Pengujian Mutu Struktur Beton Pada Infrastruktur Pengendalian Rob Dan Pengembangan Pesisir Pantai

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10609922000
Date: 20 November 2025
Year: 2025
KLPD: Provinsi DKI Jakarta
Work Unit: Dinas Sumber Daya Air
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 162,171,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 162,171,000
Winner (Pemenang): PT Tranadi Tatautami
NPWP: 023442932086000
RUP Code: 61656678
Work Location: Jakarta Utara - Jakarta Utara (Kota)
Participants: 1
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                            
                                                                         
                                                                         
A. RUANG LINGKUP KEGIATAN                                                
                                                                         
   Lingkup Pengujian Mutu Struktur Beton Pada Infrastruktur Pengendalian Rob dan
   Pengembangan Pesisir Pantai meliputi hal-hal sebagai berikut:         
                                                                         
    1. Mobilisasi Tenaga Kerja dan Peralatan                             
                                                                         
      Penyedia Jasa harus menyediakan tenaga kerja dan peralatan sesuai dengan
      jumlah dan waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian pekerjaan. Tenaga kerja
                                                                         
      dan alat yang didatangkan harus sesuai dengan spesifikasi teknis yang sudah
      ditentukan. Penyedia Jasa menanggung beban biaya sewa tempat tinggal
                                                                         
      dan/atau kendaraan untuk mobilisasi tenaga kerja pada saat pelaksanaan
                                                                         
      pekerjaan, serta perlengkapan alat pelindung kerja dan alat pelindung diri untuk
      personil pada saat pelaksanan pekerjaan. Mobilisasi Peralatan dan tenaga kerja
                                                                         
      untuk kegiatan ini dapat segera dilaksanakan oleh penyedia jasa sejak tanggal
      Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) ditandatangani.                  
                                                                         
    2. Pengujian Hammer Test Beton                                       
                                                                         
      Hammer test beton (Schmidt Hammer atau Rebound Hammer) adalah prosedur
      pengetesan non-destruktif untuk memvalidasi mutu beton yang sudah mengeras.
                                                                         
      Pengetesan dilakukan dengan cara melentingkan palu kecil ke lapisan atas beton
      dan menghitung tingkat lentingannya. Pengujian hammer test berfungsi untuk
                                                                         
      mengevaluasi mutu beton yang telah mengeras, memperhitungkan ketahanan
      tekan untuk konversi nilai kuat tekan beton, mendeteksi lokasi beton yang lemah
                                                                         
      atau rusak, dan memvalidasi keseragaman beton di seluruh area struktur.
                                                                         
      Pengujian Hammer test dilakukan pada Infrastruktur Pengendalian Rob dan
      Pengembangan Pesisir Pantai.                                       
                                                                         
    3. Pengujian UPVT                                                    
      Ultrasonic Pulse Velocity Test (UPVT) adalah salah satu metode dalam pengujian
                                                                         
      tidak merusak Non-Destructive Testing (NDT) untuk mengidentifikasi mutu
                                                                         
      integritas beton dengan pendekatan rambatan gelombang ultrasonic pada beton.
      Selain pengukuran mutu beton, UPVT digunakan juga untuk mengukur kedalaman
                                                                         
      retak dan keberadaan honeycomb pada beton.                         
      Dalam pengujian material beton menggunakan UPV Test, gelombang ultrasonik
                                                                         
      disalurkan dari transmitter transducer yang ditempatkan dipermukaan beton
      melalui material beton menuju receiver transducer dan waktu tempuh gelombang
      tersebut diukur oleh Read-Out unit PUNDIT (Portable Unit Non Destructive
                                                                         
      Indicator Tester) dalam micro detik (msec).                        
      Ultrasonic Pulse Velocity Test dilaksanakan berdasarkan standar pengujian BS
                                                                         
      1881-203; ASTM C597. Pengukuran dapat dilakukan dengan beberapa metode
                                                                         
      berikut:                                                           
      a) Direct Method yaitu transmitter dan receiver berada pada dua permukaan
                                                                         
         yang paralel.                                                   
      b) Semi-direct Method, yaitu transmitter dan receiver berada pada dua
                                                                         
         permukaan yang saling tegak lurus.                              
                                                                         
      c) Indirect Method dimana kedua transducer berada pada permukaan yang
         sama.                                                           
                                                                         
