SPESIFIKASI TEKNIS
PROGRAM : PEMELIHARAAN GEDUNG/BANGUNAN
KEGIATAN : PEMELIHARAAN GEDUNG BANGUNAN
PEKERJAAN : PEMELIHARAAN GEDUNG/ BANGUNAN BERUPA PERBAIKAN KEBOCORAN
PIPA, DAK BETON, PLAFOND DAN DAK SHELTER POLTEKKES KEMENKES
PADANG TA. 2023
LOKASI : POLTEKKES KEMENKES PADANG
I. URAIAN UMUM DAN KETENTUAN PEKERJAAN
a. Umum
Persyaratan teknis ini merupakan aturan dan kebutuhan yang harus dipenuhi dalam
pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Secara umum persyaratan ini bisa ditetapkan dan
merupakan kesatuan dengan Persyaratan Teknis Khusus serta bersama-sama dengan
dokumen lainnya merupakan Persyaratan Teknis Pelaksanaan Pekerjaan.
Pekerjaan yang dicakup dalam spesifikasi teknis ini berupa pekerjaan perbaikan
kebocoran pipa, dak beton dan plafond, pekerjaan perbaikan dak shetler dan pekerjaan
pelengkap yang menyertainya.
Spesifikasi ini juga mengharuskan penyedia jasa untuk melakukan pematokan dan
survei lapangan yang cukup detail berdasarkan gambar selama periode mobilisasi. Penyedia
jasa harus menyiapkan gambar kerja (shop drawings) untuk diperiksa dan disetujui oleh
pengawas pekerjaan.
Penyedia jasa harus melaksanakan semua pekerjaan yang tercakup dalam kontrak
dan memperbaiki cacat mutu sebelum masa kontrak berakhir.
b. Data dan Ketentuan Nama Paket
1. Instansi : Poltekkes Kemenkes Padang
2. Nama KPA/PPK : Renidayati, S.Kp, M.Kep, Sp.Jiwa
3. Unit Kerja : Poltekkes Kemenkes Padang
4. Alamat : Jl Simpang Pondok Kopi Siteba Nanggalo Padang
5. Program : Pemeliharan Gedung/bangunan
6. Kegiatan : Pemeliharaan Gedung/bangunan
7. Pekerjaan : Pemeliharaan Gedung/ Bangunan Berupa Perbaikan
Kebocoran Pipa, Dak Beton, Plafond Dan Dak Shelter
Poltekkes Kemenkes Padang TA. 2023
8. Lokasi Pekerjaan : Gedung Poltekkes Kemenkes Padang
9. Sumber Dana : DIPA Poltekkes Kemenkes Padang Tahun 2023
10. Tahun Anggran : 2023
11. Nilai HPS : Rp. 188.037.000,-
12. Waktu Pelaksanaan : 25 Hari kalender
13. Jenis Kontrak : Jenis kontrak yang akan digunakan untuk pekerjaan ini
adalah Kontrak Harga Satuan
14. Lingkup Pekerjaan : Adapun Lingkup pekerjaan bagian utama yang umumnya
merupakan pekerjaan sebagai berikut :
A. Pekerjaan Perbaikan Kebocoran Pipa, Dak Beton
dan Plafond
B. Pekerjaan Perbaikan Dak (Shelter)
Lingkup pekerjaan yaitu :
Pekerjaan Perbaikan Instalasi Pipa Air Hujan
Pekerjaan Injeksi Beton
Pekerjaan Rangka Plafond
Pekerjaan Plafond Gypsum
Pekerjaan Floor Drain
Pekerjaan Waterproofing Membran
Pekerjaan Perbaikan Canopy Atap
II. NILAI TKDN BAHAN BANGUNAN/ MATERIAL
No Bahan/ Material Nilai TKDN Keterangan
1 Sikagrout 56,52 % TKDN Kemenperin
2 Furing 31,02 % TKDN Kemenperin
3 Gypsum Board 27,48 % TKDN Kemenperin
4 Cat 82,26 % TKDN Kemenperin
5 Sealant 40,80 % TKDN Kemenperin
6 Floor Drain 52,20 % TKDN Kemenperin
7 Waterproofing Membran 49,75 % TKDN Kemenperin
8 Besi Hollow 43,45 % TKDN Kemenperin
9 Atap Spandek 58,65 % TKDN Kemenperin
10 Atap Fiberglass 54,90 % TKDN Kemenperin
1. PEKERJAAN PERBAIKAN INSTALASI AIR HUJAN
1.1. Lingkup Pekerjaan
a. Pekerjaan ini meliputi penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat-alat
bantu lainnya untuk melaksanakan pekerjaan dimaksud sehingga dapat dicapai hasil
pekerjaan yang bermutu baik. Meliputi seluruh pekerjaan yang berkaitan dengan pipa
air hujan.
