| 0025932815027000 | Rp 515,025,752 | |
PT Trans Telekomunikasi Indonesia | 09*4**2****64**0 | - |
| 0731652137008000 | - | |
| 0013116587027000 | - | |
| 0028812337036000 | - | |
| 0411561277031000 | - | |
PT Harmoni Kreatif Indonesia | 05*0**4****27**0 | - |
RENCANA KERJA DAN SYARAT - SYARAT
PEMELIHARAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL DALAM DAN LUAR
GEDUNG KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA
HANGGAR PESAWAT DAN VVIP/VIP SASANA MANGGALA PRAJA PRAJA
DAFTAR ISI
I. KETENTUAN UMUM TEKNIS
A. UMUM
B. DOKUMEN TEKNIS PELAKSANAAN
C. MAKSUD DAN TUJUAN
_________________________________________________________________________________
II. RUANG LINGKUP PEMELIHARAAN
A. MEKANIKAL
B. ELEKTRIKAL
___________________________________________________________________________
III. PERATURAN DAN ATURAN PEMELIHARAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL
__________________________________________________________________________________
IV. PERALATAN DAN BAHAN BAKU
A. MEKANIKAL
B. ELEKTRIKAL
__________________________________________________________________________________
V. JADWAL WAKTU PEMELIHARAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL
VI. PETUGAS OPERASIONAL PEMELIHARAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL
VII. SISTEM PELAPORAN
A. SISTEM PELAPORAN PEMELIHARAAN
B. SISTEM MANEJEN KESLAMATAN KESEHATAN KERJA (K3)
__________________________________________________________________________________
VIII. METODE DAN SOP PEMELIHARAAN
A. MEKANIKAL
B. ELEKTRIKAL
_______________________________________________________________________________
I
KETENTUAN UMUM
A. UMUM
Dalam pedoman ini yang di maksud dengan :
1. Pemeliharaan mekanikal dan elektrikal adalah kegiatan menjaga keandalan mekanikal
dan elektrikal beserta prasarana dan sarananya agar mekanikal dan elektrikal gedung
laik fungsi ( preventive maintenance )
2. Perawatan mekanikal dan elektrikal adalah kegiatan memperbaiki dan/atau mengganti
bagian-bagian mekanikal dan elektrikal dan/atau prasarana dan sarana agar mekanikal
dan elektrikal gedung laik fungsi ( currative maintenance ).
B. DOKUMEN TEKNIS PELAKSANAAN PEKERJAAN
1. Dokumen Teknis Pelaksanaan Pekerjaan, terdiri dari :
a. Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan secara berurutan dan terinci;
b. Metode & SOP Pemeliharaan pelaksanaan pekerjaan terdiri dari :
a) Metode & SOP Pemeliharaan Generator Set
b) Metode & SOP Pemeliharaan Transformator
c) Metode & SOP Pemeliharaan Pompa
d) Metode & SOP Pemeliharaan Listrik
e) Metode & SOP Pemeliharaan Hydrant
f) Metode & SOP Pemeliharaan AC Casette, AC Split, AC Floor Standing dan AC
Split Duct
g) Metode & SOP Pemeliharaan Tangga Electric
C. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Maksud
Pedoman pemeliharaan mekanikal dan elektrikal ini dimaksudkan sebagai acuan yang
diperlukan untuk mengatur dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan
mekanikal dan elektrikal.
2. Tujuan
Pedoman ini bertujuan demi terwujudnya pemeliharaan mekanikal dan elektrikal sesuai
dengan fungsi yang ditetapkan dan memenuhi persyaratan teknis
keselamatan,kesehatan,kenyamanan dan kemudahan dalam pelaksanaan.
II
RUANG LINGKUP PEMELIHARAAN
MEKANIKAL ELEKTRIKAL
Pekerjaan pemeliharaan mekanikal elektrikal meliputi :
a) Pekerjaan pemeliharaan mekanikal dan elektrikal Gedung Kemensetneg RI
Hanggar Pesawat Dan VVIP/VIP Sasana Manggala Praja, meliputi menyediakan
tenaga, bahan dan peralatan kerja yang lengkap serta merawat seluruh pekerjaan
system mekanikal dan elektrikal yang dapat menjadikan peralatan lebih laik fungsi.
b) Sebagai pedoman utama pekerjaan pemeliharaan adalah mempunyai tenaga yang
ahli dalam bidang kelistrikan arus kuat dan arus lemah, pemipaan air bersih dan air
kotor, sistem tata udara, dan juga memahami tentang sistem operasional mekanikal
dan elektrikal yang ada sesuai dengan fungsinya.
Ruang lingkup Pemeliharaan Gedung Kemensetneg RI Hanggar Pesawat Dan
VVIP/VIP Sasana Manggala Praja, meliputi sebagai berikut :
1. Mekanikal
2. Elektrikal
A. MEKANIKAL
a. Lingkup pemeliharaan mekanikal Gedung Kemensetneg RI Hanggar Pesawat Dan
VVIP/VIP Sasana Manggala Praja, adalah:
1. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Pompa dan Elektromotor Transfer
Air Bersih agar mutu tetap memenuhi persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi
pemeliharaan peralatan pompa dan elektromotor transfer air bersih.
2. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Genset / Generator agar mutu tetap
memenuhi persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan peralatan
genset.
3. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Pompa Diesel Hydrant agar mutu
tetap memenuhi persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan
peralatan diesel pump.
4. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Pompa Elektrik Hydrant agar mutu
tetap memenuhi persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan
peralatan elektrik pump.
5. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Pompa Jockey agar mutu tetap
memenuhi persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan peralatan
jockey pump.
6. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala STP agar mutu tetap memenuhi
persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan STP.
7. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Waterheater agar mutu tetap
memenuhi persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan peralatan
dan instalasi.
8. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Pompa Sumpit agar mutu tetap
memenuhi persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan peralatan
pompa sampit.
9. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Pompa Booster agar mutu tetap
memenuhi persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan peralatan
pompa booster.
10. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Plumbing agar mutu tetap memenuhi
persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan peralatan plumbing.
11. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala AC ( AC Casette, AC Split, AC Floor
Standing dan AC Split Duct) agar mutu tetap memenuhi persyaratan teknis dan yang
disyaratkan meliputi pemeliharaan peralatan AC.
12. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Pintu Automatis agar mutu tetap
memenuhi persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan peralatan
Pintu Automatis.
13. Melakukan pengetesan peralatan dan instalasi (simulasi bahaya kebakaran) hydrant
dan instalasinya.
14. Memelihara dan melakukan pemeriksaan berkala Pompa Jockey agar mutu tetap
memenuhi persyaratan teknis dan yang disyaratkan meliputi pemeliharaan peralatan
jockey pump.
b.Tabel pemeriksaan dan inpeksi pemeliharaan mekanikal Gedung Kemensetneg RI
Hanggar Pesawat Dan VVIP/VIP Sasana Manggala Praja.