      Pengujian UPVT dilakukan pada Infrastruktur Pengendalian Rob dan   
      Pengembangan Pesisir Pantai.                                       
                                                                         
    4. Pengujian Core Drill dan Test Tekan                               
      Uji core drill adalah metode pengujian yang digunakan untuk mengevaluasi
                                                                         
      kepadatan, kekuatan, dan kualitas beton dalam struktur bangunan yang sudah
                                                                         
      jadi. Metode pengujian ini akan melibatkan serangkaian pengujian, termasuk
      pengambilan sampel silinder beton dari struktur bangunan yang kemudian akan
                                                                         
      dilakukan pengujian di laboratorium, untuk memberikan data pengujian yang dapat
      menjadi dasar pengambilan keputusan mengenai keamanan dan kualitas suatu
                                                                         
      struktur bangunan. Pengujian core drill dan test tekan dilakukan pada Infrastruktur
                                                                         
      Pengendalian Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai.                  
    5. Uji Tekan Beton (Crushing Test)                                   
                                                                         
      Uji tekan beton adalah pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kekuatan
      beton yang akan digunakan dalam konstruksi. Pengujian ini dilakukan dengan
                                                                         
      memberikan tekanan pada sampel beton hingga hancur. Pada pekerjaan ini,
                                                                         
      pengujian dilakukan pada sampel beton eksisting pada Infrastruktur Pengendalian
      Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai.                               
                                                                         
    6. Laporan Teknis/Khusus                                             
      Penyedia jasa wajib menyampaikan Laporan Teknis/Khusus sebanyak 3 (tiga)
                                                                         
      eksemplar berupa laporan hasil pengujian yang disampaikan hardcopy maupun
                                                                         
      softcopy. Laporan hasil pengujian minimal berisi:                  
      1) Pendahuluan                                                     
      2) Metode Pengujian                                                
      3) Hasil Pengujian Lapangan                                        
                                                                         
      4) Hasil Pengujian Laboratorium                                    
      5) Kesimpulan dan Saran                                            
                                                                         
      6) Foto Dokumentasi Pekerjaan                                      
                                                                         
                                                                         
                                                                         
B. KELUARAN                                                              
                                                                         
   Keluaran yang diharapkan adalah Laporan Hasil Pengujian Mutu Struktur Beton Pada
   Infrastruktur Pengendalian Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai.
Tenders also won by PT Tranadi Tatautami
Authority
21 January 2023Selection Of Equipment Consultant (Eqc) Strengthening Of National Referral Hospitals And Vertical Technical Unit Project (Isdb) Financing Idn 1031Kementerian KesehatanRp 34,455,000,000
4 March 2014Penyusunan Ded Terminal Multi Moda Bagian UtaraPemerintah Daerah Provinsi Sulawesi SelatanRp 3,486,900,000
12 April 2016Perencanaan Pengembangan Spam Mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Wilayah BaratKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 3,000,000,000
5 April 2019Grand Design Transportasi Di Pulau Lembeh, Bitung, Sulawesi UtaraKementerian PerhubunganRp 2,686,000,000
19 March 2015Penyusunan Detail Engineering Design (Ded) Terminal Multimoda Bagian SelatanBadan Pemeriksa Keuangan Republik IndonesiaRp 2,500,000,000
1 April 2015Penyusunan Detail Engineering Design (Ded) Jalur Dan Tangga Evakuasi Wilayah II Tahun Anggaran 2015Rp 2,494,150,000
20 February 2014Survey Investigasi Dan Desain Perluasan SawahRp 2,100,000,000
21 August 2015Penyusunan Fs Dan Trase Jaringan Rel Kereta Api Lintas Jambi - Ujung JabungUKPBJ Provinsi JambiRp 1,620,000,000
22 February 2018- Fs Dan Basic Design Pengembangan Terminal Tipe A Di Kabupaten TangerangKementerian PerhubunganRp 1,499,905,000
11 January 2013Penertiban Penggunaan Dan Pemanfaatan Hpl Lokasi Samboja, Lokasi Jonggon B Kec. Loa Kulu Dan Lokasi Kota Bangun Ulu (Racak) Kec. Kota Bangun Kab. Kutai Kartanegara Prov. Kalimantan Timur (Rpm-3)Direktorat Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan TransmigrasiRp 900,000,000