| 0028237766418000 | Rp 10,356,081,608 | |
| 0031356579023000 | - | |
| 0316528421028000 | - | |
| 0429373434942000 | - | |
CV Karya Perdana Sejahtera | 08*9**0****07**0 | - |
| 0018317560046000 | - | |
| 0031820467214000 | - | |
| 0313946014619000 | - | |
| 0729406132011000 | - | |
PT Brawijaya Nusantara Mandiri | 06*1**9****02**0 | - |
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN SULA
PROVINSI MALUKU UTARA
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
MENU KEGIATAN : PENGADAAN SARANA (MODA) TRANSPORTASI PERAIRAN
PEKERJAAN : PEMBANGUNAN BUS AIR RORO
TRAYEK : WAIKALOPA – TJ. BOTU MANGOLI
TAHUN ANGGARAN 2023
I. LATAR BELAKANG
Pembangunan 1 Unit Bus Air Roro merupakan Pembangunan Kapal berbahan
Alumunium dengan maksud untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan
menyiapkan akses transportasi laut sehingga membuka keterisolasian daerah serta
meningkatkan program pembangunan parawisata daerah.
II. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Maksud
Maksud dari pekerjaan 1 unit Pembangunan bus air roro adalah untuk
menyiapkan sarana transportasi laut yang memadai guna meningkatkan
kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.
2. Tujuan
Tujuan Kegiatan ini adalah :
a) Membuka keterisolasian daerah, perekonomian masyaraakat dan pariwisata
lokal;
b) Meningkatkan konektivitas antar moda di wilayah-wilayah yang disinggahi bus
air roro pada lokasi Kecamatan Mangoli Tengah dan Ibu Kota Kabupaten
khususnya Desa Magoli dan sekitarnya meliputi desa-desa di Kecamatan
Mangoli Timur dan Mangoli Utara Timur.
III. TARGET/ SASARAN (OUT PUT) KEGIATAN
Target/ sasaran yang ingin dicapai dalam Pembangunan 1 unit Bus Air Roro adalah
sebagai berikut:
1. Tersedianya alat transportasi air yang memadai bagi masyarakat di Kabupaten
Kepulauan Sula khususnya masyarakat pada daerah-daerah yang disinggahi
bus air roro yaitu pada Desa Magoli dan sekitarnya meliputi desa-desa di
Kecamatan Mangoli Timur dan Mangoli Utara Timur.
2. Meningkatnya perekonomian masyarakat diberbagai sektor.
IV. LOKASI HASIL KEGIATAN
Lokasi hasil kegiatan Pembangunan 1 unit Bus Air Roro adalah untuk melayani moda
transportasi perairan antar desa dan kecamatan Mangoli Barat dan Mangoli Utara di
wilayah Kabupaten Kepulauan Sula ..
V. SUMBER PENDANAAN
Sumber Dana Pembangunan 1 unit Bus Air Roro adalah Dana Alokasi Khusus
Bidang Transportasi Perairan sebesar Rp. 10.476.500.000,- (Sepuluh Milyard
Empat Ratus Tujuh Puluh Enam Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).
VI. NAMA DAN ORGANISASI PPK
Satuan Organisasi Perangkat Daerah Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan
Sula Provinsi Maluku Utara
VII. RUANG LINGKUP DAN KUALIFIKASI PEKERJAAN
Ruang lingkup/batasan Pembangunan 1 Unit Bus Air Roro adalah :
Panjang kapal : 15,27 meter, Lebar Kapal : 6,30 meter, Mesin penggerak :
outboard 4 x (250 HP), Kecepatan dinas 12 Knot, kapasitas penumpang 36 orang di
geladak dalam, 16 orang di geladak luar, dan sepeda motor 16 unit.
Kualifikasi Bidang Usaha Non Kecil, Sub Klasifikasi KBLI 30111 yaitu Usaha
industri perbaikan dan pembuatan kapal yang dikeluarkan dari OSS.
VIII. STRATEGI PENCAPAIAN KELUARAN
Dengan membuat perencanaan yang sesuai kebutuhan dan tetap memperhatikan
faktor faktor yang mempengaruhi konstruksi kapal bus air roro, seperti :
a. Jenis bahan yang digunakan untuk pembuatan lambung kapal;
b. Jarak operasional;
c. Pasang Surut dan Tinggi gelombang di daerah pelayaran;
d. Kondisi perairan di pelabuhan singgah;
e. Daya angkut dan jarak tempuh
f. Biaya operasional kapal; Profit, dll.
Sehingga bus air roro yang kita hasilkan dapat mencapai hasil yang maksimal,
dengan tetap memperhatikan keselamatan pelayaran.
