PERPUSTAKAAN NASIONAL RI
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
PEER LEARNING MEETING NASIONAL
TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL
PENGADAAN BELANJA BARANG NON OPERASIONAL
PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
JL. SALEMBA RAYA RAYA NO. 28A JAKARTA
2023
KERANGKA ACUAN KERJA(KAK)
PEER LEARNING MEETING NASIONAL
TRANSFORMASI PEPRUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL
1. Latar Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang
Belakang Perpustakaan dan juga Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang
Organisasi Perangkat Daerah sebagai tindak lanjut Undang-undang Nomor 23
tahun 2014 tentang pemerintah daerah dan dimana perpustakaan ditetapkan
sebagai urusan wajib non pelayanan dasar, untuk menyediakan layanan
perpustakaan yang sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan
komunikasi serta kebutuhan masyarakat. Atas dasar hal tersebut, maka
Perpustakaan Nasional sebagai Pembina semua jenis perpustakaan dengan
dukungan dari Bappenas berinisiatif untuk melakukan program Transformasi
Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Kegiatan ini memiliki tujuan memperkuat
peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia
Indonesia melalui peningkatan kemampuan literasi yang meningkatkan
kreativitas masyarakat dan mengurangi kemiskinan.
Perpustakaan Nasional memfasilitasi pertemuan antar pengelola perpustakaan
dalam kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) tingkat Nasional. Disebut Peer
Learning Meeting karena mempertemukan sesama pengelola perpustakaan
untuk saling belajar dan berbagi pengalaman dalam menjalankan transformasi
perpustakaan. Secara khusus, ada beberapa tujuan dari PLM Nasional, yaitu:
Memotivasi dan membangun kepercayaan diri peserta untuk
terus melakukan strategi Program Transformasi Perpustakaan
Berbasis Inklusi Sosial secara berkelanjutan; Memfasilitasi proses saling belajar
dan berbagi pengalaman
antar perpustakaan dan Memperkaya ide dan gagasan dalam mengembangkan
kegiatan yang kreatif dan inovatif
Peserta yang dilibatkan berasal dari Dinas Perpustakaan Provinsi, Dinas
Perpustakaan Kabupaten/ Kota, Perpustakaan Desa/ Kelurahan, Impact/
Dampak, Peserta PLM diharapkan dapat saling belajar, menghargai capaiannya
masing masing dan capaian perpustakaan lain. Melalui PLM Nasional ini,
perpustakaan dapat lebih membuka diri dan rendah hati belajar dari
keberhasilan perpustakaan lainnya dan menjadikannya sebagai motivasi
meningkatkan strategi pengembangan perpustakaan.
Proses kegiatan dalam PLM Nasional merupakan sharing implementasi
program yang dapat membagikan best practices atau pengalaman baik dalam
melaksanakan transformasi perpustakaan dan juga dapat memberikan dukungan
kepada penguatan sumber daya di daerah. Hal tersebut bisa mendukung
jalannya transformasi perpustakaan di wilayah masing-masing.
Perpusnas berharap peserta dapat memanfaatkan momentum PLM Nasional ini
untuk saling berbagi, saling belajar antar sesama pengelola perpustakaan dan
menindaklanjuti hasil belajar tersebut dengan melakukan langkah-langkah yang
lebih kreatif agar perpustakaan semakin maju dalam melayani dan membantu
masyarakat.
Perpusnas juga mendorong kepada Dinas Perpustakaan Provinsi atau
Kabupaten/ Kota, dapat merencanakan pertemuan PLM seperti ini secara
berkala setiap tahunnya, baik secara tatap muka maupun secara daring dengan
memanfaatkan teknologi komunikasi di daerah masing-masing.
Salah satu kegiatan PLM Nasional, adanya 10 kelas berbagi/ kelas kecil dan disi
topik yang relevan dengan tranformasi perpustakaan. Adapun narasumber
adalah para pelaku transformasi perpustakaan, sehingga setiap peserta memiliki
kesempatan untuk dapat berbagi pengalaman dan pembelajaran serta mendapat
kesempatan belajar dari peserta lain. Selain narasumber dari pelaku program,
kelas berbagi tahun ini juga diperkaya dengan beberapa narasumber lainnya
yang mumpuni dan relevan untuk memberikan penguatan terhadap
2 | 9
implementasi program. Narasumber lain tersebut diantaranya adalah dari
perusahaan swasta, kemendagri, kemendes, akademisi, ahli teknologi
informasi, penggerak UMKM dan pegiat literasi.
