| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0834812620015000 | Rp 3,937,558,500 | 97 | 97.9 | - | |
| 0745982538011000 | - | 81.75 | - | Berdasarkan hasil penilaian Tim Teknis mendapatkan skor 11,75 pada unsur Metodologi dan Pendekatan dari ambang batas 21, sesuai Dokumen Seleksi pada Lembar Kriteria Evaluasi Teknis bahwa "Peserta Seleksi dinyatakan lulus evaluasi teknis apabila nilai masing-masing unsur diatas ambang batas" sehingga Adhyamitra Tata Sarana dinyatakan tidak lulus ambang batas pada unsur Metodologi dan Pendekatan. | |
Segitiga Indo Sakti | 08*1**6****43**0 | - | - | - | - |
Ardjasa Swara Ahmad | 07*8**0****15**0 | - | - | - | Bukan badan usaha dan tidak memiliki pengalaman sejenis |
| 0024810707429000 | - | 83.25 | - | Berdasarkan hasil penilaian Tim Teknis mendapatkan skor 13,25 pada unsur Metodologi dan Pendekatan dari ambang batas 21, sesuai Dokumen Seleksi pada Lembar Kriteria Evaluasi Teknis bahwa "Peserta Seleksi dinyatakan lulus evaluasi teknis apabila nilai masing-masing unsur diatas ambang batas" sehingga CV. Cipta Integrasi Teknologi Solusi Indonesia dinyatakan tidak lulus ambang batas pada unsur Metodologi dan Pendekatan. | |
| 0031583651015000 | - | 78.25 | - | Berdasarkan hasil penilaian Tim Teknis mendapatkan skor 10,5 pada unsur Metodologi dan Pendekatan dari ambang batas 21, sesuai Dokumen Seleksi pada Lembar Kriteria Evaluasi Teknis bahwa "Peserta Seleksi dinyatakan lulus evaluasi teknis apabila nilai masing-masing unsur diatas ambang batas" sehingga PT. SURYA CIPTA AGUNG dinyatakan tidak lulus ambang batas pada unsur Metodologi dan Pendekatan. | |
| 0022614937014000 | - | - | - | - | |
| 0022444483421000 | - | 88.75 | - | Berdasarkan hasil penilaian Tim Teknis mendapatkan skor 18,75 pada unsur Metodologi dan Pendekatan dari ambang batas 21, sesuai Dokumen Seleksi pada Lembar Kriteria Evaluasi Teknis bahwa "Peserta Seleksi dinyatakan lulus evaluasi teknis apabila nilai masing-masing unsur diatas ambang batas" sehingga PT. Waditra Reka Cipta dinyatakan tidak lulus ambang batas pada unsur Metodologi dan Pendekatan. | |
| 0311837009429000 | - | - | - | - | |
| 0902261619305000 | - | - | - | - | |
| 0704511484063000 | - | - | - | - | |
| 0011188190429000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Penyedia jasa harus menyediakan tim Konsultan untuk melaksanakan kegiatan
operasional support, yang secara garis besar akan meliputi:
1. Melaksanakan kegiatan rutin operasional support PAAS dan IAAS pada
lingkungan PDN, Lintasarta dan Data Center BKKBN.
2. Melaksanakan kegiatan rutin operasional support untuk database dan
aplikasi PK, SIGA dan VerVal.
3. Melakukan perbaikan dan penyempurnaan aplikasi PK, SIGA dan VerVal.
4. Melakukan operasional support dalam kegiatan implementasi SIGA untuk
seluruh kantor wilayah di tahun 2024.
5. Melakukan operasional support dalam kegiatan implementasi Pendataan
Keluarga untuk seluruh wilayah secara nasional pada tahun 2024.
Kegiatan Dukungan Operasional Aplikasi, Infrastruktur dan Database
Penyedia jasa harus menyediakan tim Konsultan untuk melaksanakan
kegiatan operasional support, yang secara garis besar akan meliputi:
A. Operational support aplikasi, database dan infrastruktur secara umum
1. Melaksanakan kegiatan rutin pemeliharaan PAAS dan IAAS pada
lingkungan PDN, Cloud, dan Data Center BKKBN baik untuk
lingkungan development, test, staging dan production.
2. Melaksanakan kegiatan rutin pemeliharaan untuk database dan
aplikasi PK, SIGA dan VerVal KRS.
3. Melakukan perbaikan (bug fixing) dan penyempurnaan atau
penyesuaian dalam lingkup aplikasi PK berikut Portal PK dan
tabulasinya, SIGA dan VerVal KRS terhadap perubahan proses bisnis.
