| 0017820226701000 | Rp 294,222,222 | |
| 0662700343705000 | - | |
| 0607294840429000 | - | |
| 0954586368701000 | - | |
| 0935794842446000 | - | |
| 0769008384701000 | - | |
| 0748417391702000 | - | |
| 0016673022701000 | - | |
| 0029170420713000 | - | |
| 0847965621002000 | - | |
| 0012169256422000 | - | |
PT Trisna Anugerah Utama | 06*8**5****18**0 | - |
Batara Sakti, CV | 0032784563701000 | - |
| 0312609241404000 | - | |
| 0017820309701000 | - | |
| 0861772341701000 | - | |
Qinaru Grup | 06*4**4****02**0 | - |
METODE PELAKSANAAN | 2023
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ............................................................................................................................ i
BAB I ....................................................................................................................................... 1
PENDAHULUAN ................................................................................................................... 1
1.1. DATA PEKERJAAN ............................................................................................ 1
1.2. LINGKUP PEKERJAAN ...................................................................................... 1
1.3. LINGKUP PEKERJAAN & URUTAN PEKERJAAN ......................................... 2
1.3.1. PEKERJAAN PENDAHULUAN ...................................................................... 2
1.3.2. PEKERJAAN REHAB BANGUNAN ............................................................... 2
1.3. PERATURAN TEKNIS YANG DIPERGUNAKAN ........................................... 3
BAB II ..................................................................................................................................... 5
METODE PEKERJAAN ......................................................................................................... 5
2.1. PEKERJAAN PENDAHULUAN ......................................................................... 5
2.1.1. LINGKUP PEKERJAAN .................................................................................. 5
2.1.2. DENAH AREA PEKERJAAN .......................................................................... 6
2.2. PEKERJAAN REHAB BANGUNAN .................................................................. 7
2.2.1. PEKERJAAN ORNAMEN ............................................................................... 7
2.2.2. PEKERJAAN PLAFOND ................................................................................. 8
2.2.3. PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL .................................................. 9
2.2.4. PEKERJAAN ATAP ....................................................................................... 11
2.2.5. PEKERJAAN PENGECATAN ....................................................................... 12
BAB III .................................................................................................................................. 15
PENUTUP ............................................................................................................................. 15
3.1. Kesimpulan ......................................................................................................... 15
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU I
METODE PELAKSANAAN | 2023
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. DATA PEKERJAAN
Nama Perusahaan : PT. CAKRAWALA BUMI KHATULISTIWA
Pekerjaan : Pengadaan Jasa Konsultasi Perencanaan Konstruksi Renovasi Gedung
KPPN Sanggau
Lokasi : Jalan Jenderal Sudirman KM.7 No.99 Sanggau
Tahun Anggaran : 2023
1.2. LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup pekerjaan pada kegiatan ini adalah Pengadaan Jasa Konsultasi Perencanaan
Konstruksi Renovasi Gedung KPPN Sanggau. Kegiatan Tahun Anggaran 2023 yang
dilaksanakan sesuai gambar terlampir. Uraian/jenis pekerjaan, Pekerjaan Rehabilitasi
Gedung.
