| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0017708207073000 | Rp 37,556,856,000 | - | |
PT Asricitra Pratama | 00*7**8****14**0 | - | - |
| 0762049708008000 | Rp 38,243,703,350 | 1. Tidak Membuat Surat Pernyataan Bermaterai sesuai Spesifikasi Teknis. 2. Tenaga Teknis Project Manager tidak Memiliki Pengalaman dalam proyek instalasi Server dan Network minimal 3 kali dalam 5 tahun terakhir. 3. Tenaga Teknis yang diusulkan sama dengan Tenaga Teknis Project Manager atas nama Ferry Syarifuddin. 4. Tenaga Teknis yang diusulkan sama dengan Tenaga Teknis untuk Perangkat Server atas nama Lewi Susanti Sinaga. 5. ISO 9001 : 2015 Nomor QMS22330442 EXP. 19 September 2025 (Masa Berlaku Telah Habis) Berdasarkan ketentuan World Bank apabila peserta tender tidak lulus pada tahapan evaluasi teknis, maka tahapan evaluasi kualifikasi tidak dilaksanakan | |
| 0021896170037000 | Rp 32,000,000,000 | 1. Produk yang ditawarkan memiliki 2 x 1300W AC & 240V HVDC Power Supply (GW-R1-Platinum-Light Load and High Efficiency) (Excluding Cables) (CTO&BTO) tidak sesuai dikarenakan: a. Berdasarkan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan adalah memiliki 2x Power 1100W 230V/115V Power Supply bersertifikat 80+Platinum atau lebih baik. Yang dimaksud istilah “lebih baik” pada persyaratan di atas adalah merujuk pada yang lebih baik dari bersertifikasi 80+ Platinum nya seperti titanium, diamond dan sebagainya bukan merujuk pada Watt Power Supply 1100W. b. Persyaratan tersebut di atas, berkaitan dengan persyaratan Processor yaitu memiliki 2x Intel Xeon Silver 24C Processor 2.2 GHZ atau setara. Untuk spesifikasi ini hanya membutuhkan 185 W per Processor x 2 yaitu sebesar 370 W (belum termasuk perhitungan untuk komponen lainnya). Apabila ditambah dengan perhitungan komponen lainnya maka total kebutuhan daya server di beban operasional sekitar 530 W s.d. 670 W. PSU (Power Supply Unit) bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 40% s.d. 60% dari total kapasitas PSU. Untuk 1100 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 48,18% s.d. 60,90% Untuk 1300 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 40,75% s.d. 51,53% Untuk 1500 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 35,33% s.d. 44,66% Berdasarkan perhitungan tersebut di atas, maka konsumsi energi untuk 1100 W bekerja pada zona efisiensi lebih optimal dibandingkan 1300 W atau 1500 W. 2. Untuk perangkat Tor Switch, bahwa produk yang ditawarkan adalah 8 unit SFP+ Transceiver, 40 unit SFP28 Transceiver, dan 8 unit QSFP28 Transceiver sementara yang dipersyaratkan adalah memiliki minimal 48x 1/10/25G SFP Transceiver dan minimal 8x 40/100G SFP Transceiver). Sehingga produk yang ditawarkan 8 unit SFP+ tidak mendukung 25G Transceiver yang dipersyaratkan. Berdasarkan ketentuan World Bank apabila peserta tender tidak lulus pada tahapan evaluasi teknis, maka tahapan evaluasi kualifikasi tidak dilaksanakan | |