4. Melakukan implementasi CI/CD secara efektif dengan pipleline
development aplikasi SIGA, PK dan verval KRS pada lingkungan
development, test, staging dan production.
B. Operational support kegiatan implementasi
1. Melakukan operasional support dalam kegiatan implementasi SIGA
tahun 2024.
2. Melakukan operasional support dalam kegiatan implementasi
Pemutakhiran Wilayah dan Pengaturan Ulang Pendata untuk
persiapan Pendataan Keluarga untuk seluruh wilayah secara nasional
pada tahun 2024.
3. Melakukan operasional support dalam kegiatan implementasi
Pendataan Keluarga berikut proses Cetak Output dan Pembayarannya
untuk seluruh wilayah secara nasional pada tahun 2024.
4. Melakukan operasional support dalam kegiatan implementasi Verifikasi
dan Validasi Keluarga Berisiko Stunting berikut proses Cetak Output
dan Pembayarannya untuk seluruh wilayah secara nasional pada
tahun 2024.
5. Melakukan operasional support dalam kegiatan pembentukan tabulasi
PK 2024 dan integrasi data PK pada Rekap Data Keluarga SIGA di
tahun 2024.
Dukungan Operasional Aplikasi, Infrastruktur dan Database
Cakupan pekerjaan dalam support operational PK, Verval dan SIGA 2024
mengacu pada aplikasi PK, SIGA dan VerVal yang telah berjalan saat ini
(existing). Di dalam lingkungan PK, SIGA dan VerVal berikut adalah
bagian-bagian dari sistem aplikasi dan database yang sudah berjalan saat
ini:
1. Database master Wilayah dan master Pengguna sesuai dengan RBAC
(Role Base Access Control) dan SSO (single Sign On)
2. Aplikasi PK PWA dan Mobile Android sebagai aplikasi frontend untuk
mendata keluarga yang diterapkan di lapangan secara online melalui
aplikasi mobile.
3. Aplikasi Portal PK yang mencakup fitur:
• pengaturan wilayah
• pengaturan pengguna internal meliputi registrasi, penugasan
wilayah pendata
• monitoring pendataan keluarga
• modul pembayaran
4. Aplikasi Tabulasi PK sebagai bagian dari Portal PK yang menampilkan
pelaporan data keluarga dengan berbagai bentuk data set untuk
berbagai kebutuhan.
5. Aplikasi SIGA yang mencakup Rekapitulasi Keluarga, Pelayanan dan
Report SIGA.
6. Aplikasi VerVal versi Web maupun Mobile Android sebagai aplikasi
paling depan untuk proses verifikasi dan validasi petugas TPK.
7. Aplikasi pembayaran dan cetak output VerVal.
Dari 7 (tujuh) sistem aplikasi dan database diatas secara umum berjalan
pada sistem infrastruktur yang terdiri dari:
1. Sistem aplikasi dan middleware yang dijalankan pada platform
Openshift Container Platform berbasis cloud (PAAS).
2. Sistem database dan pemrosesan data dengan menggunakan tools
database PostgreSQL yang dijalankan pada platform Virtual Machine
berbasis cloud (IAAS) dengan platform Red Hat Enterprise Linux.
Secara garis besar cakupan adalah untuk tujuan:
1. Pemutakhiran wilayah dan pengguna, sebagai data bagian
fundamental atau sebagai data master yang tentunya haruslah
dimutakhirkan terlebih dahulu sebelum memulai aktivitas di level data
transaksi. Termasuk dalam hal juga kaitan dengan data pengguna
dimana data wilayah memiliki kaitan erat dengan data user sehingga
pemutakhiran wilayah tentunya berimplikasi langsung terhadap data
pengguna sehingga perlu dilakukan penyesuaian juga.
2. Pengembangan aplikasi, yang mencakup penambahan ataupun
perbaikan kelengkapan fitur-fitur fungsionalitas Aplikasi yaitu dalam
lingkup program pemutakhiran data keluarga (PBDKI) serta perbaikan
fitur-fitur Sistem Informasi Keluarga (SIGA) maupun Verifikasi dan
Validasi (VerVal).
3. Pengembangan tabulasi, yaitu meliputi tambahan output pelaporan
dan juga fitur pendukung untuk menganalisa pengguna pengakses
tabulasi setiap waktu.
