| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0015725617061000 | Rp 3,565,875,000 | 73.73 | 74.55 | - | |
| 0018023903019000 | Rp 3,573,954,801 | 70.08 | 70.28 | - | |
| 0911737872643000 | Rp 3,610,275,000 | 70.04 | 70.24 | - | |
| 0015586076013000 | Rp 4,003,918,851 | 73.82 | 73.98 | - | |
PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) | 00*0**4****93**0 | Rp 4,131,230,301 | 73.82 | 74 | - |
| 0018872267331000 | Rp 4,184,768,043 | 70.12 | 70.29 | - | |
| 0014556161441000 | - | 64.2 | - | Tidak memenuhi ambang batas teknis | |
| 0013282173013000 | - | - | - | - | |
| 0018021204017000 | - | - | - | - | |
| 0012162715441000 | - | - | - | - | |
| 0016832297031000 | - | - | - | Peserta dinyatakan tidak lulus evaluasi kualifikasi teknis karena nilai unsur pengalaman mengerjakan pekerjaan sejenis (MK Pembangunan Rumah Sakit) dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir (Periode 2015-2024) tidak memenuhi nilai ambang batas. | |
| 0012271136805000 | - | - | - | Tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi | |
| 0823343546941000 | - | - | - | - | |
| 0011395159517000 | - | - | - | - | |
| 0013095203062000 | - | - | - | - | |
| 0316634195941000 | - | - | - | - | |
| 0032605628061000 | - | - | - | - | |
CV Mm Mulia Mandiri | 10*0**0****44**9 | - | - | - | - |
| 0750676256445000 | - | - | - | - | |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - | - | - |
| 0021430152016000 | - | - | - | - | |
| 0015673247015000 | - | - | - | - | |
| 0831137294911000 | - | - | - | - | |
| 0013639422062000 | - | - | - | - | |
PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Kantor Wilayah II Makassar | 00*0**6****93**0 | - | - | - | - |
| 0016384356061000 | - | - | - | - | |
| 0019323955517000 | - | - | - | - | |
| 0022987598517000 | - | - | - | - | |
| 0019060086805000 | - | - | - | - | |
| 0712233881941000 | - | - | - | - | |
| 0025717588941000 | - | - | - | - | |
| 0015883549821000 | - | - | - | - | |
| 0022853212941000 | - | - | - | - |
RINGKASAN SINGKAT PENGADAAN
Perubahan UUD 1945 Pasal 28 Bagian H ayat (1) menyatakan bahwa setiap orang
berhak memperoleh pelayanan kesehatan, kemudian Pasal 34 ayat (3), bahwa negara
bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas
pelayanan umum yang layak. Undang Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan
pada Pasal 19 menyebutkan bahwa Pemerintah bertanggung jawab atas ketersediaan
segala bentuk upaya kesehatan yang bermutu, aman, efisien dan terjangkau.
Peningkatan usia harapan hidup bukan tidak menimbulkan dampak terhadap pola
pelayanan kesehatan. Meningkatnya populasi usia lansia serta pergeseran life style
masyarakat Indonesia secara umum berdampak pada pola kebutuhan pelayanan serta
epidemiologi penyakit tertentu yang menyerap sumber pembiayaan tinggi, di antaranya
jantung, kanker, dan stroke. Hal ini salah satunya tergambar bahwa kurun waktu 10
tahun, proporsi kematian penyakit infeksi menurun secara signifikan, namun proporsi
kematian karena penyakit degeneratif (jantung dan pembuluh darah, neoplasma,
endokrin) justru semakin meningkat.
Berdasarkan usulan dari Tim Pakar dan Tim Sinkronisasi Presiden Terpilih, antara
lain program yang diusung adalah Upaya meningkatkan standar pelayanan kesehatan
melalui pembangunan sarana prasarana Pembangunan Rumah Sakit Lengkap
Berkualitas di Kabupaten/Kota.Terdapat 66 Rumah Sakit kelas D dan D Pratama yang
perlu peningkatan Kompetensi RS untuk mendukung Program KJSU. 66 RS tersebut
terletak di 24 provinsi termasuk dalam daerah remote area.
