| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0823343348435000 | Rp 141,613,800 | 89.25 | - | |
| 0312981533542000 | Rp 146,131,500 | 91.08 | - | |
| 0705497428541000 | Rp 146,359,050 | 90.77 | - | |
| 0960844595411000 | Rp 149,794,500 | 74.5 | - | |
| 0022652663541000 | Rp 149,994,300 | 91.83 | - | |
Maju Berkah Setia | 06*2**4****24**0 | - | - | Peserta dinyatakan tidak memenuhi persyaratan kualifikasi pengalaman minimal "tidak memiliki Pekerjaan yang serupa (similar) berdasarkan jenis pekerjaan, kompleksitas pekerjaan, metodologi, teknologi, atau karakteristik lainnya yang bisa menggambarkan kesamaan, paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak" sehingga tidak dilanjutkan ke evaluasi kualifikasi teknis |
PT Adicaraka Semesta Multi Dharma | 08*0**1****43**0 | - | - | Peserta dinyatakan Tidak memenuhi persyaratan kualifikasi pengalaman minimal "tidak memiliki Pekerjaan yang serupa (similar) berdasarkan jenis pekerjaan, kompleksitas pekerjaan, metodologi, teknologi, atau karakteristik lainnya yang bisa menggambarkan kesamaan, paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak" sehingga tidak dilanjutkan ke evaluasi kualifikasi teknis |
CV Barometer Konsultan | 09*7**3****42**0 | - | - | Peserta dinyatakan Tidak memenuhi persyaratan kualifikasi pengalaman minimal "tidak memiliki Pekerjaan yang serupa (similar) berdasarkan jenis pekerjaan, kompleksitas pekerjaan, metodologi, teknologi, atau karakteristik lainnya yang bisa menggambarkan kesamaan, paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak" sehingga tidak dilanjutkan ke evaluasi kualifikasi teknis |
| 0401941398542000 | - | - | - | |
| 0950117929542000 | - | - | Peserta dinyatakan Tidak memenuhi persyaratan kualifikasi pengalaman minimal "tidak memiliki Pekerjaan yang serupa (similar) berdasarkan jenis pekerjaan, kompleksitas pekerjaan, metodologi, teknologi, atau karakteristik lainnya yang bisa menggambarkan kesamaan, paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak" sehingga tidak dilanjutkan ke evaluasi kualifikasi teknis | |
| 0868554437544000 | - | - | - | |
Anagata Sasmitaloka Consulting | 08*2**4****41**0 | - | - | - |
| 0937203099955000 | - | - | - | |
| 0805022373541000 | - | - | - | |
| 0315392357542000 | - | - | - | |
| 0015453566544000 | - | - | - | |
| 0907021315617000 | - | - | - | |
CV Indah Cipta Persada | 03*2**5****42**0 | - | - | - |
| 0210119178652000 | - | - | - |
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
Uraian Pendahuluan1
Kota Yogyakarta memiliki perkembangan yang sangat pesat,
1. Latar Belakang
dilihat dari jumlah penduduk dan pertumbuhan
ekonominya. Jumlah penduduk Kota Yogyakarta sudah
melampaui 500.000 jiwa, yang berarti masuk kategori kota
besar menurut ketentuan Undang-Undang Penataan Ruang.
Sementara pertumbuhan ekonomi rata-rata Kota Yogyakarta
adalah sekitar 5% per tahun. Hal tersebut memberikan
konsekuensi pertumbuhan aktivitas ekonomi dan sosial yang
cukup besar, termasuk dalam aspek transportasi khususnya
transportasi jalan.
Kinerja ruas jalan di Kota Yogyakarta dikhawatirkan akan
semakin menurun dari waktu ke waktu. Hal ini dapat dilihat
secara visual pada adanya kepadatan yang tinggi pada ruas-
ruas tertentu, terutama pada saat jam sibuk yaitu pagi dan
sore hari. Hal ini menimbulkan kemacetan pada ruas jalan
yang selanjutnya berpengaruh pada biaya operasi kendaraan
(BOK) yang harus ditanggung oleh pengguna jalan. Hal lain
yang terpengaruh adalah kualitas lingkungan yang menurun
akibat naiknya polusi udara dari asap kendaraan bermotor
yang dalam jangka panjang menimbulkan pengaruh negatif
pada kesehatan. Tingkat kecelakaan lalulintas juga dapat
semakin tinggi karena semakin besarnya potensi konflik
antar kendaraan.