Kegiatan PLM Nasional juga dikemas dengan adanya pemberian apresiasi bagi
perpustakaan yang mencapai prestasi terbaik dan aneka lomba untuk
mengembangkan kreativitas dan inovasi sumber daya di daerah. Hadirnya
kegiatan tersebut juga dapat memberikan semangat kepada perpustakaan
provinsi, perpustakaan, kabupaten/ kota & desa/ kelurahan atas capaian, kerja
keras perpustakaan dalam implementasi Program Transformasi Perpustakaan
Berbasis Inklusi Sosial sehingga bisa berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
Penilaian apresiasi berdasarkan informasi data SIM (Sistim Informasi
Manajemen) Perpustakaan yang valid di tahun ini,
Kategori apresiasi dan penilaian lomba:
- Tim Sinergi: Kebijakan (regulasi), Kemitraan (MoU), Publikasi, dan
Replikasi Mandiri
- Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik Tahun 2022; Tahun 2018-2021
dan Sebelum Tahun 2018: Peningkatan Layanan, Community
Engagement/ Kegiatan pelibatan masyarakat, Advokasi, Publikasi dan
Replikasi Mandiri
- Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tahun 2022; Tahun 2021; Tahun
2020; Tahun 2019 dan Sebelum Tahun 2019: Peningkatan Layanan,
Community Engagement/ Kegiatan pelibatan masyarakat, Advokasi dan
Publikasi
- Penulisan cerita dampak: Dapat membuktikan keberhasilan pelaksanaan
program untuk kesejahteraan masyarakat dalam bentuk tulisan.
- Penulisan cerita video: Dapat membuktikan keberhasilan pelaksanaan
program untuk kesejahteraan masyarakat dalam bentuk video.
- Lomba Foto Instagram: Kegiatan fotografi yang dapat menginformasikan
Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Perpustakaan
melalui media sosial Instagram.
Didalam kegiatan PLM Nasional menampilkan display/penyajian produk-
produk hasil pengembangan industry kecil atau pelaku usaha mikro yang
belajar di perpustakaan, sebagai show case untuk masyarakat umum bahwa
perpustakaan terbukti nyata dalam pengembangan ekonomi dan peningkatan
kesejahteraan masyarakat, Kebutuhan lapak di isi dari setiap Dinas
Perpustakaan Provinsi.
2. Maksud dan Maksud dilaksanakan Peer Learning Meeting Nasional adalah
Tujuan • Memotivasi dan membangun kepercayaan diri peserta untuk terus
melakukan strategi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi
Sosial secara berkelanjutan
• Memfasilitasi proses saling belajar dan berbagi pengalaman antar
perpustakaan
• Memperkaya ide dan gagasan dalam mengembangkan kegiatan yang
kreatif dan inovatif
3 | 9
3. Sasaran Peserta On Site
No Peserta Full board
1 Dinas Perpustakaan Provinsi 34
2 Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota 2022 136
3 Dinas Perpustakaan Kabupaten 2020 100
4 Dinas Perpustakaan Kabupaten 2018 59
5 Dinas Perpustakaan Kabupaten PerpuSeru 10
6 Perpustakaan Desa 2023 450
7 Perpustakaan Desa 2021-2022 100
8 Perpustakaan Desa 2019 59
9 Perpustakaan Desa PerpuSeru 10
10 Impact 10
11 Master Trainer 26
12 Narasumber: Bappenas, Perpusnas, Expert 16
Total peserta 1010
Peserta Online
• Open untuk mitra PerpuSeru dan Transformasi Perpustakaan Berbasis
Inklusi Sosial
• Disediakan zoom kapasitas 1000 (Tanpa pergantian pulsa)
4. Lokasi Lokasi kegiatan Peer Learning Meeting Nasional adalah di The Alana
Kegiatan Yogyakarta Hotel & Covention Centre/Setara yang telah ditetapkan oleh
Perpustakaan Nasional RI
5. Metode Metode kegiatan PLM Nasional dilaksanakan secara hybrid (kombinasi antara
pertemuan fisik dengan virtual meeting) dan terpusat di 1 (satu) lokasi untuk
34 provinsi.
