Pengadaan Manajemen Konstruksi Pembangunan Lanjutan Gedung Bisnis Terpadu

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10042514000
Date: 6 June 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Pariwisata
Work Unit: Politeknik Pariwisata Bali
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Waktu Penugasan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 594,446,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 594,296,220
Winner (Pemenang): CV Ganesha Teknika
NPWP: 026015461906000
RUP Code: 59621054
Work Location: Jl. Dharmawangsa, Kampial, Kec. Kuta Selatan, Kab.Badung-Bali - Badung (Kab.)
Participants: 27
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0026015461906000Rp 560,328,00098.0798.46-
0011309440423000Rp 571,067,25086.6688.95-
0015555477429000Rp 577,202,22093.1293.91-
0030475891211000Rp 584,415,00092.5793.23-
PT Global Madanindo Konsultan
0028216703805000---Nilai kualifikasi teknis tidak memenuhi nilai ambang batas
0012107470429000---Nilai kualifikasi teknis tidak memenuhi nilai ambang batas
PT Majestik Engineering Konsultan
09*5**9****01**0---Nilai kualifikasi teknis tidak memenuhi nilai ambang batas (Sesuai ketentuan penyedia yang berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun dan belum memiliki pengalaman dikecualikan, tetapi PT. MAJESTIK ENGEINEERING KONSULTAN sudah memiliki pengalaman meskipun berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun)
0033107913017000---Nilai kualifikasi teknis tidak memenuhi nilai ambang batas
0315487041903000----
0032005415015000---Nilai kualifikasi teknis tidak memenuhi nilai ambang batas
PT Maha Widya Konsultan
0747672053901000---Sesuai ketentuan pada BAB III. IKP pada poin - 6. Satu Data Kualifikasi Tiap Peserta. PT. DUTA BHUANA JAYA sebagai anggota KSO dengan PT. MAHA WIDYA KONSULTAN juga mendaftar sebagai peserta sendiri pada kegiatan ini.
0311668735429000---Tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi
Sangklat Matas Pratomo
06*9**9****03**0---Nilai kualifikasi teknis tidak memenuhi nilai ambang batas (Sesuai ketentuan penyedia yang berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun dan belum memiliki pengalaman dikecualikan, tetapi SANGKLAT MATAS PRATOMO sudah memiliki pengalaman meskipun berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun )
0316258540429000---Sesuai ketentuan pada BAB III. IKP pada poin - 6. Satu Data Kualifikasi Tiap Peserta. PT. DUTA BHUANA JAYA juga melakukan KSO dengan PT. MAHA WIDYA KONSULTAN pada kegiatan ini.
Dayamitra Konsultan
03*0**3****27**0---Nilai kualifikasi teknis tidak memenuhi nilai ambang batas (Sesuai ketentuan penyedia yang berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun dan belum memiliki pengalaman dikecualikan, tetapi DAYAMITRA KONSULTAN sudah memiliki pengalaman meskipun berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun)
PT Janu Dwi Putra
09*4**7****15**0----
0019140052903000----
CV Toga Pos Jaya
06*1**0****09**0----
CV Solusi Inti Pembangunan
08*2**3****06**0----
0020913257404000----
0732742333951000----
PT Astadipati Biro Insinjur Dan Arsitek
01*8**9****07**0----
0014134456901000----
0016634263907000----
0744675075541000----
0022819189952000----
0031738529063000----
Attachment
Manajemen Konstruksi Pembangunan Lanjutan Gedung Bisnis Terpadu   
                              Politeknik Pariwisata Bali                       
                              TAHUN ANGGARAN  2025                             
                                                                               
  1. Latar      Berdasarkan surat Nomor B/872/M.KT.01/2019 tanggal 23 September 2019
     Belakang Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua telah resmi Alih Status menjadi Politeknik
                                                                               
             Pariwisata dan mendapatkan persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur
             Negara dan Reformasi Birokrasi. Politeknik Pariwisata yang selanjutnya disebut
             Poltekpar merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi
             bidang kepariwisataan di lingkungan Kementerian Pariwisata dan pada tanggal 21
             Oktober 2019 dilaksanakannya Serah Terima Jabatan Ketua Sekolah Tinggi
             Pariwisata kepada Direktur Politeknik Pariwisata Bali. Saat ini Politeknik Pariwisata
             memiliki 2 Jurusan dengan 10 Program Studi dan 1 Pasca Sarjana.   
                Dengan melihat tantangan pengembangan pendidikan tinggi dimasa mendatang
             yang semakin tepat sejalan dengan pesatnya pengembangan ilmu dan teknologi.
                                                                               
             Tuntutan terhadap kualitas sumberdaya manusia menjadi lebih kompetitif
             mengharuskan sumber daya manusia yang dihasilkan oleh perguruan tinggi menjadi
             lebih berkualitas. Sebagai penghasil sumberdaya manusia berkualitas dan memiliki
             kompetensi penyelenggaraan pendidikan tinggi harus mampu menjadi pendorong
             bahkan sebagai motivator maka perlu adanya sarana yang mendukung perkuliahan
             diantaranya adalah Gedung Bisnis Terpadu yang harus direncanakan, dirancang
             dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat memenuhi kriteria teknis bangunan yang
             layak dari segi mutu, biaya, dan kriteria administrasi.           
                                                                               