NO URAIAN MEKANIKAL AKTIVITAS
1 GENERATOR
a. Accu dan air accu - Pemeriksaan dan penambahan
b. Air Radiator - Pemeriksaan dan penambahan
c. Solar - Pemeriksaan dan penambahan
d. Filter Solar - Pemeriksaan
e. Filter Oli - Pemeriksaan
f. Oli - Pemeriksaan
g. V Belt - Pemeriksaan
h. Panel Meter - Pemeriksaan
- temperatur
- oli pressure
- HZ
- Volt
i. charger accu - Pemeriksaan
2 POMPA TRANSFER AIR BERSIH
a. Bearing pompa - Pemeriksaan
b. Karet kopel dan kopel - Pemeriksaan
c. Makanik seal - Pemeriksaan
d. As dan impeller - Pemeriksaan
e. Aksesories - Pemeriksaan
- valve
- strainer
- check valve
- fleksibel
f. Pelumasan - Pemeriksaan dan penambahan
g.Packing dan oring - Pemeriksaan
3 ELEKTROMOTOR AIR BERSIH
a. Bearing elektromotor - Pemeriksaan
b. Tahanan elektromotor - Pemeriksaan
c. Rotor dan stator - Pemeriksaan
d. Connection ( terminal pada motor ) - Pemeriksaan
4 POMPA DIESEL HYDRANT
a. Accu dan air accu - Pemeriksaan dan penambahan
b. Air Radiator - Pemeriksaan dan penambahan
c. Solar - Pemeriksaan dan penambahan
d. Filter Solar - Pemeriksaan
e. Filter Oli - Pemeriksaan
f. Oli - Pemeriksaan
g. Panel Meter - Pemeriksaan
- temperatur - Pemeriksaan
- oli preasure
- HZ
- Volt
h. charger accu - Pemeriksaan
5 POMPA ELEKTRIK HYDRANT
a. Bearing pompa - Pemeriksaan
b. Karet kopel dan kopel - Pemeriksaan
c. Makanik seal - Pemeriksaan
d. As dan impeller - Pemeriksaan
e. Assesories - Pemeriksaan
- valve
- strainer
- ceck valve
- fleksibel
f. Pelumasan - Pemeriksaan dan penambahan
g.Packing dan oring - Pemeriksaan
6 ELEKTROMOTOR POMPA AIR BERSIH
a. Bearing elektromotor - Pemeriksaan
b. Tahanan elektromotor - Pemeriksaan
c. Rotor dan stator - Pemeriksaan
d. conection ( terminal pada motor ) - Pemeriksaan
7 POMPA AIR BERSIH
a. Bearing pompa - Pemeriksaan
b. Karet kopel dan kopel - Pemeriksaan
c. Makanik seal - Pemeriksaan
d. As dan impeller - Pemeriksaan
e. Assesories - Pemeriksaan
- valve
- strainer
- ceck valve
- fleksibel
f. Pelumasan - Pemeriksaan dan penambahan
g.Packing dan oring - Pemeriksaan
8 ELEKTRO MOTOR POMPA JOCKEY
a. Bearing elektromotor - Pemeriksaan
b. Tahanan elektromotor - Pemeriksaan
c. Rotor dan stator - Pemeriksaan
d. conection ( terminal pada motor ) - Pemeriksaan
9 POMPA JOCKEY
a. Bearing pompa - Pemeriksaan
b. Karet kopel dan kopel - Pemeriksaan
c. Makanik seal - Pemeriksaan
d. As dan impeller - Pemeriksaan
e. Assesories - Pemeriksaan
- valve
- strainer
- ceck valve
- fleksibel
f. Pelumasan - Pemeriksaan dan penambahan
g.Packing dan oring - Pemeriksaan
10 POMPA SUMPIT (POMPA AIR KOTOR)
a. tahanan - pemeriksaan
b. seal - pemeriksaan
c. packing - pemeriksaan
d. automatic radar - pemeriksaan
11 POMPA SUMMERSIBLE (POMPA AIR BERSIH)
a. tahanan - pemeriksaan
b. seal - pemeriksaan
c. packing - pemeriksaan
d. automatic radar - pemeriksaan
12 POMPA BOOSTER (POMPA AIR BERSIH)
a. Bearing pompa - Pemeriksaan
b. Karet kopel dan kopel - Pemeriksaan
c. Makanik seal - Pemeriksaan
d. As dan impeller - Pemeriksaan
e. Aksesories - Pemeriksaan
- valve
- strainer
- check valve
- fleksibel
f. Pelumasan - Pemeriksaan dan penambahan
g.Packing dan orin - Pemeriksaan
13 ELEKTROMOTOR POMPA BOOSTER
a. Bearing elektromotor - Pemeriksaan
b. Tahanan elektromotor - Pemeriksaan
c. Rotor dan stator - Pemeriksaan
d. connection ( terminal pada motor ) - Pemeriksaan
14 WATER HEATER
a. Tabung - Pemeriksaan dan pengurasan
b. Elemen - Pemeriksaan
c. Thermostat - Pemeriksaan
d. Instalasi pemipaan - Pemeriksaan
15 PLUMBING
A. INSTALASI AIR BERSIH
• Instalasi air masuk pada groundtank (PDAM ) - Pemeriksaan dan pengurasan
• Distribusi air pada rooftank - Pemeriksaan dan pengurasan
- Pemeriksaan
• Panel kontrol dan WLC
- Pemeriksaan
• kontrol Distribusi Air Bersih tiap Lantai
- Pemeriksaan
• Instalasi Pemakaian Air Bersih di Hunian
- Pemeriksaan
• Water Heater dan Instalasinya
B. INSTALASI AIR KOTOR
- Pemeriksaan
• FD Air Hujan pada Roof
- Pemeriksaan dan pembersihan
• Instalasi Air Kotor Setiap Lantai
- Pemeriksaan dan pembersihan
• Instalasi Air Kotor ke dalam STP
- Pemeriksaan dan pembersihan
• Bak Kontrol dan Saluran Buang Air Kotor
- Pemeriksaan dan pengurasan
C. RESERVOIR
16 HYDRANT
• Pompa Hydrant - Pemeriksaan
• Diesel Hydrant - Pemeriksaan
• Jockey Pump - Pemeriksaan
• Pressure Tank - Pemeriksaan
• Aksesories Instalasi Hydrant - Pemeriksaan
• Panel kontrol Hydrant - Pemeriksaan
• Panel kontrol Sprinkler - Pemeriksaan
• Instalasi Hydrant dan Sprinkler di setiap - Pemeriksaan
Lantai
- Pemeriksaan
• Hydrant Pilar dan Hydrant Box pada Lokasi
Luar Gedung
- Pemeriksaan
• Hydrant Box Outdoor dan Hydrant Pilar
- Pemeriksaan dan pengetesan
• Hydrant Box Indoor - Pengetesan dan pelaksanaan
• Simulasi bahaya kebakaran
17 AIR CONDITIONING SPLIT
A. INDOOR
• Body Unit - Pemeriksaan dan pembersihan
• Evaporator - Pemeriksaan dan pembersihan
• Drainase - Pemeriksaan dan pembersihan
• PCB - Pemeriksaan
• Motor Fan dan blower - Pemeriksaan dan pembersihan
B. OUTDOOR
- Pemeriksaan dan pembersihan
• Body unit
- Pemeriksaan dan pembersihan
• Condensor
• Fan out door - Pemeriksaan dan pembersihan
• Overload - Pemeriksaan
• Capasitor - Pemeriksaan
• Preasure gas freon
- Pemeriksaan
C. INSTALASI PIPA
- Pemeriksaan
18 AIR CONDITIONNING FLOOR STANDING
A. INDOOR
• Body Unit - Pemeriksaan dan pembersihan
• Evaporator - Pemeriksaan dan pembersihan
- Pemeriksaan dan pembersihan
• Drainase
- Pemeriksaan
• PCB
- Pemeriksaan
• Motor fan dan blower
B. OUTDOOR
- Pemeriksaan dan pembersihan
• Body unit - Pemeriksaan dan pembersihan
• Condensor - Pemeriksaan dan pembersihan
• Fan out door - Pemeriksaan
• Preasure gas freon - Pemeriksaan
• Panel kontrol - Pemeriksaan
C. INSTALASI PIPA - Pemeriksaan
19 AIR CONDITIONNING SPLIT DUCT
A. INDOOR
- Pemeriksaan dan pembersihan
• Body Unit
• Evaporator - Pemeriksaan dan pembersihan
• Drainase - Pemeriksaan dan pembersihan
• PCB
- Pemeriksaan
• Motor Fan dan Blower
- Pemeriksaan
B. OUTDOOR
- Pemeriksaan dan pembersihan
• Body unit
- Pemeriksaan dan pembersihan
• Condensor
- Pemeriksaan
• Fan out door
• Preasure gas freon - Pemeriksaan
• Panel kontrol - Pemeriksaan
- Pemeriksaan
C.INSTALASI PIPA AC
20 BOX HYDRANT
a. Nozzel - Pemeriksaan
b. mata jet - Pemeriksaan
c. tabung pemadam - Pemeriksaan
d. selang - Pemeriksaan
e. stop kran - Pemeriksaan
f. bell - Pemeriksaan
g. lampu indikator - Pemeriksaan
21 PINTU AUTOMATIS
a. Motor pintu - Pemeriksaan
b. Rel roda (terminal, tegangan dan air) - Pemeriksaan
c. Main lock - Pemeriksaan
d. Door stop - Pemeriksaan
e. floor guide - Pemeriksaan
B. ELEKTRIKAL
a. Lingkup pemeliharaan elektrikal Gedung Kemensetneg RI Hanggar Pesawat Dan
VVIP/VIP Sasana Manggala Praja, meliputi :
1. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan Cubicle.
2. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan Transformator dengan
alat thermograph.
3. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan Panel Incomming
Generator dengan alat thermograph.
4. Melakukan Pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan Pada Panel LVMDP
dengan alat thermograph.
5. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel Coupler
dengan alat thermograph.
6. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Incomming trafo
dengan alat thermograph.
7. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Outgoing Trafo
dengan alat thermograph.
8. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel
Distribusi Utama dengan alat thermograph.
9. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel Distribusi
AC dengan alat thermograph.
10. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel Distribusi
dengan alat thermograph.
11. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel Distribusi
Pompa Air Bersih
12. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel Kontrol
Pompa Elektrik Hydrant
13. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel Kontrol
Pompa Jockey
14. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel Kontrol
Pompa Diesel Hydrant
15. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel Bagi I
16. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel Bagi II
17. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel STP
18. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Panel Penerangan
Luar Gedung
19. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Instalasi Fire
Alarm
20. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Instalasi
Grounding
21. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Instalasi Listrik.
