| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0018530733223000 | Rp 2,754,702,322 | - | |
| 0312796634617000 | Rp 2,789,162,309 | 1. Sertifikat laik operasi / sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja untuk crawler crane habis masa berlaku 2. Peralatan tugboat pancang tidak dilampiri AKTA Gross Kapal | |
| 0032464752214000 | - | - | |
| 0935936872223000 | Rp 2,821,412,317 | 1. Surat perjanjian sewa untuk peralatan crawler crane, diesel hammer, dan mesin las tidak disertai bukti kepemilikan/penguasaan terhadap peralatan dari pemberi sewa 2. Peralatan crawler crane dan diesel hammer tidak dilengkapi sertifikat laik operasi / sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja yang masih berlaku 3. Personil manajerial pelaksana tidak dilengkapi daftar riwayat pengalaman kerja atau referensi kerja dari pengguna jasa, sehingga tidak bisa dihitung jumlah tahun pengalaman kerja | |
| 0951282540223000 | Rp 2,905,548,006 | Peralatan berupa crawler crane, diesel hammer dan mesin las tidak dilengkapi surat perjanjian sewa | |
| 0664867991811000 | - | - | |
| 0603382953831000 | - | - | |
| 0820512564105000 | - | - | |
| 0016636805214000 | - | - | |
| 0026503169215000 | - | - | |
| 0729558858216000 | - | - | |
| 0317867521071000 | - | - | |
| 0763186251214000 | - | - | |
| 0924593007821000 | - | - | |
| 0828499012437000 | - | - | |
| 0311911754124000 | - | - | |
| 0916529183223000 | - | - | |
CV Strategy Engineer | 04*1**8****00**0 | - | - |
CV Anugrah Kencana | 00*2**5****23**0 | - | - |
| 0740046834215000 | - | - | |
| 0029276805219000 | - | - | |
| 0033283425412000 | - | - | |
| 0947117446009000 | - | - | |
| 0860874312223000 | - | - | |
| 0023832835216000 | - | - | |
| 0966163545013000 | - | - | |
| 0030451611219000 | - | - | |
| 0023336738407000 | - | - | |
| 0927413278214000 | - | - | |
| 0958396582101000 | - | - | |
| 0827115353444000 | - | - | |
| 0851605881101000 | - | - | |
| 0916384035214000 | - | - | |
| 0750124406101000 | - | - | |
| 0316145788001000 | - | - | |
| 0669421315211000 | - | - | |
| 0012169256422000 | - | - | |
| 0032573495005000 | - | - | |
| 0838347979212000 | - | - | |
| 0719925364213000 | - | - | |
Avicenna Putra Perdana | 04*6**1****16**0 | - | - |
PT Niplez Jusero Persada | 09*8**7****01**0 | - | - |
| 0019060946805000 | - | - | |
| 0030606875112000 | - | - | |
| 0668290927216000 | - | - | |
| 0027373190446000 | - | - | |
| 0025815929101000 | - | - | |
| 0745707273009000 | - | - | |
| 0839718053101000 | - | - | |
| 0840345847223000 | - | - | |
| 0965863269223000 | - | - | |
| 0012878401518000 | - | - | |
| 0015400260102000 | - | - | |
| 0717498125214000 | - | - | |
| 0315694687701000 | - | - | |
| 0027786813423000 | - | - | |
| 0023855125805000 | - | - | |
| 0030069462215000 | - | - | |
| 0030068027215000 | - | - | |
| 0726161284412000 | - | - | |
| 0841305576225000 | - | - | |
| 0661312728211000 | - | - | |
| 0024599904215000 | - | - | |
| 0312609241404000 | - | - | |
| 0026260281122000 | - | - | |
| 0028508711223000 | - | - | |
| 0948149091101000 | - | - | |
| 0316534981215000 | - | - |
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI
KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI KHUSUS
KEPULAUAN RIAU
JALAN JEND. AHMAD YANI MERAL, TANJUNG BALAI KARIMUN 29664
TELEPON (0777) 31833; FAKSIMILE (0777) 21055; LAMAN WWW.KANWILBCKEPRI.COM
PUSAT KONTAK LAYANAN 1500225; SUREL [email protected]
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PEKERJAAN PERLUASAN DOK KERING
TAHUN ANGGARAN 2023
Ruang lingkup pekerjaan utama terdiri dari:
1. Pekerjaan Konstruksi Perluasan Dok Kering Tahun Anggaran 2023 yang harus
dilaksanakan oleh Jasa Pelaksana Konstruksi meliputi:
a. Pelaksanaan konstruksi sampai dengan serah terima pertama atau (Provisional Hand
Over) pekerjaan; dan
b. Pelaksanaan pemeliharaan pekerjaan konstruksi sampai dengan serah terima akhir
atau (Final Hand Over) pekerjaan.