Lingkup pekerjaan utama disesuaikan dengan standart Biro Klasifikasi Indonesia
(BKI) dan Klas, Kapal dibangun dan diperlengkapi menurut peraturan Biro Klasifikasi
̅̅̅̅
Indonesia dengan tanda kelas +A 100 ⓛ IV PASSENGER (FERRY) AL CAT (+) 𝐒𝐌
untuk konstruksi lambung aluminium alloy menggunakan aturan klasifikasi untuk
kapal penyeberangan kecil sampai dengan 24 meter untuk daerah pelayaran
̅̅̅̅
terbatas pada perairan tenang dan tanda (+) 𝐒𝐌 untuk permesinan yang
meggunakan aturan klasifiksi juga.
IX. TATA CARA PENGUKURAN DAN PEMBAYARAN
Pengukuran dan Pembayaran dengan sistem lumpsum sesuai dengan progres
pekerjaan.
X. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Jangka waktu pelaksanaan Pembangunan 1 unit Bus Air Roro untuk trayek
Waikalopa – Tj. Botu Mangoli di Kabupaten Kepulauan Sula adalah 240 hari
kalender dan waktu pemeliharaan 365 hari kalender.
XI. DATA PERSONIL MANAJERIAL
Pendidikan Sertifikat Keahlian
No Jabatan Jumlah Pengalaman
Minimal / Profesi
Pengalaman KTP, NPWP, Ijasah, dan
Tenaga ahli teknik perkapalan S1 teknik
1 1 orang minimal 3 Sertifikat Ahli Manajemen
sebagai project manager perkapalan
tahun
Proyek – Utama (LPJK)
KTP, NPWP,Ijasah dam
Tenaga ahli Sistem pengalaman
S1 Sistem Sertifikat Ahli Manajemen
2 perkapalan sebagai quality 1 orang minimal 3
perkapalan Mutu – Utama (LPJK)
Control tahun
KTP, NPWP, Ijasah dan
pengalaman
S1 Teknik Sertifikat Ahli K3
3 Tenaga ahli K3 Konstruksi 1 Orang minimal 1
Perkapalan Konstruksi – Madya
tahun
(LPJK)
KTP, NPWP, Ijasah dan
Tenaga Keselamatan pengalaman
D3 teknik Sertifikat Ahli K3 Umum
4 Kesehatan Keamanan 1 orang minimal 3
perkapalan (Kemenaker)
Kerja Umum tahun;
KTP, Ijasah dan Sertifikat
Pengalaman 1
5. Tenaga Las 3 Orang SMA Uji Kualifiksi Juru Las
Tahun
(BKI)
XII. PERALATAN UTAMA YANG DIPERLUKAN
UNIT KEPEMILIKAN
KETERANGAN
NO PERALATAN KAPASITAS
MILIK/SEWA
/BH
1 Hanggar / Workshop 400 m2 1 Milik Disertakan Bukti
Kepemilikan
2 Slipway 50 Dwt 1 Milik Disertakan Bukti
Kepemilikan
3 Mobile Crane Min 30 ton 1 Milik/Sewa Disertakan Bukti
Kepemilikan/Surat
Perjanian Sewa
4 Gantry Crane/Overhead Crane Min 10 Ton 2 Milik Disertakan Bukti
Kepemilikan serta
Dilampirkan Ijin
Kelayakan K3 yang
dikeluarkan Disnaker
5 Mesin CNC Router & Rotari. (2x6x 0,025) m 1 Milik Disertakan Bukti
Kepemilikan serta
Dilampirkan Ijin
Kelayakan K3 yang
dikeluarkan Disnaker
6 Mesin Bending 2,5 meter x 10 mm 1 Milik Disertakan Bukti
Kepemilikan serta
Dilampirkan Ijin
Kelayakan K3 yang
dikeluarkan Disnaker
7 Welding Machine (Aluminium) , Tipe GMAW 300- 4 Milik Disertakan Bukti
Kepemilikan serta
500 A
Dilampirkan Ijin
Tipe GTAW 300- 1 Milik
Kelayakan K3 yang
500 A
dikeluarkan Disnaker
8 Power Station Min 300 KVA 1 Milik Disertakan Bukti
Kepemilikan serta
Dilampirkan Ijin
Kelayakan K3 yang
dikeluarkan Disnaker
XIII. SPESIFIKASI TEKNIS
1. Memilki dan menyampaikan Metode Pelaksanaan yang menguraikan
penjelasan dasar dan teori pelaksanaan meliputi rincian detail pelaksanaan
pekerjaan sampai serah terima dan menjelaskan peralatan/ material, personil,
waktu dan kontrol pelaksanaan pada tiap tahap.