22. Melakukan pemeliharaan secara periodik pada perlengkapan pada Instalasi Lampu.
b. Tabel pemeriksaan dan inpeksi pemeliharaan mekanikal Gedung Kemensetneg RI
Hanggar Pesawat Dan VVIP/VIP Sasana Manggala Praja, :
NO URAIAN ELEKTRIKAL AKTIVITAS
1 CUBICLE - Pemeriksaan dengan infrared
dan Thermograph
2 TRANSFORMATOR
a. Temperatur - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
d. connection - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
e.Temperatur kabel - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
g. Arus Tegangan - Pemeriksaan
h. Voltase - pemeriksaan
3 INCOMMING GENSET
a. MCCB Motorrize - Pemeriksaan dengan infrared dan
thermograph
b. MCB 3 fase - Pemeriksaan dengan infrared dan
thermograph
c. MCB 1 fase - Pemeriksaan
d. Connection - Pemariksaan dengan infrared
dan thermograph
e. Outgoing Rizer - Pemeriksaan dengan infrared
dan Thermograph
f. Kabel - Pemeriksaan dengan infrared
dan Thermograph
h. Busbar - Pemeriksaan
i. Arus Tegangan - Pemeriksaan
j. Voltase - Pemeriksaan
4 PANEL LVMDP
a. MCCB Motorrize - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. MCB 3 fase - Pemeriksaan dengan infrared dan
thermograph
c. MCB 1 fase - Pemeriksaan
d. Busbar - Pemeriksaan
e. Connection - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
f. kabel toovoer - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
g.kWH meter - Pemeriksaan
h. Arus Tegangan - Pemeriksaan
i. Voltase - Pemeriksaan
5 PANEL COUPLER (SDP)
a. MCCB Motorrize - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. MCB 3 Fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
c. Busbar - Pemeriksaan
d. Connection
- Pemeriksaan dengan infrared dan
Thermograph
e. Arus Tegangan
- Pemeriksaan
f. Voltase
- Pemeriksaan
6 INCOMMING TRAFO
a. MCCB Motorrize - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. MCB 3 fase
- Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
c. Busbar
- Pemeriksaan
d. connection
- Pemeriksaan dengan infrared
dan Thermograph
e. kabel
- Pemeriksaan dengan infrared dan
Thermograph
f. arus tegangan
- Pemeriksaan
g. voltase
- pemeriksaan
7 OUTGOING TRAFO
a. MCCB Motorrize - Pemeriksaan dengan infrared dan
Thermograph
b. MCB 3 fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
c. Busbar - Pemeriksaan
d. connection - Pemeriksaan dengan infrared
dan Thermograph
e. kabel - Pemeriksaan dengan infrared dan
Thermograph
f. arus tegangan - Pemeriksaan
g. voltase - pemeriksaan
8 PANEL DISTRIBUSI UTAMA I
a. MCCB - Pemeriksaan dengan infrared dan
Thermograph
b. MCB 3 fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
c. Busbar - Pemeriksaan
d. connection - Pemeriksaan dengan infrared
dan Thermograph
e. kabel
- Pemeriksaan dengan infrared dan
Thermograph
f. arus tegangan
- Pemeriksaan
g. voltase
- pemeriksaan
9 PANEL DISTRIBUSI UTAMA II
a. MCCB - Pemeriksaan dengan infrared dan
Thermograph
b. MCB 3 fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
c. Busbar
d. connection - Pemeriksaan
- Pemeriksaan dengan infrared
e. kabel dan Thermograph
- Pemeriksaan dengan infrared dan
f. arus tegangan Thermograph
g. voltase - Pemeriksaan
- pemeriksaan
10 PANEL DISTRIBUSI AC
a. MCB 3 Fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. connection - Pemeriksaan dengan infrared dan
Thermograph
c. kabel - Pemeriksaan dengan infrared
dan Thermograph
d.arus tegangan - pemeriksaan
e. voltase - pemeriksaan
f. MCB 1 Fase - Pemeriksaan
11 PANEL DISTRIBUSI LISTRIK
a. MCB 3 Fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. connection - Pemeriksaan dengan infrared dan
Thermograph
c. kabel - Pemeriksaan dengan infrared
dan Thermograph
d.arus tegangan - pemeriksaan
e. voltase - Pemeriksaan
f. MCB 1 Fase - Pemeriksaan
12 PANEL DISTRIBUSI POMPA AIR BERSIH
a. MCB 3 Fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. connection - Pemeriksaan dengan infrared dan
Thermograph
c. kabel
- Pemeriksaan dengan infrared
dan Thermograph
d.arus tegangan
- pemeriksaan
e. voltase
- pemeriksaan
f. MCB 1 Fase
- Pemeriksaan
g. push buttom
- pemeriksaan
h. selector switch
- Pemeriksaan
13 PANEL KONTROL POMPA ELEKTRIK HYDRANT
a. MCB 3 fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. Contector - Pemeriksaan
c. relay - Pemeriksaan
d. timer - Pemeriksaan
e. MCB 1 fase - Pemeriksaan
f. Connection - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
g. arus tegangan - Pemeriksaan
h. Voltase - Pemeriksaan
i. kontrol auto manual - Pemeriksaan
j. Push Buttom - Pemeriksaan
k. Selector switch - Pemeriksaan
14 PANEL KONTROL POMPA JOCKEY
a. MCB 3 fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. Contector - Pemeriksaan
c. relay - Pemeriksaan
d. timer - Pemeriksaan
e. MCB 1 fase - Pemeriksaan
f. Connection - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
g. arus tegangan - Pemeriksaan
h. Voltase - Pemeriksaan
i. kontrol auto manual - Pemeriksaan
15 PANEL KONTROL POMPA DIESEL HYDRANT
a. MCB 1 fase - Pemeriksaan
b. Charger accu - Pemeriksaan
c. connection - Pemeriksaan
d. voltase - Pemeriksaan
e. arus tegagan - Pemeriksaan
f. kontrol auto manual - Pemeriksaan
16 PANEL BAGI I
a. MCB 3 fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. MCB 1 fase - Pemeriksaan
c. Connection - Pemeriksaan
d. Voltase - Pemeriksaan
e. arus tegangan - Pemeriksaan
17 PANEL BAGI II
a. MCB 3 fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. MCB 1 fase - Pemeriksaan
c. Connection - Pemeriksaan
d. Voltase - Pemeriksaan
e. arus tegangan - Pemeriksaan
PANEL PENERANGAN LUAR GEDUNG
a. MCB 3 fase - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
b. MCB 1 fase - Pemeriksaan
c. Connection - Pemeriksaan dengan infrared
dan thermograph
d. sisir 3 fase - Pemeriksaan
e. voltase - Pemeriksaan
f. arus tegangan - Pemeriksaan
19 FIRE ALARM
a. kontrol MCFA - Pemeriksaan
b. bell - Pemeriksaan
c. lampu indikator - Pemeriksaan
d. sistem operasi - Pemeriksaan
e. panel hubung bagi - Pemeriksaan
f. flow switch - Pemeriksaan
g. smoke detector - Pemeriksaan
h. head detector - Pemeriksaan
i. manual switch - Pemeriksaan
j. connection - Pemeriksaan dengan infrared dan
thermograph
20 GROUNDING / ARDE
a. Cooper rod - Pemeriksaan
b. BC - Pemeriksaan
c. terminal - Pemeriksaan
d. electroda - Pemeriksaan
e. tahanan - Pemeriksaan
21 INSTALASI LISTRIK
a. kabel - Pemeriksaan
b. outlet stop kontak - Pemeriksaan
c. outlet saklar - Pemeriksaan
RUANG LINGKUP PEMELIHARAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL DALAM DAN LUAR GEDUNG KEMENTERIAN
SEKRETARIAT NEGARA, HANGGAR PESAWAT DAN VVIP/VIP SASANA MANGGALA PRAJA HALIM
PERDANAKUSUMAH
NO URAIAN PEKERJAAN VOLUME PERIODE
I HANGGAR PESAWAT
A PEMELIHARAAN PANEL POWER HOUSE 1 unit 3
1 Pemeliharaan Panel Cubicle 125 kVA 1 unit 3
2 Pemeliharaan Transformator 1250 kVA 1 unit 3
3 Pemeliharaan Panel incoming genset 1 unit 3
4 Pemeliharaan Panel LVMDP 1 unit 3
5 Pemeliharaan Panel Sincronise/Coupler , 1 unit 3
6 Pemeliharaan Panel Incoming Trafo 1 unit 3
7 Pemeliharaan Panel Capasitor Bank 550 kVA 1 unit 3
8 Pemeliharaan Panel Reactor 1 unit 3
9 Pemeliharaan Panel ACB Capasitor Bank 1 unit 3
10 Pemeliharaan Panel Outgoing Trafo 1 unit 3
B PEMELIHARAAN PANEL SDP
1 Pemeliharaan Panel SDP 1 1 unit 3
2 Pemeliharaan Panel SDP 2 2 unit 3
3 Pemeliharaan Panel SDP Penerangan Ruang Transformator 1 bh 3
