Pengadaan Kontrak Payung Sewa Layanan Managed Service Soc Kpk Tahun Anggaran 2025, 2026 Dan 2027

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 41463011
Date: 18 November 2024
Year: 2025
KLPD: Komisi Pemberantasan Korupsi
Work Unit: Komisi Pemberantasan Korupsi Kpk
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Kontrak Payung
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 2,098,208,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 2,098,208,000
Winner (Pemenang): PT Itpro Citra Indonesia
NPWP: 019558469035000
RUP Code: 53470084
Work Location: Gedung Merah Putih KPK - Jakarta Selatan (Kota)
Participants: 29
Applicants
Reason
0019558469035000Rp 1,690,079,910-
PT Data Sinergitama Jaya Tbk
03*3**9****16**0--
0801013798028000--
PT Media Telekomunikasi Mandiri
00*8**4****13**0Rp 1,824,840,0691. Tenaga Teknis yang ditawarkan tidak melampirkan dokumen sebagai Pegawai Tetap Perusahaan; 2. Sertifikat Tenaga Teknis 3 yang ditawarkan sudah tidak berlaku (expired).
PT Protergo Siber Sekuriti
08*3**6****53**0Rp 1,520,960,001KBLI yang dimiliki Penyedia adalah 58200, 62019, 62090, 62029, 62021 sedangkan yang dipersyaratkan pada Dokumen Pemilihan adalah 4651 atau 4741
0024272197014000Rp 1,429,120,000Persyaratan di Spesifikasi Teknis untuk melacak dan mendokumentasikan setiap insiden keamanan dari deteksi awal hingga resolusi, termasuk langkah-langkah yang diambil dan hasil akhir tidak terpenuhi.
0745039164063000--
PT Asseta Internasional
00*0**0****11**0--
0317006351013000--
PT Elsiscom Prima Karya
00*4**1****73**0--
CV Cahaya Rembulan Purnama
06*9**4****01**0--
0704511484063000--
0026239137061000--
PT Mega Akses Persada
06*2**3****35**0--
0821010295447000--
PT Aplika Data Nusantara
09*3**3****14**0--
PT Jagad Raya Kreasindo
02*1**8****53**0--
0017645896062000--
0017701327076000--
0022501282028000--
PT Informatika Media Pratama
09*7**7****05**0--
PT Drop Platforms
08*4**6****48**0--
0032301772031000--
0027510825039000--
Magnus Sedaya Selaras
08*1**6****86**0--
0024188823059000--
PT Sukses Mandiri Cemerlang
07*9**6****34**0--
PT Jasnikom Gemanusa
00*6**3****75**0--
PT Aneka Sinergi Mandiri
04*8**3****36**0--
Attachment
Uraian Singkat Pekerjaan                          
 Pengadaan Kontrak Payung Sewa Layanan Managed Service SOC KPK Tahun Anggaran 2025,
                            2026 dan 2027                                 
                                                                          
A. Standardisasi                                                          
  1. Memiliki ISO 27001 : 2022 Information Security Management System;    
  2. SIEM ditempatkan pada Data Center yang memiliki Sertifikat Tier III/ANSI Rated-3.
                                                                          
B. Spesifikasi Kinerja                                                    
  1. Monitoring dan Deteksi Ancaman Real-Time                             
     a. Tool yang digunakan dapat terintegrasi dengan berbagai sumber log (perangkat
       keamanan TI (WAF, firewall, server, aplikasi, NDR/EDR/XDR, IDS/IPS dan perangkat
       lain yang telah disepakati pada saat kontrak) dan secara otomatis mengumpulkan,
       menggabungkan, dan menyimpan log tersebut;                         
     b. Memantau dan menganalisis log dan data keamanan secara real-time untuk mendeteksi
       aktivitas yang mencurigakan atau anomali;                          
     c. Menggunakan mesin korelasi untuk menghubungkan berbagai peristiwa dari sumber
       yang berbeda guna mengidentifikasi pola serangan atau pelanggaran keamanan yang
       lebih kompleks.                                                    
                                                                          
  2. Layanan Dukungan 24/7                                                
     a. Perangkat SIEM (Security Information and Event Management) disediakan oleh
       penyedia jasa layanan;                                             
     b. Melakukan pemantauan dan analisis secara berkesinambungan terhadap log dan
       insiden keamanan informasi yang terekam dalam sistem KPK, baik yang tengah terjadi
       maupun berpotensi untuk terjadi dengan menggunakan perangkat SIEM; 
     c. Security analyst penyedia jasa berperan sebagai tier 1 (satu) yang berperan dalam
       melakukan analisis dan memberikan rekomendasi terhadap serangan yang telah
       terdeteksi secara dini, termasuk bertanggung jawab dalam melakukan verifikasi,
       klarifikasi dan investigasi ancaman serangan siber;                
     d. Menyediakan dukungan teknis 24/7 untuk menangani masalah, pertanyaan, atau
       insiden yang muncul.                                               
                                                                          