                Proyek Pengembangan Perguruan Tinggi didirikan sebagai respon atas
             kebutuhan sumberdaya manusia di Indonesia yang berkualitas, kompeten, terampil,
             siap kerja dan berdaya saing. Kebutuhan ini sejalan dengan visi dan misi Politeknik
             Pariwisata Bali sebagai salah satu Perguruan tinggi yang ada Jl. Dharmawangsa,
             Benoa, Kec. Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali 80361 yang mempunyai kewajiban
             untuk mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan
             masyarakat melalui pengembangan sumberdaya manusia dan penelitian bagi industri
             terkait. Untuk mengakomodasi tujuan besar seperti tercantum dalam visi, misi serta
             tujuan Poltekpar Pariwisata Bali.                                 
                                                                               
                Proyek Pengembangan Perguruan Tinggi yaitu meningkatkan akses, kualitas,
             relevansi, dan daya saing program pendidikan tinggi, maka Politeknik Pariwisata Bali
             dalam kaitannya dengan proyek pengembangan ini adalah pemantapan sebagai
             pusat unggulan dan penelitian.                                    
                Mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
             Nomor: 22/PRT/M/2018 tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara, tahapan
             pembangunan gedung business centre Politeknik Pariwisata Bali tahun 2025
             merupakan kegiatan pembangunan bangunan gedung Negara dengan klasifikasi
             tidak sederhana yang penyelenggarannya dilaksanakan oleh Politeknik Pariwisata
                                                                               
             Bali melalui tahap perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, dan pengawasannya,
             baik merupakan pembangunan baru, perawatan bangunan gedung, maupun
             perluasan bangunan gedung yang pembangunan adalah kegiatan mendirikan
             bangunan gedung yang sudah ada, dan/atau lanjutan pembangunan bangunan
             gedung.                                                           
             Penyedia jasa manajemen konstruksi digunakan untuk pekerjaan konstruksi:
                 a. bangunan bertingkat di atas 4 (empat) lantai; dan/atau     
                 b. bangunan dengan luas total di atas 5.000 m2 (lima ribu meter persegi);
                   dan/atau                                                    
                 c. bangunan khusus; dan/atau                                  
                 d. yang melibatkan lebih dari satu penyedia jasa perencanaan maupun
                   pelaksana konstruksi; dan/atau                              
                 e. yang dilaksanakan lebih dari satu tahun anggaran ( multiyear project).
                                                                               
                Konsultan manajemen konstruksi tidak dapat merangkap sebagai penyedia Jasa
             perencanaan konstruksi untuk pekerjaan yang bersangkutan dan bertugas sejak
             ditetapkan berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) mulai dari tahap
             perencanaan teknis sampai serah terima akhir pekerjaan konstruksi fisik, dan
             berfungsi melaksanakan pengendalian pada tahap perencanaan teknis dan tahap
             pelaksanaan konstruksi, baik di tingkat program maupun di tingkat operasional.
             Konsultan manajemen konstruksi dalam melaksanakan tugasnya bertanggung
             jawab secara kontraktual kepada Kepala Satuan Kerja atau Pejabat Pembuat
             Komitmen.                                                         
                                                                               
                Mengingat pekerjaan Pembangunan Lanjutan Gedung Bisnis Terpadu Politeknik
             Pariwisata Bali ini dengan luas total pekerjaan lebih dari 5.000 m2 (lima ribu meter
             persegi), serta mengacu pada Peraturan Menteri PU Nomor 22/KPTS/M/2018
             tentang Bangunan Gedung Negara maka dipandang perlu untuk mengadakan
             Konsultan Manajemen Konstruksi yang akan mengelola serta mengawasi
             kegiatan ini agar dapat berjalan lancar, tepat waktu, tepat mutu dan biaya,
             pencapaian sasaran fisik (kuantitas dan kualitas), dan tertib administrasi dalam
             pembangunan bangunan gedung negara, mulai dari tahap persiapan, tahap
                                                                               
             perencanaan, tahap pelaksanaan konstruksi sampai dengan masa pemeliharaan.
             Sesuai Peraturan Presiden No. 16 tahun 2018 dan Peraturan Lembaga 
             Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah No. 9 Tahun 2018, selama
             pelaksanaan pekerjaannya, konsultan manajemen konstruksi akan bertindak
             sebagai pelaksana fungsi Direksi Teknis/wakil Pejabat Pembuat Komitmen
             selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi berjalan sampai dengan dilakukan serah
             terima kedua.                                                     
                Tahapan Pembangunan gedung Business Centre Politeknik Pariwisata Bali tahun
             2025 merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan pembangunan pada tahun
                                                                               
             sebelumnya.                                                       
   2. Maksud a. Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini dimaksudkan sebagai pedoman bagi
                                                                               
