| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0931374300437000 | Rp 3,134,046,944 | - | |
| 0935794842446000 | - | - | |
| 0437408883437000 | - | - | |
| 0822222451448000 | - | - | |
| 0313770158429000 | - | - | |
| 0702702028521000 | Rp 2,695,921,600 | 1. Nama penjual pada kwitansi pembelian second 1 unit mobil pickup Nopol 8309 berbeda dengan nama pemilik pada STNK, 2. DRH belum ditandatangani personil yang bersangkutan. | |
| 0906808555003000 | Rp 2,828,956,768 | Mini Exacator berbeda tahun pembuatan dalam Daftar isian Peralatan Utamactahun 2015, Surat Perjanjian Sewa 2021 dan dalam kwitansi pembuatan tahun 2020. | |
| 0847783438437000 | - | - | |
| 0025032061101000 | Rp 2,695,921,600 | 1. Tidak ada concrete mixer dalam Surat Perjanjian Sewa Peralatan. 2. Bukti kepemilikan alat concrete vibrator tidak ada. 3. Beda kapasitas genset dalam Surat Perjanjian Sewa dengan bukti kepemilikan alat. | |
| 0936709344455000 | Rp 2,999,310,398 | Pemilik kendaraan pickup dalam keterangan kepolisian adalah Azisah Riana, Kwitansi pembelian second a.n. Ismail Marzuki | |
| 0020893517437000 | Rp 2,900,000,000 | 1. SKT pelaksana TA 022 tidak sesuai LDP. 2. DRH pelaksana tidak ada uraian tugas sesuai MDP. | |
| 0316826890446000 | - | - | |
| 0905181277009000 | - | - | |
| 0312707748421000 | - | - | |
CV Fatra Jaya | 07*0**8****39**0 | - | - |
| 0012169256422000 | - | - | |
CV Ridho Solution | 0314381542437000 | - | - |
| 0024095622321000 | - | - | |
| 0818064461432000 | - | - | |
| 0427470331722000 | - | - | |
| 0916711195654000 | - | - | |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - |
| 0719110199401000 | - | - | |
| 0961246840009000 | - | - | |
| 0033277625542000 | - | - | |
| 0021271655008000 | - | - | |
| 0847782992437000 | - | - | |
| 0012834032437000 | - | - | |
| 0941511305439000 | - | - | |
| 0747379865442000 | - | - | |
| 0437377492617000 | - | - | |
| 0013310867412000 | - | - | |
| 0016103590609000 | - | - | |
| 0945190171009000 | - | - | |
| 0861772341701000 | - | - | |
| 0706227097426000 | - | - | |
| 0750140584657000 | - | - | |
| 0530543263003000 | - | - | |
| 0020913257404000 | - | - | |
| 0862181187013000 | - | - | |
| 0809676919439000 | - | - | |
| 0660732983544000 | - | - | |
| 0762270692529000 | - | - | |
| 0633935333437000 | - | - |
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA
PROVINSI JAWA BARAT
Jalan Jenderal Sudirman No. 644 Bandung 40183
Telepon (022) 6032008; Faksimili (022) 6037850
Website: jabar.kemenag.go.id
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Nama paket : Pembangunan Gedung Kelas Baru MTsN 13 Indramayu Kabupaten
Indramayu
Kode RUP : 40156914
Lokasi Kegiatan : MTsN 13 Indramayu Kabupaten Indramayu
Pagu Anggaran : Rp. 3.369.902.000,00
HPS : Rp. 3.369.902.000,00
Uraian Singkat Pekerjaan:
a. Pembangunan Gedung Kelas Baru MTsN 13 Indramayu Kabupaten Indramayu adalah
berpedoman pada ketentuan yang berlaku, khususnya Pedoman Teknis Pembangunan
Gedung Negara, dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Nomor
22/PRT/M/2018, tanggal 14 September 2018. Berdasarkan klasifikasi gedung negara,
untuk Pembangunan Gedung Kelas Baru MTsN 13 Indramayu Kabupaten Indramayu
adalah bangunan gedung sederhana, yaitu bangunan gedung dengan karakter
sederhana, serta memiliki kompleksitas dan teknologi yang sederhana.