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 1
METODE PELAKSANAAN | 2023
1.3. LINGKUP PEKERJAAN & URUTAN PEKERJAAN
1.3.1. PEKERJAAN PENDAHULUAN
1. Pembuatan Papan Nama Proyek.
2. Direksi Kit
3. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Keselamatan Konstruksi)
1.3.2. PEKERJAAN REHAB BANGUNAN
1.3.2.1. PEKERJAAN ORNAMEN
1. Ornamen Indonesia Treassury (LED) + Pemasangan
2. Ornamen PVC (Cutting Laser) + Pemasangan
3. Signage Neon Box (KANTOR KPPN SANGGAU) Tebal 8mm + Pemasangan
4. Fasad ACP Abu-Abu + Rangka
4.3.2.1. PEKERJAAN PLAFOND
1. Pembongkaran Plafond Eksisting
2. Pemasangan Rangka hollow 1x40.40.2mm, modul 60x120 cm
3. Pemasangan Plafond PVC Panel Drop Off
4. Pemasangan Gypsum Board 9mm
5. Pemasangan GRC Board 4 mm
1.3.2.2. PEKERJAAN LISTRIK
1. Pembongkaran Elektrikal Eksisting
2. Instalasi Penerangan
3. Instalasi Stop Kontak
4. Down Light LED Outbow 13 W (1 set) (Setara Philips)
5. Neon Down Light LED 20 W ( 1 set) (Setara Philips)
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 2
METODE PELAKSANAAN | 2023
1.3.2.3. PEKERJAAN ATAP
1. Pembongkaran Penutup Atap Lama
2. Pemasangan Penutup Atap Genteng Metal Berpasir t = 0.30
3. Perabung Genteng Metal Kotak
4. Pemasangan Lisplank Woodplank
5. Pemasangan Tebing Layar
1.3.2.4. PEKERJAAN PENGECATAN
1. Pengikisan Permukaan Cat Lama
2. Pencucian Bidang Tembok yang pernah di cat
3. Peleburan Cat Kayu Terr / Residu
4. Pengecatan Dinding Lama
5. Pengecatan Bidang Kayu Lama
6. Pengecatan Plafond
1.3. PERATURAN TEKNIS YANG DIPERGUNAKAN
Uraian spesifikasi bahan-bahan dan persyaratan pelaksanaan, secara umum
ditentukan pada patokan dan kualitas bahan-bahan, cara pelaksanaannya dan lain-lain
petunjuk yang berhubungan dengan peraturan pembangunan yang sah berlaku di Republik
Indonesia. Selama pelaksanaan kontrak ini, harus betul-betul ditaati dan dilaksanakan sebagai
tambahan persyaratan dari semua pasal-pasal yang diuraikan. Pada khususnya peraturan-
peraturan berikut berkenaan dengan hal terserbut diatas:
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 3
METODE PELAKSANAAN | 2023
a. Peraturan Bahan Bangunan di Indonesia (PUBI) 1982
b. Peraturan Umum Bahan Bangunan di Indonesia (PUBB) NI-3.1970
c. Peraturan Semen Portland Indonesia (PMI) NI-8
d. Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 1977
e. Standar Industri Indonesia (SII)
f. Peraturan Beton Bertulang Indonesia (PBI) SK SNI T-15-1991
g. SNI 07-0950-1989: Pipa dan Pelat Baja Bergelombang Lapis Seng;
h. SNI 07-3014-1992: Baja untuk Keperluan Rekayasa Umum;
i. SNI 07-3015-1992: Baja Canai Panas untuk Konstruksi dengan Pengelasan;
j. Ketentuan tambahan yang berbentuk SNI dan ketentuan-ketentuan pengganti
ketentuan di atas
Bilamana tidak ada lagi sumber dari standar dan kertentuan-ketentuan lain yang
sah berlaku di Republik Indonesia, maka standar internasional lainnya yang biasa
diperbandingkan, dapat dipergunakan sebagai pengganti standar yang telah diperinci di atas
dan harus dengan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen.
Semua bahan–bahan yang diuraikan pada pasal-pasal ini, harus didatangkan dalam
keadaan baru sama sekali dan tanpa cacat terkecuali ditentukan lain dalam persyaratan
kontrak ini. Spesifikasi ini hanya menguraikan pekerjaan untuk spesifikasi pekerjaan struktur
diuraikan secara terperinci dalam spesifikasi terpisah.
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 4
METODE PELAKSANAAN | 2023
BAB II
METODE PEKERJAAN
2.1. PEKERJAAN PENDAHULUAN
2.1.1. LINGKUP PEKERJAAN
a) Pembuatan Papan Nama Proyek.
b) Pengadaan Air untuk pelaksanaan pekerjaan.
c) Pengadaan Listrik untuk kelancaran pekerjaan.
d) Pengadaan Alat-alat kerja yang dibutuhkan.
e) Keselamatan pekerjaan (K3):
Semua pekerja, karyawan dan tamu, harus menggunaka topi pengaman
(helmet) dan sepatu pengaman saat berada di lokasi kerja.
Sabuk Pengaman dan Tali Penyelamat harus dikenakan saat bekerja pada
ketinggian diatas 2 meter.
Pakai seragam dan tanda pengenal.
Pelindung badan (Body Protector) jika hal tersebut diperlukan (tukang las
diwajibkan).
Menggunakan Pelampung/Life Jacket untuk pekerjaan diatas air.
Sarung tangan harus dipakai sewaktu memegang barang atau benda keras
yang dapat mengakibatkan luka-luka pada tangan (untuk tukang las
diwajibkan).
Alat pelindung pernapasan harus dipakai sewaktu berada pada lokasi yang
penuh debu, atau material lain yang membahayakan pernapasan.
Alat pelindung telinga harus dikenakan apabila bekerja pada situasi kerja
yang bising.
