilasi mekanis dan
tata udara, pekerjaan transportasi dalam gedung (lift), pekerjaan sistem
plumbing, pekerjaan sistem fire fighting, pekerjaan mesin RO, dan lain-lain
(sesuai gambar perencanaan, Spesifikasi Teknis, RAB, dan RKS);
5. Pelaksanaan pekerjaan elektrikal meliputi: pekerjaan panel-panel distribusi,
pekerjaan pengadaan dan pemasangan Genset dan Panel Surya, pekerjaan
EV Charging, pekerjaan MCB Box, pekerjaan kabel feeder, pekerjaan rak
kabel, pekerjaan instalasi penerangan, pekerjaan penangkal petir dan lain-
lain (sesuai gambar perencanaan, Spesifikasi Teknis, RAB, dan RKS);
6. Pelaksanaan pekerjaan elektronika meliputi: pekerjaan sistem fire alarm,
pekerjaan sound system, pekerjaan sistem CCTV, pekerjaan telepon,
pekerjaan MATV, pekerjaan Access control, dan lain-lain (sesuai gambar
perencanaan, Spesifikasi Teknis, RAB, dan RKS);
7. Pelaksanaan pekerjaan gedung penunjang dan fasilitas eksternal meliputi:
pekerjaan gate, pekerjaan pos keamanan, pekerjaan pos parkir, pekerjaan
tempat pembuangan sampah, pekerjaan sewage treatment plant (STP),
pekerjaan ground water tank (GWT), pekerjaan ruang genset/power house,
pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan elektronika, pekerjaan landscape, dan
lain-lain (sesuai gambar perencanaan, Spesifikasi Teknis, RAB, dan RKS);
8. Mengurus penyambungan daya PLN;
9. Membuat jaringan instalasi PDAM sampai rumah water meter dan fasilitas
pendukungnya sesuai kebutuhan;
10. Mengurus penyambungan PDAM;
11. Melaksanakan Testing Commissioning; dan
12. Bertanggung jawab untuk melakukan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi
(SLF), Sertifikat Laik Operasi (SLO) Penangkal Petir, Sertifikat Laik Operasi
(SLO) Instalasi Listrik, Nomor Identitas Instalasi Tenaga Listrik (NIDI Instalasi
Tenaga Listrik, dan perizinan lainnya yang terkait dengan fungsi bangunan.
(Pengurusan dapat dilanjutkan prosesnya setelah Tahap Serah Terima
Pertama dan harus sudah selesai sebelum Tahap Serah Terima Akhir)
C. Tahap Serah Terima Pertama
1. Membuat dan menyerahkan as built drawing (gambar yang sesuai dengan
yang dilaksanakan) dalam bentuk softcopy (external SSD) dan hardcopy
sebanyak 3 (tiga) rangkap;
2. Menyampaikan dokumen hasil pelaksanaan pekerjaan;
3. Menyiapkan daftar inventaris barang berupa mesin dan peralatan bangunan
(KIB B);
4. Menyiapkan manual/ pedoman pemakaian dan pemeliharaan bangunan
serta peralatan;
5. Menyiapkan garansi / jaminan / sertifikat peralatan dan training operator;
6. Melaksanakan perbaikan pekerjaan sesuai defect list; dan
7. Mengajukan Serah Terima pertama kepada Pemberi Tugas untuk
mendapatkan Berita Acara Serah Terima Pertama (BAST-I).
D. Tahap Pemeliharaan dan Serah Terima Akhir
1. Menyiapkan Sumber Daya, melaksanakan pekerjaan pemeliharaan atas
hasil pekerjaan dan berkewajiban memperbaiki segala cacat atau kerusakan
serta kekurangan yang terjadi selama masa pemeliharaan;
2. Dalam masa pemeliharaan semua peralatan yang dipasang di dalam dan di
luar bangunan harus diuji coba sesuai fungsinya. Apabila terjadi kekurangan
atau kerusakan yang menyebabkan peralatan tidak berfungsi, maka harus
diperbaiki sampai berfungsi dengan sempurna; dan
3. Mengajukan Serah Terima Kedua kepada Pemberi Tugas untuk
mendapatkan Berita Acara penyerahan kedua (terakhir).
