URAIAN SINGKAT PEKERJAAN Kota Tarakan merupakan salah satu kota dari 509 Kabupaten/Kota di Indonesia yang memiliki karakteristik wilayah pesisir dan laut yang cukup potensial untuk pengembangan keluatan, yang dikelilingi wilayah perairan Bulungan dan Tana Tidung sebagai hinterlandnya. Seiring dengan penambahan jumlah penduduk di Provinsi Kalimantan Utara, semakin besar juga pergerakan penumpang dan barang di Pelabuhan Tengkayu 1 yang merupakan pelabuhan pengumpan regional. Kondisi ini berimplikasi pada padatnya bongkar muat penumpang dan barang di Pelabuhan Tengkayu I. Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara melalui tim ahli dari Universitas Borneo Tarakan pada Tahun Anggaran 2023, struktur beton balok dermaga barang dan trestle mengalami korosi (besi) dan pengelupasan (beton). Kondisi tersebut memerlukan rehabilitasi untuk dapat dioperasionalkan secara maksimal, oleh karena itu dilaksanakan Pekerjaan Rehabilitasi Struktur Dermaga Pelabuhan Tengkayu I Tarakan. Pekerjaan tersebut dilaksanakan dalam waktu 120 (seratus dua puluh) hari kalender dengan pagu anggaran Rp 800.000.000,- (pekerjaan fisik) dan Rp 50.000.000,- (pekerjaan pengawasan) untuk perbaikan 35 elemen balok. Untuk itu dalam pelaksanaannya haruslah benar-benar dilakukan dengan baik dan sesuai dengan apa yang telah direncanakan serta sesuai dengan ketentuan teknis pengadaaan bangunan asset Pemerintah sehingga prosesnya dapat berlangsung dengan arah yang benar. Pada tahap pelaksanaan pembangunan fisik di lapangan diserahkan kepada pihak ketiga, yaitu Penyedia Jasa Pekerjaan. Penyedia Jasa akan melakukan pelaksanaan pekerjaan fisik yang menyangkut beberapa aspek mutu, volume, waktu dan biaya. Dalam kegiatan operasional, Penyedia Jasa akan mendapat pengawasan dari konsultan Pengawas dan tim teknis (dan atau Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, PPTK) dari Pejabat Pembuat Komitmen.