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 5
METODE PELAKSANAAN | 2023
2.1.2. DENAH AREA PEKERJAAN
Gambar 2.1. Denah Area Pekerjaan
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 6
METODE PELAKSANAAN | 2023
2.2. PEKERJAAN REHAB BANGUNAN
2.2.1. PEKERJAAN ORNAMEN
Berikut adalah Langkah – langkah dalam melakukan pekerjaan Finishing:
1. Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dengan
menunjukkan surat keterangan referensi pekerjaan-pekerjaan yang pernah
dikerjakan kepada Direksi Lapangan untuk mendapatkan persetujuan.
2. Aluminium Composite yang digunakan untuk seluruh proyek harus dari satu
macam produk saja.
3. Pelaksanaan pemasangan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk
mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil pemasangan yang
akurat, teliti dan tepat pada posisinya.
4. Rangka-rangka pemegang harus dipersiapkan dengan teliti, tegak lurus dan tepat
pada posisinya.
5. Setelah pemasangan, dilakukan penutupan celah-celah antara panel dengan
bahan caulking dan sealant hingga rapat dan tidak bocor
6. Kontraktor harus melindungi pekerjaan yang telah selesai darihal-hal yang dapat
menimbulkan kerusakan. Bila hal initerjadi, Kontraktor harus memperbaiki
tanpa biaya tambahan.
7. Hasil pemasangan pekerjaan Aluminium Panel Composite harus merupakan
hasil pekerjaan yang rapi dan tidak bergelombang.
8. Kontraktor harus dapat menyertakanj aminan mutu selama 15 tahundari PPG
Factory terhadap warna dan kualitas aluminium berupaSertifikat Jaminan sesuai
dengan volume yang dibutuhkan.
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 7
METODE PELAKSANAAN | 2023
2.2.2. PEKERJAAN PLAFOND
Berikut adalah Langkah – langkah dalam melakukan pekerjaan plafond:
a. Pembongkaran plafond eksisting lama.
b. Pengukuran spasi pemasangan rangka dan gantungan sesuai dengan spesifikasi
teknis.
c. Pengukuran tinggi plafond untuk disesuaikan komponen MEP yang akan di
pasangkan diatas plafond.
d. Pekerjaan pasang plafond pada plat lantai / balok yang pertama dilakukan
pasang penggantung rangka (tie rod) dengan menggunan paku tembak.
e. Bila pemasangan pada bagian top / tanpa plat lantai maka gantungan dibuat
pada rangka atap.
f. Mengukur kedataran penggantung diperlukan agar menghasilkan plafond yang
tidak gelombang.
g. Dilanjutkan dengan memasang rangka plafond, lakukan juga pengecekan
kedataran posisi rangka dengan waterpass. Rangka hollow tulangan utama
menggunakan ukuran 4×4 sedangkan untuk tumpuan plafon rangka hollow
ukuran 4×2. Setiap rangka diikat dengan menggunakan screw # 1/8 dengan
menggunakan bor / obeng.
h. Jarak pemasangan tulangan utama (hollow 4×4) dan tulangan tumpuan
(hollow 2×4) harus sesuai spesifikasi.
i. Kemudian dilanjukan dengan pemasangan gysum dengan menggunakan
screew # 1/8 dan bor sekrup.
j. Selanjutnya adalah pekerjaan menutupi sambungan antar gypsum dengan
paper tape / kasa plafond untuk menghindari keretakan.
k. Setelah selesai dilakukan pekerjaan compound pada sambungan gypsum dan
titik-titik sekrup.
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 8
METODE PELAKSANAAN | 2023
2.2.3. PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL
A. Urutan pelaksanaan instalasi indoor
1. Instalasi titik penerangan NYM 2x2,5 mm2+Conduit dia.20mm
2. Instalasi Stop Kontak 1 Fasa NYM 3 x 2,5 + Conduit
3. Masukkan kawat pancingan ke dalam pipa conduit sesuai groupnya
4. Tarik kabel dengan bantuan kawat pancingan tersebut
5. Tandai kabel kabel sesuai group dengan lakban dan spidol
6. Sambungan kabel hanya boleh pada tee doos dan dengan las dop
7. Merger kabel yang telah terpasang
B. Urutan pelaksanaan instalasi outdoor
1. Marking jalur instalasi
2. Tandai lokasi tiang lampu
3. Gali jalur yang telah di marking
4. Gelar kabel NYY sesuai dengan ukuran pada shop drawing sesuai groupnya
5. Timbun dengan pasir
6. Urug kembali galian dengan tanah
7. Metode Pemasangan Armateur
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 9
METODE PELAKSANAAN | 2023
a. Urutan Pelaksanaan :
