| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0805022373541000 | Rp 916,149,600 | 75.29 | 80.23 | - | |
| 0210752473423000 | Rp 982,083,600 | 94.5 | 94.26 | - | |
PT Badr Interactive | 03*6**9****12**0 | Rp 995,181,600 | 78.04 | 80.85 | - |
| 0704511484063000 | Rp 995,847,600 | 79 | 81.6 | - | |
| 0964114557043000 | - | - | - | - | |
PT Informatika Media Pratama | 09*7**7****05**0 | - | - | - | - |
| 0823568662615000 | - | - | - | - | |
| 0029009008008000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi kualifikasi pada tanggal 15 Mei 2024 | |
| 0316698257002000 | - | - | - | - | |
| 0013307335005000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi kualifikasi | |
PT Sadasa Akademi | 04*1**7****41**0 | - | - | - | - |
Fab City Indonesia | 03*8**4****46**0 | - | - | - | - |
| 0013569033015000 | - | - | - | - | |
| 0023331325424000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi dan pembuktian kualifikasi | |
| 0027792530423000 | - | - | - | - | |
| 0800872533002000 | - | - | - | - | |
| 0745982538011000 | - | - | - | - | |
| 0029296340061000 | - | - | - | - | |
| 0016783466428000 | - | - | - | - | |
| 0027559095411000 | - | - | - | - | |
| 0022444483421000 | - | - | - | - | |
| 0708820691428000 | - | - | - | - | |
Mifa Sejahtera | 06*9**1****01**0 | - | - | - | - |
| 0023140650009000 | - | - | - | - | |
| 0013628110015000 | - | - | - | - | |
PT Proxsis Biztech Global | 04*4**9****18**0 | - | - | - | - |
| 0401941398542000 | - | - | - | - | |
| 0026052803008000 | - | - | - | - | |
| 0033443086011000 | - | - | - | - |
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
SATKER / SKPD : KANTOR PUSAT DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN
NEGARA
NAMA PPK : YUZUARDI HABAN
NAMA PEKERJAAN : PENGADAAN PENGEMBANGAN MODUL KND
TAHUN ANGGARAN 2024
KERANGKA ACUAN KERJA
PENGADAAN PENGEMBANGAN MODUL KND
TAHUN ANGGARAN 2024
I. LATAR BELAKANG
Berdasarkan Undang-undang nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan
Negara, Presiden selaku Kepala Pemerintahan memegang kekuasaaan pengelolaan
keuangan negara dan menguasakan kepada Menteri Keuangan selaku Chief
Financial Officer (CFO) dan Menteri Keuangan sebagai wakil pemerintah dalam
kepemilikan Kekayaan Negara Dipisahkan (KND). KND adalah kekayaan negara
yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau sumber lainnya
yang diinvestasikan secara jangka panjang dan berkelanjutan oleh Pemerintah Pusat
dan dikelola secara terpisah dari mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara.
Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2003
tentang Pelimpahan Kedudukan, Tugas dan Kewenangan Menteri Keuangan Pada
Perusahaan Perseroan (Persero), Perusahaan Umum (Perum), dan Perusahaan
Jawatan (Perjan) kepada Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, pembinaan
dan pengawasan Perusahaan Negara dikuasakan kepada Menteri BUMN kecuali
untuk penatausahaan PMN dan perubahannya, pengusulan PMN yang bersumber
dari APBN, dan pendirian Persero, Perum, Perjan dan perubahan bentuk hukum
Perjan.
Aplikasi Modul Kekayaan Negara Dipisahkan (Modul KND) merupakan aplikasi
yang telah dibangun sejak tahun 2013 untuk membantu dalam melakukan
penatausahaan Kekayaan Negara Dipisahkan yang terdapat pada Badan Usaha
Milik Negara (BUMN)/Lembaga lainnya sekaligus sebagai tools pengolah data
laporan keuangan untuk menyajikan data proyeksi serta sebagai alat peringatan dini
(early warning system) terkait kesehatan keuangan BUMN/Lembaga. Pada tahun
2023 telah dilakukan pengembangan atau reengineering aplikasi Modul KND secara
bertahap guna menambah fungsionalitas, performa, dan memudahkan
maintainability dan rebranding menjadi aplikasi SATU KND. Adapun Modul yang
telah dilakukan reengineering di tahun 2023 lalu pada aplikasi Modul KND antara lain
Modul Kinerja Badan Usaha yang terkait bisnis proses pengelolaan dan/atau
penatausahaan BUMN maupun Badan Usaha, penyesuaian Modul Administrator,
pengembangan Modul Perencanaan dan Pelaksanaan Anggaran, serta
penambahan fitur pada Modul PMN.
Guna melengkapi fitur pada reengineering serta penyesuaian akan adanya
peraturan terbaru terkait Kekayaan Dipisahkan, maka pada tahun 2024 akan
dilaksanakan reengineering tahap berikutnya pada aplikasi Modul KND khususnya
pada Modul Manajemen User, Modul Monev PMN, dan Modul Dekomwas.
II. MAKSUD DAN TUJUAN
Kegiatan pengadaan pengembangan aplikasi Modul KND Tahun 2024
dilaksanakan dengan maksud untuk reengineering sistem aplikasi secara bertahap
guna menambah fungsionalitas, performa, dan memudahkan maintainability. Adapun
output dari kegiatan pengadaan pengembangan Aplikasi Modul KND Tahun 2024,
antara lain Modul Manajemen User, Modul Monitoring dan Evaluasi PMN, dan Modul
Dekomwas.
III. TARGET/SASARAN
Target/sasaran dari kegiatan pengadaan pengembangan Modul KND Tahun
2024, antara lain:
1. Pengembangan Modul Manajemen User yang terdiri dari menu Home dan
Manajemen User.
2. Pengembangan Modul Monitoring dan Evaluasi PMN, yang terdiri dari menu
Dashboard, Badan Usaha, Laporan, dan Pengaturan.
3. Pengembangan Modul Dekomwas, yang terdiri dari menu Dashboard, Profil
Dekomwas, FAQ, Laporan Penugasan, Badan Usaha, Referensi, dan
Rekapitulasi Dekomwas. Di samping itu, termasuk penyiapan interkoneksi
dengan aplikasi HRIS Kemenkeu.
4. Pengembangan single sign on yang dapat memudahkan user dalam mengakses
semua modul pada aplikasi SATU KND (Modul KND reengineering).
5. Interkoneksi antar-modul pada aplikasi SATU KND (Modul KND reengineering
Tahap II).
IV. NAMA ORGANISASI PENGADAAN BARANG/JASA
Nama organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan pengadaan jasa
pengembangan aplikasi Modul KND Tahun 2024 ini adalah:
Kementerian/Lembaga : Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Satuan Kerja : Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Pejabat Pembuat Komitmen : Yuzuardi Haban
V. LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup pekerjaan kegiatan pengadaan pengembangan Modul KND reengineering
Tahap II Tahun 2024 meliputi pekerjaan yang diklasifikasikan menjadi:
1. Modul Manajemen User
Modul Administrator terdiri dari beberapa menu, yaitu:
a. Home
1) Menampilkan grafik Status User. Grafik ini menampilkan jumlah dan
persentase pengguna aktif dan non aktif.
2) Menampilkan jumlah keseluruhan pengguna aplikasi SATU KND (Modul
KND reengineering Tahap II).
3) Menampilkan jumlah pengguna aplikasi SATU KND (Modul KND
reengineering Tahap II) per masing-masing modul.
b. Manajemen User
Menu Manajemen User terdiri dari 4 submenu, yaitu:
1) Role
i. Menampilkan grid data dengan kolom Role, Tipe Role, dan Modul.
ii. Terdapat aksi Tambah, Ubah, dan Hapus.
iii. Terdapat fitur pencarian berdasarkan kolom pada grid.
iv. Form Tambah Data menampilkan kolom isian untuk data Role, Tipe
Role, dan Modul.
2) User
i. Menampilkan grid data dengan kolom Username, Nama User, Tipe
User, NIP/NIK, Email, Status (Aktif/Non Aktif), Modul, Role, Login
Terakhir, aksi (User Modul dan User Role).
ii. Aksi User Modul digunakan untuk memetakan user ke modul
tertentu.
iii. Aksi User Role digunakan untuk memetakan user ke role tertentu.
iv. Terdapat aksi Tambah, Ubah, Hapus, dan Reset Password.
v. Terdapat fitur pencarian berdasarkan kolom pada grid.
vi. Form Tambah Data menampilkan kolom isian untuk data Username,
Nama User, Tipe User, NIP (muncul ketika Tipe User yang dipilih
adalah Internal Kemenkeu), NIK (muncul ketika Tipe User yang
dipilih adalah Eksternal Kemenkeu), Email, dan Password.
3) Hak Akses
i. Menampilkan grid data Grup dengan kolom Role dan Modul.
ii. Menampilkan grid data Hak Akses dengan kolom Nama Menu dan
Hak Akses.
iii. Pada submenu dilakukan pemetaan antara role tertentu dan hak
aksesnya.
4) Hak Pengelolaan Badan Usaha
i. Menampilkan grid data Daftar User dengan kolom Nama User, Tipe
User, NIP/NIK, Modul, dan Role.
ii. Menampilkan grid data Daftar Badan Usaha yang berisi keseluruhan
data Badan Usaha.
iii. Menampilkan grid data Hak Pengelolaan User yang berisi data
Badan Usaha yang dipetakan ke user tertentu.
iv. Masing-masing grid data ini memiliki fitur pencarian atas
keseluruhan kolom pada grid.
Catatan: Terdapat fitur Ubah Password.
