RANGKUMAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN GEDUNG
POLITEKNIK STIA LAN JAKARTA
Pekerjaan pemeliharaan gedung ini mencakup seluruh kegiatan pembongkaran,
pemasangan kembali, perbaikan, finishing, pengecatan, hingga pembersihan akhir
yang dilakukan pada area di lingkungan Politeknik STIA LAN Jakarta. Seluruh kegiatan
dilaksanakan berdasarkan ketentuan administrasi dan teknis yang telah ditetapkan,
serta wajib mengikuti standar keselamatan dan prosedur mutu konstruksi.
1. Ruang Lingkup Utama Pekerjaan
Pekerjaan pemeliharaan meliputi tahap bongkar, pemasangan ulang, dan
penyempurnaan, yang terdiri dari:
• Pembongkaran plafon eksisting.
• Pembongkaran lantai keramik/granit beserta perekatnya.
• Pembongkaran dinding partisi gypsum lengkap dengan rangkanya.
• Pemasangan rangka plafon hollow termasuk rangka utama dan sekunder.
• Pemasangan plafon gypsum.
• Pemasangan keramik 30×30 cm lengkap dengan nat.
• Pekerjaan plesteran dinding.
• Pekerjaan acian sebagai finishing awal dinding.
• Penggantian cermin termasuk bongkar dan pemasangan baru.
• Pemasangan dinding partisi gypsum dua sisi berikut rangka metal dan insulasi.
• Pengecatan dinding interior.
• Pengecatan dinding eksterior.
• Pengecatan plafon dan partisi.
• Penyediaan sistem keselamatan kerja konstruksi (SMKK).
Seluruh pekerjaan di atas harus dilakukan dengan rapi, aman, serta tidak merusak
elemen bangunan lainnya di sekitar lokasi.
2. Ketentuan Administrasi dan Teknis
a. Administrasi Umum
Pekerjaan dilaksanakan di Kampus Politeknik STIA LAN Jakarta. Didanai melalui
DIPA Tahun Anggaran 2025. Pekerjaan dilaksanakan dalam17 hari kalender. Penyedia
jasa wajib memiliki kualifikasi usaha kecil dengan subkualifikasi BG009, serta
pengalaman pekerjaan konstruksi dalam 4 tahun terakhir.
b. Tenaga Kerja & Personel
Penyedia harus menyediakan tenaga kerja berpengalaman sesuai bidangnya, antara
lain:
• Pelaksana lapangan bangunan gedung.
• Petugas keselamatan konstruksi (K3).
• Seluruh pekerja wajib menggunakan APD dan mengikuti aturan keselamatan
kerja.
c. Bahan & Peralatan
Semua material harus baru, memenuhi standar SNI, dan disetujui pengawas. Peralatan
utama seperti bor, hollow cutter, waterpass, pick-up/truck ringan, alat angkat kaca,
steger, dan alat ukur wajib tersedia dan layak pakai. Bahan yang tidak memenuhi
spesifikasi harus diganti atas biaya penyedia.
d. Mobilisasi
Penyedia harus mendatangkan personel, peralatan, serta mempersiapkan
gudang/area kerja sebelum pelaksanaan. Mobilisasi maksimal dimulai 7 hari setelah
SPMK.
e. Laporan & Dokumentasi
Penyedia wajib menyusun:
• Laporan harian: progres fisik, cuaca, jumlah pekerja, dan kondisi material.
• Laporan mingguan dan bulanan sebagai rangkuman kemajuan pekerjaan.
• Dokumentasi foto setiap tahap pekerjaan sebagai bukti progres.
3. Rangkuman Teknis Pekerjaan per Item
a. Pembongkaran Plafon
• Membongkar plafon gypsum/GRC/triplek beserta rangka hollow/kayu.
• Melindungi area kerja agar tidak terkena debu dan puing.
• Puing dibawa keluar area kampus menggunakan dump truck.
b. Pembongkaran Lantai Keramik/Granit
• Membongkar keramik lama hingga ke permukaan beton.
• Membersihkan sisa mortar agar rata dan siap pemasangan baru.
• Dibuat penutupan area untuk mengantisipasi debu.
c. Pembongkaran Partisi Gypsum
• Melepas papan gypsum, sekrup, stud hollow, serta aksesoris lainnya.
• Menjaga agar elemen lain di sekitar tidak rusak.
• Limbah gypsum dan metal dipilah dan dibersihkan.
d. Pemasangan Rangka Plafon Hollow
• Menentukan level plafon menggunakan laser/waterpass.
• Memasang wall angle, rangka utama, gantungan, dan rangka sekunder.
• Memastikan rangka kaku, rata, dan siap pemasangan plafon.
e. Pemasangan Plafon Gypsum
• Gypsum dipasang dengan sekrup sesuai jarak standar.
• Menyesuaikan titik lampu, AC, sprinkler, dan utilitas lainnya.
• Dilakukan pemeriksaan kelurusan sebelum finishing.
f. Pemasangan Keramik 30×30 cm
• Menyiapkan permukaan lantai, memasang adukan perekat,
• Menentukan pola keramik, memasang menggunakan spacer,
• Melakukan pengisian nat dan pembersihan akhir.
g. Pekerjaan Plesteran
• Mengaplikasikan mortar semen-pasir dengan ketebalan standar.
• Meratakan dinding menggunakan jidar dan acuan.
• Melakukan curing untuk mencegah retak.
h. Pekerjaan Acian
• Menghaluskan dinding agar siap cat.
• Menggunakan semen halus atau campuran acian standar.
• Menjaga kelembapan untuk mencegah retak rambut.
i. Penggantian Cermin
• Melepas cermin lama, membersihkan sisa lem,
• Mengukur ulang dan memasang cermin baru dengan sealant netral,
• Memastikan pemasangan rata dan aman.
j. Pemasangan Partisi Gypsum 2 Sisi
• Memasang track atas-bawah, stud metal, insulasi,
• Memasang papan gypsum kedua sisi, sambungan tape & compound,
• Melakukan finishing hingga permukaan siap cat.
k. Pengecatan Interior & Eksterior
• Membersihkan dan memperbaiki dinding sebelum cat,
• Mengaplikasikan cat dasar alkali sealer,
• Mengaplikasikan 2–3 lapis cat finishing,
• Memastikan hasil rata, rapi, dan tidak belang.
4. Keselamatan Konstruksi (K3)
• Seluruh pekerjaan wajib menerapkan sistem K3 yang meliputi:
• Pemasangan rambu-rambu, pembatas area kerja, dan spanduk K3.
• Penggunaan APD lengkap seperti helm, masker, sarung tangan, sepatu safety.
• Alat pertolongan P3K, thermo gun, dan standar kebersihan.
• Pengamanan lokasi agar tidak membahayakan pengguna kampus.
5. Pengendalian Mutu
• Penyedia jasa wajib memastikan:
• Material sesuai spesifikasi.
• Pemasangan rapi, tidak cacat, tidak miring, tidak retak.
• Setiap tahap diperiksa dan disetujui pengawas sebelum tahap berikutnya.
• Kesalahan atau ketidaksesuaian wajib diperbaiki tanpa biaya tambahan.
6. Pembersihan Akhir
Pada akhir pekerjaan:
• Seluruh puing bongkaran dibuang keluar area kampus.
• Area kerja dibersihkan dari debu, sisa adukan, dan limbah material.
• Seluruh instalasi dikembalikan ke kondisi aman dan siap digunakan.