PT Kandis Mahardika Konsultan | 08*6**8****17**0 | - |
CV Mahar Guna Mas | 09*1**6****12**0 | - |
| 0022400436623000 | - | |
| 0745982538011000 | - | |
| 0720539857517000 | - | |
| 0311837009429000 | - | |
| 0013628110015000 | - | |
PT Informatika Media Pratama | 09*7**7****05**0 | - |
| 0316100940013000 | - | |
| 0027792530423000 | - | |
| 0964114557043000 | - | |
| 0750566549542000 | - | |
PT Trans Telekomunikasi Indonesia | 09*4**2****64**0 | - |
| 0023140650009000 | - | |
| 0028087625023000 | - | |
| 0311568091407000 | - | |
| 0018484816521000 | - | |
| 0813032372404000 | - | |
PT Digimax Daksa Nirankara | 06*5**5****22**0 | - |
| 0317264844407000 | - | |
| 0027452804035000 | - | |
| 0021920855071000 | - | |
| 0023800915403000 | - | |
| 0022539589505000 | - | |
PT Domestik Bentang Awan Teknologi | 07*5**9****17**0 | - |
PT Tiga Griya Wibawa | 09*9**6****04**0 | - |
| 0824485072015000 | - | |
CV Cipta Abadi Pro | 06*0**9****27**0 | - |
| 0027420140072000 | - | |
| 0312392830432000 | - | |
CV Limpad Karya Abadi | 07*5**9****27**0 | - |
| 0022444483421000 | - | |
Delameta Bilano | 00*3**5****07**0 | - |
Kemendukbangga/ Kementerian Kependudukan dan
Pembangunan Keluarga/BKKBN
Jl. Permata No. 1, Halim Perdanana Kusuma,
BKKBN
Jakarta Timur 13650
(021) 809 8018
kemendukbangga.go.id
HARGA PERKIRAAN SENDIRI (HPS)
PENGEMBANGAN SUPER APPS KELUARGA INDONESIA
TAHUN ANGGARAN 2025
a. Dasar Perhitungan Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
1. Billing Rate INKINDO Tahun 2025;
2. Dana yang tersedia dalam DIPA Kementerian Kependudukan dan
Pembangunan Keluarga/BKKBN Tahun Anggaran 2025 pada Satuan Kerja
Pusat Data dan Teknologi Informasi
b. Ruang Lingkup Pekerjaan, Spesifikasi Teknis, Kualifikasi TA dan Harga
Ruang Lingkup Pekerjaan:
1. Arsitektur Pengembangan Super Apps :
Membangun kerangka kerja (framework) untuk Super Apps membutuhkan
pendekatan yang terorganisir dan terintegrasi untuk mencakup berbagai layanan
dan fitur dalam satu platform. Berikut adalah elemen-elemen framework untuk
Super Apps keluarga Indonesia:
I. Source Data Kemendukbangga: Sumber data existing KEMENDUKBANGGA
melalui SIGA (Sistem Informasi keluarga) sebagai sumber data Utama
kemendukbangga. baik itu yang berbasis On Premise maupun On Cloud dari
berbagai macam aplikasi database SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Any SQL
App dan Document akan dilakukan collecting data menggunakan SQL Server
Integration Services. Proses pengambilan data akan dilakukan dengan metode
Asynchronous dan scheduler. Data dari masing-masing aplikasi SIGA (Sistem
Informasi keluarga) akan di lakukan collecting pada saat traffic rendah, sehingga
kinerja atau performance SIGA (Sistem Informasi keluarga) tidak akan
terdampak dari proses collecting data yang dilakukan Super Apps.
II. Bigdata Warehouse : Semua data yang di collect dari internal database SIGA
(Sistem Informasi keluarga), selanjutnya akan di store kedalam Bigdata
Warehouse untuk di lakukan process Data Extraction, Validation,
Transformation dan Load untuk menjalankan proses yang digunakan dalam
manajemen data untuk mengintegrasikan data dari berbagai sumber ke dalam
satu sistem target, seperti data warehouse atau database analitik. Proses ETL
adalah bagian penting dari pipeline data untuk mempersiapkan data agar dapat
digunakan untuk analisis, pelaporan, atau pemrosesan lebih lanjut.
III. Machine Learning : Setelah proses ETL di lakukan pada Bigdata Warehouse,
proses selanjutnya adalah melakukan analisis, training, dan tuning adalah tiga
tahap utama dalam pengembangan model machine learning (ML). Berikut
adalah penjelasan rinci tentang setiap tahapan:
A. Analisis
Tahap ini adalah langkah awal untuk memahami masalah yang akan
diselesaikan, data yang tersedia, dan tujuan dari penggunaan machine
learning dengan Langkah-Langkah:
1) Definisi Masalah:
Menentukan masalah yang ingin diselesaikan (klasifikasi, regresi,
clustering, dll.).
Contoh:
Memprediksi jumlah angka stunting berdasarkan data lokasi, index gizi
Ibu hamil, pemberian asupan gizi dan nutrisi pada bayi berumur 1000 hari
pertama serta ketersediaan fasilitas pada tempat tinggal Ibu dan Bayi.
2) Eksplorasi Data (Exploratory Data Analysis / EDA):
- Memahami struktur data: jumlah fitur, tipe data, dan distribusi data.
- Mencari pola, outlier, atau anomali dalam data.
3) Preprocessing Data:
- Membersihkan data: menangani data yang hilang, duplikat, atau tidak
valid.
- Normalisasi/standarisasi data: mengubah skala fitur agar seragam.
- Encoding data: mengubah data kategorikal menjadi numerik (misalnya,
one-hot encoding).
Output yang di hasilkan dari tahapan Analisis adalah :
a) Dataset yang bersih, relevan, dan siap digunakan untuk training.
b) Pemahaman tentang pola dan karakteristik data.