2. Modul Monitoring dan Evaluasi PMN
a. Role pada Modul PMN terdiri dari Administrator, PIC Nomenklatur, PIC Badan
Usaha, Verifikator Badan Usaha, dan lainnya.
b. Terdiri dari 4 menu utama, yaitu Dashboard, Badan Usaha, Laporan, dan
Pengaturan.
c. Terdapat icon lonceng yang menampilkan notifikasi pada role PIC Badan
Usaha, Nomenklatur, dan Verifikator Badan Usaha.
d. Detail menu Dashboard:
1) Submenu Peta
i. Menampilkan peta Indonesia yang berisi informasi persebaran
proyek dari PMN seluruh Badan Usaha.
ii. Geotag pada peta berdasarkan inputan field “Provinsi”,
“Kabupaten/Kota”, “Longitude” dan “Latitude” pada menu Dampak
Sosial dan Ekonomi.
iii. Tooltip data PMN Peruntukan Proyek meliputi informasi Nama
Proyek, Nama Badan Usaha, Tahun PMN, Nomor Peraturan
Pemerintah, Jenis PMN, Peruntukan PMN, Alokasi Proyek, Nilai
Total Proyek, Output, Provinsi, Kabupaten/Kota, Keterangan.
iv. Tooltip data PMN Peruntukan Program meliputi informasi Nama
Program, Nama Badan Usaha, Tahun PMN, Nomor Peraturan
Pemerintah, Jenis PMN, Peruntukan PMN, Alokasi Program, Nilai
Total Program, Output, Provinsi, Kabupaten/Kota, Keterangan.
v. Tooltip data PMN Peruntukan Non Tunai meliputi informasi Nama
Proyek/Program, Nama Badan Usaha, Tahun PMN, Nomor
Peraturan Pemerintah, Jenis PMN, Jenis Non-Tunai, Alokasi
Proyek/Program, Nilai Total Proyek/Program, Output, Provinsi,
Kabupaten/Kota, Keterangan.
vi. Keseluruhan tooltip akan mengikuti data terakhir jika ada perubahan.
vii. Terdapat filter Periode, Tahun, Badan Usaha, Jenis PMN, Klaster,
dan Peruntukan PMN.
viii. Peta menggunakan layanan peta dasar dari Google Maps yang
hanya menarik data dari database (tidak menyimpan koordinat di
Google).
2) Submenu Realisasi Capaian
i. Menampilkan pie chart informasi persentase realisasi dana. Datanya
berasal dari menu Badan Usaha > submenu Capaian/Output bagian
PMN Tunai Proyek dan Program untuk chart realisasi dana dan
Capaian/Output bagian PMN Tunai Proyek untuk chart realisasi fisik.
Sistem akan menampilkan detail data saat diklik pada bagian chart.
Data yang ditampilkan adalah Nama Badan Usaha, Tahun, Nomor
PP, Nilai PMN, Klaster, Peruntukan, Sisa Dana, dan Persentase
Realisasi Dana.
ii. Menampilkan pie chart informasi persentase realisasi fisik. Datanya
berasal dari menu Badan Usaha > submenu Capaian/Output bagian
PMN Tunai Proyek dan Program untuk chart realisasi dana dan
Capaian/Output bagian PMN Tunai Proyek untuk chart realisasi fisik.
Sistem akan menampilkan detail data saat diklik pada bagian chart.
Data yang ditampilkan adalah Nama Badan Usaha, Tahun, Nomor
PP, Nilai PMN, Klaster, Peruntukan, Sisa Dana, Persentase
Realisasi Dana, dan Persentase Realisasi Fisik.
iii. Menampilkan bar chart informasi komparasi antara jumlah alokasi
PMN dan nilai proyek/program. Data berasal dari menu Badan
Usaha > submenu Dampak Sosial Ekonomi. Sistem akan
menampilkan detail data saat diklik pada bagian chart. Data yang
ditampilkan adalah Nama Badan Usaha, Tahun, Nomor PP, Jenis
PMN, Nilai PMN, dan Nilai Proyek/Program.
iv. Menampilkan bar chart informasi jumlah nilai PMN dengan
komparasi antara masing-masing jenis PMN. Datanya berasal dari
menu Badan Usaha > submenu Dampak Sosial Ekonomi. Sistem
akan menampilkan detail data saat diklik pada bagian chart. Data
yang ditampilkan adalah Nama Badan Usaha, Tahun, Nomor PP,
Jenis PMN, Nilai PMN, dan Nilai Proyek.
v. Menampilkan line chart informasi jumlah nilai total PMN per tahun.
Datanya berasal dari menu Badan Usaha > submenu Dampak Sosial
Ekonomi.
vi. Menampilkan informasi berupa Total Nilai PMN, Realisasi PMN, Sisa
Dana PMN, dan Total Nilai Proyek.
vii. Menampilkan filter Periode, Tahun, Jenis PMN, Klaster, Badan
Usaha, dan Peruntukan PMN.
viii. Terdapat fitur cetak dalam format excel, word, dan pdf.
e. Detail menu Badan Usaha:
1) Menampilkan fitur filter berdasarkan Periode, Tahun, Jenis PMN, Klaster,
Badan Usaha, dan Peruntukan PMN.
2) Menampilkan grid data dengan kolom Nomor, Badan Usaha, Tahun,
Dasar Hukum, Jenis PMN (Tunai/Non Tunai), Klaster, Peruntukan PMN,
dan Nilai PMN. Sumber data diambil dari Modul PPA dan Monev PMN
eksisting. Disamping itu terdapat aksi Hapus, Edit, dan button submenu
Kajian Bersama, Capaian/ Output, Indikator Kinerja Utama, Manfaat/
Dampak Sosial dan Ekonomi, Perubahan Dana, dan Riwayat. Submenu
Riwayat untuk melihat riwayat tanggal dan waktu kirim serta tanggal dan
waktu verifikasi data. Data yang berasal dari Modul PPA tidak dapat diedit
dan dihapus. Seluruh baris Badan Usaha yang melakukan pengembalian
PMN seluruhnya akan dihighlight merah, dan Badan Usaha yang
melakukan pengembalian PMN sebagian kolom Nilai PMN akan
dihighlight merah.
3) Submenu Kajian Bersama:
i. Menampilkan uraian Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai PMN, Jenis
PMN, Klaster.
ii. Jika Jenis PMN adalah Tunai maka akan menampilkan grid:
• Aspek Keuangan, terdiri dari:
- Tujuan Penggunaan PMN
- Peruntukan PMN: Proyek atau Non Proyek
- Nama Proyek/Program
- Lokasi
- Provinsi
- Kabupaten
- Nilai Proyek/ Program
- Komposisi Pendanaan Proyek (Optional)
- Kelayakan Keuangan: FIRR, ROE
- Aspek Ekonomi Proyek
- Kelayakan Ekonomi: EIRR, ENPV, EBCR
Nama proyek dapat ditambahkan lebih dari satu dan diikuti
sampai dengan Kelayakan Ekonomi.
• Aspek Ekonomi PMN bersumber dari Modul Perencanaan terdiri
dari Dampak Ekonomi (Input, Output, dan Outcome). Data
dampak ekonomi ini dapat ditambahkan lebih dari satu.
• Aspek Fiskal terdiri dari Potensi Penerimaan Negara, Potensi
Kontribusi kepada Pemerintah Lainnya.
• Manfaat PMN terdiri dari Manfaat bagi Perusahaan Negara atau
Badan Hukum Lainnya, Manfaat bagi Pemerintah, Manfaat bagi
Masyarakat.
iii. Jika Jenis PMN adalah Non Tunai maka akan menampilkan grid
Mapping jenis PMN Non Tunai dalam bentuk dropdown (Aset,
Saham, Konversi Piutang, Lainnya). Jika mapping telah dilakukan
maka uraian Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai PMN, Jenis PMN,
Klaster akan ditampilkan juga di submenu Capaian/ Output, Indikator
Kinerja Utama, Dampak Sosial dan Ekonomi, Laporan dan
Dashboard.
iv. Selanjutnya menampilkan grid:
• Aspek Keuangan, terdiri dari:
- Tujuan Penggunaan PMN
- Nama Proyek/Program
- Lokasi
- Provinsi
- Kabupaten
- Nilai Proyek/ Program
- Komposisi Pendanaan Proyek (Optional)
- Kelayakan Keuangan: FIRR, ROE
- Aspek Ekonomi Proyek
- Kelayakan Ekonomi: EIRR, ENPV, EBCR
Nama proyek dapat ditambahkan lebih dari satu dan diikuti
sampai dengan Kelayakan Ekonomi.
• Aspek Ekonomi PMN terdiri dari Dampak Ekonomi (Input,
Output, dan Outcome). Data dampak ekonomi ini dapat
ditambahkan lebih dari satu.
• Aspek Fiskal terdiri dari Potensi Penerimaan Negara, Potensi
Kontribusi kepada Pemerintah Lainnya.
• Manfaat PMN terdiri dari Manfaat bagi Perusahaan Negara atau
Badan Hukum Lainnya, Manfaat bagi Pemerintah, Manfaat bagi
Masyarakat.
v. Terdapat form Upload Dokumen yang terdiri dari Tanggal Kirim
Dokumen, Nama Dokumen, Tanggal Dokumen, dan aksi unggah
dokumen.
vi. Terdapat button Simpan dan Kirim.