Memperhatikan hal tersebut, adanya manajemen lalu lintas
yang tepat diperlukan sehingga ruas jalan yang ada dapat
memberikan peran secara optimal. Survei volume lalu lintas
dan kecepatan pada ruas jalan merupakan salah satu metode
1 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.
yang digunakan untuk memperoleh informasi yang
dibutuhkan dalam penyusunan manajemen lalulintas pada
ruas jalan. Adanya ketersediaan data yang berkelanjutan
serta akurat merupakan hal yang penting sebagai dasar
dalam menentukan kebijakan yang akan diterapkan.
2. Maksud dan Tujuan
1. Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi
Pelaksana Jasa Konsultasi yang memuat maksud, tujuan,
dasar, proses dan keluaran yang harus dipenuhi dan
diperhatikan serta diinterpretasikan ke dalam pelaksanaan
tugas Jasa Konsultasi BELANJA JASA KONSULTASI
BERORIENTASI BIDANG-TRANSPORTASI, SURVEI
UPDATING KINERJA LALU LINTAS.
2. Dengan penugasan ini diharapkan konsultan dapat
melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik untuk
menghasilkan keluaran yang memadai sesuai KAK ini.
3. Maksud pekerjaan BELANJA JASA KONSULTASI
BERORIENTASI BIDANG-TRANSPORTASI, SURVEI
UPDATING KINERJA LALU LINTAS adalah untuk
melaksanakan survei pencacahan volume lalu lintas dan
kecepatan perjalanan di ruas-ruas jalan di Kota Yogyakarta.
4. Tujuan kegiatan ini adalah terdapatnya Updating Kinerja
Lalu Lintas mengenai kecepatan perjalanan dan volume
lalulintas yang dapat dianalisis sebagai dasar dalam
penentuan kebijakan manajemen lalulintas pada ruas jalan
di kota Yogyakarta.
3. Sasaran
Target/Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan Updating
Kinerja Lalu Lintas ini adalah memperoleh data volume
lalulintas, kecepatan sesaat dan kecepatan perjalanan, serta
kinerja lalu lintas yang dapat dianalisis sebagai dasar dalam
penentuan kebijakan manajemen lalulintas pada ruas jalan
di kota Yogyakarta.
4. Lokasi Pekerjaan
Lokasi survei dibagi menjadi 2:
pada 110 segmen ruas jalan yang berbasis 58 simpang
bersinyal; dan
pada 5 simpang tidak bersinyal, yaitu:
1) Simpang 3 Pasar Telo
2) Simpang 3 Mantrigawen THR
3) Simpang 3 UST
4) Simpang 3 gambiran
5) Simpang 4 Babaran
5. Sumber Pendanaan
Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD yang dialokasikan
melalui Dokumen Penyediaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah
(DPA SKPD) Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Tahun Anggaran
2025.
6. Nama dan Nama Pejabat Pembuat Komitmen: Kepala Dinas
Organisasi Pejabat Satuan Kerja: Dinas Perhubungan
Pembuat Komitmen
Data penunjang
7. Data Dasar
Data dasar yang dipakai sebagai acuan adalah Keputusan
Walikota Yogyakarta No. 71 tahun 2018 tentang Penetapan
Ruas – Ruas Jalan Kota Yogyakarta yang memuat tentang nama
jalan, panjang jalan, awal dan akhir jalan, lebar jalan, kelas
dan fungsi jalan, dan Peaturan Daerah No 2 Tahun 2021
tentang RTRW Kota Yogyakarta yang didalamnya ditetapkan
fungsi-fungsi jalan di Kota Yogyakarta.
Selain formulir survei (terlampir), dilakukan persiapan dalam
aspek administratif, yaitu surat menyurat dengan instansi
pemberi tugas (perijinan, surat survei) untuk melancarkan
pelaksanaan di lapangan. Koordinasi dengan kepolisian juga
dilakukan apabila diperlukan. Personil survei yang
dibutuhkan disesuaikan dengan jumlah dan waktu survei yang
ditetapkan.