B. Training (Pelatihan)
Tahap ini adalah proses membangun model machine learning menggunakan
dataset yang telah diproses dengan langkah-langkah:
1) Pembagian Dataset
Membagi data menjadi:
a) Training set sebanyak70-80% untuk melatih model.
b) Validation set sebanyak 10-15% untuk mengevaluasi kinerja model
selama training.
c) Test set sebanyak 10-15% untuk menguji performa akhir model.
2) Pemilihan Model:
Memilih algoritma yang sesuai dengan jenis masalah:
a) Klasifikasi: Logistic Regression, Random Forest, SVM, Neural
Networks.
b) Regresi: Linear Regression, Gradient Boosting.
c) Clustering: K-Means, DBSCAN.
3) Training Model:
Memberikan data training kepada model untuk menemukan pola.
4) Evaluasi Model:
Mengukur performa model menggunakan data validasi dengan metrik
tertentu:
a) Klasifikasi: Akurasi, Precision, Recall, F1-Score.
b) Regresi: Mean Squared Error (MSE), R-squared.
Output yang di hasilkan dari proses Training adalah :
a) Model yang terlatih dengan parameter awal.
b) Evaluasi awal performa model.
C. Tuning
Tahap tuning bertujuan untuk meningkatkan performa model dengan
mengoptimalkan parameter dan struktur model dengan langkah-Langkah:
1) Hyperparameter Tuning:
a) Menyesuaikan parameter model yang tidak dipelajari selama training
(hyperparameters).
Contoh:
- Decision Tree: Maksimal kedalaman (max_depth), jumlah split
minimum (min_samples_split).
- Random Forest: Jumlah pohon (n_estimators), maksimal fitur
(max_features).
b) Teknik Tuning:
- Grid Search: Mencoba semua kombinasi parameter.
- Random Search: Memilih kombinasi parameter secara acak.
- Bayesian Optimization: Menggunakan probabilitas untuk
mencari parameter optimal.
2) Feature Selection:
a) Menghapus fitur yang tidak relevan untuk mengurangi overfitting.
b) Teknik: Recursive Feature Elimination (RFE).
c) Regularisasi:
Menambahkan penalti untuk parameter model yang kompleks agar
menghindari overfitting.
Contoh: L1/L2 regularization pada regresi.
3) Cross-Validation:
Menggunakan teknik cross-validation untuk memastikan performa model
stabil di seluruh data.
Output yang di hasilkan dari proses Tuning adalah :
a) Model yang optimal dengan hyperparameter terbaik.
b) Performa yang lebih baik pada data validasi.
IV. Reporting
Penyajian reporting sesuai kebutuhan internal KEMENDUKBANGGA dari hasil
pengolahan bigdata warehouse dan machine learning.
V. Modul internal untuk manajemen data Kemendukbangga
Monitoring, evaluasi, dan pelaporan berbasis BigData, Machine Learning dan AI
yang bersumber dari data SIGA, meliputi: dashboard layanan terpadu berbasis
AI, Voice Command dan Face Recognition untuk sistem registrasinya dan akses
ke halaman Adiministrator.
VI. Layanan digital maps
Memvisualisasi data warehouse yang dirancang untuk menyimpan dan
mengelola data yang terstruktur dalam jumlah besar yang bersumber dari SIGA.
dan sudah terverifikasi oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) Indonesia.
VII. Pengembangan layanan publik, seperti:
1) Layanan informasi dan edukasi persiapan pernikahan berbasis Metaverse
2) Layanan konsultasi keluarga berbasis chatbot AI dengan sumberdata
pelayanan dari SIGA
3) Layanan pelatihan persiapan pernikahan dan pengembangan kualitas
keluarga oleh para expert berbasis e-course
4) Peningkatan Aksesibilitas Layanan Publik
5) Teknologi berbasis AI dapat mendukung pengembangan asisten virtual yang
siap melayani masyarakat 24/7 untuk memberikan informasi atau
menyelesaikan permasalahan.
2. Pengelolaan Data:
a) Pemanfaatan AI untuk analitik data dan rekomendasi kebijakan.
1) Analisis Data Berbasis Big Data dan Machine Learning dapat memproses
data besar dari SIGA secara cepat untuk menghasilkan analisis yang
mendalam dan prediktif.
2) Dapat melakukan pemantauan program kependudukan dan keluarga
berencana secara real-time melalui dashboard analitik.
3) Dapat melakukan penyusunan laporan dan memberikan rekomendasi
kebijakan berbasis data dengan data yang bersumber dari SIGA
b) Pusat Penyimpanan Data Terintegrasi (data warehouse)
1) Data warehouse berfungsi sebagai repository utama untuk
mengumpulkan data dari SIGA sebagai sumber data utama
Kemendukbangga
2) Standarisasi dan Pembersihan Data, sebelum data digunakan, proses
ekstraksi, transformasi, dan pemuatan data (ETL) dilakukan untuk
memastikan data dari berbagai sumber dikonsolidasikan dalam format
yang seragam dan dibersihkan dari duplikasi dan inkonsistensi untuk
meningkatkan akurasi analisis.
c) Melakukan Analitik Lanjutan
Dengan bantuan data warehouse, analisis lanjutan berbasis AI dapat
dilakukan, seperti:
1) Analisis Prediktif: Menentukan tren pertumbuhan populasi atau risiko
sosial.
2) Personalisasi Layanan: Rekomendasi program keluarga yang sesuai
kebutuhan spesifik.
3) Evaluasi Kebijakan: Mengukur efektivitas program keluarga berdasarkan
data real-time.
d) Memfasilitasi Layanan Terpadu di Super Apps
Data warehouse yang bersumber dari data SIGA mendukung integrasi
layanan dalam Super Apps, seperti:
1) Dashboard Keluarga: Menampilkan profil keluarga, status layanan, dan
rekomendasi kebijakan.