4) Submenu Capaian/Output (untuk Jenis Peruntukan PMN Proyek):
Role PIC Badan Usaha:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, Nama Klaster, dan Peruntukan PMN.
ii. Terdapat button Tambah yang terletak di atas grid untuk
menampilkan form isian Tahun, Uraian/Penggunaan, dan Alokasi
Dana (Rp). Selanjutnya isian data yang lebih detail sebagaimana
pada poin (iii) di bawah akan diisi pada grid langsung. Form isian
Tahun, Uraian/Penggunaan, dan Alokasi Dana (Rp) hanya diisi saat
pertama kali mengisi pada submenu Capaian/Output pada Badan
Usaha tertentu. Untuk data tahun berikutnya hanya mengisi data
Tahun saja, sedangkan data Uraian/Penggunaan dan Alokasi Dana
(Rp) otomatis mengikuti tahun sebelumnya.
iii. Menampilkan grid data dengan kolom Nomor, Uraian/Penggunaan,
Alokasi Dana (Rp), Triwulan I (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp),
Realisasi Fisik (%)), Triwulan II (terdiri dari kolom Realisasi Dana
(Rp), Realisasi Fisik (%)), Triwulan III (terdiri dari kolom Realisasi
Dana (Rp), Realisasi Fisik (%)), Triwulan IV (terdiri dari kolom
Realisasi Dana (Rp), Realisasi Fisik (%)), Persentase Realisasi
Dana (%), dan Sisa Dana. Masing-masing baris data memiliki aksi
Edit dan Hapus.
iv. Persentase Realisasi Dana (%) adalah persentase Realisasi Dana
dan Sisa Dana yang diambil dari data kolom Realisasi Dana yang
diinput terakhir kali. Jika realisasi fisik sudah 100% maka khusus
untuk Perubahan Dana Persentase Realisasi Dana adalah 100%.
Total Persentase Realisasi Dana dihitung berdasarkan persentase
rata-rata tiap uraian .
v. Terdapat button Tambah untuk menambahkan data Keterangan.
Form isian terdiri dari Periode dan Keterangan. Data Keterangan ini
direkam sekali per triwulan.
vi. Menampilkan uraian data Keterangan yang sebelumnya telah
ditambahkan.
vii. Terdapat button Tambah untuk menambahkan data Rekening dan
Bunga PMN. Form isian terdiri dari Periode, Nama Bank, Nomor
Rekening, Jumlah Dana, Jumlah Nilai Bunga, dan Keterangan. Data
Rekening dan Bunga PMN ini direkam sekali per triwulan.
viii. Menampilkan uraian data Rekening dan Bunga PMN yang
sebelumnya telah ditambahkan.
ix. Terdapat form Upload Dokumen yang terdiri dari Tanggal Kirim
Dokumen, Nama Dokumen, Tanggal Dokumen, dan aksi unggah
dokumen. Form ini dilengkapi button Kirim.
x. Grid data Capaian/Output, Keterangan, dan Rekening dan Bunga
PMN ditampilkan per grup tahun.
xi. Apabila terdapat Perubahan Dana maka grid data yang ditampilkan
adalah data yang berasal dari Perubahan Dana dan akan menjadi
data monev di tahun tersebut. Form isian terdiri dari kolom Nomor,
Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp), Realisasi Dana (terdiri dari
kolom Triwulan I, Triwulan II, Triwulan III, dan Triwulan IV),
Persentase Realisasi Dana (%), dan Sisa Dana.
xii. Apabila terdapat Penggunaan Sisa Dana maka grid data yang
ditampilkan adalah data yang berasal dari Penggunaan Sisa Dana
dan Perubahan Dana sesuai tahun tersebut. Form isian terdiri dari
kolom Nomor, Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp), Alokasi Sisa
Dana (Rp), Realisasi Dana (terdiri dari kolom Triwulan I, Triwulan II,
Triwulan III, dan Triwulan IV), Persentase Realisasi Dana (%), dan
Sisa Dana.
xiii. Dalam hal data-data ini telah dikirim oleh PIC Badan Usaha, maka
fitur edit dan hapus dikunci, kecuali hasil verifikasinya ditolak oleh
Verifikator.
xiv. Terdapat informasi history berupa Tahun Monev, Tanggal Terakhir
Kirim Dokumen, Status Verifikasi, dan Tanggal Verifikasi.
Role Nomenklatur:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, Nama Klaster, dan Peruntukan PMN.
ii. Menampilkan grid data dengan kolom Nomor, Uraian/Penggunaan,
Alokasi Dana (Rp), Triwulan I (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp),
Realisasi Fisik (%)), Triwulan II (terdiri dari kolom Realisasi Dana
(Rp), Realisasi Fisik (%)), Triwulan III (terdiri dari kolom Realisasi
Dana (Rp), Realisasi Fisik (%)), Triwulan IV (terdiri dari kolom
Realisasi Dana (Rp), Realisasi Fisik (%)), Persentase Realisasi
Dana (%), dan Sisa Dana. Masing-masing baris data memiliki aksi
Edit dan Hapus.
iii. Terdapat form Catatan Hasil Monev untuk mengisi teks catatan dari
Nomenklatur.
iv. Terdapat form Lihat Dokumen atas dokumen yang sebelumnya
dikirim oleh PIC Badan Usaha. Terdiri dari Tanggal Kirim Dokumen,
Nama Dokumen, Tanggal Dokumen, dan dokumen (terdapat aksi
view dan download).
v. Terdapat form Upload Dokumen (Dokumen Executive Summary)
yang terdiri dari Tanggal Kirim Dokumen, Nama Dokumen, Tanggal
Dokumen, dan aksi unggah dokumen. Form ini dilengkapi button
Simpan.
vi. Grid data di atas ditampilkan per grup tahun.
vii. Terdapat informasi history berupa Tahun Monev, Tanggal Terakhir
Kirim Dokumen, Status Verifikasi, dan Tanggal Verifikasi.
5) Submenu Capaian/Output (untuk Jenis Peruntukan PMN Non Proyek):
Role PIC Badan Usaha:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, Nama Klaster, dan Peruntukan PMN.
ii. Terdapat button Tambah yang terletak di atas grid untuk
menampilkan form isian Tahun, Uraian/Penggunaan, dan Alokasi
Dana (Rp). Selanjutnya isian data yang lebih detail sebagaimana
pada poin (iii) di bawah akan diisi pada grid langsung. Form isian
Tahun, Uraian/Penggunaan, dan Alokasi Dana (Rp) hanya diisi saat
pertama kali mengisi pada submenu Capaian/Output pada Badan
Usaha tertentu. Untuk data tahun berikutnya hanya mengisi data
Tahun saja, sedangkan data Uraian/Penggunaan dan Alokasi Dana
(Rp) otomatis mengikuti tahun sebelumnya.
iii. Menampilkan grid data dengan kolom Nomor, Uraian/Penggunaan,
Alokasi Dana (Rp), Realisasi Dana (terdiri dari kolom Triwulan I,
Triwulan II, Triwulan III, dan Triwulan IV), Persentase Realisasi Dana
(%), dan Sisa Dana. Masing-masing baris data memiliki aksi Edit dan
Hapus.
iv. Terdapat button Tambah untuk menambahkan data Keterangan.
Form isian terdiri dari Periode dan Keterangan. Data Keterangan ini
direkam sekali per triwulan.
v. Menampilkan uraian data Keterangan yang sebelumnya telah
ditambahkan.
vi. Terdapat button Tambah untuk menambahkan data Rekening dan
Bunga PMN. Form isian terdiri dari Periode, Nama Bank, Nomor
Rekening, Jumlah Dana, Jumlah Nilai Bunga, dan Keterangan. Data
Rekening dan Bunga PMN ini direkam sekali per triwulan.
vii. Menampilkan uraian data Rekening dan Bunga PMN yang
sebelumnya telah ditambahkan.
viii. Terdapat form Upload Dokumen yang terdiri dari Tanggal Kirim
Dokumen, Nama Dokumen, Tanggal Dokumen, dan aksi unggah
dokumen. Form ini dilengkapi button Simpan.
ix. Grid data Capaian/Output, Keterangan, dan Rekening dan Bunga
PMN ditampilkan per grup per tahun.
x. Apabila terdapat Perubahan Penggunaan Dana maka grid data yang
ditampilkan adalah data yang berasal dari Perubahan Dana dan
akan menjadi data monev di tahun tersebut. Form isian terdiri dari
kolom Nomor, Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp), Realisasi
Dana (terdiri dari kolom Triwulan I, Triwulan II, Triwulan III, dan
Triwulan IV), Persentase Realisasi Dana (%), dan Sisa Dana.
xi. Apabila terdapat Penggunaan Sisa Dana maka grid data yang
ditampilkan adalah data yang berasal dari Penggunaan Sisa Dana
sesuai tahun tersebut. Form isian terdiri dari kolom Nomor,
Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp), Sisa Dana Pasca
Perubahan, Realisasi Dana (terdiri dari kolom Triwulan I, Triwulan II,
Triwulan III, dan Triwulan IV), Persentase Realisasi Dana (%), dan
Sisa Dana.
xii. Dalam hal data-data ini telah dikirim oleh PIC Badan Usaha, maka
fitur edit dan hapus dikunci, kecuali hasil verifikasinya ditolak oleh
Verifikator.
xiii. Terdapat informasi history berupa Tahun Monev, Tanggal Terakhir
Kirim Dokumen, Status Verifikasi, dan Tanggal Verifikasi.