1.2. Bahan/ Produk
a. Sealant
b. Lem Pipa
Bahan yang diproses pabrikan harus diseleksi terlebih dahulu dengan seksama sesuai
bentuk toleransi, ukuran, ketebalan, kesikuan, kelengkungan dan pewarnaan yang
disyaratkan. Persyaratan bahan yang digunakan harus memenuhi ketentuan-
ketentuan/ persyaratan dari pabrik yang bersangkutan
1.3. Accessories
a. Angkur, sekrup, baut, klem
Bahan pelengkap lain harus sesuai persyaratan, dan sesuai dengan ukuran panel dan
material rangka panel yang dipasang
2. PEKERJAAN INJEKSI BETON
2.1. Lingkup Pekerjaan
a. Pekerjaan injeksi beton ini adalah proses pekerjaan memasukkan sejumlah material
untuk mengisi celah kosong dalam beton. Tujuan untuk memperbaiki area beton yang
rusak dengan cara mengganti dengan material baru. Kebocoran terjadi karena kondisi
beton yang tidak sempurna atau mengalami kerusakan. Baik berupa retak, keropos
maupun penyusutan dan lainnya.
2.2. Bahan/ Produk
a. Injeksi epoxy adhesive
b. Fitting pipa
2.3. Accessories
a. Mesin kompresor
2.4. Tahapan Pekerjaan
a. Persiapan Area dapat dilakukan pembersihan area kerja dengan menyingkirkan benda-
benda yang dapat menghalangi untuk menjangkau beton. Setelah area siap untuk
dieksekusi dilanjutkan dengan memberikan tanda garis atau marking area.
b. Peralatan injeksi seperti fitting pipa, kompresor dan tabung, pipa slang digunakan untuk
mengarahkan bahan injeksi ke dalam celah retakan beton. Yang sleanjutnya perlu
menginstalasi selang penghubung antara tiap fitting pipa dengan tabung beton.
c. Dalam mengaplikasikan fitting pipa harus menempatkannya ditengah ruas retakan, hal
tersebut bertujuan agar bahan injeksi yang masuk dari setiap titik saling menyatu dan
solid.
d. Selanjutnya agar fitting pipa dapat menempel digunakan perekat dari bahan epoxy
adhesive.
e. Pada proses selanjutnya yaitu penyuntikan beton, pada tahap ini dilakukan dengan
memanfaatkan tekanan dari mesi kompresor, tekanan ini mengarah pada tabung
adukan beton.
3. PEKERJAAN RANGKA PLAFOND
3.1. Lingkup Pekerjaan
a. Pekerjaan rangka plafond yaitu menyisip atau menambahkan rangka plafond baru,
dikarenakan rangka plafond yang lama sudah tidak layak digunakan kembali.
b. Pekerjaan rangka Plafond menggunakan peralatan pendukung yaitu scaffolding.