2) Pelacakan Program: Memantau keikutsertaan keluarga dalam program
perencanaan keluarga atau kesehatan.
3) Layanan Interaktif: Mendukung fitur konsultasi berbasis AI atau chatbot.
dan layanan interaktif metaverse dalam pemberian layanan edukasi
seputar Pra Nikah dan Pasca Pernikahan
4) Sistem Aplikasi Tamasya : Mendukung fitur untuk kebutuhan penguatan
pengasuhan anak secara terintegrasi melalui empat layanan utama:
pelatihan pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi
parenting, dan layanan rujukan bagi anak yang membutuhkan intervensi
khusus.
e) Single Source of Truth (SSOT)
Semua data yang digunakan oleh Super Apps bersumber dari data
warehouse hasil dari optimalisasi data SIGA melalui proses Bigdata dan
Machine Learning, memastikan konsistensi informasi di seluruh layanan. Ini
mengurangi kesalahan dan redundansi dalam pengelolaan data.
Dalam Super Apps Keluarga Indonesia, data warehouse SIGA menjadi
tulang punggung integrasi data yang memastikan data dari berbagai layanan
publik dapat dikelola secara efisien. Dengan memanfaatkan kemampuan
analitik berbasis BigData, Machine Learning dan AI yang didukung oleh data
warehouse yang merupakan hasil dari train data SIGA. Kemendukbangga
dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat secara signifikan,
sekaligus mempercepat pencapaian misi "Keluarga Berdaya, Indonesia
Juara."
3. Pengembangan Sistem keamanan data
Pengembangan Sistem keamanan data dilakukan sesuai dengan regulasi
perlindungan data di Indonesia.
a) Kepatuhan terhadap Regulasi Perlindungan Data yang memastikan
pembangunan super apps “Keluarga Indonesia” dilakukan oleh pihak yang
beroperasi di bawah yurisdiksi dengan standar perlindungan data yang
sama. Indonesia telah memberlakukan Undang-Undang No. 27 Tahun
2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang mengatur
pengelolaan data pribadi.
b) Kontrol dan Kedaulatan Data untuk memastikan tidak terjadi risiko akses
tidak sah atau penyalahgunaan data yang dapat mengancam kedaulatan
data nasional dan serangan siber terhadap infrastruktur data Indonesia
c) Identifikasi Rantai Pasokan Teknologi: Melakukan penilaian menyeluruh
terhadap rantai pasokan teknologi untuk meningkatkan kontrol dan
keamanan terhadap sistem yang dibangun dengan bersinergi antara
lembaga negara sebagai penunjang kebutuhan teknologi baik infrastruktur
dan penyediaan fungsi lainnya dalam pengembangan SuperApp, serta
memastikan bahwa semua langkah mitigasi risiko diterapkan secara efektif
untuk melindungi keamanan data nasional.
d) Tingkat Komponen Dalam Negri dalam mendukung kualitas
pengembangan teknologi dan sumber daya manusia dalam negeri
pengembangan dilakukan dengan mengacu pada standarisasi TKDN
dalam membangun SuperApp yaitu minimal sebesar 40%
4. Pengelolaan Branding
Branding adalah elemen penting untuk memastikan Super Apps Keluarga
Indonesia tidak hanya dikenal luas oleh masyarakat tetapi juga mendapatkan
kepercayaan publik sebagai platform layanan terpadu berbasis teknologi.
Untuk memastikan Super Apps Keluarga Indonesia tidak hanya dikenal luas
tetapi juga digunakan secara aktif oleh masyarakat, aspek branding harus
difokuskan pada strategi yang mendorong interaksi berkelanjutan dan
memperkuat relevansi aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan mengintegrasikan aspek branding dan keunggulan teknologi canggih,
Super Apps Keluarga Indonesia dapat menjadi tools yang efektif sebagai
pendukung utama dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga menuju
Indonesia Emas 2045.
Aspek branding harus difokuskan pada strategi yang mendorong interaksi
berkelanjutan dan memperkuat relevansi aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut adalah elemen branding yang bertujuan untuk meningkatkan utilisasi
dan optimalisasi aplikasi:
a) Identitas Visual yang Konsisten
1) Nama dan Logo
Nama “Keluarga Indonesia” harus mencerminkan tujuan aplikasi
sebagai pusat layanan keluarga nasional yang inklusif dan terpercaya.
2) Warna dan Tipografi
- Pilihan warna yang menggambarkan kebersamaan, kesejahteraan
dan inovasi misalnya kombinasi biru dan kuning.
- menggunakan tipografi yang modern namun mudah dibaca,
menggambarkan teknologi dan aksesibilitas.
3) Tagline
Tagline: “Keluarga Berdaya, Indonesia Juara” harus diperkuat sebagai
bagian dari setiap kampanye branding.
b) Strategi Komunikasi Branding
1) Brand Awareness
- Meluncurkan kampanye nasional melalui integrated social media
- Menggunakan influencer atau figur publik yang dikenal sebagai
panutan keluarga untuk mempromosikan aplikasi.
2) Value Proposition
Memastikan masyarakat memahami manfaat utama aplikasi ini, seperti:
- Kemudahan: Semua layanan keluarga dalam satu aplikasi.
- Keamanan: Sistem yang melindungi data pengguna sesuai regulasi
perlindungan data.
- Inovasi: Teknologi berbasis AI yang membuat layanan lebih cerdas
dan efisien.
3) Edukasi Masyarakat
- Menyediakan materi promosi berupa tutorial penggunaan aplikasi,
seperti video, infografik, dan panduan dalam melalui media social.
- Memberikan edukasi dalam bentuk pelatihan dan expert sharing
session dalam bentuk podcast
c) Branding Melalui Fitur-Fitur Unggulan
1) User-Centric Design
Memastikan antarmuka aplikasi ramah pengguna, dengan desain yang
intuitif untuk semua generasi
2) Personalisasi
Menggunakan fitur konsultasi berbasis chatbot AI untuk memberikan
pengalaman personal kepada pengguna.