8. Standar Teknis
Analisa data menggunakan PKJI 2023
9. Studi-Studi
Kajian Updating Kinerja Jalan di tahun tahun sebelumnya
Terdahulu
Undang – Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan
10. Referensi Hukum
Angkutan Jalan
Ruang Lingkup
Ruang lingkup kegiatan adalah:
11. Lingkup Pekerjaan
1. DATA DASAR
Data dasar yang dipakai sebagai acuan adalah Keputusan
Walikota Yogyakarta No. 71 tahun 2018 tentang Penetapan
Ruas – Ruas Jalan Kota Yogyakarta yang memuat tentang nama
jalan, panjang jalan, awal dan akhir jalan, lebar jalan, kelas
dan fungsi jalan, dan Peaturan Daerah No 2 Tahun 2021
tentang RTRW Kota Yogyakarta yang didalamnya ditetapkan
fungsi-fungsi jalan di Kota Yogyakarta.
Selain formulir survei (terlampir), dilakukan persiapan dalam
aspek administratif, yaitu surat menyurat dengan instansi
pemberi tugas (perijinan, surat survei) untuk melancarkan
pelaksanaan di lapangan. Koordinasi dengan kepolisian juga
dilakukan apabila diperlukan. Personil survei yang
dibutuhkan disesuaikan dengan jumlah dan waktu survei yang
ditetapkan.
2. PELAKSANAAN SURVEI
Beberapa ketentuan dari pelaksanaan survei adalah:
a. Lokasi survei dibagi menjadi 2:
pada 110 segmen ruas jalan yang berbasis 58 simpang
bersinyal; dan
pada 5 simpang tidak bersinyal, yaitu:
1) simpang 3 ps. Telo
2) s3 mantrigawen THR
3) s3 UST
4) s3 gambiran
5) s4 Babaran
b. Waktu survei:
Segmen ruas selama 3 (tiga) hari yang mencakup hari
kerja (Senin s.d Kamis), hari Sabtu dan Minggu. Survei
dilakukan pada jam sibuk pagi dan sore hari, yaitu pada
jam 06.00 – 08.00 dan 15.00 – 17.00 WIB. Khusus
untuk ruas jalan Malioboro dan ruas jalan Margo
Mulyo survei dilakukan pada jam sibuk siang dan sore
hari, yaitu pada jam 11.00 – 13.00 dan 15.00 – 17.00
WIB.
Simpang tidak bersinyal selama 1 hari kerja (Senin s.d
Kamis). Survei dilakukan pada jam sibuk pagi dan sore
hari, yaitu pada jam 06.00 – 08.00 dan 15.00 – 17.00
WIB.
c. Survei meliputi:
Segmen ruas meliputi survei inventarisasi, survei
volume lalu lintas (traffic counting), survei kecepatan
sesaat (spot speed), dan survei kecepatan perjalanan
(floating car).
Simpang tidak bersinyal meliputi inventarisasi simpang
dan gerakan membelok (Classified Turning Movement
Counting / CTMC).
3. ANALISIS DATA
Analisis kinerja lalu lintas dilakukan dengan
membandingkan antara volume dan kapasitas jaringan
jalan yang ada (V/C ratio) dan kecepatan perjalanan
dibandingankan dengan standar pada Pedoman Kapasitas
Jalan Indonesia (PKJI). Berdasarkan hasil survei didapatkan
nilai volume lalu lintas berdasarkan masing-masing jenis
kendaraan dan kecepatan perjalanan pada masing-masing
ruas. Masing-masing jenis kendaraan tersebut dikonversi
untuk mendapatkan volume lalulintas dalam satuan mobil
penumpang (smp).
4. LOKASI PEKERJAAN
Lokasi pekerjaan berada di Kota Yogyakarta.
12. Keluaran2 Keluaran kegiatan ini adalah data dan updating mengenai kinerja lalu
lintas meliputi volume lalulintas dan kecepatan pada 110 segmen ruas
jalan dengan berbasis 58 simpang bersinyal dan kinerja 5 simpang
tidak bersinyal di Kota Yogyakarta.