3.2. Bahan/ Produk
a. Furing
3.3. Accessories
a. Paku tembak, sekrup, paku beton
4. PEKERJAANGYPSUMBOARD
4.1. Lingkup Pekerjaan
a. Pekerjaan plafond gypsum menggantikan plafond existing yang tidak layak/ sudah
rusak.
b. Plafond gypsum yang digunakan dengan ketebalan 9 mm.
c. Plafond gypsum yang akan dipasang di cat terlebih dahulu.
4.2. Bahan/ Produk
a. Gypsum board 9 mm
5. PEKERJAANFLOOR DRAIN
5.1. Lingkup Pekerjaan
a. Pemasangan floor drain dipasang pada pipa air hujan.
b. Floor drain difungsikan agar sampah atau kotoran lainnya tidak masuk pada pipa air
hujan.
5.2. Bahan
a. Floor drain 4”
6. PEKERJAAN WATERPROOFING MEMBRAN
6.1. Lingkup Pekerjaan
a. Pekerjaan waterproofing membrane ialah mencegah terjadinya kebocoran air pada
struktur beton dibawahnya.
b. Penerapan waterproofing membrane ini pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan
daya tahan struktur dari air.
c. Waterproofing membrane diaplikasikan pada bagian konstruksi yang lembab atau
berair.
6.2. Bahan
a. Waterproofing membrane bakar 4 mm.
b. Primer coating.
6.3. Langkah - Langkah Pekerjaan
a. Anda harus membersihkan terlebih dulu lokasi struktur beton yang akan dilapisi dengan
bahan waterproofing membrane. Pastikan seluruh permukaan dari lokasi tersebut
benar-benar bersih dan terbebas dari kotoran. Hal ini sangat penting dilakukan supaya
waterproofing membrane bisa dipasang dengan kuat.
b. Aplikasikan cat dasar pada permukaan struktur beton tersebut menggunakan primer
coating. Lakukan penerapan primer coating ini secara merata ke seluruh permukaan
lantai beserta naik ke dinding setinggi 20 cm dari lantai rencana. Pastikan primer
coating tersebut melapis struktur beton dengan rapi dan menutupi semua permukaan.
Biarkan supaya mengering.
c. Aplikasikan cat dasar pada permukaan struktur beton tersebut menggunakan primer
coating. Lakukan penerapan primer coating ini secara merata ke seluruh permukaan
lantai beserta naik ke dinding setinggi 20 cm dari lantai rencana. Pastikan primer
coating tersebut melapis struktur beton dengan rapi dan menutupi semua permukaan.
Biarkan supaya mengering.
d. Aplikasikan cat dasar pada permukaan struktur beton tersebut menggunakan primer
coating. Lakukan penerapan primer coating ini secara merata ke seluruh permukaan
lantai beserta naik ke dinding setinggi 20 cm dari lantai rencana. Pastikan primer
coating tersebut melapis struktur beton dengan rapi dan menutupi semua permukaan.
Biarkan supaya mengering.
e. Lakukan pengetesan terhadap hasil pekerjaan Anda. Caranya dengan merendam
struktur beton yang telah dipasangi waterproofing membrane tadi dengan air selama
sehari semalam. Pantau terus hasilnya. Jika volume air tetap, berarti tak ada kebocoran
yang terjadi. Sedangkan apabila volume air berkurang, Anda harus mencari titik
kebocoran dan menambalnya.
7. PEKERJAAN PERBAIKAN CANOPY ATAP
7.1. Lingkup Pekerjaan
a. Pekerjaan ini meliputi perbaikan rangka canopy pada shelter.
b. Rangka canopy menggunakan besi hollow, pada kondisi existing rangka canopy
tersebut sudah tidak siku atau melendut.
c. Rangka canopy diberi perkuatan dengan menambahkan besi hollow yang baru.
d. Kemudian atap canopy diganti dengan atap spandek dan fiberglass yang baru, karena
kondisi atap existing sudah mengalami kebocoran atau tidak layak digunakan lagi.
7.2. Bahan
a. Besi Hollow
b. Atap Spandek warna
c. Atap Fiberglass
d. Sekrup atap
e. Sealant
III.SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI
Penyedia harus menyusun Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi (RK3K).
Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan dan kesehatan semua pihak di lokasi kerja.
Penyedia setiap saat harus mengambil langkah-langkah yang patut diambil untuk menjaga
keselamatan dan kesehatan para personilnya. Penyedia harus memastikan bahwa staf kesehatan,
fasilitas pertolongan pertama pada kecelakaan, dan layanan ambulance dapat disediakan setiap
saat di lapangan bagi personil penyedia termasuk subpenyedia maupun personil PPK dan telah
dibuat perencanaan yang sesuai dengan semua persyaratan kesehatan dan kebersihan untuk
mencegah timbulnya wabah penyakit. Penyedia harus menunjuk petugas keselamatan kerja yang
bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan dan mencegah terjadinya kecelakaan. Petugas
yang bersangkutan harus memenuhi aturan dan persyaratan K3 Konstruksi.
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RESIKO, PENGENDALIAN DAN PELUANG
DeskripsiResiko PenilaianTingkatResiko PenilaianSisaResiko
Persyarata
Jenis
Identifika n Pengend Pengend
N Uraian Bahaya Kemun Kepar Nilai Tingkat Kemun Kepar Nilai Tingkat Ketera
siBahaya Pemenuha alian alian
o Pekerj (Type gkinan ahan Resiko Resiko gkinan ahan Resiko Resiko ngan
(Skenario n Awal Lanjutan
aan Kecelaka (F) (A) (Fxa) (Tr) (F) (A) (Fxa) (Tr)
Bahaya) Peraturan
an)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
Jatuh
Pek.
dari
1 Plafon
ketinggia
d
n
Dari uraian indetifikasi bahaya diatas, Penilaian resiko dari pekerjaan tersebut adalah : Tingkat
Resiko Kecil.
Penetapan Tingkat Keparahan
SkalaKonsekuensi
Keselamatan
Tingkat Lingkungan
Manusia(Pekerja Peralatan Material
Keparahan
& Masyarakat)
5 Timbulnya fatality TerdapatperalatanMaterialrusak Menimbulkanpencemaranudara/air/
lebihdari1orang utamayangrusak danperlu tanah/suarayangmengakibatkan
meninggalunia;atau totallebihdari mendatangkan keluhandaripihakmasyarakat;atau
Lebihdari1orang satudan materialbaru
cacattetap mengakibatkan yang TerjadikerusakanlingkungandiTaman
pekerjaanberhentimembutuhkan Nasionalyangberhubungandenganflora
selamalebihdari waktulebihdari danfauna;atau
1minggu 1minggudan
mengakibatkan Rusaknya asetmasyarakatsekitarsecara
pekerjaan keseluruhanTerjadikerusakanyang
berhenti parahterhadapakses jalanmasyarakat.