3) Edukasi berbasis teknologi canggih
Menggunakan fitur metaverse untuk edukasi persiapan pernikahan
sehingga memberikan pengalaman yang menarik bagi setiap calon
pengantin.
4) Gamifikasi
Menggunakan elemen gamifikasi, seperti penghargaan virtual untuk
pengguna aktif yang memanfaatkan layanan aplikasi.
d) Strategi Branding Digital
1) Kampanye Digital Media Sosial secara aktif
- Menggunakan platform media sosial (seperti Instagram, YouTube
dan Spotify) untuk menjangkau berbagai kelompok demografi.
- Melakukan posting konten informatif dan edukatif, testimoni
pengguna, dan berita terbaru tentang fitur aplikasi.
2) Search Engine Optimization (SEO)
Melakukan optimalisasi situs web dan aplikasi untuk muncul di
peringkat atas mesin pencari menggunakan kata kunci
Kualifikasi dan Spesifikasi Tenaga Ahli:
Pekerjaan Development Super Apps Keluarga Indonesia ini memerlukan struktur
organisasi proyek dengan rincian sebagai berikut :
1. Tenaga Ahli yang terdiri dari :
a. Tenaga Ahli Project Manager (1 Orang), minimal strata 1 (S1) Ilmu Komputer /
Teknik Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika / Pendidikan
yang setara. Dengan pengalaman kerja minimal 10 Tahun
Tugas dan Peran:
1) Perencanaan Proyek
a) Mendefinisikan lingkup proyek : Menentukan tujuan, hasil akhir, dan
batasan proyek.
b) Membuat rencana proyek : Menyusun jadwal kerja, alokasi sumber daya,
dan daftar tugas.
c) Menyusun anggaran : Menghitung biaya proyek dan mengalokasikan dana
sesuai kebutuhan.
d) Identifikasi risiko : Mengantisipasi potensi masalah dan menyusun rencana
mitigasi.
2) Mengelola Tim
a) Menentukan kebutuhan sumber daya manusia: Memastikan jumlah dan
keterampilan anggota tim mencukupi.
b) Membimbing dan memotivasi tim: Memastikan semua anggota tim
bekerja secara efektif.
3) Mengawasi Eksekusi Proyek
a) Mengelola pelaksanaan tugas: Memastikan setiap tugas selesai tepat
waktu dan sesuai standar.
b) Pemantauan kinerja: Memantau progres proyek dengan membandingkan
hasil aktual dengan rencana.
c) Pengelolaan perubahan: Menghadapi permintaan perubahan (scope
changes) dan menyesuaikan rencana jika diperlukan.
d) Pelaporan status proyek: Melaporkan progres kepada pemangku
kepentingan (stakeholders).
4) Manajemen Komunikasi
a) Berkomunikasi dengan stakeholders: Memastikan semua pihak terkait
mendapatkan informasi terkini tentang proyek.
b) Menyusun laporan proyek: Memberikan pembaruan berkala kepada
Pusadatin Kemendukbangga/BKKBN.
c) Mengelola ekspektasi: Menjaga keselarasan antara apa yang diinginkan
stakeholder dan kemampuan tim proyek.
5) Pengendalian Risiko
a) Identifikasi risiko secara berkelanjutan: Memantau risiko yang mungkin
muncul selama proyek berlangsung.
b) Menangani masalah: Mengelola gangguan yang dapat memengaruhi
proyek.
c) Rencana mitigasi: Melaksanakan langkah-langkah untuk meminimalkan
dampak risiko.
6) Menjamin Kualitas Proyek
a) Mengawasi standar kualitas: Memastikan bahwa hasil proyek sesuai
dengan spesifikasi dan standar yang telah ditetapkan.
b) Melakukan evaluasi: Mengevaluasi pekerjaan untuk mendeteksi kesalahan
atau penyimpangan.
7) Menyelesaikan Proyek
a) Penyampaian hasil proyek: Menyerahkan hasil akhir proyek kepada
pemangku kepentingan.
b) Evaluasi akhir: Menganalisis keberhasilan proyek berdasarkan tujuan yang
telah ditentukan.
c) Dokumentasi proyek: Mengumpulkan semua dokumen terkait proyek untuk
arsip atau pelajaran di masa mendatang.
b. Tenaga Ahli Business Analyst (1 Orang), minimal strata 1 (S1) Ilmu Komputer /
Teknik Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika / Pendidikan
yang setara. Dengan pengalaman kerja minimal 10 Tahun
Tugas dan Peran:
1) Analisis Kebutuhan Bisnis
a) Mengidentifikasi masalah bisnis dan peluang perbaikan.
b) Menggali kebutuhan pengguna dan stakeholder melalui wawancara,
survei, atau observasi.
c) Mendokumentasikan kebutuhan bisnis dalam bentuk Business
Requirement Document (BRD) atau Functional Specification Document
(FSD).
2) Perancangan Solusi
a) Mengembangkan solusi berbasis teknologi atau proses bisnis untuk
meningkatkan efisiensi.
b) Berkolaborasi dengan tim pengembang, manajer proyek, dan pemangku
kepentingan lainnya dalam menyusun strategi implementasi.
3) Dokumentasi dan Pelaporan
a) Membuat berbagai dokumentasi seperti Use Case, Flowchart, atau User
Stories.
b) Melaporkan hasil analisis kepada manajemen dan tim pengembang.
4) Pengujian dan Validasi
a) Melakukan UAT (User Acceptance Testing) untuk memastikan sistem
yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan bisnis.
b) Memberikan umpan balik dan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil
pengujian.