Role Nomenklatur:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, Nama Klaster, dan Peruntukan PMN.
ii. Menampilkan grid data dengan kolom Nomor, Uraian/Penggunaan,
Alokasi Dana (Rp), Realisasi Dana (terdiri dari kolom Triwulan I,
Triwulan II, Triwulan III, dan Triwulan IV), Persentase Realisasi Dana
(%), dan Sisa Dana. Masing-masing baris data memiliki aksi Edit dan
Hapus.
iii. Terdapat form Catatan Hasil Monev untuk mengisi teks catatan dari
Nomenklatur.
iv. Terdapat form Lihat Dokumen atas dokumen yang sebelumnya
dikirim oleh PIC Badan Usaha. Terdiri dari Tanggal Kirim Dokumen,
Nama Dokumen, Tanggal Dokumen, dan dokumen (terdapat aksi
view dan download).
v. Terdapat form Upload Dokumen (Dokumen Executive Summary)
yang terdiri dari Tanggal Kirim Dokumen, Nama Dokumen, Tanggal
Dokumen, dan aksi unggah dokumen. Form ini dilengkapi button
Simpan.
vi. Grid data di atas ditampilkan per grup tahun.
vii. Terdapat informasi history berupa Tahun Monev, Tanggal Terakhir
Kirim Dokumen, Status Verifikasi, dan Tanggal Verifikasi.
6) Submenu Capaian/Output (untuk Jenis PMN Non Tunai):
Role PIC Badan Usaha:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, dan Nama Klaster.
ii. Terdapat button Tambah yang terletak di atas grid untuk
menampilkan form isian Tahun, Periode, Nilai, dan Catatan.
iii. Menampilkan grid data dengan kolom Tahun, Periode, Nilai, dan
Catatan.
iv. Terdapat form Upload Dokumen yang terdiri dari Tanggal Kirim
Dokumen, Nama Dokumen, Tanggal Dokumen, dan aksi unggah
dokumen. Form ini dilengkapi button Simpan.
v. Terdapat informasi history berupa Tahun Monev, Tanggal Terakhir
Kirim Dokumen, Status Verifikasi, dan Tanggal Verifikasi.
Role Nomenklatur:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, dan Nama Klaster.
ii. Menampilkan grid data dengan kolom Tahun, Periode, Nilai, dan
Catatan.
iii. Terdapat form Catatan Hasil Monev untuk mengisi teks catatan dari
Nomenklatur.
iv. Terdapat form Lihat Dokumen atas dokumen yang sebelumnya
dikirim oleh PIC Badan Usaha. Terdiri dari Tanggal Kirim Dokumen,
Nama Dokumen, Tanggal Dokumen, dan dokumen (terdapat aksi
view dan download).
v. Terdapat form Upload Dokumen (Dokumen Executive Summary)
yang terdiri dari Tanggal Kirim Dokumen, Nama Dokumen, Tanggal
Dokumen, dan aksi unggah dokumen. Form ini dilengkapi button
Simpan.
vi. Grid data di atas ditampilkan per grup tahun.
vii. Terdapat informasi history berupa Tahun Monev, Tanggal Terakhir
Kirim Dokumen, Status Verifikasi, dan Tanggal Verifikasi.
7) Submenu Indikator Kinerja Utama:
i. Menampilkan 3 subjudul yaitu Target, Output, dan Outcome.
ii. Subjudul Target menampilkan Tahun, Target (dropdown KPI Output,
KPI Outcome), Nama KPI, Jenis KPI (dropdown Take Last Known
dan Sum), Polarisasi (dropdown Maximize dan Minimize), Satuan,
dan Target KPI. Terdapat button submit dan clear.
iii. Subjudul Output menampilkan grid dengan kolom Aksi (terdiri dari
Hapus, Edit, dan Isi Realisasi), Tahun, Jenis KPI, Nama KPI, Target
KPI, Polarisasi, Triwulan I, Triwulan II, Triwulan III, Triwulan IV, Total
Capaian, dan Persentase. Bagian ini dilengkapi dengan filter tahun.
iv. Subjudul Outcome menampilkan grid dengan kolom Aksi (terdiri dari
Hapus, Edit, dan Isi Realisasi), Tahun, Jenis KPI, Nama KPI, Target
KPI, Polarisasi, Triwulan I, Triwulan II, Triwulan III, Triwulan IV, Total
Capaian, dan Persentase. Bagian ini dilengkapi dengan filter tahun.
v. Terdapat form Upload Dokumen yang terdiri dari Nama Dokumen,
Tanggal Dokumen, dan aksi unggah dokumen.
8) Submenu Manfaat/Dampak Sosial dan Ekonomi:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, dan Nama Klaster, Jenis Program/ Proyek.
ii. Terdapat form isian data sebagai berikut:
- Data Program/Proyek terdiri dari Proyek/Program, Tahun
Konsesi, Alokasi Dana PMN untuk Proyek, Nilai Proyek,
Provinsi, Kabupaten/Kota, Longitude, Latitude, Output, dan
Keterangan. Form ini dilengkapi button Simpan.
- Setelah klik Simpan maka akan menampilkan grid atas data
yang telah diinputkan diatas, serta terdapat grid Perubahan
Proyek/ Program dan grid Proyek/ Program Sisa Dana PMN.
- Terdapat button Tambah Kajian untuk penambahan Kajian
Manfaat/ Dampak Sosial Ekonomi.
- Terdapat form Kajian Manfaat/Dampak Ekonomi terdiri dari
Proyek/Program,Pajak, Dividen, Kontribusi Lainnya, EIRR,
BCR, ENPV, Nilai Tambah Ekonomi (terdiri dari PDRB dan
PDB). Data ini dilengkapi button Tambah Form untuk
menambahkan data secara berulang dan button Simpan.
- Setelah klik Simpan maka akan menampilkan grid atas data
yang telah diinputkan diatas.
- Khusus untuk Badan Usaha sektor Perbankan, Asuransi, dan
Jasa Keuangan, terdapat form isian data Proyek/ Program,
Kenaikan Laba Usaha Program KUR Per Bulan, Kenaikan
Pendapatan Usaha Program KUR, Kenaikan Aset Usaha
Program KUR Per Bulan, Kenaikan Produk Per Bulan Program
KUR, dan Kontribusi Kenaikan Pendapatan Nasional, dan
Keterangan. Form ini dilengkapi button Simpan.
- Setelah klik Simpan maka akan menampilkan grid atas data
yang telah diinputkan diatas.
- Terdapat form data Kajian Manfaat/Dampak Sosial terdiri dari
Nama Proyek/ Program, Penyerapan Tenaga Kerja, Nama
Proyek/ Program yang menjadi Manfaat/ Dampak Sosial, Nilai/
Jumlah, dan Satuan. Form ini dilengkapi button Simpan.
- Setelah klik Simpan maka akan menampilkan grid data dengan
Nomor, Proyek/ Program, Alokasi Dana PMN untuk Proyek, Nilai
Proyek, Provinsi, Kabupaten/ Kota, Penyerapan Tenaga Kerja,
Nama Proyek/ Program yang menjadi Manfaat/ Dampak Sosial,
dan Nilai/ Jumlah.
iii. Terdapat form Upload Dokumen yang terdiri dari Nama Dokumen
dan Tanggal Dokumen, dan aksi unggah dokumen. Form ini
dilengkapi button Kirim. Dan diakhiri dengan button Batal dan
Simpan.
9) Submenu Perubahan Dana:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, Nama Klaster, dan Peruntukan PMN.
ii. Menampilkan grid data dengan kolom Nomor, Uraian/Penggunaan,
Alokasi Dana (Rp), Triwulan I (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp)
dan Realisasi Fisik (%)), Triwulan II (terdiri dari kolom Realisasi Dana
(Rp) dan Realisasi Fisik (%)), Triwulan III (terdiri dari kolom Realisasi
Dana (Rp) dan Realisasi Fisik (%)), Triwulan IV (terdiri dari kolom
Realisasi Dana (Rp) dan Realisasi Fisik (%)), Persentase Realisasi
Dana (Rp), dan Sisa Dana.
Catatan:
- Data yang ditampilkan pada grid ini adalah data terakhir pada
submenu Capaian Output.
- Di atas grid ditampilkan informasi tahun data.
- Jika Jenis Peruntukan PMN adalah Non Proyek, maka kolom
Realisasi Fisik tidak ada.
iii. Terdapat 3 button, yaitu Ajukan Perubahan Rencana Penggunaan
Dana, Tambah Penggunaan Sisa Dana, dan Ajukan Pengembalian
Dana PMN.
iv. Button Ajukan Perubahan Rencana Penggunaan Dana
menghasilkan hal berikut:
- Terdapat field isian Surat Perubahan Dana.
- Menampilkan grid data Capaian Output terakhir (hanya kolom
Nomor, Uraian/Penggunaan, dan Alokasi Dana) dengan aksi edit
dan hapus pada setiap baris datanya.
- Terdapat button Tambah untuk mengakomodir data baru.
- Saat hendak menyimpan data hasil Edit dan Hapus, apabila nilai
total tidak sama dengan total Alokasi Dana pada data
sebelumnya, maka akan muncul warning “Total Alokasi Dana
tidak sama dengan periode sebelumnya” dan data tidak bisa
disimpan.
- Terdapat grid data Perubahan Proyek/Program dengan kolom
Nomor, Nama Proyek, Tahun Konsesi, Alokasi Dana, Nilai
Proyek/Program, Provinsi, Kabupaten/Kota, Longitude, Latitude,
Output, dan Keterangan. Pada setiap baris data terdapat aksi
edit dan hapus. Data ini diambil dari submenu Dampak Sosial
Ekonomi.
- Terdapat button Tambah untuk mengakomodir data baru
Perubahan Proyek/Program.
- Terdapat form Upload Dokumen dengan field Tanggal Kirim
Dokumen, Nama Dokumen, Tanggal Dokumen, dan aksi unggah
dokumen.
v. Button Tambah Penggunaan Sisa Dana menghasilkan hal berikut:
- Terdapat field isian Surat Perubahan Dana.
