| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0032871980018000 | Rp 8,230,273,240 | - | |
| 0961859832047000 | Rp 8,397,274,667 | 1. Tidak melampirkan Memiliki Sertifikast ISO 9001 : 2015 (Jaminan Mutu) yang masih berlaku 2. Tidak melampirkan surat daftar keagenan dari Kementerian Perdagangan untuk barang simulator yang ditawarkan. Jika bukan agen wajib melampirkan surat dukungan dari perusahaan yang menjadi agen untuk barang Simulator yang ditawarkan yang juga dibuktikan melalui Kementerian Perdagangan dari agen produk Simulator. 3. Tidak melampirkan pengalaman Penyediaan barang pada divisi 38 (Alat peraga lainnya) paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 1 (satu) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak. | |
| 0026488718411000 | - | - | |
PT Telcon Teknik Utama | 08*1**9****01**0 | - | - |
Ayay Putra Pamungkas | 01*9**0****48**0 | Rp 7,810,361,826 | 1. Tidak melampirkan surat daftar keagenan dari Kementerian Perdagangan untuk barang simulator yang ditawarkan. Jika bukan agen wajib melampirkan surat dukungan dari perusahaan yang menjadi agen untuk barang Simulator yang ditawarkan yang juga dibuktikan melalui Kementerian Perdagangan dari agen produk SImulator. 2. Tidak melampirkan pengalaman Penyediaan barang pada divisi 38 (Alat peraga lainnya) paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 1 (satu) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak; 3. Tidak melampirkan pengalaman penyediaan barang sekurang kurangnya dalam kelompok 389 (Alat peraga lainnya) paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak. |
PT Punai Raya Multimedia | 04*5**1****68**0 | - | - |
PT Prajaya Adhimulia Solusindo | 05*0**5****15**0 | - | - |
| 0762049708008000 | Rp 7,936,334,910 | 1. Kualifikasi Usaha non kecil. Paket pekerjaan ini untuk usaha Kecil (Dokumen Pemilihan Bab V Lembar Data Kualifikasi (LDK) Huruf A, Poin 1.c 2. Tidak melampirkan surat daftar keagenan dari Kementerian Perdagangan untuk barang simulator yang ditawarkan. Jika bukan agen wajib melampirkan surat dukungan dari perusahaan yang menjadi agen untuk barang Simulator yang ditawarkan yang juga dibuktikan melalui Kementerian Perdagangan dari agen produk Simulator. | |
PT Belpin Blessin Indonesia | 09*2**1****29**0 | - | - |
| 0905326088447000 | - | - | |
Permata Emas Berlian | 06*7**1****48**0 | - | - |
| 0033283425412000 | - | - | |
| 0020099412607000 | - | - | |
PT Katakita Media Kreatif | 06*4**8****23**0 | - | - |
CV Deltamas Makmur Perkasa | 0712562149421000 | - | - |
Milan Inter Jasa | 08*7**1****01**0 | - | - |
| 0419568589009000 | - | - | |
Trio Investama Cuan | 02*7**7****53**0 | - | - |
| 0017395286609000 | - | - | |
| 0759821218411000 | - | - | |
Nurdeka | 03*5**9****46**0 | - | - |
| 0210121489418000 | - | - | |
| 0944203991422000 | - | - | |
PT Aaron Jaya Indonesia Persada | 07*1**6****29**0 | - | - |
CV Taka Rimba Persada | 02*4**3****14**0 | - | - |
PT Altara Pillar Indonesia | 08*7**3****12**0 | - | - |
| 0720111772008000 | - | - | |
Manikam Mega Persada | 00*8**0****05**0 | - | - |
PT Rekayasa Tata Udara | 00*6**0****04**0 | - | - |
| 0024806861657000 | - | - | |
| 0025468554307000 | - | - | |
PT Kurniajaya Muktisentosa | 00*3**4****27**0 | - | - |
| 0021435425064000 | - | - | |
| 0016117145423000 | - | - | |
Kemakmuran Abadi Jaya | 09*8**5****12**0 | - | - |
CV Bara Utama Karya | 10*0**0****71**1 | - | - |
PT Airistel Technology Indonesia | 05*8**2****51**0 | - | - |