1. Pembongkaran instalasi eksisting lama
2. Siapkan Lampu TL Led 2 x 18 watt , type RM1 dan Lampu Down Light RD
150 + Bolam Led 9 watt serta Plafond Fitting + Led 4 Watt
3. Marking plafond dengan kapur/ spidol
4. Lubangi plafond sesuai marking, untuk gypsum koordinasikan dengan rangka
plafond
5. Pasang kawat gantungan
6. Pasang lampu dengan melepas kap lampu
7. Kencangkan kawat gantungan
8. Sambung ke instalasi
9. Pemasangan lampu setelah kondisi proyek aman dari pencurian.
b. Urutan Pelaksanaan pemasangan saklar dan stop kontak
1. Marking jalur conduit pada dinding
2. Bobok dinding bata, jangan lupa gunakan cutter
3. Pasang conduit dan inbow dos
4. Tunggu sampai dinding plester akhir
5. Sambungkan saklar dan stop kontak dengan instalasinya
6. Pasang saklar dan stop kontak, gunakan waterpass agar rata.
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 10
METODE PELAKSANAAN | 2023
2.2.4. PEKERJAAN ATAP
1. Setelah atap dibongkar pekerja lapangan menyiapkan Terpal agar dapat
meminimalisir material atau struktur plafond yang akan terkena air akibat dari
kondisi cuaca hujan.
2. Melakukan penambahan kayu kasau sebagai penarik, dengan tujuan
mempertahankan plafond eksisting.
3. Pekerjaan Leveling
Cara pasang atap baja ringan pertama yaitu leveling. Leveling dilakuakan untuk
mengatur agar ring balok siku dan rata. Gunakan penyiku dan selang air
waterpass. Pastikan semua material sudah terikat oleh rangka dasar ring balok
dan telah tersambung dengan baik. Ukur jarak antar kuda-kuda, berikan tanda
supaya hasilnya sesuai dengan rencana gambar yang telah dibuat.
a. Pemasangan Genteng
Tahapan pemasangan Genteng pada rangka atap kayu adalah:
1. Pasanglah genteng sebagai penutup atap serapi mungkin (lurus arah ke
bawah kanan kiri). Genteng genteng yang berada diatas bubungan dipotong
seperlunya menggunakan kaka tua atau alat lainnya.
2. Pemasangan genteng plentong harus rapat dalam segala arah kaitan, saling
menutup dan tidak terdapat kebocoran
3. Genteng sebaiknya sudah terproteksi cat waterproff untuk menghindari
rembesan air hujan. Pasangkan genteng bubungan dengan menggunakan
campuran 1 semen : 10 pasir yang dicampur dengan pecahan genting untuk
menjaga penyusutan pasangan
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 11
METODE PELAKSANAAN | 2023
b. Pemasangan Listplank
1. Pergunakan benang untuk memastikan kelurusan pemasangan.
2. Pasang papan listplank satu per satu dengan celah antara +/- 4 mm pada
ujung usukusuk yang telah dipotong sebelumnya
3. Untuk penyambungan antara lisplank disarankan menggunakan sealent
jenis silicone atau polyurethane
4. Rapikan lingkungan pekerjaan dari kotoran dan benda-benda lain yang
tidak berguna seperti kondisi semula
2.2.5. PEKERJAAN PENGECATAN
2.2.5.1. Pengikisan Permukaan Pengecatan Lama
1. Kuaskan cairan Paint Remover yang anda miliki pada Cat Dinding Lama yang
hendak dikupas. Lakukan secara bertahap, jangan menguas secara terus-
menerus sehingga tercipta bidang yang lebar. Cukup per-setengah meter persegi
saja. (disarankan memakai Sarung Tangan Karet)
2. Biarkan lebih kurang 2 hingga 3 menit, cat dinding usang tersebut biasanya
akan bereaksi membentuk 'Gelembung Udara'. Jangan juga hingga cairan Paint
Remover tersebut mengering, alasannya ialah bila mengering malah akan
menjadi keras dan sulit untuk di-sekrap.
3. Dalam keadaan yang kira-kira masih lembab (karena cairan Paint Remover
tsb.), kupas Cat Dinding usang itu dengan Sekrap (kape). Tekan Sekrap hingga
ke dasar permukaan dinding yang ada, sehingga pengupasan berjalan maksimal.
4. Setelah semua Cat Dinding usang tersebut di-sekrap, siram permukaan dinding
tersebut dengan Air, sehingga Dinding tersebut higienis dari materi kimia yang
bersumber dari Paint Remover.