4. Optimisasi database dan aplikasi, kapasitas database merupakan
kondisi sangat kritikal mengingat dinamika beban optimal karena
berbagai faktor terutama jumlah akses pengguna (concurrency)
maupun dari faktor volume data sehingga secara performance
mengalami penurunan signifikan. Maka sebagai langkah paling krusial
saat ini adalah dengan terus melakukan optimisasi khususnya secara
desain database. Sedangkan dari aplikasi juga diperlukan optimisasi
yaitu untuk perbaikan dari aspek kinerja (performance) maupun
keamanan akses pengguna.
5. Pemeliharaan infrastruktur sistem, kapasitas infrastruktur
merupakan hal paling krusial terutama menyangkut database baik
secara kapasitas penyimpanan data (storage) maupun kapasitas
dalam pemrosesan datanya. Tantangan terutama karena keterbatasan
maka harus selalu disesuaikan setiap waktu terhadap kebutuhan paling
prioritas seiring dengan kegiatan-kegiatan yang berjalan. Hal terkait
dengan operasional Pendataan Keluarga yang hanya berjalan pada
periode waktu tertentu. Berbeda halnya dengan SIGA yang terus
sepanjang waktu, atau VerVal yang ke depannya juga akan berjalan
kontinyu. Maka secara umum penataan infrastruktur masih akan terus
berjalan dan harus mengacu pada roadmap jangka panjang.
Berikut adalah penjelasan lebih spesifik dari masing-masing poin
cakupan.
Dukungan Operasional Kegiatan Implementasi Pemutakhiran
Wilayah
Sebagaimana telah dijelaskan data wilayah merupakan data
fundamental atau merupakan data master yang akan menjadi acuan
bagi data-data lain dalam lingkup sistem aplikasi database di BKKBN
sehingga validitasnya tentu menjadi prioritas awal sebelum dimulainya
aktivitas khususnya terkait pendataan keluarga.
Berikut ini adalah cakupan dalam Pengembangan Pemutakhiran dan
Pemekaran Database Wilayah:
a. Pemutakhiran berdasarkan data wilayah Dukcapil sebagai langkah
awal dengan pemutakhiran mulai dari level provinsi sampai dengan
level kelurahan.
b. Pemutakhiran berdasarkan data wilayah Provinsi pada level RW
dan / atau RT dengan sumber data terbaru dari masing-masing
provinsi.
c. Pelaporan implikasi hasil pemutakhiran wilayah
• Pelaporan implikasi terhadap data PK saat ini (data terkini).
Dalam hal ini implikasi terhadap data transaksi (khusus alamat
KK) pada database ongoing penginputan data PK dan database
Golden PK dimana 2 (dua) database ini nantinya akan berkaitan
langsung dengan kebutuhan pemutakhiran (PBDKI).
• Pelaporan implikasi terhadap data Pengguna Internal
BKKBN. Hal ini mengingat data user juga berkaitan erat dengan
data wilayah dimana secara prosedur standar organisasi terdapat
aktivitas pengaturan-pengaturan atau tugas administrasi sesuai
cakupan wilayah dan wewenang sesuai tingkat wilayah ataupun
struktur jabatan yang sesuai.
d. Prosedur pengambilan keputusan implikasi pemutakhiran
wilayah terhadap alamat KK, dimana saat ini sudah ada fungsi
manajemen/pengaturan wilayah pada aplikasi Portal PK dengan fitur-
fitur diantaranya:
o
Penambahan Wilayah Baru
o
Editing Wilayah
o
Pemindahan/Pemekaran Wilayah
Namun pada fitur pemekaran wilayah saat ini belum ditunjang dengan
fitur mutasi alamat data keluarga misalnya karena implikasi
pemutakhiran wilayah sehingga diperlukan prosedur penanganan
mulai pelaporan implikasi akibat Pemekaran Wilayah terhadap alamat
KK hingga pengambilan keputusan (misalnya apakah perlu mutasi
atau tidak) secara human.
e. Prosedur pengambilan keputusan implikasi pemutakhiran wilayah
terhadap data pengguna di lingkungan internal BKKBN (diluar
pelaksana PK). Hal ini mengingat data user juga berkaitan erat dengan
data wilayah dimana secara prosedur standar organisasi terdapat
aktivitas pengaturan-pengaturan atau tugas administrasi sesuai
cakupan wilayah dan wewenang sesuai tingkat wilayah ataupun
struktur jabatan yang sesuai.
Dengan adanya pemutakhiran wilayah tentunya data user secara
langsung juga akan terkena implikasi sehingga perlu dilakukan
penyesuaian atau pengaturan ulang.
