| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0412368946703000 | Rp 234,965,807 | - | |
| 0411116478703000 | Rp 242,607,500 | - | |
Hutama Karya Konstruksi | 04*8**0****03**0 | Rp 249,973,074 | - |
CV Ranum Desya Perkasa | 00*0**7****03**0 | Rp 250,188,045 | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi |
| 0027654326701000 | Rp 226,936,644 | Peserta tidak menyampaikan Tangkapan Layar laman OSS yang mencantumkan bahwa Sertifikat Standar sedang menunggu verifikasi (Sertifikat Standar belum terverifikasi) | |
| 0025163478703000 | Rp 242,648,465 | Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap peserta, penawaran peserta dinyatakan tidak memenuhi persyaratan | |
| 0943375170703000 | Rp 237,604,294 | Tidak menghadiri Klarifikasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga | |
CV Fiona Jaya Konstruksi | 05*7**8****03**0 | Rp 253,757,024 | 1. Identifikasi bahaya yang disampaikan pada tabel B.1 tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan pada LDP 2. Elemen E pada RKK yang disampaikan tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan pada dokumen pemilihan |
| 0955774948703000 | Rp 237,059,148 | Peserta tidak menyampaikan Tangkapan Layar laman OSS yang mencantumkan bahwa Sertifikat Standar sedang menunggu verifikasi (Sertifikat Standar belum terverifikasi) | |
| 0014063465703000 | - | - | |
| 0012569190703000 | - | - | |
CV Fikhri Keysha Suvageti | 09*6**6****03**0 | - | - |
| 0943004572703000 | - | - | |
| 0030273643701000 | - | - | |
CV Limbung Creative | 00*5**0****03**0 | - | - |
| 0026320036706000 | - | - | |
| 0664958691703000 | - | - | |
CV Arsya Prananda Grup | 04*5**9****03**0 | - | - |
| 0025163163703000 | - | - | |
| 0030375513703000 | - | - | |
| 0936569318703000 | - | - | |
| 0022610000703000 | - | - | |
| 0905815114704000 | - | - | |
| 0960592822701000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pekerjaan : Pembangunan Ruang Guru Beserta Perabotnya SD Negeri 11
Dusun Besar (DAK Penugasan 2024)
Sumber Dana : DAK
Tahun Anggaran : 2024
I. PEKERJAAN PENDAHULUAN
1. Pembersihan Lokasi Dan Papan Nama Proyek
2. Pengukuran / Pemasangan Bowplank
II. PEKERJAAN PONDASI
Pekerjaan galian tanah untuk pondasi tidak boleh dimulai sebelum bouwplank serta
tanda tinggi dasar 0.00, sumbu dinding dan tiang disetujui oleh direksi.
Semua bagian / daerah urugan dan timbunan harus diatur berlapis sedemikian,
sehingga dicapai suatu lapisan setebal sesuai dengan gambar dalam keadaan padat.
Tiap lapis harus dipadatkan sebelum lapisan berikutnya diurug.
Pondasi Kayu Belian yang digunakan Pondasi tiang tongkat ukuran
9/9, laci 5/10 dan alas kayu Hutan 0,20x0,50 cm, Keep ukuran 9/9 kayu belian,
gelegar 4/8 kayu belian.
Pada saat pemasangan Alas, alas haruslah dipukul menggunakan kayu yang besar agar
alas tersebut benar-benar masuk ke dalam tanah, Keep dipasang dengan datar, agar
terdapat kedataran yang maksimal, pemasangan keep haruslah menggunakan
waterpas ataupun selang air. Gelegar Kayu Belian Uk. 4/8 cm.
III. PEKERJAAN RANGKA BADAN
Pekerjaan ini meliputi pemasangan rangka dinding menggunakan kayu belian
ukuran 6,5/6,5 cm dengan jarak rangka atau pola pemasangan sesuai dengan
gambar rencana dan penutup dinding menggunakan batako tebal 7 cm serta
diplester dengan semen.
Pekerjaan kayu meliputi penyediaan tenaga kerja yang terampil sesuai dengan jenis
pekerjaan, penyediaan bahan yang cukup, peralatan tukang baik masinal maupun
manual guna kelancaran pekerjaan ini.
IV. PEKERJAAN LANTAI
Pengecoran lantai menggunakan Semen, Batu dan Pasir, dengan Mutu Beton K-175,
dan Pasir yang digunakan haruslah pasir yang bersih, tidak mengandung lumpur
lebih dari 5%.
Ketebalan cor gantung dengan ketebalan 7 cm dan menggunakan besi wire mesh 5 mm,
pengecoran dilakukan dengan pemadata, ditumbuk dengan menggunakan kayu ataupun
dengan alat pemadat, agar mutu beton tersebut tercapai dengan maksimal.
Keramik Lantai Uk. 40/40 cm.
Untuk mencegah terjadinya keretakan akibat pengembangan, maka pada
beberapa bagian harus disediakan alur-alur expansion (expansion joint). Alur-alur
expansion ini harus diisi dengan bahan yang elastis/sealant dan mendapat
persetujuan Pengawas.
V. PEKERJAAN PLESTERAN DINDING
Termasuk dalam pekerjaan dinding dan plesteran dalam pasal ini yaitu terdiri dari :
a. Plesteran dinding, kolom dan sloof tepi
b. Plesteran lantai
Ukuran minimal batako untuk dinding adalah panjang 30 cm, tinggi 15 cm dengan tebal 7
cm.
Batako yang dipakai harus utuh menurut standard. Batu cetak beton yang ukurannya
kurang dari standard tidak boleh dipakai, kecuali untuk pembukaan-pembukaan atau
sudut-sudut yang memang diperlukan ukuran lebih kecil.