| 0020667895034000 | Rp 33,600,000,000 | 1. Produk yang ditawarkan memiliki memiliki 2 x server platinum 1500W version 2.0 AC Power Supply tidak sesuai dikarenakan: a. Berdasarkan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan adalah memiliki 2x Power 1100W 230V/115V Power Supply bersertifikat 80+Platinum atau lebih baik. Yang dimaksud istilah “lebih baik” pada persyaratan di atas adalah merujuk pada yang lebih baik dari bersertifikasi 80+ Platinum nya seperti titanium, diamond dan sebagainya bukan merujuk pada Watt Power Supply 1100W. b. Persyaratan tersebut di atas, berkaitan dengan persyaratan Processor yaitu memiliki 2x Intel Xeon Silver 24C Processor 2.2 GHZ atau setara. Untuk spesifikasi ini hanya membutuhkan 185 W per Processor x 2 yaitu sebesar 370 W (belum termasuk perhitungan untuk komponen lainnya). Apabila ditambah dengan perhitungan komponen lainnya maka total kebutuhan daya server di beban operasional sekitar 530 W s.d. 670 W. PSU (Power Supply Unit) bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 40% s.d. 60% dari total kapasitas PSU. Untuk 1100 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 48,18% s.d. 60,90% Untuk 1300 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 40,75% s.d. 51,53% Untuk 1500 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 35,33% s.d. 44,66% Berdasarkan perhitungan tersebut di atas, maka konsumsi energi untuk 1100 W bekerja pada zona efisiensi lebih optimal dibandingkan 1300 W atau 1500 W. 2. Untuk perangkat Server, untuk produk yang ditawarkan tidak memiliki fungsi alerting (sesuai data dukung yang diberikan), sementara yang dipersyaratkan harus memiliki management server yang menyediakan fungsi monitoring dan alerting. 3. Untuk perangkat Tor Switch, bahwa produk yang tercantum pada BOM tidak menawarkan 8x 40/100G SFP Transceiver, sementara yang dipersyaratkan adalah memiliki minimal 48x 1/10/25G SFP Transceiver dan minimal 8x 40/100G SFP Transceiver). Berdasarkan ketentuan World Bank apabila peserta tender tidak lulus pada tahapan evaluasi teknis, maka tahapan evaluasi kualifikasi tidak dilaksanakan | |
| 0016921314073000 | Rp 32,039,944,000 | 1. Produk yang ditawarkan memiliki 2 x 1300W AC & 240V HVDC Power Supply (GW-R1-Platinum-Light Load and High Efficiency) (Excluding Cables) (CTO&BTO) tidak sesuai dikarenakan: a. Berdasarkan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan adalah memiliki 2x Power 1100W 230V/115V Power Supply bersertifikat 80+Platinum atau lebih baik. Yang dimaksud istilah “lebih baik” pada persyaratan di atas adalah merujuk pada yang lebih baik dari bersertifikasi 80+ Platinum nya seperti titanium, diamond dan sebagainya bukan merujuk pada Watt Power Supply 1100W. b. Persyaratan tersebut di atas, berkaitan dengan persyaratan Processor yaitu memiliki 2x Intel Xeon Silver 24C Processor 2.2 GHZ atau setara. Untuk spesifikasi ini hanya membutuhkan 185 W per Processor x 2 yaitu sebesar 370 W (belum termasuk perhitungan untuk komponen lainnya). Apabila ditambah dengan perhitungan komponen lainnya maka total kebutuhan daya server di beban operasional sekitar 530 W s.d. 670 W. PSU (Power Supply Unit) bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 40% s.d. 60% dari total kapasitas PSU. Untuk 1100 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 48,18% s.d. 60,90% Untuk 1300 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 40,75% s.d. 51,53% Untuk 1500 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 35,33% s.d. 44,66% Berdasarkan perhitungan tersebut di atas, maka konsumsi energi untuk 1100 W bekerja pada zona efisiensi lebih optimal dibandingkan 1300 W atau 1500 W. Berdasarkan ketentuan World Bank apabila peserta tender tidak lulus pada tahapan evaluasi teknis, maka tahapan evaluasi kualifikasi tidak dilaksanakan | |