2. Untuk dapat menyelesaikan pekerjaan ini, maka Menyampaikan gambar-
gambar dan perhitungan sebagai berikut :
NO DAFTAR GAMBAR
I. Desain Dasar dan Unjuk Kerja
101 Rencana Umum
102 Rencana Garis
103 Perhitungan Tahanan, Kecepatan & Daya Mesin
104 Perhitungan GT & NT
105 Rencana Keselamatan
106 Rencana Lapisan Pelindung Kebakaran
107 Rencana Kapasitas
108 Perhitungan Stabilitas Awal
II. Desain Konstruksi Lambung
201 Rencana Konstruksi
202 Penampang Melintang
203 Bukaan Kulit
204 Konstruksi Sekat Kedap
205 Konstruksi Kamar Mesin dan Ceruk Buritan
206 Konstruksi Gading-Gading dan Ceruk Haluan
207 Konstruksi Rumah Geladak
208 Konstruksi Pintu Rampa
209 Konstruksi Tiang Radar
210 Sambungan Las
III. Desain Permesinan, Propulsi & Sistem
301 Denah Kamar Mesin
302 Perhitungan Tahanan, Kecepatan & Daya Mesin
303 Sistem Pipa Duga, Isi & Udara
3. Memilki dan menyampaikan jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan
sampai dengan serah terima pekerjaan.
4. Menyampaikan kesuaian antara spesifikasi teknis yang ditawarkan dengan
spesifikasi teknis yang dipersyaratkan. Adapun Spesifkasi teknis yang
dipersyaratkan untuk peralatan utama adalah :
a. Ukuran Utama Kapal
Panjang : 15,27 meter
Lebar Kapal : 6,30 meter
Draft Desain : 1,00 meter
Tangki Bahan Bakar : 2 x 1250 liter (Gasoline)
Tangki Bahan Bakar : 2 x 200 liter (Diesel)
Air Bersih : 2 x 500 liter
Kapasitas Penumpang : 36 + 16 orang
Kapasitas Sepeda Motor : 16 unit
b. Mesin Penggerak, Sistem Propulsi Dan Kecepatan
Mesin Penggerak : 4 x 250 HP Outboard Engine
Kecepatan dinas : 12 Knot
c. Stabilitas Kapal
Kapal harus memiliki stabilitas yang positif pada kondisi muatan penuh dan
pada kondisi muatan kosong, serta memiliki stabilitas yang baik pada
berbagai kecepatan. Sebelum dibangun harus harus dilakukan perhitungan
stabilitas dengan kondisi pemuatan sesuai dengan persyaratan dari pemilik.
Output berupa preliminary stability booklet.
XIV. SYARAT-SYARAT BAHAN YANG DIPERLUKAN
1. Material lambung yang ditawarkan aluminium tipe 5083 H116 memiliki
sertifikat
2. Memiliki Surat Dukungan dari tiap-tiap barang yang ditawarkan dan
menyampaikan
Identitas barang (brosur) yang ditawarkan meliputi Merk, Jenis, Tipe dengan
lengkap dan jelas;
3. Brosur dan Surat Dukungan untuk mesin induk dan mesin bantu.
4. Brosur dan Surat Dukungan alumunium anoda dari pabrikan/agen
5. Brosur dan surat dukungan untuk peralatan navigasi dan komunikasi, cat/paint
harus sesuai dengan yang ditawarkan di spesifikasi teknis.
6. Mengasuransikan kapal selama masa pembangunan sampai dengan penyerahan
kapal
7. Mampu menyediakan layanan purna jual selama masa pemeliharaan minimal
365 (tiga ratus enam puluh lima) hari kalender sejak serah terima pertama
(provisional hand over/PHO)
XV. PERSYARATAN PENYEDIA DAN KUALIFIKASI
A. Persyaratan Administrasi :
1. Memiliki Galangan Pembuatan/Pembangunan Kapal;
2. Memiliki NIB KBLI 30111 yaitu Industri Kapal dan Perahu
3. Surat Izin Usaha Industri : industri perbaikan dan pembuatan kapal KBLI
30111 yang dikeluarkan dari OSS beserta lampiran izin usaha yang telah
memenuhi komitmen/berlaku efektif
4. Memiliki Izin Lingkungan dan Izin Lokasi (OSS)
5. Memiliki Sertifikat Badan Usaha dalam bidang jasa lainnya Sub bidang
(2.01.01) Pembangunan kapal dan alat apung lainnya, serta sarana lepas
pantai;
6. Mempunyai Sertifikat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
7. Memiliki Sertifikat ISO 9001 : 2015, ISO 14001 : 2015, dan SMK3;
8. Memiliki Welding Shop Approval Certificate yang dikeluarkan oleh Badan
Klasifikasi Indonesia yang masih berlaku.