CV Pilar Pantura | 0312643679645000 | - | - |
| 0019379114005000 | - | - | |
| 0028359180401000 | - | - | |
CV Mandawe | 00*8**1****15**0 | - | - |
| 0633627757444000 | - | - | |
PT Brajakara Teknologi Media | 09*5**3****22**0 | - | - |
PT Valtekindo Global Intertek | 08*0**5****29**0 | - | - |
PT Dinar Karunia Sejahtera | 06*3**8****04**0 | - | - |
CV Sinar Desha | 05*8**5****14**0 | - | - |
CV Setia Mulia Baru | 02*9**0****08**0 | - | - |
| 0742816176442000 | - | - | |
| 0317168425121000 | - | - | |
| 0025344086017000 | - | - | |
| 0020089926423000 | - | - | |
| 0711071829106000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PENGADAAN BARANG
FISHING AND NAVIGATION SIMULATOR
Indonesia berada pada posisi ke-3 berdasarkan jumlah pelaut keseluruhan, dibawah Filipina
dan Rusia, namun menempati posisi ke-5 dalam jumlah pelaut yang memiliki jabatan perwira.
Ini mengindikasikan bahwa daya saing masyarakat maritim Indonesia, masih memerlukan
penguatan khususnya kompetensi yang dimiliki, sesuai dengan STCW amandemen 2010 dan
STCW-F 1995. Kebutuhan akan pelaut perikanan yang kompeten dan profesional akan terus
meningkat di masa depan. Untuk memenuhi kebutuhan ini, diperlukan upaya bersama dari
pemerintah, industri, lembaga pendidikan, dan para pelaut perikanan sendiri. Dengan
mempersiapkan diri sejak dini, pelaut perikanan Indonesia dapat menjadi aset yang sangat
berharga bagi industri perikanan nasional.
Dalam upaya merespon beberapa isu strategis dimaksud, Kementerian Kelautan dan
Perikanan (KKP) melalui Satuan Pendidikan Tingginya berupaya mencetak SDM yang
unggul, terampil, dan siap menghadapi perubahan teknologi yang sangat cepat. Untuk
mewujudkan SDM unggul yang mampu berkompetisi pada ranah Internasional, maka
Pemerintah Indonesia meratifikasi Konvensi Pengawakan Kapal Perikanan (Standard of
Training, Certification, and Watchkeeping for Fishing Vessel Personnel 1995 / STCW-F 1995)
melalui Peraturan Presiden No. 18 Tahun 2019, yang kemudian mekanisme pelaksanaannya
diturunkan menjadi Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan
Bidang Kelautan dan Perikanan, serta turunannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan
No. 33 Tahun 2021 tentang Log Book Penangkapan Ikan, Pemantauan di atas Kapal
Penangkap Ikan dan Kapal Pengangkut Ikan, Inspeksi, Pengujian, dan Penandaan Kapal
Perikanan, serta Tata Kelola Pengawakan Kapal Perikanan.
Implikasi diratifikasinya STCW-F 1995 oleh Pemerintah Republik Indonesia, maka Pemerintah
harus memastikan penyelenggara pendidikan dan pelatihan (diklat) bidang kepelautan
perikanan memenuhi semua ketentuan yang diatur dalam STCW-F 1995, yangmana salah
satunya terkait kelengkapan sarana dan prasarana. Politeknik Kelautan dan Perikanan
Karawang (Politeknik KP Karawang) sebagai salah satu Satuan Pendidikan Tinggi dibawah
Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), saat
ini belum dilengkapi dengan sarana Fishing and Navigation Simulator, yang merupakan
prasarana dan sarana wajib yang harus dimiliki oleh Lembaga Diklat penyelenggara Sertifikasi
Ahli Nautika Kapal Perikanan Tingkat 1 (ANKAPIN-1) dengan standar spesifikasi mengacu
pada STCW-F 1995 Chapter II / Appendix to Regulation 1. Untuk itu, perlu perhatian dan
komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan bidang kelautan
dan perikanan khususnya pengawakan kapal perikanan, untuk mewujudkan masyarakat
maritim Indonesia yang berdaya saing.
