| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0024485922031000 | Rp 31,497,027,000 | - | |
| 0016921314073000 | - | - | |
PT Kirani Aneka Jasa Pratama | 06*5**8****32**0 | - | - |
| 0032720674063000 | - | - | |
| 0018285221062000 | Rp 31,025,038,788 | PT. METROCOM GLOBAL SOLUSI gugur evaluasi teknis karena tidak memenuhi persyaratan spesifikasi teknis sebagai berikut : 1. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 2 (Core SPINE) poin 18. Perangkat yang ditawarkan tidak memenuhi requirement dalam KAK. Sebagaimana penjelasan pada aanwijzing yang menjawab pertanyaan calon penyedia, dijelaskan bahwa controller yang dimaksud adalah yang sama dengan Smart DC Kemenkeu yaitu HPE IMC Orchestrator. Sedangkan perangkat yang ditawarkan adalah Huawei CE8850-64CQ-El. Sehingga, item ini tidak memenuhi requirement KAK. 2. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 3 (Core Farm Switch (Leaf)) poin 21. Perangkat yang ditawarkan tidak memenuhi requirement dalam KAK. Penyedia-Principal tidak dapat menunjukkan datasheet/statement dari 2 pemilik teknologi (HPE Aruba-Spine dan Huawei-Leaf) yang saling meng-acknowledge interkonektivitas antara Leaf Huawei dengan Spine-SDN HPE-Aruba. Test Report yang ditunjukkan Penyedia adalah hasil pengetesan sepihak (huawei) terhadap IMC untuk fungsi monitoring (NMS) bukan untuk fungsi Orchestrator/Controller sebagaimana yang dipersyaratkan. Sebaliknya, dari data dukung HPE IMC menunjukkan bahwa Huawei CE6881 tidak terdapat dalam compatibility matrix dalam deployment Spine-Leaf pada IMC Orchestrator. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa Leaf yang ditawarkan tidak dapat memenuhi requirement KAK. 3. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 6 (Core Switch Gedung) poin 3&4. Total requirement 52 port 10 Gbps tidak dapat dipenuhi oleh Perangkat CE6866-48S8CQ-P, yang ditawarkan (hanya memiliki 48 port). Sehingga, tidak memenuhi requirement KAK. 4. Spesifikasi Teknis Perangkat SDN Controller. Perangkat SDN Controller yang ditawarkan berbeda dengan yang telah digunakan saat ini. 5. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Access Point. Wireless Controller (WLC) yang akan digunakan untuk AP ini adalah Aruba atau Cisco, sementara yang ditawarkan menggunakan WLC Huawei. 6. Spesifikasi Teknis Perangkat Tools Monitoring, sebagai berikut: a. Virtual Network Probe yang ditawarkan berbentuk perangkat keras (ARO5200), sehingga tidak memenuhi requirement KAK; b. Perangkat ARO5200 bukan merupakan perangkat yang disertifikasi vmware sebagai monitoring tool yang compatibel; c. Perangkat Appliances Synthetic Test and Infrastructure Monitoring yang ditawarkan tidak merupakan appliance namun merupakan software. Sehingga tidak memenuhi requirement KAK; d. Solusi hardware appliance untuk end-user-monitoring tidak feasible untuk diimplementasikan karena tidak dapat memonitor secara simultan wireless dan wired LAN. Selain itu, perangkat tidak dapat menyala secara terus-menerus dan tidak dapat tersambung 24/7 ke catu daya. Hal tersebut tidak sesuai dengan model deployment yang akan dilakukan. | |