13. Peralatan, Material, -
Personel dan
Fasilitas dari Pejabat
Pembuat Komitmen
14. Peralatan dan 1. Komputer
Material dari 2. Printer
Penyedia Jasa 3. Alat Tulis Kantor
Konsultansi 4. Kamera
15. Lingkup
Kewenangan -
Penyedia Jasa
16. Jangka Waktu Pekerjaan ini dilaksanakan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender
Penyelesaian sejak penandatanganan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
Pekerjaan
17. Personel Posisi Kualifikasi Jumlah
Orang Bulan3
Tenaga Ahli:
Ahli Manajemen S2 Transportasi
Lalu Lintas (Team Pengalaman minimal 5 1 orang x 3 bulan
Leader) tahun
Bertanggung jawab atas
terlaksananya kegiatan
S2 Transportasi
Pengalaman minimal 3
Ahli Teknik Jalan tahun
menyusun metodologi 1 orang x 3 bulan
survei, melakukan
koordinasi dan
pengendalian survei
Tenaga Teknis/Analis (jika ada)::
2 Dijelaskan keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain.
3 Khusus untuk Metode Evaluasi Pagu Anggaran jumlah orang bulan tidak boleh dicantumkan.
Tenaga Pendukung (jika ada):
Surveyor SMA/sederajat 30 orang x 1 bulan
melakukan survei lalu
lintas dengan kualitas
yang diharapkan
Administrasi SMA/sederajat 1 orang x 1 bulan
melakukan rekapitulasi
terhadap hasil survei dan
melakukan pekerjaan
administrasi lainnya
18. Jadwal Tahapan Metode pelaksanaan kegiatan secara garis besar akan meliputi tahap
Pelaksanaan
persiapan survei, tahap perencanaan dan pelaksanaan survei, input
Pekerjaan
dan kompilasi data, serta analisis awal. Tahapan pelaksanaan tersebut
akan disajikan dalam bentuk pelaporan dan dipresentasikan di depan
pemberi tugas.
1) KOORDINASI AWAL
Diskusi dengan tim teknis dilakukan untuk melakukan koordinasi
awal pelaksanaan pekerjaan, sehingga diharapkan arah
pelaksanaan kegiatan akan sesuai dengan maksud dan tujuan
pemberi tugas. Diskusi yang dilakukan diharapkan akan
mempertajam beberapa hal yang sudah tercantum dalam KAK
yaitu:
a. Maksud, tujuan dan sasaran kegiatan,
b. Ruang lingkup kegiatan,
c. Metodologi kegiatan yang akan dilaksanakan untuk
menjalankan pekerjaan,
d. Output pekerjaan yang harus diserahkan pada akhir studi,
e. Mekanisme konsultasi, presentasi dan penyusunan laporan.
Penyusunan rencana kerja dilakukan berdasarkan pada ruang
lingkup kegiatan, beban masing-masing item pekerjaan dan
waktu pelaksanaan pekerjaan yang telah ditentukan. Dalam
penyusunan jadwal terinci perlu diperhatikan urutan kegiatan
antara satu item dengan item lainnya, sehingga akan saling
menunjang dan tidak tumpang tindih. Dalam rencana kerja
terinci diharapkan akan muncul beberapa item berikut:
a. Jenis kegiatan yang dilakukan,
b. Waktu yang dibutuhkan,
c. Siapa yang bertanggung jawab,
d. Output yang diharapkan dari kegiatan.
2) PERSIAPAN SURVEI
Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum survei
dilakukan antara lain :
a. Data dasar yang dipakai sebagai acuan adalah Keputusan
Walikota Yogyakarta No. 214 /KEP/2013 tentang
Penetapan Ruas – Ruas Jalan Menurut Kelasnya di Kota
Yogyakarta yang memuat tentang nama jalan, panjang
jalan, awal dan akhir jalan, lebar jalan, kelas dan fungsi
jalan,
b. Formulir survei (terlampir), dan
c. Aspek administratif.
Survei dilakukan untuk memperoleh data:
a. volume dan kapasitas jaringan jalan (V/C ratio),
b. kepadatan lalu lintas
c. kecepatan sesaat
d. kecepatan perjalanan, dan
e. gerakan membelok
3) PELAKSANAAN SURVEI
Beberapa ketentuan dari pelaksanaan survei adalah:
a. Survei ruas
Lokasi : 110 Ruas Jalan
Waktu survei : selama 3 (tiga) hari yang
mencakup hari kerja (Senin s.d Kamis), hari
Sabtu dan Minggu untuk tiap segmen ruas jalan.