5) Pelatihan dan Implementasi
a) Memberikan pelatihan kepada pengguna sistem atau aplikasi baru.
b) Mendukung transisi sistem lama ke sistem baru dengan memastikan
semua kebutuhan pengguna telah terpenuhi.
c. Tenaga Ahli Solution Architect (1 Orang), minimal strata 1 (S1) Ilmu Komputer /
Teknik Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika / Pendidikan
yang setara. Dengan pengalaman kerja minimal 10 Tahun
Tugas dan Peran:
1) Analisis Kebutuhan Bisnis
a) Mengidentifikasi kebutuhan bisnis atau organisasi dengan melakukan
wawancara, survei, observasi, atau pengumpulan dokumen dari berbagai
pihak terkait (stakeholder).
b) Memahami masalah yang ada dan menentukan solusi teknologi yang
paling sesuai.
2) Merancang Sistem
a) Membuat rancangan sistem yang mencakup spesifikasi teknis dan non-
teknis, seperti alur kerja, model data, dan antarmuka pengguna.
b) Menyusun diagram alur (flowchart), ERD (Entity-Relationship Diagram),
atau DFD (Data Flow Diagram) untuk memvisualisasikan desain sistem.
3) Menghubungkan Kebutuhan Bisnis dengan Teknologi
a) Berperan sebagai penghubung antara tim user (pengguna) dan tim teknis
(developer, programmer).
b) Menerjemahkan kebutuhan bisnis menjadi spesifikasi teknis yang jelas
dan dapat diimplementasikan oleh tim teknis.
d. Tenaga Ahli Machine Learning (1 Orang), minimal strata 2 (S2) Matematika /
Ilmu Komputer / Teknik Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika
/ Pendidikan yang setara. Dengan pengalaman kerja minimal 10 Tahun
Tugas dan Peran:
1) Pengembangan Algoritma dan Model
a) Mendesain algoritma AI dan ML untuk memecahkan masalah spesifik.
b) Melatih model ML menggunakan data besar (big data) untuk
menghasilkan output yang akurat.
c) Mengoptimalkan algoritma agar efisien dan sesuai untuk digunakan
dalam berbagai fungsi.
2) Analisis Data
a) Mengolah data mentah menjadi informasi yang bermakna dengan
bantuan teknik AI dan ML.
b) Membantu organisasi memahami pola dan tren yang tidak mudah terlihat
secara manual.
c) Mengelola data besar menggunakan teknik statistik dan komputasi.
3) Otomasi Proses
a) Merancang sistem otomatis untuk menggantikan pekerjaan manual.
b) Meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi waktu dan biaya.
4) Pengambilan Keputusan Berbasis Data
a) Mengembangkan sistem berbasis AI yang mendukung pengambilan
keputusan dengan analisis data real-time.
b) Membantu BKKBN membuat keputusan yang lebih akurat berdasarkan
wawasan berbasis data.
5) Deteksi dan Pencegahan Masalah
a) Menggunakan ML untuk mendeteksi anomali atau masalah sebelum
terjadi.
b) Mengembangkan model prediktif untuk memperkirakan risiko di berbagai
aplikasi BKKBN
6) Pelatihan dan Pembelajaran Sistem
a) Melatih model dengan data baru untuk memastikan hasil yang lebih baik
seiring waktu.
b) Menyempurnakan model dengan pembaruan algoritma dan data.
e. Tenaga Ahli AI (1 Orang), minimal strata 2 (S2) Matematika / Ilmu Komputer /
Teknik Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika / Pendidikan
yang setara. Dengan pengalaman kerja minimal 3 Tahun
Tugas dan Peran:
1) Pengolahan dan Analisis Data
a) Mengumpulkan, membersihkan, dan mempersiapkan data untuk
digunakan dalam pelatihan model AI.
b) Menganalisis data untuk menemukan pola atau insight yang dapat
digunakan dalam pengambilan keputusan.
c) Menentukan fitur (feature engineering) yang relevan dari dataset untuk
meningkatkan performa model.
2) Pengembangan Model AI
a) Melatih, menguji, dan mengevaluasi model AI menggunakan dataset
tertentu.
b) Mengoptimalkan hyperparameter untuk meningkatkan akurasi dan
efisiensi model.
c) Mengimplementasikan teknik seperti transfer learning atau ensemble
learning jika diperlukan.
3) Integrasi AI ke dalam Sistem
a) Mengintegrasikan model AI ke dalam aplikasi atau sistem yang
digunakan oleh pengguna akhir.
b) Mengembangkan API atau antarmuka lain yang memungkinkan akses ke
model AI.
c) Berkolaborasi dengan pengembang perangkat lunak untuk
mengintegrasikan AI dengan aplikasi skala besar.
4) Pemeliharaan dan Monitoring
a) Memantau kinerja model AI secara berkelanjutan untuk memastikan
relevansi dan akurasinya.
b) Memperbarui model dengan data baru untuk menjaga kinerja optimal
(retraining).
c) Menangani bug atau anomali dalam sistem berbasis AI.
f. Tenaga Ahli Metaverse Analis (1 Orang), minimal strata 2 (S2) Ilmu Komputer /
Teknik Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika / Pendidikan
yang setara. Dengan pengalaman kerja minimal 2 Tahun
Tugas dan Peran:
1) Pembuatan Rancangan Desain Dunia Virtual
a) Membuat rancangan lingkungan virtual
b) Merancang elemen visual
2) Perancangan Fitur Metaverse
a) Perancangan fitur seperti avatar, ruang kolaborasi, dan komunikasi antar
pengguna.
b) Design Interaksi dan Kolaborasi
c) Merancang sistem untuk interaksi antar pengguna, seperti obrolan, audio,
atau gestur.
d) Membuat fitur kolaborasi seperti ruang kerja virtual atau permainan tim.
e) Melalukan Design Keamanan dan Privasi
f) Melindungi data pengguna dari ancaman keamanan.
g) Menerapkan protokol keamanan, termasuk enkripsi dan sistem otentikasi.