  3. Respon Insiden dan Manajemen Insiden                                 
     a. Mengirimkan notifikasi dan alarm kepada tim keamanan TI KPK ketika mendeteksi
       potensi ancaman siber;                                             
     b. Menyediakan mekanisme untuk merespons ancaman secara otomatis, seperti
       pemblokiran IP, isolasi sistem, atau penghapusan akses ke sistem yang terinfeksi;
     c. Memungkinkan eskalasi insiden secara otomatis ke tim keamanan tingkat lanjut jika
       ancaman tidak terselesaikan dalam jangka waktu 1 x 24 jam;         
     d. Melacak dan mendokumentasikan setiap insiden keamanan dari deteksi awal hingga
       resolusi, termasuk langkah-langkah yang diambil dan hasil akhir;   
     e. Membuat laporan insiden yang mendetail untuk dokumentasi dan kepatuhan
       keamanan informasi, serta untuk evaluasi pasca-insiden;            
     f. Pelaporan disampaikan melalui email dan via komunikasi lain baik insiden yang
       bernilai risiko tinggi, menengah ataupun rendah.                   
  4. Kegiatan Vulnerability Assessment (VA)                               
     a. Vulnerability Assessment merupakan proses sistematis untuk mengidentifikasi,
       mengukur, dan memprioritaskan kerentanan kemanan dalam sistem, aplikasi, atau
       jaringan, dengan ketentuan antara lain:                            
       1) Dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali dengan output laporan di setiap akhir
          triwulan;                                                       
       2) VA dilakukan sesuai dengan sejumlah asset yang termonitor pada SIEM
       3) Aktivitas VA dilakukan pada bulan pertama setiap triwulan (Januari, April, Juli, dan
          Oktober)                                                        
     b. Memastikan scanning engine dapat diupdate dengan informasi kerentanan terbaru
       untuk menjaga proses scanning tetap efektif;                       
     c. Melakukan VA tanpa merusak fungsi dan perangkat uji terhadap infrastruktur sistem
       informasi KPK;                                                     
     d. Perangkat VA disiapkan oleh penyedia jasa.                        
                                                                          
  5. Penetration Testing (PT)                                             
     a. Penetration Testing merupakan metode pengujian keamanan yang mensimulasikan
       serangan terhadap sistem, aplikasi, atau jaringan untuk mengeksploitasi kerentanan
       yang ada, dengan ketentuan antara lain:                            
       1) Penyedia melakukan Penetration testing aplikasi maksimal 3 (tiga) minggu
          dilanjutkan kegiatan Remediasi oleh KPK & Penyedia melakukan Retest Penetration
          Testing maksimal 2 (dua) minggu setelah proses remediasi dinyatakan selesai oleh
          KPK serta berlanjut sampai dengan akhir masa pelaksanaan kontrak setiap
          tahunnya.                                                       
       2) Jumlah Aplikasi yang di lakukan Pentest sebanyak 10 (sepuluh) Aplikasi selama
          masa pelaksanaan kontrak setiap tahunnya.                       
     b. Memastikan scanning engine dapat diupdate dengan informasi kerentanan terbaru
       untuk menjaga proses scanning tetap efektif;                       
     c. Melakukan PT tanpa merusak fungsi dan perangkat uji terhadap infrastruktur sistem
       informasi KPK;                                                     
     d. Perangkat PT disiapkan oleh penyedia jasa;                        
     e. Metode pentest yang digunakan adalah Grey Box.                    
                                                                          
  6. Kegiatan Network Security Monitoring                                 
     a. Memastikan bahwa jaringan dipantau sepanjang waktu untuk deteksi ancaman secara
       berkelanjutan, baik secara manual oleh tim penyedia layanan atau otomatis melalui alat
       NSM untuk memonitor aktivitas internal yang dapat menjadi potensi terjadinya fraud;
     b. Aktivitas ini juga memanfaatkan fungsi pada perangkat SIEM yang disediakan oleh
       penyedia.                                                          
                                                                          