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan fisik adalah selama 150 (Seratus Lima Puluh) hari
kalender, terhitung sejak ditandatanganinya SPMK. Kegiatan Pembangunan Gedung
Kelas Baru MTsN 13 Indramayu Kabupaten Indramayu meliputi pengendalian waktu,
biaya, pencapaian sasaran fisik (kuantitas dan kualitas), dan tertib administrasi dalam
pembangunan bangunan gedung Negara, mulai dari tahap pelaksanaan konstruksi
sampai dengan masa pemeliharaan.
1). Tahap Pelaksanaan Konstruksi
1). Ruang lingkup pekerjaan utama terdiri dari:
1. Pekerjaan Persiapan;
2. Pekerjaan Tanah/Pasir;
3. Pekerjaan Pondasi;
4. Pekerjaan Beton Site Mix;
5. Pekerjaan Beton Ready Mix;
6. Pekerjaan Dinding;
7. Pekerjaan Langit-langit;
8. Pekerjaan Pintu dan Jendela;
9. Pekerjaan Penutup Lantai dan Dinding;
10. Pekerjaan Pengecatan;
11. Pekerjaan Elektrikal;
12. Pekerjaan Saniter;
13. Pekerjaan Acsesories;
14. Pekerjaan Tangga;
15. Pekerjaan Kanopi Entrance;
16. Pekerjaan Penutup Atap;
17. Pekerjaan Menara Air.
2) Pelaksanaan konstruksi dilakukan berdasarkan dokumen tender yang telah
disusun oleh perencana konstruksi dengan segala tambahan dan perubahannya
pada saat penjelasan pekerjaan/aanwizing, serta ketentuan teknis (pedoman dan
standar teknis) yang dipersyaratkan;
3) Pelaksanaan konstruksi dilakukan sesuai dengan: kualitas masukan (bahan,
tenaga dan alat), kualitas proses (tata cara pelaksanaan pekerjaan) dan kualitas
hasil pekerjaan, seperti yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Syarat-syarat
(RKS);
4) Pelaksanaan konstruksi harus mendapatkan pengawasan dari penyedia jasa
Konsultan Pengawas;
5) Pelaksanaan konstruksi harus sesuai dengan ketentuan Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta Keamanan Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (K3);
6) Penyusunan kontrak kerja sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku;
7) Pemeliharaan konstruksi adalah tahap uji coba dan pemeriksaan atas hasil
pelaksanaan konstruksi fisik. Pada masa pemeliharaan ini penyedia jasa
pelaksanaan konstruksi berkewajiban memperbaiki segala cacat atau kerusakan
dan kekurangan yang terjadi selama masa konstruksi;
8) Dalam masa pemeliharaan semua peralatan yang dipasang di dalam dan di luar
Gedung harus di uji coba sesuai dengan fungsinya. Apabila terjadi kekurangan
atau kerusakan yang menyebabkan peralatan tidak berfungsi, maka harus
diperbaiki sampai berfungsi dengan sempurna;
9) Keluaran akhir yang harus dihasilkan pada tahap ini adalah :
a) Bangunan gedung negara yang sesuai dengan dokumen untuk pelaksanaan
konstruksi;
b) Dokumen hasil Pekerjaan Konstruksi, meliputi :
1. Gambar-gambar yang sesuai dengan pelaksanaan (as build drawings);
2. Semua berkas perizinan yang diperoleh pada saat pelaksanaan
konstruksi fisik;
3. Kontrak kerja pelaksanaan konstruksi fisik, pekerjaan pengawasan
beserta segala perubahan/addendumnya;
4. Laporan harian, mingguan, bulanan yang dibuat selama pelaksanaan
konstruksi fisik, laporan akhir pengawasan dan laporan akhir pengawasan
berkala;
5. Berita acara perubahan pekerjaan, pekerjaan tambah/kurang, serah
terima I dan II, pemeriksaan pekerjaan, dan berita acara lain yang
berkaitan dengan pelaksanaan konstruksi fisik;
6. Foto-foto dokumentasi yang diambil pada setiap tahapan kemajuan
pelaksanaan konstruksi fisik;
7. Manual pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung, termasuk
petunjuk yang menyangkut pengoperasian dan perawatan peralatan dan
perlengkapan mekanikal-elektrikal bangunan.
2). Tahap Pemeliharaan
Pengawasan Tahap pemeliharaan sampai dengan serah terima akhir (Final Hand
Over) FHO Pekerjaan Konstruksi Fisik selama 180 (seratus delapan puluh) hari
kalender.
\Pejabat Pembuat Komitmen,
JENI MUSTOFA, SE.