3) Pengujian dan Debugging
a) Mengidentifikasi bug dalam platform metaverse.
b) Menguji kompatibilitas di berbagai perangkat dan sistem operasi.
2. Team IT Pendukung yang terdiri dari :
a. Database Administrator (DBA) (3 Orang), minimal strata 1 (S1) Matematika /
Ilmu Komputer / Teknik Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika
/ Pendidikan yang setara. Dengan pengalaman kerja minimal 3 Tahun
Tugas dan Peran:
1) Desain dan Implementasi Database
a) Merancang struktur database sesuai kebutuhan aplikasi atau organisasi.
b) Memilih jenis database yang sesuai (relasional, NoSQL, cloud-based,
dsb.).
c) Menentukan skema database, termasuk tabel, indeks, relasi, dan kunci.
d) Pemeliharaan dan Administrasi Database
e) Memastikan database berjalan tanpa gangguan dengan memantau
performa.
f) Melakukan tugas rutin seperti backup, restore, dan pembaruan sistem.
g) Mengelola kapasitas penyimpanan dan memastikan skalabilitas.
h) Keamanan Data
i) Mengimplementasikan kontrol akses untuk memastikan hanya
pengguna yang berwenang yang dapat mengakses data.
j) Melindungi database dari ancaman seperti serangan siber dan
pencurian data.
k) Melakukan enkripsi data sensitif dan mengelola log audit untuk
pemantauan.
2) Optimasi Kinerja Database
a) Mengidentifikasi dan memperbaiki bottleneck kinerja, seperti query yang
lambat atau indeks yang tidak efisien.
b) Menggunakan teknik seperti caching, partisi, atau replikasi untuk
meningkatkan kinerja.
c) Melakukan tuning query SQL dan parameter server
3) Manajemen Cadangan dan Pemulihan (Backup & Recovery)
a) Menyusun strategi cadangan untuk melindungi data dari kehilangan
akibat kerusakan sistem atau bencana.
b) Menguji dan memperbarui prosedur pemulihan data secara berkala.
4) Pemantauan dan Pemecahan Masalah
a) Memantau log dan metrik untuk mendeteksi masalah potensial sebelum
menjadi gangguan besar.
b) Menangani error atau masalah sistem basis data dengan cepat dan
efisien.
5) Migrasi dan Upgrade Database
a) Memigrasikan database ke platform baru atau versi yang lebih baru.
b) Mengelola perpindahan data antar sistem dengan memastikan
konsistensi dan integritas.
6) Dukungan untuk Pengembangan
a) Berkolaborasi dengan tim pengembang untuk memastikan integrasi
database berjalan lancar.
b) Memberikan panduan tentang desain skema database dan optimasi
query.
b. Developer Full Stack (4 Orang), minimal strata 1 (S1) Matematika / Ilmu
Komputer/ Teknik Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika /
Pendidikan yang setara. Dengan pengalaman kerja minimal 3 Tahun
Tugas dan Peran:
1) Pengembangan Frontend
a) Membangun antarmuka pengguna (UI): Mendesain dan
mengembangkan tampilan aplikasi/situs web yang responsif dan ramah
pengguna.
b) Optimasi pengalaman pengguna (UX): Menyempurnakan desain agar
aplikasi terlihat menarik dan mudah digunakan di berbagai perangkat.
2) Pengembangan Backend
a) Merancang logika server dan API
b) Pengolahan data: Mengelola operasi backend seperti autentikasi
pengguna, pengelolaan data, atau pemrosesan transaksi.
3) Manajemen Basis Data
a) Desain dan pengelolaan database: Membuat struktur database untuk
menyimpan dan mengelola data aplikasi.
b) Integrasi dengan sistem backend
c) Optimasi kinerja database: Meningkatkan efisiensi pengambilan data
melalui query yang optimal.
d) Pengujian dan Debugging
e) Pengujian aplikasi : Melakukan pengujian pada semua lapisan aplikasi
untuk memastikan tidak ada bug.
f) Debugging: Mendiagnosis dan memperbaiki kesalahan baik di frontend
maupun backend.
4) Pemeliharaan dan Peningkatan
Perawatan aplikasi: Memperbarui dan meningkatkan fitur aplikasi
berdasarkan kebutuhan pengguna atau organisasi dan Optimasi performa
untuk memastikan aplikasi tetap cepat dan responsif meskipun skala
pengguna bertambah.
c. Developer Metaverse (2 Orang), minimal strata 1 (S1) Ilmu Komputer / Teknik
Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika / Pendidikan yang
setara. Dengan pengalaman kerja minimal 3 Tahun
Tugas dan Peran:
1) Desain dan Pengembangan Dunia Virtual
a) Membuat lingkungan virtual yang imersif menggunakan teknologi
VR/AR.
b) Merancang elemen visual seperti tekstur, model 3D, animasi, dan
pencahayaan.
c) Mengintegrasikan elemen interaktif seperti tombol, objek, dan
mekanisme permainan.
2) Pengembangan Aplikasi dan Platform
a) Membuat aplikasi atau game berbasis metaverse yang dapat diakses
melalui perangkat VR, AR, atau desktop.
b) Mengembangkan fitur seperti avatar, ruang kolaborasi, dan komunikasi
antar pengguna.
3) Pemograman dan Integrasi Teknologi
Mengimplementasikan kecerdasan buatan untuk meningkatkan interaksi
pengguna dengan elemen virtual.
4) Pengelolaan Interaksi dan Kolaborasi
a) Merancang sistem untuk interaksi antar pengguna, seperti obrolan,
audio, atau gestur.
b) Membuat fitur kolaborasi seperti ruang kerja virtual atau permainan tim.
5) Optimasi Kinerja
a) Mengoptimalkan lingkungan virtual untuk memastikan pengalaman
pengguna yang lancar, bahkan di perangkat dengan spesifikasi rendah.
b) Memastikan rendering grafis berjalan dengan baik tanpa lag atau glitch.