- Terdapat grid data Penggunaan Sisa Dana PMN dengan kolom
Nomor, Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp), dan Sisa Dana.
- Field isian untuk data baru terdiri dari Sisa Dana PMN (diambil
dari submenu Capaian Output), Tahun, Uraian Penggunaan Sisa
Dana, dan Alokasi Dana (tidak bisa lebih dari sisa dana PMN).
- Terdapat grid data Proyek Sisa Dana PMN dengan kolom
Nomor, Nama Proyek, Tahun Konsesi, Alokasi Dana, Nilai
Proyek/Program, Provinsi, Kabupaten/Kota, Longitude, Latitude,
Output, dan Keterangan.
- Terdapat button Tambah untuk mengakomodir data Proyek Sisa
Dana PMN yang baru.
- Terdapat form Upload Dokumen dengan field Tanggal Kirim
Dokumen, Nama Dokumen, Tanggal Dokumen, dan aksi unggah
dokumen.
vi. Button Ajukan Pengembalian Dana PMN menghasilkan hal berikut:
- Terdapat form isian Ajukan Pengembalian Dana.
- Jika Tipe Pengembalian adalah Seluruhnya, maka selanjutnya
isian terdiri dari Tahun, Surat Pengembalian Dana, Alasan
Pengembalian Dana, Perubahan Peraturan Pemerintah, dan
Keterangan. Selanjutnya dilengkapi dengan upload dokumen
Surat, KMK, PP, dan Bukti Pengembalian.
- Jika Tipe Pengembalian adalah Sisa Dana, maka selanjutnya
isian terdiri dari Tahun, Surat Pengembalian Dana, Sisa Dana,
Alasan Pengembalian Dana, Nilai Pengembalian, dan
Keterangan. Selanjutnya dilengkapi dengan upload dokumen
Surat, KMK, PP, dan Bukti Pengembalian.
- Form tampilan data “Pengembalian Seluruhnya” mencakup Tipe
Pengembalian, Tahun, Surat Pengembalian Dana, Alasan
Pengembalian Dana, Perubahan Peraturan Pemerintah,
Keterangan, Dokumen Surat/KMK/PP/Bukti Pengembalian.
- Form tampilan data “Pengembalian Sisa Dana” mencakup Tipe
Pengembalian, Tahun, Surat Pengembalian Dana, Sisa Dana,
Alasan Pengembalian Dana, Nilai Pengembalian, dan
Keterangan, Dokumen Surat/KMK/PP/Bukti Pengembalian.
f. Detail menu Laporan:
Menu Laporan terdiri dari beberapa submenu, yaitu:
1) Monitoring dan Evaluasi PMN
Submenu Monitoring dan Evaluasi PMN menampilkan grid data dengan
kolom Nomor, Badan Usaha, Tahun, Dasar Hukum, Jenis PMN, Klaster,
dan Nilai PMN. Submenu ini dilengkapi fitur filter Periode, Tahun, Badan
Usaha, Klaster, Jenis PMN, dan Peruntukan PMN. Halaman ini dilengkapi
fitur Cetak dalam format excel, word, dan pdf, baik cetak semua data atau
pun cetak sesuai filter. Adapun baris data dalam grid ini dapat diklik untuk
menampilkan detail data.
Detail data untuk jenis peruntukan Proyek menampilkan hal-hal sebagai
berikut:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, Nama Klaster, dan Peruntukan PMN (Proyek).
ii. Menampilkan grid data Laporan Monitoring dan Evaluasi PMN yang
terdiri dari kolom Nomor, Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp),
Triwulan I (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp) dan Realisasi Fisik
(%)), Triwulan II (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp) dan Realisasi
Fisik (%)), Triwulan III (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp) dan
Realisasi Fisik (%)), Triwulan IV (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp)
dan Realisasi Fisik (%)), Persentase Realisasi Dana (%), dan Sisa
Dana. Adapun grid data ditampilkan per grup tahun.
iii. Grid data Laporan Monitoring dan Evaluasi PMN ditampilkan per
tahun.
iv. Di bawah grid data Laporan Monitoring dan Evaluasi PMN terdapat
isian Keterangan (oleh role PIC Badan Usaha) dan Catatan Hasil
Monev (oleh role Nomenklatur).
v. Menampilkan grid data Perubahan Penggunaan Dana yang terdiri dari
kolom Nomor, Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp), Triwulan I
(terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp) dan Realisasi Fisik (%)),
Triwulan II (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp) dan Realisasi Fisik
(%)), Triwulan III (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp) dan Realisasi
Fisik (%)), Triwulan IV (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp) dan
Realisasi Fisik (%)), Persentase Realisasi Dana (%), dan Sisa Dana.
Grid dilengkapi dengan isian data Keterangan.
vi. Di bawah grid data Perubahan Penggunaan Dana terdapat isian
Keterangan (oleh role PIC Badan Usaha) dan Catatan Hasil Monev
(oleh role Nomenklatur).
vii. Menampilkan grid data Penggunaan Sisa Dana yang terdiri dari kolom
Nomor, Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp), Triwulan I (terdiri dari
kolom Realisasi Dana (Rp) dan Realisasi Fisik (%)), Triwulan II (terdiri
dari kolom Realisasi Dana (Rp) dan Realisasi Fisik (%)), Triwulan III
(terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp) dan Realisasi Fisik (%)),
Triwulan IV (terdiri dari kolom Realisasi Dana (Rp) dan Realisasi Fisik
(%)), Persentase Realisasi Dana (%), dan Sisa Dana. Grid dilengkapi
dengan isian data Keterangan.
viii. Di bawah grid data Penggunaan Sisa Dana terdapat isian Keterangan
(oleh role PIC Badan Usaha) dan Catatan Hasil Monev (oleh role
Nomenklatur).
ix. Menampilkan data Pengembalian Dana PMN berupa:
- Jika Tipe Pengembalian adalah Seluruhnya: Tipe Pengembalian,
Tahun, Surat Pengembalian Dana, Alasan Pengembalian Dana,
Perubahan Peraturan Pemerintah, dan Keterangan.
- Jika Tipe Pengembalian adalah Sisa Dana: Tipe Pengembalian,
Surat Pengembalian Dana, Penggunaan/Uraian, Alokasi,
Realisasi Dana, Realisasi Fisik, Sisa Dana, Alasan Pengembalian
Dana, Nilai Pengembalian, dan Keterangan.
x. Terdapat fitur cetak data dalam format excel, word, dan pdf.
Detail data untuk jenis peruntukan Non Proyek menampilkan hal-hal
sebagai berikut:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, Nama Klaster, dan Peruntukan PMN (Non Proyek).
ii. Menampilkan grid data Laporan Monitoring dan Evaluasi PMN yang
terdiri dari kolom Nomor, Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp),
Realisasi Dana (Rp) (yang terdiri dari kolom Triwulan I, Triwulan II,
Triwulan III, Triwulan IV), Persentase Realisasi Dana (%), dan Sisa
Dana. Adapun grid data ditampilkan per grup tahun.
iii. Di bawah grid data terdapat isian Keterangan (oleh role PIC Badan
Usaha) dan Catatan Hasil Monev (oleh role Nomenklatur).
iv. Grid data Laporan Monitoring dan Evaluasi PMN ditampilkan per
tahun.
v. Di bawah grid data Laporan Monitoring dan Evaluasi PMN terdapat
isian Keterangan (oleh role PIC Badan Usaha) dan Catatan Hasil
Monev (oleh role Nomenklatur).
vi. Menampilkan grid data Perubahan Penggunaan Dana yang terdiri dari
kolom Nomor, Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp), Realisasi
Dana (Rp) (terdiri dari kolom Triwulan I, Triwulan II, Triwulan III, dan
Triwulan IV), Persentase Realisasi Dana (%), dan Sisa Dana.
vii. Di bawah grid data Perubahan Penggunaan Dana terdapat isian
Keterangan (oleh role PIC Badan Usaha) dan Catatan Hasil Monev
(oleh role Nomenklatur).
viii. Menampilkan grid data Penggunaan Sisa Dana yang terdiri dari kolom
Nomor, Uraian/Penggunaan, Alokasi Dana (Rp), SIsa Dana Pasca
Perubahan, Realisasi Dana (Rp) (terdiri dari kolom Triwulan I,
Triwulan II, Triwulan III, dan Triwulan IV), Persentase Realisasi Dana
(%), dan Sisa Dana.
ix. Di bawah grid data Penggunaan Sisa Dana terdapat isian Keterangan
(oleh role PIC Badan Usaha) dan Catatan Hasil Monev (oleh role
Nomenklatur).
x. Menampilkan data Pengembalian Dana PMN berupa:
- Jika Tipe Pengembalian adalah Seluruhnya: Tipe Pengembalian,
Tahun, Surat Pengembalian Dana, Alasan Pengembalian Dana,
Perubahan Peraturan Pemerintah, dan Keterangan.
- Jika Tipe Pengembalian adalah Sisa Dana: Tipe Pengembalian,
Surat Pengembalian Dana, Penggunaan/Uraian, Alokasi,
Realisasi Dana, Realisasi Fisik, Sisa Dana, Alasan Pengembalian
Dana, Nilai Pengembalian, dan Keterangan.
xi. Terdapat fitur cetak data dalam format excel, word, dan pdf.
Detail data untuk jenis peruntukan Non Tunai menampilkan hal-hal
sebagai berikut:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, dan Nama Klaster.
ii. Menampilkan grid data yang terdiri dari kolom Nomor, Tahun, Nilai
(Rp), Catatan (yang terdiri dari kolom Triwulan I, Triwulan II, Triwulan
III, Triwulan IV).
iii. Di bawah grid data terdapat isian Catatan Hasil Monev (oleh role
Nomenklatur).
iv. Terdapat fitur cetak data dalam format excel, word, dan pdf.