2. Penyedia Pekerjaan Konstruksi dalam melaksanakan tugasnya harus mematuhi segala
peraturan terkait konstruksi yang berlaku dalam wilayah Republik Indonesia, baik yang
dikeluarkan oleh Kementerian Teknis terkait maupun peraturan, keputusan dan/atau
rekomendasi dari Pemerintah Daerah setempat.
3. Penyedia Pekerjaan Konstruksi dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab secara
kontraktual kepada Pejabat pembuat Komitmen.
4. Lingkup kegiatan pada tahap pelaksanaan pekerjaan konstruksi fisik terdiri atas namun
tidak terbatas pada :
a. Perluasan Dok Kering
Perluasan Dok Kering Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau akan dilaksanakan
dengan penambahan luasan sebesar ±768m2. Pekerjaan konstruksi fisik dilakukan
sesuai dengan spesifikasi teknis hasil perancangan (DED, RKS dan dokumen lainnya
sebagaimana dalam kontrak).
Pekerjaan ini meliputi dua pekerjaan pokok yaitu:
A. Pekerjaan persiapan dan workshop dengan rincian sebagai berikut:
1. Pekerjaan pendahuluan
● Papan nama proyek
● Pekerjaan pengukuran dan bouwplank
2. Pekerjaan Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi SMKK, dengan
rincian sebagai berikut :
● Penyiapan RKK, RKPPL, dan RMLLP;
● Sosialisasi, promosi dan pelatihan;
● Pelatihan K3;
● Alat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri;
● Asuransi dan Perizinan;
● Personel Keselamatan Konstruksi;
● Fasilitas sarana, prasarana, dan alat kesehatan;
● Rambu dan Perlengkapan lalu lintas yang diperlukan atau manajemen lalu
lintas;
● Kegiatan dan Peralatan Terkait Pengendalian RKK
3. Pekerjaan Struktur Beton
● Pekerjaan Galian Tanah Pondasi
● Pekerjaan Kayu Cerucuk
● Pekerjaan Urugan Pasir
● Pekerjaan Cor Lantai Kerja
● Pekerjaan Cor Beton
● Bekisting
● Pembesian
● Pekerjaan Galian Tanah Sloof
4. Pekerjaan Struktur Baja WF
● Pekerjaan Angkur
● Pengadaan Plat Baja
● Pengadaan Baja WF
● Pekerjaan Grouting
● Pekerjaan Plat Sambung Antar Kolom
● Pekerjaan Baut Sambung
● Pengadaan Besi Siku
● Pekerjaan Pengelasan Plat
● Pekerjaan Perakitan Baja
5. Pekerjaan Kuda-Kuda/Rangka Atap
● Pekerjaan Kuda Kuda Baja WF
● Pengadaan Plat Sambung
● Pekerjaan Baut Sambung Kuda Kuda
● Gording Cannel
● Pengadaan Besi Siku
● Pekerjaan Ikatan Angin Tali Baja
● Pengadaan Turn Buckle
● Pekerjaan Pengelasan Plat
● Pekerjaan Perakitan Baja
6. Pekerjaan Penutup Atap
● Pekerjaan Pemasangan Atap Spandek
● Pekerjaan Atap Transparan
● Pekerjaan Perabung Spandek
● Pekerjaan Listplank Spandek
Halaman 2 dari 5
● Pekerjaan Talang Air Seng
● Pekerjaan Penangkal Petir
7. Pekerjaan Lantai
● Pekerjaan Urugan Tanah Bawah Lantai
● Urugan Pasir Bawah Lantai
● Pembesian Lantai
● Pengadaan Cor Beton
8. Pekerjaan Instalasi Listrik
● Pemasangan Instalasi Titik Lampu
● Pekerjaan Pemasangan Stop Kontak
● Pekerjaan Pemasangan Lampu Merkuri
● Pekerjaan Pemasangan Saklar
● Pekerjaan Pemasangan Sekring
9. Pekerjaan Sanitasi
● Pekerjaan Cor Beton
● Bekisting
● Pembesian
● Grill Besi
● Pekerjaan Bak Kontrol
● Pekerjaan Pipa Saluran Air Hujan
10. Pekerjaan Pengecatan
11. Pekerjaan Akhir
B. Pekerjaan Dermaga Tambahan
1. Pekerjaan Pendahuluan
● Mobilisasi dan Demobiliasi Pekerjaan Pancang
● Pemindahan Batu Eksisting
● Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank
2. Pekerjaan Dermaga
● Pekerjaan Pengadaan Tiang Pancang
● Penyambungan Tiang Pancang
● Pemotongan dan Pengupasan Kepala Tiang
● Pembuatan Peil Cap
● Pembuatan Balok
● Pembuatan Plat Lantai
3. Pekerjaan Trestle
● Pekerjaan Pengadaan Tiang Pancang
● Penyambungan Tiang Pancang
● Pemotongan dan Pengupasan Kepala Tiang
● Pembuatan Peil Cap
● Pembuatan Bollard
● Pekerjaan Atap Cradle Crane
Halaman 3 dari 5