6) Keamanan dan Privasi
a) Melindungi data pengguna dari ancaman keamanan.
b) Menerapkan protokol keamanan, termasuk enkripsi dan sistem
otentikasi.
7) Pengujian dan Debugging
a) Mengidentifikasi dan memperbaiki bug dalam platform metaverse.
b) Menguji kompatibilitas di berbagai perangkat dan sistem operasi.
8) Pemeliharaan dan Pembaruan
a) Memperbarui platform dengan fitur baru atau perbaikan berdasarkan
umpan balik pengguna.
b) Menyediakan dukungan teknis untuk pengguna akhir.
d. 3D Design Metaverse (1 Orang), minimal strata 1 (S1) Ilmu Komputer / Teknik
Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika / Pendidikan yang
setara. Dengan pengalaman kerja minimal 3 Tahun
Tugas dan peran :
1) Membuat Model 3D
a) Membuat model objek 3D seperti bangunan, kendaraan, furnitur, atau
alat interaktif untuk digunakan di metaverse.
b) Menggunakan perangkat lunak seperti Blender, Maya, 3ds Max, atau
ZBrush untuk membangun model dengan detail tinggi.
2) Desain Karakter dan Avatar
a) Merancang karakter 3D yang digunakan sebagai avatar pengguna di
dunia metaverse.
b) Menyediakan opsi kustomisasi seperti pakaian, aksesoris, dan ekspresi
wajah.
3) Pembuatan Lingkungan Virtual
a) Merancang lingkungan 3D yang mencakup lanskap, interior, dan elemen
dunia virtual.
b) Memastikan lingkungan terasa imersif dengan pencahayaan, tekstur,
dan detail realistis.
4) Texturing dan Shading
a) Membuat tekstur dan material untuk model 3D menggunakan
perangkat lunak seperti Substance Painter atau Photoshop.
b) Memastikan material terlihat realistis dengan shading dan mapping
yang sesuai.
5) Rigging dan Animasi
a) Membuat rig untuk karakter atau objek sehingga mereka dapat
dianimasikan dengan mudah.
b) Membuat animasi seperti gerakan karakter, interaksi dengan objek,
atau efek lingkungan.
6) Optimasi Model 3D
a) Mengurangi kompleksitas poligon tanpa mengorbankan detail visual
untuk memastikan kinerja optimal di perangkat yang berbeda.
b) Menggunakan teknik seperti Level of Detail (LOD) untuk lingkungan
yang besar.
7) Kolaborasi dengan Tim Developer Metaverse
a) Bekerja sama dengan pengembang perangkat lunak untuk
mengintegrasikan model 3D ke dalam platform metaverse.
b) Mengadaptasi model sesuai dengan kebutuhan teknis, seperti format
file atau kompatibilitas perangkat
8) Pengujian dan Penyesuaian
a) Menguji model 3D di dalam metaverse untuk memastikan tampilannya
sesuai dengan yang direncanakan.
b) Menyesuaikan model berdasarkan umpan balik dari User.
e. Dev. Ops. (2 Orang), minimal strata 1 (S1) Ilmu Komputer / Teknik Informatika
/ Sistem Informasi / Manajemen Informatika / Pendidikan yang setara. Dengan
pengalaman kerja minimal 3 Tahun
Tugas dan Peran :
1) Pengelolaan Infrastruktur
a) Mengelola dan memelihara infrastruktur TI menggunakan pendekatan
Infrastructure as Code (IaC).
b) Menerapkan alat seperti Terraform, Ansible, atau Puppet untuk
otomatisasi infrastruktur.
2) Otomasi Proses
a) Mengotomatisasi proses pengujian, build, dan deployment aplikasi
menggunakan pipeline CI/CD (Continuous Integration/Continuous
Deployment).
b) Menggunakan alat seperti Jenkins, GitLab CI/CD, CircleCI, untuk
proses otomasi
3) Pemantauan dan Logging
a) Mengatur dan memantau kinerja sistem serta aplikasi menggunakan
tools seperti Prometheus, Grafana, atau ELK Stack (Elasticsearch,
Logstash, Kibana).
b) Memastikan sistem berjalan stabil dengan memonitor log untuk
mendeteksi masalah lebih awal.
4) Pengelolaan dan Penyebaran Aplikasi
a) Mengelola penyebaran aplikasi di lingkungan produksi, staging, atau
pengujian.
b) Menerapkan strategi deployment seperti blue-green deployment,
canary release, atau rolling updates.
5) Keamanan Sistem
a) Mengintegrasikan langkah-langkah keamanan ke dalam pipeline
DevOps (DevSecOps).
b) Mengelola sertifikat SSL, firewall, autentikasi, dan akses kontrol.
6) Kolaborasi dengan Tim Pengembang
a) Mendukung pengembang dalam proses pengembangan aplikasi
dengan menyediakan lingkungan yang konsisten dan stabil.
b) Membantu pengembang dalam debugging masalah yang terkait
dengan infrastruktur.
7) Manajemen Kontainer dan Orkestrasi
a) Mengelola aplikasi berbasis kontainer menggunakan Docker.
b) Menerapkan orkestrasi kontainer dengan Kubernetes.
8) Pemulihan Bencana dan Backup
a) Merancang dan mengelola strategi backup untuk memastikan
ketersediaan data.
b) Mengatur prosedur pemulihan bencana (disaster recovery) untuk
mengatasi kegagalan sistem.