2) Indikator Kinerja Utama
Submenu Monitoring dan Evaluasi PMN menampilkan grid data dengan
kolom Nomor, Badan Usaha, Tahun, Dasar Hukum, Jenis PMN, Klaster,
dan Nilai PMN. Submenu ini dilengkapi fitur filter Periode, Tahun, Badan
Usaha, Klaster, Jenis PMN, dan Peruntukan PMN. Halaman ini dilengkapi
fitur Cetak dalam format excel, word, dan pdf, baik cetak semua data atau
pun cetak sesuai filter. Adapun baris data dalam grid ini dapat diklik untuk
menampilkan detail data.
Detail data menampilkan hal-hal sebagai berikut:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Nilai
PMN, Jenis PMN, Nama Klaster, dan Peruntukan PMN (Proyek).
ii. Menampilkan grid data Output yang terdiri dari kolom Nomor, Nama
KPI, Jenis IKU, Target KPI, Polarisasi, Triwulan I, Triwulan II, Triwulan
III, Triwulan IV, Total Capaian, Satuan, dan Persentase.
iii. Menampilkan grid data Outcome yang terdiri dari kolom Nomor, Nama
KPI, Jenis IKU, Target KPI, Polarisasi, Triwulan I, Triwulan II, Triwulan
III, Triwulan IV, Total Capaian, Satuan, dan Persentase.
iv. Terdapat fitur cetak data dalam format excel, word, dan pdf.
3) Manfaat/Dampak Sosial dan Ekonomi
Submenu Monitoring dan Evaluasi PMN menampilkan grid data dengan
kolom Nomor, Badan Usaha, Tahun, Dasar Hukum, Jenis PMN, Klaster,
dan Nilai PMN. Submenu ini dilengkapi fitur filter Periode, Tahun, Badan
Usaha, Klaster, Jenis PMN, dan Peruntukan PMN. Halaman ini dilengkapi
fitur Cetak dalam format excel, word, dan pdf, baik cetak semua data atau
pun cetak sesuai filter. Adapun baris data dalam grid ini dapat diklik untuk
menampilkan detail data.
Detail data menampilkan hal-hal sebagai berikut:
i. Menampilkan uraian data Nama Badan Usaha, Dasar Hukum, Alokasi
PMN, Total Realisasi, Total Nilai Proyek/Program, Jenis PMN, Nama
Klaster, dan Peruntukan PMN.
ii. Menampilkan grid data yang terdiri dari kolom Nama Proyek, Tahun
Konsesi, Alokasi Dana, Nilai Proyek/Program, Provinsi,
Kabupaten/Kota, Output, Pajak, Dividen, Kontribusi Lainnya, Kajian
Bersama (EIRR), Dampak Sosek (EIRR), Kajian Bersama (BCR),
Dampak Sosek (BCR), Kajian Bersama (ENPV), Dampak Sosek
(ENPV), PDRB, PDB, dan Penyerapan Tenaga Kerja.
iii. Terdapat fitur cetak data dalam format excel, word, dan pdf.
4) Monitoring Data
Submenu Monitoring Data berisi grid data yang terdiri dari kolom Nomor,
Badan Usaha, Klaster, Tahun, Nomor Peraturan Pemerintah, Jenis PMN,
Status, Nilai, Total Realisasi Dana, Sisa Dana, Realisasi Persentase
Dana, Total Realisasi Fisik, Total Nilai Proyek/Program, Dokumen KPI,
Dokumen Kajian Bersama, dan Dokumen Dampak Sosek. Submenu ini
juga dilengkapi fitur Cetak dalam format excel, word, dan pdf.
5) Resume Kinerja
Submenu Resume Kinerja berisi grid data yang terdiri dari kolom Nomor,
Nama Badan Usaha, Tahun n, Nilai PMN, (Logo Delta) Aset Tahun n+3,
Leveraging Aset (kali), ROE n+3, Rata-Rata Yield SBN 10 Tahun pada
Tahun n, dan Perbandingan. Submenu ini juga dilengkapi fitur Cetak
dalam format excel, word, dan pdf.
g. Detail menu Pengaturan:
Menu Pengaturan terdiri dari submenu berikut:
1) Yield SBN
i. Menampilkan grid data yang terdiri dari kolom Tahun, SBN 10
Tahun, dan SBN 5 Tahun.
ii. Terdapat aksi hapus dan edit pada tiap baris grid data.
iii. Terdapat button Tambah dengan field isian Tahun, SBN 10 Tahun,
dan SBN 5 Tahun.
2) Log History
i. Menampilkan grid data dengan kolom Tanggal/Waktu, Nama User,
NIP/NIK, Nama Menu, dan Status Akses.
ii. Terdapat fitur filter berdasarkan Tanggal, Nama User, Nama Menu,
dan Status Akses.
3) FAQ
i. Role Administrator: Form perekaman pertanyaan dan jawaban, serta
upload file (untuk mengunggah Manual Book).
ii. Role PIC Nomenklatur, PIC Badan Usaha, Verifikator Badan Usaha,
dan lainnya: Menampilkan data FAQ dan tertera file yang telah
diunggah oleh role Administrator.
3. Modul Dekomwas
a. Menu Penugasan Dekomwas
1) Role Dekomwas:
i. Form Perekaman Profil Dekomwas, yang terdiri dari:
- Data Diri (bersifat mandatory): Nama Lengkap, NIP/NIK, TTL,
Email Kemenkeu, Email Alternatif, Nomor HP, Alamat Tempat
Tinggal, Foto.
- Pendidikan Terakhir (bersifat mandatory): Jenjang Pendidikan,
Lembaga Pendidikan, Jurusan, Tanggal Ijazah. Data yang
diinputkan/diedit/ditampilkan/dihapus adalah data pendidikan
terakhir.
- Jabatan (bersifat mandatory): Status Jabatan (Aktif/Ditugaskan
pada Unit Lain/Purna Tugas), Status PNS (PNS atau Non PNS),
Unit Eselon I, Jabatan, NIP, Pangkat/Golongan, TMT Jabatan
Unit, TMT Pensiun.
- Riwayat Penugasan (bersifat mandatory): Nama Badan Usaha,
Jabatan di Badan Usaha, No SK Penugasan, TMT Awal, TMT
Akhir (tidak mandatory), Upload Dokumen SK Penugasan,
Status Penugasan (Aktif/Non Aktif). Data Riwayat Penugasan
dapat lebih dari 1. Data usulan Dekomwas dari “Riwayat
Penugasan” tidak serta merta akan masuk ke data utama,
namun harus divalidasi terlebih dahulu oleh Administrator. Nama
Badan Usaha mengambil data Referensi Badan Usaha dari
Modul KBU, namun dimungkinkan perekaman untuk yang tidak
ada di Modul KBU.
- Dekomwas dapat melihat form hasil perekaman serta
melakukan perubahan dan/atau penghapusan data.
2) Role Administrator:
i. Form Perekaman Profil Dekomwas, yang terdiri dari:
- Data Diri (bersifat mandatory): Nama Lengkap, NIP/NIK, TTL,
Email Kemenkeu, Email Alternatif, Nomor HP, Alamat Tempat
Tinggal, Foto.
- Pendidikan Terakhir (bersifat mandatory): Jenjang Pendidikan,
Lembaga Pendidikan, Jurusan, Tanggal Ijazah. Data yang
diinputkan/diedit/ditampilkan/dihapus adalah data pendidikan
terakhir.
- Jabatan (bersifat mandatory): Status Jabatan (Aktif/Ditugaskan
pada Unit Lain/Purna Tugas), Status PNS (PNS atau Non PNS),
Unit Eselon I, Jabatan, NIP, Pangkat/Golongan, TMT Jabatan
Unit, TMT Pensiun.
- Riwayat Penugasan (bersifat mandatory): Nama Badan Usaha,
Jabatan di Badan Usaha, No SK Penugasan, TMT Awal, TMT
Akhir (tidak mandatory), Upload Dokumen SK Penugasan,
Status Penugasan (Aktif/Non Aktif). Data Riwayat Penugasan
dapat lebih dari 1. Data inputan Administrator langsung masuk
menjadi data utama. Nama Badan Usaha mengambil data
Referensi Badan Usaha dari Modul KBU, namun dimungkinkan
perekaman untuk yang tidak ada di Modul KBU.
ii. Form Validasi Penugasan: Berisi data penugasan yang diinput oleh
Dekomwas, yang bisa ditolak atau disetujui oleh Administrator.
b. Menu Referensi Badan Usaha
Role Administrator:
i. Menampilkan data Badan Usaha (dari Modul KBU) serta data Badan
Usaha yang diinput secara manual. Monitoringnya terdiri dari: Nama
Badan Usaha, Bentuk Badan Usaha (Diambil dari Modul KBU >
Referensi Badan Usaha > Bentuk Badan Usaha), Nama Dekomwas yang
terakhir aktif (Left Join), Aksi (Riwayat Penugasan, Edit, Hapus).
ii. Aksi Riwayat Penugasan >> menampilkan data riwayat Dekomwas baik
aktif dan non aktif pada suatu Badan Usaha, diurutkan berdasar tanggal
terkini. Data pada Riwayat dapat dicetak dalam bentuk excel, word, dan
pdf.
iii. Data Badan Usaha yang diinput secara manual dapat diedit dan dihapus.