Komitmen ini dilakukan dengan meningkatkan kompetensi lulusan Satuan Pendidikan Tinggi
KKP dengan penyertaan sertifikat pendamping ijazah, salah satunya Sertifikat Ahli Nautika
Kapal Perikanan Tingkat 1 (ANKAPIN-1) yang menunjukkan bahwa pemegang Sertifikat
dimaksud dianggap memiliki kompetensi kenavigasian, komunikasi, dan pengelolan operasi
penangkapan ikan. Perkembangan teknologi kenavigasian, komunikasi, dan operasi
penangkapan ikan berimplikasi pada kewajiban Satuan Pendidikan Tinggi sebagai
penyelenggara Sertifikasi ANKAPIN-1 untuk dilengkapi Fishing and Navigation Simulator
yang sesuai dengan tingkat sertifikasi yang diterbitkan. Politeknik Kelautan dan Perikanan
Karawang sebagai salah satu Satuan Pendidikan Tinggi dibawah KKP, yang telah
menghasilkan lulusan sebanyak 6 angkatan dengan dilengkapi Sertifikasi ANKAPIN-1, belum
memiliki Fishing and Navigation Simulator. Penyediaan Fishing and Navigation Simulator
merupakan upaya penguatan fasilitas sarana dan prasarana pendidikan dan pelatihan dalam
rangka penguatan kompetensi lulusan Satuan Pendidikan Tinggi KKP khususnya Politeknik
Kelautan dan Perikanan Karawang, yang merupakan bentuk komitmen Kementerian Kelautan
dan Perikanan dalam upaya mewujudkan tercapainya program Ekonomi Biru yang
berkelanjutan untuk mendukung Prioritas Nasional (PN) ke-2, serta penguatan pembangunan
SDM bidang kelautan dan perikanan sebagai upaya mendukung Prioritas Nasional (PN) ke-
4. Politeknik KP Karawang melalui dukungan dana Program SBSN tahun 2025, telah
mengajukan pembangunan fasilitas “Fishing and Navigation Simulator Tahap 1”, yang
meliputi pembangunan Gedung Administrasi II / Gedung Simulator dan beberapa
perlengkapan pendukung diantaranya Peralatan Simulator.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 13 January 2022 | Pengadaan Full Mission Ship Simulator (Fmss) | Kementerian Perhubungan | Rp 24,000,000,000 |
| 19 January 2018 | - Pengadaan Peralatan Pembantu Kapal Latih | Kementerian Perhubungan | Rp 14,018,762,000 |
| 26 February 2018 | - Pengadaan Peralatan Pembantu Kapal Latih | Kementerian Perhubungan | Rp 14,018,762,000 |
| 14 February 2018 | Pengadaan Bridge Simulator & Engine Simulator Kapal Latih Pada Balai Pendidikan Dan Pelatihan Pelayaran Minahasa Selatan Tahun Anggaran 2018 | Kementerian Perhubungan | Rp 14,000,000,000 |
| 1 September 2024 | Revitalisasi Ruang Pamer Kebencanaan Geologi | Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral | Rp 13,499,000,000 |
| 7 August 2018 | Pengadaan Simulator Kapal Ikan | Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan | Rp 13,000,000,000 |
| 25 October 2017 | Pengadaan Alat Praktek Siswa Engine Simulator Smk Negeri 2 Bontang | Provinsi Kalimantan Timur | Rp 3,500,000,000 |
| 22 November 2025 | Pekerjaaan Upgrade Tug Simulator | Kementerian Perhubungan | Rp 199,800,000 |