Lebih lanjut saat ini sudah ada fungsi manajemen/pengaturan
pengguna pada aplikasi Portal PK sehingga diperlukan pengembangan
lebih lanjut mulai dari pelaporan implikasi hingga metode pengaturan
ulang secara human.
f. Replikasi atau integrasi hasil pemutakhiran wilayah ke database
SIGA dan database Rekapitulasi Keluarga. Perubahan data
wilayah tentunya juga berimplikasi langsung - yang bisa menjadi efek
berantai - terhadap database SIGA yaitu mulai dari data referensi
seperti data faskes maupun terhadap data transaksi seperti
pelayanan KB dan sebagainya.
Lebih jauh diperlukan kajian lengkap melalui simulasi untuk melihat
implikasi sehingga dapat ditentukan pertimbangan keputusan
perlakuannya lebih lanjut. Sebagai contoh:
• Apakah implikasi pemutakhiran wilayah pada level data referensi
haruslah diterapkan?
• Apakah implikasi pemutakhiran wilayah terhadap pelaporan data
transaksi tidak berlaku terhadap data yang sudah lalu atau hanya
akan berlaku untuk pelaporan data transaksi kemudian?
• Bagaimana implikasi perubahan data referensi terhadap data
pelaporan yang sudah lalu?
Dukungan Operasional Kegiatan Implementasi Pemutakhiran Basis
Data Keluarga (PBDKI) pada Aplikasi Pendataan Keluarga (PK)
Pengembangan untuk kebutuhan Pemutakhiran Basis Data Keluarga
merupakan bagian dari rutinitas atau program tahunan BKKBN dalam
rangka memutakhirkan data keluarga dengan cakupan wilayah terbatas
(tertentu) atau sampling yang dianggap akan mewakili cakupan secara
nasional.
Kebutuhan pemutakhiran tentunya akan berpijak dari data keluarga yang
telah ada atau Database PK 2021, 2022 dan 2023 yang telah terkumpul
melalui program pendataan nasional pada tahun 2021, 2022 dan 2023.
Cakupan data pemutakhiran database keluarga pada 2024 yaitu 100% dari
data nasional, hal ini akan menentukan keperluan penentuan kapasitas
optimal baik dari sisi infrastruktur server aplikasi dan database (sizing)
maupun penyesuaian yang diperlukan dari level pemrosesan aplikasi.
Dukungan Operasional Kegiatan Implementasi Aplikasi Sistem
Informasi Keluarga (SIGA)
Pengembangan untuk penyempurnaan/peningkatan kinerja SIGA selain
menyempurnakan fitur yang sudah ada, juga pengembangan fitur-fitur
baru.
Dukungan Operasional Kegiatan Pembentukan Tabulasi Pendataan
Keluarga
Cakupan dalam pembentukan tabulasi data keluarga (PK) 2024 meliputi
penambahan maupun optimalisasi output pelaporan.
Dukungan Operasional Infrastruktur
Pengembangan infrastruktur adalah pemanfaatan sistem infrastruktur yang
disediakan oleh KOMINFO sesuai dengan program Pemerintah yaitu Pusat
Data Nasional (PDN). Dengan pemanfaatan ini maka sistem informasi
Pendataan Keluarga maupun Sistem Informasi Keluarga dapat lebih
dioptimalkan lagi baik untuk keperluan penataan infrastruktur seperti
pemisahaan lingkungan Development dan Testing maupun untuk lebih
mengoptimalkan performance pada lingkungan Production.
Berikut ini adalah format ideal untuk kebutuhan penataan infrastruktur:
1. Lingkungan Development
2. Lingkungan Testing dan Staging
3. Lingkungan Production
Tiga lingkungan di atas dapat diterapkan baik untuk Sistem Aplikasi PK
maupun SIGA serta untuk 2 (dua) kategori cloud infra sebagaimana
kondisi infrastruktur saat ini yaitu:
1. Aplikasi maupun middleware yang dijalankan secara cloud infra PAAS
pada platform Container Management berbasis product Red Hat
Openshift Container Platform (OCP).
2. Database yang dijalankan secara cloud infra IAAS pada Virtual
Machine berbasis Red Hat Enterprise Linux O/S.