Data Badan Usaha yang mengambil dari Modul KBU, tidak dapat diedit
dan dihapus.
iv. Data Referensi ini dapat dilakukan pencarian/filter, dan juga pencetakan
dalam bentuk excel, word, dan pdf.
c. Menu Referensi Jabatan
Role Administrator:
i. Terdapat grid yang menampilkan data jabatan.
ii. Terdapat button Tambah untuk menambahkan data jabatan baru.
iii. Pada setiap baris data, terdapat aksi edit dan hapus.
d. Menu FAQ
1) Role Administrator: Form perekaman pertanyaan dan jawaban, serta
upload file (untuk mengunggah Manual Book).
2) Role Dekomwas: Menampilkan data FAQ dan tertera file yang telah
diunggah oleh role Administrator.
e. Menu Laporan Penugasan
1) Role Administrator:
i. Terdapat grid data Laporan Insidental dan Laporan Rutin yang
kolomnya terdiri dari Tanggal Laporan, Nama Dekomwas, Nama
Badan Usaha, Jenis Laporan, Periode Laporan, Status Laporan
(Draft atau Sudah Dikirim), Aksi (Detail).
ii. Terdapat filter data: Badan Usaha, Periode, Jenis Laporan (Laporan
Insidental dan Laporan Rutin).
iii. Terdapat fitur pencarian.
iv. Terdapat button Cetak (dalam format excel, word, dan pdf) sesuai
hasil filter dan grid.
v. Aksi Detail Laporan Insidental menampilkan data:
• Ringkasan Laporan: Nama, NIP, Badan Usaha, Tanggal
Pelaporan, Tahun Periode Pelaporan, Semester Periode
Pelaporan.
• Rincian Laporan: Isu Strategis.
• Detail laporan ini disertai fitur cetak dokumen dalam format excel,
word, dan pdf.
vi. Aksi Detail Laporan Rutin menampilkan data:
• Ringkasan Laporan: Nama, NIP, Badan Usaha, Tanggal
Pelaporan, Tahun Periode Pelaporan, Semester Periode
Pelaporan.
• Rincian Laporan: Kinerja Keuangan dan Operasional
Perusahaan, Isu Strategis, Pengawasan dan Pemberian Nasihat
yang Telah Dilaksanakan, dan Dokumen Pendukung.
• Detail laporan ini disertai fitur cetak dokumen dalam format excel,
word, dan pdf.
2) Role Dekomwas:
i. Terdapat form perekaman laporan, yaitu Laporan Insidental dan
Laporan Rutin.
ii. Laporan Insidental berisi perekaman Isu Strategis Insidental, dimana
data ini bersifat mandatory. Sebelum merekam data, pengguna
terlebih dahulu memilih Badan Usaha dan Periode Laporan.
Selanjutnya terdapat button Tambah untuk merekam Judul dan
Deskripsi Isu Strategis.
iii. Laporan Rutin berisi perekaman Kinerja Keuangan dan Operasional
Perusahaan (mandatory), Isu Strategis (mandatory), Pengawasan
dan Pemberian Nasihat yang Telah Dilaksanakan (mandatory) dan
Dokumen Pendukung. Sebelum merekam data, pengguna terlebih
dahulu memilih Badan Usaha dan Periode Laporan. Adapun detail
isian perekaman Laporan Rutin ini adalah sebagai berikut:
• Kinerja Keuangan dan Operasional Perusahaan: Judul dan
Deskripsi Kinerja Perusahaan.
• Isu Strategis: Judul dan Deskripsi Isu Strategis.
• Pengawasan dan Pemberian Nasihat yang Telah Dilaksanakan:
Judul dan Deskripsi Pengawasan dan Nasihat Dekomwas.
• Dokumen Pendukung: Nama Dokumen, Upload Dokumen, dan
Keterangan Dokumen.
Untuk merekam detail isian perekaman Laporan Rutin di atas,
terdapat button Tambah di masing-masing poin (sesuai kondisi
aplikasi eksisting).
iv. Pengiriman data Laporan Insidental dan Laporan Rutin tidak
memerlukan validasi.
v. Terdapat grid data atas laporan yang telah direkam. Kolom pada grid
data terdiri dari Nomor Laporan, Jenis Laporan (Insidental/Rutin),
Tanggal Laporan, Nama Badan Usaha, Periode Laporan, Status
Laporan (Draft atau Sudah Dikirim), Aksi (Ubah/Hapus/Lihat/Cetak).
Aksi Lihat hanya muncul ketika laporan berstatus “Sudah Dikirim”.
Ketika laporan berstatus “Draft”, maka aksi yang tampil adalah
Ubah/Hapus.
vi. Pada halaman detail pengisian Laporan Insidentil dan Laporan Rutin,
terdapat checkbox “Dengan ini saya menyatakan bahwa laporan
yang saya sampaikan adalah benar.”
vii. Halaman detail pengisian Laporan Insidentil dan Laporan Rutin
dilengkapi button Simpan dan Kirim. Button Simpan guna untuk
menyimpan draft laporan yang telah diisi dan button Kirim guna
mengirim draft laporan. Button Kirim dapat diklik hanya jika checkbox
telah dicentang oleh user.
f. Menu Rekapitulasi Dekomwas
1) Role Administrator:
i. Grid data terdiri dari Nomor, Nama Dekomwas, Badan Usaha, Nomor
SK Pengangkatan, Laporan Terakhir (berisi Periode dan Tahun), SK
Pengangkatan (icon download).
ii. Terdapat filter data: Badan Usaha, Periode.
iii. Terdapat fitur pencarian.
iv. Terdapat button Cetak (dalam format excel, word, dan pdf) sesuai
hasil filter dan grid.
g. Menu Badan Usaha
1) Role Dekomwas:
i. Menampilkan data Laporan Keuangan, Rasio Keuangan, dan
Resume Badan Usaha yang berasal dari Modul KBU.
ii. Menampilkan filter atas Badan Usaha (untuk mendukung jika
Dekomwas bertugas pada lebih dari satu Badan Usaha).
iii. Masing-masing data menampilkan filter sebagai berikut:
• Laporan Keuangan: Tipe (Tahunan/Triwulan I/Triwulan II/Triwulan
III), Tahun, dan Status (Restated/Audited/Unaudited).
• Rasio Keuangan: Tipe (Tahunan/Triwulan I/Triwulan II/Triwulan
III) dan Tahun.
• Resume Badan Usaha: Tipe (Tahunan/Triwulan I/Triwulan
II/Triwulan III) dan Tahun.
h. Dashboard
Role Administrator:
Menampilkan Pie Chart Pelaporan Rutin (Sudah Lapor/Belum Lapor), Pie
Chart Status Dekomwas (Aktif/Ditugaskan pada Unit Lain/Purna Tugas)
dengan filter cut off per tanggal tertentu dan per periode semester/ pelaporan,
dan Informasi Jumlah Pelaporan Insidental.
4. Ketentuan login pengguna terdiri dari dua kondisi. Pengguna internal Kemenkeu
login dengan menggunakan akun Kemenkeu ID, sedangkan pengguna eksternal
Kemenkeu login dengan menggunakan NIP. Halaman web setelah login
menampilkan shortcut keseluruhan modul pada aplikasi SATU KND (Modul KND
reengineering Tahap II) yang aksesnya dimiliki oleh pengguna tersebut.
5. Membantu melakukan perbaikan dalam masa pemeliharaan jika ketika
dilakukan uji kelayakan atau Vulnerability Test (VT) pasca serah terima
pekerjaan ditemukan celah keamanan.
VI. PENERIMA MANFAAT
Penerima manfaat dari kegiatan pengadaan pengembangan aplikasi Modul
KND Tahun 2024 adalah:
1. Menteri Keuangan c.q. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
2. Direktorat Kekayaan Negara Dipisahkan
3. Direktorat Transformasi dan Sistem Informasi
4. Para pimpinan dalam rangka mendukung pengambilan keputusan terkait
pengelolaan Kekayaan Negara Dipisahkan
5. BUMN di bawah pengelolaan dan pengawasan Menteri Keuangan
6. User aplikasi SATU KND (Modul KND reengineering) secara umum
VII. PRODUK YANG DIHASILKAN
Pekerjaan pengadaan aplikasi Modul KND Tahun 2024 merupakan kelanjutan
pekerjaan reengineering secara bertahap atas aplikasi SATU KND. Produk yang
diharapkan dari pekerjaan pengembangan/reengineering aplikasi Modul KND Tahap
II Tahun 2024 adalah dihasilkannya Modul Manajemen User, Modul Monitoring dan
Evaluasi PMN, dan Modul Dekomwas berdasarkan lingkup pekerjaan sebagaimana
diuraikan dalam Bab. V Lingkup Pekerjaan.
Seluruh hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan harus telah lulus Quality
Assurance dari Tim Teknis Pendamping Pengembangan Aplikasi dan memenuhi
syarat untuk dilakukan uji kelayakan sistem aplikasi dari Pusintek, Setjen.
Kementerian Keuangan RI.
Secara garis besar, berikut ini adalah keluaran (output) yang diharapkan dari
kegiatan pekerjaan pengembangan aplikasi Modul KND Tahun 2024, yaitu:
1. Terbentuknya Modul Manajemen User dengan menu utama, yaitu Home dan
Manajemen User. Adapun menu Manajemen User terdiri dari submenu Role,
User, Hak Akses, dan Hak Pengelolaan Badan Usaha.
2. Terbentuknya modul Monitoring dan Evaluasi PMN dengan menu utama, yaitu
Dashboard, Badan Usaha, Laporan, dan Pengaturan.
3. Terbentuknya modul Dekomwas dengan menu utama, yaitu Dashboard, Profil
Dekomwas, FAQ, Laporan Penugasan, Badan Usaha, Referensi, dan
Rekapitulasi Dekomwas.