| 0727236390022000 | Rp 34,880,000,000 | 1. Produk yang ditawarkan memiliki 2 x 1300W AC & 240V HVDC Power Supply (GW-R1-Platinum-Light Load and High Efficiency) (Excluding Cables) (CTO&BTO) tidak sesuai dikarenakan: a. Berdasarkan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan adalah memiliki 2x Power 1100W 230V/115V Power Supply bersertifikat 80+Platinum atau lebih baik. Yang dimaksud istilah “lebih baik” pada persyaratan di atas adalah merujuk pada yang lebih baik dari bersertifikasi 80+ Platinum nya seperti titanium, diamond dan sebagainya bukan merujuk pada Watt Power Supply 1100W. b. Persyaratan tersebut di atas, berkaitan dengan persyaratan Processor yaitu memiliki 2x Intel Xeon Silver 24C Processor 2.2 GHZ atau setara. Untuk spesifikasi ini hanya membutuhkan 185 W per Processor x 2 yaitu sebesar 370 W (belum termasuk perhitungan untuk komponen lainnya). Apabila ditambah dengan perhitungan komponen lainnya maka total kebutuhan daya server di beban operasional sekitar 530 W s.d. 670 W. PSU (Power Supply Unit) bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 40% s.d. 60% dari total kapasitas PSU. Untuk 1100 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 48,18% s.d. 60,90% Untuk 1300 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 40,75% s.d. 51,53% Untuk 1500 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 35,33% s.d. 44,66% Berdasarkan perhitungan tersebut di atas, maka konsumsi energi untuk 1100 W bekerja pada zona efisiensi lebih optimal dibandingkan 1300 W atau 1500 W. Berdasarkan ketentuan World Bank apabila peserta tender tidak lulus pada tahapan evaluasi teknis, maka tahapan evaluasi kualifikasi tidak dilaksanakan | |
| 0801013798028000 | Rp 27,800,000,000 | 1. Produk yang ditawarkan memiliki 2 x 1300W AC & 240V HVDC Power Supply (GW-R1-Platinum-Light Load and High Efficiency) (Excluding Cables) (CTO&BTO) tidak sesuai dikarenakan: a. Berdasarkan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan adalah memiliki 2x Power 1100W 230V/115V Power Supply bersertifikat 80+Platinum atau lebih baik. Yang dimaksud istilah “lebih baik” pada persyaratan di atas adalah merujuk pada yang lebih baik dari bersertifikasi 80+ Platinum nya seperti titanium, diamond dan sebagainya bukan merujuk pada Watt Power Supply 1100W. b. Persyaratan tersebut di atas, berkaitan dengan persyaratan Processor yaitu memiliki 2x Intel Xeon Silver 24C Processor 2.2 GHZ atau setara. Untuk spesifikasi ini hanya membutuhkan 185 W per Processor x 2 yaitu sebesar 370 W (belum termasuk perhitungan untuk komponen lainnya). Apabila ditambah dengan perhitungan komponen lainnya maka total kebutuhan daya server di beban operasional sekitar 530 W s.d. 670 W. PSU (Power Supply Unit) bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 40% s.d. 60% dari total kapasitas PSU. Untuk 1100 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 48,18% s.d. 60,90% Untuk 1300 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 40,75% s.d. 51,53% Untuk 1500 W bekerja pada zona efisiensi optimal dengan persentase antara 35,33% s.d. 44,66% Berdasarkan perhitungan tersebut di atas, maka konsumsi energi untuk 1100 W bekerja pada zona efisiensi lebih optimal dibandingkan 1300 W atau 1500 W. 2. Untuk perangkat Tor Switch, bahwa produk yang ditawarkan adalah 8 unit SFP+ Transceiver, 40 unit SFP28 Transceiver, dan 8 unit QSFP28 Transceiver sementara yang dipersyaratkan adalah memiliki minimal 48x 1/10/25G SFP Transceiver dan minimal 8x 40/100G SFP Transceiver). Sehingga produk yang ditawarkan 8 unit SFP+ tidak mendukung 25G Transceiver yang dipersyaratkan. Berdasarkan ketentuan World Bank apabila peserta tender tidak lulus pada tahapan evaluasi teknis, maka tahapan evaluasi kualifikasi tidak dilaksanakan | |
PT Nextech Creative Indonesia | 01*9**3****03**0 | - | - |
| 0021089404023000 | Rp 39,692,445,040 | 1. Tenaga Teknis Project Manager atas nama Poetro Ligad Wundriro Tidak Memiliki Pendidikan S1 Jurusan Teknik Elektro/ Teknik Informatika/ Teknik Telekomunikasi atau yang relevan lainnya.serta Tidak Memiliki Pengalaman dalam proyek instalasi Server dan Network minimal 3 kali dalam 5 tahun terakhir. 2. Tenaga Teknis untuk Perangkat Server atas nama Nicholas Hartawijaya Tidak Memiliki pengalaman dalam proyek instalasi Server minimal 3 kali dalam 5 tahun terakhir.. 3. Tenaga Teknis untuk Operating System atas nama Afdal Yusra Tidak Memiliki Pengalaman dalam Proyek Instalasi Sistem Operasi (Microsoft Windows Server atau Rad Hat Entreprise Linux) minimal 3 kali dalam 5 tahun terakhir. Berdasarkan ketentuan World Bank apabila peserta tender tidak lulus pada tahapan evaluasi teknis, maka tahapan evaluasi kualifikasi tidak dilaksanakan | |
PT My Icon Technology | 00*0**3****36**0 | - | - |
| 0720556976027000 | - | - | |
| 0020467510051000 | - | - | |
PT Maximus Teknologi Indonesia | 09*6**2****67**0 | - | - |
| 0028356475001000 | - | - | |
PT Rajawali Megah Karya | 09*2**8****16**0 | - | - |
PT Rifindo Andalas Sukses | 06*3**9****16**0 | - | - |
| 0210094488028000 | - | - | |
| 0016286619008000 | - | - | |
| 0701697278003000 | - | - | |
| 0810082875017000 | - | - | |
PT Peppas Karya Bersama | 02*5**6****17**0 | - | - |
PT Karya Tiga Solusindo | 09*8**4****48**0 | - | - |
PT Anugerah Dwi Tangguh | 09*5**4****04**0 | - | - |
| 0908895675029000 | - | - | |
| 0729539742063000 | - | - | |
CV Adinaya Cerah Buana | 00*7**3****08**0 | - | - |
PT Zalco Pratama | 0024560997085000 | - | - |
CV Mutiara Gemilang | 00*3**7****03**0 | - | - |
| 0022501282028000 | - | - | |
PT Putra Gomu Hito | 06*2**8****08**0 | - | - |
PT Dinar Arta Pemenang | 02*8**7****47**0 | - | - |
PT Infra Karya Pratama | 02*0**6****28**0 | - | - |
| 0026040188062000 | - | - | |
| 0311959597041000 | - | - | |
PT Multiplatform Sistem | 09*3**6****23**0 | - | - |
PT Global Tama Solusi | 03*1**0****11**0 | - | - |
PT Sahabat Langit Nusantara | 10*0**0****38**8 | - | - |
| 0821010295447000 | - | - | |
CV Osa Office Solutions | 10*1**1****41**7 | - | - |
| 0312701535614000 | - | - | |
| 0021893771037000 | - | - | |
Sultan Arena Dualima | 10*0**0****23**8 | - | - |
PT Sokka Global Mandiri | 00*1**6****63**0 | - | - |
| 0724529920541000 | - | - | |
| 0032150864063000 | - | - | |
CV Tatar Sunda Project | 02*3**1****44**0 | - | - |
PT Data Centrix Nusantara | 04*2**4****77**0 | - | - |
| 0020099412607000 | - | - | |
PT Graha Livia Mandiri | 08*0**8****08**0 | - | - |
| 0021435425064000 | - | - | |
Bermuda Dipta Indonesia | 09*9**0****12**0 | - | - |
| 0033300435011000 | - | - | |
| 0029918935011000 | - | - | |
PT Radius Data Solusi | 09*8**9****67**0 | - | - |
| 0013299292092000 | - | - | |
| 0010016723051000 | - | - | |
PT Solusi Media Group | 07*0**7****07**0 | - | - |
Brothersindo Saudara Emas | 08*2**9****33**0 | - | - |
| 0210035713652000 | - | - | |
| 0669658882015000 | - | - | |
| 0010633055051000 | - | - |
Uraian Singkat Pekerjaan
Ruang lingkup pekerjaan Pengadaan Replikasi Perangkat Keras Sistem Informasi
Administrasi Kependudukan Terpusat (SIAK Terpusat) Tahap I tahun 2025
adalah sebagai berikut :
1. Pelaksana pekerjaan harus mempunyai kerjasama dengan pihak Principal
atau distributor yang memiliki Surat Kerjasama dengan Principal untuk
Perangkat Server, TOR Switch, dan MGT Switch;
2. Perangkat yang ditawarkan dapat terintegrasi dengan perangkat server,
jaringan dan storage;
3. Menerapkan metode pelaksanaan pekerjaan untuk menghindari terjadinya
gangguan dengan perangkat existing sesuai dengan dokumen teknis;
4. Pelaksana pekerjaan melakukan implementasi barang yang disediakan
hingga proses serah terima barang;
5. Melakukan pemasangan perangkat instalasi sampai perangkat dapat
digunakan;
6. Pelaksana meyakinkan bahwa perangkat yang disediakan memiliki lisensi
atau warranty yang dibayarkan secara online;
7. Pelaksana melakukan serah terima pekerjaan dengan Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK) atau tim yang diberikan mandat untuk uji serah terima
pekerjaan;
8. Melakukan Preventive Maintenance (PM) setiap 2 (dua) kali dalam setahun
sampai berakhirnya masa garansi perangkat yang ditawarkan dan dibuktikan
dengan Berita Acara;
9. (Bersedia melakukan Corrective Maintenance (CM) sesuai dengan SLA
waktu respon 2 jam dan waktu resolusi 1 x 24 jam on site ketika terjadi atau
terdapat masalah pada perangkat keras yang dilaporkan oleh Ditjen
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri)
10. Dari setiap kunjungan, baik Preventive Maintenance (PM) dan Corrective
Maintenance (CM) wajib dilaporkan dan didokumentasikan dalam bentuk
review problem dan melaporkannya kepada Ditjen Kependudukan dan
Pencatatan Sipil untuk mendapatkan arahan lebih lanjut perihal tindakan
yang akan dilakukan;
11. Bersedia mengganti komponen Server, TOR Switch dan MGT Switch berupa
modul, sparepart yang rusak diwajibkan untuk diserahkan kepada Ditjen
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dan
dibuktikan dengan hasil analisa dan solusi yang dilampirkan dalam Berita
Acara);
12. Bersedia memberikan (transfer of knowledge) kepada 40 personil yang
ditunjuk oleh Ditjen Dukcapil selama 3 hari fullboard lokasi di Jabodetabek
dan biaya ditanggung penyedia.
13. Menyediakan Tenaga Teknis Project Manager 1 (satu) orang untuk dengan
kualifikasi sebagai berikut:
a. Minimal pendidikan Strata 1 (satu) jurusan Teknik Elektro / Teknik
Informatika / Teknik Telekomunikasi atau yang relevan lainnya
dibuktikan dengan melampirkan scan Ijazah minimal S1.
b. Berpengalaman dalam proyek instalasi Server dan Network minimal
3 (tiga) kali dalam 5 (lima) tahun terakhir yang dibuktikan dengan
Curriculum Vitae.
14. Menyediakan Tenaga Teknis minimal 1 (satu) orang untuk Perangkat Server
dengan kualifikasi sebagai berikut:
a. Minimal pendidikan Strata 1 (satu) jurusan Teknik Elektro / Teknik
Informatika / Teknik Telekomunikasi atau yang relevan lainnya
dibuktikan dengan melampirkan scan Ijazah minimal Strata 1.
b. Berpengalaman dalam proyek instalasi Server minimal 3 (tiga) kali
dalam 5 (lima) tahun terakhir yang dibuktikan dengan Curriculum
Vitae;
15. Menyediakan Tenaga Teknis minimal 1 (satu) orang untuk Perangkat
Network dengan kualifikasi sebagai berikut:
a. Minimal pendidikan Strata 1 (satu) jurusan Teknik Elektro / Teknik
Informatika atau yang relevan lainnya dibuktikan dengan
melampirkan scan Ijazah minimal Strata 1.
b. Berpengalaman dalam proyek instalasi Network minimal 3 (tiga) kali
dalam 5 (lima) tahun terakhir yang dibuktikan dengan Curriculum
Vitae.
16. Menyediakan Tenaga Teknis minimal 1 (satu) orang untuk Perangkat
Operating System dengan kualifikasi sebagai berikut:
a. Minimal pendidikan Strata 1 (satu) jurusan Teknik Elektro / Teknik
Informatika atau yang relevan lainnya dibuktikan dengan
melampirkan scan Ijazah minimal Strata 1.
b. Berpengalaman dalam proyek instalasi Network minimal 3 (tiga) kali
dalam 5 (lima) tahun terakhir yang dibuktikan dengan Curriculum
Vitae.
17. Membuat laporan pelaksaan pekerjaan dalam bentuk hardcopy dan softcopy
serta komunikasi tertulis lainnya yang berkaitan dengan pengawasan
pelaksanaan proyek;
18. Laporan pelaksaan pekerjaan terdiri dari:
i. Laporan Pendahuluan yang memuat keseluruhan rencana kerja yang
akan menjadi acuan pelaksanaan pekerjaan;
ii. Laporan Akhir Pekerjaan.
19. Dalam setiap penanganan masalah memberitahu dan melibatkan Tim Ditjen
Dukcapil Kemendagri sebagai bagian dari implementasi alih pengetahuan
dan teknologi;
20. Menyediakan Knowledge Product terhadap produk yang disediakan
sehingga memudahkan dalam hal operasional;
21. Menyediakan perangkat keras server dan license operating system
enterprise berikut konfigurasinya untuk menjalankan fungsi replikasi SIAK
Service yang dijalankan secara aktif-aktif seperti berikut:
Gambar 3. Arsitektur Replikasi SIAK Terpusat| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 10 August 2018 | Alat Komputer Dan Sistem Online Regident Ranmor (Bpkb Dan Stnk) Dalam Rangka Integrasi Data Secara Nasional | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 186,732,635,000 |
| 5 October 2017 | Patroli Media Sosial Sistem Berikut Pengiriman | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 159,943,240,000 |
| 6 October 2017 | Pengadaan Turn Back Crime Divisi Humas Polri T.A. 2017 | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 149,943,240,000 |
| 25 April 2016 | Pengadaan Upgrade Satpas Sim Online Korlantas Polri T.A. 2016 | Korlantas Polri | Rp 138,310,216,000 |
| 26 July 2024 | Penambahan Kapasitas Penyimpanan | Kementerian Dalam Negeri | Rp 101,000,000,000 |
| 25 February 2022 | Sistem Pengolahan Data Log Retention Divisi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Polri | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 99,919,125,000 |
| 2 June 2017 | Upgrade Satpas Online Untuk 53 Satpas | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 97,729,263,000 |
| 11 October 2017 | Pembangunan Multimedia Command Center (Mcc) | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 96,506,147,000 |
| 17 January 2020 | Optimalisasi Sistem Infrastuktur Jaringan Dan Keamanan Data Center Polri | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 93,983,914,000 |
| 26 September 2015 | Pengadaan Sistem Pemantauan Dan Pengamatan Alur Pelayaran (Ecdis & Long Range Camera) | Ditjen Phb Laut | Rp 90,000,000,000 |