6. Waktu Pelaksanaan Kegiatan PLM Nasional dilaksanakan pada 19-22 September 2023
Pelaksanaan
Agenda PLM Nasional 2023
Kegiatan
Tanggal Waktu Kegiatan
08.00 -
Kedatangan Peserta Onsite
20.00
19 09.00 -
Persiapan, Gladi Resik, Persiapan Lapak
Sept’23 16.00
19.00 –
Pre Pembukaan, Welcoming Peserta
20.00
20 07.00 –
Registrasi Peserta
Sept’23 07.30
Pengantar Pembukaan
07.30 –
08.00 Peresmian Lapak
Lagu Indonesia Raya & Mars Perpustakaan
08.00 –
08.15 Pembacaan Doa
08.15 –
Laporan Kegiatan PLM Nasional
08.30
08.30 – Sambutan dan Pembukaan PLM Nasional 2023 secara luring
09.00 dan daring oleh Kepala Perpustakaan Nasional
09.00 –
Awarding
09.15
09.15 –
Sambutan Pejabat Nasional
09.30
09.30 –
Rehat Kopi
10.00
10.00 –
Paparan “Journey Transformasi Perpustakaan 2023”
12.00
12.00 –
Istirahat
13.30
4 | 9
13.30 – Talkshow Interaktif 1: “Transformasi Perpustakaan untuk
15.30 Masyarakat Literat yang Berbudaya”
15.30 –
Awarding
15.45
15.45 –
Rehat Kopi
16.00
16.00 - Markupak (Mari Kunjung Lapak)
18.00 Makerspace
21 08.00 –
Energizer & Pengantar Sesi
Sept’23 08.30
08.30 –
Talkshow Interaktif 2: “Library & Entrepreneurship”
10.30
10.30 –
Rehat Kopi
11.00
11.00 –
Awarding
11.30
Markupak (Mari Kunjung Lapak)
11.30 –
12.00 Makerspace
12.00 –
Istirahat
13.30
13.30 – Kelas BerGiSi (Berbagi dan Berisi). Paralel di 8 Kelas.
16.00 Luring & Daring
16.00 –
Rehat Kopi & MarKuPak (Mari Kunjung Lapak)
16.30
16.30 –
Istirahat
18.00
18.00 –
• Pemberian Apresiasi dan Penghargaan 2023
22.00
• Penutupan Kegiatan secara Resmi
22
All day Kepulangan Peserta
Sept’23
7. Referensi 1. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan;
Hukum 2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah
3. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No
43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang perangkat daerah
5. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan
Barang/jasa Pemerintah, yang terakhir dirubah dengan Peraturan
Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan
Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/jasa
Pemerintah;
6. Peraturan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun
2020 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Perpustakaan Nasional;
7. Peraturan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun
2023 Tentang tentang Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi
Sosial.
8. Sumber Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBN Perpustakaan Nasional
Pendanaan Tahun Anggaran 2023 sejumlah Rp. 12.849.993.402 (Dua Belas Milyar Delapan
Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Tiga Ribu Empat
Ratus Dua Rupiah)
9. Lingkup A. Paket Meeting
Kegiatan 1. kegiatan Peer Learning Meeting Nasional selama 4 hari 3 malam
dilaksanakan di The Alana Yogyakarta Hotel & Covention Centre/Setara
dengan peserta sebanyak 1.010 orang.