● Pembongkaran dan Pemasangan Kembali Fender
● Pembuatan Baja Rel Cradle
● Pekerjaan Beton Penahan Cradle
4. Pekerjaan Perbaikan Dinding Penahan Tanah
● Pekerjaan Pembersihan Lokasi
● Pekerjaan Pembesian dan Stake
● Bekisting
● Pekerjaan Beton
b. Melakukan pemeriksaan dan penilaian dokumen untuk pelaksanaan konstruksi fisik,
baik dari segi kelengkapan maupun segi kebenarannya;
c. Menyusun program kerja yang meliputi jadwal waktu pelaksanaan, jadwal
pengadaan bahan, jadwal penggunaan tenaga kerja dan jadwal penggunaan
peralatan berat;
d. Melaksanakan persiapan di lapangan sesuai dengan pedoman pelaksanaan;
e. Menghadirkan Personel Manajerial dan Tenaga Teknis dalam Rapat Persiapan
Pelaksanaan Pekerjaan (PCM) dan telah Menyusun dan mempresentasikan
dokumen Rencana Mutu Pekerjaan Konstruksi (RMPK) dan Rencana Keselamatan
Konstruksi (RKK) pada saat PCM;
f. Melaksanakan penjaminan dan pengendalian mutu secara keseluruhan terhadap
setiap pekerjaan yang dilakukan berdasarkan Rencana Mutu Pekerjaan Konstruksi
(RMPK);
g. Dalam pelaksanaan setiap tahapan pekerjaan konstruksi Penyedia Jasa harus
menerapkan SMKK sebagaimana ketentuan dan membentuk Unit Keselamatan
Konstruksi (UKK) yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan SMKK dalam
Pekerjaan Konstruksi;
h. Mengurus perizinan yang diperlukan pada saat pelaksanaan konstruksi fisik,
termasuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB)/Surat Persetujuan Bangunan Gedung
(PBG);
i. Menyusun gambar pelaksanaan (shop drawing) untuk pekerjaan-pekerjaan yang
memerlukannya;
j. Melaksanakan pekerjaan konstruksi fisik di lapangan sesuai dengan dokumen
pelaksanaan;
k. Melaksanakan pelaporan pelaksanaan konstruksi fisik, melalui rapat-rapat lapangan,
laporan harian, laporan mingguan, laporan bulanan, laporan kemajuan pekerjaan,
laporan persoalan yang timbul/dihadapi dan surat-menyurat;
l. Membuat gambar-gambar yang sesuai dengan pelaksanaan di lapangan (as built
drawings) yang selesai sebelum serah terima pertama, setelah disetujui oleh
penyedia jasa manajemen konstruksi atau penyedia jasa pengawasan konstruksi dan
diketahui oleh penyedia jasa perencanaan konstruksi;
m. Memberikan manual operasi dan pemeliharaan bangunan gedung, termasuk
pengoperasian dan pemeliharaan serta garansi atau surat jaminan peralatan dan
Halaman 4 dari 5
perlengkapan mekanikal, elektrikal, dan sistem pemipaan (plumbing) kepada
pengguna jasa;
n. Melaksanakan perbaikan kerusakan-kerusakan yang terjadi di masa pemeliharaan
konstruksi pelaksanaan pekerjaan ini;
o. Membuat surat penjaminan atas kegagalan bangunan dari penyedia jasa
pelaksanaan konstruksi dan penyedia jasa pengawasan teknis;
p. Memastikan penggunaan bahan material dan peralatan dalam pelaksanaan
pembangunan gedung kantor dan wajib memprioritaskan penggunaan tingkat
komponen dalam negeri dilengkapi dengan sertifikat TKDN atau surat pernyataan
TKDN.
dan berlaku untuk pekerjaan workshop, pekerjaan dermaga tambahan, dan seluruh
pekerjaan sesuai dengan dokumen pelaksanaan.
5. Pelaksanaan pada masa pemeliharaan
a. Pelaksanaan pemeliharaan pekerjaan konstruksi merupakan kegiatan menjaga
keandalan konstruksi bangunan gedung melalui pemeriksaan hasil pelaksanaan
konstruksi fisik setelah serah terima pertama (Provisional Hand Over).
b. Dalam pemeliharaan pekerjaan konstruksi tersebut, penyedia jasa pelaksanaan
konstruksi berkewajiban memperbaiki segala cacat atau kerusakan yang terjadi
selama masa konstruksi.
c. Masa pemeliharaan pekerjaan konstruksi diakhiri dengan serah terima akhir (Final
Hand Over) pekerjaan konstruksi yang dilampiri dengan berita acara pelaksanaan
pemeliharaan pekerjaan konstruksi.
Halaman 5 dari 5