Jenis-jenis aplikasi:
• Sistem Informasi Keluarga (SIGA)
o
Aplikasi frontend
o
Aplikasi backend atau API
o
Aplikasi Jasper Report
• Verifikasi Validasi (Verval)
o
Aplikasi frontend meliput Web dan Mobile Android
o
Aplikasi backend atau API
• Pendataan Keluarga (PK)
o
Aplikasi frontend
o
Aplikasi backend CouchDB
o
Aplikasi backend Middleware Fuse dan AMQ
• Portal PK
o
Aplikasi Portal PK
o
Aplikasi Pembayaran PK
o
Aplikasi Pembayaran VerVal
• Tabulasi PK
o
Aplikasi frontend
o
Aplikasi backend atau API
o
Aplikasi Jasper Report
o
Jenis-jenis database:
• Sistem Informasi Keluarga (SIGA)
o
Database Transaksi
o
Database Report
• Verifikasi Validasi (Verval)
o
Database Master Wilayah dan User
o
Database Verval Transaksi
o
Database Verval Monitoring
o
Database Verval Pembayaran
• Pendataan Keluarga (PK)
o
Database Master Wilayah dan User
o
Database PK Ongoing
o
Database PK Golden
o
Database PK Monitoring PK (materialized view)
o
Database PK Pembayaran
• Tabulasi PK
o
Database schema staging dan Data Warehouse
Berdasarkan klasifikasi-klasifikasi diatas, mulai dari jenis lingkungan, jenis
cloud infra dan jenis aplikasi serta database maka akan disusun lebih
lanjut program kerja pembagian penempatan infra apakah tetap pada
infra BKKBN saat ini dan mana saja yang akan dimigrasikan ke infra
KOMINFO. Cakupan pengembangan Infrastruktur hanya sebatas di layer
aplikasi, database dan di layer aplikasi middleware/integrasi, bukan di
layer sistem dan hardware yang merupakan tanggung jawab pihak
BKKBN atau KOMINFO.
Secara garis besar berikut tahapan dalam implementasi pengembangan
infrastruktur:
No Task Deskripsi
a) Assessment, perancangan infra Menyesuaikan dengan infrastruktur
dan capacity planning pendukung terutama alokasi storage
untuk database
b) Migrasi PK untuk lingkungan Misalnya dalam hal ini untuk keperluan
Production untuk aplikasi (PAAS) kapasitas akses program BDKI maka
maupun database (IAAS) production PK perlu kapasitas yang cukup
Perbaikan (Bug Fixing) dan Penyesuaian Sistem terhadap Perubahan
Proses Bisnis
Konsultan yang ditunjuk bersama dengan tim Counterpart BKKBN,
melakukan perbaikan atas cacat aplikasi yang ditemukan, melakukan
penyesuaian/perbaikan dan penambahan fitur baru berdasarkan
kebutuhan proses bisnis yang muncul atau baru teridentifikasi pada saat
Rollout atau karena ada perubahan peraturan/kebijakan baru.
5. KELUARAN PEKERJAAN
Hasil yang diharapkan pada Pengadaan Pekerjaan Jasa Konsultansi dan
Dukungan Operasional Implementasi Sistem Pendataan Keluarga (PK), Sistem
Informasi Keluarga (SIGA) dan Sistem Verifikasi dan Validasi (VerVal) dalam
rangka mewujudkan informasi Pendataan Keluarga yang akurat, mutakhir, dan
terpadu, dijelaskan pada tabel berikut.
Penyedia jasa wajib menyampaikan laporan kegiatan pekerjaan sebagai
berikut:
1. Menyerahkan Project Initiation Report di awal kontrak.
2. Menyerahkan Laporan Bulanan setiap bulannya, paling lambat 10
(sepuluh) hari kerja setiap awal bulan berikutnya, yang terdiri dari laporan
kegiatan meliputi:
a. Daftar kehadiran untuk mendukung kegiatan operasional support;
b. Penyelesaian Problem Solving dan dokumentasi solusi;
c. Laporan Kegiatan Transfer Knowledge.
3. Dokumen Petunjuk Untuk Pengguna (User Manual) yang sudah
dimutakhirkan/disesuaikan dengan perubahan-perubahan yang telah
dilakukan selama masa penugasan.
4. Dokumen Teknis Aplikasi yang juga sudah dimutakhirkan/disesuaikan
dengan perubahan-perubahan yang telah dilakukan selama masa
penugasan. Terdiri dari:
a. Data Flow Diagram (Hardcopy dan Softcopy)
b. Domain Mode (Softcopy)
c. ER Diagram (Softcopy)
d. Kamus Data (Softcopy)| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 6 May 2025 | Operasional Support Siga | Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional | Rp 2,234,046,000 |
| 18 June 2020 | - Pengembangan Aplikasi Siga | Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional | Rp 1,200,000,000 |
| 5 July 2019 | Pengadaan Agent Deskpro On Premise Hai Ditjen Perbendaharaan Ta. 2019 | Kementerian Keuangan | Rp 474,572,000 |