2. Paket Meeting (Fullboard Twinshare) sejumlah 400 orang,
3. Paket Meeting ( Fullday) sejumlah 610 orang, (di hotel yang sama)
4. Penginapan (twinshare 299 kamar) sejumlah 598 orang di hotel bintang 4
5. Penginapan (Single bed 12 kamar) sejumlah 12 orang di hotel bintang 4
6. Menyediakan Penjemputan peserta dari Bandara/Stasiun/Terminal di
Yogyakarta ke Hotel dengan Bus Besar dan Bus Sedang (Pergi Pulang)
5 | 9
8. Menyediakan antar jemput peserta dari hotel tempat peserta menginap ke
tempat Acaradengan Bus Besar dan Bus Sedang (Pulang Pergi)
9. Menyediakan Penjemputan Narasumber dari Bandara/Stasiun/Terminal
di Yogyakarta ke Hotel dengan Mini bus (Pergi Pulang)
B. Transportasi Peserta
Perjalanan peserta dari daerah asal ke lokasi meeting pergi pulang berupa:
1. Perjalanan udara dengan pesawat terbang maskapai layanan penuh kelas
ekonomi
2. Perjalanan darat dengan Kereta Api kelas eksekutif
3. Perjalanan darat lainnya menyesuaikan yang setara
C. Uang Harian Peserta
Menyediakan uang harian sejumlah 1010 peserta PLM Nasional sesuai hari
yang ditetapkan
D. Seminar kit
Menyediakan seminar kit untuk peserta, sejumlah: 1.010 peserta
1. Tottebag
Spesifikasi:
- Bahan : Kanvas pakai resleting
- Ukuran: 40 x 33 x 8 cm
- Warna : Cream (kombinasi motif)
- Logo : Literasi
2. Kain Batik
Spesifikasi kain batik:
- Bahan : kain batik katun/doby
- Ukuran : 2 x 1,25 m (kurang lebih)
- Warna : Variasi
3. Humidifier Diffuser Aroma Terapi Essential Oil
4. Block note
5. Pouch Kulit
6. Reader Presensi barcode
7. Name tag barcode & foto ditempat
8. Pulpen : berlogo literasi
E. Kebutuhan Pendukung Lainnya
1. Kebutuhan Kelas Besar (Ballroom)
Ruang Pertemuan (Ballroom) Kegiatan Peer Learning Meeting Nasional
dengan kapasitas 2 (dua) kali dari jumlah peserta tanpa tiang didalam
dilengkapi dengan :
a. Kursi peserta dengan settingan theater
b. panggung dilengkapi dengan dekorasi :
c. Mini garde, Kain hitam tirai, Podium, Standmic,
d. Meja dan Kursi panelis
e. Lighting System
f. Sound System 20.000 Watt
g. shooting live streaming zoom (3 kamera dan laptop) dengan t. Smart
Double screen & Proyektor
h. Kursi dan meja tamu VIP (sofa) 10 unit, meja (menyesuaikan)
i. LED Screen 8 X 4 m (3 hari), Frame bawah LED, Ringging Gawang LED
j. Genset 80Kva (sewa selama 3 hari)
k. Additional Wireless Mic sebanyak 5 unit
l. video TV Matador 42” sebanyak 2 set
m. Dukungan sumber tenaga listrik untuk pelaksanaan kegiatan
(konektor,terminal, stop kontak)
n. Jasa koneksi jaringan internet 200 Mbps, zoom license 1000
participant 1 paket kelas besar selama 2 hari.
o. Jasa multimedia (bumper & teaser kegiatan dan sesi, operator bahan
tayang, bumper acara, bumper awarding, dan pembuatan e sertifikat)
p. Video Shooting live preview in & out ballroom
q. Website kepesertaan & info kegiatan 1 paket
r. Multicamera system
s. Show management
1. 1 (satu) orang Show Director
6 | 9
2. 1 (satu) orang Backstage management
3. 1 (satu) orang stage management
4. 1 (satu) orang floor management
5. 5 (lima) orang LO (Laison Officer)
6. 4 orang Runner
7. 10 orang Usher
2. Kebutuhan Kelas Kecil/Kelas Berbagi (Breakout room)
a. Meeting room (breakout room) sebanyak 10 paket kapasitas minimal
100 orang tanpa tiang, dilengkapi dengan LCD Proyektor, Screen,
Soundsystem, connector audio, meja, kursi panelis selama 2 hari
b. Sewa Smart TV 55” sebanyak 5 set ( area lapak, foyer breakout room)
c. Jasa dan perangkat live streaming zoom (include bumper & stage
virtual) 10 paket untuk kelas kecil (Kelas berbagi) 2 hari
d. Pulsa peserta daring Kelas Besar & Kelas Berbagi (10 kelas) 25 orang
e. Kebutuhan ATK Kelas Kecil (kelas berbagi) 10 paket:
- Spidol @ 12 pcs/ 1 box (10 paket)