Atas latar belakang tersebut diatas, Kementerian Kesehatan merencanakan
pembangunan RS dengan program peningkatan kelas Rumah Sakit di daerah tersebut
dari kelas D/ D Pratama menjadi kelas C yang disebut Program Hasil Terbaik Cepat/
PHTC (Quick Wins) yang bertujuan untuk penguatan layanan KJSU yang dapat
memberikan layanan Kesehatan RS Kelas C startifikasi madya di remote area.
Penguatan KJSU yang dimaksud adalah upaya pengembangan fasilitas sarana,
prasarana dan alat kesehatan yaitu ruang operasi, penambahan ruang rawat jalan, rawat
inap (penambahan jumlah tempat tidur sesuai standar RS Kelas C), ruang perawatan
intensif, ruang cathlab, ruang radiologi (CT-Scan, Mamografi), dan ruang-ruang
penunjang lain apabila diperlukan peningkatan. Batasan luasan yang akan dibangun
untuk peningkatan kelas ini adalah +7.000 m2 untuk penambahan fungsi-fungsi ruang di
atas.
Salah satu Lokasi fokus kegiatan peningkatan kelas RS adalah RSUD Maren Hi.
Noho Renuat Kota Tual Rumah Sakit yang akan ditingkatan kelasnya di Kota Tual ini
adalah Rumah Sakit Umum Daerah dengan Klasifikasi Kelas D yang akan ditingkatkan
menjadi Kelas C dengan persyaratannya sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan
Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha Dan Produk Pada
Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan serta Peraturan
Menteri Kesehatan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Persyaratan Teknis Bangunan,
Prasarana dan Peralatan Kesehatan Rumah Sakit.
Pembangunan fisik peningkatan kelas RSUD Maren Hi. Noho Renuat Kota Tual
direncanakan dilakukan dengan skema kontrak rancang bangun multi years yaitu tahun
anggaran 2025 dan 2026. Untuk mendukung pelaksanaan pembangunan dan juga
proses-proses dalam pengadaan jasa konstruksi maka diperlukan pengawasan dan
pengendalian di lapangan agar penyelenggaraan konstruksi fisik tepat mutu, waktu dan
biaya serta tertib administrasi sesuai peraturan yang berlaku/terkait. Dengan adanya
kebutuhan tersebut, maka kegiatan Pembangunan Rumah Sakit ini memerlukan peran
konsultan Manajemen Konstruksi untuk mengendalikan pelaksanaan Pembangunan di
lapangan agar berjalan dengan baik sesuai yang direncanakan.
Pejabat Pembuat Komitmen,
Tantan Darul Taufik| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 6 June 2016 | Fasilitator Administration Service (Fas) Propoinsi Sulawesi Selatan | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 56,748,752,400 |
| 13 June 2016 | Facilitator Administration Services (Fas) Nusa Tenggara Timur | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 50,652,059,600 |
| 2 August 2025 | Manajemen Konstruksi Pembangunan Gedung Dan Kawasan Kompleks Yudikatif Di Ibu Kota Nusantara | Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) | Rp 47,959,820,000 |
| 5 September 2017 | Non Consultant Service For Advisory Team | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 43,743,631,130 |
| 10 June 2016 | Facilitator Administration Services (Fas) Provinsi Sulawesi Tengah | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 42,225,140,000 |
| 9 March 2023 | Manajemen Konstruksi Pembangunan Rumah Susun Asn 3-4 | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 25,150,000,000 |
| 13 June 2016 | Facilitators Administration Services (Fas) Provinsi Kalimantan Tengah | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 20,924,867,600 |
| 19 September 2017 | Technical Management Consultant (Tmc) Package - 2 (West Java Province) | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 20,255,200,000 |
| 12 April 2023 | Kegiatan Jasa Konsultasi Kegiatan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis Tahun Anggaran 2023 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 20,120,373,000 |
| 13 June 2016 | Facilitator Administration Services (Fas) Provinsi Sulawesi Utara | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 20,015,636,200 |