4 Pemeliharaan Panel Penerangan Lt 1 dan 2 2 unit 3
5 Pemeliharaan Panel AC Lt 1 dan 2 2 unit 3
6 Pemeliharaan Panel Lampu Sorot kanan dan Kiri 2 unit 3
7 Pemeliharaan Panel Pompa Deep Well 1 unit 3
8 Pemeliharaan Panel Trafo Lampu Sorot Kanan dan Kiri 2 Unit 3
9 Pemeliharaan Panel Pompa Booster 1 Unit 3
10 Pemeliharaan Panel Penerangan Hanggar 1 Unit 3
11 Pemeliharaan Grounding & Penangkal Petir 1 Unit 3
12 Thermograf test untuk seluruh panel 1 Unit 3
C PEMELIHARAAN UTILITAS GEDUNG
1 Pemeliharaan pipa air bersih/kotor 1 Lot 3
2 Pemeliharaan Instalasi Listrik di dalam gedung 1 Lot 3
3 Pemeliharaan Instalasi fire alarm 1 Lot 3
4 Pemeliharaan Instalasi Sprinkler 1 Lot 3
5 Pemeliharaan Instalasi Drainase 1 Lot 3
6 Pemeliharaan Instalasi Hydrant 1 lot 3
D PEMELIHARAAN GENSET 500 kVA 1 unit 12
E PEMELIHARAAN POMPA
1 Pompa Transfer End Suction Air Bersih Kap. 4 kW 3 unit 4
2 Pompa Suply Air Bersih Deep Weel Kap. 4 kW 1 unit 4
3 Pompa Sumpit Kap. 0,4 KW 1 unit 4
4 Pompa pendorong/compact booster (PB218DIA) 2 unit 4
5 Pengurasan/Pembersihan Roof Tank kap. 500 dan 250 Liter 2 unit 2
6 Pengurasan/Pembersihan Ground Tank 1 unit 2
F PEMELIHARAAN AIR CONDITIONING (AC)
Service AC Split
1 AC Split kap. 3/4 s.d. 2,5 PK 42 Unit 4
VVIP/VIP SASANA MANGGALA PRAJA HALIM PERDANA
II
KUSUMA
A PEMELIHARAAN UNIT AC SPLIT
1 Service AC Split
AC Split : ¾ PK ~ 2 PK 8 unit 4
2 Service AC Ceilling
- Kap. : 5 PK 2 unit 4
3 Service AC Split Duct
- Kap. : 10 PK 6 unit 4
- Kap. : 3 PK 1 unit 4
4 Service AC Floor Standing
- Kap. : 5 PK 2 unit 4
B PEMELIHARAAN PANEL
1 Pemeliharaan Panel MDF Utama 1 Unit 3
2 Panel pompa 1 Unit 3
3 Panel AC 2 Unit 3
4 Panel AC Emergency 1 Unit 3
5 Panel SDP 1 Unit 3
6 Panel alarm 1 Unit 3
7 Panel penerangan 3 Unit 3
8 Panel penerangan emergency 1 Unit 3
9 Panel lampu taman 1 Unit 3
10 Penangkal petir 2 Unit 3
11 Thermograf Test untuk seluruh panel 1 pkt 3
C PEMELIHARAAN WATER HEATER
1 Pemeliharaan water heater 3 Unit 4
Kap : 80 liter
D Pemeliharaan Pompa
1 Pompa Transfer merk Grundfos 2 Unit 4
2 Pompa Filter 1 Unit 4
3 Tabung Filter 1 Unit 4
4 Pompa Air Mancur merk Ebara 2 Unit 4
5 Pompa Taman 2 unit 4
E Pemeliharaan Exhoaus Fan
1 Exhaust Fan 17 unit 4
F PEMELIHARAAN JARINGAN INSTALASI
1 Intalasi Listrik 1 lot 3
2 Instalasi Fire Alarm 1 lot 3
3 Instalasi lampu taman 1 lot 3
4 Instalasi Air Bersih 1 lot 3
5 Instalasi air mancur 1 lot 3
6 Instalasi pompa filter 1 lot 3
7 Instalasi pompa transfer 1 lot 3
8 Instalasi pompa taman 1 lot 3
9 Pemeliharaan/perawatan handwash station 2 unit 3
III
PERATURAN DAN ATURAN PEMELIHARAAN
MEKANIKAL ELEKTRIKAL
Peraturan dan aturan pemeliharan mekanikal elektrikal pada dasarnya harus memenuhi atau
mengacu kepada peraturan pemerintah daerah maupun nasional, Keputusan Menteri, Assosiasi
Profesi Internasional, Standart Nasional maupun Internasional yang terkait.Pelaksana pekerjaan
dianggap sudah mengenal dengan baik standart dan acuan Nasional maupun Internasional.
Adapun standart atau acuan yang dipakai,tetapi tidak terbatas,antara lain seperti dibawah ini :
1. Listrik Arus Kuat
• SNI-04-0227-1994 tentang Tegangan Standart
• SNI-04-0225-2000 tentang persyaratan umum instalasi listrik
• SNI-03-7015-2004 tentang sistem proteksi petir pada bangunan
• SNI-03-6197-2000 tentang konversi energi sistem pencahayaan
• SNI-03-7018-2004 tentang sistem pasokan daya darurat
2. Listrik Arus Lemah
• SNI-03-3985-2000 tentang sistem deteksi dan alarm kebakaran
• KepMen PU 10/KPTS/2000 tentang ketentuan teknis pengaman
terhadap bahaya kebakaran
• UU No. 32/1999 tentang telekomunikasi
• PUIL 2000
3. Plumbing
• Peraturan daerah setempat (PERDA)
• PUIL 2000
• SNI-03-6481-2000 tentang sistem plumbing
4. Pemadam Kebakaran
• SNI-03-1745-2000 tentang pipa tegak dan selang
• SNI-03-3989-2000 tentang splinkler automatik
5. Permen No 173/Menkes/Per/VIII/1977 tentang pengawasan pencemaran air
6. INSTALASI ELECTRIKAL
• Standart perusahaan listrik negara ( PLN )
• International Electrotechnical Commission ( IEC )
• National Electrical manufacturer Association ( NEMA )
• PUIL 2000
7. INSTALASI TELEKOMUNIKASI
• Peraturan Perumtel
• Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2000
• Petunjuk Pedoman Perencanaan Jaringan Kabel Telepon
8. INSTALASI FIRE ALARM
• P U I L 2 0 0 0
• A V E
• Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Per.05/MEN/1982.
• National Fire Protection Association (NFPA).
• Petunjuk dari pabrik pembuatan peralatan.
• Peraturan lainnya yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang,
seperti PLN dan PERUMTEL
9. TATA UDARA
• SNI-03-6390-200 tentang konversi sistem tata udara
• SNI-03-6572-2001 tentang tata cara perancangan sistem ventilasi dan
pengkondisian udara
• SNI-03-6571-2001 tentang sistem pengendalian asap
IV
PERALATAN DAN BAHAN BAKU PEMELIHARAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL
Peralatan dan material bantu harus dalam kondisi baik dan layak untuk digunakan dalam
pelaksanaan pemeliharaan mekanikal elektrikal. Adapun material bantu dalam pemeliharaan mekanikal
elektrikal menjadi tanggungjawab pelaksana, peralatan dan material bantu tersebut adalah sebagai
berikut :
A. MEKANIKAL
NO KEGIATAN PEMELIHARAAN PERALATAN MATERIAL BANTU
1 Pemeliharaan Pompa dan Elektromotor Air - obeng dan tang - kain majun
Bersih - kunci inggris - greese
- key ring fitting - luxatife rush
- tang amper - WD
- multitester - cleanner
- infra red - amplas
- megger tahanan - sealant
- sigmat
- helmet
- shoes safety
- gloves
- handy talky
2 Generator set - obeng dan tang - kain majun
- kunci inggris - greese
- key ring fitting - luxatife rush
- tang amper - WD
- multitester - cleanner
- infra red - amplas
- ear plug - air accu
- helmet
- shoes safety
- gloves
- DB meter
- megger tahanan
- compresor
- handy talky
3 Pemeliharaan Diesel Pump - obeng dan tang - kain majun
- kunci inggris - greese
- key ring fitting - luxatife rush
- tang amper - WD
- multitester - cleanner
- infra red - amplas
- ear plug
- helmet
- shoes safety
- gloves
- DB meter
- megger tahanan
- compresor
- handy talky
4 Pemeliharaan Air conditioning - safety shoes dan glove - Chemikal cleaner for
- Infra red Temp evaporator &
- Key Ring Fitting Condensing Unit
- Glasses protector - kain majun
- Handy Talky - kanebo
- Safety shoes - kabel ties besar
-Tang Ampere - kabel kecil
- Press Meter - isolasi listrik
- Multy Tester - plastik service
- Jet Cleaner Pump - sealant
- Leak test - ember dan deterjen
- Body hardnes safety
- Helmet
- Obeng dan L key
- tangga
5 Pemeliharaan plumbing - glove -kain majun
- Infra red Temp
- Key Ring Fitting
- Glasses protector
- Handy Talky
- Safety shoes
B. ELEKTRIKAL
NO KEGIATAN PEMELIHARAAN PERALATAN MATERIAL BANTU
1 PEMELIHARAAN PANEL – PANEL a. tang tools - kain majun
LISTRIK b. obeng tools - contact cleanner
c. key ring fitting - vacum cleanner
d. tang ampere - kuas
e. multitester - kabel ties besar
f. tespen - kabel kecil
g. infra red - isolasi listrik
h. helmet
i. safety shoes
j. ear plug
k.gloves
l. voltage detector
m. handy talky
2 THERMOGRAF TEST a. Thermograf - Tangga
b. tang ampere
c. multitester
d. tespen
e. helmet
f. safety shoes
g. ear plug
h. gloves
i. handy talky
3 PEMELIHARAAN FIRE ALARM a. tang tools - kain majun
b. obeng tools - contact cleanner
c. key ring fitting - vacum cleanner