- Kertas Flipchart @ 50 lembar (10 paket)
- Kertas HVS warna @ 3 pak isi 20 (10 paket)
- Masking tape @ 4 buah (10 paket)
3. Kebutuhan Lapak
Lapak 36 paket setiap lapak dilengkapi dengan:
1. Booth/ stand pameran (min ukuran 2x3 m) dengan lampu
2. Meja (min ukuran 60 x 120 cm)
3. Kursi (min 2 per lapak)
4. Rak (min ukuran 100 x 50 x 160 cm)
5. Jaringan listrik (connector, terminal, stop kontak)
6. Nama lapak per provinsi
7. Name tag penjaga lapak per lapak minimal 2 orang
8. Print out form kunjungan lapak (sejumlah pengunjung)
9. Bahan praktik makerspace (bahan batik:kain & tinta)
10. Booth maker space (3X3m), meja (min.ukuran 60x120 cm, kursi 15
pcs, jaringan listrik, sounsystem)
4. Kebutuhan Penghargaan (Awarding)
1. Mockup Pemenang Apresiasi dan Lomba tiap kategori 40 X 30 cm
2. Plakat (Akrilik)penghargaan sejumlah pemenang tiap kategori
3. Piagam Penghargaan
5. H.Talent
1. Penyanyi Nasional : Haji Abid Ghoffar bin Aboe Dja'far (Ebied G Ade)
2. Band Nasional : Sheila On 7
3. Komika Abdur Arsyad
4. MC Profesional: 2 orang
5. Tarian tradisional pada pembukaan : I paket
F. Kebutuhan Umum Lainnya
1. Spanduk selamat datang ukuran 5x1,5 M
2. Standing banner kegiatan (rollbanner) 6 pcs
3. Photo booth/stand pameran dengan property 2 set:
4. Photo booth 360* dengan property (disesuaikan dengan ruangan)
- Rangka kayu
- Lampu
- Design gambar
- Contoh proferty: sewa panggulan sate/becak/ikat kepala, sign it, dll
5. Backdrop Kolase dengan property :
- ukuran 2 x 5-meter/ukuran disesuaikan luas ruangan sebanyak 2 set
- Printing berwarna
- Rangka kayu
- Design gambar
- Lampu
6. Megaphone & Handy talky 10 set
7 | 9
7. Sewa kendaran:
- Bus Besar Bandara/Stasiun/Terminal-Hotel-PP: 8 unit 2 hari
- Bus Sedang Bandara/Stasiun/Terminal-Hotel-PP 4 Unit 2 Hari
- Bus Besar Venue-Hotel-PP: 3 unit 2 hari
- Bus Sedang Venue-Hotel-PP: 2 unit 2 hari
- Kendaraan penjemputan narasumber (Innova/Setara) 7 unit 3 hari
8. Dokumentasi foto dan Video 1 paket 3 hari
9. Ruang Transit VIP narasumber, Sekretariat Perpusnas, Sekretariat EO
10. 1 (Satu) porsi menu makan pada paket meeting minimal terdiri dari
2(dua) macam karbohidrat, 2(dua) macam protein hewani, 1(satu)
macam protein nabati, 1(satu macam sayur, 1(satu) macam sop/soto,
3(tiga) macam buah, 1(satu) macam pudding, 1(satu) macam sajian es,
air minum dan minuman dingin.
11. 1 (Satu) porsi menu coffee break pada paket meeting minimal terdiri
dari 2(dua) macam menu gurih, 2(dua) macam menu manis, minuman
hangat dan minuman dingin.
12. Menyediakan air minum untuk seluruh peserta selama kegiatan
berlangsung
13. Menyediakan dukungan sumber daya listrik yang memadai.
14. Berkoordinasi dengan Konsultan Pendamping Program Transformasi
Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk penjadwalan pelaksanaan
dan konten acara
15. Berkoordinasi dengan Perpustakaan Nasional untuk penyelenggaraan
kegiatan.
10. Jenis Kontrak Pekerjaan ini menggunakan kontrak campuran Harga Satuan dan Lumpsum,
untuk Biaya Paket Meeting, Biaya Peserta dan Honorarium berlaku harga
satuan, dan untuk pekerjaan lainnya berlaku lumpsum.
11. Keluaran Laporan pelaksanaan kegiatan meliputi : Laporan pelaksanaan acara PLM,
laporan pertanggungjawaban keuangan PLM, Visualisasi kegiatan dalam bentuk
Photo dan Video
12. Jangka Waktu Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 90 (Sembilan Puluh) hari kalender
Penyelesaian sejak ditandatangani SPK. Kegiatan Peer Learning Meeting Nasional akan
Kegiatan diadakan pada tanggal 19-22 September 2023
13. Laporan Laporan Akhir memuat seluruh hasil pelaksanaan kegiatan Laporan Akhir
Akhir sebanyak 5 (lima) buku laporan akhir beserta softcopynya.