Lama survei: survei dilakukan pada jam sibuk
pagi dan sore hari, yaitu pada jam 06.00 – 08.00
dan 15.00 – 17.00 WIB. Khusus untuk ruas
jalan Malioboro dan ruas jalan A. Yani survei
dilakukan pada jam sibuk siang dan sore hari,
yaitu pada jam 11.00 – 13.00 dan 15.00 – 17.00
WIB
b. Survei simpang tidak bersinyal
Lokasi : 5 simpang tak bersinyal (Simpang 3
Pasar Telo; Simpang 3 mantrigawen THR;
Simpang 3 UST; Simpang 3 gambiran; Simpang
4 Babaran)
Waktu survei : selama 1 hari kerja (Senin s.d
Kamis).
Lama survei: Survei dilakukan pada jam sibuk
pagi dan sore hari, yaitu pada jam 06.00 – 08.00
dan 15.00 – 17.00 WIB
4) ANALISIS DATA
Analisis kinerja lalu lintas dilakukan dengan
membandingkan antara volume dan kapasitas jaringan jalan
yang ada (V/C ratio) dan kecepatan perjalanan
dibandingankan dengan standar pada Pedoman Kapasitas
Jalan Indonesia (PKJI) 2023.
Berdasarkan hasil survei didapatkan nilai volume lalu lintas
berdasarkan masing-masing jenis kendaraan dan kecepatan
perjalanan pada masing-masing ruas. Masing-masing jenis
kendaraan tersebut dikonversi untuk mendapatkan volume
lalulintas dalam satuan mobil penumpang (smp). Nilai
konversi berdasarkan ketentuan Pedoman Kapasitas Jalan
Indonesia (PKJI) 2023.
5) PENYUSUNAN REKOMENDASI
Rekomendasi kebijakan yang dapat disampaikan
berdasarkan hasil analisis diantaranya dapat berupa:
a. Manajemen lalulintas, yang mencakup penanganan
simpang, penanganan lalulintas searah, pengaturan
marka dan rambu jalan, pembuatan pulau-pulau
lalulintas, penguatan angkutan umum dan pengaturan
lalulintas lain yang diperlukan.
b. Penanganan fisik apabila manajemen lalu lintas tidak
lagi dapat mengatasi permasalahan, berupa
penambahan kapasitas jalan (pelebaran) dan
penambahan jaringan jalan. Solusi ini berlaku jangka
menengah hingga panjang yang berada di luar
kewenangan Dinas Perhubungan.
Laporan
19. Laporan
Pendahuluan
Laporan Pendahuluan, berisi metodologi untuk menjalankan
kegiatan, sebanyak 5 (lima) eksemplar, diserahakan pada akhir
minggu ke-3 setelah SPMK dikeluarkan.
20. Laporan Bulanan Laporan Bulanan memuat: __________
Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya: __ (__________) hari
kerja/bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak __ (__________) buku
laporan.
21. Laporan Antara
Laporan Antara, berisi hasil pengumpulan data beserta pengolahan
yang dilakukan, sebanyak 5 (lima) eksemplar, diserahkan pada
akhir minggu ke-8 setelah SPMK dikeluarkan.
22. Laporan Akhir
a. Laporan Akhir, berisi hasil pengolahan data serta analisis yang
dapat ditindaklanjuti dalam penyusunan kebijakan manajemen
lalulintas, sebanyak 5 (lima) eksemplar, diserahkan pada akhir
pekerjaan.
b. Executive Summary, berisi ringkasan perangkingan kinerja
jalan beserta usulan rekomendasi manajemen lalu lintas,
sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar, diserahkan pada akhir
pekerjaan.
c. Dalam penyerahan laporan disertakan 3 (tiga) softcopy yang
termuat dalam SSD 1 TB sebanyak 3 buah.
Hal-Hal Lain
23. Produksi dalam Semua kegiatan Jasa Konsultansi berdasarkan KAK ini harus
Negeri dilakukan di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali
ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan
keterbatasan kompetensi dalam negeri.
24. Persyaratan Jika kerjasama dengan Penyedia Jasa Konsultansi lain diperlukan
Kerjasama untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan
berikut harus dipatuhi:
25. Pedoman Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut:
Pengumpulan Data
Lapangan
26. Alih Pengetahuan Jika diperlukan, Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk
menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih
pengetahuan kepada personel satuan kerja Pejabat
Penandatanganan Kontrak berikut:
__________________________________________________