d. tang ampere - kuas
e. multitester - kabel ties besar
f. tespen - kabel kecil
g. helmet - isolasi listrik
h. safety shoes
i. soldier
j. handy talky
4 PEMELIHARAAN GROUNDING a. tang tools - kain majun
b. obeng tools - contact cleanner
c. key ring fitting - vacum cleanner
d. tang ampere - kuas
e. multitester - kabel ties besar
f. tespen - kabel kecil
g. helmet - isolasi listrik
h. safety shoes
i. soldier
j. handy talky
k.ohmmeter
l. megger tahanan
5 PEMELIHARAAN UMUM ELEKTRIKAL a.tool box - kain majun
b.sound level meter - contact cleanner
(mengukur kebisingan ) - vacum cleanner
c. ph meter (mengukur ph air) - kuas
d.ampere meter (mengukur - kabel ties besar
arus listrik) - kabel kecil
e. multitester - isolasi listrik
f. voltmeter
g. megger
h. handy talky
i. helmet
i. safety shoes dan gloves
k. ear plug
V
JADWAL WAKTU DAN LAPORAN PELAKSANAAN
PEMELIHARAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL
A. JADWAL WAKTU
Pemeliharaan makanikal elektrikal tanpa terencana maka akan menimbulkan breakdown yang
tinggi,maka untuk mengatasi breakdown yang berlebihan perlu menerapkan jadwal waktu pelaksanaan
pemeliharaan makanikal elektrikal yang terencana seperti berikut :
NO URAIAN PEKERJAAN JADWAL PELAKSANAAN
1 Pemeliharaan Genset Meliputi :
a. Body unit genset • 1 bulan sekali
b. Running Genset • 1 kali dalam seminggu
• Pencatatan waktu pengoperasian selama 10 menit
c. Ceklist rutin
• Periksa Level Coolant • 1 minggu sekali
• Periksa Level Oli • 1 minggu sekali
• Periksa Level Solar • 1 minggu sekali
• Periksa Saluran Udara • 1 minggu sekali
• Periksa/Bersihkan Filter Udara • 1 minggu sekali
• Periksa Charger Baterai • 1 minggu sekali
• Buang Solar Pada Filter • 1 minggu sekali
• Buang Air Pada Tangki Solar • 1 minggu sekali
• Periksa Konsentrasi Coolant • 1 bulan sekali
• Periksa Tegangan fanbelt • 1 bulan sekali
• Periksa Pengembunan Knalpot • 1 bulan sekali
• Periksa Baterai • 1 bulan sekali
2 Pemeliharaan Motor dan Pompa Air
a. Meliputi : ❖ 1 minggu sekali
• Body pompa dan motor
• Strainner
b. Pemberian Gress ❖ 1 bulan sekali
c. Checklist rutin ❖ Setiap hari
3 Pemeliharaan Air Conditioning
a. Pembersihan (service)meliputi : ❖ 3 bulan sekali
• Body indoor
• Filter udara
• Evaporator
• Drainase
• Body out door
• Blower
• Condensor
❖ 3 bulan sekali
b. Pengecekan pressure
❖ 3 bulan sekali
c. Pengecekan ampere dan volt
6 Pemeliharaan Panel Listrik
a. Pembersihan meliputi : ❖ 4 bulan sekali
• Body panel
• Busbar
• MCCB
• Ruangan
❖ 1 bulan sekali
b. Pengecekan connection
• Ampere
• Voltase
❖ Setiap hari
c. Checklist/pencatatan rutin
7 Thermograf Test ❖ 4 bulan sekali
8 Pemeliharaan Utilitas gedung
I. di dalam gedung ❖ 4 bulan sekali
a. Pemeriksaan meliputi :
• Intalasi penerangan dalam
• Lampu ruangan
b. Pengecekan menggunakan infrared
c. Pengecekan pipa hydrant
d. Pemeliharaan Fire Alarm
e. Pengecekan pipa pembuangan air kotor
( FD )
f. Sprinkler dan penangkal petir
g. Checklist Rutin ❖ Setiap hari
II. di Luar gedung ❖ 4 bulan sekali
a. Pemeriksaan meliputi :
• Lampu taman
• Instalasi penerangan luar
b. Pengecekan dengan infrared
c. Pengecekan instalasi pipa hydrant
d. Pemberian chemikal intalasi pipa
❖ Setiap hari
pembuangan ( FD )
e. Checklist Rutin
9 Pemeliharaan Groundtank
a. Pembersihan dan pengurasan ❖ 6 bulan sekali
10 Pemeliharaan Rooftank
a. Pembersihan dan pengurasan ❖ 6 bulan sekali
11 Pemeliharaan Transformator
a. Pengecekan conection meliputi : ❖ 4 bulan sekali
• elastimol
• baut busbar
b. Pengecekan oli trafo ❖ 4 bulan sekali
c. Pengecekan temperatur ❖ 4 bulan sekali
d. Checklist rutin ❖ Setiap hari
12 Pemeliharaan solar water heater
a. Pembersihan ❖ 3 bulan sekali
b. Pengurasan ❖ 3 bulan sekali
c. Pengecekan elemen ❖ 3 bulan sekali
d. Pengecekan conection power supply ❖ 3 bulan sekali
e. Pengecekan instalasi pipa ❖ 3 bulan sekali
f. Checklist rutin ❖ Setiap hari
B. LAPORAN PELAKSANAAN
Laporan pelaksanaan pemeliharaan mekanikal elektrikal dilaporkan kepada Kepala Bagian
Bangunan Biro Umum Sekretariat Kementerian Sekretariat Negara setiap bulan secara berurutan dan
terinci yang meliputi :
- item pemeliharaan;
- jadwal waktu pelaksanaan;
- jumlah fasiltas/peralatan/perlengkapan yang ada (sesuai kontrak);
- kondisi fasilitas/peralatan/perlengkapan;
- penanganan/tindakan jika fasilitas/peralatan/perlengkapan rusak/umur pakai.
VI
TENAGA OPERASIONAL
Tenaga Operasional Pemeliharaan Mekanikal Elektrikal :
Untuk menunjang pelaksanaan pemeliharaan yang terencana harus didukung dengan tenaga yang
sudah menguasai tehnik bidang Listrik, Mesin dan Plumbing adapaun pengaturan tugas dan pelaksanaan
sesuai dengan masing - masing bidang meliputi:
I. Pemeliharaan Mekanikal dan Elektrikal dalam dan luar Gedung Kemensetneg RI Hanggar Pesawat
Dan VVIP/VIP Sasana Manggala Praja,:
NO JENIS PEKERJAAN JUMLAH TEKNISI
1 Teknisi gedung (Listrik, Mesin dan Plumbing) 3 Orang
2 Administrasi 1 Orang
3 Koordinator Lapangan 1 Orang
Adapun pelaksanaan kerja dan jadwal waktu untuk teknisi disesuaikan dengan kebutuhan dan
telah diatur dalam jadwal piket malam. Jumlah teknisi 2 orang untuk piket malam yang dikoordinasikan
oleh Koordinator Lapangan.
1. Absensi/kehadiran kerja:
a. Shift 1 (satu) Senin – Sabtu
- Melakukan pencatatan kehadiran kerja paling lambat jam 07.00 WIB
- Melakukan pencatatan kepulangan kerja paling cepat jam 16.30 WIB
b. Shift 2 (dua) Senin – Minggu
- Melakukan pencatatan kehadiran kerja paling lambat jam 16.00 WIB
- Melakukan pencatatan kepulangan kerja paling cepat jam 07.00 WIB
c. Non Shift Hari Sabtu & Minggu ( Standby )
- Melakukan pencatatan kehadiran kerja paling lambat jam 07.00 WIB
- Melakukan pencatatan kepulangan kerja paling cepat jam 07.00 WIB
2. Jam kerja:
a. Shift 1 (satu) Senin – Sabtu
Pelaksanaan jam kerja pemeliharaan mekanikal dan elektrikal :
- Jam kerja : 07.00 WIB - 16.30 WIB
- Jam istirahat : 12.00 – 13.00 WIB
b. Shift 2 (dua) Senin - Minggu
Pelaksanaan jam kerja pemeliharaan mekanikal dan elektrikal :
- Jam kerja : 16.00 WIB - 07.00 WIB
- Jam istirahat : 18.00 – 19.00 WIB
c. Non-Shift Hari Sabtu & Minggu ( pagi - malam )
Pelaksanaan jam kerja pemeliharaan mekanikal dan elektrikal :
- Jam kerja : 07.00 WIB - 07.00 WIB
- Jam istirahat : 12.00 WIB - 13.00 WIB & 18.00 WIB - 19.00 WIB
3. Peralatan Kantor
Di gunakan untuk menunjang kegiatan pemeliharaan yaitu :
• Mendokumentasikan setiap kegiatan pemeliharaan;
• Menginput data hasil kegiatan pemeliharaan kedalam format laporan kerja;
• Membuat laporan kegiatan pemeliharaan harian, mingguan dan bulanan;
• Membuat jadwal operasional kegiatan pemeliharaan;
• Merekam kehadiran tenaga kerja;
• Mobilisasi tenaga kerja, barang dan dokumen.
NO. PERALATAN KANTOR
1 Komputer
2 Printer
3 Mesin Absen
4. Sanksi/Pelanggaran Kerja:
a) Absensi/kehadiran Kerja
• Shift 1 (satu) Senin – Sabtu
- Apabila melakukan keterlambatan pencatatan kehadiran/absensi masuk kerja melebihi
07.00 WIB, diwajibkan menggantikan keterlambatan tersebut atau pulang lebih akhir
sesuai dengan jam keterlambatan (maksimal 30 menit) serta menyelesaikan semua
kewajiban kerja yang menjadi tanggung jawab pada hari tersebut.
- Apabila keterlambatan melebihi 30 menit sesuai dengan ketentuan, maka kontraktor
pelaksana diwajibkan menggantikan personil (tenaga kerja) tersebut dengan yang lain.