14. Personil Yang Dalam pelaksanaan kegiatan Peer Learning Meeting Nasional dibutuhkan
Dibutuhkan tenaga sebagai berikut :
1. 1 (satu) orang Project Manager
Kualifikasi :
- Pendidikan Minimal S1
- Pengalaman di bidang EO dan MICE minimal 5 (lima) tahun
- Menguasai, memahami dan mengerti pelaksanaan kegiatan.
- Melengkapi: CV, KTP, NPWP, Surat Referenci Pekerjaan.
Job Description :
- Memimpin dan bertanggungjawab atas keberhasilan pelaksanaan
kegiatan Peer Learning Meeting Nasional
- Menyusun Rencana kegiatan, Analisa kebutuhan dan time lime setiap
tahap pelaksanaan kegiatan
- Melakukan Koordinasi dengan pihak Perpustakaan Nasional RI sebagai
pihak penyelenggara
- Menyusun laporan kegiatan
2. 1 (satu) orang Project Leader
Kualifikasi :
- Pendidikan Minimal S1
- Pengalaman di bidang EO dan MICE minimal 2 (dua) tahun
- Menguasai, memahami dan mengerti pelaksanaan kegiatan atau
pekerjaan dilapangan
- Melengkapi: CV, KTP, NPWP, Surat Referenci Pekerjaan.
8 | 9
Job Description :
- Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan Peer Learning Meeting Nasional
- Memastikan bahwa tahapan kegiatan sudah dilaksanakan sesuai
Rencana kegiatan dan time lime yang telah ditetapkan
- Melakukan Komunikasi dengan tim dilapangan, Manajemen, konsultan
pendamping, pihak hotel dan Perpustakaan Nasional RI sebagai pihak
penyelenggara apabila ada perubahan dan kendala dilapangan.
- Bertanggungjawab atas penyelesaian kegiatan dilapangan dan mencari
solusi agar pekerjaan bisa berjalan sesuai target dan ketentu an yang ada
3. 2 (dua) orang Tenaga Administrasi
Kualifikasi :
- Pendidikan Minimal D3
- Pengalaman di bidang EO dan MICE minimal 2 (dua) tahun
- Melengkapi: CV, KTP, NPWP, Surat Referenci Pekerjaan.
Job Description :
- Menyiapkan administrasi pelaksanaan kegiatan Peer Learning Meeting
Nasional
- Membuat, memeriksa kelengkapan dan kebenaran dokumen
tagihan/kwitansi baik dari segi jumlah, penulisan dan keabsahan nya.
- Mengelola semua pembayaran tagihan, mencatat dan mengarsipkan
semua bukti transaksi pembayaran.
- Membantu pembuatan Laporan Pertanggungjawab Keuangan
Pelaksanaan Kegiatan Peer Learning Meeting Nasional
4. 10 (Sepuluh) orang Tenaga Registrasi
Kualifikasi :
- Pendidikan Minimal SMA/Sederajat
- Pengalaman di bidang EO dan MICE minimal 2 (dua) tahun
- Melengkapi: CV, KTP, NPWP, Surat Referenci Pekerjaan.
Job Description :
- Melakukan koordinasi penyambutan kedatangan peserta, pembagian
seminar kit dan pembagian kamar serta kepulangan peserta
- Memberikan informasi kepada peserta jadwal pelaksanaan kegiatan
- Menyiapkan Daftar Hadir Peserta
- Membantu penyiapan sarana dan prasarana yang diperlukan pada saat
pelaksanaan kegiatan Peer Learning Meeting Nasional
Dalam BOQ harga tiket perjalanan peserta, biaya transportasi peserta, uang harian
peserta, dan hotel merupakan harga fix (tidak dapat ditawar). Dalam
pertanggungjawaban berlaku tarif at cost dengan mengacu pada Peraturan Menteri
Keuangan Nomor 83/PMK.02/2022 tentang Standar Biaya Masukan Tahun 2023,
jika terdapat selisih antara harga dalam BOQ dengan pelaksanaan di lapangan
maka berlaku harga riil sesuai dengan bukti yang sah yang dapat
dipertanggungjawabkan dan sesuai peraturan yang berlaku.
9 | 9