| 0017708207073000 | Rp 23,750,005,665 | PT.NUSANTARA COMPNET INTEGRATOR gugur evaluasi teknis karena tidak memenuhi persyaratan spesifikasi teknis sebagai berikut : 1. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 2 (Core SPINE) poin 18. Perangkat yang ditawarkan tidak memenuhi requirement dalam KAK. Sebagaimana penjelasan pada aanwijzing yang menjawab pertanyaan calon penyedia, dijelaskan bahwa controller yang dimaksud adalah yang sama dengan Smart DC Kemenkeu yaitu HPE IMC Orchestrator. Sedangkan perangkat yang ditawarkan adalah Huawei CE8850-64CQ-El. Sehingga, item ini tidak memenuhi requirement KAK. 2. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 3 (Core Farm Switch (Leaf)) poin 21. Perangkat yang ditawarkan tidak memenuhi requirement dalam KAK. Penyedia-Principal tidak dapat menunjukkan datasheet/statement dari 2 pemilik teknologi (HPE Aruba-Spine dan Huawei-Leaf) yang saling meng-acknowledge interkonektivitas antara Leaf Huawei dengan Spine-SDN HPE-Aruba. Test Report yang ditunjukkan Penyedia adalah hasil pengetesan sepihak (huawei) terhadap IMC untuk fungsi monitoring (NMS) bukan untuk fungsi Orchestrator/Controller sebagaimana yang dipersyaratkan. Sebaliknya, dari data dukung HPE IMC menunjukkan bahwa Huawei CE6881 tidak terdapat dalam compatibility matrix dalam deployment Spine-Leaf pada IMC Orchestrator. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa Leaf yang ditawarkan tidak dapat memenuhi requirement KAK. 3. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 6 (Core Switch Gedung) poin 3&4. Total requirement 52 port 10 Gbps tidak dapat dipenuhi oleh Perangkat CE6866-48S8CQ-P, yang ditawarkan (hanya memiliki 48 port). Sehingga, tidak memenuhi requirement KAK. 4. Spesifikasi Teknis Perangkat SDN Controller. Perangkat SDN Controller yang ditawarkan berbeda dengan yang telah digunakan saat ini. 5. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Access Point. Wireless Controller (WLC) yang akan digunakan untuk AP ini adalah Aruba atau Cisco, sementara yang ditawarkan menggunakan WLC Huawei. 6. Spesifikasi Teknis Perangkat Tools Monitoring, sebagai berikut: a. Virtual Network Probe yang ditawarkan berbentuk perangkat keras (ARO5200), sehingga tidak memenuhi requirement KAK; b. Perangkat ARO5200 bukan merupakan perangkat yang disertifikasi vmware sebagai monitoring tool yang compatibel; c. Perangkat Appliances Synthetic Test and Infrastructure Monitoring yang ditawarkan tidak merupakan appliance namun merupakan software, sehingga tidak memenuhi requirement KAK; d. Solusi hardware appliance untuk end-user-monitoring tidak feasible untuk diimplementasikan karena tidak dapat memonitor secara simultan wireless dan wired LAN. Selain itu, perangkat tidak dapat menyala secara terus-menerus dan tidak dapat tersambung 24/7 ke catu daya. Hal tersebut tidak sesuai dengan model deployment yang akan dilakukan; e. Perangkat Galaxy Tab tidak tersedia dalam Bill of Material. | |
| 0801013798028000 | Rp 23,201,388,649 | PT.MITRA SISTEMATIKA GLOBAL gugur evaluasi teknis karena tidak memenuhi persyaratan spesifikasi teknis sebagai berikut : 1. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 2 (Core SPINE) poin 18. Perangkat yang ditawarkan tidak memenuhi requirement dalam KAK. Sebagaimana penjelasan pada aanwijzing yang menjawab pertanyaan calon penyedia, dijelaskan bahwa controller yang dimaksud adalah yang sama dengan Smart DC Kemenkeu yaitu HPE IMC Orchestrator. Sedangkan perangkat yang ditawarkan adalah Huawei CE8850-64CQ-El. Sehingga, item ini tidak memenuhi requirement KAK. 2. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 3 (Core Farm Switch (Leaf)) poin 21. Perangkat yang ditawarkan tidak memenuhi requirement dalam KAK. Penyedia-Principal tidak dapat menunjukkan datasheet/statement dari 2 pemilik teknologi (HPE Aruba-Spine dan Huawei-Leaf) yang saling meng-acknowledge interkonektivitas antara Leaf Huawei dengan Spine-SDN HPE-Aruba. Test Report yang ditunjukkan Penyedia adalah hasil pengetesan sepihak (huawei) terhadap IMC untuk fungsi monitoring (NMS) bukan untuk fungsi Orchestrator/Controller sebagaimana yang dipersyaratkan. Sebaliknya, dari data dukung HPE IMC menunjukkan bahwa Huawei CE6881 tidak terdapat dalam compatibility matrix dalam deployment Spine-Leaf pada IMC Orchestrator. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa Leaf yang ditawarkan tidak dapat memenuhi requirement KAK. 3. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 6 (Core Switch Gedung) poin 3&4. Total requirement 52 port 10 Gbps tidak dapat dipenuhi oleh Perangkat CE6866-48S8CQ-P, yang ditawarkan (hanya memiliki 48 port). Sehingga, tidak memenuhi requirement KAK. 4. Spesifikasi Teknis Perangkat SDN Controller. Perangkat SDN Controller yang ditawarkan berbeda dengan yang telah digunakan saat ini. 5. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Access Point. Wireless Controller (WLC) yang akan digunakan untuk AP ini adalah Aruba atau Cisco, sementara yang ditawarkan menggunakan WLC Huawei. 6. Spesifikasi Teknis Perangkat Tools Monitoring, sebagai berikut: a. Virtual Network Probe yang ditawarkan berbentuk perangkat keras (ARO5200), sehingga tidak memenuhi requirement KAK; b. Perangkat ARO5200 bukan merupakan perangkat yang disertifikasi vmware sebagai monitoring tool yang compatibel; c. Perangkat Appliances Synthetic Test and Infrastructure Monitoring yang ditawarkan tidak merupakan appliance namun merupakan software. Sehingga tidak memenuhi requirement KAK; d. Solusi hardware appliance untuk end-user-monitoring tidak feasible untuk diimplementasikan karena tidak dapat memonitor secara simultan wireless dan wired LAN. Selain itu, perangkat tidak dapat menyala secara terus-menerus dan tidak dapat tersambung 24/7 ke catu daya. Hal tersebut tidak sesuai dengan model deployment yang akan dilakukan. | |
| 0013040100073000 | - | - | |
| 0020405221022000 | Rp 23,106,432,938 | PT.PRIMA INTEGRASI NETWORK gugur evaluasi teknis karena tidak memenuhi persyaratan spesifikasi teknis sebagai berikut : 1. Spesifikasi Umum poin 5. Kebutuhan yang diharapkan adalah kabel fiber optic, namun yang ditawarkan adalah Unit QSFP Transceiver. 2. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 2 (Core SPINE) poin 18. Perangkat yang ditawarkan tidak memenuhi requirement dalam KAK. Sebagaimana penjelasan pada tahap aanwijzing/pemberian penjelasan yang menjawab pertanyaan calon penyedia, dijelaskan bahwa controller yang dimaksud adalah yang sama dengan Smart DC Kemenkeu yaitu HPE IMC Orchestrator. Sedangkan perangkat yang ditawarkan adalah Huawei CE8850-64CQ-El. Sehingga, item ini tidak memenuhi requirement/persyaratan dalam KAK. 3. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 3 (Core Farm Switch (Leaf)) poin 21. Perangkat yang ditawarkan tidak memenuhi requirement dalam KAK. Penyedia-Principal tidak dapat menunjukkan datasheet/statement dari 2 pemilik teknologi (HPE Aruba-Spine dan Huawei-Leaf) yang saling meng-acknowledge interkonektivitas antara Leaf Huawei dengan Spine-SDN HPE-Aruba. Test Report yang ditunjukkan Penyedia adalah hasil pengetesan sepihak (huawei) terhadap IMC untuk fungsi monitoring (NMS) bukan untuk fungsi Orchestrator/Controller sebagaimana yang dipersyaratkan. Sebaliknya, dari data dukung HPE IMC menunjukkan bahwa Huawei CE6881 tidak terdapat dalam compatibility matrix dalam deployment Spine-Leaf pada IMC Orchestrator. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa Leaf yang ditawarkan tidak dapat memenuhi requirement KAK. 4. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Switch Tipe 6 (Core Switch Gedung) poin 3&4. Total requirement 52 port 10 Gbps tidak dapat dipenuhi oleh Perangkat CE6866-48S8CQ -P, yang ditawarkan (hanya memiliki 48 port). Sehingga, tidak memenuhi requirement KAK. 5. Spesifikasi Teknis Perangkat SDN Controller. Perangkat SDN Controller yang ditawarkan berbeda dengan yang telah digunakan saat ini. 6. Spesifikasi Teknis Perangkat Jaringan Access Point. Wireless Controller (WLC) yang akan digunakan untuk AP ini adalah Aruba atau Cisco, sementara yang ditawarkan menggunakan WLC Huawei. 7. Spesifikasi Teknis Perangkat Tools Monitoring, sebagai berikut: a. Virtual Network Probe yang ditawarkan berbentuk perangkat keras (ARO5200), sehingga tidak memenuhi requirement KAK; b. Perangkat ARO5200 bukan merupakan perangkat yang disertifikasi vmware sebagai monitoring tool yang compatibel; c. Perangkat Appliances Synthetic Test and Infrastructure Monitoring yang ditawarkan tidak merupakan appliance namun merupakan software, sehingga tidak memenuhi requirement KAK; d. Solusi hardware appliance untuk end-user-monitoring tidak feasible untuk diimplementasikan karena tidak dapat memonitor secara simultan wireless dan wired LAN. Selain itu, perangkat tidak dapat menyala secara terus-menerus dan tidak dapat tersambung 24/7 ke catu daya. Hal tersebut tidak sesuai dengan model deployment yang akan dilakukan; e. Perangkat Galaxy Tab tidak tersedia dalam Bill of Material. | |
| 0021395843054000 | Rp 23,289,354,000 | - | |
| 0024264954056000 | - | - | |
| 0030781751086000 | - | - | |
| 0019980077086000 | - | - | |
| 0030371819014000 | - | - | |
| 0024361503063000 | - | - | |
| 0720111772008000 | - | - | |
PT Asricitra Pratama | 00*7**8****14**0 | - | - |
| 0023441843026000 | - | - | |
PT Dua Arah Kreasitama | 04*3**9****53**0 | - | - |
| 0314553769451000 | - | - | |
PT Pc24 Telekomunikasi Indonesia | 03*5**7****13**0 | - | - |
PT Berkat Sumber Rizki | 08*1**5****44**0 | - | - |
| 0919404335044000 | - | - | |
PT Panji Usaha Mulia | 03*4**7****23**0 | - | - |
Basta | 0030053177305000 | - | - |
| 0023417892039000 | - | - | |
| 0667672489086000 | - | - | |
| 0315108860028000 | - | - | |
PT Duta Sarana Abadi Jaya | 00*5**1****51**0 | - | - |
| 0736556945451000 | - | - | |
| 0854283876432000 | - | - | |
| 0023558281077000 | - | - | |
| 0727236390022000 | - | - | |
| 0010612489051000 | - | - | |
| 0027498674422000 | - | - | |
| 0024391401063000 | - | - | |
PT Royal Inti Mahiro | 07*6**9****09**0 | - | - |
| 0026279646015000 | - | - | |
| 0013299292092000 | - | - | |
PT Rubi Convex | 00*9**2****28**0 | - | - |
| 0031174261015000 | - | - | |
| 0019609379511000 | - | - | |
Rudex Teknologi Indonesia | 08*0**2****17**0 | - | - |
| 0013996178001000 | - | - | |
Berkah Sejahtera Mandiri | 0029711330101000 | - | - |
| 0016119752444000 | - | - | |
| 0018817825002000 | - | - | |
| 0316145788001000 | - | - | |
PT Alpha Indo Nusa | 09*7**5****63**0 | - | - |
PT Idhanpower Alkautsar | 03*3**6****21**0 | - | - |
| 0032892796009000 | - | - | |
Network Interbridge Indonesia | 06*9**5****08**0 | - | - |
CV Deltamas Makmur Perkasa | 0712562149421000 | - | - |
| 0012169256422000 | - | - | |
| 0027517952015000 | - | - | |
Pasa Hasta Perkasa | 09*7**1****21**0 | - | - |
| 0029579075048000 | - | - | |
| 0821010295447000 | - | - | |
| 0824283931211000 | - | - | |
| 0013290739093000 | - | - | |
| 0959579020429000 | - | - | |
CV Daun Jati | 07*7**5****46**0 | - | - |
| 0011214277092000 | - | - | |
| 0422006072421000 | - | - | |
| 0422134668031000 | - | - | |
| 0718496524015000 | - | - | |
| 0022705115022000 | - | - | |
| 0025343807411000 | - | - |