   dan Tujuan   konsultan Manajemen Konstruksi yang memuat kriteria dan syarat yang harus
                dipenuhi dalam proses pengadaan jasa konsultansi Manajemen Konstruksi dan
                kegiatan - kegiatan yang harus dilaksanakan oleh konsultan Manajemen
                Konstruksi mulai dari tahap pelaksanaan konstruksi sampai dengan masa
                pemeliharaan.                                                  
             b. Tujuan dari kegiatan Manajemen Konstruksi Pembangunan Lanjutan Gedung Bisnis
                Terpadu sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan, yang mencakup
                pengawasan dan pengendalian pelaksanaan secara mendetail, agar tercapainya
                penyelenggaraan konstruksi fisik yang tepat mutu, waktu dan biaya serta memenuhi
                persyaratan teknis meliputi persyaratan tata bangunan dan persyaratan keandalan
                bangunan gedung.                                               
3. Sasaran    Sasaran yang ingin dicapai dari dalam kegiatan ini yaitu terkendalinya dan
              terarahnya secara teknis penyelenggaraan pelaksanaan pekerjaan Pembangunan
                                                                                 
              Lanjutan Gedung Bisnis Terpadu Politeknik Pariwisata Bali adalah:  
              -  Terarahnya secara teknis pelaksanaan konstruksi Pekerjaan Pembangunan
                 Lanjutan Gedung Bisnis Terpadu Politeknik Pariwisata Bali mulai dari SPMK
                 Konstruksi, Serah Terima Pekerjaan Pertama, Masa Pemeliharaan dan Serah
                 Terima Kedua;                                                   
              -  Terkendalikannya kegiatan pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Lanjutan
                 Gedung Bisnis Terpadu Politeknik Pariwisata Bali dari SPMK Konstruksi, Serah
                 Terima Pekerjaan Pertama, Masa Pemeliharaan dan Serah Terima Kedua
                 secara berkualitas, tepat waktu, dalam batas biaya yang tersedia, serta
                                                                                 
                 diselenggarakan secara tertib administrasi;                     
              -  Adanya rekomendasi pengendalian, koordinasi dan evaluasi pada semua
                 tahapan pelaksanaan kegiatan administrasi yang dilakukan oleh Penyedia Jasa
                 sehingga terwujudnya tertib administrasi.                       
              -  Tersedianya data dan informasi tentang perkembangan kegiatan Penyedia
                 Jasa dalam bentuk pelaporan sehingga proses pengendalian dapat berjalan
                 sesuai dengan rencana.                                          
              Serah Terima Pekerjaan Pertama, Masa Pemeliharaan dan Serah Terima Kedua
              secara berkualitas, selesai tepat waktu mutu dan biaya serta diselenggarakan
                                                                                 
              secara tertib administrasi agar terpenuhinya persyaratan perizinan bangunan
              gedung negara yang diperlukan sesuai peraturan yang berlaku, termasuk
              terpenuhinya pernyataan tentang keandalan bangunan dan Sertifikat Laik Fungsi
              (SLF).                                                             
                                                                                 
              Lokasi pekerjaan terletak di dalam kawasan kampus Poltekpar Bali Jl.
4. Lokasi                                                                        
              Dharmawangsa, Benoa, Kec. Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.    
   Kegiatan
Tenders also won by CV Ganesha Teknika
Authority
10 November 2020Supervisi Rehabilitasi Dan Renovasi Sarana Prasarana Sekolah Kab. Ende Dan Kab. NgadaKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 918,868,000
24 October 2024Pengadaan Jasa Konsultansi Perencana Mess Pegawai Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean C Banyuwangi Tahun Anggaran 2025Kementerian KeuanganRp 804,276,000
18 May 2022Pengawasan Pekerjaan Pembangunan Gedung Rumah Sakit DorengKab. SikkaRp 600,000,000
1 December 2020Supervisi Pembangunanrumah Khusus Bagi Warga Baru Di Kawasan Perbatasan Belu Prov. Nusa Tenggara Timur Tahap IIKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 580,265,000
7 August 2023Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan Gedung Kppbc Tmp C Labuan BajoKementerian KeuanganRp 537,526,000
28 February 2019Perencanaan Pembangunan Gedung Kantor Dinas Kesehatan Dan Bpmd Kabupaten GianyarPemerintah Daerah Kabupaten GianyarRp 500,000,000
18 April 2023Supervisi Rehabilitasi Gedung Museum Subak Kab. Tabanan; 1 Dokumen; 1 Dokumen; Nf; K; SycKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 500,000,000
16 May 2024Jasa Konsultansi Pengawasan Pembangunan Unit Sekolah Baru (Usb) Smkn 1 Banjar, Smkn 1 Mengwi, Smkn 2 Kuta Selatan, Smkn 6 Denpasar, Smkn 7 DenpasarProvinsi BaliRp 475,000,000
21 March 2023Jasa Konsultansi Pengawas Pembangunan Mako Polres Magelang Kota Program Apbn T.A. 2023Kepolisian Negara Republik IndonesiaRp 443,073,000
4 June 2024Jasa Konsultansi Pengawasan Pembangunan Kampung Nelayan Modern Desa Warloka Pesisir Kabupaten Manggarai Barat Tahun Anggaran 2024Kementerian Kelautan Dan PerikananRp 400,000,000