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 12
METODE PELAKSANAAN | 2023
5. Biarkan hingga Dinding tersebut mengering, atau sanggup dikeringkan dengan
Kain Lap.
6. Setelah kering, gosok permukaan Dinding tersebut dengan Kertas Pasir
(Ampelas), semoga sisa Cat Lama atau Dempul Tembok yang masih tertinggal
menjadi lebih bersih. Lalu bersihkan debunya dengan Kain Lap.
2.2.5.2. Pengecatan
1. Pengecatan Dinding
Pekerjaan ini dilakukan setelah plesteran dinding selesai, dan dinding sudah siap
untuk dilakukan pengecatan dimulai dengan membuat perancah kerja vortable
(berpindah-pindah) untuk mendempul/plamir permukaan dinding dengan rata,
kemudian permukaan plafond dihaluskan dengan amplas dan dilanjutkan dengan
pengecatan Cat Dasar, setelah proses pendasaran bidang plafond sudah dilakukan
kemudian diteruskan dengan pengecatan finishing.
2. Pengecatan Kolom dan Balok
Yang mana pelaksanaannya pekerjaan pengecatan ini setelah plesteran kolom
dan balok sudah dilakukan pengecatan dimulai dengan membuat perancah kerja
vortable (berpindah-pindah) untuk mendempul/plamir permukaan kolom dan balok
dengan rata, kemudian permukaan kolom dan balok dihaluskan dengan ampelas
dan dilanjutkan dengan pengecatan Cat Dasar, setelah proses pendasaran bidang
kolom dan balok.
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 13
METODE PELAKSANAAN | 2023
3. Pengecatan Cat Kilat
Pada pekerjaan ini dilaksanakan pengerjaan pengecatannya pada bidang kayu
seperti rangka badan didalam bangunan, papan Listplank, pintu, jendela, dan
ventilasi, yang mana proses pengerjaannya juga hampir sama dengan pengerjaan
pengecatan lainnya, dimulai dari pendempulan/plamir bidang kayu kemudian
menghaluskan bidang kayu dengan ampelas dilanjutkan dengan pengecatan cat
dasar bidang kayu dan diteruskan dengan pengecatan cat kilat/cat minyak,
tahapannya adalah:
a. Menyiapkan perancah
b. Melakukan pendempulan bidang pengecatan
c. Mengampelas bidang yang sudah didempul
d. Mengecat cat dasar menggunakan kuas
e. Finishing cat penutup
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 14
METODE PELAKSANAAN | 2023
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Berdasarkan uraian metode pelaksanaan pada bab sebelumnya, dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut.
1. Penerapan metode pelaksanaan konstruksi, selain terkait erat dengan kondisi
lapangan dimana suatu proyek konstruksi dikerjakan, juga tergantung jenis
proyek yang dikerjakan.
2. Proses penyusunan metode konstruksi merupakan hasil pembahasan,
brainstorming, diskusi, referensi dari berbagai macam sumber, dan dituangkan
dalam bentuk gambar kerja serta urutan pelaksanaan pekerjaan (procedure,
work instruction) yang menjadi acuan dalam setiap pekerjaan perbaikan
(improvement), inovasi, serta kreativitas (sebagai unsur utama inovasi) dalam
pembuatan metode konstruksi sehingga dapat memberikan nilai tambah (add
value) bagi tercapainya sasaran, baik mutu, waktu, biaya maupun safety.
METODE PELAKSANAAN REHABILITASI GEDUNG KPPN SANGGAU 15| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 27 June 2024 | Pembangunan Perkuatan Tebing Sungai Raya Dalam Kec. Sungai Raya Kab. Kubu Raya | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 14,500,000,000 |
| 28 May 2018 | Rehabilitasi Jaringan Rawa Dir. Jawi Kalimas Betutu (Dak) | Provinsi Kalimantan Barat | Rp 900,000,000 |
| 13 June 2023 | Pembangunan Pagar Kantor Induk | Kementerian Pertanian | Rp 600,000,000 |
| 19 June 2019 | Pembangunan Gedung Kantor Resort Pengelolaan Hutan Lumar Upt Kph Wilayah Bengkayang | Provinsi Kalimantan Barat | Rp 475,000,000 |
| 27 March 2020 | Pemeliharaan Rutin Bangunan Pengaman Pantai Karimunting Kab. Bengkayang | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 380,500,000 |
| 20 September 2025 | Belanja Modal Saluran Pembuang Pasang Surut (Jl. Karna Sosial, Gg. Wonoyoso 3, Kec. Pontianak Selatan) | Kota Pontianak | Rp 200,000,000 |