URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
A. RUANG LINGKUP KEGIATAN
Lingkup Pengujian Mutu Struktur Beton Pada Infrastruktur Pengendalian Rob dan
Pengembangan Pesisir Pantai meliputi hal-hal sebagai berikut:
1. Mobilisasi Tenaga Kerja dan Peralatan
Penyedia Jasa harus menyediakan tenaga kerja dan peralatan sesuai dengan
jumlah dan waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian pekerjaan. Tenaga kerja
dan alat yang didatangkan harus sesuai dengan spesifikasi teknis yang sudah
ditentukan. Penyedia Jasa menanggung beban biaya sewa tempat tinggal
dan/atau kendaraan untuk mobilisasi tenaga kerja pada saat pelaksanaan
pekerjaan, serta perlengkapan alat pelindung kerja dan alat pelindung diri untuk
personil pada saat pelaksanan pekerjaan. Mobilisasi Peralatan dan tenaga kerja
untuk kegiatan ini dapat segera dilaksanakan oleh penyedia jasa sejak tanggal
Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) ditandatangani.
2. Pengujian Hammer Test Beton
Hammer test beton (Schmidt Hammer atau Rebound Hammer) adalah prosedur
pengetesan non-destruktif untuk memvalidasi mutu beton yang sudah mengeras.
Pengetesan dilakukan dengan cara melentingkan palu kecil ke lapisan atas beton
dan menghitung tingkat lentingannya. Pengujian hammer test berfungsi untuk
mengevaluasi mutu beton yang telah mengeras, memperhitungkan ketahanan
tekan untuk konversi nilai kuat tekan beton, mendeteksi lokasi beton yang lemah
atau rusak, dan memvalidasi keseragaman beton di seluruh area struktur.
Pengujian Hammer test dilakukan pada Infrastruktur Pengendalian Rob dan
Pengembangan Pesisir Pantai.
3. Pengujian UPVT
Ultrasonic Pulse Velocity Test (UPVT) adalah salah satu metode dalam pengujian
tidak merusak Non-Destructive Testing (NDT) untuk mengidentifikasi mutu
integritas beton dengan pendekatan rambatan gelombang ultrasonic pada beton.
Selain pengukuran mutu beton, UPVT digunakan juga untuk mengukur kedalaman
retak dan keberadaan honeycomb pada beton.
Dalam pengujian material beton menggunakan UPV Test, gelombang ultrasonik
disalurkan dari transmitter transducer yang ditempatkan dipermukaan beton
melalui material beton menuju receiver transducer dan waktu tempuh gelombang
tersebut diukur oleh Read-Out unit PUNDIT (Portable Unit Non Destructive
Indicator Tester) dalam micro detik (msec).
Ultrasonic Pulse Velocity Test dilaksanakan berdasarkan standar pengujian BS
1881-203; ASTM C597. Pengukuran dapat dilakukan dengan beberapa metode
berikut:
a) Direct Method yaitu transmitter dan receiver berada pada dua permukaan
yang paralel.
b) Semi-direct Method, yaitu transmitter dan receiver berada pada dua
permukaan yang saling tegak lurus.
c) Indirect Method dimana kedua transducer berada pada permukaan yang
sama.
Pengujian UPVT dilakukan pada Infrastruktur Pengendalian Rob dan
Pengembangan Pesisir Pantai.
4. Pengujian Core Drill dan Test Tekan
Uji core drill adalah metode pengujian yang digunakan untuk mengevaluasi
kepadatan, kekuatan, dan kualitas beton dalam struktur bangunan yang sudah
jadi. Metode pengujian ini akan melibatkan serangkaian pengujian, termasuk
pengambilan sampel silinder beton dari struktur bangunan yang kemudian akan
dilakukan pengujian di laboratorium, untuk memberikan data pengujian yang dapat
menjadi dasar pengambilan keputusan mengenai keamanan dan kualitas suatu
struktur bangunan. Pengujian core drill dan test tekan dilakukan pada Infrastruktur
Pengendalian Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai.
5. Uji Tekan Beton (Crushing Test)
Uji tekan beton adalah pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kekuatan
beton yang akan digunakan dalam konstruksi. Pengujian ini dilakukan dengan
memberikan tekanan pada sampel beton hingga hancur. Pada pekerjaan ini,
pengujian dilakukan pada sampel beton eksisting pada Infrastruktur Pengendalian
Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai.
6. Laporan Teknis/Khusus
Penyedia jasa wajib menyampaikan Laporan Teknis/Khusus sebanyak 3 (tiga)
eksemplar berupa laporan hasil pengujian yang disampaikan hardcopy maupun
softcopy. Laporan hasil pengujian minimal berisi:
1) Pendahuluan
2) Metode Pengujian
3) Hasil Pengujian Lapangan
4) Hasil Pengujian Laboratorium
5) Kesimpulan dan Saran
6) Foto Dokumentasi Pekerjaan
B. KELUARAN
Keluaran yang diharapkan adalah Laporan Hasil Pengujian Mutu Struktur Beton Pada
Infrastruktur Pengendalian Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai.