BALAI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
PROVINSI MALUKU
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN :
PEMELIHARAAN GOUEST HOUSE
BPMP MALUKU
LOKASI : WAILELA - KOTA AMBON
TAHUN 2025
[ ] 1
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS
[ PEMELIHARAAN GOUEST HOUSE BPMP MALUKU ] BUKU III
SPESIFIKASI TEKNIS
PEMELIHARAAN GOUEST HOUSE BPMP MALUKU
BAB I
PEKERJAAN AWAL
PEKERJAAN BOUWPLANK
Pekerjaan bouwplank umumnya meliputi penggunaan patok kayu dengan ukuran
minimal 5/7 cm yang tertancap kuat, papan kayu tebal minimal 3 cm dan lebar
minimal 25 cm yang dipasang lurus dan rata (waterpass). Jarak antar patok tidak lebih
dari 1,5 meter, dan pemasangan papan harus berada setidaknya 2 meter di luar as
pondasi terluar, serta selalu dalam pengawasan direksi untuk persetujuan.
A. Patok bouwplank
• Material: Kayu kelas III dengan ukuran minimal 5/7 cm atau sesuai dengan
spesifikasi kontrak (misalnya kayu kruing).
• Pemasangan: Tertancap dalam tanah cukup kuat, dengan jarak antar patok
maksimum 1,5 meter.
B. Papan bouwplank
• Material: Papan kayu dengan tebal minimal 3 cm dan lebar minimal 25 cm (bisa
menggunakan papan 2/20 cm sesuai spesifikasi kontrak).
• Pemasangan:
ü Dipasang pada patok, diikat dengan paku.
ü Permukaan atas papan harus rata, lurus, dan waterpass/horizontal
kecuali ditentukan lain.
ü Jarak pemasangan dari as pondasi terluar minimal 2 meter atau sesuai
jarak yang ditentukan dalam gambar.
C. Penandaan
• Setiap titik ukur (as bangunan) harus ditandai dengan paku.
• Ukuran ditandai pada papan bouwplank dan dicat dengan warna yang jelas
(misalnya merah).
D. Persetujuan dan pemeliharaan
[ ] 2
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS
[ PEMELIHARAAN GOUEST HOUSE BPMP MALUKU ] BUKU III
• Pemasangan bouwplank harus diperiksa dan disetujui oleh direksi atau
konsultan pengawas sebelum pekerjaan dimulai.
• Kontraktor bertanggung jawab untuk menjaga dan memelihara bouwplank agar
tetap kuat, rata, dan pada posisinya sampai tidak diperlukan lagi.
[ ] 3
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS
[ PEMELIHARAAN GOUEST HOUSE BPMP MALUKU ] BUKU III
BAB II
PEKERJAAN ARSITEKTUR
PEKERJAAN RANGKA PLAFON HOLLOW
Spesifikasi teknis rangka plafon hollow meliputi pengukuran dan pemasangan yang
tepat, termasuk pemasangan wall angle dengan jarak sekrup 40 cm, rangka utama
berjarak 100-120 cm, dan rangka pembagi berjarak 60 cm. Penggunaan hollow
galvanis dengan ketebalan minimum 0,7 mm, sekrup self-drilling screw (SDS), dan
pemeriksaan kelurusan (leveling) sebelum pemasangan panel penutup sangat
penting.
1. Persiapan Periksa material:
ü Pastikan semua material seperti hollow galvanis, sekrup, dan wall angle
sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditentukan.
ü Siapkan alat: Siapkan alat kerja seperti waterpass, benang, meteran, hand
sander, dan alat keselamatan kerja (K3).
2. Pemasangan rangka
ü Tandai garis ketinggian: Gunakan waterpass untuk menandai garis
ketinggian plafon secara presisi di sekeliling ruangan.
ü Pasang wall angle: Pasang wall angle mengikuti garis yang telah ditandai,
kencangkan dengan sekrup berjarak sekitar 40 cm.
ü Pasang penggantung: Tandai titik-titik penempatan penggantung
(rod/hanger) pada langit-langit beton.Pasang rangka utama: Pasang rangka
utama (main channel) dengan jarak antar rangka 100-120 cm, tergantung
desain.
ü Pasang rangka pembagi: Pasang rangka pembagi (furring) dengan jarak
antar rangka 60 cm dan hubungkan dengan rangka utama.
ü Pastikan kerataan: Gunakan waterpass atau benang untuk memastikan
seluruh rangka terpasang rata dan lurus sebelum dilanjutkan.
3. Pemeriksaan dan penyelesaian
ü Periksa kelurusan: Periksa kelurusan rangka secara visual dan dengan alat
ukur untuk memastikan tidak ada yang melengkung atau bergelombang.
ü Periksa kekokohan: Pastikan semua sambungan terpasang kuat dengan
sekrup.
ü Periksa sambungan wall angle dan rangka hollow.
[ ] 4
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS
[ PEMELIHARAAN GOUEST HOUSE BPMP MALUKU ] BUKU III
4. Material yang digunakan
ü Rangka: Baja ringan hollow galvanis, misalnya ukuran 20 x 40 mm atau 40 x
40 mm, dengan ketebalan minimum 0,7 mm.
ü Penyambung: Sekrup self-drilling screw (SDS).
ü Wall angle: Siku metal profil L atau profile W.
ü Penggantung: Rod/hanger yang kuat.
5. Hal penting lainnya
ü Desain: Pastikan pemasangan rangka sesuai dengan desain yang telah
ditentukan.
ü Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal: Jika ada instalasi listrik di atas plafon,
pemasangan harus sudah diselesaikan sebelum rangka plafon dipasang.
[ ] 5
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN PENUTUP PLAFON PVC
Spesifikasi teknis pekerjaan penutup plafon PVC meliputi persyaratan material (papan
PVC berkualitas baik, rangka hollow 2x4 cm atau 4x4 cm, sekrup, paku beton, dan list
PVC), persyaratan pemasangan rangka (pemasangan rangka hollow dengan jarak
maksimal 60 cm, menggunakan paku beton atau penggantung ke plat beton, diperkuat
sekrup, dan diratakan dengan benang), persyaratan pemasangan panel (pemasangan
papan PVC ke rangka dengan sekrup, penyediaan lubang lampu, dan finishing
menggunakan list PVC), serta persyaratan umum (mengikuti gambar desain, pekerjaan
harus rapi, dan material dalam kondisi baik).
1. Persyaratan Material
ü Papan PVC: Material penutup plafon yang memiliki mutu baik dan dalam
kondisi tidak cacat.
ü Rangka: Besi hollow ukuran 2x4 cm atau 4x4 cm untuk kerangka struktural.
ü Aksesori: Sekrup dan paku beton yang digunakan untuk mengikat rangka dan
papan PVC.
ü Finishing: List PVC untuk menutup sambungan tepi dan lem silikon untuk
finishing yang rapi.
2. Persyaratan Pemasangan Rangka
ü Pemasangan: Rangka hollow dipasang terikat kuat pada plat beton atau
dinding.
ü Jarak: Jarak antar rangka hollow tidak boleh lebih dari 60 cm untuk
memberikan kekuatan yang cukup.
ü Perkuatan: Sambungan rangka diperkuat dengan sekrup dan pengikat lainnya.
ü Perataan: Setelah rangka terpasang, lakukan perataan (leveling) menggunakan
benang untuk memastikan semua permukaan rata.
3. Persyaratan Pemasangan Panel PVC
ü Pemasangan: Papan PVC dipasang pada rangka yang sudah terpasang
menggunakan sekrup.
ü Lubang Lampu: Sediakan dan pasang lubang-lubang yang diperlukan untuk
instalasi lampu sebelum pemasangan panel selesai.
ü Finishing: Setelah panel terpasang, pasang list PVC di sekeliling tepi plafon
untuk hasil yang rapi dan mengunci panel.
4. Persyaratan Umum
ü Desain: Ikuti desain dan pola yang telah ditentukan dalam gambar kerja.
ü Tenaga Kerja: Konstruksi rangka harus dikerjakan oleh tenaga profesional atau
berpengalaman untuk memastikan kerapian dan akurasi.
[ ] 6
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS
[ PEMELIHARAAN GOUEST HOUSE BPMP MALUKU ] BUKU III
ü Kondisi Material: Semua material harus dalam keadaan baik, kering, tidak
lembab, tidak cacat, dan tidak lengkung sebelum dipasang.
ü Keamanan: Rencanakan dan terapkan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Konstruksi (K3) sesuai dengan standar yang berlaku.
[ ] 7
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN LIS PLAFON PVC
Spesifikasi teknis pekerjaan list plafon PVC meliputi pemotongan dan pemasangan lis
pada sudut pertemuan rangka hollow dengan dinding, biasanya menggunakan sekrup
atau lem silikon. List dipotong miring 45 derajat untuk hasil sambungan yang rapi,
kemudian disekrup ke rangka hollow atau dilem menggunakan lem silikon di sudut
tertentu.
A. Persiapan bahan dan alat
ü Bahan:
• Lis plafon PVC berbagai jenis dan ukuran.
• Sekrup drywall/gypsum atau sekrup khusus untuk PVC.
• Lem silikon (opsional, untuk sambungan tertentu).
ü Alat:
• Gerinda tangan atau gergaji besi.
• Meteran.
• Bor listrik dengan mata bor sekrup.
• Alat pelindung diri (sarung tangan, kacamata pelindung).
B. Langkah-langkah pemasangan
1. Ukur dan potong lis:
ü Ukur panjang area yang akan dipasang lis.
ü Potong lis PVC dengan sudut miring 45 derajat untuk setiap sambungan
agar pertemuan terlihat rapi.
2. Pasang lis pada rangka:
ü Pasang lis pada bagian atas, tepat di pertemuan antara rangka hollow
dengan dinding.
ü Sambungkan lis dengan rangka hollow menggunakan sekrup atau bor.
ü Untuk sudut tertentu seperti sambungan L, Anda mungkin perlu
memodifikasi bentuk lis atau menggunakan lem silikon untuk
merekatkannya.
3. Finishing:
ü Setelah semua panel PVC terpasang, lis yang terpasang akan
menyembunyikan celah antara panel dan dinding, sehingga tampilan akhir
terlihat rapi.
ü Gunakan lem silikon untuk menutup celah kecil yang mungkin masih
tersisa.
[ ] 8
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS
[ ] 9
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS
BAB IV
TAHAPAN PENYELESAIAN PROYEK
4.1 TAHAPAN PEKERJAAN
Kontraktor wajib melakukan pekerjaan berdasarkan tahapan penyelesaian yang
disusun secara acak adalah sebagai berikut :
1. Pekerjaan Awal
2. Pekerjaan Pemeliharaan
3. Pekerjaan Akhir
Ø Kontraktor dapat menyusun tahapannya sendiri sesuai dengan kebutuhannya dan
usulan untuk tahapan dan jadwal pelaksanaannya harus diserahkan kepada
Direksi Pekerjaan untuk mendapatkan persetujuan.
Ø Untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, kepada Kontraktor akan diberikan
pinjaman gambar-gambar kerja dan petunjuk-petunjuk Direksi Pekerjaan /
Pengawas.
Ø Pedoman Pelaksanaan Pekerjaan
Untuk pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan tersebut diatas Kontraktor harus mengikuti
gambar-gambar kerja, Bestek/Spesifikasi Teknik, Petunjuk-petunjuk Direksi dan
dalam Penunjukan di lapangan/keputusan Rapat Aanwijzing.
4.2 URAIAN PEKERJAAN
4.2.1 Pekerjaan Awal
Yang dimaksud dengan pekerjaan ini adalah :
1. Pembuatan papan nama Proyek
Yang dimaksud dengan pekerjaan ini adalah :
Ø bentuk ukuran, isi dan warna papan nama proyek harus dibuat sesuai dengan
ketentuan yang berlaku di Pemda Provinsi Maluku dan penempatannya harus
mendapat persetujuan direksi, papan nama proyek tersebut harus sudah
dicabut setelah serah terima II.
Ø Jenis dan mutu bahan yang dipakai adalah papan kaso yang bermutu baik dan
permukaan licin (diserut).
2. Pembersihan
Yang dimaksud dari pekerjaan ini yaitu tahapan awal dalam proyek konstruksi
atau renovasi yang bertujuan untuk membersihkan area proyek dari segala jenis
halangan, sampah, puing-puing, atau material yang tidak diperlukan sebelum
memulai pekerjaan utama.
4.2.2 Pekerjaan Pembangunan/Rehabilitasi
Pekerjaan ini Meliputi :
PEKERJAAN UMUM
1. PEKERJAAN UMUM
[ ] 10
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS
[ PEMELIHARAAN GOUEST HOUSE BPMP MALUKU ] BUKU III
2. Pekerjaan pembongkaran dan pembersihan
3. K3
II. PEKERJAAN REHAB BANGUNAN
A. PEKERJAAN PLAFON
1. Pemasangan Rangka Besi Hollow Galvanis 40.40 mm, Modul 60 x 60 cm, untuk
Langit-langit (Plafon)
2. Pemasangan Langit-langit (Plafon) PVC
3. Pemasangan list langit-langit PVC (Shunda Plafon)
[ ] 11
BUKU - III – SPESIFIKASI TEKNIS