9. Memiliki Sertifikat Welding Procedure Specification (WPS) Alumunium yang
dikeluarkan oleh Badan Klasifikasi BKI
10. Memiliki Sertifikat Welding Procedure Specification (WPS) Pipe yang
dikeluarkan oleh Badan Klasifikasi BKI
11. Memiliki NPWP, SPT Tahun Terakhir dan telah memenuhi konfirmasi
wajib valid pajak tahun terakhir;
12. Surat keterangan dari Pengadilan bahwa tidak dalam keadaan pailit dan
tidak dalam tuntutan pengadilan ;
13. Mempunyai atau menguasai tempat usaha/kantor dengan alamat yang
benar, tetap dan jelas;
14. Secara hukum mempunyai kapasitas untuk mengikatkan diri pada Kontrak
yang dibuktikan dengan:
a. Akta Pendirian Perusahaan dan/atau perubahannya;
b. Surat Kuasa (apabila dikuasakan);
c. Bukti bahwa yang diberikan kuasa merupakan pegawai tetap (apabila
dikuasakan); dan
d. Kartu Tanda Penduduk
15. Menyetujui dan menandatangani Pakta Integritas, meliputi:
a. Tidak akan melakukan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
b. Akan melaporkan kepada PA/KPA/APIP jika mengetahui terjadinya
praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dalam proses Pembangunan ini
c. Akan mengikuti proses Pembangunan secara bersih, transparan, dan
profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan; dan
d. Apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam huruf a, b, dan c maka
bersedia dikenakan sanksi administratif, dikenakan sanksi Daftar Hitam,
digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana sesuai
dengan peraturan perundang-undangan.
16. Pernyataan Peserta yang berisi :
a. Yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan
pengadilan, tidak pailit, dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan
b. Yang bersangkutan berikut pengurus badan usaha tidak sedang
dikenakan sanksi daftar hitam
c. Yang bertindak untuk dan atas nama badan usaha tidak sedang dalam
menjalani sanksi pidana
d. Pimpinan dan pengurus badan usaha bukan sebagai pegawai
Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah atau pimpinan dan pengurus
badan usaha sebagai pegawai Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah
yang sedang mengambil cuti diluar tanggungan Negara
e. Pernyataan bahwa data kualifikasi yang diisikan dan dokumen
penawaran yang disampaikan benar, dan jika dikemudian hari ditemukan
bahwa data/dokumen yang disampaikan tidak benar dan ada pemalsuan
maka direktur utama/pimpinan perusahaan/pimpinan koperasi, atau
kepala cabang, dari seluruh anggota Kemitraan bersedia dikenakan
sanksi administratif, sanksi pencantuman dalam daftar hitam, gugatan
secara perdata, dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak
berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan
f. Pernyataan lain yang menjadi syarat kualifikasi yang tercantum dalam
Dokumen Pemilihan.
17. Membuat Surat Pernyataan bermaterai tidak akan menuntut ganti rugi
apabila anggaran kegiatan ini mengalami pengurangan atau penghapusan;
18. Persyaratan lainnya sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 16 Tahun
2018 tentang Pembangunan Barang/Jasa Pemerintah, dan aturan
turunannya.
B. PERSYARATAN TEKNIS
Penyedia Barang berdasarkan pengalaman dengan tipe kapal penumpang
dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir baik dilingkungan pemerintah maupun
swasta.
XVI. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu faktor terpenting
dalam proses pelaksanaan kegiatan konstruksi, mulai dari kegiatan persiapan awal
proses serah terima hasil pekerjaan. Salah satu contoh terkait K3 adalah pekerja
konstruksi diwajibkan memakai alat pelindung diri (APD);
XVII. IDENTIFIKASI BAHAYA
TABEL IDENTIFIKASI BAHAYA RK3
NO JENIS/TIPE PEKERJAAN IDENTIFIKASI JENIS BAHAYA & RESIKO K3
- Tertimpa/tergores/terjepit/terbentur/ tertusuk material.
- Terjepit/tergores/terpotong/tertabrak/ tertimpa alat kerja.
- Terpeleset/tersandung/terjatuh.
Pekerjaan Persiapan/
1 - Tersengat aliran listrik.
Pembuatan Building Berth
- Terbakar.
- Mata terlilip.