4. Terbentuknya sistem login single sign on, dimana memungkinkan user untuk
mengakses keseluruhan modul yang termasuk dalam hak aksesnya dengan
sekali login.
5. Terlaksananya kegiatan UAT (User Acceptance Test) dan transfer knowledge.
VIII. WAKTU PELAKSANAAN YANG DIPERLUKAN
1. Seluruh kegiatan ini memiliki waktu penyelesaian selama 180 (seratus delapan
puluh) hari kalender terhitung sejak terbitnya SPMK, dengan artian bahwa seluruh
hasil kegiatan telah diserahterimakan.
2. Masa pemeliharaan selama 120 (seratus dua puluh) hari kalender terhitung dari
tanggal serah terima hasil pekerjaan.
3. Hasil pekerjaan proyek adalah menjadi Hak Cipta DJKN, tidak dimiliki oleh
pihak ketiga, tidak boleh didemokan, diduplikasi, dijual, maupun
direferensikan kepada pihak lain.
4. Segala dokumen kerja proyek adalah milik DJKN.
5. Pihak ketiga ikut bertanggung jawab dalam pertanggungjawaban proyek di
depan auditor internal maupun auditor eksternal DJKN.
IX. KUALIFIKASI TEKNIS PENYEDIA
1. Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan kode klasifikasi kegiatan usaha
(KBLI) 6201 (Aktivitas Pemrograman Komputer) atau 6202 (Aktivitas Konsultasi
Komputer dan Manajemen Fasilitas Komputer) yang masih berlaku;
2. Kualifikasi usaha kecil dan non kecil;
3. Memiliki pekerjaan yang sejenis berdasarkan jenis pekerjaan, kompleksitas
pekerjaan, metodologi, teknologi, atau karakteristik lainnya yang bisa
menggambarkan kesamaan, paling kurang 1 pekerjaan dalam kurun waktu 3
(tiga) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk
pengalaman subkontrak. Sejenis yaitu pekerjaan pembuatan dan/atau
pengembangan aplikasi/perangkat lunak;
4. Mempunyai status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil Konfirmasi
Status Wajib Pajak;
5. Memiliki tenaga ahli untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan kualifikasi
yang sudah ditentukan;
6. Nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir
paling kurang sama dengan 50% (lima puluh persen) dari nilai total HPS.
X. TATA CARA EVALUASI TEKNIS CALON PENYEDIA
1. Jenis Pengadaan adalah Jasa Konsultansi Badan Usaha;
2. Bobot Evaluasi Administrasi dan Teknis dan Evaluasi Biaya adalah 80:20;;
3. Passing grade evaluasi administrasi dan teknis adalah sebesar 70;
4. Evaluasi Teknis untuk Pendekatan dan Metodologi serta Evaluasi Tenaga Ahli
dilaksanakan dengan beauty contest;
5. Tenaga ahli tetap yang ditawarkan melampirkan bukti potong pajak PPh Pasal 21
dengan pemotong pajak dari calon penyedia dan melampirkan surat keterangan
sebagai pegawai tetap. Tenaga ahli tidak tetap melampirkan surat
pernyataan/keterangan dari calon penyedia;
6. Komposisi jumlah tenaga ahli tetap dan tenaga ahli tidak tetap tidak dibatasi.
XI. TENAGA AHLI YANG DIBUTUHKAN
Tenaga ahli terdiri dari tenaga ahli senior yang dibutuhkan dalam
perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan dengan kualifikasi sebagai berikut:
Jml Min
Kelompok Jabatan Kualifikasi
(Orang)
Tenaga Ahli Project Manager 1. Pendidikan: minimal S1 1 orang
Muda (merangkap 2. Berpengalaman minimal 1 (satu)
System Analyst) kali sebagai manager proyek
pembangunan sistem informasi
3. Memiliki sertifikat Project
Management yang masih
berlaku, misalnya PMP (Project
Manajemen Professional) atau
IO4PM (International
Organization for Project
Management)
4. Memiliki kemampuan bekerja
dalam tim
5. Pegawai tetap calon penyedia
Tenaga Sub Database 1. Pendidikan: minimal D3 1 orang
Profesional Engineer
2. Berpengalaman minimal 1 (satu)
tahun dalam bidang database
3. Memiliki kemampuan bekerja
dalam tim
4. Pegawai tetap calon penyedia
Tenaga Sub Quality 1. Pendidikan: minimal D3 1 orang
Profesional Assurance 2. Berpengalaman minimal 1 (satu)
(include tahun
Technical 3. Menguasai teknis testing
Writer) 4. Memahami dokumentasi aplikasi
5. Memiliki kemampuan menulis
yang baik sesuai dengan EYD
6. Memiliki kemampuan bekerja
dalam tim
7. Pegawai tetap calon penyedia
Tenaga Sub Programmer 1. Pendidikan: minimal D3 5 orang
Profesional 2. Berpengalaman minimal 1 (satu)
kali dalam pelaksanaan
pekerjaan di bidang pembuatan
dan pengembangan aplikasi
3. Menguasai bahasa
pemrograman PHP dan
database Oracle
4. Memiliki kemampuan bekerja
dalam tim
Tenaga Sub UI/UX Designer 1. Pendidikan: minimal D3 1 orang
Profesional 2. Berpengalaman minimal 2 (dua)
tahun dalam bidang UI/UX
3. Dapat mengoperasikan aplikasi
Figma
4. Memiliki kemampuan bekerja
dalam tim
5. Pegawai tetap calon penyedia
XII. PENDEKATAN DAN METODOLOGI
Pendekatan terkait kebutuhan jasa pengembangan aplikasi Modul KND
Tahun 2024 berpedoman pada user requirement dari Direktorat KND.
XIII. SPESIFIKASI TEKNIS
1. Spesifikasi Umum Aplikasi
a. Melakukan back up data dan aplikasi sebelum melakukan
perubahan/modifikasi
b. Memanfaatkan data yang telah ada pada database aplikasi SATU KND
(Modul KND reengineering Tahap I) berjalan
c. Menjaga kerahasiaan data pada aplikasi SATU KND (Modul KND
reengineering)
2. Spesifikasi Detail Aplikasi
Menyesuaikan dengan kebutuhan sekarang dengan mengikuti lingkup pekerjaan
yang diberikan baik yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) maupun
ketika terdapat addendum/perubahan cakupan pekerjaan pada saat pelaksanaan
proyek dengan kesepakatan bersama.
Aplikasi SATU KND (Modul KND reengineering) merupakan aplikasi yang
dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan
menggunakan database Oracle.
XIV. LAPORAN KEMAJUAN PEKERJAAN
Untuk memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan
rencana serta memenuhi ketentuan yang berlaku, pelaksana kegiatan diwajibkan
untuk menyusun laporan kegiatan yang meliputi:
1. Laporan Pendahuluan
2. Laporan Bulanan
3. Laporan Akhir
4. Dokumentasi sistem dan source code
5. Laporan Operating Manual (OM) yang berisi manual operasi aplikasi.
6. Seluruh laporan selain dicetak, juga disimpan dalam bentuk softcopy
menggunakan hard disk drive sebanyak 1 (satu) unit.
XV. BIAYA
Biaya pelaksanaan kegiatan berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Tahun Anggaran 2024.
Pembayaran menggunakan jenis kontrak lumsum, dimana Biaya Langsung Non
Personil bersifat reimbursable cost, sesuai dengan bukti-bukti pengeluaran riil yang
dapat dipertanggungjawabkan.
Program : Program Dukungan Manajemen (015.09.WA)
Kegiatan : Pengelolaan Sistem Informasi dan Teknologi (4705)
KRO : Sistem TIK (4705.FAB.001)
Akun : Belanja Modal Lainnya
(536111) Pengadaan Pengembangan Modul KND
Volume : 1 PKT
Pagu Biaya : Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah)
HPS : Rp999.205.350,00 (sembilan ratus sembilan puluh sembilan
juta dua ratus lima ribu tiga ratus lima puluh rupiah)
XVI. PENUTUP
1. Tersedianya informasi untuk setiap modul dalam aplikasi SATU KND (Modul KND
reengineering) dapat membantu proses monitoring untuk pihak-pihak yang terkait
dengan pengelolaan Kekayaan Negara Dipisahkan khususnya Menteri Keuangan
dan pimpinan di DJKN dalam mengambil keputusan serta membantu proses
integrasi sistem dengan pihak luar DJKN.
2. Diharapkan aplikasi yang dibangun dalam proyek ini terus dilakukan testing dan
evaluasi agar sesuai dengan kebutuhan user.
3. Kerangka acuan kerja ini diharapkan dapat menjadi acuan kegiatan selanjutnya
dan secara konsisten dapat dipahami oleh seluruh pimpinan dan stakeholder
DJKN.
4. Pihak ketiga ikut bertanggung jawab dalam pertanggungjawaban hasil
pengerjaan proyek di depan auditor internal maupun auditor eksternal DJKN oleh
karenanya diharapkan agar tertib dalam menyusun laporan, dokumentasi, dan
administrasi sebagaimana disyaratkan dalam prosedur pengadaan jasa.
5. Jika terjadi pembatalan/pemutusan kontrak karena terbitnya kebijakan
pemerintah di kemudian hari, penyedia tidak dapat menuntut ganti rugi dalam
bentuk apapun kepada pemberi kerja, walaupun telah ditetapkan sebagai
pemenang tender.
Ditetapkan di : Jakarta
Pada tanggal : 22 April 2024
Pejabat Pembuat Komitmen
Direktorat TSI
Ditandatangani secara elektronik
Yuzuardi Haban
NIP 198705152010121005