- Adapun untuk keterlambatan masuk kerja akan di berikan dispensasi sebanyak 3 kali
dalam 1 bulan, dan untuk absensi pulangnya diwajibkan menggantikan keterlambatan
tersebut atau pulang lebih akhir sesuai dengan jam keterlambatan (maksimal 30 menit)
serta menyelesaikan semua kewajiban kerja yang menjadi tanggung jawab pada hari
tersebut.
• Shift 2 (dua) Hari Senin s.d Jumat
- Apabila melakukan keterlambatan pencatatan kehadiran/absensi masuk kerja melebihi
17.00 WIB, diwajibkan menggantikan keterlambatan tersebut atau pulang lebih akhir
sesuai dengan jam keterlambatan (maksimal 30 menit) serta menyelesaikan semua
kewajiban kerja yang menjadi tanggung jawab pada hari tersebut.
- Apabila keterlambatan melebihi 30 menit sesuai dengan ketentuan, maka kontraktor
pelaksana diwajibkan menggantikan personil (tenaga kerja) tersebut dengan yang lain.
• Non Shift Hari Sabtu & Minggu ( Standby )
- Apabila melakukan keterlambatan pencatatan kehadiran/absensi masuk kerja melebihi
07.00 WIB, diwajibkan menggantikan keterlambatan tersebut atau pulang lebih akhir
sesuai dengan jam keterlambatan (maksimal 30 menit) serta menyelesaikan semua
kewajiban kerja yang menjadi tanggung jawab pada hari tersebut.
- Apabila keterlambatan melebihi 30 menit sesuai dengan ketentuan, maka kontraktor
pelaksana diwajibkan menggantikan personil (tenaga kerja) tersebut dengan yang lain.
b) Peraturan Kerja
• Apabila personil (tenaga kerja) tidak melaksanakan kewajiban kerja harian sesuai dengan
dokumen kontrak/yang dipersyaratkan, maka akan dikenakan teguran tertulis sampai dengan
sanksi pemotongan gaji bulanan dan pemotongan gaji tersebut di laporkan kepada pengguna
jasa/PPK untuk di tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang berlaku.
• Sanksi terhadab ketidak hadiran dan lain lain akan diatur lebih lanjut di kontrak pekerjaan
• Pengguna jasa berhak meminta penggantian personil (tenaga kerja) apabila dianggap kurang
kompeten atau tidak dapat memenuhi kewajiban kerja sesuai yang diminta/dipersyaratkan
dan penyedia jasa/kontraktor pelaksana wajib memenuhi permintaan yang diajukan
pengguna jasa.
• Personil (tenaga kerja) tidak diperkenankan melakukan pekerjaan diluar pemeliharaan
mekanikal elektrikal yang terdapat di dalam dokumen kontrak, kecuali untuk tindakan darurat
dan membutuhkan penyelesaian sementara untuk penanggulanganya serta harus mendapat
persetujuan dari pengguna jasa/PPK. Apabila personil (tenaga kerja) diketahui melakukan
pekerjaan di luar kontrak pemeliharaan pada jam kerja, maka tenaga kerja dan perusahaan
akan dikenakan sanksi ringan sampai dengan yang terberat.
• Jika terdapat tenaga kerja/personil berhalangan hadir, perusahaan wajib mengatur
ketersediaan tenaga kerja/personil agar pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan tidak
terganggu.
c) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
• Jaminan kesehatan wajib diberikan kepada pekerja dari pemberi kerja Sesuai Perpres Nomor
19 Tahun 2016 Tentang perubahan kedua atas Perpres Nomor 12 Tahun 2013 Tentang
Jaminan Kesehatan.
• Personil (tenaga kerja) wajib menggunakan peralatan K3 sesuai standar (Tabel
Perlengkapan). Apabila tidak menggunakan peralatan tersebut maka akan dikenakan teguran
tertulis/sanksi 1, 2, dan 3 sampai dengan penggantian tenaga kerja karena dianggap tidak
mau mengikuti aturan yang ada (sanksi tersebut akan dianulir apabila pergantian tahun).
No. Nama Perlengkapan
1 Helm
2 Safety Shoes
3 Gloves
4 Ear Plug
5 Safety Glasses
6 Pakaian Kerja
7 Body Harness
5. Personil/Tenaga Kerja :
a. untuk gaji/upah personil (tenaga kerja) wajib memenuhi standar upah minimum Pemerintah
Daerah Provinsi DKI Jakarta sesuai dengan aturan terbaru/terakhir.
b. wajib diberikan hak cuti sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku serta tidak dikenakan sanksi pemotongan gaji/gaji
dibayarkan penuh.
Tugas Pokok Personil
1. Koordinator Lapangan
• Membuat rencana kerja dan pemeliharaan dan penugasan bersama – sama Kasubag
Pengawasan Bangunan (owner)
• Mengatur dan mengkoordinir pekerja harian sesuai dengan bidangnya
• Mengatur penggunaan peralatan dan bahan
• Membuat laporan kepada Kasubag Pengawasan Bangunan (owner) secara rutin
2. Teknisi / Pelaksana
• Melaksanakan pekerjaan pengoperasian,perbaikan dan perawatan alat dan fisik gedung
• Memberikan masukan perihal jadwal pemeliharaan rutin dan pemeliharaan perbaikan
• Melakukan inspeksi dan pencatatan ( checklist harian secara rutin )
• Membuat laporan kepada Koordinator Lapangan
3. Administrasi
• Mendokumentasikan setiap kegiatan pemeliharaan;
• Menginput data hasil kegiatan pemeliharaan kedalam format laporan kerja;
• Membuat laporan kegiatan pemeliharaan harian, mingguan dan bulanan;
• Membuat jadwal operasional kegiatan pemeliharaan;
• Merekam kehadiran tenaga kerja;
• Mobilisasi tenaga kerja, barang dan dokumen.
VII
SISTEM PELAPORAN PEMELIHARAAN
MEKANIKAL ELEKTRIKAL
A. SISTEM PELAPORAN PEMELIHARAAN
Sistem pelaporan pemeliharaan mekanikal dan elektrikal meliputi sebagai berikut :
a. Ceklist harian ( termasuk mencatat kartu cheklist ),
b. Laporan mingguan,
c. Laporan bulanan,
d. Dokumentasi.
Dalam konteks pelaksanaan pemeliharaan gedung serta fasilitas dan kelengkapan gedung
dilakukan pelaporan dengan sistem yang baik untuk bertujuan yaitu :
• Reliabilitas (kehandalan)
• Avalaibilitas (ketersediaan)
• Memperpanjang umur teknis
• Memberi nilai tambah
Untuk mencapai hal tersebut maka manajemen pemeliharaan harus membuat jadwal
pemeliharaan sesuai dengan spesifikasinya baik fisik gedung maupun instalasi mekanikal dan elektrikal
yang terpelihara dengan baik dan memenuhi Standar Operasional Prosedur dan berdasarkan acuan-
acuan yang telah disebutkan diatas sehingga semua pemeliharaan dapat menghasilkan output maksimal
sesuai dengan permintaan owner / pengguna.
Maksud dari ceklist dalam pelaksanaan pemeliharaan mekanikal elektrikal adalah untuk
mengetahui kerusakan dini yang diakibatkan oleh faktor usia, alam, dan lain-lain dapat dideteksi secara
awal dan langsung mendapat respon agar peralatan mekanikal tersebut tidak akan rusak terlalu parah
apabila dideteksi lebih awal dengan melakukan ceklist harian.
Adapun tujuan dari ceklist harian dalam pemeliharaan mekanikal elektrikal adalah untuk mendeteksi
kondisi normal dan abnormal peralatan mekanikal elektrikal yang bertujuan untuk meningkatkan
prosedur peralatan mekanikal tersebut dan untuk mencegah ketidaknormalan dan kemudahan dalam
mendeteksi kondisi peralatan mekanikal elektrikal tersebut.
B. MANEJEMEN KESEMATAN KESEHATAN KERJA (K3)
Fungsi pemeliharaan (maintenance) berkaitan dengan upaya mempertahankan kemauan dan
kemampuan kerja melalui penerapan program yang dapat meningkatkan loyalitas dan kebanggaan kerja.
Pemeliharaan kemampuan dan kemauan kerja meliputi :
• Program keselamatan dan kesehatan kerja
• Hubungan industril
• Organisasi serikat pekerja
Setiap pelaksana pemeliharaan harus memiliki sertifikat pelatihan K3 sebagai tujuan untuk mencegah
dan mengurangi kecelakaan kerja sesuai dengan UU NO.1 tahun 1970, Permenaker
NO.Per.02/Men/1992 dan Permenaker No.Per.04/Men/1987.
Aspek – aspek sistem manajemen K3
Bagian dari sistem manajemen keseluruhan meliputi :
• Struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumberdaya.
• Pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian, pemeliharaan, kebijakan keselamatan dan
kesehatan kerja
• Pengendalian resiko
Tujuan dan sasaran
• Menciptakan sistem keselamatan dan kesehatan di tempat kerja
• Melibatkan unsur manajemen, pekerja, kondisi dan lingkungan kerja yang terintegrasi
• Mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit
• Tempat kerja yang aman, efisien dan produktif
Komitment dan kebijakan
• Organisasi K3 termasuk dalam posisi penentu keputusan
• Anggaran, tenaga kerja berkualitas, sarana memadai
• Personil bertanggung jawab, wewenang, kewajiban yang jelas
• Perencanaan terorganisasi
• Penilaian kinerja dan tindak lanjut
Mengingat sangat pentingnya K3 tersebut maka setiap perusahan yang telah memiliki lebih dari seratus
tenaga kerja wajib memiliki keahlian K3 sesuai dengan undang – undang.