- Terhirup asap.
- Tertimpa/tergores/terjepit/terbentur/tertusuk material.
- Terjepit/tergores/terpotong/tertabrak/ tertimpa alat kerja.
- Terpeleset/tersandung/terjatuh.
2 Pekerjaan Fabrikasi Plat - Tersengat aliran listrik.
- Terbakar.
- Mata terlilip.
- Terhirup asap.
- Tertimpa/tergores/terjepit/terbentur/tertusuk material.
- Terjepit/tergores/terpotong/tertabrak/tertimpa alat kerja.
- Terpeleset/ tersandung/ terjatuh.
Pekerjaan Asembling dan
3 - Tersengat aliran listrik.
Ereksion
- Terbakar.
- Mata terlilip.
- Terhirup asap.
- Tergores/ terbentur/ tertusuk material.
- Terjepit/ tergores/ terpotong/ tertimpa alat kerja.
Pekerjaan Pembuatan Sistem - Terpeleset/tersandung/ terjatuh.
4
Pipa - Tersengat aliran listrik.
- Mata terlilip.
- Terhirup asap.
- Terbentur/ terpeleset/ tersandung/ terjatuh Terpapar
5 Pengujian Lambung dan Pipa
radiasi sinar X
- Terbentur/terpeleset/terjatuh.
6 Pekerjaan Instalasi Listrik - Tersengat aliran listrik
- Tertusuk/tergores/terpotong alat kerja
- Terbentur/terpeleset/terjatuh
7 Pengujian Instalasi Listrik
- Tersengat aliran listrik
Pemasangan Peralatan - Terbentur/terpeleset/terjatuh
8
Permesinan. - Terjepit material/alat kerja
- Terbentur/terpeleset/terjatuh
9 Pengujian Peralatan Permesinan - Terjepit mesin
- Kebisingan
- Tertimpa/tergores/terjepit/terbentur material.
- Terjepit/tergores//tertimpa alat kerja.
10 Pekerjaan Outfitting - Terpeleset/tersandung/terjatuh.
- Tersengat aliran listrik.
- Mata terlilip.
- Terpeleset/terjatuh.
Pekerjaan Pengamplasan
11 - Terhirup debu plat dan cat.
dan Pengecatan
- Terlilip debu plat dan cat.
- Terbentur/terpeleset/terjatuh
12 Dock Trial/Sea Trial - Terjepit mesin
- Kebisingan
XVIII. PENUTUP
Dengan pelaksanaan kegiatan pengadaan sarana (moda) transportasi perairan Bus
Air Ro-Ro maka diharapkan dapat menjalin konektivitas antar desa dan
kecamamatan di Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara serta dapat
mempercepat pemulihan ekonomi daerah dan pariwisata di wilayah Kabupaten
Kepulauan Sula.
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
CHAIRULLAH MAHDI, S.STP, M.Si
Nip. 198109121999121001| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 1 February 2019 | Pembangunan Kapal (Kapal Pariwisata) | Kab. Jayapura | Rp 8,030,000,000 |
| 19 September 2019 | Ambulans Laut Besar Dan Kecil | Provinsi Sulawesi Selatan | Rp 6,426,000,000 |
| 18 June 2020 | Pengadaan Speed Boat (Kapasitas 8 Orang) | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 6,103,502,000 |
| 23 August 2019 | Pengadaan Speadboat Dalam Rangka Pengawasan Dan Pengendalian Transportasi Laut | Pemerintah Daerah Provinsi Papua | Rp 5,400,000,000 |
| 13 February 2019 | Pembangunan Kapal Barang (Kabupaten Bima Dan Manggarai Barat) | Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI | Rp 4,200,000,000 |
| 10 May 2019 | Pembangunan Kapal Patroli Pengawas 16 Meter | Pemerintah Daerah Provinsi Papua | Rp 3,650,000,000 |
| 14 June 2021 | Belanja Modal Alat Angkutan Apung Bermotor Khusus | Provinsi Papua | Rp 3,350,000,000 |
| 6 August 2018 | Pengadaaan Alat Angkut Apung Speed Boat | Kab. Fak Fak | Rp 2,800,000,000 |
| 18 June 2021 | Belanja Modal Alat Angkutan Apung Bermotor Khusus ( Pengadaan Kapal Pengawasan / Speedboat 12 Meter Kegiatan Pengawasan Kkpd ) Dak | Provinsi Sumatera Barat | Rp 2,470,000,000 |
| 5 November 2018 | Belanja Modal Pengadaan Kapal Motor | Provinsi Sulawesi Selatan | Rp 1,800,000,000 |