Spesifikasi Metode Konstruksi/Metode Pelaksanaan/Metode Kerja
1. Analisis Keselamatan Pekerjaan/Job Safety Analysis (JSA) harus dilakukan
terhadap setiap metode konstruksi/ metode pelaksanaan pekerjaan, dan
persyaratan teknis untuk mencegah terjadinya kegagalan konstruksi dan
kecelakaan kerja;
2. Metode kerja harus disusun secara logis, realistis dan dapat dilaksanakan
dengan menggunakan peralatan, perkakas, material dan konstruksi
sementara, yang sesuai dengan kondisi lokasi/tanah/cuaca, dan dapat
dikerjakan oleh pekerja dan operator yang terlatih;
3. Metode kerja pelaksanaan pekerjaan dan pengelolaan pelaksanaan
konstruksi harus menyesuaikan dengan master schedule yang telah
disepakati bersama.
4. Persyaratan teknis yang harus dipenuhi penyedia dalam menyusun dan
menggunakan metode kerja dapat meliputi penggunaan alat utama dan alat
bantu, perkakas, material dan konstruksi sementara dengan urutan kerja yang
sistematis, guna mempermudah pekerja dan operator bekerja dan dapat
melindungi pekerja, alat dan material dari bahaya dan risiko kegagalan
konstruksi dan kecelakaan kerja;
5. Setiap metode kerja/konstruksi yang diusulkan penyedia, harus dianalisis
keselamatan pekerjaan/Job Safety Analysis (JSA), diuji efektivitas
pelaksanaannya dan efisiensi biayanya. Jika semua faktor kondisi
lokasi/tanah/cuaca, alat, perkakas, material, urutan kerja dan kompetensi
pekerja/operator telah ditinjau dan dianalisis, serta dipastikan dapat menjamin
keselamatan, kesehatan dan keamanan konstruksi dan pekerja/operator,
maka metode kerja dapat disetujui, setelah dilengkapi dengan gambar dan
prosedur kerja yang sistematis dan/atau mudah dipahami oleh
pekerja/operator;
6. Setiap tahapan pelaksanaan konstruksi utama yang mempunyai potensi
bahaya tinggi harus dilengkapi dengan metode kerja yang didalamnya sudah
mencakup analisis keselamatan pekerjaan/Job Safety Analysis (JSA).
Misalnya untuk pekerjaan di ketinggian, mutlak harus digunakan perancah,
lantai kerja (platform), papan tepi, tangga kerja, pagar pelindung tepi, serta
alat pelindung diri (APD) yang sesuai antara lain helm dan sabuk keselamatan
agar pekerja terlindung dari bahaya jatuh. Untuk pekerjaan saluran galian
tanah berpasir yang mudah longsor dengan kedalaman 1,5 meter atau lebih,
mutlak harus menggunakan turap dan tangga akses bagi pekerja untuk
naik/turun;
7. Waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 180 hari kalender
8. Bedasarkan ketersediaan waktu pelaksanaan Setiap metode kerja harus
melalui analisis dan perhitungan yang diperlukan berdasarkan data teknis
yang dapat dipertanggung-jawabkan, baik dari standar yang berlaku, atau
melalui penyelidikan teknis dan analisis laboratorium maupun pendapat ahli
terkait yang independen.
9. Untuk mendukung pelaksanaan pekerjan kontraktor pelaksana harus
membuat manajemen site sebaik mungkin agar mempermudah mobiltas
pekerjaan dilapangan.
10. Metode pekerjaan struktur harus dibuat semaksimal mungkin dikarenakan
pekerjaan struktur adalah Critical Point pada pekerjaan ini. Terutama pada
pekerjaan pondasi disarankan menggunakan 2 alat mini borepile hydraulik
dengan membagi zona kerja dengan menyesuaikan kondisi lapangan.
11. Metode pekerjaan arsitektur harus parsial dengan pekerjaan struktur,
mengingat waktu hanya tersedia 180 hari kalender dan pekerjaan arsitektur
merupakan pekerjaan yang halus. Pekerjaan arsitektur lantai 1 harus sudah
mulai berjalan saat pekerjaan struktur lantai 1 sudah seluruhnya selesai.
Mengingat pekerjaan ini adalah pembuatan rumah dinas untuk Sekretaris
Daerah ataupun Wakil Gubernur maka harus benar benar diperhatikan untuk
hasil finishing pekerjaan arsitekturnya terutama pada pekerjaan plesteran
dan acian, pekerjaan finishing penutup lantai.
12. Metode pekerjaan Mekanikal & Elektrikal juga harus parsial menyesuaikan
dengan progres pekerjaan arsitektur agar tidak tertinggal untuk
penyelesaiannya.
13. Pekerjaan utilitas harus diperhatikan dengan mobilisasi alat dan bahan
dilapangan agar bisa dilaksanakan bersamaan dengan pekerjaan lainnya.