VIII
METODE DAN SOP PEMELIHARAAN
MEKANIKAL ELEKTRIKAL
A. METODE DAN SOP PEMELIHARAAN MEKANIKAL
Metode dan standar operasional prosedur meliputi pemeriksaan, pengujian, pemeliharaan
mekanikal.
a. Komponen Air Conditioning
Pemeliharaan sistem Air conditionning harus memperhatikan mutu udara dalam bangunan agar
tidak menimbulkan dampak pada kesehatan dan kenyaman manusia. Pemeliharaan yang baik terhadap
salah satu peralatan akan menentukan bagaimana kesiapan dan kelangsungan operasi peralatan
tersebut. Dengan pemeliharaan yang baik maka diharapkan life time dari suatu peralatan akan menjadi
lebih panjang, dan dioperasikan setiap saat.
1. AC
Unit AC dapat dibagi menjadi beberapa bagian besar seperti :
• Compressor
• Condensor / evaporator
• PCB
Pemeliharaan secara rutin terhadap item tersebut diatas menjadi penentu beroperasinya peralatan AC
tersebut dengan baik.
❖ Compressor
Merupakan jantung dari unit AC yang hampir sebagian dalamnya bergerak. Oleh sebab itu
pemeriksaan kompresinya secara berkala adalah keharusan. Kompresi dari compresor diukur dari sisi
tekanan tinggi (disharge) dan sisi tekanan rendah (suction). Tekanan diukur dengan menggunakan
pressure gauge.
Demikian juga dengan motor compresor sebagai penggerak, arus yang masuk dan tegangannya diukur
dengan menggunakan Tang Ampere dan harus diukur secara berkala, dan juga harus di megger apabila
diperlukan.
Dengan menggunakan pressure gauge tekanan oli sebagai pelumas bagian yang bergerak dalam
compressor diukur secara periodik, sedangkan level oli harus diperhatikan dan tidak boleh lebih rendah
dari persyaratan yang telah ditentukan oleh pabrik.
❖ Condensor / Evaporator
Apabila perpindahan panas dari pada kedua heat exchanger nya itu tidak baik,maka temperatur
yang diinginkan tidak akan tercapai.
Untuk mengetahui perpindahan panas baik atau tidak maka tekanan refrigrent pada condensor harus
diukur secara rutin.Dan khusu untuk condensor,motor fan yang berfungsi untuk menggerakan udara
pendingin harus diperiksa.
Untuk pembersihan unit condensor dan evaporator AC dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan
menggunakan peralatan pembersih Jet Cleaner Pump dan air bersih. Pembersihan condensor dan
evaporator AC pada periode berikutnya ditambah dengan tahapan pembersihan menggunakan chemical
applied yang diencerkan dengan air bersih dengan perbandingan 1:1.
❖ PCB
Komponen pada Panel power diperiksa secara rutin terutama pda contact shoe apakah baik
atau sudah tidak baik. Demikian juga terminal-terminal kabel apakah ada yang kendor atau tidak
kendor.Semua setting point harus di readjust secara berkala, terutama pada komponen yang
berhubungan dengan safety device.
2. GENERATOR SET
Genset merupakan pembangkit tenaga listrik yang memiliki tenaga pengeraknya dikopel atau
dihubungkan dengan suatu engine (diesel). Agar genset dapat beroperasi dengan baik, perlu dilakukan
atau dilaksanakan pemeliharaan secara berkala dan rutin. Pemeliharaan dengan rekomendasi pabrik
atau prosedur yang berlaku. Dalam pelaksanaan pemeliharaan, dilakukan pemeriksaan (inspection)
pada mesin-mesin dan bagian lainnya baik pada penggeraknya maupun pada pembangkitnya terhadap
kerusakan atau keausan.
Pemeliharaan dapat dilakukan baik pada penggeraknya maupun generatornya, dengan prosedur
sebagai berikut :
a. Pemeliharaan secara berkelanjutan
b. pemeliharaan secara berkala (periodik)
a. Pemeliharaan berkelanjutan.
Pemeliharaan yang harus dilakukan 1 minggu sekali diantaranya :
• Membersihkan kotoran atau debu pada loby genset
• Memeriksa level pelumas
• Memeriksa level bahan bakar
• Memeriksa level air pendingin/radiator
• Memeriksa dan mencatat penunjuk Volt meter
• Memeriksa dan mencatat penunjuk temperatur
• Memeriksa dan mencatat penunjuk tegangan accu
• Memeriksa dan menambahkan air accu
• Menghidupkan/memanaskan mesin selama 10 menit
• Memeriksa dan mencatat penunjuk waktu pengoperasian.
b. Pemeliharaan secara berkala (periodik)
Jika ditinjau berdasarkan jam, setelah beroperasi 125 jam kerja :
• Membersihkan saringan minyak pelumas
• Membersihkan saringan udara
• Memriksa baut dan mur kerasi bila perlu
• Lager-lager dilumasi
Jika ditinjau berdasarkan jam, setelah beroperasi 250 jam kerja :
• Membersihakan saringan minyak pelumas
• Membersihkan saringan udara
• Memeriksa baut dan mur kerasi bila perlu
• Lager-lager dilumasi
• Mengganti saringan minyak pelumas
• Pelindung seng diperiksa
• Penggerak ban diperiksa dan pompa air dilumasi
• Setelan katub dicek/disesuaikan
• Setelan putaran dan selenoid pemati dicek dan dilumasi
• Periksa ACCU
Jika ditinjau berdasarkan jam, setelah beroperasi 2000 jam kerja :
• Lager-lager pompa pendingin dan rol penunjang diperiksa/diganti
• Kopling elastis dan dudukan elastis diperiksa
• Katup-katup penyemprotan diperiksa
• Saringan bahan bakar diganti
• Pipa-pipa udara diperiksa
• Thermostat diperiksa
• Pendingin air dibersikan
• Ruang air pendingin diperiksa
• Kompensator getaran diganti
• Oli cooler dibersihkan/diganti
• Kalborstel starter diperiksa/diganti
Setelah beroperasi mencapai 4000 sampai dengan 5000 jam kerja perlu diadakan perawatan service
tambahan (overhaul) dan setelah mencapai 9000 jam kerja supaya diadakan General Overhoul. Bila
ditinjau berdasarkan penggunaan waktu.
3. PLUMBING
a. Pemeliharaan saluran air kotor
• Periksa saluran tegak air kotor pada bangunan, terutama saluran yang menggunakan bahan
PVC, periksa pada setiap sambungan yang menggunakan lem sebagai bahan
penyambungnya bila ada kebocoran/kerusakan segera melaporkan kepada Bagian
Bangunan.
• Bersihkan saluran terbuka air kotor pada bangunan dari barang-barang yang dapat
menggangu aliran air dalam saluran, sekurang-kurangnya 4 (empat) bulan sekali.
• Pada saluran tertutup air kotor, periksa melalui bak kontrol saluran agar saluran tidak
tersumbat.
b. Pemeliharaan saluran air bersih
• Saluran air bersih yang memerlukan pengamatan adalah saluran PVC yang tidak terlindung
dari panas sinar matahari.
• Tambahkan penggantung pada dinding untuk menopang atau menyanggah pipa PVC bila
ada penggantung yang lepas.
• Bila ada kebocoran pada saluran air bersih matikan aliran air dari stop kran yang ada
kemudian segera melaporkan kerusakan pada Bagian Bangunan.
5. WATER HEATER
Prosedur pemeliharaan waterheater saat pembersihan dan pengurasan yaitu :
• Matikan aliran listriknya
• Alirkan dari kran air panas, selama 10 menit agar kotoran yang ada dalam tangki waterheater
menjadi bersih.
• Lakukan pembersihan/service sesuai dengan petunjuk pemasangan setiap 6 bulan sekali
• Usahakan pembersihan lebih sering apabila menggunakan air sumur.
6. HYDRANT
Prosedur pemeliharan hydrant meliputi pemeliharaan yang menyangkut semua peralatan
hydrant meliputi :
a. instalasi pipa
memeriksa semua pemipaan yang berada dalam gedung terutama instalasi pipa apabila ada
kebocoran tutup kran yang berhubungan dengan jalur pemipaan tersebut kemudian segera
melaporkan kerusakan pada Bagian Bangunan.
b. pompa hydrant
melakukan pemeriksaan rutin supaya pompa hydrant berfungsi dengan baik, pemeliharan
pompa hydrant meliputi :
c. Elektrik pump
Melakukan pemeriksaan eletrik pump meliputi :
- memeriksa kondisi bearing motor dan pompa
- pemberian pelumas bearing
- memeriksa kondisi karet kopel dan kopel
- memeriksa tekanan hisap dan suplay
- pembersihan seluruh bagian unit pump
d. Jockey pump
Melakukan pemeliharaan jockey pump meliputi :
- memeriksa kondisi bearing motor dan pompa
- pemberian pelumas bearing
- memeriksa kondisi karet kopel dan kopel
- memeriksa tekanan hisap dan suplay
- pembersihan seluruh bagian unit pump
e. Diesel hydrant
Melakukan pemeliharaan diesel hydrant meliputi :
- memeriksa oli
- memeriksa air accu
- memeriksa filter
- memeriksa air radiator
- pembersihan seluruh body unit
f. Aksesoris hydrant
Melakukan pemeliharaan aksesoris hydrant berupa :
- hydrant box
- hydrant pilar
- siamese
- selang
- nozzel
- mata jet
- APAR
- pressure tank
- tekanan preasure tank sesuai prosedur dinas kebakaran yaitu 12 kg
g. Pengetesan
Melakukan pengetesan sistem hydrant dengan menggunakan selang hydrant apakah tekanan air yang
keluar bisa mencakup lokasi gedung atau melakukan simulasi dengan pihak-pihak terkait untuk uji
kelayakan sistem peralatan pemadam kebakaran dalam gedung.