9) Pengujian Infrastruktur
Mengimplementasikan pengujian infrastruktur untuk memastikan
konfigurasi dan sistem berjalan seperti yang diharapkan.
f. Technical Writer. (1 Orang), minimal strata 1 (S1) Ilmu Komputer / Teknik
Informatika / Sistem Informasi / Manajemen Informatika / Pendidikan yang
setara. Dengan pengalaman kerja minimal 3 Tahun
Tugas dan Peran :
1) Menulis dan Mengelola Dokumentasi Teknis
a) Membuat dan memperbarui dokumentasi produk, seperti manual
pengguna, panduan instalasi, dokumentasi API, dan dokumen teknis
lainnya.
b) Menyusun dokumen dengan bahasa yang jelas dan terstruktur agar
mudah dipahami.
2) Bekerja Sama dengan Tim Teknis
a) Berkoordinasi dengan tim pengembang, insinyur, dan manajer produk
untuk memahami fungsi dan fitur produk secara mendalam.
b) Mengumpulkan informasi dari Subject Matter Experts (SME) untuk
menghasilkan dokumentasi yang akurat.
3) Membuat Panduan dan Tutorial
a) Menulis artikel, FAQ, atau tutorial untuk membantu pengguna
memahami dan menggunakan produk dengan lebih mudah.
b) Mengembangkan dokumentasi berbasis skenario penggunaan (use
cases).
4) Menyusun Dokumentasi API dan Pengembang
a) Membuat dan memperbarui dokumentasi API untuk pengembang,
termasuk endpoint, parameter, dan contoh penggunaan.
b) Menjelaskan konsep teknis dalam format yang mudah dipahami oleh
pengguna teknis maupun non-teknis.
5) Mendesain Dokumentasi yang Menarik dan Mudah Digunakan
a) Menggunakan alat dokumentasi seperti Markdown, DITA, Confluence,
atau MadCap Flare.
b) Mengintegrasikan elemen visual seperti diagram, ilustrasi, dan
screenshot untuk memperjelas dokumentasi.
6) Memastikan Konsistensi dan Kualitas Dokumen
a) Mengikuti pedoman gaya (style guide) dan standar dokumentasi
perusahaan.
b) Memastikan bahwa dokumentasi selalu diperbarui dan sesuai dengan
perubahan produk atau teknologi.
g. Admin Project. (1 Orang), minimal strata 1 (S1) Ilmu Komputer / Teknik
Informatika/ Sistem Informasi / Manajemen Informatika / Pendidikan yang
setara. Dengan pengalaman kerja minimal 3 Tahun
Tugas dan Peran :
1) Administrasi dan Dokumentasi Proyek
a) Menyusun dan mengelola dokumen proyek seperti kontrak, laporan
kemajuan, dan proposal.
b) Mengarsipkan dan memperbarui dokumen proyek agar mudah diakses
oleh tim terkait.
2) Koordinasi dengan Tim Proyek
a) Membantu mengatur jadwal rapat proyek, mencatat notulen, dan
mendistribusikan hasil rapat.
b) Berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk
memastikan kelancaran proyek.
3) Pemantauan Jadwal dan Anggaran
a) Membantu Project Manager dalam memantau timeline dan anggaran
proyek.
b) Memastikan tugas administratif terkait keuangan proyek, seperti faktur
dan pengeluaran, terdokumentasi dengan baik.
4) Pengelolaan Peralatan dan Sumber Daya
a) Mengatur kebutuhan logistik proyek, seperti pemesanan ruang rapat,
peralatan kerja, atau bahan presentasi.
b) Memastikan semua anggota tim memiliki akses ke sumber daya yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek.
5) Dukungan Administratif Lainnya
a) Mengelola email, surat-menyurat, dan komunikasi proyek lainnya.
b) Membantu dalam penyusunan laporan proyek untuk manajemen atau
klien.
Jangka Waktu Pengerjaan:
4 (empat) bulan dan tidak melewati Tahun Anggaran 2025
Harga Tenaga Ahli Pengembangan Super Apps Keluarga Indonesia:
A. Biaya Langsung Personil
Total (Orang Harga Satuan Total
No Tenaga Ahli
Bulan) (Rp) (Rp)
1 Project Manager 4 OB 38.600.000 154.000.000
2 Business Analyst 4 OB 38.600.000 154.000.000
3 Solution Architect 4 OB 38.600.000 154.000.000
4 Machine Learning 4 OB 49.600.000 198.400.000
5 AI Developer 4 OB 27.300.000 109.200.000
6 Metaverse Analyst 4 OB 37.650.000 150.600.000
Database
7 Administrator 12 OB 30.500.000 366.000.000
(DBA)
Developer Full
8 16 OB 27.300.000 436.800.000
Stack
Metaverse
9 4 OB 27.300.000 109.200.000
Developer
3D Metaverse
10 4 OB 27.300.000 109.200.000
Designer
11 Dev. Ops. 8 OB 27.300.000 218.400.000
12 Technical Writer 4 OB 27.300.000 109.200.000
13 Admin Project 4 OB 27.300.000 109.200.000
Sub Total Biaya Personil 2.379.400.000
B. Biaya Langsung Non Personil
Jenis Volume Harga/Satuan
No Total (Rp)
Pengeluaran Satuan (Rp)
BIAYA PELAPORAN
Laporan
1 4 Buku 200.000 800.000
Pendahuluan
2 Laporan Akhir 4 Buku 200.000 800.000
Total Biaya Langsung Non Personil 1.600.000
C. Total Biaya Langsung Personil dan Non Personil
Subtotal Biaya Langsung Personil dan Non Personil 2.381.000.000
PPN 11% 261.910.000
Total 2.642.910.000
Terbilang : Dua Milyar Enam Ratus Empat Puluh Dua Juta Sembilan Ratus Sepuluh
Ribu Rupiah (harga sudah termasuk pajak yang berlaku).
Demikian Harga Perkiraan Sendiri (HPS) ini dibuat untuk dapat dipergunakan
sebagaimana mestinya.
Jakarta, 1Juli 2025
Pejabat Pembuat Komitmen
Pusat Data dan Teknologi Informasi
Fajar Siddiq