4 Timbulnya fatality1 Terdapatsatu Materialrusak Menimbulkanpencemarandara/air/tanah
orangmeninggal peralatanutama danperlu /suaranamuntidakadanyakeluhandari
dunia;atau yangrusaktotal mendatangkan pihakmasyarakat;atau
dan materialbaru
1orangcacattetap mengakibatkan yang Terjadikerusakanlingkunganyang
pekerjaanberhentimembutuhkan berhubungandenganfloradanfauna;atau
selama1minggu waktu1minggu Rusaknya sebagianaset masyarakat
dan sekitar
mengakibatkan Terjadikerusakansebagianakses jalan
pekerjaan masyarakat
berhenti
3 Terdapatinsiden Terdapatlebih Materialrusak Menimbulkanpencemaranudara/air/
yangmengakibatkan darisatuperalatan danperlu tanah/suarayangmempengaruhi
lebihdari1pekerja yangrusakdan mendatangkan lingkungankerja;atau
denganpenanganan memerlukan materialbaru
perawatanmedis perbaikandan yang Terjadikerusakanlingkunganyang
rawat inap, mengakibatkan membutuhkan berhubungandengantumbuhandi
kehilanganwaktu pekerjaanberhentiwaktulebihdari lingkungankerja;atau
kerja selamakurang 1minggudan
daritujuhhari tidak
mengakibatkan
pekerjaan
berhenti
Terjadikerusakanakses jalandi
lingkungankerja
2 Terdapatinsiden Terdapatsatu Materialrusak Menimbulkanpencemaranudara/air/
yangmengakibatkan peralatanyang danperlu tanah/suarayangmempengaruhi
1pekerjadengan sebagianlingkungankerja;atau
penanganan rusak, mendatangkan
perawatanmedis memerlukan materialbaru
rawat inap, perbaikandan yang
kehilanganwaktu mengakibatkan membutuhkan Terjadikerusakansebagianakses jalandi
kerja pekerjaanberhentiwaktukurang lingkungankerja
selamalebihdari dari1minggu,
1hari namuntidak
mengakibatkan
pekerjaan
berhenti
1 Terdapatinsiden Terdapatsatu Tidak Tidakmengakibatkangangguan
yangpenanganannya peralatanyang mengakibatkan lingkungan
hanya melaluiP3K, rusak, kerusakan
tidakkehilangan memerlukan material
waktukerja perbaikandan
mengakibatkan
pekerjaanberhenti
selamakurang
dari1hari
Penetapan Tingkat Risiko
Tingkat Risiko pada paket pekerjaan ini ditetapkan sebagai tingkat risiko KECIL.
Penerapan pada Pekerja
Setiap pekerja diwajibkan melakukan hal-hal dibawah ini, untuk menunjang penerapan K3.
Hal-hal tersebut, antara lain:
a) Melaksanakan SMKK disetiap pekerjaan.
b) Memakai alat pelindung diri (APD), berupa:
Pelindung kepala (helm);
Pelindung kaki (safety shoes/boot);
Rompi keselamatan
Sarung tangan
1. Penerapan pada Lingkungan kerja
Penyedia Jasa berkewajiban terhadap K3 pada lingkungan kerja yang sedang berlangsung,
penerapan tersebut antara lain:
a) Melakukan safety talk setiap sebelum melakukan pekerjaan, memberitahukan
resiko yang terjadi pada setiap pekerjaan yangdilakukan
b) Memberikan pengawasan terhadap pekerja terkait penerapan K3 pada pekerjaan
konstruksi
Memberikan rambu-rambu peringatan dan peralatan keselamatan seperti safety line
terhadap bahaya yang timbul akibat pekerjaan tertentu.
IV.SPESIFIKASI JABATAN KERJA KONSTRUKSI
Personil minimum yang harus dimiliki untuk melaksanakan pekerjaan adalah sebagai
berikut:
Jabatan dalam Pekerjaaan Pengalaman
No Sertifikat Kompetensi Kerja Jmlh
yang akan dilaksnakan Kerja
1 Pelaksana Minimal 2 SKT/SKK Pelaksana Lapangan
Tahun Pekerjaan Gedung
2 Petugas Keselamatan 0 Tahun Sertifikat Petugas K3
Konstruksi Konstruksi
V. PERALATAN
No Jenis Peralatan Kapasitas Jumlah Kepemilikan
1 Scafolding (1 Unit = 12 1 Unit Sewa/ Milik Sendiri
Set)
Catatan : Melampirkan bukti kepemilikan berupa invoice pembelian/BPKB, atau bukti sewa
peralatan
VI.TIME SCHEDULE
Waktu Pelaksanaan 25 Hari Kalender
No Uraian Keterangan
Minggu Minggu Minggu Minggu
1 2 3 4
1 Penerapan SMK3 Konstruksi
2 Pekerjaan Perbaikan Kebocoran
Pada Pipa Air Hujan, Dak Beton
dan Plafond
3 Pekerjaan Perbaikan Dak
(Shelter)
Padang, 27 Juli2023
Ditetapkan oleh,