B. METODE DAN SOP PEMELIHARAAN ELEKTRIKAL
Metode dan standart operasonal prosedur meliputi pemeriksaan, pengujian, pemeliharaan elektrikal.
Pemeliharaan sistem elektrikal pada bangunan gedung meliputi pekerjaan :
a. Pemeliharaan instalasi listrik dan penerangan perlu memperhatikan penghematan energi listrik
b. Pemeliharaan panel distribusi tegangan menengah (TM) dan tegangan rendah (TR)
c. Pemeliharaan panel panel listrik di tiap-tiap lantai gedung
d. Pemeliharaan genset beserta kelengkapannya
e. Memeriksa kondisi operasi peralatan listrik dengan menggunakan alat infra red dan thermograf
investigation
Tabel Metode pemeliharaan Elektrikal :
NO SUB - SISTEM KEGIATAN RINCIAN KEGIATAN
1 POWER SUPLAY Inspection - relay pengaman
- Transformator - bushing
- terminal
- dudukan transformator
- temperature transformator
- kondisi fisik transformator
- peralatan pengaman dan
pengukuran
- koneksi kabel pada bushing dan
sistem pentanahan
- penyesuaian temperatur dan
kondisi udara diruangan trafo
2 SISTEM DISTRIBUSI Inspection - komponen panel TM ( load
A. Panel Tegangan breaker switch, earthing switch,
Menengah HRC fuse, lightning arrester,
interlock sistem, peralatan
pengukuran dan peralatan
bantunya )
- pengukuran tahanan pentanahan
- pengukuran dan pembersihan
tahanan kontak LBS dan earthing
switch
- pengujian interlock secara
elektrikal
dan mekanikal pada panel TM
B. Panel Distribusi Utama Inspection - pemeriksaan rumah panel
Tegangan Menengah - pemeriksaan kondisi kabel
( LVMDP ) feeder dan kabel control
a. Rumah Panel - terminal kabel mur dan baut
- perapian jalur kabel pada
Panel
- pengencangan kabel mur dan
Baut
NO SUB - SISTEM KEGIATAN RINCIAN KEGIATAN
b. Komponen Peralatan Inspection - pemeriksaan peralatan
Proteksi Proteksi
- pengujian trip MCCB dan
MCB dengan menggunakan
current injector
c. Bushbar Inspection - pemeriksaan panel busbar
- pemeriksaan kabel dan circuit
breaker
- pengencangan terminal kabel
dan circuit breaker
d. Alat pengukur Inspection - pencatatan penunjuk semua alat
ukur
- pencatatan kurva beban listrik dari
output trafo
- evaluasi dan penanggulangannya
dari hasil pencatatan
- pemeriksaan terminal kabel ke
Meteran
- pengencangan semua kabel
- kalibrasi semua peralatan ukur
pada panel
e.Pilot lamp dan Fuse Inspection - fungsi pilot lamp tiap-tiap fase
- pemeriksaan terminasi pilot lamp
pada Panel
f. Kabel Feeder Tegangan Inspection - kabel-kabel feeder,rak kabel,
Menengah sambungan terminasi dan
peralatan bantunya
- kondisi fisik kabel feeder
- perapihan kabel feeder
- pengukuran tahanan dengan
megger
- pengukuran dengan infra red
- pengukuran dengan thermograf
h. Bushduct Inspection - kondisi fisik bushduct
- pengukuran tahanan isolasi
- pengujian MCCB/MCB dalam tap
off box bushduct
3 BEBAN LISTRIK Inspection
A. Panel – Panel Beban - pemeriksaan kondisi fisik
a. MCCB dan MCB - pengujian trip MCCB dan
MCB
NO SUB - SISTEM KEGIATAN RINCIAN KEGIATAN
b. Bushbar Inspection - pemeriksaan kondisi fisik busbar
panel- panel beban
- pemeriksaan terminasi kabel dan
circuit breaker
- pengencangan terminasi kabel dan
circuit breaker
c. Alat pengukur Inspection - pencatatan penunjuk semua alat
ukur ( kwh meter,volt
meter,amperemeter )
- evaluasi hasil pencatatan
- pemeriksaan terminasi pada kabel
meteran
- pengencangan terminasi kabel,mur
baut
- kalibrasi semua alat ukur
d. Pilot Lamp Inspection - fungsi pilot lamp tiap-tiap fase
- pemeriksaan terminasi pilot lamp
pada Panel
- pengencangan terminasi pada pilot
Lamp
B. Sistem Penerangan Inspection - pengamatan setiap titik lampu
- kondisi bateray back up pada
lampu emergency
- pengukuran intensitas lampu
penerangan dengan luxmeter
- pengujian tahanan isolasi dengan
megger 500 V
Penggantian - penggantian bola lampu bila rusak
peralatan dan lampu atau mati
bila rusak
NO SUB - SISTEM KEGIATAN RINCIAN KEGIATAN
C.Sistem Control Inspection - pemeriksaan dan pengamatan
penerangan pada titik lampu
- kondisi control secara keseluruhan
transmission,terminal,transformator
relay, output contact terminal,
instalasi dan peralatan bantunya
D. Stop Kontak dan Saklar Inspection - pemeriksaan dan pengamatan dari
fungsi stop kontak dan saklar
- pengecekan instalasi dengan
megger 500V
NO SUB - SISTEM KEGIATAN RINCIAN KEGIATAN
E. Under floor duct dan atau Inspection - pemeriksaan dan pengamatan
riezed floor sistem seluruh service box dan junction
box termasuk seluruh outletnya
- pemeriksaan tahanan stop kontak
dalam floor duct dan floor dengan
megger
- pengujian tahanan isolasi stop
kontak dalam floor dengan megger
F. Sistem Pentanahan/ Inspection - pengamatan seluruh bak control
Sistem Penangkal Petir termasuk koneksi kabelnya
- pengukuran tahanan bila tahanan
di atas standart
- perbaikan tahanan bila tahanan
diatas standart
- pengukuran tahanan
Standar Operasional Prosedur
Metode pengoperasian untuk sistem kelistrikan adalah sebagai berikut :
1. Transformator
Sebelum melakukan pengoperasian dilakukan pemeriksaan antara lain :
- Memastikan transformator dalam keadaan bersih
- Memeriksa semua sambungan kabel pada terminal transformator dalam posisi benar dan
kuat
- Pemeriksaan transformator secra periodik secra terus menerus
2. Panel Tegangan Menengah
Sebelum dilakukan pengoperasian dilakukan pemeriksaan antara lain :
- Panel dalam keadan bersih
- Memeriksa semua sambungan kabel pada terminal dalam posisi benar dan kuat
- Pemeriksaan pilot lamp untuk mengetahui incomming power telah ada
- Pemastian tegangan incomming sama dengan tegangan sistem yang
diinginkan,dengan mengamati Voltmeter melalui selector switch
- Pencatatan petunjuk pengukuran setiap hari antara lain :
• Tegangan Input
• Tegangan Output
• Frekuensi
• Ampere
• KWH Meter
• KVARH Meter
3. Panel Tegangan Rendah
Sebelum dilakukan pengoperasian dilakukan pemeriksaan meliputi :
- Panel dalam keadan bersih
- Memeriksa semua sambungan kabel pada terminal dalam posisi benar dan kuat
- Pemeriksaan pilot lamp untuk mengetahui incomming power telah ada
- Pemastian tegangan incomming sama dengan tegangan sistem yang diinginkan,dengan
mengamati Voltmeter melalui selector switch
- Pencatatan petunjuk pengukuran setiap hari antara lain :
• Tegangan Input
• Tegangan Output
• Frekuensi
• Ampere
• KWH Meter
Melakukan analisa dan membuat kurva beban bulanan sebagai bahan untuk evaluasi akan
kebutuhan beban maupun mengevaluasi apabila terjadi adanya ganguan
4. Diesel / Generator Set
Catu Daya pada bangunan berasal dari PLN yang di back up dengan genset dimana
Pengoperasiannyan dapat dilakukan 2 sistem yaitu ;
1. Secara Manual dengan langkah :
- Terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan bahan bakar, terminal baterai, air accu,air radiator,
Vbelt oli pelumas dan panel-panel.
- Putar selctor switch pada posisi manual
- Tekan tombol start, maka enset akan beroperasi secara manual
- Setelah genset berjalan ± 3 – 5 menit selanjutnya
- Tekan tombol ON untuk menjalakan interlock MCCB secara manual
- Cara mematikan tekan tombol riset
2. Secara Automatic
- Pemeriksaan terhadap bahan bakar, bateray, air accu, air radiator, Vbelt dan oli Pelumas
- Pindahkan selector switch pada posisi automatic
- Genset akan standby dan akan hidup pada saat PLN padam atau dilakukan secara manual
dengan mematikan Cubicle