Semua pekerjaan pasangan dinding harus diatur sebelumnya agar hubungan-hubungan
vertikal dan horizontal dapat bertepatan dengan pembukaan dan dimensi yang
dikehendaki dan dipersyaratkan dalam gambar perencanaan.
Pasangan dinding tidak boleh diterobos, pararel/horizontal, kecuali pembukaan-
pembukaan dan lubang-lubang yang sudah direncanakan dan disediakan sesuai dengan
gambar-gambar utuk keperluan pekerjaan mekanikal, listrik, pemipaan dan lain-lain.
VI. PEKERJAAN PINTU JENDELA DAN VENTILASI
Semua pintu – pintu ini dibuat dengan bentuk panel terdiri dari bahan kayu klas I sejenis
tekam/bengkirai, kecuali untuk pintu WC/KM menggunakan pintu belian.
Untuk rangka jendela menggunakan kayu klas I sejenis tekam/ bengkirai dengan
ukuran dan tebal rangka sesuai dengan gambar kerja.
Pekerjaan ventilasi terdiri dari ventilasi WC/KM dan rangka ventilasi kaca menggunakan
kayu sejenis mabang. Semua daun ventilasi harus diketam rapi keempat sisinya dan
dipasang dengan bentuk sesuai gambar rencana.
VII. PEKERJAAN RANGKA KAPSPANT
Pekerjaan ini meliputi pemasangan kuda-kuda, gording, pemasangan rangka atap dan
penutup atap. Rangka Atap menggunakan Kuda-kuda + Blk Nok + Gapit + Skor, Baja
Ringan C. 0,75 Ukuran rangka atap sesuai dengan gambar kerja.
VIII. PEKERJAAN PLAFON
Meliputi pengadaaan dan pemasangan, pengerjaan bahan, tenaga dan peralatan yang
diperlukan sehubungan dengan pekerjaan plafond yaitu rangka kayu dan penutup
plafond GRC board, Penutup plafond menggunakan GRC 4 mm dengan kualitas baik.
IX. PEKERJAAN PENGECATAN
Termasuk dalam pekerjaan pengecatan ini meliputi penyediaan tenaga kerja,
bahan-bahan, peralatan termasuk alat Bantu dan alat angkut yang diperlukan
dan mencakup pekerjaan persiapan permukaan yang akan diberi cat.
X. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
Semua material harus memenuhi ukuran standard dan mudah didapatkan kecuali bila
ditentukan lain.
Material seperti kabel yang digunakan adalah produksi dalam negeri dengan merk
pasaran, seperti kabel metal, kabelindo, supreme dimana kabel yang digunakan
tersebut sudah diakui oleh PLN melalui LMK, maka kabel dengan sertifikat LMK dapat
digunakan.
Kabel NYM
• Kabel dengan 3 (tiga) inti untuk satu phase
• Inti copper dibungkus dengan isolasi PVC
• Isolasi 2 (dua) lapis menyelubungi inti
Kabel NYA
• Isolasi PVC luas penampang minimum yang boleh dipergunakan 2,3 mm2
• Kawat BC, kawat tembaga telanjang 6 mm2
Type lampu yang digunakan adalah type SL 18 Watt
XI. PERABOT RUANG GURU
1. Pekerjaan rehabilitasi adalah termasuk perbaikan Perabot lama atau pembelian Perabot
baru. Bahan-bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan Perabot sekolah antara lain
meliputi
Kayu solid Kayu solid adalah bahan baku pembuatan Perabot yang terkuat
dibandingkan dengan bahan kayu olahan lainnya, tapi dikarenakan volume tanam
dan waktu yang relatif lama dan penebangan pohon yang tidak seimbang
menyebabkan persediaan kayu solid terbatas dan harganya lebih mahal dibanding
kayu olahan.
Plywood Plywood merupakan bahan dari kayu olahan dan relatif lebih kuat
dibandingkan dengan jenis kayu olahan lainnya. Plywood berbahan dasar dari
lapisan-lapisan kayu yang ditumpuk berlapis-lapis dan dipress baik itu dari kayu
jati, sungkai, nyatoh atau kayu lainnya.
Blockboard Barang ini terbuat dari kumpulan kayu berbentuk kotak kecil yang
disatukan dan dipadatkan oleh mesin diberi lapisan di kedua sisinya, dimana
lapisannya bisa kayu jati ataupun kayu yang lainnya.
High Density Fibreboard (HDF) HDF terbuat dari serbuk kayu halus dan bahan
kimia resin yang direkatkan dan dipadatkan. Kayu yang dipakai biasanya diambil
dari kayu sisa perkebunan ataupun bambu, sehingga membuat HDF lebih ramah
lingkungan.
Jenis Bahan Lain Seiring dengan perkembangan teknologi dan keterbatasan
persediaan kayu, maka aplikasi penerapan jenis bahan tidak terbatas pada
bahan yang berasal dari unsur kayu saja, tetapi juga dimungkinkan berasal dari
beraneka ragam seperti rotan, stainless steel, aluminium dan lain sebagainya.
XII. PEKERJAAN PENYELESAIAN, PEMBERSIHAN HALAMAN DAN PEKERJAAN
PENUTUP
Segala kerusakan yang timbul akibat pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung ini
misalnya kerusakan jalan akibat mobilisasi kendaran maupun kerusakan-kerusakan lain
yang nyata-nyata akibat pelaksanaan pekerjaan ini, yang dipandang perlu adanya
perbaikan menjadi tanggung jawab dan atas beban dan biaya kontraktor.
Setelah seluruh pekerjaan selesai 100% pada saat sebelum penyerahan pertama, segala
kotoran, potongan-potongan kayu dan lainnya harus disingkirkan dan dibuang atau
dibakar sesuai dengan petunjuk Konsultan Pengawas.