  7. Kegiatan Security Awareness                                          
     a. Membuat informasi untuk edukasi kesadaran keamanan informasi dalam bentuk
       Infografis, newsletter yang akan di kirim ke seluruh pegawai KPK secara berkala setiap
       1 (satu) bulan sekali bersumber dari kegiatan Threat Intel;        
     b. Memberikan sharing knowledge kepada tim keamanan TI KPK setiap bulan;
     c. Melakukan simulasi mail phising sekurang-kurangnya untuk 200 (dua ratus) orang
       pegawai dengan output laporan hasil mail phising yang dilakukan selama masa
       pelaksanaan kontrak setiap tahunnya                                
  8. Perangkat Pendukung Layanan                                          
     a. Perangkat yang akan di monitor adalah perangkat yang sudah ditentukan, baik di
       internal dan eksternal KPK;                                        
     b. Sumber data (Log) harus selalu disimpan dan berada di pusat data Komisi
       Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia;                          
     c. Untuk mendukung layanan keamanan TI, penyedia jasa harus menyediakan perangkat
       dengan fitur sebagai berikut:                                      
       1) SIEM dan Log Management dapat terintegrasi dengan berbagai sumber log
          (perangkat keamanan TI (WAF, firewall, server, aplikasi, NDR/EDR/XDR, IDS/IPS
          dan perangkat lain yang telah disepakati pada saat kontrak);    
       2) Perangkat Honeypot untuk pengelabuan terhadap serangan siber dan terintegrasi
          dengan SIEM.                                                    
                                                                          
  9. Kegiatan Analisis Forensik Insiden Siber                             
     a. Mengidentifikasi potensi insiden keamanan atau pelanggaran yang memerlukan
       penyelidikan lebih lanjut;                                         
     b. Mengumpulkan log sistem, log jaringan, dan catatan aktivitas lainnya dari server,
       perangkat jaringan, dan endpoint yang relevan;                     
     c. Menyusun laporan forensik yang merinci temuan dari analisis, termasuk bukti yang
       ditemukan, metode yang digunakan, dan kesimpulan yang dapat diambil;
     d. Mengevaluasi insiden yang terjadi untuk mengidentifikasi apa yang bisa diperbaiki
       dalam respons keamanan atau prosedur forensik.                     
                                                                          
  10. Implementasi awal                                                   
     Melakukan persiapan metodologi layanan pengamanan (pra-assessment awal), antara lain:
     a. Identifikasi kebutuhan keamanan secara spesifik organisasi, seperti identifikasi aset,
       infrastruktur, log sources, dan persyaratan regulasi;              
     b. Menyusun rencana implementasi yang mencakup jadwal pelaksanaan kegiatan teknis,
       sumber daya yang dibutuhkan, menentukan PIC dari masing-masing pihak, dan
       langkah-langkah utama kegiatan proses pekerjaan secara detail;     
     c. Mempersiapkan, melakukan instalasi, menerapkan, mengintegrasikan, menyesuaikan,
       mengelola, log dari perangkat KPK ke dalam SIEM penyedia layanan untuk memenuhi
       persyaratan KPK;                                                   
     d. Penyedia menyediakan tenaga teknis yang mampu mengintegrasikan perangkat KPK
       dan SIEM penyedia Layanan;                                         
     e. Melaksanakan uji fungsi sistem berupa User Acceptance Test (UAT) dan Test Operation
       (integrasi perangkat dan pengaturan peringatan, untuk memastikan bahwa semuanya
       berfungsi dengan benar);                                           
     f. Membuat laporan pekerjaan pada poin a-e.
Tenders also won by PT Itpro Citra Indonesia
Authority
8 November 2021Pengadaan Perangkat Keamanan Informasi Psiap Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2022Kementerian KeuanganRp 23,491,986,000
2 December 2022Pengadaan Manage Cyber Security Services Skk MigasSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 18,651,893,000
6 July 2023Pengadaan Renewal Subscription Warranty Perangkat Host Based Security Scanner Skk MigasSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 18,651,893,000
23 November 2021Pengadaan Manage Cyber Security Services Skk MigasSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 15,048,710,444
8 September 2022Pengadaan Renewal Subscription Warranty Perangkat Host Based Security Scanner Skk MigasSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 15,048,710,444
28 October 2025Pengadaan Penambahan Perangkat Firewall Gedung Kantor Pusat​ Tahun Anggaran 2025Kementerian KeuanganRp 10,301,054,000
8 January 2019Pengadaan Pemeliharaan Perangkat Security Kpk 2019Komisi Pemberantasan KorupsiRp 5,500,660,000
19 September 2017Pengadaan Infrastruktur Pengujian Keamanan TiSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 5,438,000,000
10 February 2020Pengadaan Pemeliharaan Perangkat Security ItKomisi Pemberantasan KorupsiRp 5,345,107,669
13 February 2018Pengadaan Pemeliharaan Perangkat Firewall Dan Load BalancerKomisi Pemberantasan KorupsiRp 4,924,342,504